PEMBUATAN VIDEO EXPLAINER PENCEGAHAN PENYAKIT PNEUMONIA
Author : Muhammad Thoriq Azzam  , Widi Sarinastiti, Novita Astin

Abstrak

Pneumonia atau biasa dikenal dengan sebutan paru-paru basah merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan paru. Peradangan tersebut menyebabkan alveolus atau kantung udara terisi oleh cairan dan akhirnya menyebabkan paru-paru tidak bisa bekerja dengan baik. Pneumonia merupakan penyakit dengan kematian balita tertinggi ke-2. Dengan masih adanya pandemi Covid-19 yang ada di seluruh dunia, membuat penyakit pneumonia menjadi penyakit yang perlu diwaspadai dikarenakan sama-sama menyerang bagian pernafasan. Di Indonesia sendiri sudah banyak kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. Hal ini disebabkan karena kurangnya edukasi dan informasi yang diberikan ke masyarakat luar. Di zaman sekarang, media informasi yang dapat diterima masyarakat sekarang yaitu dengan memaksimalkan materi berbentuk visual yang diberikan seperti halnya video explainer. Video explainer merupakan video animasi singkat yang berfokus pada penjelasan dengan cara yang simpel, mudah dipahami, dan menggunakan visual yang dapat menarik perhatian penonton. Oleh karena itu, dengan menggunakan video explainer sebagai media informasi dan edukasi, diharapkan dapat menambahkan wawasan masyarakat tentang penyakit pneumonia.


ANALISA PERFORMANSI SISTEM KOMUNIKASI KOPERATIF DENGAN PROTOKOL DF MENGGUNAKAN ESTIMASI KANAL METODE MMSE

Author : Chelsea Victoria Useng  , Yoedy Moegiharto, Arifin

Abstrak

Perkembangan teknologi telekomunikasi yang terus meningkat pada media nirkabel tidak dapat terhindar dari efek multipath fading yang menurunkan kinerja sistem transmisi dengan rendahnya kualitas yang diterima. Sistem komunkasi kooperatif merupakan sebuah sistem virtual MIMO yang menerapkan antenna jamak pada sisi pemancar dan penerima dan penambahan relay untuk bekerja sama memproses transmisi sinyal sehingga dapat mengurangi efek fading. Selain itu adanya time varying terhadap respon kanal yang mengharuskan tracking yang terus menerus sehingga diperlukan estimasi kanal adaptive yang dapat mengikuti perubahan respon kanal. Penelitian ini membangun sebuah sistem penerapan teknik estimasi kanal MMSE untuk sinyal OFDM yang diterapkan pada sebuah sistem komunikasi kooperatif dengan menggunakan protokol DF (Decode-and-Forward). Hasil penelitian didapatkan bahwa BER data penerima sistem komunikasi nirkabel dengan metode penggunaan relay (kooperatif) dan kanal estimasi MMSE lebih baik daripada metode direct (non-kooperatif) dan tanpa kanal estimator yang dapat dilihat dari hasil simulasi menggunakan software MATLAB. Pada komunikasi kooperatif-MMSE memiliki kinerja sistem yang lebih baik dengan menggunakan modulasi QPSK serta subcarrier dan channel length (panjang kanal) yang lebih rendah. Jarak relay mempengaruhi BER pada sistem komunikasi kooperatif-MMSE dimana semakin dekat jarak relay dengan source, semakin baik kinerja BER yang diperoleh.


PEMBUATAN VIDEO CINEMATIC UNTUK PANDUAN WISATA BANYU URIP MANGROVE

Author : Kholidatul Afifah  , Novita Astin, Yunia Ikawati

Abstrak

Keberagaman pariwisata di Indonesia bukan lagi hal asing di mata dunia. Indonesia memiliki keberagaman wisata yang sangat banyak dengan ciri khas di setiap wilayahnya. Salah satu wilayah yang mempunyai keberagaman dalam pariwisata yaitu Kabupaten Gresik. Akan tetapi masih banyaknya wisata di Gresik yang kurang terexspose dan tidak banyak masyarakat Gresik yang mengetahui wisata di Gresik. Salah satunya adalah Wisata Banyu Urip Mangrove. Tumbuhan Mangrove adalah istilah umum untuk tumbuhan yang tumbuh di daerah yang terkena pasang surut air pasang, seperti muara tropis dan subtropis, yaitu di zona intertidal dan zona pasang surut. Ekosistem yang terdiri dari tumbuhan dan hewan yang menghuninya disebut ekosistem bakau. Untuk Meningkatkan pariwisata hutan mangrove maka dibuatlah video cinematic wisata banyu urip mangrove untuk diperkenalkan ke khalayak umum terutama tentang tumbuhan mangrove nya. Pembuatan video cinematic ini akan difokuskan pada cara menanam tumbuhan mangrove dan dari sisi teknis shoot nya untuk mengangkat sisi menarik dari tumbuhan mangrove dengan memperbanyak shot shot wide dan close up yang menunjukkan proses penanaman mangrove. Dengan adanya video cinematic, kita memperkenalkan banyu urip mangrove di Gresik, Sehingga masyarakat sebagai calon wisatawan bisa mendapatkan informasi sebagai referensi tujuan wisata.


LANE KEEPING ASSIST PADA MOBILE ROBOT ACKERMAN SKALA 1/10

Author : Wahyu Setyawan  , Bima Sena Bayu Dewantara, Bayu Sandi Marta

Abstrak

Seiring dengan kemajuan teknologi kendaraan otonom, diperlukan sistem bantu yang mampu menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya guna mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan atau kondisi jalan yang menantang. Penelitian ini mengembangkan sistem Lane Keeping Assist (LKA) pada robot mobile skala kecil dengan mengintegrasikan metode segmentasi visual menggunakan You Only Look Once version 8 (YOLOv8) yang berasal dari frame deteksi marka berbasis Canny Edge Detection, Setelah itu diperjelas oleh Region of Interest (ROI), dan Hough Transform, sebagai pengendali menggunakan Fuzzy Logic, dan Social Force Model (SFM) sebagai koreksi arah berbasis gaya. Sistem ini didesain untuk bekerja secara real-time dengan input dari kamera, dan mengendalikan arah serta kecepatan melalui geometri Ackerman Steering. Sistem dimulai dengan deteksi jalur melalui segmentasi YOLOv8 yang menghasilkan nilai offset terhadap garis tengah jalan. Offset dan arah pergerakan digunakan sebagai input fuzzy logic untuk menentukan sudut kemudi dan kecepatan, yang kemudian disempurnakan oleh SFM agar kendaraan tetap berada dalam jalur secara halus dan adaptif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi deteksi marka jalan mencapai 90% dari 30 frame uji. Sistem fuzzy logic menunjukkan akurasi 85% pada 20 skenario input-output yang diuji, dengan hasil sesuai seluruh rule base. Pengujian SFM pada 20 kasus menunjukkan output gaya korektif (Fnav) dan jarak relatif (rho) yang konsisten terhadap arah deviasi. Pada pengujian integrasi penuh Lane Keeping Assist, sistem berhasil menjaga robot tetap berada di jalur dengan akurasi 80%, untuk nilai jarak pada garis marka di tengah diantara -1,81sampai 1,57 , lalu untuk nilai garis ke kiri -5,75 sampai 11,82 cm dan garis ke kanan 3,84 cm sampai 20 cm baik pada kondisi offset besar maupun kecil. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi metode yang digunakan mampu menciptakan sistem LKA yang responsif, adaptif, dan stabil pada lingkungan indoor, meskipun diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk ketahanan terhadap variasi lingkungan luar untuk menjadikan sebagai autonomous vehicle atau kendaraan autonomous.


SMART POULTRY : SISTEM KONTROL DAN MONITORING SIRKULASI UDARA PADA KANDANG AYAM BROILER

Author : BAGUS BAMBANG SYAHPUTRA  , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Taufiqurrahman

Abstrak

Ayam broiler merupakan ras dari ayam pedaging yang sangat sensitif terhadap kondisi lingkungannya. Kondisi lingkungan yang kurang baik dapat menyebabkan ayam broiler tidak nyaman dalam kandang sehingga dapat berakibat pada ayam broiler menjadi stress dan mengakibatkan kematian pada ayam broiler. Tak hanya itu, ketidaknyamanan ayam broiler di dalam kandang juga mengakibatkan produktivitas dari ayam broiler menjadi menurun. Kenyamanan ayam broiler di dalam kandang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain suhu, kelembaban, gas amonia, gas metana, tingkat kebisingan, sirkulasi udara, tingkat intensitas cahaya, dan lain lain. Dari berbagai macam faktor tersebut, pada penelitian ini mengontrol sirkulasi udara di dalam kandang karena sirkulasi udara akan mempengaruhi banyak faktor lainnya. Sirkulasi udara yang tidak baik merupakan salah satu penyebab ketidaknyaman ayam broiler dalam kandang. Ketidaknyamanan ayam di dalam kandang dapat memperngaruhi produktivitas setiap ayam broiler. Produktivitas dari setiap ayam berbeda beda sehingga menyebabkan ketidakseragaman pada ayam. Kenyamanan ayam di dalam kandang dapat menggunakan variabel variabel untuk mengontrol sirkulasi udara, antara lain suhu, kelembapan, dan gas amonia. Pada penelitian ini, kontroler yang digunkan untuk sistem kontrol sirkulasi udara menggunakan logika fuzzy metode mamdani. Sistem ini mampu memberikan efek yang signinifikan terhadap kenyamanan ayam di dalam kandang karena perubahan suhu, kelembaban, dan gas amoniak yang terdeteksi di dalam kandang.