DETEKSI AREA KATARAK PADA MATA MENGGUNAKAN IRIS LANDMARK MODEL
Author : Paulus Bimo Satrio Aji  , Yanuar Risah Prayogi, Arna Fariza

Abstrak

Katarak memiliki arti penglihatan yang tertutup air terjun akibat lensa yang keruh. Kekeruhan ini bisa terjadi akibat hidrasi cairan lensa, menurunnya protein lensa, atau akibat gangguan metabolisme karena faktor usia. Jika katarak ini tidak ditangani, dapat menyebabkan kebutaan. Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2013 mendapatkan data bahwa terdapat prevalensi penderita katarak sebesar 1,8% untuk semua usia dari hasil sampling 1.027.763 orang dan masih banyak penderita yang belum melakukan penanganan lanjut dengan 51,9% dari mereka mengatakan tidak tahu jika menderita katarak. Oleh karena itu, untuk memudahkan orang mengetahui adanya indikasi katarak, dibuatlah sistem deteksi berbasis website yang memungkinkan pengguna mendapatkan hasil teraktual dari kondisi matanya. Sistem deteksi ini dibuat menggunakan teknologi dari Mediapipe, yaitu Iris Landmark Model yang memungkinkan sistem dengan mudah mendapatkan area mata dari pengguna dan dilanjutkan dengan Image Processing sebagai algoritma deteksinya.


REDUKSI TOTAL HARMONIC DISTORTION (THD) PADA MULTILEVEL INVERTER DENGAN MODIFIKASI PULSE WIDTH MODULATION (PWM) MENGGUNAKAN GENETIK ALGORITMA

Author : Lucky Pradigta Setiya Raharja  , Novie Ayub Windarko, Zainal Arief

Abstrak

Tingginya kebutuhan konsumsi energi listrik bagi konsumen mendorong untuk meningkatkan penyediaan sumber energy listrik. Energi terbaharukan saat ini banyak digunakan dan menghasilkan tegangan dc. Tegangan dc tidak bisa digunakan secara langsung karena mayoritas beban listrik menggunakan tegangan ac. Sehingga diperlukan alat konversi tegangan dc menjadi ac. Pada konversi tegangan dc menjadi ac harus diperhatikan kualitas yang ditunjukkan dengan Total Harmonic Distrotion (THD). Semakin kecil nilai THD maka semakin baik kualitas dari sumber tegangan ac, semakin besar nilai THD dapat mengakibatkan rusaknya beban-beban elektronik karena bentuk gelombang tidak sinusoidal. Sesuai standar IEEE STD 519-1992 Harmonic Voltage Limits adalah 5%, untuk standar Pasific Corp adalah 8 %. Penelitian ini telah diimplementasikan konverter tegangan dc menjadi ac yaitu multilevel inverter (MLI) dengan tipe diode clamp level 3 pada 1 phase. MLI ini dapat menghasilkan THD tegangan yang minimum. Proses menghasilkan THD minimum dilakukan dengan modifikasi Pulse Width Modulation (PWM) pada switching MLI. Modifikasi dilakukan dengan optimasi metode Genetik Algoritma. Hasil dari implementasi MLI bahwa modifikasi PWM menghasilkan THD tegangan yang lebih kecil dibandingkan dengan THD tegangan MLI dengan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM). Hasil modifikasi PWM 350 GA mendapatkan hasil terbaik THD sebesar 0.1 dengan indek modulasi 0.8 sedangkan modifikasi PWM 1100 GA mendapatkan hasil terbaik THD sebesar 0.26 dengan indek modulasi 0.8. Penurunan yang besar berada pada ma 0,8 dimana penurunan THD dengan 350 ga sampai 0.19 dibandingkan dengan SPWM. Sedangkan penurunan terbesar pada 1100 ga saat ma= 0.4 dimana penurunan THD sampai 0.08 dibandingkan dengan SPWM.


PERSONALISASI CUSTOMER DENGAN ALGORITMA COLLABORATIVE FILTERING BERBASIS USER MENGGUNAKAN METODE ADJUSTED COSINE SIMILARITY SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI CRM (CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT)

Author : Ika Restuningtyas  , Tessy Badriyah, Ira Prasetyaningrum

Abstrak

Dengan perkembangan teknologi saat ini, menuntut perusahaan e-commerce untuk memiliki daya saing yang tinggi dengan tidak hanya mengandalkan pada kekuatan produknya saja, tapi diperlukan fitur tambahan lainnya yang menambah daya saing semisal dengan memberikan usulan pembelian pada konsumen pada penggunaan sistem rekomendasi (recommender system). Banyaknya variasi produk yang ditawarkan pada website online shopping menyebabkan customer tidak memiliki cukup waktu untuk melihat keseluruhan barang yang ditawarkan dan juga kesulitan untuk memilih barang yang akan dibeli, biasanya customer hanya akan membeli barang yang pernah dia dengar sebelumnya. Sistem rekomendasi yang dapat memberikan nilai lebih kepada pelanggan mengenai produk yang dianggap sesuai atau sama dengan keinginan pelanggan adalah solusi tepat untuk mengatasi hal tersebut. Makalah ini menggunakan User based collaborative filtering yang menggunakan data rating antar pengguna untuk mendapatkan rekomendasi. Metode ini menghitung kesamaan diantara customer dilihat dari rating yang diberikan customer untuk suatu item. Ketika customer merating suatu item, maka nilai rating tersebut akan dibandingkan dengan nilai rating dari pengguna lainnya. Kemudian sistem akan membuat suatu rekomendasi berdasarkan kesamaan antar customer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode user based collaborative filtering dengan algoritma adjusted cosine similarity dapat menampilkan rekomendasi yang sesuai dengan rating yang diberikan oleh customer.


APLIKASI MANAJEMEN UNTUK WEDDING ORGANIZER (STUDI KASUS KOTA SURABAYA)

Author : Ajeng Nareswari Hakiki  , Yuliana Setiowati, Ira Prasetyaningrum

Abstrak

Wedding Organizer adalah suatu jasa khusus yang membantu calon pengantin dalam perencanaan dan supervisi pelaksanaan rangkaian acara pesta pernikahan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Banyaknya pesanan klien di Wedding Organizer terutama pada bulan-bulan tertentu membuat membludaknya pesanan. Sistem pencatatan manual yang tradisional dengan catatan tangan sangat tidak efisien karena membutuhkan banyak kertas untuk mencatat dan juga tidak praktis untuk dibawa pada saat rapat dengan klien. Aplikasi WOS memberikan kemudahan bagi banyak Wedding Organizer dalam memanajemen seluruh kegiatannya. Kegiatan yang ada di Wedding Organizer menjadi lebih terorganisir. Aplikasi dapat menyajikan progress suatu kegiatan pernikahan, sehingga pernikahan dapat termonitor lebih jelas dan memperkecil presentase kegagalan suatu tahap di kegiatan pernikahan. Kegiatan dari pihak Wedding Organizer yang dapat dilakukan pada aplikasi ini adalah pencatatan aktivitas klien beserta detil acaranya, mengatur schedule tiap klien dan mengetahui progress perkembangannya, mendapatkan notifikasi berdasarkan waktu untuk setiap schedule. Proyek akhir ini dilengkapi pula dengan berbagai fitur untuk menunjang aplikasi. Fitur tersebut antara lain fitur notifikasi dengan menggunakan Telegram messenger dan aplikasi mobile Android. Fitur Telegram API yang dapat memudahkan komunikasi antar WO Owner, PIC dan Event Leader berupa notifikasi aktivitas pada sistem. Fitur ini dapat digunakan sebagai salah satu bentuk reminder atau pengingat kegiatan atau tugas untuk masing-masing pengguna. Aplikasi ini telah diaplikasikan kepada beberapa pihak Wedding Organizer dan dapat berjalan dengan baik.


RANCANG BANGUN RANGKAIAN PENGATUR TEGANGAN LUARAN GENERATOR SINKRON TIGA FASA KAPASITAS DUA KILO WATT ( PERANGKAT KERAS )

Author : Mochamad Rezza Sulthon  , Gigih Prabowo, Mohamad Safrodin

Abstrak

Tegangan yang kontinyu pada suatu sistem baik skala kecil, menengah, ataupun besar sangat diperlukan, untuk menjaga kestabilan tersebut diperlukan suatu kontrol yang handal pada sistem AVR (automatic voltage regulator) pada generator. Dengan kondisi beban yang berubah-ubah maka tegangan yang di bangkitkan oleh generator akan mengalami perubahan, hal ini yang tidak diinginkan pada sistem pembangkit, untuk mengatasi kondisi yang demikian diperlukan pengaturan penguatan (eksitasi) pada generator. Penyearah yang digunakan pada rangkaian penguatan menggunakan penyerah terkendali gelombang penuh satu fasa dengan menggunakan rangkaian penyulutan IC TCA 785 yang digunakan untuk mengatur besarnya teganangan luaran penyearah sesuai dengan set- point tegangan. Untuk mengendalikan besarnya penyulutan IC TCA 785 diperlukan pengaturan, yaitu dengan menggunakan mikrokontroller dengan output rangkaian DAC yang dihubungkan dengan IC TCA 785. Dengan tetap menjaga kestabilan tegangan dengan set-point 380 Volt , kerugian daya dapat ditekan, mengurangi kerusakan, umur lebih panjang, peralatan pada beban efisien dan lebih ekonomis Penggunaan SCR sebagai komponen utama penyearah terkendali gelombang penuh satu fasa memiliki respon pengaturan tegangan yang cepat sebagai sumber tegangan eksitasi generator. Arus pada eksitasi generator saat beban nol sebesar 1.32 ampere dan saat generator beban penuh dengan daya 2 kilowatt sebesar 1.52 ampere.