Author : Megadea Relegia Ramdhaniar , Haryadi Amran Darwito, Aries Pratiarso
Abstrak
Rekam medis telah menjadi salah satu data terpenting bagi pasien dan petugas kesehatan yang sering dijumpai tercetak dalam lembaran kertas. Hal ini menyebabkan adanya medical error yang rawan terjadi seperti kehilangan, kerusakan, kesalahan, dan penyalahgunaan data pasien. Kasus mengenai penyalahgunaan maupun kehilangan rekam medis memungkinkan adanya pihak-pihak yang bisa mendapatkan data pasien yang dirahasiakan. Masalah tersebut dapat diatasi dengan menerapkan algoritma kriptografi serta digital signature pada sistem keamanannya. Pada Proyek Akhir ini akan diusulkan sebuah implementasi tanda tangan digital yang menggunakan algoritma digital signature Rabin pada sebuah aplikasi penyimpan rekam medis pasien (Personal Health Record) di dalam Android dengan QR (Quick Response) Code. Terdapat server dan client yang tersambung dengan QR Code. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah sebuah aplikasi rekam medis elektronik dengan pengiriman dari server ke client yang aman menggunakan digital signature Rabin dan algoritma AES pada prosesnya. Durasi eksekusi pada sisi server adalah 1833.5 ms, sedangkan pada sisi client adalah 0.889 ms. Selain itu, terjadinya sedikit modifikasi pada parameter yang ada maka data tidak akan dapat terbuka. Hasil inilah yang menyebabkan sistem ini aman dan terjamin datanya.
MONITORING KOORDINAT POSISI GPS MENGGUNAKAN GOOGLE MAP SECARA REALTIME
Author : Evin Ambarwati , Haryadi Amran Darwito, Hendy Briantoro
Abstrak
Sekarang ini sistem pencarian sudah banyak bermunculan, dan sistem pencariannya hanya memberikan informasi lokasi posisi terakhir. Selain itu media untuk menampilkan lokasi user memrlukan waktu yang panjang dan hanya pada lingkup tertentu. Keadaan ini kurang efektif khususnya bagi tunanetra sehingga dibutuhkan sebuah system yang mampu mengatasi hal tersebut. Sistem yang dirancang dalam proyek akhir ini memanfaatkan teknologi GPS (Global Positioning System), google map dan MySQL. Untuk mengakses google map pada web browser harus melakukan pendaftaran API Key. Data GPS akan diterima pada database MySQL ditampilkan ke dalam google map berupa garis dan animasi symbol arrow. Setiap 1 detik sekali GPS akan mengirimkan latitude dan longitude ke dalam database dan ditampilkan di google map. Selain itu, system ini menggunakan persamaan delay untuk mengukur delay pengiriman dan penerimaan koordinat. Dengan menggunakan system monitoring ini, dapat dilakukan pemantauan lokasi pengguna secara realtime. Kinerja system monitoring ini sangat ditentukan oleh kecepatan dari penerimaan data. Penerimaan data koordinat ke database yang digunakan untuk menampilkan data monitoring lokasi pengguna memiliki delay sebesar 0,2 detik. Namun delay akan berubah sesuai dengan waktu penerimaan data koordinat, karena jaringan internet sangat mempengaruhi delay yang didapatkan.
PENGEMBANGAN PEMILU ELEKTRONIK DENGAN e-KTP BERBASIS DATABASE SERVER SEBAGAI PENGGANTI SISTEM PENCOBLOSAN KONVENSIONAL
Author : Enggik Dwi Pamungkas , Reesa Akbar, Ali Husein Alasiry, Eru Puspita
Abstrak
Pemilu merupakan kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, Daerah maupun Kota. Selama ini kekurangan yang didapat adalah rekapitulasi data pencoblosan yang membutuhkan waktu lebih lama, membutuhkan panitia yang lebih banyak, dan dana yang sangat besar untuk akomodasi, upah panitia, biaya percetakan dan sarana prasarana. Pemilu Elektronik ini rekapitulasi data lebih cepat, dan dana yang dibutuhkan lebih ekonomis serta bisa digunakan untuk keperluan periode berikutnya. Sistem ini menggunakan e-KTP yang digunakan untuk registrasi sekaligus tiket pemilu. Pemilihan pada bilik menggunakan rangkaian elektronika yang datanya langsung terkirim pada mikrokontroller server terintegrasi dan dikirim pada database server pusat melalui jaringan GPRS dengan adanya validasi data DPT pada webserver maka yang dapat memilih hanya yang belum memberikan suara pada pemilu itu, sehingga penggelembungan suara dapat diatasi. Ketika DPT tidak berada pada alamat tercantum KTP/KK maka tetap dapat memberikan suaranya di semua TPS yang tersedia. Metode hierarki webserver meminimalisir kesalahan lalulintas data. Prosentase error koneksi 5% dan data error pengiriman 0%.
SISTEM MONITORING DAN PEMETAAN ALIRAN IRGASI DI DAERAH PERSAWAHAN MENGGUNAKAN UAV (DRONE)
Author : Firda Ayu Adhidta , Afifah Dwi Ramadhani, Nihayatus Saadah
Abstrak
Pada era teknologi informasi saat ini, efesiensi waktu dan tenaga, serta kemudahan dalam mendapatkan suatu informasi sangatlah dibutuhkan Dalam bidang pertanian, pengecekan terhadap persawahan sangatlah penting, dimana pada daerah persawahan terdapat aliran irigasi yang berperan penting untuk mengairi suatu daerah persawahan. Untuk melakukan pengecekan ataupun monitoring pada area irigasi tersebut maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang dapat membantu untuk memantau aliran irigasi pada lahan persawahan tersebut. Drone adalah pesawat tanpa awak yang dikendalikan oleh komputer atau remote control. Dengan menggunakan drone dapat mempermudah dalam melakukan monitoring dan pemetaan. Pada penelitian ini akan dibuat suatu sistim monitoring dan pemetaan aliran irigasi di daerah persawahan menggunakan drone untuk mempermudah pengecekan aliran irigasi pada daerah persawahan. Dengan pengambilan data menggunakan drone, data akan dikirimkan untuk diolah dan ditampilkan pada website LeafletJs. Website LeafletJs dirancang untuk menampilkan informasi data irigasi sawah yang telah didapat untuk ditampilkan secara visual dan lebih interaktif. Dengan menggunakan website LeafletJs akan memudahkan pengguna dalam mengakses dan memperoleh informasi dari area irigasi sawah serta dapat melakukan analisis untuk melakukan perbaikan dan juga pengembangan pada hasil visualisasi monitoring yang telah dilakukan. Pengujian sistem menunjukkan bahwa website berjalan dengan baik serta hasil monitoring ditampilkan secara jelas dan informatif pada website LeafletJs. Pengujian performa menggunakan Software GTmetrix menunjukkan bahwa performa website menghasilkan skor nilai A dengan nilai Performance sebesar 97 persen, dan Structure sebesar 82 persen. Pada pengujian User Acceptance Testing menunjukkan hasil yang bagus. Hampir 70 sampai 80 persen responden menunjukkan bahwa kinerja dari website bagus dan bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
ANALISA TEKNIK PENYEDERHANAAN KOMPUTASI MIMO DECOMPOSITION MENGGUNAKAN KALMAN FILTER PADA SISTEM MIMO-OFDM BERBASIS SINGLE RF
Author : I Made Adi Surya Mahardika , I Gede Puja Astawa, Aries Pratiarso
Abstrak
Kalman Filter merupakan suatu metoda untuk mencari nilai estimasi suatu state pada sistem linear dinamis. Dengan algoritma rekursifnya, filter ini mampu memberikan suatu nilai estimasi yang akurat dan cepat. Kemampuannya dalam berkerja pada lingkungan vektor, menawarkan banyak fungsi aplikatif termasuk dalam proses estimasi kanal Multiple Input Multiple Output (MIMO) yang juga berupa vektor. Dengan menggunakan skema Single RF MIMO 2x2, keuntungan gain diversitas dan peningkatan kapasitas dapat dicapai dengan kompleksitas yang rendah, apalagi dengan inputan respon kanal yang akurat, dan cepat akan semakin meningkatkan performansi suatu sistem komunikasi yang mengadopsinya. Di sisi lain, pengunaan teknik Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang sangat populer dalam komunikasi wireless dengan data rate yang tinggi, mampu mengarungi kondisi kanal yang bersifat frequency selective fading dengan mengubahnya menjadi kumpulan kanal yang bersifat flat fading. Dengan subcarrier yang saling orthogonal, overlapping tiap subcarriernya menghasilkan konsumsi bandwidth yang lebih efisien. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan penelitian penggunaan detektor Kalman Filter untuk sistem deteksi MIMO dan dibandingkan dengan MMSE dan V-BLAST. Analisa dibuat dari hasil simulasi dengan pemodelan kanal Rayleigh fading dan noise AWGN. Hasil simulasi menunjukkan bahwa komputasi sistem MIMO OFDM Single RF menggunakan detektor Kalman Filter lebih cepat sekitar 34% dari sistem yang menggunakan MMSE dan lebih cepat 95% dari sistem yang menggunakan V-BLAST. Selisih SNR yang dibutuhkan antara sistem adalah sekitar 2dB untuk BER 10-3.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer