DETEKSI OBYEK SAMPAH DI PESISIR PANTAI BERBASIS IOT MENGGUNAKAN ALGORITMA YOLO
Author : Made Rahano Satryani Widhi  , M. Udin Harun Al Rasyid, Arna Fariza, Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Sampah, menurut definisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merupakan benda yang tidak terpakai, tidak digunakan, atau tidak diinginkan yang dihasilkan oleh aktivitas manusia dan tidak terjadi secara alami. Di Indonesia, sebanyak 80% sampah yang ada di lautan berasal dari daratan, dan sekitar 30% di antaranya tergolong sebagai sampah plastik. Setiap tahunnya, sekitar 1,29 juta ton sampah plastik, yang juga dipengaruhi oleh pasang surut air laut, mencemari perairan Indonesia dan menyumbang terhadap penumpukan sampah di sekitar pesisir (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan lainnya, 2018)[1]. Dalam upaya mengatasi masalah ini, saya mengusulkan penggunaan deteksi objek sampah di pesisir pantai untuk memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan pesisir kepada masyarakat sekitar. Metode yang saya gunakan adalah algoritma YOLO: CNN Classifier and Detector, yang memiliki kecepatan inferensi tinggi sehingga memungkinkan pengolahan gambar secara real-time. Metode ini sangat cocok untuk aplikasi pengawasan video. Saya telah melakukan percobaan eksperimental dengan menggunakan dataset sendiri yang terdiri dari 1535 gambar dan 2641 anotasi. Hasil pelatihan menunjukkan tingkat presisi sebesar 96,7%, recall sebesar 93,2%, F1-score sebesar 95%, mAP50 sebesar 97% dan mAP50-95 sebesar 72,7%.


RANCANG BANGUN SISTEM NAVIGASI GPS DAN KOMPAS MENGGUNAKAN KALMAN FILTER DISKRIT BERBASIS LABVIEW

Author : Ahmad Reza Fahlovi  , Arif Irwansyah, Alrijadjis

Abstrak

Sistem navigasi adalah perangkat modern yang digunakan untuk memandu perjalanan dari suatu tempat ke suatu tujuan tertentu, dengan menggunakan perangkat peta digital dan informasi posisi dengan menggunakan satelit GPS. Sistem ini banyak digunakan pada bidang transportasi, militer, robotika dan lain-lain. Pada proyek Akhir ini Penulis membuat suatu sistem navigasi GPS serta kompas dengan penambahan kalman filter untuk mengurangi error posisi dari GPS. Metode estimasi kalman filter untuk memperkecil error posisi dari GPS, dan digunakan untuk memperkecil error dari data sudut heading kompas. Modul yang digunakan GPS yang dipakai memiliki rasio error posisi dengan radius sekitar 2.5 meter dan error sudut pada kompas sekitar 1 sampai 2 derajat. Ditambahkan sensor accelerometer dan kompas untuk mengetahui sudut kemiringan dari alat navigasi yang dirancang. Data dari ketiga perangkat tersebut diakses oleh mikrokontroler yang selanjutya dikirimkan secara serial ke personal computer (PC) melalui media komunikasi udara. Data yang diterima oleh PC akan diproses menggunakan software LabVIEW, pada software ini akan dibuat dan disusun algoritma estimasi kalman filter yang tepat sesuai dengan plant yang digunakan. Selanjutnya data tersebut dapat divisualisasi dan disimpan kedalam local drive, sehingga penggunaan data logging juga diterapkan pada sistem navigasi yang akan dibuat. Tujuan dari Proyek Akhir ini adalah untuk memperkecil error posisi dari koordinat GPS yang digunakan. Penggunaan kalman filter pada proyek ini mampu menurunkan error hingga 30.81% pada koordinat longitude dan 9.37627% pada koordinat latitude.


ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN HELICAL FINTUBE KONDENSOR TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS

Author : Vega Ardiansyah  , Joke Pratilastiarso, Wahyu Nur Fadilah

Abstrak

Kondensor adalah alat penukar panas berfungsi untuk mengubah steam menjadi air. Kondensor merupakan heat exchanger dengan tipe shell and tube dimana uap mengalir di luar pipa (shell side) sedangkan air sebagai pendingin mengalir di dalam pipa-pipa (tube side). Kondensor secara umum terdiri dari selongsong (shell), ruang air (waterbox), pipa dan pemegang pipa ( tube plats and tubes), tube support, dan ruang kondensat (hotwell). Pada penelitian ini dilakukan penambahan fin pada tube tipe helical pada kondensor dengan velocity inlet steam 21 m/s dan mass flow inlet cooling water sebesar 0,971 kg/s. Selanjutnya dengan penambahan helical fin pada tube dengan pitch tube sebesar 25 mm dan width fin sebesar 3 mm. Simulasi ini dilakukan pada satu tube dengan panjang 500 mm dan diameter luar tube adalah 32 mm. Penambahan helical fin tube ini bertujuan untuk memperluas area perpindahan panas. Simulasi ini menggunakan software ANSYS 19.2 untuk mendapatkan hasil dari pemodelan. Dari hasil simulasi pada tube kondensor penambahan helical fin tube tersebut didapatkan kenaikan temperatur keluar air pendingin sebesar 301.711 K. Dari simulasi yang dilakukan pada geometri helical fin tube didapatkan nilai laju perpindahan panas sebesar 905.939 W/m2. Sehingga dengan penambahan helical fin tube laju perpindahan panas lebih baik.


VIDEO DOKUMENTER PEMANFAATAN MAKANAN BERLEBIH DENGAN TEKNIK PARALLEL EDITING

Author : Alvenintha Rehulina B. Ginting  , Widi Sarinastiti, Novita Astin

Abstrak

Video dokumenter pemanfaatan makanan berlebih ini dibuat dengan tujuan mengajak audiens untuk lebih peduli dan menghargai makanan. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam namun sayang, masih banyak masyarakatnya yang tidak bertanggung jawab. Makanan sejatinya tidak hanya sebuah produk yang ada di piring kita, namun jauh sebelum itu, makanan tersebut ditanam dan diolah. Memakan waktu juga tenaga yang banyak sebelum akhirnya didistribusikan dengan tujuan untuk dikonsumsi dan bukan untuk menjadi sampah. Terjadi ketimpangan sosial dimasyarakat antara orang-orang yang membuang makanannya dengan orang-orang yang masih kelaparan. Beberapa gambar di dalam video ini akan diambil bersama komunitas Garda Pangan saat aksi mereka melakukan rescue makanan. Teknik Parallel editing akan digunakan dalam video ini untuk menciptakan efek ironi dramatis agar pesan dari video ini bisa tersampaikan kepada audiens. Video dokumenter ini diharapkan dapat menjadi sarana atau media informasi kepada semua masyarakat mengenai pentingnya bertanggung jawab terhadap makanan kita sendiri.


PEMBUATAN PHOTOSTORY PENDIDIKAN ANAK JALANAN

Author : Rita Febri Kurnia  , M. Agus Zainuddin, Achmad Basuki

Abstrak

Pembuatan photostory pendidikan anak jalanan ini memiliki tujuan agar lebih banyak lagi masyarakat yang peduli terhadap pendidikan anak jalanan. Selama ini, media yang digunakan untuk sosialisasi tentang hal tersebut kebanyakan dilakukan dengan menggunakan artikel yang sebagian besar merupakan tulisan yang terkadang masih memperlihatkan dari sudut pandang secara subjektif dari penulisnya. Sehingga photostory yang berisi tentang peristiwa dan fakta dalam setiap fotonya diharapkan dapat menjadi salah satu media yang tepat untuk mewujudkan tujuan tersebut. Kumpulan foto – foto tersebutlah yang nantinya akan bercerita mengenai kondisi pendidikan anak jalanan yang kurang begitu diperhatikan. Dengan jenis pengambilan foto menggunakan human interest yang lebih bermain dengan ekspresi dan output warna berupa black and white yang lebih membuat dramatis diharapkan masyarakat lebih tergugah nurani untuk menolong dan peduli terhadap pendidikan anak jalanan. Untuk mengetahuinya, maka photostory tersebut akan diunggah melalui beberapa media social.