Author : Nurul Hakim , Yahya Chusna Arief, Rusiana
Abstrak
Dalam era modern saat ini, perkembangan teknologi terus meningkat dengan sangat pesat. Untuk itu semakin tinggi pula tuntutan manusia untuk terus mengembangkan teknologi yang semakin maju. Perkembangan teknologi juga berdampak positif dalam perkembangan di bidang elektronika. Perkembangan di bidang elektronika terjadi dikarenakan banyaknya permintaan yang mengharuskan segala system perangkat elektronik bekerja secara otomatis dan aman. Pada penggunaan water heater yang ada selama ini, system masih berjalan manual dan tidak adanya tombol yang bisa digunakan untuk memilih opsi suhu air panas yang dikehendaki oleh pengguna. Oleh karena itu dipilihlah judul ini sebagai judul Proyek Akhir untuk bisa memenuhi kebutuhan dari pengguna yang meninginkan pemanas air dengan bisa menyesuaikan panas secara otomatis. Proyek Akhir dengan judul “Rancang Bangun Sistem Elektrik Water Heater Pada Shower Untuk Efisiensi Pemakaian Energy Listrik Dan Keamanan Berbasis Mikrokontrolerâ€. Alat ini bekerja sesuai dengan keinginan pengguna yang bisa mengatur suhu air yang diinginkan dengan memilih tombol opsi yang ada dengan pilihan suhu 38 oC dan 42 oC. Dengan dibuatnya alat ini, maka dihasilkan water heater dengan suhu terkontrol sesuai dengan keinginan pengguna. Durasi pemanasan air yang hanya membutuhkan waktu pemanasan 7 menit dari suhu awal air 27 oC menjadi 38 oC dan 8 menit dari suhu air 27 oC menjadi 42 oC dengan kapasitas heater 800 W dan reservoir berkapasitas 15 liter. Keuntungan dari penggunaan alat ini adalah pengguna bisa dengan nyaman memilih suhu air yang diinginkan dengan suhu yang pas menyiram ke badan, ataukah dicampur dengan bak mandi untuk berendam terlebih dahulu. Dan air pada reservoir bisa terkontrol panasnya sehingga bisa lebih efisien dalam penggunaan tenaga listrik. Sedangkan kerugian dari penggunaan alat ini adalah ketika pengguna ingin menggunakan air yang berlebih maka harus menunggu air dipanaskan terlebih dahulu karena air pada reservoir belum bisa terisi secara otomatis. Setelah dilakukannya pembuatan bisa didapatkan suatu system yang bisa diterapkan untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna tersebut. Dan diharapkan bisa ada inovasi berkelanjutan dari alat yang telah dibuat.
SISTEM KENDALI ROBOT PENDULUM TERBALIK DUA RODA (SEGWAY) BERBASIS LOGIKA FUZZY-PID
Author : Syachrul Amrief , Akhmad Hendriawan, Ali Husein Alasiry
Abstrak
Pendulum terbalik merupakan sistem yang non-liner, dimana sistem ini dapat bergerak maju dan mundur untuk mempertahankan posisi tegak lurus pada massa pendulum yang dipasang terbalik. Telah banyak dilakukan penelitian pada pendulum terbalik ini, salah satunya adalah dibidang kontrol yang secara umum menggunakan kontrol PID untuk menjaga posisi seimbang massa pendulum terbalik. Namun demikian, ditemukan kelemahan yang cukup signifikan yaitu terdapat gerakan osilasi yang cukup besar pada saat robot bergerak untuk menjaga keseimbangan, dan juga osilasi pada saat hampir mencapai posisi maksimal kemiringan pendulum. Oleh karena itu, pada proyek ini digabungkan kontroler fuzzy dan PID untuk meminimalisir gerakan osilasi tersebut. Input dari pergerakan robot ditentukan oleh data yang dihasilkan sensor accelerometer dan gyroscope pada saat mendeteksi sudut kemiringan pendulum terbalik. Data mentah sensor accelerometer dan gyroscope ini difilter dengan Complementary Filter untuk mendapatkan hasil pembacaan data sensor yang lebih stabil, noise yang kecil dan data pengukuran yang lebih akurat. Data yang sudah difilter diinputkan ke kontrol Fuzzy dan PID, dimana besaran output masing-masing kontroler adalah 50% untuk memperoleh pergerakan roda penggerak robot pendulum terbalik yang lebih halus pada saat menyeimbangkan diri. Dari hasil percobaan, kinerja kontrol Fuzzy-PID mampu mengontrol posisi seimbang robot pendulum terbalik dengan menghasilkan respon pergerakan motor yang lebih halus berdasarkan output sensor yang stabil. Robot pendulum terbalik ini membutuhkan estimasi waktu ±15-20 detik agar memperoleh posisi seimbang dan tidak bergerak.
PEMANFAATAN CUK CONVERTER SEBAGAI PERBAIKAN FAKTOR DAYA UNTUK BEBAN RUMAH TANGGA
Author : Yuvita Adila Krisna , Moh. Zaenal Efendi, Moch.Machmud Rifadil
Abstrak
Pada umumnya beban – beban rumah tangga membutuhkan sumber tegangan yang disearahkan dari sumber AC ke DC melalui rangkaian Fullbridge Rectifier (penyearah gelombang penuh). Pada rangkaian tersebut dipasang kapasitor pada sisi keluaran yang berfungsi sebagai filter dan mengurangi ripple tegangan. Namun, pemasangan kapasitor dengan nilai yang besar akan berdampak pada gelombang arus yang tidak rata atau tidak sinus. Hal tersebut dapat mempengaruhi kerja pada beban – beban yang mendapatkan sumber tegangan yang sama. Berdasarkan hal tersebut dibuat suatu penelitian mengenai perbaikan faktor daya menggunakan konverter daya. Konverter yang digunakan adalah kombinasi antara Cuk Conveter dan Buck Converter yang masing-masing difungsikan sebagai power faktor correction dan regulator tegangan. Buck Converter sebagai regulator tegangan mampu mempertahankan kestabilan tegangan output sebesar 12.30 volt dengan ic control upc 1909. Cuk Converter sebagai power factor correction dapat memperbaiki nilai faktor daya sistem penyearah sebesar 43.47%, yaitu dari 0.52 menjadi 0.92.
UPAYA PENINGKATAN ENGAGEMENT RATE AKUN INSTAGRAM PT. TELKOM INDONESIA WITEL SIDOARJO
Author : Mahdanu Oktarinda Fajaria Sukma , Jauari Akhmad Nur Hasim, Irma Wulandari
Abstrak
Upaya membangun digital engagement merupakan hal yang dinilai penting bagi suatu perusahaan. Salah satu cara membangun digital engagement adalah melalui media sosial. Adanya covid-19 juga berpengaruh pada peningkatan pengguna media sosial. Pada periode Januari – Mei 2020 telah terjadi peningkatan pengguna sebanyak 7 juta jiwa. Penggunaan instagram sebagai media digital marketing erat kaitannya dengan engagement rate. Engagement rate yang bagus di media sosial akan menciptakan loyal customers dan berpengaruh pada peningkatan pendapatan perusahaan. Objek penelitian pada tugas akhir ini adalah akun instagram PT Telkom Indonesia Witel Sidoarjo dengan id @indihome.telkomsidoarjo. Upaya peningkatan engagement rate akun instagram @indihome.telkomsidoarjo dilakukan dengan beberapa cara diantaranya pemanfaatan fitur instagram ads dan pemanfaatan jasa endorse oleh influencer lokal area Sidoarjo, serta pengoptimalan konten dengan model komunikasi aktivitas manajemen media sosial “The Circular Model of Some”. Hasil dari penerapan metode tersebut adalah terjadi peningkatan engagement rate sebesar 4,39%. Kemudian dari hasil yang didapat, dilakukan penilaian oleh expert review dengan kuesioner menggunakan skala likert. Hasil indeks persen dari setiap pertanyaan berada diatas 80% atau termasuk kategori sangat baik sehingga dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan optimal dalam upaya penigkatan engagement rate.
ANALISIS PERBANDINGAN MODEL KECERDASAN BUATAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN CACING LUMBRICUS RUBELLUS DALAM LINGKUNGAN TERKENDALI
Author : Nanda Alfi Syahriyah , Sigit Wasista, Setiawardhana, Arna Fariza
Abstrak
Cacing tanah Lumbricus rubellus merupakan organisme penting dalam proses penguraian limbah organik menjadi vermikompos. Pertumbuhan cacing ini dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, seperti suhu, kelembaban, dan pH media tempat hidupnya. Namun, metode konvensional dalam budidaya cacing tanah hingga saat ini umumnya masih bergantung pada pengalaman dan pengamatan manual terhadap kondisi lingkungan sehingga kurang akurat dan tidak efektif dalam mengoptimalkan pertumbuhan cacing secara konsisten. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile untuk memprediksi pertumbuhan cacing berbasis kecerdasan buatan menggunakan model Random Forest (RF), Support Vector Machine (SVM), dan Gradient Boosting (GB). Dataset yang digunakan berasal dari data simulasi parameter lingkungan terkendali. Sebelum dataset diproses, dilakukan pra-pemrosesan data untuk mempercepat waktu pelatihan model dan mengurangi kemungkinan terjadinya overfitting. Dataset yang telah diproses menggunakan machine learning, akan menghasilkan sebuah prediksi yang kemudian akan divisualisasi untuk setiap metode yang digunakan dalam bentuk grafik dan disimpan di firebase. Selanjutnya, dilakukan evaluasi menggunakan accuraty, precision, recall, F1-score, serta confussion matrix. Penilitian ini diharapkan mampu membantu petani menciptakan lingkungan budidaya cacing yang lebih optimal dan stabil dalam pertumbuhan, serta kemampuan reproduksi cacing, sekaligus menjadikan proses dekomposisi bahan organik lebih efisien.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer