PEMBUATAN APLIKASI RELIGION-BASE ADAPTATION DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHT OF EVIDENCE
Author : Fitriani Nurindasari  , Rengga Asmara, Wahjoe Tjatur Sesulihatien

Abstrak

Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau, banyak suku, agama, ras, dan golongan.Dengan kata lain Indonesia adalah negara multikultural dimana setiap golongan masyarakatmemiliki kepentingan, sudut pandang, dan cara berpikir yang berbeda-beda karena latar belakangyang dimiliki dari tiap-tiap masyarakat juga berbeda sehingga dibutuhkanlah adaptasi dalamkehidupan bermasyarakat. Semua orang di Indonesia tentu meyakini salah satu agama ataukepercayaan yang ada di Indonesia. Pemerintah Indonesia mengakui enam agama yang ada diIndonesia. Negara menjamin warga negaranya untuk menganut dan mengamalkan ajaranagamanya masing-masing. Untuk melihat elastisitas keberagaman dalam agama, dapatdiwujudkan dalam bentuk vulneralbility sehingga bagaimana masyarakat dapat menerima adanyaperbedaan yang ada terutama perbedaan terhadap agama. Sehingga diperlukannya sebuah aplikasiyang dapat melihat rekomendasi tempat potensial terjadinya konflik sehingga pemerintah dapatmengetahui target tempat-tempat untuk membuat acara keagamaan, menunjukkan ke pemerintahwilayah mana sajakah yang memiliki tingkat konflik tinggi sehingga pemerintah tau bagaimanacara membina masyarakat dan cara mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada, danmengevaluasi apakah kebijakan pembangunan agama selama ini di bidang kerukunan umatberagama sudah berjalan sesuai dengan cita-cita bangsa. Aplikasi ini menggunakan metode weightof evidence yang dapat melakukan pembobotan sehingga dapat mengetahui tingkat kerentanannya.


INVERTER 3 PHASE SEBAGAI DRIVE MOTOR BLDC MENGGUNAKAN METODE TRAPEZOIDAL (SIX-STEP) DENGAN KOMUTASI 180 DERAJAT

Author : Ahmat Sholeh  , Arman Jaya, Eka Prasetyono

Abstrak

Zaman yang semakinberubahkebutuhanakan motor listrik yang handal,effisen,kecepatandan torsi yang tinggisertaperawatan yang murahsemakinmeningkat.Salahsatupenggerak yang seringdigunakanadalah motor BLDC (Brushless DC).Motor BLDC merupakan motor synchronous 3 fasa yang prinsipkerjanyamenggunakantegangan DC sebagaisumbernya.Hanyasajateganganinidikonversimenjaditegangan AC 3 fasamenggunakaninverter.Terdapat 2 metode yang seringdigunakanuntukmengaturpenyulutanpada inverter yaitumethode trapezoidal (six-step) dan PWM sinusoidal.Sedangkanpengaturanmetode trapezoidal terdapat 2 jeniskomutasiyaitudengankomutasi 120⁰.dan 180⁰.Untuk komutasi 120⁰arus yang mengalirtidakkontinyukarenaharusmenungguselama 60⁰ untukmelakukaneksitasiberikutnya .Untukmetode trapezoidal denganmenggunakankomutasi 180⁰ masihjarangdigunakankarenalebihkompleksdaripadakomutasi 120⁰ namunpengaturandengankomutasiinimemilikipotensiuntukmendapatkantegangan output yang lebihbaikdaripadakomutasi 120⁰.Fokustugasakhiriniadalahmembahasimplementasipengendalian BLDC motor dengaanmetode trapezoidal (six step) dengankomutasi 180⁰ menggunakan STM32F4 dan sensor hall sebagaialatdeteksiuntukmengubahkomutasidaripengendali .Dalamtugasakhirinidikhusukanuntukmembuat inverter 3 phase denganmetode trapezoidal


PENENTUAN RANGKING PRODUK BERDASARKAN ANALISIS SENTIMEN TEMPORAL PADA ULASAN PRODUK MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES

Author : Rengga Asmara  , Achmad Basuki, M. Udin Harun Al Rasyid

Abstrak

Dalam melakukan pembelian produk online, masyarakat akan selalu memperhatikan ulasan sebagai media untuk mengetahui penilaian terhadap suatu produk. Ulasan ini jumlahnya sangat banyak, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan analisa secara manual. Selain itu, kecenderungan masyarakat yang hanya membaca hasil review terbaru saja dengan jumlah sedikit, akan menghasilkan kesimpulan penilaian yang kurang tepat. Oleh karena itu, melalui tesis ini diajukan pendekatan untuk sentiment analisis terhadap suatu produk smartphone menggunakan metode naïve bayes classifier dan kamus data sentiwordnet, untuk dapat melakukan analisis terhadap ulasan yang tersedia, dalam jumlah besar secara otomatis. Ulasan yang ada diambil dari dua sumber, yaitu twitter dan GSMArena. Hasil uji coba memberikan kesimpulan bahwa metode naïve bayes jauh lebih baik daripada metode sentiword dalam ulasan sumber twitter. Sedangkan pada ulasan sumber GSMArena, sentiword sedikit lebih unggul daripada metode naïve bayes. Hal ini terjadi dikarenakan data twitter berisi lebih banyak iklan dibandingkan dengan sentimennya, sebaliknya GSMArena berisi lebih banyak sentiment, sehingga untuk pengenalannya jelas lebih unggul, karena berdasarkan pada kamus data sentiwordnet yang selalu diupdate, sedangkan pada naïve bayes lebih independen terhadap data ujinya dan sangat bergantung pada data trainingnya. Untuk tingkat akurasi metode sentiword berkisar antara 52%-67%, sedangkan dengan metode naïve bayes tingkat akurasinya berkisar antara 64%-74%. Hal ini terjadi dikarenakan terdapat sumber data dan jumlah data yang berbeda-beda untuk setiap percobaan yang dilakukan, yaitu tergantung pada hasil preprocessing untuk pembersihan datanya, jumlah data yang digunakan, sumber datanya (twitter atau GSMArena), serta penggunaan rule-nya.


PERENCANAAN JARINGAN WLAN UNTUK MENDUKUNG SISTEM KOMUNIKASI DI AREA WISATA CERDAS SUNAN BONANG TUBAN

Author : Lailatul Faizah  , Nur Adi Siswandari, Okkie Puspitorini

Abstrak

Tempat wisata merupakan sebuah tempat yang selalu dikunjungi oleh banyak orang. Namun, masih banyak tempat wisata yang masih menggunakan sistem pembayaran manual yang mana selain memperpenjang waktu transaksi juga banyak terjadi selisih harga dari harga standardnya, tak terkecuali Sunan Bonang Tuban. Teknologi RFID (Radio Frequency Identification) telah melebarkan sayapnya yang dikenal dengan kecanggihan dan akurasinya. Pada banyak bidang telah memanfaatkan teknologi RFID seperti pembayaran tol elektronik, pembayaran di kasir, dan lain sebagainya. RFID reader akan membaca informasi dari RFID tag yang kemudian terjadi proses pengurangan saldo. Proyek akhir ini merupakan solusi masalah diatas dimana penggunaan RFID tag yang dimasukkan pada sebuah gelang dapat menggantikan pembayaran tunai dari biaya becak wisata ataupun pembayaran makanan ketika di scan pada RFID reader pada titik tertentu, dengan dilakukan perencanaan Wireless Local Area Network (WLAN) dengan spesifikasi WiFi IEEE 802.11b yang diwujudkan dengan penempatan access point dengan jarak dan ketinggian tertentu dan memiliki nilai RSSI yang kuat sesuai dengan standard TIPHON, maka sistem yang dibangun akan berjalan dengan tepat dan sesuai.


SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI RAPORT SISWA PADA SMK NEGERI DANDER

Author : Agung Priyo Sembodo  , Arna Fariza, Rengga Asmara

Abstrak

Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dander, nilai siswa diolah secara konvensional yaitu dengan cara masing-masing guru mata pelajaran menulis nilai siswa ke dalam lembaran kertas kemudian di setorkan kepada wali kelas dan wali kelas menuliskan nilai ke dalam raport. Walaupun pengelolaan sudah terorganisir tetapi cara seperti ini dirasa masih belum optimal sebab selain membutuhkan waktu yang lama cara tersebut juga mempunyai banyak kelemahan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu sistem informasi nilai yang mempermudah pengecekan pencatatan, dan laporan data nilai siswa yang terkomputerisasi. Selain itu dengan berbasiskan web maka informasi data dapat diakses kapan saja. Aplikasi ini menggunakan multiuser yang terdiri admin, kepsek, kepegawaian, kurikulum, guru, kesiswaan, dan siswa pada bagian login saat akan membuka aplikasi sehingga keamanan program ada. Sistem ini bekerja memasukkan dan menyimpan data laporan nilai, absensi, catatan, kepribadian, dan ekstrakurikuler. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah sistem pengolahan nilai yang membantu kerja dari para guru dan wali kelas dan dapat mempermudah pengguna untuk melakukan proses pengolahan nilai agar pengolahan nilai dapat di olah secara efektif dan efisien, sehingga bisa langsung di akses. Selain itu antarmuka sistem diimplementasikan sesuai dengan tampilan raport yang sudah ada sehingga sistem dapat digunakan dengan mudah dan menghasilkan perhitungan nilai yang akurat sehingga membuat user tertarik menggunakan sistem informasi ini dan didukung kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni.