SISTEM REKOGNISI GESTURE INERSIA UNTUK KONTROLER QUADCOPTER
Author : Naufal Aly Akbar Eta Chandragama  , R.Sanggar Dewanto, Nofria Hanafi

Abstrak

Proyek akhir ini bertujuan untuk membuat sebuah Remote Gestur Inersia yang mempunyai kemampuan untuk merekognisi gerakan yang digunakan untuk mengontrol gerakan dari sebuah UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dalam hal ini ialah quadcopter dengan lebih mudah dan intuitif. Remote ini mempunyai bentuk fisik seperti remote televisi yang didalamnya terdapat sensor IMU (Inertial Measurement Unit) yang terdiri dari accelerometer dan gyroscope, mikrokontroler, dan bluetooth untuk sarana komunikasi data. Data sensor IMU yang dibaca oleh mikrokontroler akan diproses untuk mendapatkan data real akselarasi (akselarasi tanpa terpengaruh gravitasi) kemudian dilakukan pengintegralan ganda terhadap data real akselarasi untuk mendapatkan trajectory dari gerakan yang dilakukan oleh remote. Data hasil proses mikrokontroler dikirimkan ke PC (Personal Computer) untuk dilakukkan rekognisi gesture dengan menggunakan metode Template Matching. Apabila gerakan berhasil direkognisi/dikenali maka perintah command pergerakan akan dikirimkan ke quadcopter. Hasil pengujian keseluruhan proses pengenalan gerakan pada proyek akhir ini menunjukkan bahwa keseluruhan proses estimasi posisi/trajectory dan algoritma Template Matching cukup untuk digunakan mengenali gerakan-gerakan sederhana seperti gerakan lurus vertikal, horisontal, diagonal dan garis melengkung dengan keakuratan mencapai 96%.


APLIKASI PEMBAYARAN AKADEMIK SECARA ELEKTRONIK PADA YAYASAN NURUL AMANAH BANGKALAN

Author : Aldi Maulana Adrianto  , Ferry Astika Saputra, Rengga Asmara

Abstrak

Kelemahan transaksi secara konvensional dengan uang tunai pada pembayaran akademik cukup merugikan. Contohnya, kelalaian siswa atau pegawai saat melakukan transaksi mengakibatkan uang hilang atau kurang dari yang seharusnya dibayarkan. BI (Bank Indonesia) menunjuk Yayasan Nurul Amanah Bangkalan sebagai pilot project penerapan pembayaran secara cashless untuk diterapkan di yayasan atau pesantren lain di Indonesia. Penelitian ini mengajukan suatu penerapan baru dari sistem cashless yang diterapkan pada yayasan atau lembaga pendidikan. Untuk melakukan transaksi cashless, smartcard digunakan sebagai sarana penyimpanan uang secara elektronik. Siswa dapat mengisikan saldo kartu mereka di Bank Mini yang kemudian dapat mereka pergunakan untuk melakukan pembayaran akademik. Cara bertransaksi kartu tersebut dengan men-tap kartu pada card readernya dan memilih transaksi apa yang diinginkan. Semua rekam transaksi diproses oleh sis-tem yang kemudian diteruskan ke pihak management yayasan untuk dimonitor. Management yayasan dapat membuat laporan keuangan berdasarkan data yang telah diperoleh dari sistem. Pembuatan laporan lebih mudah karena sistem mengelompokkan transaksi berdasarkan kriteria atau jenisnya.


RANCANG BANGU SISTEM PEMBAYARAN PADA MOBILE VENDING MACHINE

Author : I Gusti Nyoman Geri Athallah Widyadhana  , Adytia Darmawan, Eko Henfri Binugroho

Abstrak

Mobile vending machine merupakan vending machine dengan tambahan mobile robot yang dapat membuat vending machine tersebut berkeliling, menemui, dan melakukan proses jual beli dengan pelanggan. Kendala utama dalam alat penjual otomatis adalah adanya sistem yang dapat digunakan pembeli untuk berinteraksi dengan alat tersebut, baik dalam pemilihan produk sampai melakukan proses pembayaran. Pada buku proyek akhir ini, membahas tentang perancangan sistem pembayaran dengan dua metode yaitu, dengan menggunakan uang rupiah kertas atau menggunakan uang elektronik yang diintegrasikan ke mobile vending machine. Sistem pembayaran ini dibuat untuk mempermudah pembeli untuk melakukan transaksi secara langsung dengan mobile vending machine. Sistem pembayaran juga dilengkapi dengan Graphical User Interface guna memandu pembeli dalam berinteraksi dengan mobile vending machine. Metode yang digunakan untuk mendeteksi uang kertas adalah menggunakan deep learning yakni dengan framework YOLOv4. Untuk mengatasi pembayaran dengan uang elektronik digunakan menampilkan Quick Response Code Indonesian Standard yang ditampilkan pada GUI. Mean Average Precision yang didapatkan dari model YOLOv4 adalah 99 persen dalam mendeteksi uang pecahan Rp1.000,00, Rp2.000,00, Rp5.000,00, dan Rp10.000,00.


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERMOHONAN SURAT BERBASIS WEB DI DESA BALONGWANGI

Author : Al Fina Darmayanti  , Yunia Ikawati, Arna Fariza, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Administrasi surat menyurat merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang sangat dibutuhkan masyarakat desa untuk memenuhi kebutuhan dokumen resmi. Di Desa Balongwangi, proses ini masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti antrean panjang, keterlambatan, serta minimnya transparansi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkanlah Sistem Informasi Manajemen Permohonan Surat Berbasis Web. Sistem ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengajukan surat secara online dan memantau status pengajuan tanpa perlu datang langsung ke kantor desa. Fitur utama yang disediakan antara lain: pendaftaran pengguna, pengajuan surat, pelacakan status, pengelolaan data penduduk, serta pembuatan dan pengunggahan surat digital oleh admin desa. Sistem dibangun menggunakan teknologi Laravel, MySQL, PHP, dan JavaScript. Pengujian dilakukan dengan metode black-box testing terhadap seluruh fitur, baik dari sisi admin maupun pengguna. Hasil menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai dengan fungsinya, mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kepuasan pengguna. Dengan adanya sistem ini, pelayanan administrasi surat di Desa Balongwangi menjadi lebih cepat, terstruktur, dan mudah diakses oleh masyarakat.


SISTEM INFORMASI GUGUS KENDALI MUTU DEPARTEMEN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

Author : Yuniar Rahmawati  , Arna Fariza, Umi Sa'adah, Ronny Susetyoko

Abstrak

Proyek akhir ini merupakan sistem informasi yang difokuskan pada Gugus Kendali Mutu (GKM). Sistem informasi ini dimaksudkan untuk memberikan petunjuk serta pedoman tentang pembentukan Gugus Kendali Mutu di tingkat Departemen dan Unit Penunjang. Gugus Kendali Mutu Departemen Teknik Informatika dan Komputer ini dibentuk dalam upaya untuk pelaksanaan sistem penjaminan mutu agar berjalan lebih efektif dan koordinatif . Sistem informasi ini menyajikan informasi tentang pembentukan Gugus Kendali Mutu di Departemen dan Unit Penunjang beserta ketentuan-ketentuan dan peraturannya, prosedur operasional baku pelaksanaan kegiatan Gugus Kendali Mutu, form-form Gugus Kendali Mutu yang berbentuk soft copy, serta prosedur dan teknik pemecahan permasalahan yang dilaksanakan oleh Gugus Kendali Mutu.Dengan adanya sistem informasi ini dapat dihasilkan sistem yang dapat mendukung upaya peningkatan pelaksanaan sistem penjaminan mutu di level Departemen Teknik Informatika dan Komputer. Dan diharapkan user (unit-unit terkait) dapat dengan mudah untuk mengakses dan mengimplementasikan sistem penjaminan mutu yang diterapkan di Departemen Teknik Informatika dan Komputer.