Author : Mufaroha , Mike Yuliana, Ahmad Zainudin
Abstrak
Semakin berkembangnya teknologi di Indonesia, kebutuhan akan komunikasi internet semakin bertambah. Namun masih ada beberapa tempat di daerah Indonesia masih belum terdapat infrastruktur internet. Salah satu teknologi komunikasi yaitu Komunikasi wireless dengan protokol TCP/IP memiliki beberapa kelemahan ketika berada pada area intermittent. Area intermittent merupakan kondisi dimana link dari node sumber ke node tujuan tidak selalu stabil terhubung, terdapat delay, dan losses akibat dari mobilitas node atau obstacle. Untuk mengatasi komunikasi pada kondisi intermittent tersebut maka digunakan protokol Delay Tolerant Network (DTN), dimana prinsip pengiriman data yang digunakan adalah store and forward. Jika link menuju node tujuan tidak tersedia, maka data tersebut akan disimpan pada node terdekat (store) dan menunggu hingga link menuju node tujuan tersedia. Jika sudah tersedia, maka dilakukan penerusan pengiriman (forward). Sehingga dengan DTN tidak perlu mengirim ulang paket dari awal jika terjadi kegagalan link saat proses pengiriman. Untuk DTN network, node tujuan tidak selalu tersedia. Untuk itu DTN dimanfaatkan untuk memudahkan komunikasi di daerah pedesaan dengan membuatkan teknologi ramah masyarakat. Pada proyek akhir ini dilakukan pengujian implementasi aplikasi e-KPU dengan keamanan data berbasis web dengan menggunakan infrastruktur DTN. Dimana infrastruktur ini membantu proses e-KPU di daerah yang tidak ada jaringan internet sama sekali dan atau daerah yang jaringan internetnya tidak stabil. Dan aplikasi ini memakai metode enkripsi data Advanced Encryptiom Standard (AES) untuk mengacak data guna menjamin keamanan data pada saat pertukaran informasi maupun saat penyimpanan data. Hasil dari proyek akhir ini, bisa diketahui bahwa antara pengiriman file di dalam maupun luar ruangan memiliki selisih yang besar. Selisih durasi saat pengiriman file dengan ukuran 250K yaitu 17.45 s dan selisih throughputnya 0.4465 Mbps.
APLIKASI ANALISA KINERJA SALES DAN CUSTOMER MAPPING MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS API BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS PT. TELKOM INDONESIA)
Author : Mukhammad Rafiq Muzakki , Yuliana Setiowati, Rengga Asmara
Abstrak
Dengan berkembangnya dan banyaknya customer atau client yang menggunakan jasa PT. Telkom Indonesia, membuat PT. Telkom Indonesia menghadapi permasalahan seperti rekap data sales dan client, sales terkadang masih mengalami kesalahan dalam penanganan client yang bukan menjadi wilayah jangkauannya, terdapat kesalahan letak lokasi client, dan pencarian data client yang memakan waktu lama karena data yang digunakan masih menggunakan system secara manual. Serta diperlukannya pencataan pencapaian kinerja sales yang masih menggunakan system manual. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat menganalisis kinerja sales dan memetakan pelanggan menggunakan Google Maps API berbasis website. Studi kasus yang digunakan adalah PT Telkom Indonesia. Aplikasi ini akan mempermudah pemetaan area penjualan dan pemetaan pelanggan serta kinerja penjualan oleh sales PT Telkom. Dalam aplikasi ini akan menggunakan pengelompokan data yang diambil dari sistem Database PT Telkom Indonesia, dilengkapi dengan visualisasi yang mudah dimengerti oleh management PT Telkom Indonesia. Aplikasi ini akan sangat membantu PT Telkom Indonesia dalam memonitor aktivitas penjualan dan meningkatkan kinerja sales. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, akan terjadi peningkatan efisiensi di bidang penjualan serta dapat meningkatkan kepuasan pelanggan PT Telkom Indonesia.
RANCANG BANGUN CHARGER HANDPHONE PADA SEPEDA ANGIN
Author : Frendi Krisna Dewantara , Moh. Zaenal Efendi, Eka Prasetyono
Abstrak
Charger Handphone merupakan alat yang digunakan untuk proses pengisian ulang baterai hanphone. Pada umumnya charger didesain untuk digunakan pada jaringan jala-jala 220 volt AC. Bagi orang yang hobi bersepeda akan mengalami kesulitan melakukan pengisian ulang saat bersepeda, sehingga pada proyek akhir ini membahas pengisian ulang baterai handphone pada saat bersepeda dengan memanfaatkan dinamo pada sepeda. Dinamo sepeda akan menghasilkan tegangan AC yang besarnya linear dengan kecepatan bersepeda. Semakin cepat sepeda maka tegangan yang dihasilkan semakin besar. Tegangan AC dari output dinamo akan disearahkan menggunakan uncontroller Full Wave Rectifier untuk mendapatkan tegangan DC. Output rectifier akan digunakan sebagai input rangkaian DC-DC converter yang kemudian digunakan sebagai charger hanphone. Dinamo sepeda menghasilkan tegangan antara 0-7 volt AC, rangkaian rectifier digunakan untuk menyearahkan tegangan tersebut menjadi 0-8 volt DC dengan error rata-rata sebesar 16%. Boost converter digunakan untuk menaikkan tegangan 5 volt menjadi 15 volt. Saat pengujian open loopboost converter memiliki error sebesar 16% dan saat pengujian close loop memiliki efesiensi sebesar 89%. Waktu yang dibutuhkan dalam pengecasan handphone cukup lama karena arus pengisisan baterai sangat kecil.Saat arus pengisian kurang dari 0,05 ampere proses charging tidak akan berjalan karena arus pengisian kurang dari 10% dari arus nominal baterai.
ANALISA KINERJA TEKNIK PREDISTORSI PADA SISTEM OFDM MENGGUNAKAN TEKNIK REDUKSI PAPR SELECTED MAPPING (SLM) METODE RIEMANN-BINARY SEQUENCES
Author : Azizatur Rohmah , Yoedy Moegiharto, Ida Anisah
Abstrak
OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) memiliki efisiensi yang tinggi , karena pemakaian frekuensi yang memiliki sifat orthogonal. Serta ketahanan terhadap multipath fading yang sedang digunakan pada teknologi seluler masa kini. Tetapi karena sifatnya yang orthogonal menyebabkan fluktuasi amplitudo sinyalnya besar, menghasilkan nilai PAPR yang tinggi. PAPR yang tinggi akan menimbulkan distorsi tak linier pada perangkat HPA (High Power Amplifier) di sisi pemancar. Maka dari itu, diperlukan suatu teknik yang dapat mengurangi PAPR sehingga dapat meningkatkan efisiensi daya pada sistem.Pada tugas akhir ini akan menganalisa teknik Predistorsi pada sistem OFDM yang menggunakan teknik reduksi PAPR Selected Mapping (SLM) Riemann-binary sequences. Pada SLM, data informasi akan di salin sebanyak jumlah subblok yang digunakan setelah itu akan dikalikan dengan faktor phase Riemann Binary Sequences. Hasil dari perkalian tersebut akan dipilih sinyal yang memiliki nilai PAPR paling rendah. Setelah itu data akan diproses dengan menggunakan teknik predistorsi memoryless Ideal, Sehingga dapat memperbaiki kinerja BER dari sistem. Setelah itu data akan menuju ke HPA dan akan dikirim ke penerima melalui Kanal distribusi Rayleigh. Setelah data diterima pada receiver akan dilakukan proses FFT dan demodulasi QPSK. Kinerja dari sistem akan ditunjukkan pada kurva CCDF dan BER. Sehingga hasil yang diharapkan penggunaan metode SLM dengan algoritma Riemann-binary sequences dapat mengurangi nilai PAPR dari sinyal OFDM, serta dengan mengkombinasikan teknik predistortion pada HPA akan dapat meningkatkan kinerja dari BER.Hasil dari simulasi dan pengujian pada sistem, teknik reduksi PAPR SLM-Riemann Binary Sequences mampu mereduksi nilai PAPR0 sinyal OFDM dari 11,5 dB menjadi 7,89 dB. Dan untuk teknik Predistorsi mampu memperbaiki nilai BER hingga 10-4 dengan nilai Eb/n0 30 dB. Sehingga teknik gabungan SLM-Riemann Binary Sequence dan teknik Predistorsi dapat memperbaiki kinerja dari sistem dengan baik
RANCANG BANGUN AUTOMATIC PROCESSING XRAY-FILM (APF) DENGAN METODE LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROL
Author : Albert Sudaryanto , Legowo Sulistijono, Eru Puspita
Abstrak
Automatic Processing X-Ray Film (APF) alat untuk mencuci hasil pemprosesan X-Ray Film rontgen secara otomatis, memiliki efisiensi waktu dan biaya dibandingkan pemprosesan pencucian x-ray film secara manual. Alat terdiri dari bagian Washing Block Controller Area: Developer Tank, Fixer Tank dan Water Wash Tank serta bagian Drying Rack Area. Tiap tank terdiri dari sekumpulan roller yang terhubung gear. Roller digunakan untuk penarikan X-Ray film dan pembantu jalannya x-ray Film. Sistem dibuat berbasis kontroller logika fuzzy. Alat dirancang stand-by mode agar hemat daya, menggunakan sensor limit-switch untuk mendeteksi film. Gear digerakkan oleh motor DC Stepper yang diatur kecepatannya sehingga proses develop film dapat dilakukan secara optimal, dengan demikian waktu pemprosesan film lebih efisien. APF mempunyai efisiensi rata-rata sebesar 3,33% lebih cepat APF Agfa Curix 60 German, sehingga tidak terlalu kalah kecepatannya dibandingkan dengan APF berbasis logika fuzzy. Apabila dibandingkan dengan pemprosesan x-ray film secara manual memiliki efisiensi waktu rata-rata sebesar 93,9% sehingga jauh lebih cepat pemprosesannya. Suhu pada blok developer diatur suhu 28-38 C, sehingga memerlukan realtime sensoring agar dihasilkan kontrol suhu yang tepat. Suhu pada blok drying diatur 45-55 C sehingga dihasilkan film dengan kondisi kering, tidak melengkung dan tetap terjaga kualitasnya. Alat mampu memproses film selama 2-4 menit dengan kecepatan yang dapat dikontrol oleh user. Alat ini dapat memproses film x-ray secara optimal hingga 60 film x-ray dengan kapasitas cairan developer dan fixer masing-masing tiap tank sebanyak 5 liter. APF berbasis logika fuzzy menawarkan kemudahan pengoperasian bagi pengguna di sisi kecepatan dan harga pembuatannya yang murah dibandingkan APF dari luar negeri.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer