Author : Iftitah Sita Devi Andani , Ira Prasetyaningrum, Yuliana Setiowati
Abstrak
Pertanian mempunyai arti yang penting bagi kehidupan manusia, selama manusia hidup, selama itu juga pertanian tetap akan akan tetap ada. Hal itu disebabkan karena makanan (beras) merupakan kebutuhan manusia paling pokok selain udara dan air. Maka dari itu dibutuhkan seorang petani pintar sehingga bisa meningkatkan hasil beras. Untuk membuat petani pintar dibutuhkan seorang guide yang bisa memandu petani terutama petani pemula dalam melakukan kegiatan bertani yang benar. Penelitian ini mengajukan alternatif baru, yaitu berupa Aplikasi Siklus Tanaman Padi Sebagai Smart Guide Petani Berbasis Android yang bisa memandu petani terutama petani pemula dalam melakukan kegiatan bertani. Aplikasi ini memiliki fitur informasi langkah proses bertani, informasi bibit, informasi pupuk, pembuatan jadwal bertani, pemilihan bibit yang tepat berdasarkan karakteristik bibit, konsultasi penanganan penyakit tanaman padi (sistem pakar) dan rekapitulasi hasil tiap panen. Aplikasi ini memandu petani terutama petani pemula untuk meningkatkan hasil panen dengan cara memberikan perlakuan yang maksimal pada tanaman padi. Aplikasi ini menampilkan notifikasi sebagai pengingat kepada petani jika tanaman padi harus mendapatkan perlakuan khusus. Di setiap device memiliki kecepatan yang berbeda – beda dalam menampilkan notifikasi, hal ini disebabkan karena perbedaan besar RAM pada tiap device, semakin besar RAM yang dimiliki maka semakin tepat waktu notifikasi akan muncul. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar kepada para petani aplikasi ini sudah bisa membantu petani dala melakukan proses bertani terutama dalam pembuatan jadwal bertani.
RANCANG BANGUN ALAT UJI MCB 1 PHASA BERBASIS IOT
Author : Erina Yuninda , Sutedjo, Hendik Eko HS
Abstrak
MCB (Miniatur Circuit Breaker) merupakan salah satu material penting di PLN. MCB ini digunakan sebagai pembatas daya pelanggan maupun sebagai proteksi arus berlebih. Dalam beberapa kasus, ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh pelanggan dengan merubah bagian dalam MCB, sehingga saat pelanggan sudah melebihi batas daya yang ada MCB menjadi tidak trip. Jika MCB tidak berfungsi dengan benar maka MCB tidak akan bekerja sebagai pengaman dengan baik. Jika saat ada arus berlebih yang harus di proteksi tetapi MCB tidak dapat bekerja maka dapat menyebabkan kerusakan alat maupun kebakaran. Oleh karena itu, diperlukan pengecekan MCB terlebih dahulu sebelum dipasang pada pelanggan. Pembuatan alat uji MCB 1 phasa dengan daya 450 VA, 900 VA dan 1300 VA ini bertujuan agar MCB yang didapat dari Kantor Pusat dapat dicek terlebih dahulu saat diterima di Kantor UP3 masing-masing. Sistem alat uji MCB ini yaitu dengan memanfaatkan arus short circuit dari trafo sehingga dapat memberikan beban pada MCB. MCB akan diuji dengan arus uji yang disesuaikan dengan standar MCB PLN yang berlaku. Dari uji MCB tersebut akan dibandingkan hasil waktu uji MCB dengan SPLN sehingga didapatkan kondisi MCB dalam keadaan Baik/Tidak Baik. Maksimum arus yang dapat dialirkan alat ini adalah sebesar 30 Ampere. Alat ini terhubung dengan webserver yang digunakan untuk mengolah hasil uji MCB menjadi Berita Acara yang sesuai dengan ketentuan perusahaan. Hasil pengujian alat uji MCB pada penelitian ini mampu menguji beberapa MCB sesuai dengan kondisinya dan didapatkan hasil kondisi 7 MCB dalam keadaan Baik dan 8 MCB dalam keadaan Tidak Baik sesuai dengan SPLN 108. Alat ini dapat menghasilkan selisih error yaitu < 2,5%.
RANCANG BANGUN INVERTER SATU FASA UNTUK BEBAN RUMAH TANGGA PADA RUMAH MANDIRI
Author : Randa Prasetya , Yahya Chusna Arief, Hendik Eko HS
Abstrak
Energi alternatif berbasis solar cell merupakan sumber sistem energi rumah mandiri yang menghasilkan tegangan jenis DC. Beban yang digunakan dalam rumah mandiri merupakan peralatan rumah tangga dengan tegangan jenis AC yang sering digunakan seperti exhaust fan, motor pompa air dan heater. Inverter digunakan untuk mengubah tegangan jenis DC menjadi tegangan jenis AC. Dalam penelitian ini, inverter dirancang untuk masukan tegangan jenis DC yang berasal dari hasil penguatan tegangan solar cell 220-250V oleh converter fullbridge menjadi 350 Vdc. Teknik penyulutan inverter menggunakan Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM), dan keluaran dari inverter dikontrol oleh kontroler logika fuzzy. Dengan logika fuzzy sebagai kontroler ketika terdapat perubahan tegangan (tegangan jatuh) akibat penambahan beban atau penurunan nilai tegangan sumber, maka tegangan akan segera distabilkan agar sesuai dengan tegangan set point sebesar 220 Volt RMS. Dari hasil pengujian inverter secara keseluruhan maka untuk beban sebesar 300 watt sistem masih mampu bekerja dengan baik dan mengeluarkan tegangan AC sebesar 230-223,3 volt pada frekuensi 49,1 Hz. Nilai tersebut masih ditoleransi karana memiliki rangae +4,5% dan +1,5% terhadap nilai set point. Sedangkan ketika beban ditambah maka drop tegangan akan semakin besar sehingga tegangan keluaran inverter hanya mencapai 195,6 volt serta memiliki prosentase drop tegangan sebesar -11,1%. Besaran drop tegangan yang terlalu besar akan menyebabkan kerusakan pada peralatan rumah tangga karena standart perubahan tegangan yang dibolehkan oleh PLN adalah +5% dan -10%.
RANCANG BANGUN ALAT PEMUTUS KWH METER 1 PHASA UNTUK PELANGGAN YANG TERLAMBAT MELAKUKAN PEMBAYARAN DRNGAN FITUR ANDROID
Author : Rizqa Arvioneta , Sutedjo, Rachma Prilian Eviningsih
Abstrak
Energi listrik adalah sumber tenaga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari terutama apada saat ini. Hampir semua peralatan yang digunakan menggunakan listrik sehingga energi listrik berubah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sebagai pengguna energi listrik yang disediakan oleh PLN, maka terdapat kewajiban yang harus dilakukan yaitu pembayaran. Pembayaran untuk pelanggan tegangan rendah 1 phasa dilakukan setiap tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya. Pada umunya pemutusan aliran listrik ini dilakukan langsung oleh petugas di lapangan. Pada saat pelaksanaan didapatkan beberapa kendala yang menyebabkan aliran listrik tidak bisa diputus salah satunya adalah pintu pagar yang terkunci. Pada proyek akhir ini dirancang sebuah alat pemutus aliran listrik yang mampu dikontrol jarak jauh menggunakan smartphone petugas. Alat pemutus ini menggunakan relay sebagai pemutus arus listrik pada sisi pelanggan serta dilengkapi oleh buzzer yang akan menyala beberapa detik yang berfungsi warning Ketika pelanggan belum melakukan pembayaran hingga h-1 dan LCD yang berfungsi untuk menampilkan perameter penggunaan pelanggan. Dengan adanya alat ini mampu menekan angka tunggakan pembayaran tagihan listrik pelanggan ke PLN.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MULTIFUNCTIONAL DIGITAL PROTECTION RELAY UNTUK GANGGUAN TEGANGAN, ARUS DAN FREKUENSI PADA JARINGAN LISTRIK
Author : Andrian Aqosta Riza , Suhariningsih, Epyk Sunarno
Abstrak
Sistem proteksi merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam sistem tenaga listrik. Salah satu kegunaanya adalah untuk meminimalisir gangguan pada sistem dengan cepat, tepat dan akurat. Penggunaan listrik yang berlebihan dapat menyebabkan tegangan dan arus listrik menjadi sering naik turun sehingga mengakibatkan terjadinya korsleting, lonjakan arus listrik yang besar, hingga kerusakan. Selain perubahan tegangan dan arus, beberapa peralatan listrik juga sangat sensitif terhadap frekuensi yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat yang dapat berfungsi untuk memberikan proteksi agar peralatan listrik tidak rusak dan memastikan keandalan peralatan. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah relai proteksi yang menggunakan teknologi digital untuk terus memantau dan menganalisis parameter tegangan, arus dan frekuensi. Saat terjadinya kesalahan atau kondisi pada parameter yang tidak sesuai dengan setpoint yang telah ditentukan terdeteksi, maka relai akan bekerja dan melindungi sistem kelistrikan. Pada saat proteksi arus dilakukan percobaan standard inverse dengan 4 setting point yang berbeda. Standard inverse memperoleh nilai keandalan dengan nilai rata – rata sebesar 7.5%. Kemudian pada very inverse dengan 4 setting point yang berbeda diperoleh keandalan dengan nilai rata – rata sebesar 5.79%. Pada proteksi overvoltage diperoleh nilai keandalan dengan nilai rata – rata sebesar 6% dan nilai keandalan sebesar 7.3% pada undervoltage. Pada proteksi overfrequency diperoleh nilai keandalan dengan nilai rata – rata sebesar 8.1% dan nilai keandalan sebesar 7.9% pada underfrequency. Dengan dibuatnya alat ini diharapkan mampu melindungi peralatan – peralatan listrik yang mempunyai tingkat sensitivtas yang tinggi terhadap parameter arus, frekuensi dan juga tegangan.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer