Author : Muhammad Iqbal Firdausi , Setyo Nugroho, Hendrik Elvian Gayuh Prasetya
Abstrak
Pulverizer merupakan salah satu komponen penting pada PLTU yang berfungsi untuk menghancurkan batu bara hingga menjadi serbuk halus sebelum digunakan untuk proses pembakaran pada boiler. Saat menjalankan fungsinya, batu bara yang berhasil dihancurkan oleh pulverizer akan dibawah oleh udara panas dari primary air fan menuju boiler. Oleh karena kondisi lingkungan kerja yang berat, maka pulverizer berpeluang mengalami kegagalan saat menjalankan fungsinya. Jika pulverizer mengalami kegagalan saat menjalankan fungsinya, maka PLTU tersebut dapat mengalami kerugian. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian untuk menganalisa keandalan (reliability) dari pulverizer. Pada penelitian kali ini dilakukan analisa kuantitatif untuk mengetahui nilai keandalan. Sedangkan metode fault tree analisys (FTA) dapat digunakan untuk mengidentifikasi kegagalan (basic event) pada suatu komponen yang dapat mengakibatkan pulverizer unit 1 gagal beroprasi. Dari hasil analisa dapat diperoleh bahwa keandalan sistem pulverizer unit 1 dapat bernilai 0,8 atau 80% ketika mencapai waktu 3000 jam. Selain itu, untuk menjaga keandalan agar selalu optimal, tindakan perawatan seperti preventive maintenance sangat direkomendasikan untuk komponen dengan laju kegagalan meningkat seperti gearbox B, scrapper C, hopper C, coal pipe C dan hopper E.
KARAKTERISTIK PERFORMA PLATE HEAT EXCHANGER DENGAN VARIASI SUDUT CHEVRON MENGGUNAKAN FLUIDA KERJA REFRIGERAN
Author : Galang Astin Maulana , Teguh Hady Ariwibowo, Nu Rhahida Arini
Abstrak
Plate Heat Exchanger (PHE) merupakan komponen penting dalam berbagai aplikasi termal, termasuk sistem pendinginan, pemanas, dan penukar energi. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PHE melalui simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memberikan analisis mendetail tentang perpindahan panas dan aliran refrigeran dalam PHE. Metodologi penelitian melibatkan pemodelan geometri PHE dengan variasi sudut chevron 45° dan 60° serta penggunaan refrigeran R-134a dan R-1234yf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluida R-134a secara konsisten menunjukkan kinerja perpindahan panas yang lebih unggul dibandingkan R-1234yf. Keunggulan ini disebabkan oleh sifat properti R-134a yang memiliki kapasitas panas spesifik (cp) dan konduktivitas termal (k) yang lebih tinggi. Pada mass flow tertinggi dengan sudut 60°, R-134a mampu mencapai heat transfer (Q) sebesar 2083 W dan Bilangan Nusselt (Nu) di atas 220. Sementara itu, karakteristik geometri PHE juga secara signifikan memengaruhi kinerja termal. Geometri dengan sudut chevron 60° terbukti lebih efektif dalam menciptakan aliran turbulen dan meningkatkan perpindahan panas dibandingkan sudut 45°, yang terlihat dari peningkatan nilai efektivitas (ε). Namun, sebagai konsekuensinya, konfigurasi 60° juga menghasilkan kerugian tekanan (pressure drop) yang jauh lebih tinggi. Pada R-134a, pressure drop meningkat hampir dua kali lipat dari 23991 Pa pada sudut 45° menjadi 46750 Pa pada sudut 60°. Hal ini menunjukkan adanya timbal balik antara efektivitas perpindahan panas dengan kebutuhan energi pemompaan yang lebih besar.
PEMANTUAN ILLEGAL LOGGING BERDASARKAN ANALISIS SUARA GERGAJI MESIN
Author : Muhammad Harits Ibrahim , Miftahul Huda, Prima Kristalina
Abstrak
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah hutan tropis terluas dan terkaya keanekaragaman hayatinya di dunia. Puluhan juta masyarakat Indonesia mengandalkan hidup dan mata pencahariannya dari hutan, baik dari mengumpulkan berbagai jenis hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka atau bekerja pada sektor industri pengolahan kayu. Perlindungan hutan seluas ini tentu tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri, bersenjatakan patroli satgas yang tentunya melihat fakta di lapangan, masih belum dapat menyelesaikan masalah hutan yang kian intens. Penggunaan teknologi yang ada pun terbatas pada teknologi drone yang kurang ekonomis dan tidak efisien. Pengawasan wilayah hutan dengan menggunakan patroli dan drone dirasa masih belum bisa menekan angka penebangan hutan liar yang saat ini merajalela. Menurut kabar berita harian Kompas, setiap tahunnya Indonesia kehilangan lebih dari 600.000 hektar lahan hutan. Untuk itulah perangkat ini digagas untuk bisa membantu melakukan pengawasan terhadap wilayah hutan khususnya di Indonesia. Perangkat yang dibuat merupakan sebuah platform terintegrasi antar perangkat Internet of Things (IoT) yang diletakkan didalam hutan di tiap radius tertentu. Perangkat ini menggunakan analisa suara yang berguna sebagai pendeteksi dari suara gergaji mesin. Menggunakan MFCCs dan Euclidean distance sebagai metode untuk mengenali suara yang terekam merupakan suara gergaji mesin atau bukan. Perangkat ini dapat mengolah data suara sekitar yang apabila terdeteksi terdapat penebangan secara ilegal, dapat memberikan alert pada petugas terkait dan pengguna sehingga dapat ditindak lanjut. Monitoring dapat dilakukan 24 jam tanpa henti dan tidak hanya pemerintah yang bertanggung jawab atas keselamatan paru-paru dunia ini.
SISTEM PELEPASAN DAN PENDARATAN DRONE OBSERVASI GUNUNG BERAPI PADA ROBOT DARAT
Author : Muhammad Infan Tri Andhika , Mohamad Nasyir Tamara, Nofria Hanafi, Niam Tamami
Abstrak
Pada penelitian ini membahas mengenai pelepasan drone observasi dari landasan yang berada pada robot darat. Hal ini ditujukan agar drone mampu memiliki durabilitas saat berada di udara. Stabilisasi ketika lepas-landas adalah hal terpenting yang sangat berpengaruh terhadap performa dari drone. Karena terdapat kemungkinan bahwa drone tersebut dapat mengalami gagal terbang akibat posisi pelepasan yang tidak pas maupun posisi pendaratan. Sistem pendaratan menggunakan koordinat GPS (Global Positioning System) dari robot darat yang dikirim ke drone untuk mengetahui posisi dari tempat pendaratan. Metode dalam pengaturan kontrol menggunakan Lookup-table PID untuk memilih kondisi saat akan terbang. Serta untuk metode yang digunakan pada GPS dikombinasikan dengan roll, pitch, dan yaw dari pembacaan sensor IMU untuk melakukan landing. Penggabungan sistem ini digabungkan dengan sistem utama dari drone dan menjadikan sistem untuk memberikan mode pada penerbangan. Mode penerbangan tersebut dapat diatur melalui kontrol dari ground station dengan melakukan mode switch. Pada penelitian yang dilakukan ini, drone mampu untuk lepas-landas dengan kondisi landing pad miring. Derajat kemiringan maksimum yang diuji sebesar 10 derajat. Serta pengujian landing yang dilakukan pada Lapangan Merah PENS dengan longitude dan latitude sebesar 727x.xxx, 11279x.xxx. Lambang ‘x’ sebagai angka yang berubah-ubah menyesuaikan letak landing pad pada lapangan merah.
VISUAL NOVEL UNTUK EDUKASI BANGSA MENGENAI RAGAM DAN JENIS BATIK DI NUSANTARA
Author : Namira Aulia Rahma Dianty , Akhmad Alimudin, Widi Sarinastiti, Ashafidz Fauzan Dianta, Rosiyah Faradisa
Abstrak
Batik adalah sebuah warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan budaya yang sangat tinggi. Namun, pemuda di Indonesia mulai melupakan kepentingan batik di nusantara. Visual novel ini dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui narasi fiksi yang dikombinasikan dengan elemen visual dan audio yang menarik. Metodologi pengembangan yang digunakan dalam proyek ini yaitu pre-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap pre-produksi, dilakukan riset literatur, wawancara dengan siswa sekolah dasar, serta penyusunan naskah cerita dan desain karakter. Tahap produksi mencakup pembuatan aset visual 2D, pengembangan antarmuka, serta integrasi cerita ke dalam platform visual novel. Sedangkan pada tahap pasca-produksi, dilakukan pengujian sistem, revisi konten, dan evaluasi pengguna. Evaluasi dilakukan melalui user testing yang melibatkan pengguna sasaran, yaitu siswa sekolah dasar, guna mengukur tingkat pemahaman dan ketertarikan mereka terhadap konten yang disajikan. Berdasarkan hasil user testing, sebesar 65% pengguna menunjukkan peningkatan pemahaman dan ketertarikan terhadap tema batik setelah menggunakan visual novel ini. Hasil ini menunjukkan bahwa media visual novel dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menyampaikan materi edukatif dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan dengan penyesuaian konten serta perluasan fitur interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer