SISTEM INFORMASI PADA KEBUN BINATANG BERBASIS CUBEACON
Author : Hana Nurul Azizah  , Mike Yuliana, Reni Soelistijorini

Abstrak

Dewasa ini, teknologi berkembang dengan sangat cepat dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Teknologi dapat mempermudah segala aktivitas dan perkembangan masyarakat. Perkembangan teknologi dapat dibuktikan dengan inovasi- inovasi yang telah dibuat selama beberapa tahun terakhir, tak terkecuali dengan perkembangan teknologi digital. Teknologi digital ini dapat dimanfaatkan di sektor wisata, seperti kebun binatang yang dapat berupa aplikasi mengenai ringkasan informasi dari hewan-hewan. Sistem informasi pada kebun binatang ini menggunakan teknologi cubeacon card yang akan dipasang pada setiap kandang hewan dimana cubeacon akan memancarkan Bluetooth. Bluetooth yang terpasang memiliki ID yang berbeda-beda untuk setiap kandang. Aplikasi pada smartphone akan membaca kandang terdekat dari pengguna yang memanfaatkan nilai RSSI pada setiap cubeacon yang terpasang pada tiap kandang, yang dilanjutkan dengan proses pembacaan (scanning) dan permintaan data informasi melalui server. Server menyimpan data ID kandang dari cubeacon dan informasi informasi mengenai hewan yang dikirimkan pada aplikasi di smartphone pengguna. Hasil dari penelitian ini didapatkan rata rata waktu perpindahan page aplikasi sebesar 6,42 detik dan untuk waktu beacon terdekat terkoneksi dengan aplikasi membutuhkan waktu sekitar 12,5 detik. Dari penelitian ini diharapkan dapat membantu perkembangan teknologi digital


PEMBUATAN MAJALAH DIGITAL (INTERACTIVE E-MAGAZINE TOUR) SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN INFORMASI DESTINASI PARIWISATA DI KABUPATEN GRESIK

Author : Bagas Firhanudin  , Darmawan Aditama, Fardani Annisa D.

Abstrak

Pariwisata di Indonesia merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Pada tahun 2009, pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditas minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit. Berdasarkan data tahun 2016, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sebesar 11.525.963 juta lebih atau tumbuh sebesar 10,79% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Gresik adalah sebuah wilayah Kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Gresik memiliki luas sekitar 1.194 km². Wilayah Kabupaten Gresik juga mencakup Pulau Bawean, yang berada 150 km lepas Laut Jawa. Pada tahun 2020, penduduk kabupaten Gresik berjumlah 1.311.215 jiwa dengan kepadatan 1.098 jiwa/km2. Kabupaten Gresik berbatasan dengan Kota Surabaya dan Selat Madura di sebelah timur, Kabupaten Lamongan di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah utara, serta Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto di sebelah selatan. Majalah (magazine) adalah penerbitan yang dicetak menggunakan tinta pada kertas, diterbitkan berkala, misalnya mingguan, dwimingguan, atau bulanan. Majalah berisi bermacam-macam artikel dalam subyek yang bervariasi, yang ditujukan kepada masyarakat umum dan ditulis dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang. Namun, dengan adanya berbagai media yang terus berkembang pemanfaatan majalah sudah banyak yang mengalami modifikasi yang dikemas ke dalam berbagai bentuk atau format, untuk dijadikan sebagai alat atau media informasi yang menarik. Berdasarkan isu tersebut, dibuatlah penelitian yang berjudul “Pembuatan Majalah Digital (Interactive e-Magazine Tour) sebagai Media Promosi dan Informasi Destinasi Pariwisata di Kabupaten Gresik”, diharapkan dengan penelitian ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya warga lokal Gresik untuk memperoleh informasi pariwisata yang ada di Kabupaten Gresik.


ESTIMASI JARAK TEMPUH UNTUK PEMBAKARAN KALORI SERTA MONITORING CAPAIAN OLAHRAGA JALAN

Author : Risa Anggun Triyanto  , Eru Puspita, Ronny Susetyoko

Abstrak

Menjaga kesehatan fisik merupakan kewajiban setiap individu agar mendapatkan tubuh sehat. Tetapi kenyataannya, hingga saat ini terdapat masalah kesehatan yang disebabkan karena kelebihan berat badan. Agar tubuh tidak kelebihan berat badan maka seseorang harus menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan berolahraga teratur. Biasanya seseorang juga mempunyai target berat badan yang diinginkan tetapi tidak mengetahui seberapa intens olahraga yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut. Oleh karena itu, dibuatlah alat estimasi jarak tempuh dan monitoring hasil capaian olahraga jalan kaki. Sistem ini mempunyai 2 fitur utama, yaitu untuk monitoring olahraga jalan kaki dan fitur monitoring olahraga dengan menggunakan estimasi jarak yang harus ditempuh agar kalori bisa turun sesuai dengan input jumlah kalori yang ingin dibakar. Output fitur monitoring olahraga jalan kaki berupa langkah kaki, waktu, jarak, kecepatan, dan kalori yang terbakar sedangkan untuk output fitur estimasi jarak hampir sama seperti sebelumnya tetapi terdapat penambahan output berupa jarak estimasi. Untuk penginputan berat badan dan pembakaran kalori pada fitur estimasi serta hasil output akan tertampil pada smartphone pengguna, sedangkan untuk alat penghitung langkah kaki akan dipasangkan dikaki.


RANCANG BANGUN BUCK CONVERTER SEBAGAI SUPPLY MOTOR DC PENGUAT TERPISAH BERBASIS MIKROKONTROLER

Author : M. Arif Budi Setiawan  , Sutedjo, Ainur Rofiq

Abstrak

Motor DC merupakan salah satu komponen aktuator yang sangat dibutuhkan dalam proses produksi di industri. Karateristik yang dibutuhkan dari motor DC saat proses tersebut adalah mampu berputar dengan kecepatan konstan, tetapi pada kenyataannya kecepatan motor DC akan menurun ketika diberi beban dan menjadi semakin cepat ketika beban dilepaskan. Dari permasalahan kondisi tersebut maka diperlukan suatu sistem sumber suplai dan sekaligus pengendali kecepatan motor DC agar kecepatan motor tetap konstan pada set poin yang telah ditentukan baik dalam kondisi berbeban ataupun tanpa beban. Dalam proyek akhir ini akan dibuat suatu rancangan buck converter sebagai pengendali kecepatan motor DC jenis penguat terpisah dengan mengatur tegangan pada kumparan medan yang dikendalikan menggunakan PWM (Pulse Width Modulation) yang dibangkitkan oleh mikrokontroller ARM STM32F4 Discovery. Input data mikrokontroler tersebut diperoleh dari hasil pembacaan rpm motor menggunakan sensor kecepatan yang bersifat close loop terhadap sistem pengendali kecepatan. Hasil dari penilitian ini yaitu kecepatan motor DC penguat terpisah dapat dikendalikan secara otomatis pada set poin yang telah ditentukan, yaitu 1500 rpm. Dengan sistem kendali kecepatan ini, kecepatan motor dapat terjaga konstan dengan error rata – rata sebesar 0,73% baik dalam kondisi berbeban maupun tanpa beban.


SISTEM FOUR WHEELS STEERING PADA AUTONOMOUS MOBILE ROBOT

Author : Muhammad Fahmi Yusuf   , Hendik Eko HS, Didik Setyo Purnomo

Abstrak

Pada proyek akhir kali ini, autonomous mobile robot menggunakan kemudi Ackerman. Perilaku belok ideal pada kemudi ini disebut dengan perilaku belok Ackerman. Namun perilaku belok ini tidak mungkin dicapai karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi sudut kemudi. Sehingga masalah yang timbul adalah mobile robot memiliki kecenderungan perilaku belok oversteer atau understeer atau netral. Jika mobile robot memiliki kecenderungan perilaku belok oversteer, mobile robot berbelok dengan radius belok yang lebih kecil dari radius belok netral. Sedangkan jika mobile robot memiliki kecenderungan perilaku belok understeer, mobile robot berbelok dengan radius belok lebih besar dari radius belok netral. Perilaku belok netral adalah perilaku yang paling mendekati perilaku belok ideal. Dalam proyek akhir kali ini menggunakan sistem four wheel steering sehingga mobile robot dapat mendekati atau setidaknya memperkecil error pada perilaku belok aktual mobile robot terhadap perilaku belok Ackerman dan netral. Hasil yang diperoleh pada proyek akhir ini menunjukkan bahwa sistem four wheel steering yang diterapkan pada mobile robot dapat mengurangi error perilaku belok aktual robot terhadap perilaku belok ideal dan perilaku belok netral.