RANCANG BANGUN ROBOT PENDETEKSI KEBOCORAN PIPA: DESAIN SISTEM KONTROL ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ARGON
Author : Denny Mustika Wardhana  , Eko Henfri Binugroho, Adytia Darmawan

Abstrak

Saat ini untuk mengevaluasi kebocoran pipa gas atau minyak bahan bakar dilakukan oleh manusia. Robot dapat diimplementasikan untuk mengganti tugas manusia dalam hal pencarian lokasi kebocoran gas. Pada dasarnya tiap robot memiliki implementasi yang berbeda, seperti robot yang terbang yang mengintari pipa gas. Robot terbang mampu terbang ditempat yang tinggi untuk keperluan investigasi kebocoran pipa gas tersebut maka diperlukan sistem robot terbang quadcopter. Pada penelitian ini telah dirancang dan dibuat robot terbang quadcopter dilengkapi dengan sensor dan kamera yang digunakan untuk mendeteksi adanya wilayah bocor gas dengan menggunakan ruang sebagai wilayah utama pada robot, dengan menggunakan metode quadcopter. Sensor gas yang digunakan adalah kamera lepton dan pergerakkan dengan menggunakan motor driver, ketika ada kebocoran gas maka robot akan mendeteksi suatu area dimana ada kebocoran gas. Robot dapat mendeteksi gas dengan keberhasilan 70%. Kesalahan dalam pencarian gas dipengaruhi oleh adanya angin dari sebuah blower robot dapat terbang dikarenakan torsi motor servo lebih kecil dibandingkan torsi beban pada robot.


KONTROL TELAPAK TANGAN DARI LENGAN ROBOT MENGGUNAKAN EMG/ELECTROMYOGRAPH (SENSOR OTOT)

Author : Essy Wahyu Astutiningsih  , Sigit Wasista, Setiawardhana

Abstrak

Kemajuan dan kecanggihan teknologi dapat membantu disable people untuk dapat menggerakkan telapak tangannya kembali. Serta mengembalikan fungsinya untuk menggenggam dan memindahkan barang. Dengan menggunakan sensor otot yang mendapatkan input dari elektroda, diharapkan mampu untuk mengontrol motor yang ada pada persendian telapak tangan robot. Motor yang digunakan adalah motor servo. Gerakan yang dilakukan adalah gerakan membuka, mengepal ringan dan mengepal kuat. Tentunya dalam pengujian sensor terhadap gerakan tangan robot digunakan otot tangan yang sehat dan normal karena ketika diaplikasikan pada pasien yang bagian tangannya diamputasi, harus dilakukan pelatihan otot dan terapi otot untuk mengembalikan kekuatan otot yang terputus terlebih dahulu. Dengan menggunakan metode backpropagasi dapat mengenali gerakan telapak tangan membuka dan mengepal dari input data ADC sinyal otot yang dibaca oleh sensor EMG. Dari pengujian yang telah dilakukan sistem pada Arduino Mega dapat berjalan ketika toleransi error yang diberikan hingga 10%. Kemudian iterasi pada proses training dibatasi hingga 3000 iterasi. Pengujian gerak hardware pada sistem mencapai 100% ketika posisi telapak tangan membuka dan 76% ketika posisi telapak tangan menggenggam sebanyak 30 kali pada masing-masing gerakan.


RANCANG BANGUN ALAT FERMENTASI BIJI COKLAT (KAKAO) DENGAN PENGATURAN SUHU DAN KELEMBABAN

Author : Arie Cahyono  , Hendik Eko HS, Endro Wahjono

Abstrak

Proses pengolahan biji kakao membutuhkan Fermentasi, Proses ini bertujuan untuk melepaskan biji kakao pulp dan mematikan biji, namun terutama juga untuk memperbaiki dan membentuk citarasa cokelat pada biji. Fermentasi yang dilakukan oleh petani pada umumnya tidak memadai dan menyebabkan kadar biji tak terfementasi (slatty) cukup tinggi dan membutuhkan waktu sekitar 5-7 hari. Pada proyek akhir ini dirancang suatu alat untuk mengoptimalisasi suhu dan kelembaban didalam ruang fermentasi agar sesuai dengan yang dibutuhkan sehingga suhu tetap konstan atau stabil terhadap beberapa gangguan dalam periode waktu yang telah ditentukan. Selain itu juga mampu mengatur proses mengaduk biji cokelat agar dapat melepas pulp dan agar suhu didalam incubator merata. Alat ini menggunakan IC microcontroller ATMEGA 16 dan sensor SHT 11 untuk membaca suhu, serta sensor rotary untuk membaca kecepatan pengaduk. Dengan menggunakan metode PI pada set point suhu 500C dan pengaduk 60 Rpm selama 9 jam proses fermentasi didapatkan hasil nilai ph 3 dan pulp berubah warna menjadi cokelat atau mendekati hasil yang diinginkan. Secara umum proyek akhir ini mampu memproses fermentasi biji kakao dan mengatasi gangguan proses fermentasi seperti perubahan suhu kelembaban.


KLASIFIKASI KUALITAS SUSU MENGGUNAKAN K-NN DENGAN APLIKASI ANDROID

Author : Muhammad Nur Hidayatul Khoiron  , Entin Martiana Kusumaningtyas, M. Udin Harun Al Rasyid

Abstrak

Masyarakat Indonesia sangat menyukai makanan dan minuman susu, terutama yang terbuat dari susu sapi asli karena kandungan nutrisinya yang penting bagi kesehatan manusia. Namun, susu berkualitas rendah dapat mengurangi manfaat nutrisi dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan. Saat ini, penilaian kualitas susu masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan indera penciuman atau pengecapan, yang keakuratannya kurang terukur. Oleh karena itu, perlu adanya solusi teknologi untuk membantu produsen mengukur kualitas susu dengan cepat dan akurat, sehingga produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan persyaratan kesehatan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan baru menggunakan model klasifikasi berbasis algoritma K-Nearest Neighbors yang diimplementasikan melalui aplikasi Android dan sensor. Klasifikasi ini hanya memerlukan tiga parameter: warna, pH, dan suhu, yang akan diolah oleh aplikasi Android untuk memberikan penilaian kualitas susu yang akurat dalam kategori baik, sedang, atau buruk. Penelitian ini memiliki potensi untuk diterapkan dalam industri makanan atau minuman yang menggunakan susu sebagai bahan baku, membantu produsen mendapatkan susu berkualitas, meningkatkan efisiensi produksi, serta mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan. Eksperimen dalam penelitian ini dilakukan dengan menguji kualitas susu sapi murni dalam berbagai kondisi menggunakan sensor dan aplikasi Android. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan berhasil mencapai tingkat keakuratan yang tinggi dalam mengevaluasi kualitas susu, dengan sensor dan aplikasi Android memberikan hasil yang konsisten dan akurat dalam mengklasifikasikan susu sebagai baik, sedang, atau buruk.


PENGEMBANGAN PADA VIRTUAL ENGINEERING SEBAGAI IMPLEMENTASI CYBER PHYSICAL SYSTEM PADA INDUSTRI 4.0 (SUB BAB: ASET 3D)

Author : Erlangga Hendrika Putra Utama  , Dwi Kurnia Basuki, Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Revolusi industri 4.0 telah berkembang dan menjadi tren dengan menggabungkan teknologi otomatisasi dan teknologi cyber. Semakin berkembangnya industri 4.0, maka semakin berkembang sistem pemodelan simulasi yang dibutuhkan disegala bidang keilmuan. Sehingga diperlukan adanya konsep baru yang dapat membawa pemodelan simulasi ke ranah digital. Virtual Engineering merupakan sebuah konsep perkembangan teknologi baru dalam pemodelan simulasi. Pemodelan 3D menggunakan objek dunia nyata merupakan salah satu bentuk Virtual Engineering. Dalam memanipulasi model 3D membutuhkan suatu aset dan sistem untuk mengintegrasikan aset ke dalam dunia virtual. Namun, saat ini belum ada sistem yang dapat mengintegrasikan aset secara otomatis dengan dunia virtual. Dalam proyek akhir ini dibuat suatu pengembangan aset untuk membantu pengguna dalam menyediakan dan mengelola aset serta mengintegrasikan aset secara otomatis kedalam dunia virtual. Sistem ini memiliki 3 bagian yaitu aplikasi pengembangan aset yang merupakan aplikasi untuk menyediakan aset melalui pemindaian 3D, sistem turntable untuk membantu user melakukan pemindaian, dan sistem library 3D untuk mengelola aset dan mengintegrasikannya kedalam platform Virtual Engineering. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pemindaian 3D dengan turntable membutuhkan waktu tercepat yang bisa diperoleh sebesar 34 detik untuk objek dengan berat 500 gram. Jarak optimal kamera dalam melakukan pemindaian terhadap objek adalah 28 cm. Sistem 3D Library menggunakan database MongoDB untuk mengintegrasikan aset ke dalam platform Virtual Engineering dan sistem telah berhasil terhubung dengan platform Virtual Engineering.