RANCANG BANGUN ALAT MONITORING TINGKAT KEPENUHAN TEMPAT SAMPAH BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) DENGAN TENAGA SURYA
Author : Muhammad Sultan Al Maliky  , Niam Tamami, Hary Oktavianto

Abstrak

Salah satu hal yang mempengaruhi dalam pengelolaan sampah adalah efisiensi pembersihan tempat sampah yang telah penuh. Dikarenakan semakin meningkatnya produksi sampah rumah tangga maka meningkat juga durasi suatu tempat sampah menjadi penuh. Dalam proses pengambilan sampah memiliki suatu permasalahan yaitu dalam proses pengambilan sampah tidak diketahui tempat sampah mana yang telah penuh ataupun kosong sehingga perlu melakukan pengecekan manual satu persatu sesuai jadwal keliling pengambilan sampah yang dapat menyebabkan penumpukan sampah pada tempat sampah yang telah penuh walaupun belum mencapai jadwal pengambilan sampah. Dengan bantuan teknologi Internet of Things, maka akan dibuat sistem monitoring tingkat kepenuhan tempat sampah melalui aplikasi Android, sehingga petugas kebersihan dapat mengetahui tempat sampah mana yang telah penuh ataupun kosong. Dengan bantuan Sensor Ultrasonik serta Sensor Jarak Inframerah maka dapat diukur tingkat kepenuhan tempat sampah tersebut dan dengan catu daya dari panel surya serta baterai maka alat monitoring ini dapat bekerja secara Portable. Berdasarkan hasil pengujian, Sensor Ultrasonik dan Sensor Jarak Inframerah memiliki tingkat error rata-rata 5% dengan peletakan Sensor berada dibagian tengah tempat sampah. Berdasarkan hasil pengujian dengan Panel Surya, tegangan dapat dibatasi dengan Regulator sesuai dengan kebutuhan untuk charging baterai serta untuk Main Board dan dapat mengisi baterai dengan effisien menggunakan tegangan dari Panel Surya adalah ± 7 jam. Dengan berdasarkan hasil pengujian mencatat kebutuhan arus Alat PA maka dapat diketahui berapa kebutuhan baterai agar Alat PA dapat menyala selama ± 12 jam dengan total kapasitas baterai yang dibutuhkan yaitu dibutuhkan 4 buah baterai 18650 dengan kapasitas masing-masing 2700 mAh. Dengan diketahuinya jumlah kapasitas baterai yang harus digunakan dengan berdasarkan hasil pengujian penggunaan baterai selama tidak ada sumber daya dari Panel Surya, Alat PA dapat tetap akan menyala dan mengirim data dengan menggunakan tegangan dari baterai hingga ± 12 jam. Dengan menggunakan SIM 900 dapat disimpulkan bahwa Ardino dapat mengirim data ke Website dengan signal GPRS.


ALAT GILING KOPI YANG DISERTAI PROSES BLOOMING OTOMATIS

Author : Rionaldo Varga Rahmansyah  , Moch. Rochmad, Alrijadjis

Abstrak

Kopi menjadi komoditas yang diminati dan kopi juga bisa dimanfaatkan menjadi minuman yang digemari oleh hampir semua golongan masyarakat.. Banyak manfaat yang didapatkan dari mengkonsumsi kopi. Dengan banyaknya manfaat tersebut semakin bertumbuhnya coffe shop yang menawarkan berbagai macam racikan kopi yang dibuat oleh para barista. Pada umumnya para barista pada coffe shop harus melakukan proses blooming, yaitu proses menuangkan air panas pada jenis kopi olahan V60 (Kopi seduh tanpa bubuk) yang membutuhkan waktu cukup lama. Seiring meningkatnya perkembangan zaman yang serba otomatis dalam proses penyajian minuman kopi diharapkan berlangsung singkat dan efisien sehingga para barista tidak harus menunggu lama dalam proses pembuatan kopi. Oleh karena itu penulis ingin membuat mesin kopi otomatis yang berfokus pada ciri khas rasa kopi khususnya V60. Hasil waktu yang diukur saat pembuatan kopi menggunakan alat didapatkan hasil yang kurang memuaskan, karena didapatkan persen error 51,33% pada waktu proses penggilingan biji kopi, 14,31% pada waktu proses pemanasan air dan 17,85% pada proses pouring. Hasil pengukuran pada flowmeter YF – S402 didapatkan hasil yang memuaskan, karena perbandingan antara flowmeter YF – S402 dengan alat ukur volume air (khusus kopi) memiliki persen error 4,61%. Hasil pengukuran sensor suhu DS18B20 didapatkan hasil yang memuaskan, karena perbandingan antara sensor suhu DS18B20 dengan termometer air, memiliki persen error 5%. Dengan hasil yang diatas maka dapat disimpulkan alat ini bisa bekerja dengan baik tetapi waktu pembuatan kopi V60 agak lama oleh karena itu disarankan untuk menelitian selanjutnya perkembangan alat ini diperbaiki agar lebih cepat.


UNMANNED SPY SHIP: PEMETAAN AREA BERDASARKAN RENCANA LINTASAN MENGGUNAKAN OCCUPANCY GRID MAPPING

Author : Dwi Prasetyo  , Novian Fajar Satria, Eko Budi Utomo

Abstrak

Hingga saat ini belum tercatat implementasi sistem autonomous dalam armada penjaga perairan di Indonesia. USV atau Unmanned Surface Vehicle adalah wahana yang dirancang untuk bergerak secara tanpa awak di permukaan air. Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai rancangan sistem Mapping untuk USV dalam judul Unmanned Spy Ship “Area Mapping Based on Trajectory Plan Using Occupancy Grid Mapping” yang mana akan dibuat sebuah kapal USV dengan kemampuan untuk memetakan area yang telah dilewati dengan menggunakan sensor LiDAR dalam melakukan pengintaian objek atau musuh dengan menggunakan logika Occupancy Grid Mapping dan juga memiliki peta berdasarkan koordinat yang diambil melalui data sensor GPS. Hasil dari penelitian ini akan menjadi sebuah contoh implementasi sistem Mapping dengan menggunakan logika Occupancy Grid Mapping pada wahana USV dengan hasil yang menyerupai area sesungguhnya dan dapat menjadi contoh untuk memulai implementasi sistem tanpa awak pada armada kapal penjaga perairan laut di Indonesia.


RANCANG BANGUN APLIKASI MURROTAL DILENGKAPI DENGAN TEKS BACAAN AYAT (SUBTITLE) BERBASIS ANDROID

Author : Ananda Nadhira Raihana  , Reni Soelistijorini, Titon Dutono

Abstrak

Pada era modern dan milenial seperti saat ini, hampir semua kegiatan manusia dapat dilakukan melalui telepon genggam pintar (smartphone). Dengan melihat betapa banyaknya kegunaan smartphone di kehidupan manusia ini tentunya dalam penggunaan smartphone ini juga harus diimbangi dengan melakukan hal - hal yang bermanfaat, misalnya dengan mendengarkan murrotal bacaan Al Qur’an. Dengan mendengarkan murrotal maka pendengar tersebut akan mendapat beberapa manfaat yaitu hati menjadi lebih tenang, baik untuk kesehatan dan perkembangan otak, meredakan ganguan kecemasan, memperkuat daya ingat, menjaga kesehatan jantung dan paru – paru, serta masih banyak manfaat lainnya yang didapat dari mendengarkan murrotal ini. Dengan melihat hal itu maka dalam proyek akhir ini dibuatlah suatu aplikasi yang nantinya akan menyediakan audio murrotal Al Qur’an yang dibacakan oleh qori’, selain itu juga disediakan teks bacaan ayat (subtitle) yang sedang dilantunkan oleh qori’ dan subtittle ini nantinya akan berubah warna menyesuaikan dengan bagian ayat yang sedang dilantunkan (seperti layaknya lirik pada video karaoke). Selain itu juga terdapat informasi mengenai masing – masing surah dan juga informasi Ilmu Tajwid. Juga dibuat kuisioner yang berisi kemudahan penggunaan aplikasi yang dibuat, dan didapatkan hasil antara lain: parameter fungsi mengatur kecepatan bagi responden kriteria level pemula mendapatkan rata-rata 4.75, parameter tingkat kesusahan yang dirasakan oleh responden kriteria pemula mendapatkan rata-rata sebesar 1.0 yang berarti tingkat kesusahan adalah sangat kecil. Parameter fungsi tombol aplikasi mendapatkan rata-rata 4.97 , pa-rameter fungsi video murrotal beserta fitur-fiturnya mendapatkan rata-rata sebesar 4.97, parameter pengoperasian aplikasi mendapatkan rata-rata sebesar 4.82, parameter tampilan antarmuka aplikasi mendapatkan rata-rata 4.82, parameter informasi yang disajikan dalam aplikasi mendapatkan rata-rata 4.7, dan parameter manfaat aplikasi mendapatkan jawaban “Ya” dengan nilai persentase 100%.


SISTEM INFORMASI BENCANA DI INDONESIA BERBASIS MOBILE SOA

Author : Bintoro Sujud Mardiko  , Arna Fariza, Jauari Akhmad Nur Hasim

Abstrak

Penanggulangan bencana di Indonesia saat ini masih memiliki kekurangan yaitu sulitnya berkomunikasi antara pemerintah di daerah terdampak bencana hingga di pemerintah pusat. Hal ini menyebabkan distribusi bantuan bencana dan informasi masih memiliki banyak kekurangan. Terlebih lagi dengan adanya keterbatasan sarana dan prasarana untuk akses informasi yang kurang, sehingga menyebabkan kesimpangsiuran data yang tidak valid. Dengan membuat sistem informasi yang menggunakan Service Oriented Architecture (SOA), layanan untuk memenuhi kebutuhan perangkat lunak dapat dengan mudah diakses dan dapat dipergunakan oleh sistem lain yang berbeda.