IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KINERJA SISTEM PENGULANG LINTAS PITA
Author : Achmad Taqiyuddin Fikri Anwar  , Titon Dutono, Rini Satiti

Abstrak

Pengulang lintas pita (cross-band repeater) adalah sistem yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal dalam satu pita frekuensi (HF) dan menerimanya di radio lain melalui pemancar di radio itu. dan mengirim ulang (VHF) ke radio atau repeater lain. Pada proyek akhir ini, dirancang sebuah sistem komunikasi lintas pita dengan prinsip kerja komunikasi transceiver HF menghasilkan output audio kemudian dilakukan pengolahan sinyal baseband oleh lintas pita. Dan proses terakhir output audio diterima pada transceiver VHF/UHF dan sebaliknya. Voice Activity Detection (VAD) adalah metode identifikasi keadaan voice atau silent dalam sebuah sinyal suara, menggunakan metode ini, deteksi keberadaan suara manusia dapat diperoleh hasil yang maksimal karena nilai ambang batas berdasarkan jumlah SNR. Karena SNR merupakan suatu parameter yang digunakan sebagai perbandingan dari tingkal sinyal yang diinginkan dengan tingkat noise yang tidak diperlukan.Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah perangkat dapat digunakan oleh nelayan untuk berkomunikasi dengan keluarganya yang berlokasi di pesisir pantai. Dan menjadi alat yang sesuai regulasi dalam penggunaan frekuensinya jadi tidak mengganggu frekuensi lain seperti frekuensi penerbangan, frekuensi militer dan frekuensi mitigasi bencana. Dan sistem ini dapat dimanfaatkan saat operasi mitigasi bencana saat proses komunikasi.


PENGATURAN KELEMBAPAN DAN SUHU UNTUK RUMAH TANAMAN JAMUR DENGAN METODE FUZZY

Author : Wisnu Kusuma Adiwijaya  , Mohd. Syafrudin, Ali Husein Alasiry, Hendhi Hermawan

Abstrak

Kelembapan dan suhu merupakan faktor mempengaruhi pertumbuhan dalam budidaya jamur. Penjagaan tingkat kelembapan tersebut dilakukan dengan cara menyemprotkan air ke rumah tanaman jamur. Cara konvensional ini dinilai kurang baik untuk menjaga kelembapan dan suhu rumah tanaman jamur. Pada proyek akhir ini dibuat 2 buah desain sistem kontrol fuzzy yaitu kontroler terpisah atau SISO (Single Input Single Output) dan satu kontroler atau MISO (Multiple Input Single Output). Menggunakan sensor suhu dan kelembapan SHT11 yang dibaca oleh Mikrokontroler , lalu data tersebut diolah mikrokontroler dengan menggunakan metode fuzzy , yang nantinya akan didapat output berapa lama sprayer akan menyemburkan air. Setelah diuji coba, desain kontrol fuzzy SISO lebih baik dalam mengontrol suhu dan kelembapan dibanding dengan desain kontrol fuzzy MISO. Setelah sistem kontrol SISO dijalankan selama 10 hari didapatkan hasil rata-rata produktifitas jamur meningkat yang sebelumnya dengan metode konvensional adalah 1 Kg. setiap 2 hari , dan setelah dipasang sistem adalah 3,02 Kg setiap 2 hari.


PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PIRANTI ELEKTRONIKA DASAR BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY

Author : Gilang Arya Wahyu Ramadhan  , Faridatun Nadziroh, Anang Budikarso

Abstrak

Pembelajaran piranti elektronika dasar sering kali mengalami kendala dalam proses visualisasi konsep dan pengenalan komponen karena media pembelajaran konvensional masih bersifat statis dan kurang interaktif. Permasalahan ini menyebabkan mahasiswa kesulitan memahami bentuk, fungsi, serta karakteristik dasar komponen elektronika secara konkret, terutama pada materi yang bersifat abstrak. Penelitian proyek akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu proses pembelajaran piranti elektronika dasar secara lebih visual dan interaktif. Aplikasi dikembangkan menggunakan Unity 3D dan Vuforia Engine dengan metode Marker-Based Tracking pada platform Android. Sistem memanfaatkan buku modul sebagai media pembelajaran utama, di mana setiap marker pada modul dapat dipindai menggunakan kamera smartphone untuk menampilkan objek 3D komponen elektronika secara real-time. Komponen yang divisualisasikan meliputi resistor, kapasitor, dioda, LED, transistor, saklar, dan breadboard. Setiap objek 3D dilengkapi informasi berupa nama komponen, simbol, fungsi, dan karakteristik dasar komponen. Selain itu, aplikasi juga menyediakan fitur interaksi sederhana seperti rotasi dan zoom agar pengguna dapat mengamati objek dari berbagai sudut pandang. Keunikan dari penelitian ini terletak pada integrasi antara buku modul praktikum dan visualisasi AR berbasis komponen elektronika dasar yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran vokasi.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan objek 3D dengan baik ketika marker berhasil dikenali oleh kamera. Penggunaan Action Cam yang terhubung dengan OBS Studio menghasilkan proses tracking yang lebih stabil dan responsif dibandingkan kamera bawaan smartphone yang masih mengalami kendala konfigurasi dan kompatibilitas perangkat. Secara keseluruhan, aplikasi AR yang dikembangkan mampu menjadi media pembelajaran alternatif yang lebih menarik, visual, dan interaktif dibandingkan metode konvensional


IMPLEMENTASI SISTEM KEAMANAN DATA E-BUDGETING KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN STANDAR OWASP : PAPARAN DATA SENSITIF

Author : Alfin Maulana Fikri  , Amang Sudarsono, Mike Yuliana

Abstrak

Pemerintah Kota Surabaya menggunakan sistem e-Budgeting dalam penyusunan APBD, Revisi, dan PAK (Perubahan Anggaran Kegiatan). Banyaknya manfaat penggunaan Sistem e-Budgeting dalam penyusunan RKA, namun terdapat pula risiko yang mengancam. Beberapa diantara risiko tersebut adalah masalah keamanan dan masalah kerahasiaan data anggaran karena tidak adanya system keamanan yang menjamin data tersebut. Oleh karena itu, dalam penelitan ini membuat sistem keamanan data dari kerentanan Sensitive Data Exposure berdasarkan OWASP top 10 2017. Rancangan sistem keamanan data dengan menggunakan algoritma ECDSA (Elliptic Curve Digital Signature Algorithm). Pembentukan tanda tangan digital dilakukan dengan menghitung message digest dari pesan dengan menggunakan fungsi hash satu arah. Kemudian mengenkripsi message digest dengan algoritma kriptografi kunci publik. Tanda tangan digital yang sudah terbentuk diletakkan ke pesan tersebut, lalu keduanya dikirimkan melalui saluran komunikasi. Salah satu algoritma kriptografi kunci-publik yang sering digunakan untuk pembentukan tanda tangan digital adalah algoritma ECDSA (Elliptic Curve Digital Signature Algorithm). Dengan adanya sistem keamanan data menggunakan tanda tangan digital maka proteksi data menjamin keaslian dokumen, autentikasi dan nir- penyangkalan. Terdapat tiga tahap protokol pada tanda tangan digital yaitu generate key, sign dan verify. Dari hasil pengujian terlihat waktu rata-rata yang dibutuhkan selama pembangkitan kunci yaitu 561,3 ms. Waktu proses sign memiliki rata-rata selama 465,2 ms. Dan waktu proses verify memiliki rata-rata selama 527,2 ms. Panjang key length saat pembangkitan kunci mempengaruhi waktu komputasi. Sehingga dapat menjaga kerahasiaan data menjamin keaslian dokumen.


SISTEM KESTABILAN PADA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) MODEL OCTOCOPTER MENGGUNAKAN KONTROL PD

Author : Imam Arif  , Endra Pitowarno

Abstrak

Pada pengajuan proyek akhir ini membuat dan mendesain sebuah UAV. Salah satu bentuk UAV yang akan dirancang yaitu Octocopter dengan pengendalian semi-otomatis (manual dan otomatis). Di indonesia implementasi Octocopter masih sedikit karena rumit untuk mendapatkan kestabilan saat kondisi stabil. Pada perencanaan sistem kestabilan ini menggunakan metode kontrol Proportional Derivative (PD) untuk mencapai kestabilan Attitude, Altitude dengan mengatur kecepatan propeller. Kontrol Altitude memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mempertahankan ketinggian sehingga kestabilan dapat tercapai. Kontrol kestabilan sangat diperlukan pada implementasi Octocopter. Kontrol dibuat berdasarkan model nonlinier Octocopter yang telah dilinierkan pada kondisi terbang stabil. Sistem kestabilan pada Octocopter sangatlah penting dan harus dimiliki Octocopter agar pemanfaatannya dapat maksimal. Kontrol kestabilan merupakan prioritas utama dalam setiap upaya pengendalian Octocopter baik pada pengendalian fase take-off, landing, dan trajectory. Dengan demikian, proyek akhir ini diharapkan dapat mengembangkan sistem kestabilan pada Octocopter dari penelitian sebelumya.