SISTEM DETEKSI DAN OBSTACLE AVOIDANCE PADA HOLONOMIC MOBILE ROBOT MENGGUNAKAN STEREO VISION
Author : Fendi Ardana Riadi  , Akhmad Hendriawan, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Robot adalah salah satu teknologi yang dapat membantu kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Salah satu jenis dari robot adalah mobile robot. Banyak kegunaan dan hal yang bisa dilakukan dengan mobile robot. Untuk melakukan tugas tersebut robot harus memiliki navigasi yang baik. Ketika robot diperintahkan bergerak dari lokasi awal ke lokasi tujuan, maka robot harus berjalan sesuai harapan dan dapat menghindari benturan terhadap sesuatu yang menghalangi pergerakan robot. Oleh karena itu diperlukan sistem kendali pergerakan dalam menghindari halangan. Metode yang diterapkan pada robot ini adalah metode substarget. Metode obstacle avoidance lain yang umum digunakan adalah metode Artificial potential field. Metode ini dapat menghindari objek dengan memanfaatkan gaya buatan yang terbentuk dari jarak antara robot dan objek. Metode ini masih memiliki kekurangan, dikarenakan ketika robot menghindari obstacle, robot akan terpaku pada jarak tertentu yang telah diatur dengan obstacle yang ada didepannya. Metode berikutnya Reinforcement learning obstacle avoidance, dengan mengandalkan metode learning diharapkan robot dapat belajar dengan sendirinya. Pada umumnya metode ini harus melalui proses training yang bisa berjalan berjam-jam tergantung jumlah iterasi yang digunakan pada saat training. Metode substarget menawarkan proses obstacle avoidance dengan cepat dan akurat. Input yang dibutuhkan untuk menghindari obstacle dengan metode substarget adalah input posisi obstacle. Dengan menggunakan stereo vision maka bisa didapatkan informasi jarak dan sudut antara objek dan robot. Pada proyek akhir ini robot dapat mengetahui sudut arah hadap robot dengan baik dengan nilai error yang dideteksi tidak lebih dari 3 derajat. Deteksi jarak menggunakan stereo kamera Kinect XBOX 360 dapat diimplementasikan dengan baik dengan toleransi jarak aman yang dideteksi adalah dari 60cm hingga 200cm. Algoritma substarget yang diimplementasikan dalam robot omnidirectional 3 roda dapat dijalankan dengan baik dengan presentase keberhasilan sebesar 91% dan pada proyek akhir ini telah berhasil mengimplementasikan sistem deteksi dan obstacle avoidance pada holonomic mobile robot dengan stereo vision.


AKUISISI DATA KUALITAS SUHU BERBASIS JARINGAN SENSOR NIRKABEL

Author : Rozahiyah  , Nanang Sahroni, Akuwan Saleh

Abstrak

Pada Sistem akuisisi data mengkonversikan besaran fisis sumberdata ke bentuk sinyal digital dan diolah oleh suatu komputer. Pengolahan dan pengontrolan proses oleh komputer dan memungkinkan penerapan akuisisi data dengan software. Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) merupakan suatu sistem jaringan yang terdiri dari sensor node, router dan sink(coordinator). Perangkat-perangkat tersebut saling terhubung dan dapat bertukar data. Jaringan sensor nirkabel sering digunakan untuk pemantauan dan pengontrolan suatu objek dalam berbagai bidang. Tugas Akhir ini mengakuisisi data suhu di dua ruangan berbeda-beda dengan memanfaatkan komunikasi nirkabel. Untuk topologi jaringan JSN yang digunakan pada Tugas Akhir ini adalah Cluster Star yang terdiri dari 2 sensor node dan 1 sink (coordinator) yang saling berkomunikasi menggunakan modul nRF24L01 transceiver untuk mengirimkan data hasil pembacaan sensor. Pendeteksi suhu di dua ruangan berbeda-beda dilakukan oleh temperature sensor LM35. Semua system tersebut diolah oleh mikrokontroller AVR Atmega 328A. Kemudian hasilnya ditampilkan pada LCD karakter dan sebuah tampilan antarmuka yang berbentuk grafik garis. Dari hasil yang pengukuran dapat diketahui bahwa suhu sensor node 01 di luar ruangan berkisar 24 °C sampai 32 °C, suhu sensor node 02 di dalam purwarupa berkisar 24 °C sampai 80 °C . Grafik pengukuran menunjukan hubungan suhu dan tegangan membentuk persamaan linear dan setiap kenaikan 1 °C tegangan naik 10 mV. Hal ini terlihat ketika suhu berubah dari 24 °C ke 25 °C tegangan keluaran sensor berubah dari 240 mV ke 250 mV. Hasil ini sesuai dengan spesifikasi dari sensor tersebut.


APLIKASI PENGADUAN KERUSAKAN DI SMKN 1 SURABAYA

Author : Fathur Enggaryansyah  , Iwan Syarif, Ira Prasetyaningrum

Abstrak

SMKN 1 Surabaya merupakan instansi pendidikan yang sudah memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang baik dalam menunjang proses kegiatan belajar mengajarnya. Kontribusi dari setiap unit kerja yang ada di sekolah memberikan kemudahan dalam upaya pemeliharan sarana dan prasarana yang ada. Unit sarpras memiliki tanggung jawab dalam mengelola sarana dan prasarana di sekolah. Dalam pengelolaannya, unit sarpras membuat sebuah layanan pengaduan kerusakan sarana dan prasarana. Guru dan karyawan sekolah dapat melaporkan temuan kerusakan dengan menuliskan pada lembar kertas yang telah disediakan. Dalam prakteknya, layanan pengaduan kerusakan tersebut tidak berjalan dengan baik. Pelapor kesulitan untuk mendapatkan lembar pengaduan kerusakan, alhasil pelapor tidak bisa membuat laporan kerusakan. Pelapor seringkali melakukan komunikasi personal dengan pihak terkait, pihak yang dimaksud adalah teknisi. Hal tersebut tentu menyalahi prosedur yang yang sudah ditetapkan karena bukti tertulis terkait pelaporan dan penanganan kerusakan tidak terekam pada lembar pengaduan kerusakan. Unit sarpras kesulitan dalam mengorganisir data laporan kerusakan karena terdapat laporan yang tidak sesuai prosedur. Sehingga mengakibatkan kerancuan data laporan dan sulit untuk dilakukan tracing. Dari permasalahan tersebut diketahui bahwa perlu adanya perbaikan pada sistem layanan pengaduan kerusakan yang ada. Dengan dibuatkannya layanan pengaduan kerusakan berbasis website dan mobile, diharapkan pelapor dapat mematuhi prosedur yang sudah ditetapkan. Pelapor dapat membuat laporan kerusakan secara online melalui smartphone atau laptop, tanpa harus mengambil lembar kertas kerusakan seperti cara lama. Unit sarpras juga dapat memonitoring dan mengelola laporan kerusakan secara online melalui smartphone atau laptop. Dalam aplikasi tersebut unit sarpras dapat dengan mudah melakukan rekapitulasi data jika sewaktu-waktu terdapat audit ISO.


PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN FITUR GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN USER ENGAGEMENT

Author : Afif Versa Putra  , Fadilah Fahrul Hardiansyah, Sritrusta Sukaridhoto, Lusiana Agustien

Abstrak

Penurunan minat belajar bahasa Inggris di kalangan pelajar dan mahasiswa menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan digital. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis mobile dan web yang menerapkan elemen gamifikasi untuk meningkatkan user engagement. Aplikasi ini dirancang dengan memadukan pendekatan edukatif dan hiburan melalui berbagai permainan interaktif seperti Synonym Pairing, Cloze Game, Hangman, Scramble Word, Listening Game, dan Speaking Game. Pengembangan aplikasi menggunakan Flutter sebagai framework utama untuk frontend, serta Laravel sebagai backend yang terintegrasi dengan teknologi AI (Gemini) untuk menghasilkan soal secara otomatis dan dinamis. Sistem juga dilengkapi dengan fitur leaderboard, poin, dan personalisasi learning path untuk mendukung motivasi belajar pengguna secara berkelanjutan. Data permainan dan hasil belajar pengguna disimpan dan dikelola secara real-time melalui komunikasi API berbasis RESTful.Metode eksperimen dilakukan melalui pengujian fungsionalitas API, uji coba performa aplikasi pada berbagai perangkat, serta evaluasi sistem berdasarkan hasil interaksi pengguna di lingkungan laboratorium. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi secara signifikan meningkatkan ketertarikan dan partisipasi pengguna dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, adaptif, dan menyenangkan.


RANCANG BANGUN FAULT INDICATOR OVER HEAD LINE (FIOHL) BERBASIS SMS

Author : Intan Nafi'ah Ramadhany  , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja

Abstrak

Listrik menjadi kebutuhan energi utama yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Untuk itu kepuasan pelanggan dan keandalan sistem distribusi tenaga listrik menjadi suatu prioritas dari PT. PLN (Persero). Fokus pada Jaringan Tegangan Menengah, PT. PLN memiliki inovasi alat bernama Fault Indicator Over Head Line atau disingkat FIOHL yang berfungsi untuk mendeteksi arah gangguan yang terjadi pada daerah Jaringan Tegangan Menengah. Namun pada kondisi di lapangan, alat tersebut masih membutuhkan pengecekan indikator lampu nyala atau mati oleh pekerja lapangan pada tiap lokasi jaringan yang terpasang oleh FIOHL. Maka dari itu, dibuat alat Fault Indicator Over Head Line atau FIOHL berbasis Short Message Service atau disingkat SMS guna mempermudah dalam monitoring dan pencarian lokasi arah gangguan. Mikrokontroler STM32F103 sebagai pengendali utama dalam penerimaan dan pengolahan data sinyal dari kondisi MCB di lapangan. Kemudian data tersebut mengirimkan perintah dari mikrokontroler pertama ke mikrokontroler kedua, saat perintah “OFF” maka lampu indikator menyala dan mengirimkan pesan berupa “Penyulang1, OFF” sesuai dengan lokasi gangguan yang telah ditentukan. Saat terjadi gangguan indikator lampu akan menyala terlebih dahulu setelah itu pesan terkirim dengan total waktu sekitar 50 detik. Selain itu dilengkapi dengan notifikasi baterai lemah saat tegangan kurangdari 3,5 Volt, untuk dilakukan pemeliharaan baterai pada sistem. Dengan demikian, alat ini mempermudah petugas PLN untuk monitoring dan menangani gangguan pada Jaringan Tegangan Menengah yang terganggu pada lokasi sesuai pesan yang terkirim.