Author : Arif Rakhman , Ali Husein Alasiry, Paulus Susetyo Wardhana
Abstrak
Akhir-akhir ini makin banyak pertokoan dan swalayan yang menyediakan lahan parkir bagi para pengunjung. Sistem parkiran yang ada di pertokoan besar terutama di daerah mall saat ini masih mengandalkan tenaga manusia sebagai pengatur tempat parkir yang harus selalu siap berada di lokasi parkir setiap saat. Sistem jaringan ini terdiri dari dua bagian yaitu system hardware dan system software. Perangkat lunak berisi program untuk mengatur mikrokontroller dalam proses pendeteksian mobil di area parkir. Sistem node pada sistem ini secara garis besar dibagi dua bagian yaitu node master dan node slave. Untuk cara kerjanya node master dan node slave hampir sama. Mekanisme pengiriman data menggunakan media komunikasi serial 485 ini dapat mengurangi delay yang cukup besar. Dengan alamat yang di kirim sebanyak 31 alamat ID, node berhasil mengirimkan kondisi ke server dengan delay maksimal 5ms.
SISTEM IDENTIFIKASI SCAN IRIS MATA MENGGUNAKAN METODE SURF FLANN
Author : M. Arif Rahman B. , Iwan Kurnianto Wibowo, Setiawardhana
Abstrak
Seiring dalam perkembangan jaman selalu diiringi dengan perkembangan teknologi, salah satunya dalam hal absensi yang merupakan bukti kehadiran seseorang. Banyak teknologi yang digunakan dalam hal tersebut antara lain smartcard. Namun teknologi ini masih bisa disalahgunakan mengingat setiap pribadi seseorang yang berbeda-beda, karena smartcard dapat dipindah tangankan sementara yang bersangkutan tidak hadir dalam suatu keperluan yang diwajibkan. Sistem scanning iris merupakan pengembangan dari sistem biometrik, dimana sistem ini menggunakan anggota tubuh manusia untuk diidentifikasi sebagai ciri unik manusia. Iris sendiri memiliki ciri yang dapat bertahan lama hingga seumur hidup sama halnya dengan DNA pada tubuh manusia dan sidik jari pada manusia. Pada proyek akhir ini dibuat suatu sistem untuk identifikasi pola iris mata seseorang yang keluaran dari sistem ini digunakan untuk sistem absensi mahasiswa. Proses yang akan dilakukan pertama kali mamasukan data pola iris setiap orang dan dimasukan ke dalam database. Kemudian hasil dari pengambilan input di bandingkan dengan pola iris mata yang sudah dimasukkan ke dalam database. Untuk preprocessing, digunakan metode histogram. Sedangkan proses pengambilan pola iris diambil menggunakan metode SURF. Hasil konversi diubah menjadi grayscale yang kemudian dibandingkan pola iris menggunakan metode Flann Matching. Tingkat keberhasilan untuk pencocokan iris menggunakan metode SURF FLANN adalah 85%. Dimana data tersebut diambil dari 9 kali percobaan.
RANCANG BANGUN KWH METER BI-DIRECTIONAL BERBASIS MIKROKONTROLER
Author : Mohammad Farkhan , Eka Prasetyono, Suryono
Abstrak
Indonesia merupakan negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa, yang mana hampir sepanjang tahun terkena sinar matahari. Dan juga dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini, masyarakat Indonesia mulai menyadari dan memanfaatkan sinar matahari sebagai tambahan sumber energi listrik atau yang biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada rumah-nya, rumah yang menggunakan PLTS untuk mensuplai kebutuhan listrik harus menggunakan KWh Meter 2 arah atau bi-directional. Oleh karena itu Proyek Akhir ini merancang KWh Meter Bi-Directional sehingga dapat melakukan pengukuran 2 arah, memanfaatkan 2 sumber yaitu energi dari matahari (Panel Surya) dan PLN. Alat ini menggunakan metode sampling data dari sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B yang mana dari kedua sensor tersebut akan dapat diketahui kondisi KWh meter dalam kondisi impor maupun ekspor dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan, sampling data dari kedua sensor diolah menggunakan mikrokontroler STM32F1, Pendeteksian kondisi aliran dayanya adalah dengan membaca polaritas dari sensor arus ACS712, lalu guna mensuplai mikrokontrolernya menggunakan Hi-Link 12 V dengan IC7805, Setelah melakukan pengujian pembacaan parameter KWh Meter seperti tegangan, arus, hingga daya aktif dengan persentase error dibawah 2%, , maka KWh Meter dapat digolongkan pada kelas 2 (A) atau kelas dengan error 2%, Pengujian pembacaan KWh Meter menggunakan alat ukur seperti wattmeter dan multimeter untuk mengetahui akurasi pembacaan dari KWh Meter, Setelah itu data yang telah diproses oleh mikrokontroler ditampilkan pada layar LCD 20x4, data tersebut berupa tegangan, arus, daya aktif, daya semu, PF, Net Energy, Frekuensi, energi impor, dan energi ekspor.
IMPLEMENTASI ALAT PEMANTAU HEWAN TERNAK BERBASIS MIKROKONTROLER Monitoring VIA WEBSITE SECARA REALTIME
Author : Sendy Cahyono , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori
Abstrak
Hewan ternak merupakan sebuah investasi bagi para peternak. Namun ada beberapa cara peternak dalam memelihara hewan ternak tersebut seperti, sistem intensif dilakukan dengan pemeliharan secara penuh di dalam kandang dan umumnya ternak diikat (stall barn). Sedangkan sistem ekstensif dilakukan dengan mengembalakan ternak pada satu padang penggembalaan dan dilepaskan (free stall barn). Peternakan modern umumnya menggunakan sistem kandang free stall barn dimana hewan ternak bebas beraktivitas di dalam kandang, tetapi sistem ini memiliki kelemahan saat diterapkan dengan jumlah hewan ternak yang banyak. Jumlah ini menyebabkan beberapa kendala diantaranya kesulitan dalam mendeteksi hewan per individu, sehingga sulit untuk memastikan kondisi hewan yang baik dengan yang terluka. Umumnya diketahui saat kondisi hewan sudah terluka parah. Oleh karena itu diperlukan sistem pendeteksian secara dini untuk mengontrol dan memonitor aktivitas agar dapat dilakukan pencegahan sesegera mungkin pada sapi yang terdeteksi mengalami masalah baik pada kaki ataupun aktivitas lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menangani masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang. Alat ini akan dirancang dan dikembangkan dengan sistem Internet of Things yang bertujuan untuk memantau mobilitas ternak sapi perah melalui alat yang terdiri dari beberapa sensor dan diintegrasikan dengan website.
ANALISA KETERSEDIAAN AIR UNTUK KEBUTUHAN PERTANIAN DI PROVINSI JAWA TIMUR BERBASIS WEB GIS (DAERAH IRIGASI JATIMLEREK KABUPATEN JOMBANG, DAERAH IRIGASI JATIKULON DAN MENTURUS KABUPATEN MOJOKERTO)
Author : Faris Rafi' Abdillah , Arif Basofi, Isbat Uzzin Nadhori
Abstrak
Pada studi ini dibuat sebuah sistem informasi geografis pemetaan ketersediaan air dan analisa imbangan air. Sistem ini memberikan informasi tentang ketersediaan air yang akan digunakan pada lahan pertanian. Dokumen-dokumen yang diekstraksi dari berbagai sumber, diolah dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga didapatkan informasi yang diharapkan dapat sebagai bahan pertimbangan dalam penggunaan air pada kegiataan sehari-hari agar dapat mencukupi kebutuhan air untuk lahan pertanian. Dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) maka akan lebih untuk menganalisa data tentang ketersediaan air meliputi data peta daerah irigasi, dan data kebutuhan air. Karena dengan adanya SIG maka akan digambarkan sebuah pemetaan daerah irigasi yang memiliki data spasial sesuai kondisi sesungguhnya. Tahapan proses yang dilakukan adalah digitasi, pemetaan, dan query database. Karena sistem informasi ini berbasis web, maka digunakan teknologi yang sesuai yaitu php, html, dan javascript sebagai pembangun sistem dan basisdata PostgreSQL sebagai penyimpan data. Hasil dari proyek akhir ini memberikan informasi dan analisa ketersediaan air pada daerah irigasi agar pengoptimalan air untuk kebutuhan air pada lahan pertanian dapat dimaksimalkan
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer