PERANCANGAN SISTEM PENGATURAN SUHU DAN KADAR KEASAMAN UNTUK OPTIMASI PROSES FERMENTASI YOGHURT
Author : Ika Ermawati  , Rika Rokhana, Ronny Susetyoko, Hendhi Hermawan

Abstrak

Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi susu yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama bagi saluran pencernaan. Yoghurt memiliki daya tahan yang jauh lebih lama dibanding dengan susu biasa. Hal penting dalam pembuatan yoghurt terletak pada pembiakkan bakteri, atau yang biasa disebut sebagai proses fermentasi. Proses fermentasi yoghurt memerlukan waktu 14 - 16 jam pada suhu ruang, 11 jam pada suhu 32ËšC, dan 4 - 6 jam pada suhu 45ËšC. Sistem optimasi proses fermentasi ini dirancang untuk mengatur suhu yoghurt dalam fermenter pada 42ËšC dan kadar keasaman yang sesuai standar. Dengan dibuatnya sistem kontrol fermentasi yoghurt ini diharapkan dapat mengatur berjalannya suatu proses fermentasi yoghurt dengan tingkat penggunaan waktu yang lebih efisien dan nilai pH yang sesuai dengan standar demi terciptanya produk yang aman dikonsumsi. Kontrol suhu pada sistem menggunakan kontroler jenis PID, sedangkan kontrol pH dilakukan secara on-off di akhir proses fermentasi. Kontrol PID pada plant susu dengan parameter Kp = 15, Ki = 0.8, dan Kd = 70 dapat mencapai set point suhu 42ËšC dalam waktu 6.32 menit. Sedangkan terbentuknya yoghurt pada sistem membutuhkan waktu sekitar 8 jam 44 menit dengan hasil pengukuran kadar keasaman sebesar 4.77, dimana nilai tersebut telah mengacu pada kisaran nilai pH pada beberapa merk yoghurt yang ada di pasaran.


SISTEM INFORMASI TEMPAT WISATA DI NGAWI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OPENSTREETMAP BERBASIS MOBILE

Author : Umi Sholikhah  , Yuliana Setiowati, Arna Fariza

Abstrak

Ngawi merupakan salah satu kota penghubung antara dua provinsi yaitu jawa timur dan jawa tengah, dalam kota ini terdapat berbagai tempat wisata yang menarik dan layak untuk dikunjungi oleh wisatawan. Tidak banyak orang yang mengetahui informasi tempat wisata di Ngawi. Didasarkan pada masalah kurangnya informasi tempat wisata tersebut dibutuhkan aplikasi Sistem Informasi Tempat Wisata kota Ngawi yang dapat diakses dengan mobile Android. Informasi yang ditampilkan berupa informasi tempat wisata, fasilitas umum, rute dan letak tempat wisata. Data mengenai tempat wisata dan fasilitas umum ditampilkan berupa listview dalam kategori. Interface aplikasi didesain menggunakan java – eclipse sehingga tampilan mudah digunakan oleh user. Aplikasi ini juga menggunakan library Osmdroid untuk membantu dalam menampilkan dan membaca peta dari web OSM. System informasi ini mampu menampilkan informasi detail tempat wisata, meliputi deskripsi, harga tiket, fasilitas dan jam buka, melakukan pencarian fasilitas terdekat berdasarkan jarak yang diinputkan oleh user,navigasi, serta melakukan update database. Untuk informasi tempat wisata meliputi wisata alam, wisata buatan dan wisata sejarah sedangkan untuk fasilitas umum terdiri dari SPBU, Penginapan, Tempat Makan dan Tempat Ibadah. Dari hasil pengujian pada 7 responden dapat diketahui bahwa aplikasi ini mudah digunakan oleh user dan mempermudah user untuk mengetahui informasi terkait tempat wisata yang ada di Ngawi.


SMART POULTRY RANCANG BANGUN FILTER SUARA AYAM BERBASIS SIGNAL PROCESING

Author : Alex Putra Bagus Pramuja  , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Hary Oktavianto

Abstrak

Kandang merupakan bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal ternak yang memiliki fungsi sebagai tempat tinggal ternak yang dapat melindungi ternak dari pengaruh buruk cuaca, iklim dan gangguan binatang buas serta sebagai tempat peternak bekerja untuk menjalankan kegiatan pemeliharaan ternak. Kandang yang nyaman dapat meningkatkan kualitas dalam menjalankan usaha ternak ayam. Pemeliharaan ayam pedaging hanya membutuhkan waktu yang singkat sehingga perlu mengetahui kondisi kandang ayam itu sendiri. Kenyamanan pada kandang ayam sangat dipengaruhi oleh berbagai parameter, seperti; suhu ruangan, tingkat kebisingan, pencahayaan dan lainnya. Dari parameter-parameter tersebut pada penelitian ini tingkat kebisingan yang akan dimonitoring untuk mengetahui kenyamanan kandang ayam terlebih dahulu, dikarenakan peralatan dan sistem peringatan tentang kebisingan belum tersedia. Monitoring tingkat kebisingan dalam kandang diperlukan untuk memantau level kebisingan dan intensitas frekuensi yang terjadi didalam kandang dan informasi ini dapat dijadikan patokan dalam mengetahui Behavior dari ayam. Ferkuensi suara ayam berada pada range 400-4900Hz sehingg dapat di jadikan nilai cut-off frekuensi untuk filter yang di gunakan. Untuk mendapatkan nilai cut-off dapat menggunakan rumus fc=1/2πRC. Metode lain yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran level kebisingan dan frekuensi dengan menggunakan mikrofon berbasis signal processing. Komponen untuk perangkat keras yang digunakan meliputi mikrofon condenser omnidirectional dan mikrokontroller. Sedangkan untuk perangkat lunak meliputi program C. Pada mikrokontroller sinyal yang di baca akan dilakukan pemfilteran dengan filter analog dan digital dimana meliputi filter Bandpass filter, Lowpass filter dan Highpass filter untuk menghilangkan noise dari sinyal masukan. Sinyal dari ketiga filter tersebut akan di bandingkan dengan data kenyamanan dari kandang ayam. Dimana data berupa frekuensi(Hz) dan intensity(dB).


PENGEMBANGAN BAGIAN TRANSMITTER MODEM PAKET DATA LAYER 2 DIATAS PLATFORM RASPBERRY PI

Author : Ika Yulistya Ciptaningrum  , Tri Budi Santoso, Titon Dutono

Abstrak

Penggunaan teknologi komunikasi berbasis radio menjadi solusi alternatif dalam kondisi keterbatasan infrastruktur jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bagian transmitter modem paket data layer 2 berbasis Raspberry Pi, dengan menerapkan protokol High-Level Data Link Control (HDLC) dan teknik modulasi Frequency Shift Keying (FSK). Sistem ini dirancang untuk mengirim data berupa teks dan gambar melalui kanal radio, dengan pengemasan frame yang dilengkapi Frame Check Sequence (FCS) menggunakan metode deteksi kesalahan CRC-16. Proses transmisi dilakukan dalam bentuk sinyal analog hasil modulasi FSK yang disimpan sebagai file audio (.wav) dan dikirimkan melalui media frekuensi radio. Pengujian dilakukan dengan variasi baudrate, resolusi data, dan kondisi kanal (indoor dan outdoor). Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan transmisi hingga jarak 50 meter pada baudrate optimal 300 bps, dengan tingkat keberhasilan tinggi dan integritas data yang terjaga.Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi HDLC dan FSK dapat mendukung komunikasi data digital yang efisien dan handal pada perangkat embedded tanpa memerlukan infrastruktur jaringan.


IDENTIFIKASI JAHE HITAM DAN TEMU HITAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING

Author : Azhar Alipito  , I Gede Puja Astawa, Prima Kristalina, Faridatun Nadziroh, Anang Budikarso

Abstrak

Rimpang menjadi salah satu potensi alam yang dapat dimanfaatkan dalam bidang pengobatan. Dengan latarbelakang banyaknya rimpang yang ada, terkadang terjadi kebingungan dengan istilah yang ada. Rimpang jahe hitam (Kaempferia parviflora) sering keliru disebut dengan kunyit hitam, dan sering dipertukar dengan temu hitam (curcuma aeruginosa). Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan metode deep learning untuk membedakan kedua rimpang dengan tersebut dari citra kulit terluarnya. Dataset terdiri dari 486 gambar campuran untuk kelas “Bukan Keduanya”, 316 gambar jahe hitam, dan 305 gambar temu hitam. Model YOLO11s akan digunakan sebagai pre-trained model dan di tuning dengan menggunakan dataset rimpang yang telah disiapkan. Hasil dari pelatihan dievaluasi dan di uji dengan menggunakan kamera. Pengujian menunjukkan bahwa model dapat melakukan deteksi stabil pada jarak sekitar 35 cm dengan hasil yang baik untuk setiap kelas dan pencahayaan menunjukkan hasil yang bagus pada lusx di atas 240. Hasil ini menunjukkan efektifitas metode dalam melakukan identifikasi secara visual dari kedua rimpang tersebut.