RANCANG BANGUN SISTEM BACKUP LISTRIK POMPA AIR UNTUK PENGAIRAN DI DESA NAPO DAYA
Author : Roki Alfarisi  , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja

Abstrak

Listrik merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari. Saat ini, distribusi listrik di Indonesia sudah hampir merata. Pada tahun 2022 ini, rasio elektrifikasi di indonesia mencapai 99,56% dengan rasio desa berlistrik telah mencapai 99,73%. Akan tetapi listrik di daerah pedasaan tak jarang masih terjadi kendala seperti halnya listrik padam. Di desa Nampo Daya, hal tersebut menjadi penghambat dalam pengairan desa. Dikarenakan dalam pengairan desa menggunakan listrik untuk menyalakan pompa air. Berdasarkan kejadian tersebut agar pompa air masih mendapat sumber listrik untuk bekerja, maka dibutuhkan backup energi listrik agar pompa air dapat tetap menyala. Oleh karena itu, proyek akhir ini bertujuan untuk membuat sistem backup listrik pompa air di desa Napo Daya. Sistem backup ini dapat bekerja secara otomatis ketika mendeteksi terjadinya listrik padam pada sumber listrik PLN, kemudian akan merubah penggunaan sumber listrik pompa air dari PLN ke sumber listrik dari baterai. Untuk proses charging baterai pada sistem ini menggunakan AC-DC Full Wave Rectifier (FWR) dan DC-DC Flyback Converter dengan menggunakan metode constant voltage dengan kontrol PI sebagai kontrolnya. Kontrol PI akan mengontrol tegangan keluaran charging agar tetap konstan sesuai set poin. Kemudian untuk proses switching penggunaan sumber energi listrik, sistem ini menggunakan sensor tegangan untuk mendeteksi terjadinya listrik padam yang kemudian informasi tersebut akan dikirim pada mikrokontroller STM32F4 dan mikrokontroller akan memberikan perintah pada relay untuk melakukan switct. Diharapkan dengan adanya proyek akhir ini, dapat membantu memberikan inovasi berupa sistem backup listrik pompa air sehingga dapat menjaga ketersediaan air, dikarenakan air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Proyek akhir ini memiliki sasaran, yaitu untuk masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan yang terkadang tak jarang aliran listrik PLN masih terdapat gangguan. Diharapkan dengan adanya Proyek Akhir ini, dapat membantu dan mempermudah masyarakat di daerah pedesaan.


PEMETAAN SPASIAL PENYAKIT ENDEMIK DI KABUPATEN LAMONGAN MENGGUNAKAN OPENMAP

Author : Shintia Dewi Rahmawati  , Arna Fariza, Mohammad Robihul Mufid, Much Chafid

Abstrak

Penyakit endemik merupakan masalah kesehatan yang memerlukan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah penyebarannya. Namun, kurangnya visualisasi data spasial yang interaktif dapat menyulitkan instansi kesehatan dalam menganalisis persebaran penyakit secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemetaan spasial penyakit endemik di Kabupaten Lamongan menggunakan teknologi pemetaan digital Metabase berbasis web. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data kecamatan, jumlah penduduk, dan penyakit endemik yang diperoleh dari website profil kesehatan Kabupaten Lamongan. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel 10 dan database MySQL, dengan Metabase sebagai alat visualisasi data. Metode geovisualisasi diterapkan untuk menampilkan distribusi penyakit dalam bentuk peta interaktif berbasis kecamatan. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menelusuri tren spasial dan temporal penyakit endemik dengan lebih mudah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan valid berdasarkan metode blackbox testing, dan memiliki tingkat kegunaan yang tinggi dengan skor System Usability Scale sebesar 82,273. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan informasi secara akurat dan interaktif, serta dapat membantu instansi kesehatan dalam monitoring serta perencanaan kebijakan kesehatan daerah secara lebih efektif.


PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BURSA KERJA KHUSUS SMK NEGERI 1 BLADO BERBASIS WEB DAN MOBILE

Author : Rizal Muhaimin  , Ahmad Syauqi Ahsan, Weny Mistarika Rahmawati

Abstrak

Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Negeri 1 Blado merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di SMK khususnya dalam usaha menyalurkan lulusan atau alumni untuk bekerja di dunia usaha dan dunia industri. Dalam usaha menyalurkan lulusan tersebut sangat membutuhkan kerjasama yang baik dengan semua pihak terutama instansi terkait baik berupa mitra BKK. Pengelolaan di BKK SMK Negeri 1 Blado yang masih menggunakan sistem manual dan belum terpusat sehingga belum efekif. Perlunya sebuah sistem untuk membantu pengelolaan para pencari kerja agar lebih efektif dan efesien, maka dibuatkannya sistem informasi bursa kerja khusus di SMK Negeri 1 Blado yang berbasis web dan mobile. Yang dapat diakses alumni atau siswa tanpa ada batasan waktu. Di harapkan juga mempermudah alumni dan siswa yang ingin mencari lowongan di BKK SMK Negeri 1 Blado tanpa harus datang langsung ke sekolahan.


RANCANG BANGUN INOVASI ALAT PRESENSI DENGAN FITUR PENDETEKSI KADAR GULA BERBASIS MIKROKONTROLLER

Author : Ahmad Yusuf Demara  , Zainal Arief, Arif Irwansyah, Firman Arifin

Abstrak

Diabetes melitus lebih dikenal sebagai penyakit yang membunuh manusia secara diam- diam atau “Silent Killer. Penyakit DM dapat menyerang semua lapisan umur dan sosial ekonomi. Dengan kesibukan yang dimiliki sehingga tidak terpikirkan untuk mengecek kesehatan dengan rutin sekedar untuk mengetahui apakah kadar gula dalam tubuh mereka dalam keadaan normal atau tidak. Sistem kerja alat ini adalah saat seseorang melakukan presensi, fingerprint sensor akan menangkap gambar sidik jari orang tersebut. Saat orang tersebut memasukkan jari kealat presensi itu pula, alat ini akan mengecek kadar gula orang tersebut maka akan mengirim data ke database dan tampil di web. Hasil output tersebut dikonversi ke besaran kadar gula dengan menggunakan metode atau persamaan statistik, yaitu dengan persamaan Regresi Linieritas Sample. Dari hasil pembacaan semua sensor diatas, akan ditampilkan di OLED. Data-data yang didapat akan di masukkan ke dalam database website yang ter update setiap saat. Website tersebut berisikan data kehadiran dan grafik data kadar gula mereka. Serta anjuran menu makanan dan sebagai nya akan ditampilkan di website. Hasilnya dari pengujian seluruh sistem, untuk sensor fingerprint sendiri sudah tidak ada error sama sekali. Namun, untuk sensor TCRT5000 ada error sebesar 9.43% yang menurut penulis terjadi karena sensor tersebut kurang teliti karena sudah penulis kalibrasi dengan tingkat sensitifitas yang tertinggi. Lalu mengetahui anjuran pola hidup sehat tersebut, adalah melalui range kadar gula lalu dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan kalori dan GL (glycemic load) dari makanan tersebut. Menurut European Journal of Clinical Nutrition (2007), kadar GL suatu makanan dibagi menjadi 3, yaitu rendah, normal dan tinggi. Itu sesuai dengan cara pengklasifikasian penulis terhadap hasil gula darah yang di dapat yaitu rendah, normal, dan tinggi.


RANCANG BANGUN ALAT PRODUKSI CABAI KERING OTOMATIS UNTUK PRODUKSI RUMAHAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR QUADRATIC REGULATOR

Author : Arief Firmansyah  , Alrijadjis, Arif Irwansyah

Abstrak

Seiring dengan perkembangan teknologi, maka bidang kontrol juga mengikuti perkembangan yang pesat. Salah satunya dibidang metode kontrol, yang mana untuk bisa meningkatkan performa kontrol suatu plant maka banyak digunakan metode – metode kontrol modern yang cukup dapat diperhitungkan. Salah satunya yaitu kontroller LQR yang telah digunakan dewasa ini dalam berbagai bentuk. Pada perancangan sistem kendali, seringkali kita harus melakukan trial and error. Contohnya pada desain PID, kita harus melakukan trial and error kepada 3 variable yang berbeda (P, I, dan D). Di sini lah LQR menjadi pilihan yang lebih baik daripada PID. Pada LQR, trial and error hanya dilakukan pada dua variable yakni Q dan R. Maka, proses trial and error pada LQR lebih sederhana tetapi tetap dapat menghasilkan performa yang sama dengan PID. Sebagai pengatur suhu didalam alat yang akan dibuat, karena diketahui sebuah objek makanan atau buah bila dikeringkan suhunya tidak boleh lebih dari 70 derajat celcius untuk tidak merusak nutrisi pada makanan atau buah itu sendiri. Selanjutnya, parameter proses selesai menggunakan berat akhir suatu objek yang telah diolah dengan menggunakan load cell sehingga memunculkan nilai yang menjadi patokan kematangan atau berat ideal objek cabai yang sudah kering sempurna. Sesuai hasil uji coba yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa suhu untuk mengeringkan cabai 2000 gr dengan kadar air yang standar dalam 200 menit pengujian pengeringan yaitu 70 derajat Celcius, yakni dengan penurunan massa 60%