Author : Alif Moechyiddin Sugiarto , Taufiqurrahman, Dedid Cahya Happyanto
Abstrak
Keterbatasan energi menjadi hal yang sangat serius dengan mengembangkan sumber energi terbarukan. Pengembangan sistem pengisian baterai dengan sel surya menjadi salah satu alternatif energi terbarukan yang mempunyai potensi tinggi. Oleh karena itu dibuatlah Kontroler pengisian baterai menggunakan sumber energi surya atau solarsel. Kontroler pengisian baterai menggunakan boost converter yang di couple MPPT (Maximum Power Point Tracking) sebuah sistem elektronik yang bias menelusuri titik power maksimum power yang bias dikeluarkan oleh sebuah panel surya. Hal ini dikarenakan buckt converter di sirkuit MPPT dapat didasarkan pada berbagai modus saklar power supply (SMPS) topologi, umumnya memiliki frekuensi tetap tetapi berbagai siklus. Siklus dikendalikan melalui sebuah algoritma sehingga untuk melacak perubahan maksimal power point. Alat ini dilengkapi dengan monitoring tegangan input , arus dan tegangan output dan daya dari input sel surya dan indicator pengisian baterai. Untuk pengisian baterainya disesuaikan oleh PWM yang akan dikendalikan dengan mikrokontroler untuk drive MOSFET pada boost converter. Untuk mempercepat proses increment dan decrement pada metode MPPT . Solarcell yang digunakan memiliki Daya maksimal 50 Wattpeak.
PENERAPAN PENGENALAN GESTUR TANGAN BERBASIS PENGOLAHAN CITRA PADA SISTEM PENGENDALIAN WAHANA TANPA AWAK
Author : Moch. Faizul Adzim , Ronny Susetyoko, Akhmad Hendriawan
Abstrak
Pada saat ini pengendalian suatu robot tanpa awak seperti UGV (Unmanned Ground Vehicle) masih tergantung dari alat pengendalinya. UGV masih sulit berinteraksi dengan manusia secara langsung, sehingga perlu dikembangkan UGV yang bisa berinteraksi dengan manusia secara mudah. Salah satu pengembangan yang bisa dilakukan adalah penggunaan bahasa isyarat tangan untuk pengendalian UGV. Aplikasi ini menggunakan identifikasi gestur dan gerakan tangan yang digunakan untuk mengidentifikasi pola dan posisi tangan manusia sehingga dapat diterjemahkan dan digunakan sebagai pengendali robot. Dalam Proyek Akhir ini dibuat suatu perangkat lunak yang dapat meng-identifikasi gerakan tangan manusia melalui citra gambar yang ditangkap oleh kamera yang nantinya digunakan sebagai interface kontrol UGV. UGV yang digunakan adalah berbasis RC Hobi wahana darat(mobil) yang banyak ditemukan di pasaran. Dengan metode convex hull, sistem pengendalian yang diterapkan mampu mendeteksi banyak jari serta koordinat letak tangan yang digunkana sebagai input pengendalian RC. Tingkat keberhasilan rata-rata pembacaan dan pengiriman input sebesar 94,9%. Tingkat keberhasilan maksimal diperoleh ketika jarak tangan dan kamera sebesar 40-60 cm, kuat pencahayaan tinggi, dan pada background putih.
PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI TERRESTRIAL TRUNKED RADIO (TETRA) DI BANDARA JUANDA
Author : Devi Miasari , Ari Wijayanti, Okkie Puspitorini
Abstrak
Saat ini sistem komunikasi transportasi di Indonesia merupakan hal yang sangat penting, sebagai alat untuk menyampaikan informasi antar karyawan didalam suatu perusahaan transportasi. Handy Talky (HT) lebih cocok digunakan didaerah outdoor, di bandara, HT biasa digunakan di daerah Apron. Apron merupakan bagian penting dari Bandar udara yang digunakan sebagai tempat parkir pesawat terbang, mengisi bahan bakar pesawat, dan menaikkan turunkan penumpang. Khususnya Juanda, sistem kerja HT masih menggunakan teknologi analog. Teknologi analog memiliki banyak kekurangan, seperti mudah terinterferensi oleh pihak luar, selain itu tingkat keamanan komunikasinya rendah. Karena peran Apron di bandara Juanda penting, maka informasi didaerah tersebut haruslah dijaga keamanannya serta kerahasiaannya. Oleh sebab itu perlu perubahan sistem komunikasi menggunakan terrestrial trunked radio (TETRA).TETRA adalah radio digital yang sifatnya private, sistem ini berlaku untuk sistem komunikasi swasta, seperti keamanan (polisi, tentara, dll.), transportasi(kereta api, pesawat terbang, dll.) dan darurat (pemadam kebakaran, dll.). Untuk itu perlu dilakukan perencanaan TETRA di bandara dengan menghitung Link Budget, selain itu dilakukan perhitungan Coverage Area, serta perencanan peletakkan pemancar. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah perencanaan sistem komunikasi TETRA di bandara Juanda. Dengan perhitungan pathloss menggunakan model Okkumura Hatta, untuk menentukan coverage area menggunakan model Rentang Dinamis.
RANCANG BANGUN ALAT PENGHILANG BAU TIDAK SEDAP PADA HELM MENGGUNAKAN ULTRAVIOLET
Author : Muhammad Dimas Valembani , Legowo Sulistijono, Eru Puspita
Abstrak
Helm adalah perlengkapan wajib yang harus kita pakai pada saat berkendara sepeda motor untuk melindungi kepala kita apabila terjadi kecelakaan. Namun masih banyak kalangan masyarakat seperti pebisnis dan olahragawan yang sering mengabaikan kebersihan helm yang mereka pakai. Hal ini dikarenakan kurangnya kepedulian untuk mebersihkan helm yang sehari-hari dipakai. Helm yang jarang dibersihkan akan mengeluarkan bau yang tidak sedap meskipun diluarnya terlihat masih bersih. Salah satu peyebabkan helm menjadi bau dan juga menjadi sarang penyakit adalah keringat yang berlebihan pada kulit kepala yang disebabkan baik setelah berolahraga atau disebabkan oleh cuaca panas saat dijalan. Keringat merupakan masalah yang cukup penting dan dapat mengganggu aktivitas seseorang. Bau keringat dapat terjadi karena kurang menjaga kebersihan badan dan adanya bakteri yang menguraikan keringat menjadi zat yang berbau kurang sedap. Untuk menghilangkan bau tidak sedap yang dihasilkan oleh bakteri yang bersarang pada helm yang disebabkan keringat berlebihan pada kulit kepala, metode disinfeksi yang akan digunakan adalah dengan Sinar Ultraviolet (UV). Sinar UV akan menahan pertumbuhan bakteri yang bersarang pada keringat sehingga senyawa yang dihasilkan oleh bakteri berkurang. Untuk mendeteksi dan mengklasifikasi bau tidak sedap pada helm, sebuah sensor metal-oxide akan digunakan untuk mengukur seberapa parahkah bau pada helm. Sensor gas akan mulai mendeteksi bau pada helm yang kemudian akan menentukan lama penyinaran lampu UV hingga bau tidak sedap pada helm menghilang.
SISTEM DETEKSI KOLESTEROL BERDASARKAN IRIS MATA BERBASIS PENGOLAHAN CITRA
Author : Kamaliyyah Hani'ah , Tri Harsono, Bayu Sandi Marta, Moch. Rochmad
Abstrak
Kolesterol tidak hanya dialami oleh orang berusia diatas 30 tahun saja, bahkan sekarang pun tidak jarang orang berusia dibawah 30 tahun mengalami kolesterol. Biasanya kolesterol dialami oleh orang yang obesitas atau kelebihan berat badan, namun orang yang tidak obesitas pun juga dapat mengalami kolesterol. Salah satu penyebab munculnya kolesterol adalah pola makan yang tidak teratur dan dapat pula dari genetik. Pada proyek akhir ini dibuat suatu sistem aplikasi berbasis pengolahan citra yang memberikan informasi adanya kolesterol melalui iris mata seseorang. Untuk melakukan identifikasi adanya kadar kolesterol jahat yang tinggi melalui iris mata yang pertama dilakukan adalah pengambilan gambar mata dari PC. Setelah pengambilan gambar, kemudian dilakukan proses hough circle transform untuk mendapatkan gambar iris mata. Dari hasil gambar tersebut kemudian dicari ketebalan selaput putih dengan dilakukan scanning grayscale untuk mendapatkan nilai selaput putih. Selanjutnya nilai yang didapat akan dibandingkan dengan nilai selaput putih pada database. Dari nilai tersebut akan diketahui kondisi pada gambar iris mata tersebut kolesterol atau normal. Berdasarkan penelitian data training terhadap 30 data didapatkan prersentase 100% data dapat diklarifikasikan secara benar, dan dari 43,82% data uji didapatkan keberhasilan 77,52%.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer