Author : Muhamad Akmal Fairuzdian Syah , Citra Devi Murdaningtyas, Dwi Susanto
Abstrak
Dengan berkembangnya teknologi multimedia pada zaman sekarang membuat banyaknya inovasi yang telah diciptakan, khususnya di bidang audio dan video pada perindustrian kreatif. Audio dan video merupakan sebuah sarana multimedia untuk berkirim informasi, mengedukasi hingga menghibur seseorang. Terdapat beberapa penerapan inovasi dari sebuah audio digital, salah satunya adalah Spatial Audio. Spatial Audio sendiri merupakan teknologi audio yang membuat efek audio 3D atau pendengar akan merasa seperti berada pada suatu ruangan. Untuk proyek akhir ini, saya akan membuat pengenalan Laboratorium Studio TV Pertunjukan dengan memanfaatkan teknologi Spatial Audio yang diimplementasikan dengan 360 Degree Video. Pada proses produksinya, audio yang sudah direkam akan di mixing dan mastering pada DAW (Digital Audio Workstation), setelah itu audio akan disinkronisasi dengan 360 Degree Video melalui suatu aplikasi encoder. Dibuatnya proyek akhir ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang penggunaan dan fasilitas yang terdapat pada Laboratorium Studio TV Pertunjukan dengan pengalaman baru bagi para mahasiswa PENS berupa video 360 derajat beserta audio spasial. Video ini akan dipertontonkan kepada mahasiswa baru maupun mahasiswa kelas dua untuk memperkenalkan Laboratorium Studio TV Pertunjukan.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE RELE PROTEKSI ARUS LEBIH PADA MOTOR INDUKSI SEBAGAI PENGGERAK PEMISAH (PMS) BERBASIS MIKROKONTROLLER
Author : Fikri Fadhillah Muhammad , Eka Prasetyono, Farid Dwi Murdianto
Abstrak
Proteksi terhadap sistem kelistrikan serta peralatannya adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam mempertahankan keandalan penyaluran listrik. Sistem proteksi berperan penting dalam mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh adanya gangguan. Salah satu peralatan listrik yang banyak digunakan ialah motor induksi. Motor induksi banyak digunakan di dunia yang peranannya sangat penting untuk menggerakan mesin-mesin di bidang kelistrikan seperti Pemutus (PMT) ataupun Pemisah (PMS). Dengan pentingnya kebutuhan motor induksi ini, gangguan pada motor listrik harus dihindari sebisa mungkin. Salah satu masalah yang sering terjadi pada motor induksi ialah gangguan arus lebih. Gangguan arus lebih akan menyebabkan panas pada kumparan motor sehingga dapat mengakibatkan kebakaran pada motor. Untuk menanggulangi hal ini, maka dibutuhkan suatu Proteksi Rele Arus Lebih yang berfungsi sebagai pemutus daya listrik dari jaringan ketika terjadi arus lebih. Melihat hal tersebut, maka dibuatlah Proyek Akhir ini yang nantinya akan berperan sebagai proteksi gangguan arus lebih pada motor berbasis mikrokontroller. Target utama yang ingin dicapai dengan dibuatnya alat ini ialah membuat alat proteksi arus lebih yang fleksibel dan akurat. Secara keseluruhan sistem kerja alat ini akan memutus aliran arus menuju ke motor induksi apabila arus yang mengalir ke beban melebihi batas arus setting yang ditetapkan sebelumnya. Alat ini juga dapat memutus beban sesuai dengan karakteristik yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Dari hasil pengujian alat Proyek Akhir dapat diperoleh proteksi yang dapat memutus seketika dengan rata-rata waktu delay relay 161,02 ms ketika pemilihan karakteristik Instantaneous, sedangkan pada karakteristik Standart Inverse didapatkan error sebesar 5,02%, dan pada karakteristik Very Inverse didapatkan error sebesar 4,68% dibandingkan perhitungan teori.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY BAGI ANAK TUNA RUNGU: CERITA AKTIVITAS SEHARI-HARI
Author : Rafika Nilasari Handoko , Riyanto Sigit, Adnan Rachmat Anom Besari
Abstrak
Kemampuan bicara dan bahasa anak tuna rungu berbeda dengan anak pada umumnya. Hal ini disebabkan karena perkembangan bahasa dan bicara berkaitan erat dengan kemampuan mendengar, meskipun sudah tersedia alat bantu pendengaran, namun alat ini bekerja kurang maksimal. Permasalahan utama pada anak tuna rungu terutama saat masuk usia sekolah (6-8 tahun) adalah mengenai perbendaharaan kata. Dalam usia itu anak normal pada umumnya sudah mampu membaca, baik dalam 1 kata maupun menyambungkan beberapa kata menjadi sebuah kalimat. Berbeda dengan anak tuna rungu, kemampuan membaca dan memahami kalimat sangat kurang sehingga perlu media pembelajaran tambahan. Teknologi Augmented Reality dengan metode markerless saat ini menjadi salah satu bentuk media pembelajaran yang marak digunakan karena menarik dan praktis. Pada penelitian ini dibuat aplikasi pembelajaran berbasis Augmented Reality bagi anak tuna rungu untuk memperkaya kosakata guna belajar menulis dan membaca. Kemampuan anak tuna rungu lebih cenderung ke arah visual, maka melalui aplikasi ini akan ditampilkan sebuah animasi objek 3D yang akan merepresentasikan suatu kalimat. Sehingga, dalam proses belajar mengenal kalimat dan membaca siswa penderita tuna rungu akan terangsang lebih cepat. Sistem ini telah melewati pengujian tingkat efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality terhadap 12 siswa sekolha dasar tuna rungu yang terdiri dari 5 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Hasil pengujian membuktikan bahwa tingkat efektivitas saplikasi ARDeaf sebesar 88%.
PERANCANGAN PENGENDALIAN TEMPERATUR UAP PADA SUPERHEATER MENGGUNAKAN METODE DIRECT SYNTHESIS PADA KONTROL CASCADE
Author : Nurul Febrianti Rahayu , Joke Pratilastiarso, Prima Dewi Permatasari
Abstrak
Superheater berfungsi untuk memanaskan uap basah atau wet steam menjadi uap kering atau dry steam yang selanjutnya uap tersebut akan digunakan untuk memutar turbin. Apabila temperatur steam terlalu tinggi akan menyebabkan terjadinya overheating pada pipa superheater yang dapat menyebabkan pemecahan metal dan mengganggu proses operasi pada boiler sedangkan apabila temperatur steam terlalu rendah akan menyebabkan rusaknya sudu sudu turbin. Temperatur steam superheater dikontrol dengan menggunakan desuperheater spray agar temperatur steam tetap pada setpoint. Namun pada pengendalian temperatur di superheater terdapat gangguan pada laju alir steam yang bervariasi yang menyebabkan steam tidak sempurna dalam menerima panas dari gas buang atau flue gas, sehingga temperatur steam tidak dapat tetap pada setpoint yang telah ditentukan. Karena inilah sistem pengendalian temperature pada superheater penting untuk dilakukan. Penggunaan pengendali PID pada proyek akhir ini menerapkan metode cascade yang diketahui dapat menghasilkan respon sistem pengendalian yang baik dan dapat mengurangi nilai disturbance. Selain itu untuk mendapatkan grafik respon yang baik dilakukan tuning parameter pengendali PID dengan menggunakan metode Direct Synthesis. Berdasarkan hasil uji close loop dengan perubahan pada setpoint dan disturbance dapat diketahui bahwa dengan menggunakan metode tuning direct synthesis pada strategi pengendalian cascade mendapatkan respon yang stabil dan dapat mencapai setpoint yang ditentukan.
PENERAPAN CLOUD SERVER PADA APLIKASI PENJUALAN DEPOT NASI MADURA BU FERA
Author : Salisatul Fadila , Nihayatus Saadah, Norma Ningsih
Abstrak
Aplikasi back end yang efesiensi dan terintregrasi sangat penting dalam mengelola manajemen Depot Nasi Madura Bu Fera. Dalam Upaya untuk meningkatkan efesiensi dan skalabilitas, serta memanfaatkan teknologi cloud server. Cloud server sendiri adalah server virtual yang berjalan di lingkungan komputasi awan atau cloud computing. Cloud computing merupakan teknologi yang memadukan pengolahan, penyimpanan serta jaringan data dengan memanfaatkan sumber daya internet. Pengguna hanya tinggal menyewa infrastruktur handal, lengkap dan canggih yang telah disediakan penelitian ini memperkenalkakn sebuan apalikasi back end untuk Depot Nasi Madura Bufera. Pada penelitian ini menggunakan metode waterfall dalam perancangan dan pengembangan aplikasi. Melalui analis kebutuhan dan desain sistem, berbagai modul dan fungsional telah diidentifikasi. Hal ini mencakup manajemn pesanan, pengelolaan stok, serta laporan dan analiss resto. Aplikais back end ini didukung oleh infrastruktur cloud server yang akan mengamankan data. Data yang sensitive seperti informasi pelanggan dan pesanan akan disimpan di database cloud yang aman dan dapat diakses secara efisien. Penggunaan aplikasi back end ini diharapkan dapat meningkatkan efesiensi operasional, meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperoleh wawasan bisnis yang lebih baik melalui analisis data yang akurat.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer