Author : Febiana Najwah , Much Chafid, Arif Basofi
Abstrak
CV Mascitra Teknologi Indonesia melalui Mascitra Training Center merupakan lembaga pelatihan di bidang sertifikasi kompetensi dan pelatihan teknologi informasi yang masih mengelola proses pendaftaran, pembayaran, dan kuota peserta secara manual. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan konfirmasi pembayaran hingga 3-5 hari kerja, pengelolaan kuota yang rawan kelebihan kapasitas, serta tidak adanya sistem prioritas dalam waiting list. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang mengintegrasikan Payment Gateway Midtrans untuk otomatisasi konfirmasi pembayaran, serta fitur Smart Quota Management yang mengelola kuota melalui mekanisme hold time adaptif berbasis minat peserta, auto release, dan auto promote pada waiting list. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan peran User dan Admin. Pengujian dilakukan melalui Black Box Testing, System Usability Scale, dan pengujian performa menggunakan Apache JMeter. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario fungsionalitas berjalan sesuai harapan, skor SUS mencapai 81,64 kategori Excellent, dan response time seluruh proses kritis berada di bawah 3 detik.
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI KANDUNGAN GULA PADA MINUMAN MENGGUNAKAN FOTODIODE DAN SENSOR TDS BERBASIS METODE FUZZY
Author : Muhammad Yazid Al Hafidz , Kemalasari, Moch. Rochmad
Abstrak
Konsumsi gula berlebih merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi penyakit diabetes di Indonesia. Sementara itu, terbatasnya alat ukur kadar gula dalam minuman yang praktis dan terjangkau menyebabkan upaya pemantauan konsumsi gula oleh masyarakat umum masih sulit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi kadar gula dalam larutan berbasis sensor dengan metode pengolahan data yang adaptif menggunakan logika fuzzy. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan dua sensor utama, yaitu sensor Total Dissolved Solids (TDS) untuk mengukur jumlah total zat terlarut dalam larutan dan sensor fotodiode untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya akibat pembiasan cahaya oleh larutan gula. Data yang diperoleh dari kedua sensor diproses oleh mikrokontroler melalui tahapan fuzzifikasi, inferensi berbasis rule base, dan defuzzifikasi menggunakan metode weighted average untuk menghasilkan estimasi kadar gula dalam satuan gram per 100mL. Perancangan sistem dilakukan pada tingkat utama yang direpresentasikan melalui blok diagram dan flowchart, mencakup proses akuisisi data sensor, pengolahan data menggunakan logika fuzzy, serta penyajian hasil pengukuran melalui layar OLED dan pengiriman data ke platform Firebase sebagai data histori pengukuran. Pengujian sistem dilakukan pada berbagai variasi larutan gula dengan konsentrasi yang berbeda untuk mengevaluasi kinerja sensor dan akurasi sistem secara keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor TDS memiliki tingkat error berkisar antara 0,25% hingga 2,04%, sedangkan sensor fotodiode menunjukkan hubungan korelasi negatif antara kadar gula dan tegangan keluaran, di mana peningkatan konsentrasi gula menyebabkan penurunan nilai tegangan. Penerapan teknik filtering berlapis terbukti meningkatkan stabilitas pembacaan sensor fotodiode. Selain itu, sistem menunjukkan performa terbaik pada larutan yang bersifat homogen, sementara pada larutan yang kurang homogen terjadi peningkatan variasi error yang dipengaruhi oleh faktor warna dan kekeruhan larutan. Berdasarkan analisis hasil pengujian, sistem menghasilkan nilai Mean Absolute Error (MAE) sebesar 0,2665gr/100mL, standar deviasi sebesar 0,291gr/100mL, dan tingkat akurasi sebesar 96,19%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dirancang memiliki tingkat akurasi yang baik dan layak digunakan sebagai alat monitoring kadar gula pada berbagai jenis minuman.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBERSIH KACANG HIJAU SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN KECAMBAH DENGAN KONTROL PID
Author : Zulvidha Dhina Pujunayu , Epyk Sunarno, Ainur Rofiq
Abstrak
Saat ini cara pembersihan kacang hijau sebagai bahan dasar pembuatan kecambah masih menggunakan cara konvensional sehingga menyebabkan pembersihan kacang hijau masih kurang maksimal. Proyek akhir ini akan mengembangkan alat pembersih kacang hijau dengan proses kerja alat yang stabil walaupun terjadi perubahan beban (plant) dan penggunaan energi yang efisien. Pada proyek akhir ini dibuat alat pembersih kacang hijau sebagai bahan dasar pembuatan kecambah dengan menggunakan motor induksi 1 fasa ½ HP. Sumber energi dari alat ini adalah dari jala-jala PLN tegangan rms 220 volt yang disearahkan menjadi tegangan DC oleh penyearah gelombang penuh tak terkontrol dengan output tegangan 311,13 volt . Tegangan tersebut menjadi masukan untuk inverter 1 fasa dengan modulasi SPWM (Sinusiodal Pulse Widht Modulation) yang dibangkitkan oleh mikrokontroller ARM STM32F407VG Discovery. Namun, karena bentuk gelombang keluaran dari inverter ini tidak sinus (distorsi / cacat), maka dari itu digunakanlah low pass filter, yaitu filter LC dengan frekuensi cut off 606,68Hz. Tegangan sebesar 220 volt keluaran dari low pass filter dapat memutar motor. Dengan daya 370 Watt sistem yang dibuat dapat berjalan dengan yang diinginkan. Karena terdapat beban kacang hijau, maka perlu adanya kontrol untuk menjaga putaran motor tetap konstan (1335 rpm), kontrol PID yang digunakan memiliki parameter Kp=104, Ki=50, dan Kd=0,6 dengan setpoint kecepatan motor 1335 rpm. Besar putaran motor dan parameter kontrol dari kontrol PID ditampilkan pada TFT Touch Screen
ANALISA PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN INFORMASI MIMO OFDM SEBAGAI BAHAN MODUL PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI
Author : Diana Permatasari , Aries Pratiarso, Arifin
Abstrak
Pada proyek akhir ini di buat simulasi dari pengiriman dan penerimaan informasi menggunakan pemrograman matlab, dimana akan dilakukan pengamatan setiap blok. Dalam pengamatan setiap blok akan ditampilkan bentuk sinyal yang telah mengalai proses pemfilteran. Sehingga dapat diketahui proses yang terjadi selama informasi tersebut dikirimkan dan diterima. Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan suatu teknik transmisi yang menggunakan beberapa buah frekuensi pembawa (multicarrier) dalam satu saluran dimana setiap frekuensi pembawa tersebut saling orthogonal (tegak lurus). Dalam proyek akhir ini, input data adalah berupa sinyal analog, yaitu sinyal suara. yang selanjutnya akan dilakukan analisa proses dari pengiriman dan penerimaan setiap input data, selain itu juga akan dilakukan analisa terhadap kinerja system Orthogonal Frequency Division Multipexing (OFDM) Selanjutnya hasil analisa tersebut akan dibandingkan dengan teori. Pada proyek akhir ini nantinya akan di buat prosedur percobaan step by step sehingga hasil akhir proyek ini dapat digunakan sebagai modul praktikum sistem komunikasi. Pada pembuatan modul praktikum ini menggunakan bahasa pemprograman MATLAB, agar dapat menarik tampilan menggunaan tampilan GUI yang menampilkan grafik hasil proses pengiriman dan penerimaan teknik MIMO OFDM.
SISTEM MONITORING EKG PORTABEL 2-LEAD MENJADI 6-LEAD UNTUK MEREKAM AKTIVITAS JANTUNG BERBASIS KOMUNIKASI NIRKABEL DENGAN WEBSITE
Author : Raden Septiaji Dwilakso Utomo , Moch. Rochmad, Rika Rokhana
Abstrak
Penyakit kardiovaskular adalah istilah bagi serangkaian gangguan yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular saat ini menjadi penyumbang kematian tertinggi pada kategori Penyakit Tidak Menular. Sehingga perlu adanya tindakan pencegahan berupa deteksi dini penyakit kardiovaskular dan pemantauan terhadap pasien yang sedang dirawat. Dalam situasi ini, deteksi dan pemantauan dini hanya dapat dilakukan secara virtual. Sehingga diperlukan alat EKG 6-Lead portable berbasis komunikasi nirkabel untuk memenuhi kebutuhan proses telemedisin. Proyek akhir ini menggunakan modul ADS1293 untuk merekam sinyal kelistrikan jantung agar memenuhi kebutuhan proses telemedisin. Perangkat akuisisi EKG dapat memproses Lead I, Lead II, dan augmented Leads didapatkan dengan proses perhitungan serta nilai detak jantung pasien dengan menggunakan algoritma pemrosesan Pan-Tompkins yang dimodifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat akuisisi EKG menghasilkan grafik EKG 6-Lead dengan persentase kesalahan absolut (MAPE) pada pengukuran detak jantung rata-rata sebesar 0.51% dibandingkan dengan hasil pengujian perangkat kalibrasi EKG pada rentang pembacaan 40 - 220 BPM. Hasil dikirimkan ke perangkat eksternal dalam bentuk data menggunakan protokol MQTT melalui komunikasi antar perangkat dalam IoT (Internet of Things). Dengan demikian, dokter dapat mengakses hasil pengambilan data fisik pasien mereka secara daring.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer