PENGOLAHAN DATA WATER LEVEL DAN TEMPERATURE MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) BERBASIS OPEN-AI
Author : Feronica Shera Nevada  , Eko Budi Utomo, Zaqiatud Darojah, Eny Kusumawati

Abstrak

Pada proyek akhir ini dikembangkan sistem monitoring pengolahan data water level dan temperature menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berbasis Open-AI (ChatGPT) pada Modular Production System of Process Automation (MPS-PA). Implementasi FMEA berbasis OpenAI (ChatGPT) dalam Modular Production System of Process Automation (MPS-PA) berperan penting untuk menangani kompleksitas kebutuhan kecerdasan buatan industri yang meningkat, mempercepat dan meningkatkan akurasi analisis kegagalan beserta rekomendasi penanganan secara realtime, mengurangi kesalahan manusia, dan memberikan efisiensi biaya yang signifikan. Urgensi FMEA berbasis OpenAi didorong oleh kebutuhan sistem yang lebih cerdar, adaptif, efektif, dan efisien guna menghadapi tantangan operasional dan perkembangan teknologi yang pesat. Pada penelitian ini, FMEA mengidentifikasi potensi kekegagalan pada sistem water level dan temperature pada MPS-PA melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN) dengan tiga variabel rank yaitu severity, occurrence, dan detection. Sistem kontrol water level dan temperature di proses menggunakan PLC S7-1200 melalui metode close loop. Hasil kontrol close-loop water level stabil di range 8,50 Liter hingga 9,02 Liter, sedangkan hasil kontrol close-loop water temperature stabil di range 18 sampai 21.9 Derajat Celcius. Data hasil kontrol dimonitoring menggunakan Node-red pada prosesor Rasberry Pi 4B. Data monitoring disimpan pada database MySQL, serta dihitung menggunakan RPN dan dianalisa oleh OpenAI menggunakan metode FMEA untuk mengatahui nilai range aman dan memberikan komendasi tindakan yang dilakukan secara real-time. Hasil perhitungan RPN oleh OpenAI tertera pada nilai aman dengan resiko sedang pada RPN 4 sampai 23.


RANCANG BANGUN SISTEM OTOMASI PENATAAN DAN IDENTIFIKASI BUKU

Author : Asrofi Nurdin  , Ali Husein Alasiry, Taufiqurrahman

Abstrak

Telah dibuat proyek akhir berupa robot penyusun buku pada perputakaan yang telah dibuat sebelumnya. Akan tetapi, pembuat tidak merencanakan mekanisme penataan buku pada konveyor robot secara otomatis. Oleh karena itu, maksud pembuatan proyek akhir ini adalah mencoba menambahkan suatu sistem otomasi penataan buku pada konveyor robot dan proses pemberian informasi data nomor rak buku sebagai tujuan peletakan buku berdasarkan database. Fokus proyek akhir ini adalah pembuatan sistem mekanik dan elektronik yang memungkinkan proses penataan buku secara otomatis menuju konveyor buku yang ada pada robot penyusun buku. Berdasarkan perancangan sistem mekanik, penulis telah membuat sebuah sistem konveyor dan mekanik pendorong buku. Sedangkan, pada sistem elektronik proses pendataan buku menggunakan metode RFID sebagai penomoran buku. Setelah dilakukan pengujian hasilnya fungsi konveyor dan pendorong buku tidak mengalami masalah namun, keberhasilan peletakan buku dalam posisi tegak depengaruhi oleh bentuk fisik buku. Durasi proses penataan tiap buku relatif lambat yaitu antara sembilan sampai 11 detik apabila peletakan dilakukan satu per satu, namun apabila peletakan dilakukan secara berurutan misalkan minimal dua buku, durasi peletakan rata-rata menjadi lebih singkat yaitu 7 detik per buku. Sedangkan pada proses komunikasi data antara sistem dengan komputer cenderung tidak mengalami masalah.


MONITORING KOORDINAT POSISI GPS MENGGUNAKAN GOOGLE MAP SECARA REALTIME

Author : Evin Ambarwati  , Haryadi Amran Darwito, Hendy Briantoro

Abstrak

Sekarang ini sistem pencarian sudah banyak bermunculan, dan sistem pencariannya hanya memberikan informasi lokasi posisi terakhir. Selain itu media untuk menampilkan lokasi user memrlukan waktu yang panjang dan hanya pada lingkup tertentu. Keadaan ini kurang efektif khususnya bagi tunanetra sehingga dibutuhkan sebuah system yang mampu mengatasi hal tersebut. Sistem yang dirancang dalam proyek akhir ini memanfaatkan teknologi GPS (Global Positioning System), google map dan MySQL. Untuk mengakses google map pada web browser harus melakukan pendaftaran API Key. Data GPS akan diterima pada database MySQL ditampilkan ke dalam google map berupa garis dan animasi symbol arrow. Setiap 1 detik sekali GPS akan mengirimkan latitude dan longitude ke dalam database dan ditampilkan di google map. Selain itu, system ini menggunakan persamaan delay untuk mengukur delay pengiriman dan penerimaan koordinat. Dengan menggunakan system monitoring ini, dapat dilakukan pemantauan lokasi pengguna secara realtime. Kinerja system monitoring ini sangat ditentukan oleh kecepatan dari penerimaan data. Penerimaan data koordinat ke database yang digunakan untuk menampilkan data monitoring lokasi pengguna memiliki delay sebesar 0,2 detik. Namun delay akan berubah sesuai dengan waktu penerimaan data koordinat, karena jaringan internet sangat mempengaruhi delay yang didapatkan.


SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID (SURYA DAN ANGIN) UNTUK PENGOPERASIAN KINERJA LAMPU LED DAN PUTARAN MOTOR REFLEKTOR PADA MERCUSUAR SECARA OTOMATIS

Author : Jaka Rinanda  , Gigih Prabowo, Moch.Machmud Rifadil

Abstrak

Seiring dengan semakin banyaknya jumlah penduduk dan jumlah pengguna teknologi membuat kebutuhan akan suplai energi juga semakin meningkat. Namun, sebagian besar energi yang dikonsumsi merupakan energi fosil yang tidak dapat diperbaharui. Sehingga diperlukan energi yang dapat diperbaharui untuk menggantikan sumber energi fosil. Maka dibuatlah tugas akhir ini yang memanfaatkan energi angin dan cahaya matahari yang bisa disebut hybrid. Kelebihan dari penggunaan hybrid adalah adanya dua sumber energi yang bekerja bersama-sama atau bergantian ketika salah satu dari sumber tersebut tidak berfungsi, dengan begitu suplai energi akan lebih maksimal. . Tugas akhir ini menggunakan kincir angin vertikal tipe savonius berbentuk ventilator yang digunakan sebagai penggerak generator DC. Tegangan keluaran generator DC yang berubah – ubah diatur oleh buck – boost converter agar tegangan output yang dihasilkan stabil 14,4 yang digunakan untuk mengisi aki sebesar 12V/35Ah. Selain menggunakan kincir angin untuk menghasilkan sumber listrik, di sini juga akan digunakan solar cell (tenaga cahaya matahari) dengan maksimum daya sebesar 150 WP. Tegangan keluaran solar cell yang berubah-ubah akan diatur oleh Buck Converter agar tegangan output yang dihasilkan stabil 14,4 volt yang digunakan untuk mengisi aki sebesar 12V/35Ah. Setelah masing-masing aki telah diisi, kedua aki akan diseri sehingga menghasilkan tegangan sebesar 24V/35Ah yang nantinya akumulator tersebut akan menjadi sumber tenaga listrik untuk menyalakan lampu LED yang mempunyai kuat cahaya (lumen) setara 1000 W halogen dan motor DC untuk memutar reflektor lampu seperti yang ada pada mercusuar. Solar Cell mampu menghasilkan tegangan maksimum 18,5 Vdc. Hasil pengujian pengisian baterai 12V/35Ah dengan buck converter di dapat nilai tegangan charging 12,39 V dan arus pengisian rata – rata 4A. Sedangkan generator DC mampu menghasilkan tegangan sebesar 14 V, namun belum bisa digunakan untuk mengisi aki yang dikarenakan arus dari generator DC sangat kecil.


STUDI EKSPERIMEN PENGARUH PENGGUNAAN NANO REFRIGERAN R22-CuO PADA WATER CHILLER

Author : Julfan Hafiz Farezza  , Arrad Ghani Safitra, Teguh Hady Ariwibowo

Abstrak

Water Chiller merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mendinginkan air menggunakan prinsip siklus refrigerasi, air dingin hasil produk Water Chiller dapat dimanfaatkan dalam banyak hal seperti HVAC pada bangunan maupun sebagai air pendingin pada komponen atau peralatan lain seperti ORC. Nanopartikel banyak digunakan untuk meningkatkan kinerja sistem termal karena zat ini dapat meningkatkan sifat termofisika fluida. Penelitian ini memanfaatkan nanopartikel untuk meningkatkan kinerja termal sistem refrigerasi berbasis R22. Pada percobaan ini CuO dipilih sebagai nanopartikel dengan variasi 0 %, 0,2%, 0,4%, 0,6% berdasarkan konsentrasi berat dan beban heater 0W, 1000W dan 2000W. Kinerja siklus dengan nanopartikel menunjukkan bahwa kapasitas evaporator meningkat berturut-turut 13.3%, 9.76%, dan 13.47%. konsumsi energi menurun berturut turut 3.26%, 3.22%, dan 3.76%. nilai COP secara teoritis meningkat 12.72%, 21.18%, 25.52%. dan nilai COP secara aktual meningkat berturut-turut 17.15%, 13.43%, dan 17.9%. Hasil terbaik diperoleh dengan fraksi massa 0,6% dari refrigeran.