Author : MH Ramdhani Ismar , M. Udin Harun Al Rasyid, Sritrusta Sukaridhoto
Abstrak
Teknologi Internet of Things menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) sangat berkembang pesat terutama dalam teknik lokalisasi. Teknik lokalisasi memiliki dua sistem, Device-based Localization (DBL) dan Device-free Localization (DFL). DBL mengharuskan orang atau objek membawa perangkat tambahan untuk memperkirakan posisi mereka berada. Sedangkan, sistem DFL dapat mendeteksi dan melacak objek tanpa objek tersebut membawa perangkat apa pun. Sistem DFL menggunakan pengaruh Received Signal Strength Indicator (RSSI) terhadap tubuh manusia. Akan tetapi, sistem DFL memiliki kelemahan dalam ketepatan perkiraan posisi di area yang dipilih, karena hambatan fisik dan interferensi sinyal dalam lingkungan penelitian. Untuk mengatasi kelemahan tersebut dan meningkatkan akurasi sistem DFL, kami mengusulkan metode Fingerprint-KNN untuk mendeteksi posisi keberadaan objek dalam ruangan, dan Kalman Filter untuk mengurangi efek interferensi pada nilai RSSI. Teknik yang diusulkan akan diterapkan pada perangkat keras dan lingkungan nyata. Proses pengiriman data membutuhkan waktu 1 menit untuk di olah di server.Hasil dari penelitian ini menunjukkan analisis kinerja untuk sistem akurasi pada setiap posisi, fingerprint-KNN dengan Kalman Filter adalah 80% akurat dibandingkan metode fingerprint dan fingerprint-KNN. Sistem ini mampu menekan error estimasi dengan nilai 8.12 cm.
RANCANG BANGUN PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA DASAR DENGAN PERANGKAT MOBILE (TOPIK : CAHAYA DAN SIFAT-SIFATNYA)
Author : Nezar Harman Ismail , Arna Fariza, Rizky Yuniar Hakkun
Abstrak
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang paling mendasar yang di butuhkan oleh anak-anak. Karena dengan pendidikan mereka dapat mengetahui tentang berbagai macam hal yang ada sekarang. Akan tetapi seiring dengan perkembangan pendidikan itu sendiri, tidak banyak anak-anak yang bisa mengerti dan memahami semua isi dari materi-materi yang di ajarkan. Padahal materi-materi pendidikan yang di berikan kepada anak merupakan dasar dari pendidikan yang akan di pelajari di tingkat yang lebih tinggi. Ini di karenakan susahnya penyerapan materi yang telah di ajarkan pendidik kepada anak. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat penyerapan materi pada anak. Salah satunya adalah cara atau metode yang di gunakan oleh pendidik dalam mendidik dan kurangnya alat bantu dalam memvisualisasikan materi yang di ajarkan. .Pembelajaran Interaktif ini di buat sesuai dengan kurikulum yang ada pada anak sekolah. Sehingga dapat meningkatkan minat belajar dan daya hasil belajar anak.Pembuatan Pembelajaran Interaktif ini di implementasikan ke dalam device mobile dengan OS. Android .Sehingga memudahkan Orang Tua dan Pendidik untuk memberikan pengarahan tentang materi pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK ANT COLONY OPTIMIZATION UNTUK SELEKSI FITUR PADA DATA BERDIMENSI TINGGI
Author : Mochamad Zaula Al Ihsan , Iwan Syarif, Tessy Badriyah
Abstrak
Semakin berkembangnya teknologi dan informasi saat ini, memicu terjadinya ledakan data. Dalam data dengan skala besar atau data dengan dimensi tinggi banyak terdapat informasi yang tidak relevan atau tidak bermanfaat. Untuk mendapatkan informasi yang baik, pengolahan data merupakan kunci utama untuk mencapai kesempurnaan. Dengan mengolah data, maka kita dapat dengan mudah mengakses data yang dibutuhkan. Berdasarkan hal tersebut penulis mengembangkan perangkat lunak untuk mengolah data berdimensi tinggi dengan menggunakan seleksi fitur. Pada proyek akhir ini penulis menggunakan algoritma Ant Colony Optimization sebagai metode pencarian dengan pendekatan wrapper. Fokus utama dari algoritma ini adalah untuk menghasilkan subset fitur yang penting dari data berdimensi tinggi dan mengurangi fitur yang tidak relevan.
RANCANGAN DAN PEMBUATAN FILM PENDEK DENGAN TEKNIK MATCH CUT
Author : Lukman Hanafi , Dwi Susanto, Novita Astin
Abstrak
Film pendek banyak mendapatkan perhatian publik akhir - akhir ini karena banyak film pendek yang dibuat dengan cerita yang menarik dan fresh. Pengertian dari film pendek itu sendiri adalah film simple dan kompleks yang berdurasi kurang dari 60 menit. Di banyak negara, seperti Jerman, Kanada, Australia, dan Amerika Serikat, film cerita pendek dijadikan batu loncatan sebagai laboratorium bagi seseorang atau kelompok orang untuk memproduksi film panjang. Jenis film ini kebanyakan diproduksi oleh mahasiswa perfilman atau orang/kelompok peminat film yang ingin berlatih membuat film.Proses editing dalam tahap pembuatan film merupakan hal yang vital karena dapat mempengaruhi kualitas dari film tersebut. Teknik editing yang digunakan untuk film pendek ini adalah teknik match cut. Teknik match cut adalah teknik pencocokan gerakan atau ruang dari dua lingkungan yang berlawanan menjadi serasi. Teknik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu movement match cut, graphic match cut, dan audio match cut. Setiap jenis teknik match cut memiliki fungsi yang berbeda - beda tergantung pada momen scene yang akan menggunakan teknik tersebut. Setiap jenis teknik match cut memiliki fungsi yang berbeda - beda tergantung pada momen scene yang akan menggunakan teknik tersebut. Penerapan teknik match cut pada sebuah film memberikan transisi dengan konteks emosional citra di dalam adegan dan pada suasana film tersebut.
PROTOTYPE MANUVER PENYULANG 20 KV AKIBAT GANGGUAN HUBUNG SINGKAT BERBASIS MIKROKONTROLER
Author : Cakra Birahmadika , Eka Prasetyono, Hendik Eko HS
Abstrak
Beberapa jaringan distribusi tegangan menengah masih menggunakan penghantar tanpa isolasi. Penggunaan penghantar tanpa isolasi ini sangat berpotensi terjadi gangguan hubung singkat pada jaringan distribusi 20 kV yang disebabkan oleh banyak sebab beberapa diantaranya adalah ranting pohon dan hewan yang menyentuh jaringan. Gangguan hubung singkat ini diikuti oleh banyaknya jumlah daerah yang padam. Manuver beban yang dilakukan selama ini masih menggunakan cara manual dimana akan memakan waktu yang cukup lama sehingga keandalan dari masing-masing penyulang berkurang. Oleh karena itu, diperlukan pengotomatisan switching dan manuver pada jaringan distribusi 20 kV yang mampu meminimalisir daerah yang padam. Untuk merealisasikan pengotomatisan switching dan manuver diperlukan sebuah prototype peralatan switching pada setiap seksi penyulang atau sectionalizer menggunakan tambahan modul komunikasi modem GSM SIM800L yang mampu membantu untuk mengkoordinasikan alur manuver. Sensor arus ACS712 digunakan untuk mengukur besarnya arus. Sectionalizer ditempatkan pada pemodelan penyulang 20 kV yang mengambil kondisi dari transformator yang ada di Gardu Induk Tarik yang memilki 3 penyulang masing-masing tediri dari 3 seksi , 4 seksi, dan 1 seksi beban. Hasil pengujian menunjukan bahwa manuver beban membutuhkan waktu 13,64 detik untuk gangguan seksi pertama, 14,90 detik untuk gangguan seksi terakhir, dan 26,26 detik untuk gangguan di pertengahan penyulang.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer