Author : Ilfat Izzat Pratama , Hary Oktavianto, Hani'ah Mahmudah, Santi Anggraeni
Abstrak
Perkembangan teknologi terus berkembang secara masif setiap tahunnya. Salah satunya perkembangan teknologi dibidang komunikasi. Adapun media trasnmisi komunikasi yang paling mainstream adalah sinyal radio atau RF, seperti WiFi. Semakin banyaknya pengguna sinyal radio dapat menyebabkan interferensi terhadap gelombang radio lain karena saling berdekatan. Visible light communication atau VLC dianggap sebagai model baru transmisi nirkabel yang dapat menutupi kekurangan RF disisi tersebut. Pengaplikasian VLC lebih cocok untuk dimanfaatkan di kondisiindoor dikarenakan jarak tempuh komunikasi yang dimiliki VLC relative lebih kecil dibandingkan RF. Adapun salah satu contoh pengaplikasian indoor yang bisa dilakukan adalah penyampaian data informasi berupa informasi audio. Teknologi VLC untuk mentransmisikan data suara telah banyak dilakukan pada penelitian terdahulu. Adapun beberapa peneliti yang telah melakukan riset terlebih dahulu tentang pemanfaatan sistem VLC untuk mentransmisikan data audio salah satunya, dengan memanfaatkan VLC sebagai media transmisi audio, maka tidak diperlukannya waktu tambahan untuk pairing device. Adapun macam macam teknik modulasi dengan jenis analog maupun digital yang dilakukan bertujuan untuk meraih data rate tinggi ataupun untuk mencapai jarak komunikasi yang tinggi. Pada proyek akhir ini penulis bertujuan untuk merancang dan membangun alternatif transmisi menggunakan sistem VLC untuk menyampaiakn informasi data audio dengan menggunakan teknik modulasi digital protocol UART dengan target data rate diatas 3.3Kbps dengan jarak lebih dari 70cm
APLIKASI MENGHAFAL BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN SPACE REPETITION SYSTEM
Author : Raka Arya Pratama , Mohamad Safrodin, Halimatus Sadyah
Abstrak
Menghafal merupakan salah satu suatu bentuk metode belajar yang digunakan untuk mengingat kembali sesuatu yang pernah dibaca atau dirasakan secara benar seperti apa adanya. Tentunya banyak sekali metode penghafalan yang ada saat ini. Hal tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi yang pesat sehingga menghasilkan beberapa metode baru dengan memanfaatkan peranan dan fungsi teknologi dalam media pembelajaran. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan mengingat yang sama. Perbedaan kemampuan mengingat ini menjadikan tolok ukur untuk mengatur sebarapa cepat dan seberapa lama orang tersebut dapat mengingat suatu hal. Selain masalah daya ingat, adapun masalah lain yaitu tentang teknik penghafalan Dalam mengatasi masalah tersebut terdapat salah satu teknik penghafalan dengan menggunakan teknik perulangan berjangka terhadap suatu materi dengan rentang waktu tertentu. Teknik tersebut bernama Space Repetition System yang memiliki metode untuk mempelajari suatu materi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu Projek Aplikasi Menghafal Berbasis Android Dengan Menggunakan Space Repetition System ini dimaksudkan untuk membantu membuat sebuah media atau alat yang dapat digunakan untuk menghafal suatu topik pembahasan dengan berupa penerapan Space Repetition System. Pada proyek ini menggunakan bahasa rusia yang dimana menggunakan bahasa dasar sebagai studi kasus untuk penerapan metode yang dibawakan. Diharapkan dengan berbagai fitur yang ada pada proyek ini bisa membantu dan memberikan gambaran kepada pengguna bahwa menghafal memiliki beberapa metode lain. Proyek ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengguna dapat menghafal dengan menggunakan Space Repetition System. Terlepas dari sistem yang ada, dalam projek ini juga terdapat gamifikasi yang dapat memberikan kesan tentang belajar sambil bermain.
APLIKASI PENCARIAN RUTE ALTERNATIF TANAH LONGSOR DI BOJONEGORO MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE
Author : Maorisha Virginia , Arif Basofi
Abstrak
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menyebutkan, dari 38 kabupaten/kota, sebanyak 20 daerah masuk kategori rawan terjadinya tanah longsor, kategori tinggi, sedang, maupun ringan. Bojonegoro merupakan salah satu dari 38 Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang sering dilanda bencana tanah longsor, terutama di musim penghujan karena letak geografis dari Kabupaten Bojonegoro berada di wilayah pegunungan. Selain mengancam keselamatan warga, bencana tanah longsor ini menyebabkan beberapa infra-struktur rusak dan kerugian yang cukup besar. Dari bencana yang datang dengan tiba-tiba membuat masyarakat kesulitan melakukan evakuasi dan menemukan rute alternatif yang aman untuk dilewati pada saat tanah longsor. Salah satu solusi yang bisa membantu masalah ini adalah dengan membangun sebuah sistem evakuasi yang memberikan informasi mengenai daerah yang rawan terjadi longsor dan sedang terjadi longsor, sehingga masyarakat bisa mengantisipasi apabila terjadi tanah longsor. Aplikasi pencarian rute dibangun didalam bentuk Mobile dan dilengkapi dengan OpenStreetMap. Selain memberikan informasi mengenai daerah yang terjadi longsor, sistem ini juga memberikan informasi mengenai tempat evakuasi terdekat, rute alternatif bila jalan tertimbun tanah longsor. Aplikasi ini dapat membantu memudahkan penanganan korban bencana tanah longsor.
IMPLEMENTASI SMART DOOR DENGAN 4 SECURITY LEVEL BERDASARKAN KONDISI SENSOR
Author : Ahmad Ilham Santosa , M. Udin Harun Al Rasyid, Idris Winarno
Abstrak
Rumah merupakan kebutuhan primer bagi manusia, namun tingkat keamanan rumah semakin dipertanyakan dengan meningkatnya tindak kriminalitas dan keahlian pelaku kriminal dalam memanfaatkan teknologi, sehingga keamanan rumah menjadi perhatian utama dalam menjaga kenyamanan dan perlindungan keluarga. Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan IoT (Internet of Things) telah menjadi solusi yang menarik untuk meningkatkan keamanan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem smart door yang mengintegrasikan teknologi IoT untuk meningkatkan keamanan rumah dan memberikan kemudahan akses bagi pemilik rumah. Solusi yang ditawarkan meliputi implementasi sensor, backend, dan aplikasi mobile untuk mengontrol dan memonitor pintu secara efisien. Melalui implementasi sensor, sistem ini dapat mendeteksi kehadiran orang dan mengirim notifikasi secara real-time kepada pemilik rumah. Solusi yang ditawarkan juga mencakup fungsi pembukaan dan penutupan pintu yang terhubung dengan aplikasi mobile, serta pengaturan sensor dan ambang batas yang dapat disesuaikan. Eksperimen dilakukan untuk menguji kinerja sistem smart door, termasuk fungsi pembukaan dan penutupan pintu, konfigurasi sensor, kalibrasi, dan pengaturan ambang batas sensor. Penggunaan GPIO pada Raspberry Pi memungkinkan kontrol aktuator dan sensor sesuai dengan harapan, seperti Solenoid Door Lock untuk membuka dan menutup pintu dengan sukses. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem smart door ini efektif dalam meningkatkan keamanan rumah dan memberikan kontrol yang fleksibel bagi pemilik rumah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bidang IoT dan teknologi keamanan rumah.
ANALISIS PENURUNAN TOTAL COST PADA MAINTENANCE ID FAN DENGAN PENERAPAN RELIABILITY CENTRE MAINTENANCE II
Author : Muhammad Fakhrul Muqauwim , Hendrik Elvian Gayuh Prasetya, Radina Anggun Nurisma
Abstrak
Berdasarkan data dari Maintenance Priority Index PLTU Rembang pada tahun 2018 sampai 2019, ID fan menempati 10 besar komponen yang diprioritaskan untuk mendapatkan perbaikan. Hal ini menandakan pada ID fan telah terjadi banyak sekali kerusakan atau terjadi kerusakan yang sangat merugikan bagi PLTU Rembang. Oleh karena itu, untuk menjaga kehandalan ID fan tetap dalam nilai yang diharapkan, perlu strategi perawatan yang tepat. Reliability Centre Maintenance menitikberatkan pada penanganan untuk merawat suatu komponen agar terjaga nilai kehandalannya dengan mempertimbangkan efektivitas biaya perawatan. RCM menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dalam pengerjaannya. Analisa kualitatif digunakan untuk mendapatkan saran perawatan suatu komponen agar terjaga kehandalannya. Sementara analisa kuantitatif digunakan untuk mencari biaya perawatan optimal. Pada penelitian ini, didapatkan hasil berupa saran interval pemeliharaan yang lebih singkat daripada interval pemeliharaan yang dilakukan perusahaan sehingga didapatkan penurunan biaya total pada maintenance ID fan sebesar 70,95%.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer