PENDETEKSIAN KEHIDUPAN PADA WAJAH
Author : Ahmad Maruf Firman  , Bima Sena Bayu Dewantara, Dadet Pramadihanto

Abstrak

Dewasa ini, sistem pengenalan atau pengidentifikasian wajah manusia merupakan salah satu bidang penilitian yang penting dan cukup berkembang dengan pesat atau biasa disebut dengan Computer Vision. Terdapat berbagai macam bagian dalam bidang Computer Vision, salah satunya yaitu pendeteksian wajah dan liveness. Proses liveness detection merupakan sebuah proses pendeteksian kehidupan dan sebuah metode yang digunakan dalam pengenalan serangan dalam pemalsuan wajah atau dalam hal ini dapat dikatakan teknologi ini berhubungan dalam bidang biometric. Tujuan dari pengerjaan tugas akhir ini adalah bagaimana mencegah dan mendeteksi pemalsuan data wajah manusia yang biasa disebut dengan spoofing dimana serangan ini terjadi saat seseorang mencoba untuk memalsukan data ataupun melakukan tindakan kejahatan dengan cara berpura-pura menjadi orang tersebut dengan cara melakukan pemalsuan data wajah pada system pendeteksian dengan menggunakan foto, video ataupun menggunakan model 3D. Sehingga dalam pencegahan tindakan tersebut, disini penulis melakukan pendeteksian liveness dengan menggunakan parameter kedipan mata untuk data 2 dimensi dan data objek datar maupun lengkungan untuk data 3 dimensi. Dimana untuk data 2 dimensi terdapat proses Histogram oriented Gradient di area mata dimana proses ini dipakai untuk membdekan nilai dari mata terbuka maupun mata tertutup dan salah satu syarat atau data untuk proses selanjutnya. Sementara untuk data 3 dimensi terdapat proses Histogram of Depth dimana proses ini digunakan untuk mengetahui nilai dari data objek datar maupun objek lengkungan. Sehingga hasil dari pengerjaan penelitian ini, penulis telah menyelesaikan proses pendetekesian wajah dan pendeteksian mata terbuka maupun tertutup dan juga untuk data depth penulis telah menyelesaikan proses mengetahui HOD dari data curvature maupun data flat.


APLIKASI MARKETPLACE JASA LAYANAN FREELANCE BERBASIS WEB & ANDROID

Author : Hafish Risky Ariansyah  , Yanuar Risah Prayogi, Reesa Akbar

Abstrak

Freelance marketplace adalah suatu jenis platform online gig economy yang mengkhususkan fungsinya untuk menghubungkan penyedia jasa dan pihak yang membutuhkan dalam jual beli jasa professional. Freelance marketplace adalah suatu jenis platform online gig economy yang mengkhususkan fungsinya untuk menghubungkan penyedia jasa dan pihak yang membutuhkan dalam jual beli jasa profesional. Pada praktiknya, jual beli jasa profesional juga terlaksana dalam media sosial, yang cara kerjanya berbeda dengan freelance marketplace.


SISTEM CHARGING SEALED LEAD ACID (SLA) BATTERY MENGGUNAKAN INTERLEAVED BUCK CONVERTER (IBC)

Author : Achmad Haidir Ali Fathani  , Eka Prasetyono, Novie Ayub Windarko

Abstrak

Salah satu rangkaian untuk mengkonversikan tegangan DC ke tegangan DC yang lebih rendah dengan tingkat efisiensi yang tinggi yaitu dengan menggunakan rangkaian DC-DC Interleaved Buck Converter (IBC). Pada Tugas Akhir ini telah dirancang dan diimplementasikan rangkaian DC-DC Interleaved Buck Converter. Fungsi dari rangkaian ini sama dengan rangkaian DC-DC Buck Converter. Namun rangkaian DC-DC Interleaved Buck Converter memiliki rasio konversi penurunan tegangan DC yang lebih tinggi serta rugi-rugi pensaklaran yang rendah sehingga efisiensinya tinggi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rangkaian DC-DC Interleaved Buck Converter memiliki efisiensi rata-rata sebesar 84,86% dari duty cycle 10% hingga 50%, lebih tinggi daripada rangkaian pembanding DC-DC Buck Converter yang memiliki efisiensi rata-rata 65,64%. Didapatkan pula ripple tegangan output saat duty cycle 41% adalah 2,1%. Dari hasil pengujian tersebut maka diaplikasikan sebagai sistem charging SLA Battery berkapasitas 12 volt 17 Ah dengan menggunakan Interleaved Buck Converter. Didapatkan stage charging dari Bulk Charge selama 30 menit dari tegangan dan arus 13,1 Volt 1,71 Ampere hingga 13,9 Volt 2,23 Ampere dan Absorption Charge selama 1 jam 55 menit dari 14,1 Volt 2,12 Ampere hingga 14 Volt 0,54 Ampere.


SISTEM MONITORING VIRTUAL POSYANDU UNTUK CLUSTERING PERKEMBANGAN BALITA BERBASIS WEBSITE

Author : Yulia Rahma  , Ari Wijayanti, Okkie Puspitorini

Abstrak

Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya pada pertumbuhan gizi balita. Pemantauan gizi balita biasanya dengan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkaran kepala. Dimana hasil pemeriksaan tersebut dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS). Pada penelitian ini dilakukan pembuatan website untuk kader posyandu yang dapat membantu dalam memonitoring pertumbuhan dan perkembangan balita secara efisien. Penelitian ini menggunakan tiga parameter yaitu tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala. Dari ketiga data tersebut akan diolah menggunakan algoritma clustering K-means dan hasil keluaran akan di kelompokkan menjadi 5 kondisi yaitu gizi buruk, gizi kurang, gizi baik, gizi lebih dan obesitas. Setelah dilakukan perhitungan dan pengujian maka didapatkan hasil yaitu pada cluster pertama didapatkan hasil data sebanyak 2 balita dengan umur 0 – 3 bulan dengan status gizi buruk. Lalu pada cluster kedua diperoleh hasil 2 balita dengan umur 10 – 13 bulan dengan status gizi kurang. Cluster ketiga diperoleh 5 balita dengan umur 30 – 50 bulan dengan status gizi baik. Cluster keempat diperoleh 3 balita dengan umur 12 – 33 bulan dengan status gizi lebih. Dan cluster ke lima diperoleh sebanyak 1 balita umur 60 bulan dengan status gizi obesitas. Lalu diperoleh hasil perbandingan metode k-means clustering dengan data menurut World Health Organization (WHO) menggunakan 3 parameter yaitu tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala dengan tingkat akurasi sebesar 38,46%. Pada hasil pengelompokkan ditampilkan di website serta terdapat grafik Kartu Menuju Sehat (KMS).


APLIKASI SISTEM INFORMASI BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN METODE USER RESEARCH INDEPTH INTERVIEW

Author : Muhammad Bagus Raga Maulidi  , Fadilah Fahrul Hardiansyah, Taufikur Rahman

Abstrak

Sekolah adalah salah satu fasilitas pendidikan formal yang harus dapat memberikan layanan atau fasilitas terbaik untuk siswa. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah menembus sisi kehidupan manusia yang berbeda.Konselor pada lembaga bimbingan dan konseling (BK) di sekolah berperan dalam proses pembentukan kepribadian siswa serta mengarahkan siswa untuk bisa lebih baik dalam mengasah kemampuan siswa pada bidang akademik. Peran terseebut dapat efektif apabila bimbingan dan konseling didukung dengan adanya sistem terkomputerisasi yang baik di sekolah, Bidang bimbingan konseling SMKN 1 Sumenep sebagai instansi yang berhubungan lansung dengan siswa terkait dengan kedisiplinan siswa memerlukan sistem informasi berbasis komputerisasi untuk mengolah data.Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk berupaya membuat aplikasi yang dapat digunakan di SMKN 1 Sumenep.