APLIKASI TRACKING POSISI INDOOR DI RSAL DR. RAMELAN MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE BERBASIS MOBILE
Author : Eduardus Adi Jala Prasetya  , Ahmad Syauqi Ahsan, Entin Martiana Kusumaningtyas

Abstrak

Waktu adalah suatu hal yang tidak bisa dinomerduakan, terlebih lagi pada rumah sakit. Rumah sakit merupakan tujuan utama semua orang yang mengalami gangguan kesehatan. Pada era digital ini hampir semua kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa menggunakan smartphone yang rata-rata sudah dibekali fitur penentuan lokasi berbasis gps. Fitur ini bisa digunakan untuk menambah efisiensi waktu pada rumah sakit dengan cara mengimplementasikannya pada aplikasi yang bisa membantu pengunjung, pasien, maupun dokter dalam menemukan lokasi ruangan tertentu tanpa resiko tersesat. Penelitian ini mengajukan alternatif baru, yaitu berupa aplikasi tracking posisi indoor di rsal dr. ramelan menggunakan location based service berbasis mobile yang bisa memandu pengunjung maupun dokter menemukan rute perjalanan menuju ruangan tertentu di rsal dr. ramelan. Aplikasi ini memiliki fitur utama untuk menampilkan rute perjalanan dengan bantuan panduan suara dan popup di akhir perjalanan, untuk dokter sendiri juga ada fitur menampilkan rute kunjungan harian. Di setiap device pengguna, memiliki kecepatan yang berbeda – beda dalam mengunduh data ruangan dan menampilkan rute perjalanan, hal ini disebabkan karena perbedaan penyedia internet pada tiap device, semakin cepat kecepatan internet yang dimiliki maka semakin cepat proses pengunduhan data ruangan dan menampilkan rute perjalanan pada aplikasi ini. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar kepada para pengguna aplikasi ini, aplikasi ini sudah bisa membantu pengguna dalam menemukan rute perjalanan tercepat menuju lokasi tujuan pengguna.


THE PROTOTYPE OF SUPPLIER 400 VOLT DC SOLAR CELL SOURCE CONTROLLED BY ARM STM32F407VG PROPORTIONAL BASED

Author : Tanziila Lovena Sari  , Epyk Sunarno, Syechu Dwitya Nugraha

Abstrak

Pada zaman ini merupakan era globalisasi yang dimana perkembangan akan teknologi semakin meningkat maka dari itu kebutuhan akan listrik semakin bertambah dari tahun ketahun dikarenakan semua teknologi membutuhkan supply energy berupa listrik. Di Indonesia sendiri kebutuhan akan listrik sangat besar karena memiliki luas wilayah yang sangat luas terdiri dari beberapa kepulauan sehingga apabila mengandalkan supply energi listrik dari PLN maka tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang semakin bertambah karena semua pekerjaan manusia yang dahulu dikerjakan secara manual sekarang menjadi otomatis. Sehingga kebutuhan akan energi listrik sangatlah meningkat dan kehidupan manusia sehari-hari mengandalkan energi listrik sehingga apabila terjadi pemadaman dari PLN maka kehidupan manusia dalam menjalankan kegiatannya menjadi terganggu dan akhirnya manusia akan mengalami kerugian karena manuasia tidak dapat bekerja seperti biasanya. Pada era globalisasi ini sudah banyak ditemukan energi listrik yang lain contohnya solar panel yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber dari energi listrik. Energi matahari atau sinar matahari akan diserap oleh solar panel dan akan diubah dari energi panas menjadi energi listrik yang disalurkan oleh converter. Oleh karena itu pada proyek akhir ini dibuat supply energi menggunakan solar panel dimana dihubungkan ke dc-dc converter setelah itu tegangan dinaikkan menjadi 400Volt dc sehingga nantinya dapat digunakan untuk beban lampu penerangan pada rumah mandiri.


ANALISIS NUMERIK KINERJA TURBIN DARRIEUS DENGAN FLOW DISTURBANCE PADA SELAT KEPA

Author : Suci Rindya Kaswarie  , Sony Junianto, Joke Pratilastiarso

Abstrak

Tren dalam pemanfaatan laut sebagai sumber energi dipicu oleh potensinya yang sebesar 53,3% dibanding kapasitas pembangkit listrik di Jawa-Bali. Turbin Darrieus dalam hal ini menjadi jenis turbin yang kerap digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut karena cocok dengan karakteristik arus Indonesia yang bidirectional dan tidak cukup besar. Maka dari itu, penelitian menganalisis performa Turbin Darrieus dengan menambahkan flow disturbance circular foil pada Selat Kepa. Menggunakan simulasi numerik bergeometri 3 Dimensi berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), penelitian memvariasikan jarak peletakan flow disturbance dari Turbin Darrieus, yakni 1/4D, dan 1/2D. Didapatkan hasil bahwa Turbin Darrieus dengan flow disturbance berjarak 1/4D mampu meningkatkan Cp turbin hingga 45,68% di kecepatan minimum Selat Kepa. Sedangkan flow disturbance 1/2D hanya mampu meningkatkan Cp 33,46%. Namun demikian, jarak 1/2D menghasilkan torsi self-starting yang lebih stabil dari pada variasi 1/4D.


REKONSTRUKSI TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN TEKNIK STRUCTURE FROM MOTION GUNA DOKUMENTASI BENDA CAGAR BUDAYA

Author : Muhammad Gibran  , Anhar Risnumawan, Zaqiatud Darojah

Abstrak

Situs sejarah adalah salah satu media untuk mencari ilmu akan luasnya sejarah dari zaman purba. Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah situs prasejarah yang cukup banyak. Bahkan salah satu situs prasejarah yang Indonesia miliki, Sangiran, adalah situs yang dianggap sangat penting di dunia oleh UNESCO. Situs-situs ini menyimpan banyak sekali benda bersejarah seperti fosil maupun artefak. Benda-benda yang menjadi saksi bisu akan perkembangan peradaban tersebut menjadi sangat penting bagi umat manusia, oleh karenanya benda-benda tersebut dijaga dan dipelihara dengan sangat baik. Dengan alasan tersebut, orang-orang awam sebagai pengunjung situs bersejarah akan sedikit sulit mengakses detail dari benda bersejarah karena ketatnya penjagaan. Rekonstruksi tiga dimensi (3D) merupakan sebuah solusi yang tepat untuk permasalahan tersebut. Dengan teknik Structure from Motion (SfM), benda-benda bersejarah bisa direkonstruksi dalam format point cloud. Benda cagar budaya akan dirotasi di depan kamera yang menetap sehingga didapatkan citra dari banyak sudut. Data citra yang didapatkan dikaburkan latar belakangnya dengan radius 75 piksel lalu diolah dengan algoritma SfM. Hasil rekonstruksi tersebut dapat disimpan dalam database dari laman museum juga dapat dicetak dengan menggunakan 3D printer sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses detail dari benda-benda cagar budaya.


RANCANG BANGUN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) BERBASIS MIKROKONTROLLER UNTUK POS PANTAU KEAMANAN

Author : Halida Muthia Palupi  , Epyk Sunarno, Dimas Okky A.

Abstrak

Pembangunan pos pantau keaamaan yang didirikan guna mengurangi kriminalitas dan kecelakaan. Beberapa dari pos tersebut didirikan dengan prinsip pos mandiri, seperti dalam pemenuhan kebutuhan listrik yang memanfaatkan penggunaan generator set (genset). Dalam penggunaan genset terdapat beberapa kekurangan, diantaranya adalah dari bahan bakar yang digunakan. Hal tersebut dapat digantikan dengan memanfaatkan energi surya, melalui panel surya yang disimpan pada baterai. Dari pemanfaatan energi surya juga memiliki kekurangan. Maka dari itu kedua sumber listrik tersebut dapat digabungkan, dengan bantuan sebuah alat yang dapat secara otomatis mengubah sumber listrik tersebut atau disebut dengan Automatic Transfer Switch (ATS). Pada alat ini akan membantu dalam peralihan sumber dari dua buah sumber, yaitu sumber utama dari baterai dan sumber cadangan dari genset. Alat ini akan otomatis merubah sumber utama ke sumber cadangan ketika tegangan pada baterai tidak cukup untuk mensuplai beban, dengan waktu switching kurang dari 5 detik.