DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING PENDINGIN PANEL SURYA DENGAN DIAPUNGKAN DIATAS AIR BERBASIS IOT DAN DATA LOGGER
Author : Fariechi Lazuardi Imany  , Moh. Zaenal Efendi, Lucky Pradigta Setiya Raharja

Abstrak

Penggunaan panel surya sudah mulai berkembang di indonesia sebagai bentuk penggunaan energi terbarukan untuk menunjang pengunaan energi listrik yang mandiri. Tetapi melihat kondisi geografis indonesia yang berada digaris khatulistiwa dengan pemaparan sinar matahari yang tinggi dengan suhu rata-rata tahunan indonesia sebesar 36˚C (BMKG, 2018) yang berpengaruh pada proses pengkonversian energi pada pembangkit panel surya yang mengakibatkan berkurangnya kinerja dari panel surya sehingga dibuatlah proyek akhir yang berjudul “Desain Dan Implementasi Sistem Monitoring Pendingin Panel Surya Dengan Diapungkan diatas Air Berbasis IoT Dan Data Logger”. Proyek akhir ini bertujuan mendinginkan panel surya dengan cara diapungkan diatas permukaan air dan terdapat pompa air yang akan mengalirkan air pada penampang yang menempel di belakang panel surya untuk mengsirkulasikan air serta memantau secara langsung kenaikan dan penurunan suhu dan real time terhadap parameter keluaran dari panel surya yaitu suhu, tegangan, arus dan daya. Dengan sistem monitoring dan pencatatan data menggunakan mikrokontroller ESP32 dengan hasil monitoring dapat diakses melalui internet. Sedangkan pembacaan arus dan tegangan output panel surya menggunakan sensor arus dan sensor tegangan. Dengan diketahui nilai arus dan tegangan maka dapat pula diketahui daya ouput panel surya yang merupakan hasil perkalian nilai arus dan tegangan yang dihasilkan. Sistem monitoring pendingin panel surya ini dapat mendinginkan suhu permukaan Panel Surya hingga 15.2 ˚C dan memberikan peningkatan daya output Panel Sutya sebesar 45.24% serta sistem monitoring yang bekerja 100% dengan secara otomatis mencatat hasil pembacaan sensor suhu, sensor arus dan sensor tegangan dan disimpan dengan data logger pada SD Card dan ditampilkan berupa grafik karakteristik pada PC yang telah terhubung dengan internet. Sehingga bisa diketahui karakteristik panel surya serta kinerja dari panel surya.


SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI UANG PERSEDIAAN BENDAHARA PENGELUARAN BERBASIS WEB PADA BAGIAN KEUANGAN SATUAN KERJA / KANTOR POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

Author : Siti Maisyaroh  , Ira Prasetyaningrum, Yuliana Setiowati

Abstrak

Bendahara Pengeluaran adalah orang yang ditunjuk untuk menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, dan Mempertanggung jawabkan uang untuk keperluan belanja negara dalam rangka pelaksanaan APBN pada kantor / satuan kerja Kementerian Negara / Lembaga, sedangkan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya merupakan salah satu Entitas Satuan Kerja yang dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Uang Persediaan yang selanjutnya disebut UP adalah uang muka kerja dengan jumlah tertentu yang bersifat daur ulang (revolving), diberikan kepada Bendahara Pengeluaran hanya untuk membiayai kegiatan operasional kantor sehari-hari yang tidak dapat dilakukan dengan pembayaran langsung. Sistem Administrasi Uang Persediaan Pada Satuan Kerja : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya hingga saat ini masih menggunakan system manual, dan masih rawan terjadinya kesalahan - kesalahan. Serta Beban Tugas dan Tanggung Jawab yang besar seorang Bendahara Pengeluaran dalam menatausahakan seluruh Pengeluaran dari Dana yang yang bersumber pada Dana APBN baik Pembayaran yang bersifat Langsung dari KPPN maupun Pembayaran yang dilakukan melalui Dana Uang Persediaan yang dipegang oleh Bendahara. Seiring dengan perkembangan teknologi komputer saat ini, dari permasalahan di atas dapat di rancang dan di bangun sebuah Sistem Informasi Administrasi Uang Persediaan Bendahara Pengeluaran berbasis Web Pada Bagian Keuangan Satuan Kerja / Kantor Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Aplikasi ini bertujuan untuk menatausahakan segala Pengeluaran – Pengeluaran, Mengklasifikasikan dan Menghitung Pajak, serta membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja ( SPTB ) dan Laporan Pertanggung Jawabannya dari Uang Persediaan yang dipegang oleh Bendahara Pengeluaran, sehingga dapat mengurangi Kesalahan – Kesalahan yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe Sistem Informasi Administrasi Uang Persediaan Bendahara Pengeluaran berbasis Web yang dapat menyajikan informasi kepada Bendahara Pengeluaran dan Atasan Langsung Bendahara ( PPK ) dalam mengola dan mengorganisir Pelaksanaan Pertanggungjawaban Uang Persediaan tersebut.


TEKO PEMANAS AIR SEBAGAI ALAT RUMAH TANGGA DENGAN KONTROL SUHU DILENGKAPI TEKNOLOGI IOT

Author : lakshita jana anova aziez  , Eru Puspita, Hendhi Hermawan

Abstrak

Air minum merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan oleh manusia, terlebih lagi keinginan untuk membuat variasi jenis minuman yang diseduh seperti teh, kopi dan lain-lain. Maka, air minum yg dibutuhkan haruslah panas. Selama ini untuk membuat air panas hal yang dilakukan adalah dengan memanaskan air pada kompor, terdapat pula cara yang lain yaitu dengan pemanas air (heater). Namun dalam proses pemanasan air tersebut suhu yang dihasilkan pada air kurang sesuai dengan jenis minuman yang akan di seduh sehingga kurang dapat mengontrol beberapa parameter yang diperlukan untuk proses perebusan yang ideal seperti suhu pada tiap perebusan. Oleh karena itu dimanfaatkannya suatu alat yang dapat mempermudah pemanasan air dengan mengoptimalkan dan memanfaatkan heater pada teko listrik yang dapat mengontrol temperatur yang dibutuhkan dalam perebusan air sesuai dengan preset pemanasan air. Selain itu, Dilengkapi dengan sebuah sensor berat yang berfungsi untuk mengetahui batas minimal air pada teko yang akan di rebus dan dilengkapi pula dengan sensor tegangan dan juga sensor arus untuk dapat memantau penggunaan dari aktuator. Dalam hasil implementasinya, sistem kontrol yang dibuat menggunakan metode logika fuzzy telah bekerja dengan respon yang menyesuaikan dengan set suhu yang diberikan yaitu 700C, 750C, 900C dan 1000C, untuk dapat mencapai setting point yang diberikan, pada set point 700C waktu dari pemanasan hingga mencapai setting point memerlukan waktu 10 menit dan dari hasil kontrol fuzzy terdapat nilai overshoot mencapai 50C. Pada setting point 750C waktu untuk mencapai setting point memerlukan waktu 12 menit dan nilai overshootnya mencapai 40C. Selanjutnya untuk setting point 900C dibutuhkan waktu 14 menit dan nilai overshootnya pada setting point ini sebesar 10C. Untuk setting point terakhir yaitu 1000C dibutuhkan waktu 17 menit dalam mencapai setting point dan nilai overshootnya sebesar 10C. Dalam hal pemantauan dan pengoperasian dengan teknologi IoT yang diimplementasikan data – data tersebut dikirimkan dan telah dapat dikendalikan secara jarak jauh.


PEMANFAATAN GPGPU CUDA UNTUK EDGE DETECTION PADA IMAGE PROCESSING

Author : Galih Putra Riatma  , Achmad Basuki, Rizky Yuniar Hakkun

Abstrak

Sebuah CPU pada dasarnya tidak dirancang untuk pengolahan grafis, karena untuk pengolahan grafis, data yang diolah berupa matrix yang sangat besar dan rumit. CPU tidak bisa melakukan perhitungan matrix dengan cepat karena keterbatasan core, karena itulah dalam komputer terdapat GPU tapi selama ini tidak banyak software yang memanfaatkan GPU untuk melakukan komputasi. Graphic Processing Unit (GPU) adalah suatu perangkat dalam komputer yang tugas utamanya adalah memproses output grafis yang ditampilkan di monitor. Namun sebuah teknologi baru bernama CUDA membuat GPU dapat digunakan untuk melakukan komputasi yang sebelumnya hanya dapat dilakukan oleh CPU. Dalam proyek akhir ini GPU diusahakan dapat menggantikan peran CPU, dengan tujuan mempercepat proses dengan paralelisasi. Karena sifat GPU yang multicore akan sangat menguntungkan untuk melakukan kalkulasi pada image processing, pada project ini adalah edge detection.


SISTEM DETEKSI JUDUL BUKU DAN REKOMENDASI MARKETPLACE PENJUALAN BUKU MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

Author : Regita Rahma Izazi  , Iwan Syarif, Tessy Badriyah

Abstrak

Dalam era digital saat ini, e-book telah menjadi alternatif populer bagi pembaca untuk mengakses buku. Meskipun keberadaan e-book semakin mendominasi, tetapi sebagian pembaca masih tetap mempertahankan kecintaan mereka pada buku fisik dalam bentuk cetak. Proses pencarian buku secara manual di platform marketplace online seringkali memakan waktu dan merepotkan bagi pembaca, terutama jika ada beberapa buku yang ingin dicari. Penelitian ini membahas mengenai penerapan teknologi OCR, untuk mengenali judul buku dari sampul buku. Penelitian juga mempertimbangkan dan membandingkan library OCR lain seperti PyTesseract, KerasOCR, dan PaddleOCR untuk menentukan pilihan terbaik. Dari perbandingan tersebut didapatkan hasil bahwa EasyOCR merupakan library yang sesuai dengan penelitian ini dalam mengenali judul buku dari sampul buku. Setelah mengenali judul buku menggunakan EasyOCR, sistem berhasil mendapatkan informasi buku mencakup judul buku, gambar, penulis, deskripsi, penerbit, tanggal terbit, halaman dan ISBN. Informasi buku tersebut diambil dari Google Books API. Sistem ini juga berhasil mengarahkan judul buku langsung ke platform marketplace yang terintegrasi untuk memudahkan pencarian dan pembelian buku.