Author : Ashadi Kurniawan , Prima Kristalina, M. Zen Samsono Hadi
Abstrak
Salah satu teknologi yang terkait dengan IoT adalah Wireless Sensor Networks (WSN), dimana WSN adalah sebuah kumpulan node sensor untuk melakukan proses pengambilan data dan pengiriman data ke sebuah node server untuk dilakukan pengolahan data. Beberapa aplikasi dari WSN diantaranya adalah pada pencarian korban bencana alam. ada beberapa tantangan dalam menerapkan teknologi WSN tersebut, salah satunya adalah masalah keterbatasan energi bateray untuk mensuplai daya ke node WSN. Penelitian ini memberikan analisis terhadap pengaruh mobilitas node dan Model Propagasi pada Routing Protokol AODV, DSDV dan OLSR dalam topologi MANET menggunakan Network Simulator 3.30. Penelitian ini dijalankan dengan membandingkan beberapa model mobility (GaussMarkov, RandomWaypoint, RPGM) dan model propagasinya (Friis Propagation Loss, TwoRay Propagation Loss) dengan menggunakan variasi Kecepatan perpindahan node sebesar 2 m/s, 5 m/s, 10 m/s. dengan mengukur kinerja jaringan menggunakan parameter pengujian berupa Packet Delivery Ratio (PDR), Throughput, Delay, dan Packet Loss. Setelah dilakukan penelitian, maka pada saat menggunakan Friis Propagation Loss Model, Hasil output Paramater saat menggunakan Protokol Routing OLSR, model mobility GaussMarkov dan kecepatan 5 m/s memiliki nikai Packet Delivery Ratio (PDR) sebebesar 99,61%, Delay 10,46 ms, dan Throughput Sebesar 19,73 kbps. Hasil parameter ini lebih bagus dibandingkan menggunakan TwoRayground Propagation Loss Model Ketika dengan menggunakan Data Parameter yang sama, Nilai Packet delivery Ratio (PDR) sebesar 90,69, Delay 17,92 ms dan Throughput Sebesar 15,45 kbps.
PEMBUATAN SCENE VIDEO BERDASARKAN POSISI KAMERA PADA VIDEO ANIMASI “DYNAMIC ISLANDâ€
Author : Angen Dewi Utami , Achmad Subkhan KH, Fardani Annisa D.
Abstrak
Pada proyek akhir ini akan dibuat video animasi 3D yang berjudul Dynamic Island. Di dalam setiap scene pada video animasi tentu membutuhkan penataan posisi kamera yang tepat. Guna menarik penonton yang melihat. Dalam proses pembuatan animasi beserta penataan posisi kamera, akan dibuat dengan menggunakan software open source yaitu Blender. Setelah mendapatkan informasi dari storyboard mengenai kondisi scene, maka akan dilakukan proses pemilihan jenis lensa. Selanjutnya menentukan framing kemudian menata dan meletakkan kamera berdasarkan informasi storyboard. Selanjutnya menentukan arah kamera yang sesuai dengan kondisi sehingga dapat terlihat framing yang balance. Pengaturan posisi kamera sangat diperlukan dalam menentukan framing. Hasil yang diharapkan dari pengaturan posisi kamera pada video animasi Dynamic Island ini dapat membuat video lebih menarik untuk dilihat oleh audien.
ALAT PEMANTAU DENYUT JANTUNG MANUSIA YANG DILENGKAPI FITUR ALARM
Author : Nurul Khaerani , Akhmad Hendriawan, Ronny Susetyoko
Abstrak
Denyut jantung memiliki batas maksimal yang apabila seseorang mencapai lebih dari batas maksimal tersebut dapat mengakibatkan serangan jantung. Pengukuran denyut jantung dapat dilakukan secara manual, maupun dengan menggunakan sebuah alat. Telah banyak inovasi yang dilakukan oleh beberapa peneliti mengenai monitoring denyut jantung. Namun, tidak sedikit yang memiliki kendala terhadap pengambilan data denyut jantung dikarenakan terdapat banyak noise dan data yang tidak stabil. Dengan mengacu pada pentingnya memonitoring denyut jantung agar tidak melebihi batas maksimal terutama pada saat berolahraga, maka diperlukan sebuah alat pemantau denyut jantung yang dilengkapi fitur alarm dan dapat dimonitor melalui aplikasi android. Alat ini di desain senyaman mungkin agar dapat digunakan oleh manusia dalam beraktifitas maupun tidak, yang memiliki sistem peringatan apabila denyut jantung melebihi batas normal pada saat istirahat dan melebihi batas maksimal target denyut jantung saat latihan sesuai usia pengguna pada saat itu. Sensor yang digunakan adalah grove-finger clip heart rate sensor yang telah dilengkapi dengan sensor optik, rangkaian penguat dan filter untuk mengurangi noise. Arduino nano digunakan sebagai kontroller dan HC-05 sebagai pentransfer data ke android. Aplikasi android di desain dengan menggunakan software App Inventor. LED pada aplikasi digunakan sebagai indikator denyut jantung dalam kondisi normal atau tidak. Pada hardware juga terdapat LED sebagai indikator kondisi baterai. Pengujian alat dilakukan dengan menggunakan beberapa alat lainnya yaitu Treadmil TREO, Omron, dan Beurer. Dari hasil pengujian yang teah dilakukan dengan treadmil didapatkan nilai rata-rata error sebesar 1,34 % dan 3,31%. Sedangkan dengan omron, rata-rata error adalah 2,09%, dan hasil pengujian dengan beurer memastikan bahwa alat dapat digunakan saat normal maupun bergerak karena error yang didapat sebesar 1,76%. Dengan adanya alat ini diharapkan setiap orang dapat memonitoring sendiri kondisi denyut jantungnya secara cepat, tepat yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.
SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN EKSPEDISI DENGAN METODE FUZZY
Author : Rasi Aziizah Andrahsmara , Ira Prasetyaningrum, Entin Martiana Kusumaningtyas
Abstrak
Banyaknya jenis dan layanan ekspedisi menjadikan probelematika bagai para konsumen untuk lebih selektif dalam memilih jasa layanan ekspedisi tersebut. Dengan berkembangnya era teknologi maka masalah ini akan diselesaikan dengan perhitungan komputasi dengan metode Fuzzy untuk mendapatkan nilai terendah dan terbesar sebagai sebuah hasil rekomendasi. Metode Fuzzy ini dapat memberikan hasil yang benar, hasil yang salah dan hasil benar dan salah. Sebagai penunjang dari hasil rekomendasi yang ditampilkan adalah adanya fitur testimonial menggunakan opinion mining atau sentimen analisis. Sentimen analisis merupakan metode untuk mengetahui kepuasan penilaian yang diberikan oleh seseorang. Hal ini dapat mengetahui seseorang memberikan opini negatif atau opini positif. Sehingga pengguna aplikasi ini dapat mengetahui rekomendasi ekspedisi tersebut beserta opini-opini yang telah diberikan oleh konsumen lainnya di dunia maya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan pendeteksian lokasi pengguna, sehingga pengguna juga dapat mengetahui agen ekspedisi mana yang terdekat dengannya.
RANCANG BANGUN BATTERY CHARGING MENGGUNAKAN BUCK BOOST CONVERTER UNTUK SUPLAI AERATOR PADA SISTEM HIDROPONIK DEEP WATER CULTURE
Author : Danny Dwin Heryanto , Novie Ayub Windarko, Muhammad Nizar Habibi
Abstrak
Indonesia memiliki potensi tinggi energi matahari yang dimanfaatkan melalui panel surya untuk menyuplai pompa aerator pada sistem hidroponik deep water culture. Aerator berperan penting dalam suplai oksigen untuk menunjang pertumbuhan tanaman hidroponik agar lebih cepat dan optimal. Proses pengisian baterai membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Sistem ini menggunakan metode pengisian Constant Voltage(CV) yang dikontrol oleh algoritma Proportional Integral agar tegangan tetap stabil sesuai set point (13.8V) untuk baterai 12V 15Ah. Buck-boost converter digunakan agar sistem dapat menaikkan atau menurunkan tegangan sesuai intensitas cahaya. Pengaturan tegangan dikendalikan menggunakan mikrokontroler ARM STM32. Sistem ini dilengkapi dengan logger data komunikasi untuk menampilkan tegangan input output & arus input output secara real time. Sistem ini dilengkapi dengan proteksi cut-off jika telah mencapai batas cut-off yaitu ≤0.75A, jika telah cut-off maka aki telah terisi penuh, sistem akan berpindah untuk mendischarge aki ke beban aerator. Sistem algoritma Constant Voltage Proportional Integral dari sistem alat ini untuk bisa mengkonstankan tegangan, jika beban menaik atau menurun atau bahkan input naik turun maka tegangan akan tetap konstan. Sistem ini menggerakkan pwm duty sebagai aktuator, dan sensor tegangan sebagai koreksi error jika output masih belum tertuju. Sistem ini mampu mengkonversi tegangan pv yang tinggi menjadi turun tegangannya, dan mengkonversi tegangan yang rendah menjadi naik sesuai syarat tegangan charging. Juga sistem ini mampu men-charging terhadap aerator dan tumbuhan terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan energi terbarukan untuk menyuplai aerator pada sistem hidroponik, agar tidak bergantung pada energi dari PLN.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer