METODE MULTIDIMENSIONAL SCALING UNTUK ESTIMASI POSISI OBJEK BERGERAK DI DALAM RUANG
Author : Yasinta Hijriyana Nur Anggraeni  , Prima Kristalina, Aries Pratiarso

Abstrak

Salah satu teknologi yang semakin berkembang adalah bidang Wireless Sensor Network (WSN) termasuk sistem pelacakan objek di dalam ruangan. Lokalisasi didalam ruangan hingga saat ini masih belum efektik jika hanya menggunakan alat GPS, oleh karena itu, teknologi untuk melacak posisi sebuah objek di dalam ruangan indoor mulai dikembangkan dengan konsep Indoor Positioning System salah satunya adalah dengan menggunakan metode Multidimensional Scaling. Pada penelitian ini akan dibuat suatu teknologi untuk estimasi suatu obyek bergerak dalam suatu ruangan indoor menggunakan metode Multidimensioanl Scaling (MDS). Dalam algoritma Multidimensional Scaling (MDS) menggunakan jarak antara setiap pasangan objek sebagai input dan menghasilkan titik sebagai sebuah output. Dengan data RSSI yang didapat akan dikombinasikan dengan metode MDS untuk menentukan estimasi posisi obyek yang bergerak didalam ruangan berdasarkan node anchor yang diletakkan pada ruangan. Selain itu, hasil dari metode MDS kemudian disempurnakan kembali menggunakan metode Interpolasi linear untuk menyempurnakan estimasi posisi dari suatu object. Dari hasil pengujian, terlihat bahwa titik estimasi akan lebih akurat jika sebaran titik online berada jauh dari tembok dimana diperoleh nilai error rate pada sebaran tersebut adalah sebesar 0.762 untuk metode MDS dan 0.940 untuk pengolahan dnegan metode MDS dan Interpolasi Linear. Selain itu didapatkan hasil bahwa dalam penentuan titik estimasi suatu objek di dalam ruangan lebih akurat menggunakan metode MDS saja dibandingkan dengan metode MDS dan Interpolasi, dimana nilai error rate rata – rata dari metode MDS pada semua Lokasi didapatkan sebesar 1.030 sedangkan pada metode MDS dan Interpolasi Linear 1.252. Jika selisih MSE dari kedua metode pada masing – masing lokasi didapatkan prosentase selisih sekitar 9% - 10%.


INTELLIGENT MINIATURE BULLDOZER: DETEKSI KERATAAN TANAH MENGGUNAKAN KAMERA

Author : Devi Satya Priandini  , Indra Adji Sulistijono, Riyanto Sigit

Abstrak

Intelligent Miniature Bulldozer dirancang untuk meneliti automatisasi pada robot buldoser. Automatisasi buldoser terletak pada kemampuan deteksi kerataan tanah, untuk itu robot dilengkapi dengan kamera untuk mengumpulkan informasi keadaan sekitar robot, terutama pada bagian depan robot. Informasi berupa citra yang ditangkap kamera diproses pada PC menggunakan metode klastering K-Means. Klastering K-Means membagi citra menjadi blok-blok piksel untuk kemudian dicari warna dominan yang ada pada citra guna membagi citra menjadi 2 klaster warna, yaitu warna tanah dan selain tanah. Setelah citra dibagi menjadi 2 klaster warna, deteksi tepi Canny menampilkan batas antara 2 klaster untuk dicek kerataan tanah yang ada pada citra. Dari tepi yang didapatkan, nilai masing-masing piksel dipilah dengan ketentuan nilai lebih dari 240 dan diplot grafik proyeksi integral (proyeksi vertikal dan horisontal) untuk mengetahui kerataan tanah dan lokasi tanah tidak rata yang tertangkap kamera. Pengujian dilakukan dengan memberi dinding putih pada sekeliling area pengujian dikarenakan metode yang digunakan hanya dapat mendeteksi dengan gangguan yang minimal. Hasil yang didapatkan dari berbagai pengujian yang telah dilakukan adalah program deteksi kerataan tanah memiliki tingkat ketepatan yang cukup baik dengan kondisi cahaya lampu terpusat pada gundukan, sehingga klastering warna dapat berjalan dengan baik.


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MONITORING PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

Author : Khofi Annisa Arif  , Kholid Fathoni, Isbat Uzzin Nadhori

Abstrak

Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah diatur standarnya baik dalam hal hasil, isi, proses, pelaksana, sarana prasarana, pengelolaan serta pembiayaanya melalui Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka keseluruhan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus dilakukan secara pro-fessional dengan prinsip-prinsip akuntabel, transparan, dan mengacu kepada sistem penjaminan mutu pelaksanaan program. Selama ini pemantauan proses perencanaan dan realisasi kegiatan tahunan P3M PENS masih dilakukan secara manual. Sehingga masih banyak kegiatan yang tidak dapat dipantau dengan baik, karena kurangnya penyediaan informasi seputar kegiatan-kegiatan tahunan P3M. Untuk itu, dibutuhkan sebuah Sistem Aplikasi sebagai pusat untuk memonitoring seluruh kegiatan tahunan P3M PENS yang akan terselenggara. Dengan adanya aplikasi Sistem Informasi Manajemen Monitoring Pusat Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ini akan lebih memudahkan seorang Manajer dan anggota P3M PENS dalam memantau kegiatan P3M PENS setiap tahunnya.


IMPLEMENTASI FPGA VIRTEX-5 ML506 BOARD PADA SPREADING DIRECT SEQUENCE SPREAD SPECTRUM MENGGUNAKAN KODE PN GOLD

Author : Arif Bagus Firmanda  , Anang Budikarso, Arifin

Abstrak

Dunia teknologi embedded saat ini telah berkembang pesat dengan berbagai macam aplikasi yang dihasilkannya. FPGA (Field Programmable Gate Array) merupakan salah satu teknologi embedded yang sedang berkembang. FPGA merupakan komponen elektronika dan semikonduktor yang mempunyai komponen gerbang (programmable logic) dan sambungan terprogram seperti gerbang logika biasa (AND,OR, XOR,NOT) maupun jenis fungsi matematis dan kombinatorik yang lebih kompleks. Virtex-5 ML506 Board adalah generasi terbaru dari FPGA yang diproduksi oleh sebuah perusahaan elektronik yaitu Xilinx, Inc. FPGA Virtex-5 ML506 Board dapat diprogram untuk berbagai macam keperluan sesuai kebutuhan penggunanya. Pada proyek akhir ini mengimplementasikan FPGA Virtex-5 ML506 Board untuk pemodelan proses spreading pada direct sequence spread spectrum ( DSSS ) menggunakan kode PN Gold. Deretan kode PN Gold dibangkitkan oleh Virtex-5 ML506 Board dari susunan gerbang linier feedback shift register. Proses spreading dilakukan di Virtex-5 ML506 Board dimana data dikalikan dengan deretan kode PN Gold tersebut sehingga menghasilkan data spreading yang memiliki bidang bit data lebih lebar dari bidang bit data aslinya. Kode Gold yang dipakai menggunakan pasangan m-sequence [5,3]-[5,4,3,2] dan pasangan m-sequence [6,1]-[6,5,2,1]. Komunikasi data antara komputer dengan Virtex-5 ML506 Board maupun komunikasi data antar Virtex-5 ML506 Board menggunakan komunikasi serial. Hasil implementasi pada Virtex-5 ML506 Board diperoleh bahwa kode Gold dengan pasangan m-sequence [5,3]-[5,4,32] mampu membangkitkan deretan kode sebanyak 33 kode. Sedangkan kode Gold dengan pasangan sequence [6,1]-[6,5,2,1] mampu membangkitkan deretean kode sebanyak 65 kode. Hasil proses spreading pada Virtex-5 ML506 Board mampu membuat bidang bit data lebih lebar dari bidang bit data aslinya. Komunikasi serial Virtex-5 ML506 Board bekerja pada Baudrate antara 300 sampai 115200 baud per detik.


PEMBUATAN MOTION GRAPHIC MULTIMEDIA BROADCASTING

Author : Hilman Hasbi   , Akhmad Alimudin, Widi Sarinastiti

Abstrak

Industri sekarang telah berkembang pesat, terutama industri kreatif. Menurut Appmi Diy (2008:15) Industri kreatif merupakan nama generik dari suatu kegiatan produksi yang menggabungkan rancangan berbasis seni dan rancangan berbasis teknologi, dan keduanya mengusung kreatifitas menuju efektivitas dan efisiensi.[1]Untuk mendukung terwujudnya industri kreatif khususnya untuk bidang broadcasting Radio-TV, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya(PENS) mempunyai salah satu program studi untuk mendukung hal tersebut yaitu Teknologi Multimedia Broadcasting. Multimedia Broadcasting perlu memperkenalkan dirinya dalam persaingan lembaga pendidikan yang bergerak dalam bidang yang sama. Dari permasalahan tersebut penulis memilih judul “Pembuatan Motion Graphic Multimedia Broadcasting”. Tugas akhir ini akan dijelaskan mengenai bagaimana program multimedia broadcasting itu dari profil, alumni, komunitas, penelitian dosen dan prestasi. Tugas akhir ini diharapkan mampu mengenalkan program studi multimedia broadcasting kepada masyarakat.