PEMBUATAN VIDEO EXPLAINER STIMULASI TERHADAP BALITA GUNA MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA FASE GOLDEN AGE
Author : Yesinta Cindy Dwimawarni  , Rosiyah Faradisa, Widi Sarinastiti

Abstrak

Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Stimulasi merupakan suatu hal yang dapat memberikan perkembangan yang baik terhadap pertumbuhan otak anak. Hal ini disebabkan perkembangan otak anak merupakan fondasi yang dapat menentukan terhadap masa depan dan kecerdasannya, baik emosional maupun intelektual. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada masa balita adalah berkaitan dengan masalah tumbuh kembang. Hal ini terjadi karena pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu 0 sampai 5 tahun (fase golden age), dimana anak mulai peka untuk menerima berbagai rangsangan. Menurut data Riskesdas tahun 2013, jumlah balita di Indonesia dengan usia 12-60 bulan sejumlah 67.710. Tingginya jumlah balita yang ada di Indonesia sebagai calon generasi penerus bangsa, perlu mendapatkan perhatian agar kualitas tumbuh kembangnya tetap terjaga. Namun, tidak jarang orang tua terlambat menyadari keterlambatan anaknya. Maka dari itu penulis memilih judul PEMBUATAN VIDEO EXPLAINER STIMULASI TERHADAP BALITA GUNA MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA FASE GOLDEN AGE yang dapat digunakan sebagai media edukasi terhadap masyarakat agar lebih paham mengenai tumbuh kembang anak dan bagaimana cara menstimulasi balita, serta sebagai media yang membantu Pos PAUD Terpadu Tunas Melati Kebraon - Surabaya dalam melakukan penyuluhan terhadap para orang tua.


MONITORING RUANGAN SERVER BMKG JUANDA BERBASIS IOT MENGGUNAKAN PROTOKOL KOMUNIKASI MQTT

Author : Septia Nurul Azizah  , Faridatun Nadziroh, Anang Budikarso

Abstrak

Ruang server memiliki peran penting dalam komputasi modern.Mempertahankan suhu dan kelembapan sesuai standar di ruang server sangat penting untuk mencegah gangguan atau kerusakan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan suhu, kelembapan, dan deteksi asap di ruang server secara real time dengan menggunakan protokol komunikasi MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Hasil pemantauan ini dapat diakses melalui situs website yang memanfaatkan teknologi Internet of Things dengan menggunakan modul ESP32, sensor DHT22, dan sensor MQ-2. Modul ESP32 berperan utama dalam sistem ini, membaca data suhu dan kelembapan dari. sensor DHT22 dan mengirimkan informasi tersebut ke LCD melalui jaringan internet nirkabel. Sensor MQ2 digunakan untuk mendeteksi jika suhu dan kelembapan melebihi standar, dengan metode decision tree digunakan untuk memetakan dan memberikan Kesimpulan tentang kondisi, seperti suhu normal, waspada, dan bahaya.


ANALISA KINERJA CHANNEL CODING PADA TEKNIK OFDM UNTUK SISTEM KOMUNIKASI AKUSTIK BAWAH AIR

Author : Machmud Roby Alhamidi  , I Gede Puja Astawa, Tri Budi Santoso

Abstrak

Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja Sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) dengan menambahkan channel coding (error correction code) dengan tujuan untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan yang terjadi pada saat pengiriman data. Pada komunikasi acoustic underwater channel coding sangat diperlukan karena karakteristik kanal bawah air yang jauh berbeda dibanding dengan kanal udara dan kesalahan sangat mungkin terjadi. Pada penelitian ini dibuat simulasi sistem komunikasi acoustic underwater menggunakan OFDM digunakan channel coding menggunakan kode Hamming (7,4) dan kode Hamming (15,11) yang mampu mengkoreksi satu kesalahan atau mendeteksi dua kesalahan kemudian kode BCH yang mampu mengkoreksi dua kesalahan untuk BCH (15,7) dan mengkoreksi 9 kesalahan untuk BCH (127,64) dan kode Reed Solomon yang mampu mengkoreksi dua kesalahan untuk RS (15,11) dan mengkoreksi 8 kesalahan untuk RS (31,15). Hasil penelitian mengkonfirmasi kinerja yang lebih baik ketika sistem menggunakan OFDM dengan kode BCH (127,64) dibanding dengan kode lainnya yang digunakan, mulai 1 dB sampai 3 dB untuk kinerja BER 10-3 pada kanal AWGN sedangkan pada kanal Multipath kinerja BER lebih baik 1 dB sampai 8 dB untuk kinerja BER 10-3.


RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PEMAKAIAN DAYA BERBASIS MIKROKONTROLLER PADA INDUSTRI DENGAN STANDBY GENSET SEBAGAI SUPLAI CADANGAN

Author : Moch Bagus Prasetyo Samsul  , Lucky Pradigta Setiya Raharja, Yahya Chusna Arief

Abstrak

PLN adalah perusahaan penyedia tenaga listrik bagi kepentingan umum baik dalam skala kecil dan besar, namun sumber utama dari PLN akan mengalami suatu gangguan dan terjadi pemadaman suatu saat nanti, sehingga dapat mengganggu aktivitas produksi pada industri saat terjadi gangguan. Berdasarakan kejadian tersebut agar tidak terjadi pemadaman total pada industri,maka dibutuhkan sumber cadangan untuk menggntikan peran sumber utama hingga menyala kembali. Ketika terjadi perpindahan dari sumber utama ke sumber cadangan tidak diketahui oleh semua orang dalam industri, sehingga dapat menyebabkan genset sebagai sumber cadangan mengalami blackout karena kelebihan beban. Tujuan dari pembuatan proyek akhir ini adalah untuk memonitoring penggunaan daya yang mampu memonitoring secara realtime baik melalui layar LCD. Sistem monitoring ini menggunakan sensor tegangan PZEM-004t berbasis STM32F401CDU6 yang dirancang untuk mempermudah kinerja manusia dalam mengetahui pemakaian daya yang dipakai. Sistem ini menggunakan STM32F401CDU6 sebagai mikrokontroller, sensor PZEM-004t digunakan untuk mengukur tegangan, arus, frekuensi, powerfactor dan energi yang masuk dan keluar menuju ke Beban. Modul ESP8266 sebagai pengontrol serta menampilkan data sensor tegangan melalui web Thinkspeak. Harapan dalam pembuatan alat monitoring pemakaian daya adalah untuk membantu manusia dalam mengetahui besar penggunaan daya yang dipakai dalam suatu industri.


ROBOTANI: DESAIN KONTROL MOBILE ROBOT UNTUK ALAT BANTU PERTANIAN

Author : Nobby Bagus Muliawan  , Indra Adji Sulistijono, Eko Henfri Binugroho

Abstrak

Dalam penelitian ini, kontrol mobile robot untuk traktor tangan konvensional dikembangkan. Traktor tangan merupakan alat pertanian yang umum dipakai di Indonesia, pada umumnya digunakan untuk mengolah tanah persawahan seperti membajak dan meratakan tanah. Traktor tangan menggunakan mesin bensin sebagai penggerak utama dan memiliki 2 roda dengan tipe kendali diferensial, lalu untuk kendali mekanis belok menggunakan 2 handle clutch. Dengan mengaplikasikan kendali mobile robot pada wahana traktor menghasilkan wahana traktor yang dapat membajak dan menanam padi secara otomatis. Pada sistem yang diusulkan, kendali posisi wahana menggunakan metode way-point dan untuk menentukan posisi menggunakan metode Trilaterasi, selain itu juga menggunakan sensor kompas terkompensasi tilt sebagai penentu arah hadap wahana. Penelitian dilakukan dengan 2 tahap, tahap pertama menggunakan simulasi dan tahap kedua dengan experiment. Simulasi dipakai untuk merancang kendali dan sistem navigasi sebelum diterapkan secara langsung untuk mengurangi risiko pada wahana. Software yang digunakan untuk simulasi menggunakan CoppeliaSim Edu V4.0.0 dan menggunakan robot dr12 dengan tipe differential-drive sebagai model dari kendaraan. Sensor proximity digunakan untuk menghitung posisi menggunakan metode Trilaterasi. Hasil penelitian dengan simulasi, menunjukkan wahana dapat melewati jalur yang bervariasi seperti lurus, belok, kotak dan spiral. Pada Experiment rancangan kendali low level menunjukkan hasil yang cukup baik, namun kendali high level masih belum menunjukkan hasil yang diharapkan, akurasi dan kestabilan sensor posisi menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan lebih lanjut