Author : Ifan Wahyu Wijaya , Grezio Arifiyan Primajaya, Andhik Ampuh Yunanto
Abstrak
Usaha percetakan skala UMKM masih banyak menggunakan pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan, lambat, serta kurang transparan. Penelitian ini mengembangkan Sistem Point of Sale (POS) berbasis web untuk meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi transaksi, dan transparansi pada Usaha Percetakan “Magnet”. Sistem dibangun menggunakan Next.js, React.js, tRPC, Prisma, dan basis data MySQL, dengan fitur utama meliputi pencatatan transaksi digital, manajemen produk dan stok, laporan penjualan harian, serta pengiriman nota digital melalui WhatsApp sebagai bukti transaksi yang lebih valid dan mudah diverifikasi. Pengujian menggunakan metode Black Box Testing pada fitur login, manajemen produk, transaksi, pembaruan stok, nota digital, dan laporan harian. Hasil menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai spesifikasi tanpa error, dengan tingkat keberhasilan pengujian 100%. Sistem mampu mempersingkat proses transaksi, memperbaiki akurasi data, serta mengurangi risiko manipulasi nota. Dengan demikian, sistem POS berbasis web ini efektif dalam mendukung modernisasi operasional UMKM percetakan dan meningkatkan kualitas pengelolaan transaksi.
PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI MENGGUNAKAN SOLAR CELL PADA KOMPOR LISTRIK DENGAN PENGATURAN DAYA
Author : Ilham Ja'far Robbani , Indhana Sudiharto, Syechu Dwitya Nugraha
Abstrak
Energi terbarukan merupakan solusi tepat untuk mengatasi permasalahan krisis energi listrik akibat dari pertumbuhan jumlah penduduk serta pertumbuhan jumlah sarana dan inrastruktur. Berbagai sistem penunjang kehidupan yang ada sekarang ini, hampir semua membutuhkan energi listrik. Namun dengan kondisi seperti yang telah dipaparkan di awal paragraf, maka harus ada energi alternatif yang dijadikan subtitusi terhadap salah satu atau beberapa sistem penunjang kehidupan. Daerah pesisir pantai, merupakan daerah dengan potensi intensitas sinar matahari yang tinggi, dimana potensi ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari – hari. Pada proyek akhir ini, daya 810 WP 60-131 Vdc untuk mensuplai kompor listrik 600 W didapat dari energi matahari yang dimanfaatkan menggunakan 6 buah solar cell 135 wp 20 – 47 Vdc yang dipasang seri masing-masing 3 buah kemudian dipasang paralel. Output tegangan dari solar cell diatur dengan boost converter yang digunakan untuk mengatur daya output solar cell dengan referensi sensor arus dan sensor tegangan. Besar daya output boost converter tergantung pada masukan setting point pilihan waktu memasak, yaitu cepat, sedang, atau lambat, dimana yang diatur nilai output tegangan dari boost converter dengan merubah besar duty cycle, sesuai dengan kebutuhan sistem.
SISTEM MONITORING SOC DAN SOH PADA BATERAI VRLA
Author : Brenda Melinda Putri , Niam Tamami, Eru Puspita
Abstrak
Baterai telah menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan modern manusia, terutama kemudahan yang diberikan oleh baterai isi ulang. Salah satu jenis baterai isi ulang yang banyak digunakan adalah baterai Valve Regulated Lead Acid (VRLA) karena sifatnya yang minim perawatan. Namun, pengisian daya yang tidak terpantau dapat mempercepat penurunan umur baterai, terutama jika kapasitas pengisian kurang dari 30%. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring berbasis Coloumb Counting yang mampu mengukur State of Charge (SoC) dan State of Health (SoH) pada baterai VRLA. Metode ini menghitung perubahan kapasitas dengan mengukur arus yang masuk dan keluar dari baterai secara real-time, sehingga memberikan estimasi SoC dengan lebih akurat. Data arus dan tegangan diperoleh melalui sensor arus dan tegangan yang telah terhubung ke mikrokontroler. Hasil perhitungan SoC dan SoH ini ditampilkan pada layar LCD untuk memudahkan pengguna dalam memantau kondisi baterai secara langsung. Pengujian performansi menunjukkan bahwa sistem ini memiliki tingkat akurasi rata-rata sebesar 99%, baik untuk SoC maupun SoH. Sistem monitoring ini memberikan hasil yang andal dan membantu pengguna dalam memelihara performa baterai secara optimal.
DISPENSER PENGISIAN AIR UNTUK JERIKEN DENGAN PENGUKURAN DAN PEMBATAS VOLUME
Author : Miratus Zakiyah , Eru Puspita, Ardik Wijayanto
Abstrak
Di Indonesia, khususnya di Surabaya masih banyak mitra yang menjual air jeriken untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat yang belum berlangganan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Namun pada penjualan air jeriken, mitra memiliki suatu permasalahan mengenai pelanggan yang melakukan pengisian air pada jerigen dengan melebihi batas, sehingga air terbuang dengan sia-sia. Tentunya hal ini dapat merugikan mitra karena harga yang dihitung yaitu per jeriken bukan volume air yang dikeluarkan. Selain itu masih banyaknya mitra yang tidak memantau banyaknya jeriken yang diisi oleh pelanggan dikarenakan kesibukan lain yang harus dikerjakan oleh pemilik mitra. Hal ini dapat menimbulkan kurang terpantaunya keamanan pada jumlah jeriken yang diisi. Sehingga saat pembayaran dilakukan, uang yang dibayar pelanggan tidak sesuai dengan banyak jeriken yang diisi. Dari permasalahan tersebut, penulis mengajukan sebuah sistem pengukuran dan pembatas volume air untuk penjualan air jeriken. Dimana alat ini mampu mengukur dan mengeluarkan air dengan menggunakan sensor flow dan valve. Dan alat ini juga dilengkapi dengan water sensor untuk mengantisipasi terjadinya air tumpah karena kesalahan pembacaan pada flowmeter. Selain itu, alat ini dilengkapi LCD yang dapat menampilkan jumlah jerigen yag diisi dan total harga yang harus dibayar. Lalu tampilan lcd tersebut bisa di print berupa struk. Alat ini terdapat tombol clear untuk mereset jumlah jerigen dan total harga yang tertampilkan pada LCD, posisi tombol tersebut diletakkan di bagian belakang alat agar hanya pemilik mitra saja yang dapat menekannya. Sistem ini dibuat sesederhana mungkin agar dapat memudahkan pengoperasian oleh penjual air jeriken. Proses pengkalibrasian tidak perlu menambahkan volume pada selang, Karena pengisian pertama dan seterusnya hampir sama. Eror volume selang pertama dan seterusnya hanya sebesar 0,14%. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa hasil pengukuran yang terbaca oleh flowmeter tidak jauh berbeda dengan hasil pengukuran secara manual mengggunakan gelas ukur. Eror yang terjadi hanya 0,09%. Untuk pembatas volume, sistem ini mampu bekerja dengan baik. Hal ini dibuktikan selama percobaan buzzer sama sekali tidak berbunyi yang menandakan air tidak mengalami kelebihan yang cukup banyak sehingga tidak menyentuh water sensor. Dan eror yang terjadi sebesar 0,29%.
RANCANG BANGUN PENDETEKSI JATUH UNTUK LANSIA MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORKS
Author : Gusta Wacika Gede Juniarta , Hary Oktavianto, Akhmad Hendriawan, Elly Purwantini
Abstrak
Jatuh adalah yang paling umum dari peristiwa yang mengancam kehidupan yang dapat terjadi,yang mengarah pada insiden penurunan nilai yang tinggi kesehatan dan gaya hidup lansia. Jumlah kasus lansia terjatuh sangatlah sering. Hal ini diakibatkan tubuh fisik seorang lansia telah mengalami penurunan. Lansia juga sering hidup sendiri ,sehingga tidak ada yang mengawasi aktivitas lansia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menciptakan alat yang dapat mengenali pola jatuh dan membedakannya dengan aktivitas sehari-hari. Perangkat sensor yang dipakai pada tubuh yaitu akselerometer 3-sumbu yang bekerja berdasarkan gerak tubuh dan gravitasi bumi. Data akselerometer direkam menggunakan sensor MPU-6050, kemudian data akselerometer dikirim ke laptop menggunakan modul ESP8266. Metode pengirim data akselerometer menggunakan metode User Datagram Protocol (UDP). Data akselerometer yang telah dikirim akan disimpan dalam bentuk Comma Separated Value (CSV), lalu CSV tersebut dikonversi menjadi bentuk gambar spektrogram. Gambar spektrogram ini akan menjadi dataset sebelum dilatih menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Metode klasifikasi Convolutional Neural Network (CNN) akan diterapkan untuk mengenali pola gerakan jatuh dan membedakannya dari aktivitas kehidupan sehari-hari. Pada penelitian ini, penulis membagi klasifikasi menjadi 3 yaitu diam, berjalan, dan jatuh. Apabila lansia terjatuh perangkat akan mengirimkan peringatan jatuh melalui pesan telepon ke nomor yang sudah terdaftar. Tingkat akurasi dari alat ini mencapai 90%, akurasi tersebut masih terbilang rendah dikarenakan terbatasnya kemampuan sensor. Alat pendeteksi jatuh dapat bekerja hingga 2 hari tanpa henti.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer