Author : Farhan Dwi Prasetya , Rachma Prilian Eviningsih, Novie Ayub Windarko
Abstrak
Pada saat ini, Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sangat penting sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Namun, penggunaan panel surya masih menghadapi beberapa masalah, seperti ketidakstabilan daya keluaran akibat perubahan kondisi alam seperti suhu dan iradiasi matahari. Selain itu panel surya juga sering mengalami kondisi partial Shading yaitu kondisi ketika panel surya tidak menerima matahari secara menyeluruh diakibatkan oleh sebuah objek yang menutupi seperti awan, pohon, gedung, dll. Kondisi partial Shading dapat mengganggu kinerja panel surya dalam memproduksi daya listrik menjadi lebih rendah serta memunculkan beberapa titik puncak daya pada kurva karakteristik P-V yang disebut Local Maximum Power Point (LMPP) dan Global Maximum Power Point (GMPP). Oleh karena itu untuk mencapai daya keluaran yang maksimal, panel surya harus memerlukan Teknik Maximum Power Point Tracking (MPPT). Ada banyak metode konvensional yang digunakan untuk MPPT pada sistem panel surya, seperti P&O dan InC. Namun, metode ini memiliki kelemahan seperti respon yang lambat dan osilasi pada titik daya maksimum. Oleh karena itu, diperlukan metode lain yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam proyek akhir ini adalah Zebra Optimization Algorithm, yang termasuk dalam kelompok metaheuristic. Zebra Optimization Algorithm menggabungkan perilaku pencarian makanan dan strategi pertahanan terhadap predator. Zebra Optimization Algorithm diimplementasikan dalam MPPT untuk mengubah mengubah posisi duty cycle sehingga mendapat nilai terbaik dan menghasilkan daya keluaran maksimal dari panel surya. Dari hasil pengujian yang dilakukan MPPT ZOA secara simulasi, mendapatkan rata-rata akurasi tracking 99,9% dan rata-rata kenaikan daya sebesar 27,165% dengan waktu tracking 0,416 detik. Sedangkan MPPT PSO mendapatkan rata-rata akurasi tracking 97,17% dan rata-rata kenaikan daya sebesar 25,017% dengan waktu tracking 0,368 detik. Hasil dari pengujian close loop hardware didapatkan nilai rata2 akurasi dari ZOA pada setiap pola sebesar 98,95%. MPPT ZOA menghasilkan akurasi yang lebih baik sebesar 1,74% dibanding MPPT PSO. Dalam kurun waktu sehari MPPT ZOA dapat menaikan daya PV dengan rata-rata sebesar 13.26% pada setiap kondisi naik shading maupun non shading.
SISTEM INFORMASI PELANGGARAN SISWA
Author : Agung Prasetyo , Kholid Fathoni, Tita Karlita
Abstrak
SMKN 1 Jenangan Ponorogo memonitor pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh peserta didik SMKN 1 Jenangan Ponorogo menggunakan aturan-aturan tertulis yang selalu dibawa seorang siswa. Aturan yang ada dalam fault point digunakan sebagai acuan oleh sekolah dalam menentukan sanksi apakah yang akan diberikan kepada peserta didik yang mendapatkan point-point tertentu. Jadi dalam sistem ini terdapat pasal-pasal dan point bagi pelanggar aturan yang harus dipatuhi peserta didik. Penampungan data masih berada dalam sebuah buku saku yang dipegang setiap peserta didik yang terkadang buku saku ini hilang dan catatan pun hilang. Orang tua pun terkadang tidak tahu apakah anaknya melakukan pelanggaran atau tidak, tahu-tahu suatu hari orangtua dipanggil kesekolahan karena point pelanggaran anak sudah terkumpul banyak. Maka dari itu sistem informasi ini dibutuhkan agar pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan seorang peserta didik terekam dalam sebuah database secara online agar siapapun bisa melihat pelanggaran apa saja yang dilakukan oleh seorang peserta didik sehingga orang tua peserta didik pun dapat mengetahui pelanggaran apa yang dilakukan oleh anaknya sejak awal.
SISTEM NAVIGASI LANTAI 1 GEDUNG PSDKU LAMONGAN POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY
Author : La Ode Muhammad Badar Pramuditya , Darmawan Aditama, Moh Hasbi Assidiqi
Abstrak
Kampus PENS PSDKU Lamongan yang masih baru dalam lingkungan kampus terutama di Kabupaten Lamongan. Kurangnya papan penanda yang ada dalam kampus membuat banyak pengunjung atau mahasiswa baru yang ingin mengunjungi dan menjalani perkuliahan di Kampus PENS PSDKU Lamongan mengalami kesulitan atau kebingungan. Oleh karena itu perlu dibuat aplikasi yang dapat membantu pengunjung dan mahasiswa untuk menemukan ruangan atau tempat di Kampus PENS PSDKU Lamongan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan yaitu Augmented Reality. Augmented Reality merupakan penggabungan objek benda maya 2 dimensi dan 3 dimensi yang kemudian hasil tersebut akan diproyeksikan kedalam objek nyata dalam bentuk informasi yang diterima oleh pengguna. Aplikasi penunjuk navigasi ruangan yang dirancang merupakan aplikasi pemodelan ruangan dalam bentuk 3 dimensi yang menggabungkan teknologi Augmented Reality dengan pemodelan ruangan kampus PENS PSDKU Lamongan. Dengan adanya aplikasi penunjuk navigasi ruangan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna baik mahasiswa baru, staff ataupun pengunjung tamu untuk memperoleh informasi di lingkungan Kampus PENS PSDKU Lamongan.
RANCANG BANGUN PENGUKURAN DAN MONITORING SUHU TBUH, TEKANAN DARAH DAN DETAK JANTUNG PASIEN BERBASIS APLIKASI WEB
Author : Nabila Ulfa , Tri Budi Santoso
Abstrak
Dengan berkembangnya teknologi dalam kehidupan sehari-hari sudah sangat dirasakan oleh setiap orang. Perkembangan teknologi elektronika sudah dapat dikembangkan dalam bidang medis dalam melakukan diagnosa. Contoh aplikasinya sebagai alat kontrol kesehatan, alat bantu penyembuhan dan lain-lain. Suhu badan, tekanan darah dan detak jantung merupakan indikator utama pasien sebagai penanda awal pasien masih sakit atau sudah menuju sehat. Detak jantung beats per minute (bpm) ini merupakan parameter untuk menunjukkan kondisi jantung. Perubahan suhu tubuh sangat erat kaitannya dengan produksi panas yang berlebihan,produksi panas maksimal maupun pengeluaran panas yang berlebihan. Tekanan darah juga merupakan salah satu parameter fisik yang sering diukur dan indikator penting dari kondisi kesehatan. Dalam menyikapi permasalahan tersebut, dibuatlah sebuah rancang bangun untuk dilakukan pengukuran suhu tubuh, detak jantung dan tekanan darah berbasis aplikasi web dengan tujuan agar parameter yang harus diukur pada tubuh pasien dapat terpantau secara real time. Sehingga jika terjadi perubahan yang signifikan oleh parameter yang diukur dapat langsung diketahui. Dari hasil pengukuran tekanan darah didaptkan hasil bahwa kekuatan diastole tidak sebaik systole dikarenakan seleisih tekanan nadi setap orang berbeda namun masid ada direntang 40 mmHg. Rancangan ini juga mampu mengirimkan data ke database melalui pemrogaman C# dan sudah dapat disimpan dalam bentuk file txt. Hasil tampilan pada aplikasi web berupa grafik yang berubah secara real time sesuai dengan perubahan nilai suhu tbuh dan detak jantung.
RANCANG BANGUN DISPENSER CERDAS DENGAN GALON BAWAH MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK
Author : Tri Esti Yustini , Mohd. Syafrudin, Ronny Susetyoko
Abstrak
Dispenser merupakan teknologi buatan manusia yang digunakan sebagai tempat atau wadah penampung air minum dimana bertujuan untuk membantu manusia dalam flexybilitas penempatan maupun pengambilan air minum. Penggunaan dispenser dengan kran manual ini dinilai kurang menguntungkan karena ketika proses pengambilan air minum besar kemungkinan terdapat tumpahan air yang disebabkan air dalam gelas terlalu penuh ataupun karena penempatan gelas pada posisi yang kurang tepat. Selain itu juga jika terjadi tumpahan pada air panas maka akan melukai tangan. Oleh karena hal tersebut maka otomasi alat diperlukan sehingga mampu membantu manusia dalam penggunaan dispenser ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, Dispenser Otomatis ini dapat mengisi gelas secara otomatis pada suatu gelas dengan varian tinggi yang beragam. Jika suatu gelas diletakkan pada dispenser, maka secara otomatis akan membuka keran air, lalu air tersebut akan mengisi gelas dengan air tersebut sampai sebelum 1 cm dari mulut gelas dengan memanfaatkan sensor tinggi gelas dan sensor ultrasonik. Ditambahkan fitur interface untuk mengetahui kondisi gelas yang diisi dan pilihan mode untuk pengisian setengah gelas. Selain itu juga dilengkapi fitur pengingat apabila diketahui air galonnya habis. Agar mempermudah pergantian galon dan tidak perlu mengecek secara berulang-ulang untuk memastikan galon habis. Dari pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat mengisi gelas dengan error dibawah 1 cm pada setiap pengisian air pada gelas dan pada seluruh percobaan sistem telah berhasil mengisi gelas tanpa ada yang tumpah. Kata Kunci :
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer