Author : Rizqi Fauzil Azhar , Haryadi Amran Darwito, Hendy Briantoro
Abstrak
Mata merupakan salah satu panca indra yang vital bagi manusia. Sebagian besar sumber informasi didapatkan dari sumber pengelihatan. Mata berperan besar dalam kelangsungan aktivitas manusia seperti mengenali halangan saat bernavigasi dan mengetahui ketika sudah mencapai tujuan. Namun bagi seseorang yang mengalami kelainan pada indra pengelihan (tuna netra) tentunya memiliki keterbatasan informasi didapatkan serta keterbatasan dalam melakukan aktivitas khususnya dalam bernavigasi. Oleh karena itu untuk memudahkan aktivitas tuna netra, pada penelitian ini dirancang sebuah sistem navigasi bagi tuna netra dengan menggunakan suara sebagai masukan dan keluarannya. Sistem navigasi ini menggunakan Raspberry Pi sebagai main programable board, GPS receiver untuk menunjukkan koordinat pengguna, serta kompas digital untuk penunjuk arah. Selain itu, sistem ini menggunakan rumus haversine untuk mengukur jarak dua titik koordinat bumi. Dengan menggunakan sistem navigasi ini, dapat dilakukan pemantauan lokasi pengguna dengan memanfaatkan maps server. Kinerja sistem navigasi ini sangat ditentukan oleh akurasi modul GPS receiver yang digunakan. Akurasi GPS receiver yang digunakan mencapai 2,48 meter yang menghasilkan akurasi sistem navigasi sebesar 91,11 %. Pengiriman data navigasi ke maps server yang digunakan untik menampilkan data monitoring lokasi pengguna memiliki delay sebesar 1,106 detik dan kompas digital pada sistem memiliki simpangan sebesar 7,45 derajat terhadap sudut sebenarnya. Maka untuk meningkatkan akurasi navigasi perlu digunakan GPS receiver khusus yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi.
IMPLEMENTASI KONTROL LOGIKA FUZZY UNTUK MENGATUR KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA PENGGERAK PERONTOK JAGUNG
Author : Fajar Falentin , Ainur Rofiq, Hendik Eko HS
Abstrak
Pertanian merupakan pekerjaan yang banyak dikerjakan penduduk desa, kebanyakan sistem yang dipakai masih menggunakan teknologi lama yang manual.Ada beberapa petani yang menggunakan mesin berbahan BBM (Bahan Bakar Minyak) seperti perontok jagung,sehingga petani mengeluarkan biaya lebih dan udara lingkungan tercemar, diketahui BBM pada saat ini mulai semakin menipis.Proposal proyek akhir ini dibuat alat perontok jagung (prototype) yang hemat energy dan efisien dengan sumber 220 volt dari PLN. Tegangan tersebut menjadi masukan untuk inverter 3 fasa dengan modulasi SPWM (Sinusiodal Pulse Width Modulation) dan SVPWM (Sinusoidal Vector Pulse Width Modulation) yang dibangkitkan oleh mikrokontroller ARM STM32F407VG Discovery. Modulasi SPWM dan SVPWM akan dibandingkan dari sisi gelombang maupun harmonisa yang dihasilkan. Prototype perontok jagung digerakkan menggunakan motor induksi 3 fasa. Setiap jagung memiliki tekstur keras yang berbeda–beda, sehingga penurunan kecepatan motor dapat dialami sewaktu–waktu, agar kecepatan motor tetap pada yang ditentukan maka digunakanlah kontrol logika fuzzy, kontrol akan berusaha menjaga kecepatan motor tetap stabil atau konstan, beban maksimal mekanik perontok jagung yang bisa dimasukkan pada tempat penampung maksimal 5 Kg. Modulasi SVPWM lebih baik dari modulasi SPWM, harmonisa modulasi SVPWM yang dihasilkan dengan hubungan star (Y) beban motor THDi 15,77% dan THDv 10,35%, sedangkan modulasi SPWM dengan beban dan hubungan yang sama mendapat THDi 21,52% dan THDv 10,55%. Beberapa data menunjukan modulasi SVPWM lebih baik digunakan apabila pada hubungan beban star (Y). Kecepatan putar mekanik yang dijadikan set point ialah 340 rpm, kontrol logika fuzzy dengan metode sugeno 7x7 dan output singleton 9 cukup baik dan dapat menjaga kecepatan tetap konstan. Untuk mencapai setpoint membutuhkan waktu 4 detik, dan apabila terjadi gangguan hingga kecepatan mencapai 334 rpm kontrol logika fuzzy membutuhkan waktu 2 detik untuk mengembalikan pada kecepatan setpoint.
SISTEM TRANSMISI GAMBAR SAMPAH PLASTIK DI BANTARAN SUNGAI KALIMAS SURABAYA DALAM RANGKA PENGENALAN SAMPAH PLASTIK UNTUK KESEHATAN LINGKUNGAN
Author : Favian Hanasta Permana , Amang Sudarsono, Ali Ridho Barakbah
Abstrak
Masyarakat Indonesia dapat dikatakan memiliki tingkat kesadaran terhadap kesehatan lingkungan yang rendah. Masih banyak ditemukan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya di beberapa sudut kota. Menjadi suatu permasalahan disaat masyarakat mencemari lingkungan terutama pencemaran terhadap sungai. Salah satu contoh, masih ada ditemukan sampah hasil limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai. Hal ini tentunya dapat mengakibatkan pencemaran dan menurunkan kualitas air sungai. Sebagai contoh sampel di wilayah bantaran sungai Kalimas Surabaya. Dalam upaya meningkatkan kebersihan pada sungai Kalimas Surabaya Akan lebih efektif jika terdapat perangkat yang mengawasi atau memonitor aktivitas sampah yang melintas pada sungai Kalimas. Sehingga upaya pembersihan dapat dilakukan disaat diketahui terdapat sampah yang melintas di sungai Kalimas. Dari permasalahan ini, penulis menawarkan Tugas Akhir berupa Sistem Transmisi Gambar Sampah Plastik di Bantaran Sungai Kalimas Surabaya dalam rangka Pengenalan Sampah Plastik Untuk Kesehatan Lingkungan dimana memanfaatkan teknologi Wireless Sensor Network untuk melakukan pengambilan data yang digunakan dalam proses monitoring sampah plastik. Prototipe perangkat terdiri dari Raspberry pi yang dihubungkan ke kamera dan mobile wifi untuk koneksi internet. Perangkat akan dihubungkan ke server untuk pengolahan data yang didapatkan oleh prototipe tersebut di beberapa titik bantaran sungai Kalimas. Dalam proses pengiriman membutuhkan suatu sistem transmisi yang handal agar data yang didapat dikirim tanpa adanya hambatan. Sistem transmisi dibagi menjadi dua bagian, sistem transmisi antar node dan sistem tranmisi antara node menuju server. Sistem transmisi antar node memanfaatkan protokol TCP untuk komunikasi antara node. Sistem transmisi yang telah dibangun dapat mengirimkan gambar dengan resolusi tertinggi 1920x1080 piksel dan mampu mengirimkan direktori gambar ke database server untuk proses klasifikasi.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI KONTROL ON-OFF DIFFERENTIAL UNTUK SISTEM LUBE OIL DAN SISTEM GLAND STEAM CONDENSER PADA TURBIN UAP DI PABRIK GULA SEMBORO
Author : Putu Eka Surya Sanjaya , Agus Indra Gunawan, Bambang Sumantri
Abstrak
Untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang terus bertambah, manajemen Pabrik Gula (PG) Semboro membangun sebuah pembangkit listrik tambahan dengan penggerak utama berupa turbin uap tipe SST-300. Sistem standar dari PLTU ini terdiri dari sistem kontrol turbin dan generator, sistem Barring Gear, sistem Lube Oil dan sistem Gland Steam Condenser. Pada proyek akhir ini dilakukan desain dan implementasi sistem kontrol untuk sistem Lube Oil dan sistem Gland Steam Condenser berbasis kontrol On-Off Differential. Agar mampu mengatur kerja peralatan-peralatan pada kedua sistem ini secara efektif, sistem kontrol didesain berbasis Programmable Logic Controller (PLC) dan dilengkapi dengan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Hasil pengujian dari kedua sistem secara umum menunjukkan kinerja yang baik. Pada sistem Lube Oil, tekanan oli diharapkan lebih besar dari 1,8 kg/cm2 dan hasil pengujian menunjukan tekanan oli stabil antara 2,43 – 4,05 kg/cm2. Suhu oli diharapkan antara 30 – 55 °C dan hasil pengujian menunjukan suhu oli cukup stabil antara 36,34 – 58,38 °C dimana kondisi ini masih dapat diterima (acceptable condition). Ketika turbin mulai beroperasi diharapkan Auxiliary Oil Pump (AOP) berhenti beroperasi pada kecepatan lebih besar dari 7.474 rpm dan hasil pengujian menunjukan AOP mulai berhenti beroperasi pada 7.482,61 rpm. Ketika turbin mulai berhenti beroperasi diharapkan AOP bekerja pada tekanan oli maksimal 2,55 kg/cm2 dan hasil pengujian menunjukan AOP mulai bekerja pada 2,55 kg/cm2. Pada Sistem Gland Steam Condenser, GSB1 dan/atau GSB2 diharapkan beroperasi saat kecepatan turbin lebih besar dari 300 rpm dan hasil pengujian menunjukan GSB1 dan GSB2 mulai bekerja saat kecepatan turbin 540,76 rpm.
RANCANG BANGUN MESIN PENCUCI TANGAN OTOMATIS DENGAN DETEKTOR SUHU TUBUH SESUAI PROTOKOL KESEHATAN
Author : Muhammad Kemal Thariq , Dedid Cahya Happyanto, Reesa Akbar
Abstrak
Covid-19 merupakan virus yang mudah menular, salah satunya bisa melalui sentuhan antar manusia. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah virus ini, termasuk mencuci tangan. Teknologi juga bisa diterapkan di bidang kesehatan khususnya dalam mendeteksi suhu tubuh pada manusia, agar pencegahan virus corona bisa optimal, oleh karena itu suhu tubuh dan kebersihan tangan harus tetap terjaga. Jika suhu tubuh dan kebersihan tangan tidak dijaga sesuai aturan normal, orang sehat tidak menjadi ODP (Orang Dalam Pengawasan) jika suhu tubuh <38ºC dan jika suhu tubuh >38°C maka orang tersebut akan menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) (Kencana, 2020). Penelitian ini mengacu pada pendeteksian keberadaan dan suhu tubuh pengguna dengan menggunakan sensor ultrasonik dan sensor suhu MLX90614, serta menggunakan sensor rintangan inframerah untuk mendeteksi tangan pengguna saat mencuci tangan. Aplikasi Android juga akan dibuat untuk mengetahui kondisi pengguna dan perangkat secara Real-Time. Sistem yang dikembangkan mampu mengukur suhu pengguna dengan RMSE sebesar 0,20. Pengukuran untuk deteksi pengguna perangkat memiliki akurasi 98,9%. Dengan hasil ini diharapkan dapat menekan angka penularan virus Covid- 19.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer