PENGEMBANGAN SUSUNAN KAMERA PORTABEL UNTUK PENCITRAAN MULTISPEKTRAL
Author : Luthfi Aminulloh  , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Dadet Pramadihanto

Abstrak

Pengukuran cahaya di sejumlah pita spektral dikenal sebagai pengolahan citra gambar multispektral. Dalam dekade terakhir banyak bidang aplikasi telah dipelajari, yang mendapat manfaat dari pengukuran informasi gambar citra multispektral. Dengan berkembangnya aplikasi dari kamera multispektral, maka pada penelitian ini diusulkan perancangan kamera multispektral portabel dengan himpunan n-sensor kamera yang dilengkapi dengan mekanisme kalibrasi translasi (x,y) dan rotasi (yaw). Desain Kamera multispektral yang dibuat pada penelitian ini mampu mengambil gambar citra multispektral dengan n-kanal. 3 kanal dari kamera warna yaitu merah, hijau dan biru, dan n-kanal yang portable dimana rentang panjang gelombang yang ditangkap kamera sesuai dengan filter yang dipasang. Rentang dimensi pada mekanisme kalibrasi translasi pada sumbu(x) dan (y) yaitu 2,4 mm dan rentang mekanisme kalibrasi rotasi (yaw) yaitu 8,5°. Desain kamera multispektral yang diusulkan dilengkapi dengan LCD touchsreen 7-inch sebagai sistem antarmuka untuk pengguna, sehingga kamera bisa dioperasikan secara portabel. Hasil uji menunjukan sistem mampu melakukan kalibrasi dan registrasi gambar multispektral dengan rata-rata selisih mutlak pada piksel sebesar 3.4%.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI COUPLED INDUCTOR SEPIC CONVERTER SEBAGAI CHARGER BATERAI MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY

Author : Nur Ardha Septarini  , Ainur Rofiq, Farid Dwi Murdianto

Abstrak

Penggunaan pompa air berdaya besar pada sistem irigasi menyebakan konsumsi energi listrik semakin meningkat dan mengurangi keuntungan dari petani. Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik alternatif dapat mengurangi konsumsi energi listrik dari PLN. Energi matahari sumber mengkonversi cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya. Panel surya menghasilkan sumber listrik searah atau dc (direct current) dapat dimanfaatkan secara langsung maupun disimpan ke dalam baterai, namun daya keluaran panel surya tidak stabil untuk mensuplai beban secara langsung maupun untuk charging karena tegangan keluaran panel surya juga tidak stabil. Penggunaan dua converter sebagai penaik daya dan menjaga tegangan keluaran panel surya konstan sehingga daya yang dihasilkan panel surya menjadi maksimal dan tegangan keluarannya konstan. Tegangan yang konstan untuk suplai baterai aman digunakan dan tidak overcharged karena apabila pengisiannya telah penuh maka tidak ada arus yang mengalir ke baterai. Oleh sebab itu, tegangan charging yang dibaca oleh sensor tegangan akan dijaga oleh Kontrol Logika Fuzzy dengan mengatur duty cycle Coupled Inductor SEPIC Converter agar menghasilkan tegangan output konstan 26,4 Volt.


PEMBUATAN VIDEO IKLAN MULTIMEDIA BROADCASTING DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK STOP MOTION

Author : Octavia Herdiyanti  , Dwi Susanto, Citra Kusuma Widayat

Abstrak

Multimedia Broadcasting adalah sebuah prodi baru di PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya). Dibutuhkah sebuah media untuk menginformasikan Multimedia Broadcasting, agar masyarakat dapat lebih mengetahui tentang keberadaan Multimedia Broadcasting. Salah satu media untuk menginformasikan hal tersebut adalah iklan. Saat ini di Indonesia banyak iklan produk menggunakan teknik stop motion untuk mengemas iklan menjadi lebih unik dan menarik, seperti yupi, clean and clear, ades. Pada Proyek Akhir ini akan dibuat video iklan yang menampilkan profil Multimedia Broadcasting, mulai dari video recording, photography, game, animasi 3 Dimensi. Iklan ini menggunaka teknik stopmotion berjenis pixilation animation. Pixilation animation adalah salah satu jenis dari stop motion yang digunakan untuk menganimasikan aktor “hidup”[1] Pada video iklan ini terdiri dari 2 komponen, yaitu : obyek utama (seorang anak) dan obyek pendukung (environment / ruangan). Teknik stop motion digunakan untuk membuat obyek utama, sedangkan obyek pendukung dibuat dengan menggunakan animasi 2D. Sehingga, pada akhirnya, proyek akhir ini menghasilkan sebuah video iklan, dimana nantinya dapat digunakan sebagai media promosi yang bertujuan untuk memberikan informasi dan menarik minat penonton terhadap Multimedia Broadcasting.


APLIKASI BACA AL-QUR’AN DENGAN FITUR TAFSIR DAN VOICE SEARCH

Author : Moh Oktavi Aziz Nugraha  , Yunia Ikawati, Mohammad Robihul Mufid, Saniyatul Mawaddah

Abstrak

Pada saat penulisan buku ini, sudah banyak Aplikasi Al-Quran yang beredar, namun beberapa masih belum menyediakan tafsir di setiap ayat-nya. Selain itu, Aplikasi yang beredar juga tidak menyediakan fitur pencarian suara tatau voice search sehingga pengguna yang memiliki kesulitan dalam mengetik pada ponse, terkendala kerika menggunakan aplikasi tersebut.Karena alasan tersebut, penulis mencoba membangun sebuah Aplikasi Baca Al-Quran dengan Fitur Tafsir dan Voice Search untuk mengatasi permasalahan tersebut. Fitur tafsir berguna untuk membantu pengguna meemahami Al-Quran, Fitur Voice Search beguna untuk membantu pengguna yang memiliki kesulitan dalam mengetik pada ponsel.


SIMULASI DAN ANALISA KINERJA SISTEM DVB-T2 PADA PEMAKAIAN TURBO CODE

Author : Dian Wira Wulandari  , Arifin, I Gede Puja Astawa

Abstrak

DVB-T2 (Digital and Video Broadcasting-Terrestrial Second Generation) merupakan solusi dominan untuk implementasi televisi digital, dimana DVB-T2 adalah pengembangan dari DVB-T (Digital and Video Broadcasting-Terrestrial First Generation). Pada penelitian proyek akhir ini dilakukan simulasi dan analisa kinerja sistem DVB-T2 menggunakan jenis modulasi PSK yaitu BPSK, QPSK dan 8-PSK. Juga digunakan Turbo Code rate 1⁄3 sebagai Forward Error Correction (FEC) yang mampu menekan kuantitas Bit Error Rate (BER). Untuk penyederhanaan komputasi dalam proses simulasi, maka kanal yang digunakan adalah kanal ideal tanpa estimasi. Simulasi dilakukan dengan menganalisa nilai BER (Bit Error Rate) terhadap SNR (Signal to Noise Ratio). yang diterima oleh sistem. Penelitian dilakukan menggunakan 64 subcarrier pada sistem OFDM yang ditransmisikan melalui kanal Rayleigh. Ketika MIMO-OFDM tanpa Turbo Code, untuk mencapai BER 〖10〗^(-5), modulasi BPSK memerlukan SNR 23dB, modulasi QPSK memerlukan SNR 24dB dan modulasi 8-PSK memerlukan SNR 27dB. Ketika MIMO-OFDM dengan Turbo Code, untuk mencapai BER 〖10〗^(-5), modulasi BPSK memerlukan SNR 18dB, modulasi QPSK memerlukan SNR 19dB dan modulasi 8-PSK memerlukan SNR 22dB. Penggunaan Turbo Code dapat menghasilkan nilai SNR yang jauh lebih rendah dibandingkan tanpa Turbo Code atau dapat dikatakan bahwa Turbo Code dapat menghemat daya ±5dB.