PRODUKSI 360° ASET 3D PADA MINI BOOTH MENGGUNAKAN 3D CAMERA
Author : Phafad Unggul Handayu  , Ibrohim Yofid Fananda, Aji Sapta Pramulen

Abstrak

Proyek akhir ini bertujuan memproduksi 30 buah aset 3D berskala kecil (diameter maksimal 50 cm) dengan sudut pandang 360°. Pengambilan data dilakukan menggunakan kamera pemindai 3D Creality CR-Scan Ferret di dalam mini booth 360° bersistem pencahayaan diffuse light untuk meminimalisasi distorsi bayangan. Proses pengolahan data digital dilakukan melalui perangkat lunak Creality Scan dan Blender, yang mencakup tahapan pembersihan (cleaning), penyusunan ulang poligon (retopology mesh), perbaikan (repairing mesh), dan pemetaan tekstur (texture baking). Kualitas aset divalidasi menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE) untuk mengukur akurasi dimensi, serta Mesh Analysis untuk menguji integritas geometri. Hasil pengujian dimensi menunjukkan nilai galat RMSE berkisar antara 0,02 cm hingga 6,18 cm dengan rata-rata keseluruhan populasi 30 aset sebesar 2,00 cm. Hal ini menunjukkan tingkat akurasi rekonstruksi 3D berada pada kategori Baik / Akurat. Sementara itu, analisis karakteristik jaring (mesh analysis) menggunakan 3D Print Toolbox pada Blender yang dilakukan terhadap 6 sampel objek representatif menunjukkan status manifold atau watertight yang bergantung pada tingkat kompleksitas geometri tiap objek. Evaluasi ini menunjukkan bahwa konfigurasi mini booth dan alur kerja yang dirancang dapat diterapkan untuk produksi aset digital, dengan catatan penyesuaian skala (rescaling) tetap diperlukan pada objek tertentu akibat fenomena pergeseran skala (scale drift).


RANCANG BANGUN PENGISIAN BATERAI SECARA PORTABLE DENGAN MULTIPLE OUTPUT MENGGUNAKAN SOLAR PANEL

Author : Wildan Taufiqurrohman Hartoyo  , Epyk Sunarno, Ony Asrarul Qudsi

Abstrak

Listrik merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa dipisahkan dari manusia setiap harinya. Salah satu media yang digunakan sebagai media penyimpan energi listrik yaitu baterai. Penggunaan baterai sebagai media penyimpanan listrik memicu terjadinya pengembangan inovasi dibidang teknologi yang memanfaatkannya sebagai sumber utama diantaranya yaitu peralatan elektronik portable yang difungsikan untuk mempermudah mobilitas manusia setiap harinya. Namun, persoalannya jika pengguna menggunakan peralatan tersebut jauh dari jangkauan sumber listrik PLN. Pastinya pengguna akan kesulitan untuk melakukan pengisian ulang pada peralatan yang digunakan. Terutama bagi pengguna yang melaksanakan aktivitas pekerjaan di luar ruangan dengan akses listrik yang minimum. Oleh karena itu, penulis memiliki sebuah gagasan inovasi yaitu sistem pengisian baterai portable bertenaga surya dengan menggunakan solar panel berkapasitas 5 WP sebanyak 5 buah. Adapun untuk jenis DC-DC Converter yang digunakan yaitu SIMO Buck Boost Converter menggunakan kontrol PI (Proporsional Integral) metode CV (Constant Voltage) agar tegangan yang dihasilkan sesuai dengan set point yang ditetapkan yaitu 5 Volt (handphone)dan 13,2 Volt (LED emergency). Sistem pengisian baterai ini juga dilengkapi relay yang akan memutus aliran arus saat kapasitas baterai terpenuhi dan sistem monitoring berbasis website. Sehingga dengan dibuatnya sistem ini dapat mengimplementasikan sistem pengisian baterai yang portable dengan multiple output bagi para penggunanya. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan jika sistem bekerja dengan baik dengan rata-rata prosentase error setelah diberikan kontrol PI untuk tegangan output yang dihasilkan converter dengan menggunakan 5 buah solar panel disisi 5 Volt yaitu 0,596153846% dan 13,2 Volt yaitu 4,107808858%. Sedangkan untuk yang menggunakan 4 buah solar panel disisi 5 Volt yaitu 0,652941176% dan 13,2 Volt yaitu 4,024064171%. Selain itu, kinerja cut off charging juga bekerja sesuai dengan set point ketika nilai arus charging kurang dari sama dengan 10% nilai arus nominal serta pengiriman data pada website dapat bekerja secara realtime.


SISTEM GERAKAN MATA UNTUK MENJALANKAN VIRTUAL KEYBOARD

Author : Vidya Itsna Saraswati  , Riyanto Sigit, Tri Harsono

Abstrak

Bagi beberapa orang yang memiliki keterbatasan untuk berkomunikasi, sebuah penyampaian informasi kepada orang lain menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Untuk membantu kelancaran penyampaian informasi, beberapa orang yang tidak dapat berbicara atau memiliki keterbatasan fungsi motorik khususnya tangan, membutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu adanya komunikasi tersebut. Didasarkan pada kondisi tersebut, pada proyek akhir ini dibuat sistem yang dapat membantu orang tersebut dalam berkomunikasi. Sistem ini memanfaatkan gerakan mata untuk menuliskan informasi menggunakan virtual keyboard. Proses yang dilakukan adalah gambar wajah pengguna ditangkap oleh kamera, kemudian kamera melakukan pendeteksian fitur-fitur wajah untuk mendapatkan posisi dari pergerakan mata, dan posisi inilah yang kemudian menjadi acuan sebagai posisi pointer untuk dapat memilih huruf pada virtual keyboard. Untuk melakukan pendeteksian fitur-fitur wajah digunakan metode Haar Cascade, sedangkan untuk mendapatkan posisi dari pergerakan mata menggunakan metode Integral Projection. Berdasarkan hasil uji coba sistem secara keseluruhan, untuk pengetikan dua kata didapatkan rasio perbandingan antara waktu penulisan normal dengan waktu pengetikan menggunakan sistem adalah 1:13 detik. Dengan menggunakan dua kata yang diketikkan tersebut, maka pengguna telah dapat menyampaikan informasi dengan maksud yang cukup jelas dengan baik.


RANCANG BANGUN SINGLE PHASE INVERTER UNTUK PEMANFAATAN BEBAN RUMAH TANGGA

Author : Muhammad Nurul Amin  , Novie Ayub Windarko, Eka Prasetyono

Abstrak

Pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil banyak digunakan namun tidak dapat diperbaharui. Renewable energi banyak diteliti sebagai pembangkit listrik pengganti energi fosil. Sebagian umum renewable energy meghasilkan daya arus searah.maka dari itu renewable energi dirubah ke daya arus bolak balik untuk sinkronisasi dengan energi PLN 1 fasa. Untuk sinkronisasi pada umumnya adalah amplitudo, frekuensi dan sudut fasa antara renewable energi dengan sumber pln 1 fasa. Oleh karena itu dibahas tentang desain inverter satu fasa yang merubah arus searah dari renewable energi dengan teknik swithing Sine Pulse width Modulation (SPWM) yang dikontrol menggunakan output AMC1100. Pengontrolan dilakukan mikrokontroller ARM STM32F407VG. Dengan mendapatkan referensi dari sensor tegangan jala-jala dari 220 volt menjadi 0,25 volt kemudian diinputkan ke dalam amc1100. Output dari AMC1100 adalah 2 gelombang sinus yang berbeda 180 derajat, kedua gelombang ini digunakan sebagai referensi di dalam kontroller ARM STM32F4 kemudian dibandingkan dengan gelombang segitiga yang dibangkitkan di dalam program. dengan perubahan MA dan MF dari perbandingan tersebut inverter dapat mengikuti perubahan dari grid. Dengan input dari jala- jala 220 v AC didapatkan Tegangan inverter sebesar 214 v AC dengan error 1,818%. Frekuensi jala-jala dan inverter adalah sama 50 Hz dan dapat frekuensi inverter dapat mengikuti dari perubahan frekuensi jala-jala.


PEMBUATAN SISTEM NOTIFIKASI NOMOR ANTRIAN UNTUK KAPAL MENUJU DERMAGA MENGGUNAKAN ALGORITMA DECISION TREE

Author : Dimas Khrisna Ramadhani  , Okkie Puspitorini, Nur Adi Siswandari

Abstrak

Indonesia adalah negara maritim dengan transportasi air sebagai sarana utama untuk mengantar barang antar pulau yang ada di Indonesia. Pelabuhan di Indonesia masih menggunakan sistem manual atau semua masih serba menggunakan manusia. Hal ini dirasa masih belum efektif untuk mempersingkat waktu bongkar muat kapal pada pelabuhan. Karena kapal yang mengantri harus registrasi di pelabuhan , kemudian baru mendapatkan nomor antrian. Hal ini juga dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dengan cara memanipulasi antrian kapal sesuai dengan yang diinginkan, sehingga kinerja pelabuhan tidak efektif dan efisien. Maka penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem Pelabuhan Pintar. Untuk menempatkan kapal menuju dermaga perlu di klasifikasikan terlebih dahulu kapal tersebut sesuai dengan klasifikasi dermaga menggunakan algoritma decision tree. Pada penelitian ini decision tree mendapatkan nilai akurasi 71%-98% dalam menempatkan kapal. Setelah mendapat klasifikasi kapal, apabila banyak kapal yang masuk , kapal akan diurutkan nilai prioritasnya dengan algoritma Simple Additive Weighting (SAW).SAW ini akan memberikan nilai prioritas dimana grosston dan LOA yang lebih kecil akan ditempatkan dahulu. Kemudian setelah dermaga sudah ditentukan maka kapal diberikan nomer antrian dan estimasi kapal tersebut selesai bongkar muat dengan menggunakan algoritma Distance Weight K-Nearest Neighbor. Estimasi waktu bongkat muat mendapatkan akurasi 80% dan preisisi 80%. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data dari pelabuhan tanjung perak sebagai pelabuhan yang digunakan dalam sistem antrian kapal ini.