Author : Mustaqim Nurul Huda , Moch.Machmud Rifadil, Diah Septi Yanaratri
Abstrak
Efisiensi sistem fotovoltaik seringkali terhambat oleh karakteristik keluaran non-linier panel surya dan kegagalan algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) konvensional seperti P&O dan IC dalam melacak Titik Daya Maksimum Global (GMPP) pada kondisi bayangan parsial (partial shading). Proyek Akhir ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah prototipe kontroler MPPT berkinerja tinggi untuk mengatasi kelemahan tersebut. Sistem yang dikembangkan menggunakan topologi konverter Cuk yang dihubungkan secara langsung (direct-coupled) ke beban pompa air DC submersible. Sistem ini dikendalikan oleh sebuah algoritma hibrida inovatif yang mengintegrasikan Whale Optimization Algorithm (WOA) dengan Differential Evolution (DE). Metode hibrida (WODE) ini dirancang untuk mensinergikan kemampuan eksplorasi global dari WOA guna menemukan area GMPP secara cepat, dan eksploitasi dari DE untuk mengunci titik tersebut secara presisi. Kinerja prototipe ini divalidasi melalui pengujian perangkat keras secara langsung pada berbagai skenario iradiasi dan partial shading. Berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap 86.790 sampel data pengukuran, hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma WODE mampu memberikan performa pelacakan yang superior dengan tingkat keberhasilan mencapai GMPP pada seluruh skenario yang diuji. Sistem berhasil mencatat efisiensi pelacakan rata-rata sebesar 98,53% dengan waktu pelacakan rata-rata 3,67 detik, serta tingkat stabilitas yang tinggi pada kondisi tunak yang ditandai dengan riak (ripple) daya rata-rata hanya sebesar 2,28 W. Kinerja ini membuktikan bahwa metode yang diusulkan efektif dalam memaksimalkan ekstraksi energi surya sekaligus memberikan perlindungan operasional yang halus bagi beban elektromekanis pompa air.
SISTEM INFORMASI PERSONAL PEGAWAI PENS BERBASIS MOBILE
Author : Moh. Aufa Mutawakkil , Wiratmoko Yuwono, Ira Prasetyaningrum, Akhmad Alimudin
Abstrak
Teknologi smartphone adalah teknologi yang saat ini paling cepat mengalami perkembangan, karena banyak sekali kemudahan yang di tawarkan oleh teknologi ini. System Informasi menagemen PENS adalah system yang yang mengendalikan segala proses internal meliputi dokumen dan prosuder lain untuk karyawan dan mahasiswa, system ini bisa di bilang adalah inti untuk menegemn segala prosedur PENS. Terdapat permasalah pada MIS PENS yaitu dalam terbatasnya pengaksesan dan layout yang tidak responsive jika di akses lewat smartphone. Keterbatasa ini yaitu MIS PENS tidak bisa di akses jika pengguna berada di luar area kampus PENS. Dengan memanfaatkan teknologi smartphone dan android dapat menjadi solusi pada permasalahan tersebut, karena dengan teknologi ini dapat membuat MIS khusus mobile yang responsive dan dapat di akses di luar area PENS.
PENGEMBANGAN PROTOTYPE PENGUSIR BURUNG DI SAWAH MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC UNTUK OPTIMALISASI PENEMPATAN SENSOR
Author : Alfiana Nur Minna , Prima Kristalina, M. Zen Samsono Hadi
Abstrak
Peningkatan produktivitas padi sangat penting bagi petani untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu kendala yang dihadapi petani adalah serangan hama yang dapat menyebabkan kerugian signifikan pada hasil panen. Untuk mengatasi masalah tersebut dikembangkannya prototype pengusir hama burung dengan pendekatan Heuristic dalam penempatan main sensor dan node sensor guna mengoptimalkan dalam jangkauan pendeteksian dan pengusiran hama burung. Penelitian ini memanfaatkan Real-Time Clock (RTC DS3231) sebagai pengatur otomatis waktu operasi, Sensor Passive Infra-Red (PIR) sebagai sensor utama untuk mendeteksi adanya hama burung, pemanfaatan sensor PIR mampu mendeteksi sinar infra merah berupa gelombang panas yang dikeluarkan burung. Optimalisasi penempatan sensor dilakukan melalui simulasi berbasis website dengan memanfaatkan metode Heuristic + Integer Linear Programming guna menentukan titik penempatan yang paling optimal dan efektif, hasil dari simulasi akan digunakan sebagai acuan dalam pemasangan alat di lahan sawah. Setiap node sensor memiliki cakupan area deteksi sebesar 154 m². Pada pengujian metode Heuristic + ILP didapatkan hasil nilai presentase area tidak tercover hampir semua pengujian dibawah 1% dengan menggunakan 3 contoh bentuk sawah yaitu persegi rasio (1:1), persegi panjang rasio (2:1) dan persegi panjang rasio (3:4). Komunikasi data antar node sensor dan main unit menggunakan protokol ESP-NOW telah berhasil dilakukan dengan batas jarak komunikasi efektif hingga 96,8 meter pada lingkungan lahan sawah terbuka dengan nilai pathloss 2. Pengujian prototype menunjukkan bahwa sensor PIR mampu mendeteksi pergerakan objek dengan rata-rata waktu respon 1,3 detik pada jarak efektif hingga 7 meter, serta RTC mampu menjadwalkan operasi sistem secara akurat. Dengan pendekatan ini, diharapkan prototype yang dikembangkan mampu memberikan solusi yang praktis dan efisien bagi petani untuk meminimalkan kerugian akibat serangan hama burung.
RANCANG BANGUN PEMANFAATAN SUMBER ENERGI HYBRID SOLAR CELL DAN JALA-JALA PLN SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK UNTUK ALAT PENGGILING DAGING (SUB JUDUL: PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC SEBAGAI PENGGERAK PENGGILING DAGING)
Author : Alfredo Wino S , Endro Wahjono, Diah Septi Yanaratri
Abstrak
Meningkatnya populasi manusia saat ini dan juga semakin meningkatnya kebutuhan manusia akan sumber energi yang dapat menunjang kehidupannya sehari-hari. Semakin meningkatnya perkembangan teknologi juga berimbas pada semakin banyak dan beragam konsumsi energi yang dibutuhkan. Sumber energi saat ini akan habis jika terus menerus digunakan, oleh karena itu banyak yang sudah mulai beralih pada sumber energi alternatif yaitu salah satunya panel surya. Dalam tugas akhir ini akan dimanfaatkan penggunaan sumber energi hybrid dari sumber energi matahari yang disimpan didalam baterai serta jala-jala PLN yang dikonversikan menjadi sumber tegangan DC. Pemilihan sumber tegangan ini dilakukan secara otomatis oleh automatic transfer switch yang kemudian dayanya akan dialirkan menuju boost converter untuk dikonversikan secara step up sebelum terakhir mengalir ke motor penggiling daging. Kecepatan motor penggiling daging diatur konstan senilai 2200rpm oleh PI kontroler.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ANALISA PENCEMARAN AIR SUNGAI DI KOTA SURABAYA
Author : Rangga Dias Novitra , Ahmad Syauqi Ahsan, Jauari Akhmad Nur Hasim, Nur Rosyid Mubtadai
Abstrak
ABSTRAK Kota Surabaya sedang berupaya dalam meningkatkan kualitas sungai untuk mewujudkan air sungai yang layak minum. Permasalahan yang muncul adalah setiap tahun kualitas air sungai di Kota Surabaya terus menurun.Pencemaran air sungai di daerah perkotaan tidak akan terselesaikan tanpa ada perhatian khusus dari Pemerintah Lokal dan Masyarakat.Informasi geografis adalah jembatan bagi Pemerintah Lokal dan Masyarakat untuk lebih memahami dan memperhatikan keadaan sungai di lingkungannya.SIG(Sistem Informasi Geografis)-Waterflow adalah penyedia informasi pencemaran air sungai. berupa kadar BOD(Biologycal Oxygen Demand), DO(Dissolved Oxygen Demand), COD(Chemical Oxygen Demand),dan industri rumahan sekitar sungai,sehingga dari data yang terkumpul dapat ditentukan korelasi datanya.Analisa korelasi data menunjukkan kenaikan pencemaran sebanding dengan kenaikan jumlah pabrik di daerah aliran sungai.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer