MENGEMBANGKAN GAME SIMULASI KELAS INTERAKTIF BERBASIS PENGENALAN UCAPAN UNTUK MEMFASILITASI PEMBELAJARAN DAN LATIHAN TATA BAHASA INGGRIS
Author : Nurtang  , Aliv Faizal Muhammad, Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah game simulasi kelas interaktif yang menggunakan teknologi pengenalan suara (speech recognition) untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa Inggris. Game ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan keterampilan berbicara dan mendengarkan para pembelajar. Dalam game ini, pengguna akan berperan sebagai siswa dalam sebuah kelas virtual di mana mereka akan menghadapi berbagai pertanyaan-pertanyaan yang harus mereka jawab untuk mengukur kemampuan bahasa inggris mereka. Mereka akan berinteraksi dengan karakter non-player (NPC) dan menggunakan pengenalan suara untuk berkomunikasi dan menjawab pertanyaan. Dengan adanya fitur umpan balik waktu nyata, pengguna dapat melatih kemampuan berbicara dan mendengarkan. Dengan melalui berbagai tahap yakni, Pra produksi, Produksi dan Pasca produksi. Pengujian blackbox mengungkapkan bahwa semua fitur berfungsi seperti yang dimaksud. Hasil pengujian expert riview sebesar 71,1% dan pengujian user sebesar 84,7% maka dapat disimpulkan bahwa game ini dapat digunakan oleh para pembelajar untuk berlatih. Oleh karena itu, dengan dikembangkanya game ini, diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran tata bahasa inggris.


PENINGKATAN KUALITAS CITRA BAWAH AIR DENGAN METODE FUSION

Author : Hafidz Adhi Pramana  , Dadet Pramadihanto, Eko Henfri Binugroho, R.Sanggar Dewanto

Abstrak

Pengambilan citra bawah air yang jernih adalah suatu hal yang menantang dikarenakan sifat fisik di lingkungan tersebut. Kendala utama yang sering kali dialami saat mengambil citra bawah air adalah hilangnya warna dan kontras dikedalaman tertentu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti absorbsi warna, dan hamburan cahaya, yang menyebabkan citra bawah air memiliki tingkat visibilitas dan kontras yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan pengambilan citra bawah air, metode peningkatan citra dengan pendekatan multi scale fusion digunakan untuk mengembalikan tampilan citra bawah air yang terdistorsi. Metode ini tidak memerlukan perangkat keras khusus atau pengetahuan tentang kondisi bawah air atau kondisi lingkungan bawah air. Metode ini hanya membutuhkan satu gambar masukan yang terdistorsi sehingga tidak memerlukan perangkat keras maupun pengetahuan khusus tentang kondisi lingkungan bawah air. Citra masukan tunggal diproses dengan dua metode, yaitu dengan White Balance dan CLAHE untuk mendapatkan versi koreksi warna dan kontras yang ditingkatkan dari gambar aslinya. Hasil citra dari proses White Balance dan CLAHE selanjutnya diproses dengan menerapkan peta bobot untuk menghilangkan distorsi dan meningkatkan visibilitas objek dalam gambar. Hasil dari sistem peningkatan citra bawah air ini dianalisa menggunakan metode pengukuran MSE dan PSNR dan menghasilkan nilai rata -rata sebesar 2,931 untuk MSE dan 14,410 untuk PSNR dari 15 input gambar yang diuji


SISTEM EVALUASI SPBE BERBASIS MOBILE

Author : Shofi Luthfidhia  , Iwan Syarif, Ferry Astika Saputra

Abstrak

Perkembangan pesat bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia pada saat ini sudah dirasakan oleh banyak pihak. Memanfaatkan hal tersebut, pemerintah saat ini sedang menggalakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, yang selanjutnya akan disingkat SPBE, di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah dimana ini ditujukan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan dan akuntable serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Agar pelaksanaan SPBE dapat berjalan untuk mencapai tujuannya, maka perlu dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dari pelaksanaan SPBE di setiap Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Jumlah kementerian dan kelembagaan yang perlu dilakukan evaluasi ada sekitar 632 K/L/D. Evaluasi SPBE merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan suatu nilai Indeks SPBE yang menggambarkan tingkat kematangan (maturity level) dari pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Penggunaan mobile phone (hp) bukanlah hal yang tak umum untuk era saat ini, memanfaatkan perangkat hp untuk mengerjakan pekerjaan pun bukan hal yang tak umum. Menggunakan hp untuk memberikan penilaian SPBE dan menampilkan hasil nilai berupa grafik agar dapat mempermudah pelaksanaan evaluasi SPBE adalah hasil akhir dari penilitian ini.


PEMODELAN DAN ANALISA PROSES DETEKSI TARGET PADA RADAR PENERBANGAN

Author : Achmad Bagus Khoirul Rijal  , Tri Budi Santoso, Miftahul Huda

Abstrak

Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem radar yang digunakan untuk mensimulasikan pembangkitan sinyal radar yang digunakan dalam dunia penerbangan untuk mendeteksi target serta mendapatkan informasi jarak dan posisi target. Sistem radar ini didesain dengan mengacu pada system radar yang digunakan untuk aplikasi pengaturan lalu lintas udara yaitu memonitoring posisi pesawat. Simulasi radar ini dibuat untuk mengetahui pengaruh parameter-parameter dari radar terhadap proses deteksi dan power yang diterima oleh radar. Parameter tersebut meliputi besarnya sinyal transmisi, jumlah pulsa yang dikirim pada setiap transmisi dan beberapa parameter lainya.Dari hasil pengujian dan analisa dari simulasi radar ini diperoleh data yang menunjukkan bahwa parameter-parameter yang diujikan memberi pengaruh terhadap kinerja radar baik proses deteksi maupun energi sinyal yang ditangkap kembali oleh radar. Tampilan dari simulasi ini berupa display radar yang merupakan bidang polar dengan coverage area seluas 20 Km. Target yang tercover oleh radar juga ditampilkan sebagai titik-titik dengan koordinat dan posisi tertentu


APLIKASI ESTIMASI PERJALANAN KERETA DI PULAU JAWA BERBASIS ANDROID

Author : Hurin Rindi Fiwari  , Entin Martiana Kusumaningtyas, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Transportasi mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia dikarenakan manusia selalu bergerak. Terdapat banyak macam alat transportasi salah satu yang cukup umum bagi masyarakat Indonesia adalah kereta api. Selain murah,transportasi ini cukup nyaman digunakan untuk mencapai kota tujuan sehingga peminatnyapun tergolong banyak. Pada umumnya penumpang seringkali bertanya tanya terkait waktu kedatangan mereka sampai ke kota tujuan. Jadwal yang sudah tertera di karcis belum bisa memberi kepastianterkait kedatangan penumpang.Selain itu,penumpang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait rute yang dilalui. Kebanyakan penumpang kereta api tidak mengetahui posisi kereta sedang berada dimana, terlebih lagi ketika malam hari. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini dibuat.Peneliti membuat sebuah yang dapat menangani masalah tersebut yaitu TrainEst.TrainEstmerupakan aplikasi yang dapat memberi informasi estimasi waktu kedatangan pada penumpang secara realtime dan memberi peringatan mengenai posisi penumpang di dalam kereta. Posisi kereta juga dapat dilihat masyarakat umum di luar kereta ,jadi akan berfungsi bagi masyarakat yang ingin menunggu kereta atau sekedar penjemput bagi penumpang yang dikereta. Dengan adanya aplikasi ini pengguna mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait estimasi perjalanan serta posisi keberadaan baik penumpang maupun kereta.