RANCANG BANGUNG SISTEM TRACKING NOMADIC UNTUK APLIKASI DETEKSI AKTIVITAS SESEORANG DALAM LINGKUNGAN INDOOR
Author : Yonanda Yuniari Mustika Primadani  , Prima Kristalina, Amang Sudarsono

Abstrak

Teknologi nirkabel telah mengalami perkembangan yang pesat. Penerapan teknologi nirkabel saat ini telah mampu digunakan untuk mengjangkau komunikasi di setiap tempat, baik di dalam maupun di luar ruangan. Keberhasilan yang telah dicapai membuat teknologi nirkabel kini dimanfaatkan diberbagai bidanag, misalnya monitoring lingkungan, tracking, deteksi kebakaran, deteksi kebocoran gas, deteksi luapan lumpur dan sebagainya. Perkembangan jaringan sensor nirkabel yang terjadi dikarenakan jaringan sensor nirkabel mempunyai aplikasi yang sangat diberbagai bidang kehidupan seperti, bidang militer, kesehatan, perumahan, industry, transportasi dan lingkungan. Pada proyek akhir ini akan dibuat sebuah sistem tracking nomadic untuk mendeteksi pergerakan dari aktivitas seseorang di lingkungan indoor. Sistem dibuat dengan menggunakan microprocessor berupa Raspberry Pi 3 Model B dan sensor Razor Inertial Measurement Unit (IMU) dengan 9DoF yaitu, triple axis Gyroscope, triple axis Magnetometer, dan triple axis Accelerometer. Sistem yang dibuat terdiri dari 2 buah node yang masing – masing dilengkapi dengan sensor IMU. Data yang diterima oleh sensor IMU dibaca dan diolah oleh Raspberry Pi setelah itu dikirimkan ke server menggunakan komunikasi serial melalui WiFi, dimana pada proyek akhir ini menggunakan WiFi dari access point untuk komunikasi antar Raspberry Pi. Data yang berhasil terbaca oleh server divisualisasikan menggunakan Software Processing. Nilai error hasil dari pengukuran setiap sumbu yaitu kurang dari 10% dengan rata – rata error untuk sumbu x, y, dan z secara berurutan sebesar 6.24%, 26.18%, dan 0.90%, sedangkan pada node 2 rata – rata error untuk sumbu x, y, dan z secara berurutan adalah sebesar 5.96%, 25.77%, dan 0.89%, sehingga dapat dikatakan bahwa data hasil pengukuran hampir akurat walaupun masih terdapat drift didalamnya, namun masih tetap dapat dilihat posisi dan rah pergerakan dari object serta orientasinya. Dengan adanya sistem ini diharapkan mampu memvisualisasikan kondisi dari sebuah objek bergerak, sehingga dapat memudahkan pihak yang terkait dalam memonitor kondisi objek untuk melakukan tindakan - tindakan tertentu apabila terjadi hal yang diluar keinginan.


RANCANG BANGUN PEMANTAU ELECTRONIC STABILITY PROGRAM (ESP) UNTUK KENDARAAN HYBRID DENGAN METODE DIRECT YAW CONTROL

Author : Masyfuk Zuhdi Pahlevi  , Dedid Cahya Happyanto, Akhmad Hendriawan

Abstrak

Kondisi stabil pada kendaraan dapat dicapai apabila arah gerakan kendaraan hanya dipengaruhi oleh arah belok roda kemudi, kecepatan, percepatan dan perlambatan sehingga kendaraan mudah untuk dikendalikan. Namun dalam kenyataannya terdapat gaya sentrifugal pada saat berbelok. Akibatnya kestabilan akan berkurang karena ketidakmampuan traksi ban jalan menahan gaya sentrifugal sehingga terjadi perilaku lateral skid pada ban. Selain itu, pada pusat bodi kendaraan juga terjadi perubahan arah gaya akibat dari momen yaw. Momen yawing yang terjadi dapat menyebabkan kendaraan menjadi sulit untuk dikendalikan karena terjadi understeer / oversteer. Pada dasarnya, sistem ESP telah digunakan di kendaraan-kendaraan saat ini. Namun, setiap kendaraan pastilah mempunyai kestabilan yang berbeda-beda. Pada proyek akhir ini, ESP digunakan pada mobil hybrid, serta digunakan metode Direct Yaw Control (DYC) untuk dapat meningkatkan kestabilan mobil pada saat berbelok. Metode Direct Yaw Control (DYC) merupakan metode yang bisa mencegah sebuah kendaraan dari berputar (spinning) dan ngedrift dengan mengontrol pengereman terhadap masing-masing roda. Sistem ini menggunakan sensor sudut steer dan sensor MPU6050 untuk mengetahui kecepatan yawing saat berbelok. Dari hasil pengujian sistem simulasi, didapatkan bahwa sudut yang ditunjukkan oleh potensiometer yang mewakili sudut steer telah sesuai dengan aslinya degan tingkat error persen < 10% dan sistem bisa menunjukkan keadaan kendaraan saat berbelok dengan tingkat akurasi 100 %.


PERANGKAT PORTABLE UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KESUBURAN TANAH PERTANIAN (UNSUR HARA) BERBASIS IOT

Author : Nur Aida Fitrotin  , M. Zen Samsono Hadi, Mike Yuliana

Abstrak

Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang melimpah, salah satunya ada pada sektor pertanian. Menurut BPS luas lahan sawah di Indonesia pada tahun 2020 adalah 8,3 juta hektar dimana 59% nya merupakan sawah tadah hujan dan 41% sawah irigasi. Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan hasil pertanian padi adalah dengan memperhatikan tingkat kesuburan tanah. Kegagalan pertumbuhan dan panen tidak hanya disebabkan oleh kekurangan hara, namun kelebihan hara juga dapat mengakibatkan kegagalan panen. Selain itu petani juga harus memperhatikan pH tanah dan soil moisture. Akan tetapi, proses pendeteksian tingkat kesuburan tanah masih banyak dilakukan secara manual dengan melihat warna tanah tanpa mengetahui kelembapan dan unsur hara yang terdapat dalam tanah. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil panen. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat sebuah perangkat portable untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah lahan pertanian dengan mengambil data NPK, pH tanah, dan soil moisture. Data kemudian dikirim ke server cloud dan dikirimkan ke Firebase sebagai database untuk bisa ditampilkan di aplikasi smartphone berbasis Android Studio. Tingkat keakuratan sensor dalam pengambilan data dengan error rata-rata pH tanah mencapai 5%, soil moisture 1%, nitrogen 6%, pHospHorus 9% dan kalium 7%. Sementara waktu rata-rata pengiriman data ke server cloud dan Firebase sebesar 10.4754 detik. Alat ini diharapkan bisa menjadi alat bantu bagi petani dalam memonitor tingkat kesuburan tanah sehingga dapat menjaga kondisi lahan dan meningkatkan produktivitas panen.


APLIKASI ANTAR MUKA TRACER STUDY PENS BERBASIS MOBILE

Author : Danny Kurniawan  , Fitri Setyorini, Wiratmoko Yuwono, Ardik Wijayanto

Abstrak

Alumni, sebagai bagian integral dari ekosistem lembaga pendidikan tinggi, memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan dan reputasi institusi tersebut. Meskipun begitu, maka di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya memiliki keterbatasan dalam hal aksesibilitas, di mana hanya dapat diakses melalui mesin pencari atau halaman website resmi institusi. Maka dibuatlah aplikasi Tracer Study berbasis mobile yang dirancang untuk memberikan akses yang lebih mudah dan cepat bagi pengguna. serta mengharapkan partisipasi alumni dalam Tracer Study PENS akan meningkat.


ROBOT OMNI–DIRECTIONAL PENGIKUT LINTASAN MENGGUNAKAN GYRODOMETRY

Author : Irfan Affandi  , Indra Adji Sulistijono, Fernando Ardila

Abstrak

Penelitian ini membuat robot omni-directional yang dapat bergerak secara otomatis menuju target karena garis lintasan yang terdapat pada lapangan robot tidak lagi digunakan sebagai acuan untuk pergerakan robot. Jika masih menggunakan garis sebagai acuan maka pergerakan dari robot tidak akan bisa cepat menuju target karena memerlukan banyak sekuensial sesuai garis lintasan yang menuju target tersebut. Kecepatan merupakan syarat utama agar robot dapat mencapai finish terlebih dahulu, disamping kestabilan dari robot itu sendiri. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas penulis melakukan penelitian sebagai tugas akhir, yakni pergerakan robot yang sudah tidak lagi mengandalkan garis tapi menggunakan metode gyrodometry untuk menuju target. Metode gyrodometry merupakan metode pengambilan data dari sensor gyroscope dengan data yang diperoleh dari odometry. Metode odometry ini mengatur pergerakan robot menuju target berdasarkan titik point (x, y, θ) target dari titik start robot, sedangkan gyroscopenya untuk mengoreksi arah hadap robot ketika sudah sampai di titik target yang sudah ditentukan.Untuk memaksimalkan pergerakan robot dengan metode gyrodometry ini, desain mekanik dari robot dirancang dengan menggunakan 3 buah roda omni sebagai kemudinya. Sensor yang digunakan ialah rotary encoder dan sensor gyroscope. Dengan metode ini diharapkan pergerakan robot memiliki kepresisian yang akurat dalam menuju target yang telah ditentukan.