Author : Farah Amalia Rahmah , Endah Suryawati Ningrum, Ali Husein Alasiry, Zaqiatud Darojah
Abstrak
Stetoskop merupakan sebuah alat medis akustik yang digunakan untuk memeriksa suara di dalam tubuh, baik suara jantung, paru-paru, maupun organ tubuh lain. Teknik ini disebut dengan auskultasi. Untuk memeriksa kondisi fisik pasien terutama yang berhubungan dengan sistem pernafasan, tenaga medis perlu melakukan auskultasi paru-paru yang kemudian dilanjutkan dengan observasi lebih lanjut. Namun, pada praktiknya proses auskultasi paru-paru menggunakan stetoskop konvesional dihadapkan dengan beberapa kendala, seperti noise dari suara di sekitar pasien, frekuensi dan amplitudo suara yang rendah, pola suara yang relatif sama, dan tingkat kepekaan telinga pendengar yang berbeda-beda. Hal ini meyebabkan hasil pendengaran bersifat subyektif sehingga memungkinkan terjadinya diagnosa yang berbeda oleh setiap tenaga medis. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu stetoskop digital yang mampu merekam suara paru-paru dan melakukan penguatan hasil perekaman suara paru-paru dengan rangkaian filter untuk menghilangkan noise yang kemudian dilanjutkan dengan proses konversi data analog ke digital (ADC) dengan menggunakan Mikrokontroler Arduino Nano. Selanjutnya, file hasil perekaman dikirim ke perangkat seluler melalui Bluetooth HM-10 dengan cara mengirimkan data HEX dari file rekaman tersebut. Hasil dari proyek akhir ini menunjukkan bahwa stetoskop digital berhasil dikembangkan dan dapat berfungsi dengan baik dalam mendengarkan dan melakukan perekaman suara paru-paru. Keberhasilan ini membuktikan bahwa stetoskop digital memiliki potensi untuk digunakan sebagai alat bantu diagnostik medis yang lebih canggih dan modern.
SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG DI RSUD RA BASOENI BERBASIS WEB
Author : Tri Hari Subagyo , Arif Basofi, Desy Intan Permatasari
Abstrak
Rumah Sakit RSUD RA BASOENI Mojokerto sebagai tempat pelayanan umum masyarakat dibidang kesehatan dan hiruk pikuk kendaraan yang keluar masuk tidak hanya berasal dari pasien dan ambulans saja, tetapi juga dari karyawan untuk bekerja dan masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan didalamnya. Karenanya dibutuhkan lahan parkir yang dapat menampung banyaknya kendaraan pengunjung dan karyawan, terutama lahan parkir untuk kendaran mobil . Maka dari itu banyak kebutuhan alat medis dan non medis yang terkomputerisasi. Awalnya sistem pengadaan barang di RSUD RA Basoeni yang ada masih manual dan menggunakan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM), dimana pada pengajuan permintaan barang sangat membutuhkan waktu yang lama untuk mendata kebutuhan Divisi RSUD RA Basoeni harus menunggu satu persatu data pengajuan dari bagian Divisi yang dicatat secaa manual. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah Sistem Informasi Pengadaan Barang Berbasis Web dengan cara Teknik pengumpulan data menggunakan metode penelitian dengan cara observasi dan wawancara sedangkan alat yang digunakan untuk merancangan sistem tersebut berupa flowmap (bagan alur dokumen), konteks diagram, activity diagram , Spesifikasi Proses, usecase, Skema database dan Perancangan desain antar muka. Alat-alat yang akan digunakan untuk mengimplementasikan sistem adalah PHP (Xampp) dan aplikasi database MySQL. Skripsi ini menjelaskan tentang proses perancangan sistem informasi pengadaan barang di RSUD RA Basoeni. Dari analisis yang berjalan serta tahapan perancangan yang dilalui dapat disimpulkan bahwa sistem yang baru dapat memenuhi segala kebutuhan pengguna.
SISTEM KOMUNIKASI MULTIHOP BERBASIS WSN UNTUK MONITORING KUALITAS AIR PADA KOLAM BUDIDAYA IKAN
Author : Muhammad Erwan Prasetyo , Aries Pratiarso, M. Zen Samsono Hadi, Rahardhita Widyatra Sudibyo
Abstrak
Wireless Sensor Network sudah digunakan dalam bidang industri dan penggunaan untuk kemudahan masyarakat sipil, melingkupi pengawasan dan pengontrolan proses dalam industri, mesin pengawasan kesehatan, pemantau kondisi lingkungan, aplikasi untuk kesehatan, otomatisasi pada rumah, dan pengaturan pada lalu lintas. Sedangkan sistem yang akan dirancang sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan spesifikasi peralatan yang ada. Pengimplementasian ini dilakukan dengan memanfaatkan pada kolam Budi Daya ikan untuk membantu perkembangan ikan pada kolam tersebut. Pada kolam budi daya ikan, akan disebar bebarapa node pada suatu kolam atau lebih. Dan untuk pengiriman data pada gateway (sinknode) menggunakan system multihop dengan protocol routing AODV (Ad Hoc On Demand Distence Vector) dimana pengiriman data nya secara berantai yaitu node pada kolam 3 akan mengirim dahulu kepada node pada kolam 2 dilanjutkan dikimkan lagi ke node pada kolam 1 dan terakhir node di kolam 1 yang mengirim data semuanya ke pada gateway. Dan akan dibandingkan dengan system singlehop dimana setiap node akan mengirim ke sinknode langsung tanpa melewati node lainnya. Dengan didapat RSSI (Received Signal Strength Indicator) atau level sinyal pada system komunikasi singlehop untuk pengiriman setiap sudut terhadap jarak ke gateway yang hanya terpengaruh dengan jarak pengujian saja yaitu -85dBm pada jarak 18meter dengan sudut node 0o terhadap gateway. Pada setiap pengiriman data diketahui banyak karakter yang dikirimkan untuk sekali kirim data dari suatu node diperlukan daya yang besar dan waktu yang lama yaitu 11,39 detik untuk data 10kB agar sampai ke gateway dengan lengkap dan valid. Untuk daya tahan baterai pada system komunikasi multihop bertahan 10 jam untuk kondisi node mengirim data terus menerus.
PENERAPAN FOTOGRAFI MODEL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK HIGH KEY DAN LOW KEY
Author : Muhammad Hanif Al Azhar Ramadhan , M. Agus Zainuddin, Fardani Annisa D.
Abstrak
Berkembangnya dunia fotografi saat ini terbilang semakin pesat seiring dengan majunya teknologi yang ada. Hal tersebut bisa dilihat dari semakin banyak dan canggihnya kamera serta semakin luasnya bidang fotografi yang mulai dipelajari. Munculnya genre-genre baru dengan berbagai teknik pengambilannya membuktikan bahwa fotografi saat ini merupakan seni yang semakin memiliki nilai tinggi. High key dan low key merupakan istilah teknik dalam fotografi yang digunakan untuk mendefinisikan exposure yang dominan terang atau gelap. Kedua teknik pengambilan foto ini memiliki tahap pembuatan yang cukup kompleks jika dibandingkan dengan teknik pengambilan foto yang lain, maka dari itu perlu dipelajari antara lain teknik pengambilan foto dan penggunaan peralatan pencahayaan dengan baik. Referensi untuk menguasai teknik high key dan low key masih jarang ditemukan dan terbilang kurang lengkap. Tujuan proyek akhir ini adalah dibuatnya portofolio berupa booklet yang nantinya diharapkan dapat membantu fotografer atau orang yang tertarik untuk memperdalam teknik high key dan low key agar mendapat wawasan lebih dan mampu menciptakan foto yang memiliki nilai jual.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PADA LAYANAN TIKET PARKIR BERBASIS IBEACON
Author : Dea Ayu Berlinda , Haryadi Amran Darwito, Hendy Briantoro
Abstrak
Hingga saat ini, beberapa tempat parkir masih menerapkan layanan parkir secara manual saat memberikan tiket parkir. Penggunaan mesin otomatis untuk tiket parkir juga masih membutuhkan biaya yang besar untuk pengimplementasiannya. Untuk itu diusulkan sistem dengan teknologi iBeacon yang merupakan perangkat berbasis Bluetooth Low Energy (BLE) dan dapat memancarkan bluetooth serta terkoneksi secara nirkabel ke perangkat - perangkat yang telah memiliki fitur bluetooth versi 4.0 pada radius tertentu. Sehingga, piranti yang terhubung ke perangkat BLE dapat membaca layanan-layanan yang ditawarkan perangkat BLE tersebut. Selain itu, iBeacon ini juga dilengkapi sebuah baterai koin. Dengan sistem informasi berbasis iBeacon, layanan parkir tidak perlu menyediakan tiket parkir sehingga dapat mengurangi penggunaan kertas untuk tiket parkir, antrian di pintu masuk tempat parkir, dan jumlah tenaga kerja yang melayani di bagian pintu masuk. Pengunjung yang sudah menjadi anggota parkir hanya perlu membawa Beacon saat mengunjungi tempat yang bersangkutan. Di gate masuk parkiran, Beacon dideteksi oleh bluetooth reader (menggunakan Raspberry Pi) dan dikirim ke server sebagai pengguna tempat parkir. Beacon dideteksi pada jarak 1 meter dengan rata-rata RSSI sebesar -80 dB, rentang nilai RSSI terbesar yakni –62 dB hingga -84 dB dan frekuensi deteksi Beacon terbanyak adalah 22 kali. Aktivitas parkir dapat ditampilkan dalam bentuk jumlah slot kosong yang tersedia di tiap lantai.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer