RANCANG BANGUN STASIUN BATTERY CHARGER MOBIL LISTRIK BERBAYAR PADA TEMPAT PARKIR
Author : Muhammad Ilham Rosyadi  , Era Purwanto, Moch.Machmud Rifadil

Abstrak

Mobil listrik terus berkembang setiap tahun, maka perlu diiringi fasilitas mobil listrik yang memadai untuk pengisian baterai mobil listrik. Oleh karena itu muncul sebuah ide untuk membuat stasiun battery charger mobil listrik. Stasiun battery charger ini sebagai penyedia tegangan 220V yang digunakan untuk pengisian energi listrik pada baterai mobil listrik. Pada stasiun battery charger ini terdapat tarif pembayaran untuk tiap jumlah energi listrik yang digunakan pada proses pengisian. Alat pembayaran berupa smart card yang terdapat nilai pulsa digunakan sebagai pembayaran tarif charging. Pulsa pada smart card tersebut akan dibaca dan dikurangi oleh smart card reader/writer SL025M sesuai tarif. Selama proses pengisian energi listrik, arus (A), tegangan (V), daya (Watt), waktu (menit), energy listrik (Wh) dan tarif (Rupiah) ditampilkan pada LCD. Dengan demikian dalam melakukan pengisian energi listrik pada baterai, pengguna mobil listrik dapat dipermudah dengan adanya alat ini. Alat ini mampu untuk membaca dan mengurangi pulsa sesuai tarif. Alat ini dapat memonitoring proses charging mobil listrik Elvi dengan error energi rata-rata 6,21% dan error tarif rata-rata 7,45% terhadap waktu selama 1 jam pengujian.


PEMBUATAN SISTEM PEMANCAR DAN PENERIMA KOMUNIKASI DIGITAL DENGAN MODULASI 16-PSK BERBASIS USRP

Author : Lailatul Maghfiroh  , I Gede Puja Astawa, Yoedy Moegiharto

Abstrak

Informasi dan telekomunikasi sebagai salah satu kebutuhaan masyarakat yang mengalami perkembangan yang sangat cepat, informasi akan dapat tersebar luas, dapat diterima dengan cepat, serta memberikan kepuasan pada penerimanya. Sehingga dibuatlah suatu sistem komunikasi digital 16-Phase Shift Keying (16PSK) dengan software defined radio (SDR) menggunakan Matlab yang diimplementasikan melalui hardware Universal Software Radio Peripheral (USRP). Pada proyek akhir ini dalam penggunaannya dilakukan pemrograman melalui matlab simulink. Dengan pemrograman ini diatur bagaimana proses perubahan sinyal informasi yang akan dikirim pada sisi penerima. Input digital dari matlab berupa karakter yang dikonversi ke dalam bit, data dikirim dan diterima menggunakan modulasi digital 16-PSK dengan proses konversi sinyal digital dan sinyal analog yang dikirim dan diterima melalui antena pemancar. Parameter yang digunakan dalam pengujian adalah jarak, filter dan penghalang dengan hasil semakin jauh jarak, filter dan terdapat penghalang akan mempengaruhi eror yang dihasilkan pada pengiriman.


RANCANG BANGUN OTOMATISASI PROSES FOTOPERIODISITAS SAAT MASA VEGETATIF BUNGA KRISAN

Author : Muhammad Maulana Irfan Fathoni  , Eru Puspita, Paulus Susetyo Wardhana

Abstrak

Krisan atau Chrysanthemum merupakan salah satu jenis tanaman hias yang telah lama dikenal dan banyak disukai masyarakat serta mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Dari segi manfaatnya juga sangat banyak antara lain menambah devisa negara karena bisa menjadi komoditas ekspor serta tanaman hias ini biasa digunakan pada acara keagamaan dan nasional. Salah satu faktor luar yang paling berpengaruh pada pertumbuhan bunga krisan yakni menggunakan parameter cahaya. Tanaman krisan membutuhkan lama penyinaran dalam 1 hari yang sering disebut fotoperiodisitas lebih dari 15 jam per hari untuk menjaga periode vegetatif. Oleh karena itu diperlukan tambahan cahaya pada malam hari sekitar 3 – 4 jam per hari. Intensitas cahaya yang dibutuhkan bunga krisan 70 – 100 lux atau setara dengan cahaya lampu pijar 75 – 100 watt. Dari latar belakang yang telah dijabarkan maka pada proyek akhir ini dibuat alat yang mampu mendeteksi ketinggian bunga krisan sehingga intensitas cahaya yang dibutuhkan bunga krisan akan selalu terpenuhi dengan menggunakan laser. Selain itu juga pada proyek akhir ini, kontrol lampu pijar dapat berubah secara otomatis sesuai dengan intensitas cahaya yang dibutuhkan bunga krisan yakni 70-100 lux dengan menggunakan driver cahaya MOC dan Triac dengan memanfaatkan metode Pulsa Width Modulation(PWM) dan juga terdapat feedback lampu pijar yakni dengan sensor cahaya LDR. Setelah melalui pengujian didapatkan hasil bahwa lampu pijar yang digunakan yakni 100 Watt karena setelah diuji dengan luxmeter hasilnya masih dalam range intensitas cahaya 70 - 100 lux. Dengan adanya alat ini dapat membantu petani bunga krisan dalam penyalaan otomatis lampu dan juga hasil bunga krisan lebih maksimal.


CHATBOT TUMBUH KEMBANG ANAK MENGGUNAKAN GOOGLE DIALOGFLOW (STUDI KASUS: POSYANDU MAWAR SUKORAME KOTA KEDIRI)

Author : Muhammad Hamdan Fairuz Zabadi  , Selvia Ferdiana Kusuma, Rengga Asmara, Rosiyah Faradisa

Abstrak

Periode Golden Age (0-5 tahun) merupakan masa kritis tumbuh kembang anak yang memerlukan perhatian intensif dari orang tua untuk mencegah gangguan seperti stunting, underweight, dan wasting. Di Indonesia, prevalensi masalah ini masih tinggi. Posyandu Mawar Sukorame di Kota Kediri berperan dalam pemantauan tumbuh kembang anak, namun ibu asuh sering kesulitan mendapatkan konseling dan informasi terpercaya. Proyek ini mengembangkan chatbot tumbuh kembang anak menggunakan Google DialogFlow untuk menyediakan informasi akurat dan konseling interaktif tentang nutrisi dan perkembangan anak. Tujuannya adalah meningkatkan akses ibu asuh terhadap informasi dan konseling berkualitas, mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, dan meningkatkan efisiensi layanan di Posyandu. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan pengguna, desain sistem chatbot, pengembangan dengan Google DialogFlow, serta pengujian dan evaluasi untuk memastikan kualitas dan efektivitas chatbot. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot ini mampu memberikan informasi yang tepat dan konseling yang responsif, serta meningkatkan pemahaman orang tua tentang nutrisi dan perkembangan anak. Dengan demikian, chatbot ini dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung peran Posyandu dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan anak.


DESAIN DAN PENGEMBANGAN ASSET INDOOR NAVIGASI DALAM RUANGAN KAMPUS PASCA SARJANA

Author : Nanda Dharwies Firmansyah   , Sritrusta Sukaridhoto, Mohammad Zikky

Abstrak

Augmented Reality (AR) merupakan cara alami untuk mengeksplorasi objek 3D dan AR merupakan satu konsep perpaduan antara virtual reality sehingga objek virtual 2 Dimensi (2D) atau 3 Dimensi (3D) seolah olah terlihat nyata dan menyatu dengan dunia nyata. Dan pada teknologi AR, pengguna dapat melihat dunia nyata yang ada sekelilingnya dengan penambahan objek virtual yang dihasilkan oleh komputer. Augmented Reality (AR) sudah beberapa tahun dikembangkan masih tetap belum banyak digunakan bahkan diketahui. Dengan menggunakan Augmented Reality membuat pengembangan indoor navigasi dan untuk pembuatan model ruangan menggunakan software Blender yang menghasilkan objek 3 Dimensi. Sehingga hasil yang di peroleh dari penelitian ini yaitu, sebuah aplikasi dengan pengimplementasian Augmented Reality untuk memisualisasi lantai gedung pasca sarjana.