RANCANG BANGUN MULTICHARGER 2 CHANNEL
Author : Bimadaru Susetya  , Endro Wahjono, Epyk Sunarno

Abstrak

Semakin maraknya penggunaan handphone serta tablet dimasa kini, namun perkembangan teknologi pada handphone serta tablet pada bagian batere sangat lambat sehingga bila digunakan secara terus menerus lebih dari 12 jam, maka batere handphone dan tablet akan habis. Oleh karena itu dibuatlah multicharger 2 channel sebagai pengisi batere handphone serta tablet ketika bepergian dengan menggunakan catudaya dari socket lighter mobil. Tegangan dari socket lighter yang notabene berkisar antara 10 hingga 15volt diturunkan dengan dc to dc converter yakni buck converter menjadi 5volt yang kemudian digunakan untuk mengisi batere handphone serta tablet melalui usb. Multicharger 2 channel memiliki pemutus pengisian ketika batere handphone maupun tablet sudah penuh, serta pengingat berupa buzzer. Namun multicharger 2 channel tidak akan bekerja apabila catudaya dari socket lighter hanya memiliki tegangan dibawah 10volt. LCD digunakan untuk monitoring tegangan dan arus pada tiap buck converter dan secara keseluruhan alat.


IMPLEMENTASI GEOMETRIC PERSPECTIVE UNTUK APLIKASI SMART MIRROR DENGAN MENGGUNAKAN KINECT

Author : Tita Aprilliawati Putri Santoso  , Halimatus Sadyah, Fahim Nur Cahya Bagar

Abstrak

Keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sangat tinggi, terutama pada kebutuhan pakaian. Pakaian menjadi hal yang penting bagi setiap manusia. Kesesuaian model dan ukuran pakaian juga sangat diperhatikan bagi para konsumen. Di saat para konsumen memilih pakaian yang diinginkan, mereka akan mencoba dan mencari ukuran yang sesuai dengan tubuhnya. Hal tersebut akan menghabiskan banyak waktu. Terlebih lagi apabila para konsumen mencoba banyak pakaian dalam satu waktu. Hal tersebut yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tugas akhir ini sebagai bahan untuk mengembangkan dan memanfaatkan teknologi sebagai salah satu solusi mengatasi masalah tersebut. Smart Mirror berupa Virtual Fitting Room merupakan salah satu teknologi yang memiliki tujuan utama untuk memberikan efisiensi waktu bagi para konsumen. Namun kesesuaian atau pergerakan objek dengan konsumen sangatlah diperhatikan agar dapat merasakan seperti mencoba pakaian secara langsung. Sehingga dibuatlah Implementasi Geometric Perspective untuk Aplikasi Smart Mirror dengan menggunakan Kinect yang diharapkan dapat memberikan kesesuaian maupun pergerakan pakaian yang lebih baik pada objek pakaian dengan tubuh pengguna.


SISTEM INFORMASI MANAJEMAN KURSUS PADA INTERNATIONAL LANGUAGE FOUNDATION BERBASIS WEB MENGGUNAKAN SMS GATEWAY

Author : Yuni Dwi Jayanti  , Arna Fariza, Kholid Fathoni

Abstrak

Sistem Informasi Manajemen Kursus berbasis Web menggunakan SMS gateway adalah sebuah web yang menampilkan informasi kursus dengan bantuan sms gateway sebagai sarana penyebaran informasi dengan format SMS yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem informasi ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses pelayanan dan penyebaran informasi sehingga akan lebih cepat, tepat dan akurat. Cara kerja dalam sistem informasi ini secara keseluruhan pengolahan data, laporan, dari pendaftaran siswa, pembayaran, absensi, nilai, jadwal dan raport dikelolah di dalam web. Sms gateway adalah salah satu sarana untuk menyebarkan informasi yang dahulunya masih menggunakan surat, sehingga dalam proses penyebaran informasi sangat lambat dan belum terjamin keakuratan data dan ketepatan waktunya.


VISUALISASI SERANGAN INTERNET MATAGARUDA MENGGUNAKAN SPATIAL TEMPORAL

Author : Rheno Sulistyo  , Ferry Astika Saputra, Ahmad Syauqi Ahsan

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat dari hari ke hari, banyak teknologi baru yang mempermudah penyampaian informasi. Namun perkembangan teknologi belum disertai dengan perkembangan security. Salah satu security yang dibutuhkan adalah monitoring terhadap penyerangan. Dalam Proyek Akhir ini setiap serangan memiliki ip asal dan ip tujuan, dari ip tersebut penulis dapat menentukan titik longitude dan latitude berdasarkan database ip location. Untuk mempermudah identifikasi, data longitude dan latitude akan ditampilkan pada visualisasi map. Administrator dapat melihat informasi detail dari map tersebut.


SISTEM DETEKSI KANDUNGAN FORMALIN PADA DAGING BERBASIS ARRAY SENSOR

Author : Muhammad Syahrul Munib  , Tri Harsono, Setiawardhana

Abstrak

Formalin merupakan zat yang berbahaya apabila dikonsumsi manusia. Saat ini banyak kasus penyalahgunaan formalin sebagai bahan pengawet makanan yang dilakukan di Indonesia. Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem yang dapat digunakan sebagai deteksi ada atau tidaknya formalin pada daging. Pembuatan sistem ini menggunakan sensor gas array dengan microcontroller arduino. Metode pendeteksian yang digunakan adalah metode persamaan kimia yang dideteksi oleh sensor gas formalin. Dari metode tersebut dapat diketahui nilai acuan untuk mengetahui daging yang mengandung formalin atau tidak berformalin dan seberapa besar kadar formalin terdapat pada daging dengan satuan (ppm). Data yang diperoleh dari sensor akan diproses pada microcontroller arduino untuk mengetahui kadar formalin. Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan mendekatkan obyek daging dengan sensor, selanjutnya pada sensor akan terjadi perbedaan resistansi yang dapat kita proses pada microcontroller arduino sehingga dapat mendeteksi kandungan formalin pada daging. Berdasarkan uji coba yang dilakukan terhadap 4 sampel daging dan perbandingan uji laboratorium dengan kadar material yang berbeda-beda diperoleh nilai error paling kecil yaitu 2.48ppm dan error paling besar yaitu 4.95ppm dengan rentan nilai kadar formalin 2ppm sampai 100ppm.