PENENTUAN PH TANAH BERDASARKAN WARNA TANAH DENGAN MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA
Author : Haqie Abdul Fatih  , Isbat Uzzin Nadhori, Nana Ramadijanti

Abstrak

Salah satu faktor utama dalam bidang pertanian adalah kualitas tanah. Kualitas tanah dipengaruhi oleh beberapa parameter salah satunya adalah pH pada tanah (tingkat asam dan basa). Pada beberapa kasus, pengukuran pH tanah dilakukan dengan menggunakan kertas lakmus. Namun, semakin berkembangnya kemajuan bidang teknologi sekarang ini, hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat suatu sistem atau alat yang berbasis Internet of Thing (IoT), sehingga petani dapat memonitoring secara real time kondisi lahan pertanian dengan memanfaatkan sistem pendeteksi pH tanah hanya dengan menggunakan handphone. Berdasarkan latar belakang masalah yang ada, maka dilakukan desain bangun berupa aplikasi pemberian rekomendasi pH tanah berdasarkan warna tanah dengan mengimplementasikan image processing. Warna tanah menjadi petunjuk beberapa sifat tanah karena warna tanah dipengaruhi beberapa factor yang terdapat didalam tanah tersebut. Dengan adanya aplikasi Penentuan pH Tanah berdasarkan Warna Tanah diharapkan pengukuran pH tanah akan dapat dilakukan lebih mudah dan efisien tanpa mengeluarkan tenaga dan biaya yang lebih besar.


KEMAMPUAN MENGGENGGAM PADA ROBOT HUMANOID T-FLOW

Author : Kevin Ilham Apriandy  , Dadet Pramadihanto, R.Sanggar Dewanto, Bima Sena Bayu Dewantara

Abstrak

Terobosan terbaru dalam robotika membuka jalan bagi pengembangan robot humanoid T-FLoW untuk meniru kemampuan manusia dalam melakukan berbagai tugas. Menggenggam menjadi kemampuan dasar yang ingin ditiru oleh robot humanoid T-FLoW. Menggenggam merupakan kemampuan krusial karena prasyarat untuk dapat melayani manusia. Menggenggam juga merupakan kemampuan yang digunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat secara sosial. Namun, ada tantangan yang signifikan untuk mengimplementasikan kemampuan menggenggam pada robot humanoid. Beberapa di antaranya adalah informasi yang akurat tentang pose, dan bentuk harus dimiliki, kemudian, rantai kinematik yang panjang dari lengan ke tangan harus dihitung dengan tepat, dan terakhir, beberapa masalah tipe menggenggam untuk objek yang ditentukan harus diselesaikan. Mempertimbangkan tantangan-tantangan tersebut, tesis ini mengusulkan gerakan menjangkau lengan 7-DoF dan gerakan menggenggam tangan 6-DoF sebagai kemampuan menggenggam untuk robot humanoid T-FLoW. Gerakan menjangkau lengan dibangun berdasarkan analisis rantai kinematik dari lengan ke tangan dengan menggunakan pendekatan kinematika terbalik geometri (trigonometri kompleks). Kemudian, gerakan menggenggam tangan didefinisikan berdasarkan taksonomi menggenggam yang diusulkan oleh Cini. Solusi yang kami berikan sangat tepat untuk menghitung sudut sendi untuk mencapai posisi end-of-effector yang diinginkan. CoppeliaSim digunakan sebagai platform simulasi untuk visualisasi realistis dari gerakan lengan robot, memungkinkan analisis dan evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan jangkauannya. Eksperimen dilakukan untuk menilai bagian dari pekerjaan yang telah kami kembangkan. Hasil menunjukkan bahwa akurasi kinematika terbalik yang kami usulkan adalah 99,14%. Kemudian, waktu komputasi rata-rata dari kinematika terbalik yang kami usulkan adalah 0,09066 ms. Tes penggenggaman dengan menggunakan taksonomi genggaman Cini dapat mencapai tingkat keberhasilan 8 dari 14 tes yang dilakukan (57,14%).


DESAIN & IMPLEMENTASI MPPT-CPG MENGGUNAKAN SHUFFLED FROG LEAPING ALGORITHM DENGAN SEPIC CONVERTER PADA SISTEM PANEL SURYA

Author : Mochammad Rafli Rayhan Hidayat  , Novie Ayub Windarko, Farid Dwi Murdianto

Abstrak

Panel Surya merupakan salah satu contoh bentuk pemanfaatan EBT yaitu dengan energi surya. Dari karakteristik panel surya itu sendiri yang sangat dipengaruhi pada kondisi lingkungan seperti suhu serta radiasi matahari sehingga menyebabkan daya yang dhasilkan tidak konstan. Agar daya yang dihasilkan panel surya dapat konstan sehingga bisa digunakan serta maksimum dayanya maka diperlukan teknik dalam pemaksimalan daya panel surya yang disebut Maximum Power Point Tracking atau disingkat MPPT. Kemudian, dari daya yang dikontrol oleh MPPT terkadang bisa menyebabkan gangguan seperti overvoltage yang dapat menyebabkan kerusakan lainnya. Dalam proyek akhir ini, telah dibuat sebuah sistem MPPT yang menggunakan kelompok algoritma metaheuristic, yaitu Shuffled Frog Leaping Algorithm serta adanya penambahan metode CPG (Constant Power Generation). SFLA adalah salah satu algoritma kelompok metaheuristic yang berbasis populasi metafora yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian, penggunaan mode MPPT akan bekerja ketika kondisi daya keluaran PV rendah dibawah PLIMIT, sedangkan mode CPG digunakan ketika kondisi daya keluaran PV lebih tinggi daripada PLIMIT. Nilai daya batas yang diterapkan adalah 80W. Panel surya yang digunakan pada sistem ini 2 unit dengan spesifikasi 100 Wp serta beban DC 200 W. Didapatkan hasil performansi MPPT melalui simulasi mendapatkan rata-rata akurasi tracking 97.14 % dan waktu tracking 0.83 detik dan secara hardware mendapatkan rata-rata akurasi tracking 95.21 %. Kemudian dengan hasil dari kontrol MPPT-CPG didapat bahwasanya daya yang dihasilkan tidak melebihi PLIMIT sehingga mampu untuk menghindari tegangan lebih.


APLIKASI MONITORING BATERE UPS MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN PHP

Author : Hermono  , Idris Winarno

Abstrak

Kemajuan teknologi digital yang begitu pesat bertujuan untuk memudahkan manusia dalam setiap bidang pekerjaan. Teknologi digital ini sangat membutuhkan sistem kelistrikan yang handal. Tidak terkontrolnya system kelistrikan akan menyebabkan rusaknya peralatan atau data digital ini. Fungsi utama UPS selain sebagai catu daya cadangan saat ini, UPS juga dapat berfungsi sebagai alat untuk memonitoring kondisi kelistrikan dengan memanfaatkan komponen-komponen yang terdapat pada UPS tersebut yang kemudian datanya diambil dengan komputer. UPS yang dapat digunakan untuk keperluan tersebut adalah UPS yang dapat berinteraksi dengan komputer melalui sambungan kabel data berupa kabel serial, usb ataupun ethernet. Pada perancangan ini akan diimplementasikan sebuah komputer server yang berfungsi untuk memonitoring kondisi kelistrikan data center jurusan Sistem Informasi(ISNet) dengan memanfaatkan UPS dari jenis smart UPS. Server monitoring ini juga akan dilengkapi dengan kemampuan mengirimkan SMS(Short Messaging Service) saat terjadi gangguan kelistrikan. Hasil implementasi server monitoring ini sangat membantu mempermudah pekerjaan seorang administrator dalam mengamankan komputer server dan data digital dari kerusakan. serta dapat memberitahu dengan segera tentang gangguan kelistrikan kepada administrator melalui SMS.


KOLABORASI UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) DAN UNMANNED SURFACE VEHICLE (USV) UNTUK PENCARIAN KORBAN TSUNAMI: SISTEM DETEKSI KORBAN BERBASIS COMPUTER VISION MENGGUNAKAN THERMAL CAMERA PADA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV)

Author : Muhammad Ageng Eko Waluyo  , Son Kuswadi, Anhar Risnumawan

Abstrak

Pencarian korban akibat bencana alam sangat diperlukan kecepatan dalam menemukan korban karena korban harus segara dievakuasi. Namun, akses untuk menuju ke tempat bencana sangat sulit dilalui serta posisi korban yang juga tidak dapat diketahui. Salah satu teknologi yang saat ini sedang berkembang dan dapat membantu dalam proses pencarian korban yaitu robot pendeteksi manusia yang mampu berjalan di udara, sehingga robot berupa Unmanned Aerial Vehicle (UAV) diperlukan dalam misi ini untuk mempercepat penemuan lokasi korban bencana. Robot UAV yang digunakan berupa quadrotor. Sistem pendeteksi adalah salah satu hal yang paling penting dalam UAV dengan misi pencarian untuk memberikan kemampuan mengenal korban dari udara. Penggunaan GPS yang dipasang pada badan robot sebagai indikator posisi dari UAV dan lokasi dari korban dalam melakukan pencarian. UAV dilengkapi dengan thermal camera untuk mendeteksi manusia berdasarkan suhunya yang berupa gambar, sehingga dapat memudahkan tim SAR dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan keakuratan pendeteksian lebih dari 80% pada kondisi suhu lingkungan seperti di samudra.