RANCANG BANGUN ALAT MONITORING SUHU, KADAR OKSIGEN DAN DENYUT JANTUNG PADA BAYI DILENGKAPI REKAM MEDIS
Author : Adellina Wulan Sari  , Riyanto Sigit, Reni Soelistijorini

Abstrak

Suhu tubuh, Denyut jantung, dan Kadar oksigen merupakan parameter utama dari tanda-tanda vital (TTV). Pemeriksaan TTV sebagai pengukuran dasar dari fungsi organ tubuh untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Melalui pemantauan kadar oksigen dan denyut jantung dapat memperkuat diagnosis dini penyakit. Penyakit jantung bawaan pada bayi (PJB). Penyakit Jantung bawaan merupakan kelompok penyakit bawaan paling banyak terjadi pada bayi baru lahir, sebagian besar PJB baru terdiagnosis setelah pasien itu mengalami komplikasi sehingga mengakibatkan gangguan fungsi tubuh lainnya sehingga menyebabkan risiko kematian tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, Proyek Akhir ini dirancang untuk memberikan pemantauan real-time dengan mengetahui kondisi kesehatan tubuh pada bayi serta memperkuat diagnosis dini penyakit jantung bawaan bayi melalui hasil monitoring kadar oksigen dan denyut jantung. Sistem ini dirancang menggunakan sensor untuk mengukur paramater kondisi bayi seperti denyut jantung, kadar oksigen dan suhu tubuh bayi. Data dari sensor tersebut akan dikirim ke cloud menggunakan modul ESP32 dan hasil monitoring serta diagnosis dapat di akses melalui website. Sistem ini diharapkan mengurangi beban kerja tenaga medis dan orang tua bayi dalam pemantauan jarak jauh pada kondisi tubuh bayi, serta dapat memperkuat diagnosis penyakit jantung bawaan secara dini dan memberikan tindakan lebih lanjut secara cepat dan tepat dalam setiap perubahan kondisi bayi. Oleh karena itu hasil dari keseluruh sistem yang sudah dibuat dan telah diuji 100% dapat digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MAX30102 memiliki nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk detak jantung 1.35%, kadar oksigen 0.844%, dan sensor Si7021 untuk suhu tubuh dengan nilai error untuk 1.54%. Sistem klasifikasi kondisi kesehatan bayi berbasis fuzzy logic mampu mencapai akurasi klasifikasi sebesar 100%. Selain itu, antarmuka berbasis website telah berhasil dikembangkan secara penuh 100% dan terintegrasi sempurna dengan database.


APLIKASI ERD (ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM) GENERATOR BERBASIS MOBILE

Author : Robiatul Adawiyah  , Arif Basofi, Achmad Basuki

Abstrak

Fase perancangan basis data merupakan fase penting dalam pengembangan suatu sistem perangkat lunak. Namun diagram saja belum cukup untuk memacu proses konstruksi basis data. Transformasi rancangan ke bentuk SQL (Structure Query language) dengan tipe Data Definition Language DDL secara otomatis sangat mempercepat proses konstruksi tersebut. Pembangkitan DDL yang dibuat diintegrasikan ke dalam editor model data ERD Generator berbasis mobile. DDL yang dihasilkan berasal dari objek-objek yang dirancang pada level model data fisik dari ERD Generator berbasis mobile meliputi tabel referensi constraint trigger fungsi prosedur dan indeks. Teknologi yang digunakan untuk membangun pembangkit DDL adalah bahasa pemrograman java Android. Perancangan pembangkitan DDL ini menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek dengan mengimplementasikan arraylist pada kelas-kelas object tertentu.


Rancang Bangun Sistem Kendali Pada Prototipe Modular Robot Untuk Aplikasi Self-Reconfigurable Robot Menggunakan Kontrol PID

Author : Adhie Nugroho Pratomo  , Endah Suryawati Ningrum, Hendik Eko HS

Abstrak

Dalam tugas akhir ini dipaparkan tentang penerapan kontrol PID dalam aplikasi modular robot sebagai self-reconfigurable robot. Robot ini merupakan mesin dengan kinematika otomatis berupa variable morphology (identifikasi analisa dan struktur robot). Tugas akhir ini mengacu pada penelitian yang dikerjakan Graham Ryland dan Harry H.Cheng dari University of California(2010) tentang SR robot yang diberi nama iMobot. Pada tugas akhir ini direalisasikan desain gerakan modular robot dalam aplikasi self-reconfigurable robot, dalam hal ini untuk membuat gerakan caterpillar dan gerakan menggunakan roda dengan modular robot yang dirangkai bersama-sama. Kontrol yang dibuat telah diterapkan dalam aplikasi gerakan beroda. Sebagai sensor kecepatan akan digunakan rotary encoder. Target yang diharapkan yaitu kesesuaian antara desain gerakan caterpillar dengan implementasi gerakan asli, dan mendapatkan data kecepatan motor dari pembacaan rotary yang telah diterapkan kontrol didalamnya telah dilakukan. Penggunaan moving average filter dilakukan karena data kecepatan yang terbaca dari rotary encoder tidak stabil. Kontrol PID yang digunakan memiliki nilai Kp=100, Ki=0.08 dan nilai Kd=250.


APLIKASI PENGUMPULAN DATA GAMBAR OTOMATIS DENGAN ENKRIPSI TWOFISH DAN STEGANOGRAFI PARITY CODING MENGGUNAKAN ANDROID

Author : Devi Miasari  , Nanang Sahroni, M. Zen Samsono Hadi

Abstrak

Pengumpulan informasi data yang dilakukan PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical region East Java terutama pada pengambilan data gambar report preventive maintenance masih mempunyai banyak kekurangan. Report preventive maintenance biasa disebut dengan “report PM”, dimana dalam pekerjaan ini digunakan untuk pengambilan gambar tentang kondisi site tower setiap dua bulan sekali untuk setiap sitenya. Saat ini proses yang dilakukan dalam pembuatan report ini masih dilakukan secara manual, sehingga menyebabkan banyaknya waktu terbuang, terlebih dalam proses pengiriman gambar. Tidak hanya waktu, tetapi juga tidak validnya data gambar yang dikirim sebagai report PM, dalam perihal waktu real saat mereka mengambil gambar. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka dibuatlah aplikasi sistem Implementasi pengiriman gambar menggunakan Kriptografi Twofish serta Steganografi Parity Code pada collecting data gambar otomatis berbasis android, untuk memudahkan pegawai PT. Adyawinsa dalam mengirimkan hasil gambar yang diambil serta mengetahui kevalidan data yang dikirim, yaitu berupa: nama karyawan yang mengirim, waktu pengambilan gambar, dan nomor Site ID tower tersebut. Untuk nomer Site ID didapat melalui akses google map yang secara otomatis membaca dimana letak dan nomer site id tersebut. Untuk lebih menjaga keamanan dari data tersebut perlu ditambahkan proses enkripsi dengan menggunakan metode Twofish serta steganografi pada pemberian nama gambar dengan mengguakan metode parity code. Pada Proyek Akhir ini, diharapkan dapat memudahkan pihak PT Adyawinsa Telecommunication and Electrical khususnya di area east java untuk memperoleh data gambar, serta adanya pengamanan dari data yang dikirim.


RANCANG BANGUN OTOMATISASI PENGISIAN PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG

Author : Muhammad Syarifudin Hidayat  , Sutedjo, Hendik Eko HS

Abstrak

Proyek Akhir ini membahas tentang otomatisasi pencucian dan pengisian air minum isi ulang ke galon. Setiap kabupaten/kota di Indonesia sudah ada depot air minum isi ulang maka dari itu inovasi alat depot air minum diperlukan untuk dapat mempermudah dan mempercepet prosesnya pengisiannya. Masalah yang terjadi pada depot air minum isi ulang adalah ketika pengisian air ke galon para pekerja menggunakan intuisi, selain itu ada juga pelanggan yang menggunakan wadah dengan ukuran < 19 Liter. Maka dari itu dalam Proyek Akhir ini terdapat 2 macam sistem pengoperasian yaitu sistem manual dan sistem otomatis. Untuk menentukan sistem mana yang dipilih diperlukan saklar DPDT. Sistem manual digunakan untuk melayani wadah < 19 L. Sistem otomatis untuk menyelesaikan masalah pengisian menggunakan intuisi. Sistem otomatis ini dimulai saat push button ditekan kemudian secara otomatis galon akan dicuci dengan cara menyemprotkan air ke dalam galon dengan 3 kali semprotan.. Ketika proses pencucian sudah selesai maka akan dilanjutkan ke proses memutar galon. Kemudian diteruskan dengan pengisian galon. Pengisian galon ini akan berhenti secara otomatis saat pembacaan dari sensor waterflow sudah mencapai 19 L. Hasil dari sistem otomatis ini air yang diisikan ke galon terdapat error pengisian sekitar 0.1 % samapai dengan 0.5 % dengan waktu untuk proses pengisian otomatis secara otomatis sekitar 1 menit 44 detik.