DESAIN DAN ANALISA JARINGAN INTERNET DI KOMPLEK RESIDEN BANDARA NOP GOLIAT DEKAI, YAHUKIMO PAPUA BERBASIS SISTEM KOMUNIKASI SATELIT LOW EARTH ORBIT
Author : Amanda Aulia Hidayat  , Okkie Puspitorini, M. Zen Samsono Hadi

Abstrak

Dalam menghadapi tantangan sulitnya jangkauan jaringan telekomunikasi terutama jaringan internet di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), bahkan pada beberapa tempat terpencil masih jauh dari jangkauan jaringan operator seluler, padahal di era sekarang ini internet sangat berperan penting diantaranya untuk pertukaran informasi berupa teks, gambar, audio, video atau file dan juga menghubungkan berbagai macam hal di setiap belahan dunia seperti di bidang pendidikan, bisnis, ekonomi, dan entertainment. Diperlukan jaringan internet untuk mendukung pertukaran informasi secara cepat, namun hal tersebut sulit di dapatkan pada daerah terpencil seperti di wilayah Kabupaten Yahukimo, Prov. Papua Pegunungan. Dengan keadaan topografi yang sangat bervariasi mulai dari dataran rendah dengan lereng yang landai sampai dengan daerah berbukit membuat cakupan jaringan internet menjadi tidak merata akibat kontur wilayah yang sulit. Sehingga perlu menjadi perhatian dan dilakukannya Desain dan Analisa Jaringan Internet Di Komplek Residen Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua Berbasis Sistem Komunikasi Satelit Low Earth Orbit. Menggunakan topologi Point to Multi Point, untuk mendapatkan koneksi internet di area Komplek Residen Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan internet di area 3T, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi di daerah tersebut. Untuk menjamin kualitas jaringan internet maka diperlukan juga analisa Quality of Service (QoS), dalam penelitian ini meliputi pengukuran parameter throughput dan delay. Data dikumpulkan melalui pengujian langsung pada beberapa titik access point selama periode waktu tertentu untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang performa jaringan. Dari hasil percobaan menunjukkan Throughput meningkat (6821- 2863 Kbps) dan delay lebih kecil (1.17-2.86 ms) pada kondisi Line of Sight, menunjukkan jaringan yang lebih cepat dan stabil dibandingkan pada kondisi Non-Line of Sight Throughput menurun (3499-922 Kbps) dan delay lebih besar (2.13-7,10 ms).


IMPLEMENTASI MULTIHOP COMMUNICATION DENGAN EFISIENSI DAYA PADA ALUR TRANSMISI DATA DALAM AQUACULTURE SYSTEM PLAN

Author : Raka Umbu Putra Sulum  , Agus Indra Gunawan, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Didalam area budidaya perairan khususnya budidaya udang terdapat banyak petak pada tambak. Pada setiap petak terdapat Automatic Feeder yang berdiri sendiri. Automatic Feeder berfungsi untuk mengontrol jumlah dan frekuensi pemberian pakan. Posisi Automatic Feeder yang tersebar pada setiap petak menyebabkan user membuang banyak waktu dan tenaga dalam pengoperasian. Tujuan dari pembuatan Proyek Akhir ini adalah untuk meningkatkan efesiensi user pada pengoperasian dan juga efisiensi dari penggunaan energi system. Dengan adanya masalah tersebut, proyek akhir ini memberikan konsep multihop communication dengan metode LEACH. Pada pengujian implementasi didapat kenaikan lifetime sebesar 10,13% dengan menambahan metode LEACH.


IMPLEMENTASI METODE FOC PADA DRIVER MOTOR BLDC MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER STM32F4

Author : Muhammad Alim  , Farida Gamar, Eko Henfri Binugroho

Abstrak

Motor Brushless DC (BLDC) telah menjadi pilihan yang populer dalam kendaraan listrik karena efisiensi tinggi, respon cepat, dan ukuran kompak. Penggunaan metode Field-Oriented Control (FOC) pada motor driver BLDC dengan mikrokontroler STM32F4, merupakan upaya untuk meningkatkan performa dan akurasi kendali. Tinjauan pustaka mendalam dilakukan untuk memahami prinsip kerja motor BLDC, konsep FOC, karakteristik mikrokontroler STM32F4, serta peran sensor posisi dan motor driver dalam sistem kendali. Data hasil pengujian dianalisis untuk mengukur efisiensi, respon, dan akurasi kendali yang diperoleh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi metode FOC pada motor driver BLDC dengan mikrokontroler STM32F4 berhasil meningkatkan respon, akurasi, dan efisiensi motor. Hasil penelitian ini memiliki implikasi signifikan dalam pengembangan sistem kendali motor BLDC yang lebih canggih dan efisien. Diharapkan bahwa implementasi FOC pada motor driver BLDC dengan STM32F4 dapat diadopsi dalam berbagai aplikasi mekatronika dan kendaraan listrik untuk meningkatkan performa dan respon motor secara keseluruhan.


SISTEM MONITORING PEMBEBANAN TRAFO DISTRIBUSI BERBASIS IOT DI LENGKAPI DENGAN GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM)

Author : Awaliah  , Renny Rakhmawati, Ony Asrarul Qudsi

Abstrak

Salah satu gangguan pada trafo distribusi, yaitu beban lebih (Overload). Sampai saat ini PLN belum memiliki sistem peringatan dini apabila trafo akan mengalami kondisi beban lebih. Selama ini pengukuran nilai pembeban trafo diukur oleh petugas PLN selama 6 bulan sekali per gardu distribusi. Tentunya 6 bulan adalah periode yang cukup lama. Bila transformator mengalami beban lebih dalam waktu lama, maka trafo akan menjadi panas dan dapat menyebabkan kerugian bagi PLN, selaku pengelola kelistrikan di Indonesia untuk mengganti material trafo yang tidak murah. Dari permasalahan tersebut dibuatlah suatu proyek akhir, yaitu alat memonitoring pembebanan trafo distribusi berbasis IoT dilengkapi GIS (Geographic Information System). Proyek akhir ini mampu memonitoring dan mengirim notifikasi dini kepada operator apabila trafo bekerja sebelum 80% kapasitas terpasangnya. Alat ini menggunakan sensor arus dan tegangan, diolah di mikrokontroller (ARM-CORTEX) yang kemudian ditampilkan pada LCD, dan dikirim ke webserver dengan tampilan peta digital menggunakan modul komunikasi SIM 800L. Proyek akhir ini dapat membantu PLN dalam menangani gangguan overload dan meminimalisir gangguan trafo akibat gangguan overload. Selain itu tak ada lagi ketergantungan ke petugas untuk melakukan pengukuran nilai pembebanan trafo, petugas tak lagi datang ke lapangan untuk mengetahui nilai pembebanan trafo. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem mampu membaca nilai tegangan, dan arus, dengan nilai sensitifitas rata-rata 0.204% dan 3.26%.


PENGATURAN SISTEM PERENCANAAN LINTASAN BERJALAN PADA ROBOT SEPAK BOLA EROS

Author : Adi Sucipto  , Ardik Wijayanto, Ali Husein Alasiry, Achmad Subkhan KH

Abstrak

Ada banyak macam jenis robot yang menyerupai manusia atau humanoid robot, salah satunya adalah robot sepakbola menyerupai manusia atau humanoid robot soccer yang telah memiliki wadah dan kompetisi bergengsi di dunia yang dinamakan RoboCup. Masalah yang dominan adalah tentang bagaimana membuat robot ini dapat berjalan ditempat diatas lapangan beralas rumput sintetis yang akan diadaptasi dari cara berjalan selayaknya manusia. Salah satu cara untuk mendapatkan gerakan berjalan diawali penggunaan metode Inverse Kinematics untuk memudahkan pengaturan putaran setiap derajat kebebasan. Humanoid Soccer Robot juga harus dapat beradaptasi dengan permukaan alas lapangan yang berupa rumput sintetis tersebut. Dengan adanya permasalahan ini dibuatlah sebuah sistem kontrol berupa pembuatan Control Walking Trajectory System During Locomotion yang dapat digunakan terhadap keststabilan Robot saat berjalan ditempat. Pembentukan Control Walking Trajectory System during locomotion ini ditambahkan dengan proses kontrol PID pada masing masing servo robot dengan melangkahkan kaki kedepan disaat robot akan terjatuh . Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap phase robot saat SSP (Single Support Phase) dan DSP (Double Support Phase). Pada penambahan kontrol ini membuat robot menjadi seimbang dalam koordinat sumbu X .