Author : Mirza Agha Putra Ramadan , Hani'ah Mahmudah, Nihayatus Saadah
Abstrak
Perkembangan sosial ekonomi dan industri pariwisata menyebabkan peningkatan volume lalu lintas. Peningkatan arus lalu lintas dengan jumlah dan tonase/beban berlebih mengakibatkan konstruksi jalan cepat rusak, sering terjadi kemacetan, waktu tempuh menjadi lebih lama, dan kenyamanan pemakai jalan akan terganggu. Pemerintah telah berupaya mengatasi hal tersebut melalui Dinas Pekerjaan Umum dengan melakukan survei Lalu Lintas Harian Rata-Rata(LHR). Namun, kegiatan survei tersebut masih dilakukan secara manual. Penemuan sebuah sistem penghitung kendaraan LHR berbasis teknologi komputer, membutuhkan adanya pembangunan hardware agar dapat diimplementasikan secara langsung. Sehingga, pada penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah hardware dan mekanik dari sistem penghitung LHR secara portabel. Pada perancangan hardware terdapat kamera dan GPS untuk mengambil data gambar kendaraan dan titik lokasi survei. Kemudian, data tersebut diproses menggunakan komputer kecil Jetson Nano dengan catu daya baterai yang dapat diisi ulang menggunakan panel surya. Pada penelitian ini dihasilkan sebuah perangkat power supply yang dapat memfasilitasi survei LHR secara otomatis dari segi pembuatan hardware dan mekaniknya. Perangkat tersebut memuat energi beban sebesar 283,20 Wh dalam waktu 24 jam.
SIMULASI DAN ANIMASI PENCARI RUTE OPTIMUM MENGGUNAKAN METODE DJIKSTRA
Author : Yuni Ambarwati , Akuwan Saleh
Abstrak
Dalam kehidupan sehari – hari untuk menuju ke suatu tempat sering mengalami kebingungan, bingung untuk memilih jalan mana yang lebih cepat sampai ke tempat tersebut. di dalam ilmu pengetahuan banyak algoritma untuk melakukan pencarian lintasan terpendek seperti algoritma djikstra, algoritma djikstra ini akan melakukan kalkulasi terhadap semua kemungkinan bobot terkecil dari setiap titik dengan memberikan bobot pada node terdekat satu persatu, lalu akan dilakukan pengembangan pencarian dari satu titik ke titik selanjutnya (tahap demi tahap) sehingga akan menemukan jarak terdekat untuk menuju ke suatu tempat yang dituju. Ketika kurir pada pengeriman barang kadang untuk sampai ketujuan membutuhkan waktu yang lama agar sampai tujuan hal ini akan terasa kurang efisien dari segi waktu, tenaga serta biaya. Mengingat penerima barang membutuhkan waktu yang cepat dan tepat. Maka, pada tugas akhir ini dibuat suatu apliksi rute terpendek dengan processing untuk menampilkan simulasi dan animasi tersebut dari tiitk awal dan tiitk tujuan dengan menggunakan algoritma djikstra. Aplikasi andriod dengan bahasa pemrograman java dan implementasikan pada smartphone dengan sistem operasi android. untuk menghubungkan antara android dengan processing menggunakan sistem komunikasi wireless bluetooth. Hasil penelitian in menunjukkan rute terpendek dari node awal sampai node tujuan dengan tingkat keberhasilan simulasi dan animasi 100% dengan data pengiriman dari android dan diterima oleh processing sesuai hasil teori maupun pratik.
SISTEM PENGEREMAN PADA KENDARAAN INDEPENDENT WHEEL
Author : Muhammad Sirojuddin Nur , R.Sanggar Dewanto, Eko Henfri Binugroho
Abstrak
Setiap pengguna kendaraan tentu ingin selamat ketika mengendarai kendaraan. Namun, walau sudah berhati-hati tetap saja selalu ada kemungkinan dari kejadian yang tidak terduga bahkan bisa membahayakan pengguna kendaraan. Selama ini banyak terjadi kecelakaan yang salah satunya disebabkan oleh pengemudi yang kehilangan kendali atas kendaraan. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi jalanan yang licin atau manuver berkendara yang tidak sesuai. Proyek ini bertujuan untuk membuat sebuah teknologi yang bisa membantu meningkatkan keselamatan pengendara dengan menambahkan sebuah fitur yang beroperasi secara otomatis. Traction control system atau TCS merupakan sebuah fitur keselamatan yang ada pada kendaraan. Fitur ini memiliki fungsi untuk meningkatkan keamanan ketika berkendara. Fitur ini berbentuk modul yang dipasangkan pada sebuah kendaraan. Traction control system atau TCS bekerja dengan cara melakukan pengereman pada kendaraan apabila suatu saat kendaraan melewati jalanan yang licin, sehingga membuat roda kendaraan berputar lebih cepat dari seharusnya dan kehilangan traksi. Traksi adalah gaya gesek yang terjadi antara ban kendaraan dengan permukaan jalan. Hal ini dilakukan demi mencegah kendaraan tergelincir. Sistem ini bekerja dengan cara memonitor dan mengontrol perputaran roda pada kendaraan selama berkendara. Traction control system mendapatkan input dari anti-lock braking system atau ABS dan Wheel Speed Sensor atau WSS pada roda penggerak kendaraan untuk mendeteksi roda yang kehilangan traksi, selip atau berputar lebih cepat dari seharusnya. Sinyal akan dikirim ke Engine Control Unit atau ECU. Saat sistem mendeteksi ada kecepatan perputaran roda yang tidak wajar, maka secara otomatis sistem akan menyalakan fungsi rem. Pemberian dan pengembangan dari fitur ini diharapkan mampu membuat sebuah van memiliki kemampuan yang lebih baik untuk membantu pengendara meminimalisir terjadinya kecelakaan.
SENSOR API MENGGUNAKAN ARDUINO BERBASIS IoT DENGAN SISTEM ANDROID
Author : Alqibti Rifki Fawzi Samsudin , Anang Budikarso, I Gede Puja Astawa
Abstrak
Musibah kebakaran merupakan musibah yang sering terjadi dibandingkan musibah musibah lain seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi ataupun tsunami. Musibah tersebut bisa terjadi kapan saja dan tidak ada yang mengetahui pasti kapan musibah teersebut akan datang. Terlebih Indonesia memiliki hutan yang sangat luas dan pada tahun 2019 musibah kebakaran hutan di Indonesia mengalami peningkatan serta memberikan dapat kerugian yang sangat besar. Dampak dari musibah kebakaran tidak hanya berupa materi saja melainkan dapat merenggut hilangnya nyawa manusia. Faktor penyebab musibah kebakaran sering terjadi akibat kelalain manusia dan kebakaran sering terjadi pada rumah-rumah yang ditinggal oleh penghuninya. Sistem sensor api berbasis Internet of Things (IoT) dengan platform Arduino dan sistem Android dirancang untuk mendeteksi dan memantau kualitas udara secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan sensor gas MQ-2 untuk mendeteksi asap dan gas berbahaya, modul komunikasi nirkabel ESP8266 untuk mengirim data ke server, dan aplikasi Android sebagai antarmuka pengguna. Sensor mengukur konsentrasi asap dan gas, kemudian data dikirim ke server melalui jaringan Wi-Fi. Aplikasi Android memungkinkan pengguna untuk memantau kualitas udara secara langsung, menerima notifikasi peringatan jika level gas berbahaya terdeteksi, dan melihat riwayat data kualitas udara. Sistem ini bertujuan untuk memberikan solusi yang efisien dan terjangkau dalam memantau kualitas udara, yang dapat digunakan di rumah, kantor, atau area publik lainnya. Uji coba menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan data yang akurat dan responsif, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala yang lebih besar.
RANCANG BANGUN SWITCH DC-DC BUCK CONVERTER MENGGUNAKAN FLC PADA EMERGENCY LAMP
Author : Ica Ayu Fatmala , Era Purwanto, Indra Ferdiansyah
Abstrak
Catu daya utama yang berasal dari PLN sangat berpengaruh terhadap penyediaan energi listrik bagi layanan publik baik dalam skala besar maupun kecil. Akan tetapi suplai daya utama yang berasal dari PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya, akan ada hari dimana terjadi pemadaman. Sehingga jika sumber dari PLN tersebut padam maka suplai energi listrik pun terhenti dan berakibat pada aktifitas penerangan. Berdasarkan hal tersebut agar tidak terjadi pemadaman total pada penerangan rumah tinggal maupun daerah penting dimana harus mendapat suplai energi secara terus-menerus maka dibuat proyek akhir ini yaitu switch DC-DC Buck Converter menggunakan Fuzzy Logic Controller untuk Emergency Lamp. Dalam proyek akhir ini tegangan dari keluaran dari PLN (yang telah diturunkan) dan baterai sebesar 24 Volt melalui Buck Converter yang dikontrol menggunakan Fuzzy Logic Controller untuk proses supplai beban lampu 12V agar tetap stabil. Hasil dari pengujian integrasi sistem secara hardware dilakukan dengan variasi tegangan masukan hingga terjadi perpindahan antara PLN-baterai maka didapatkan rata-rata Vo cukup stabil sebesar 12.38V dengan arus 3.13A.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer