APLIKASI PERHITUNGAN STANDAR MANAJEMEN MATERIAL DAN ANGGARAN KONSTRUKSI BANGUNAN RUMAH TINGGAL BERBASIS WEB
Author : Ifa Nurdiana  , Ahmad Syauqi Ahsan, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Material dan harga merupakan hal utama yang dipertimbangkan dalam proses pembuatan rumah. Kedua hal ini harus diperhatikan sejak proses perencanaan. Sehingga proses tidak hanya berhenti pada pembuatan desain rumah tinggal, tetapi juga pada berapa material yang dibutuhkan dan perkiraan harga rumah tersebut berdasarkan desain yang dibuat. Aplikasi ini merupakan tool yang menyediakan kedua kebutuhan tersebut. User dapat menghitung perencanaan material untuk pembangunan dan dapat melihat besar perkiraan harga bangunan rumah dari desain yang sudah dimiliki dan dihitung dari Aplikasi berbasis website tersebut melalui menu kalkulasi yang tersedia. Selain itu, user juga dapat memilih bahan bangunan yang berbeda dengan default yang disediakan aplikasi sesuai dengan Perhitungan Pekerjaan Umum Standar Nasional Indonesia tahun 2013. Dalam apliksi tersebut, User juga dapat menyimpan dan mengunduh data perhitungan yang telah dikalkulasikan. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu dalam proses perencanaan pembangunan rumah.


SISTEM PREDIKSI KONDISI IRIGASI PERTANIAN DENGAN METODE REGRESI LINEAR BERGANDA

Author : Annisa Dewi Sriagusti  , Aries Pratiarso, M. Zen Samsono Hadi

Abstrak

Pertanian merupakan salah satu sektor terpenting yang ada di Indonesia, pengaruhnya sangat besar untuk kesejahteraan masyarakat karena sebagian besar berprofesi sebagai petani. Irigasi menjadi salah satu aspek penting dalam sistem pertanian. Namun, irigasi menghadapi beberapa permasalahan seperti cuaca ekstrem yang tidak menentu dan kualitas air yang buruk, sistem irigasi yang masih menggunakan cara konvensional atau manual, juga pemantauan irigasi yang tidak efisien. Permasalahan ini dapat menyebabkan kerugian bahkan gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem irigasi yang berfokus pada prediksi kondisi irigasi berdasarkan kualitas air dengan memanfaatkan teknologi IoT dan machine learning serta komunikasi Wifi. Algoritma pembelajaran yang digunakan yaitu Support Vector Machine (SVM) untuk menganalisa kualitas air dan algoritma Regresi Linear Berganda untuk prediksi irigasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model SVM memiliki kinerja sangat baik dengan nilai akurasi mencapai 98%. Model ini berhasil mengidentifikasi kelas dengan efektif, terutama untuk Kelas 1 dan Kelas 2 yang masing-masing memiliki recall sempurna (1.00), meskipun precision kelas 3 sedikit lebih rendah (0.93). Sementara itu, model Regresi Linear Berganda menunjukkan nilai R-squared sebesar 0.933, yang berarti model ini dapat menjelaskan 93% variasi status air dan dapat memberikan prediksi yang akurat dengan nilai MSE rendah (0.062). Proses pemantauan dapat dilakukan jarak jauh karena sistem diintegrasikan dengan aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone.


PERANGKAT VITAL SIGN PORTABEL (PERANGKAT SENSOR)

Author : Ari Wahyudi  , Sritrusta Sukaridhoto, M. Udin Harun Al Rasyid

Abstrak

Posyandu saat ini memiliki beberapa fasilitas alat kesehatan untuk melayani kesehatan masayarakat. Fasilitas tersebut berupa pengukur hemoglobin darah, alat bantu pernapasan, pengukur suhu tubuh, alat pemeriksa detak jantung dan pengukur tekanan darah. Hasil pemeriksaan masih belum terdata secara digital, selain itu bagi lansia yang tidak bisa berangkat ke posyandu belum bisa terlayani. Untuk mengatasi permasalahan di atas, penulis membuat proyek akhir dengan judul “PORTABLE VITAL SIGN KIT (SENSOR KIT)”. Dimana perangkat yang dibuat dapat melakukan pemerikasaan digital berupa Pulse and Oxygen in Blood Sensor (SPO2) untuk pengukur hemoglobin darah, Airflow Sensor (Breathing) sebagai alat bantu pernapasan, Body Temperature Sensor untuk pengukur suhu tubuh, Electrocardiogram Sensor (ECG) sebagai pemeriksa fungsi pendengaran dan Blood Pressure Sensor (Sphygmomanometer) untuk pengukur tekanan darah. Model serta ukuran alat yang kecil sehingga lebih praktis dan dapat dibawa kemana-mana. Portable Vital sign Kit (Sensor Kit) terdiri dari embedded system dan juga dilengkapi dengan sensor-sensor seperti Pulse and Oxygen in Blood Sensor (SPO2), Airflow Sensor (Breathing), Body Temperature Sensor, Electrocardiogram Sensor (ECG), Blood Pressure Sensor (Sphygmomanometer) dan menggunakan energi dari power bank. Selain itu pengoperasiannya menggunakan perangkat hand held yang dilengkapi dengan aplikasi E-Health. Dengan E-Health dapat membantu posyandu dalam pemeriksaaan kesehatan pasien secara digital, data kesehatan pasien dapat tertata dengan baik dalam server database serta membantu petugas posyandu dalam memeriksa kesehatan pasien dimana saja.


RANCANG BANGUN SISTEM BACKUP LISTRIK POMPA AIR UNTUK PENGAIRAN DI DESA NAPO DAYA

Author : Roki Alfarisi  , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja

Abstrak

Listrik merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia sudah hampir merata. Pada tahun 2022 ini, rasio elektrifikasi di indonesia mencapai 99,56% dengan rasio desa berlistrik telah mencapai 99,73%. Akan tetapi listrik di daerah pedasaan tak jarang masih terjadi kendala seperti halnya listrik padam. Di desa Nampo Daya, hal tersebut menjadi penghambat dalam pengairan desa. Dikarenakan dalam pengairan desa menggunakan listrik untuk menyalakan pompa air. Berdasarkan kejadian tersebut agar pompa air masih mendapat sumber listrik untuk bekerja, maka dibutuhkan backup energi listrik agar pompa air dapat tetap menyala. Oleh karena itu, proyek akhir ini bertujuan untuk membuat sistem backup listrik pompa air di desa Napo Daya. Sistem backup ini dapat bekerja secara otomatis ketika mendeteksi terjadinya listrik padam pada sumber listrik PLN, kemudian akan merubah penggunaan sumber listrik pompa air dari PLN ke sumber listrik dari baterai. Untuk proses charging baterai pada sistem ini menggunakan AC-DC Full Wave Rectifier (FWR) dan DC-DC Flyback Converter dengan menggunakan metode constant voltage dengan kontrol PI sebagai kontrolnya. Kontrol PI akan mengontrol tegangan keluaran charging agar tetap konstan sesuai set poin. Kemudian untuk proses switching penggunaan sumber energi listrik, sistem ini menggunakan sensor tegangan untuk mendeteksi terjadinya listrik padam yang kemudian informasi tersebut akan dikirim pada mikrokontroller STM32F4 dan mikrokontroller akan memberikan perintah pada relay untuk melakukan switct. Diharapkan dengan adanya proyek akhir ini, dapat membantu memberikan inovasi berupa sistem backup listrik pompa air sehingga dapat menjaga ketersediaan air, dikarenakan air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Proyek akhir ini memiliki sasaran, yaitu untuk masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan yang terkadang tak jarang aliran listrik PLN masih terdapat gangguan. Diharapkan dengan adanya Proyek Akhir ini, dapat membantu dan mempermudah masyarakat di daerah pedesaan.


PEMANFAATAN KINCIR ANGIN TAMBAK SEBAGAI SUMBER DAYA LISTRIK ALTERNATIF DENGAN MENGGUNAKAN BUCKBOOST CONVERTER

Author : Nindia Sasangko  , Ardik Wijayanto, Dedid Cahya Happyanto

Abstrak

Saat ini, perkembangan teknologi semakin meningkat. Tahun demi tahun pasti terdapat sesuatu yang ditemukan ataupun dikembangkan baik dari segi bentuk, efisiensi energi atau kemudahan dalam penggunaan. Namun, dengan adanya permasalahan terkait keterbatasan energi yang harus dihadapi, setiap orang dari berbagai kalangan berlomba untuk menemukan sesuatu yang dapat menghemat energi ataupun medapatkan energi cadangan. Baterai merupakan energi cadangan yang paling sering digunakan karena mudah dalam perawatan dan efisien. Akan tetapi, kapasitas baterai dapat habis seiring dengan waktu penggunaan. Sehingga diperlukan suatu charger aki dengan buck-boost converter yang digunakan sebagai regulator tegangan dari generator ke aki 12 volt. Desain tegangan keluaran buck-boost converter adalah 14,4 volt dengan arus pengisian maksimal adalah 45 ampere. Buck-boost converter pada proyek akhir ini menaikkan dan menurunkan tegangan masukan dari generator 8 volt - 13 volt menjadi 14 volt sehingga dapat mengisi aki 12 volt dengan arus charging 5,2 ampere. Untuk menjaga agar tegangan output konstan maka diberikan kontrol melalui PWM (Pulse-Widht Modulation) dengan feedback sensor tegangan. Selain itu juga dilengkapi dengan monitoring tegangan output dan arus charging melalui LCD.