RANCANG BANGUN ALAT MONITORING KUALITAS DAYA LISTRIK PADA PANGKAL DAN UJUNG JARINGAN TEGANGAN MENENGAH BERBASIS INTERNET OF THINGS
Author : Reinal Fasalino  , Novie Ayub Windarko, Anang Tjahjono

Abstrak

Kualitas daya listrik pada jaringan tegangan menengah memiliki peran penting untuk menentukan kualitas pada tingkat mutu pelayanan PT. PLN (Persero). Pemantauan kualitas daya listrik pada jaringan tegangan menengah sangat diperlukan untuk mengukur daya listrik yang tersalurkan sampai pelanggan paling jauh di ujung jaringan tanpa harus datang ke lokasi, untuk itu diperlukan monitoring dan evaluasi kualitas daya listrik yang dapat dipantau secara realtime dan menyimpan history pengukuran dalam kurun waktu tertentu. Pada proyek akhir ini bertujuan untuk memantau secara langsung dan real time terhadap kualitas daya listrik pada pangkal dan ujung jaringan tegangan menengah yang dimodelkan pada Transmission Panel. Sistem monitoring dan pencatatan data menggunakan mikrokontroller ARM dan Modul GSM, sehingga hasil monitoring dapat diakses melalui internet. Sedangkan pembacaan daya listrik di jaringan dengan menggunakan sensor daya ADE7880 dan hasil pembacaan daya listrik disimpan dengan data logger pada SD Card. Sistem monitoring ini mampu membaca kualitas daya listrik meliputi tegangan, arus, faktor daya, daya aktif, daya reaktif, daya semu, frekuensi dan THD arus. Hasil pembacaan ditampilkan berupa tabel dan grafik pada PC yang telah terhubung dengan internet. Pengiriman data ke database rata-rata mempunyai waktu pengiriman 13,8 detik. Kondisi ini masih bergantung pada kondisi sinyal dari provider yang digunakan.


STUDI EKSPERIMEN PENGARUH RASIO KERAPATAN BAHAN ISIAN TERHADAP PERFORMANSI MENARA PENDINGIN TIPE FORCED DRAFT COUNTER FLOW

Author : Elfira Niken Kurniaviesa  , Arrad Ghani Safitra

Abstrak

Menara pendingin adalah sebuah alat penukar kalor dua fluida, air dan udara. Perpindahan kalor terjadi secara langsung atau direct contact antara satu dengan yang lainnya untuk memindahkan kalor (waste heat) ke atmosfer. Kinerja pada menara pendingin dapat diamati dari besarnya nilai laju perpindahan kalor, efektivitas dan NTU. Maka dilakukan sebuah penelitian pada menara pendingin tipe counterflow dengan temperatur air masuk adalah 50°C. Dibandingkan hasil kinerja menara pendingin dengan memvariasikan rasio kerapatan bahan isian sebanyak 10 macam. Yaitu 0,1829; 0,2065; 0,2299; 0,2535; 0,2625; 0,2850; 0,3165; 0,3891; 0,4096; dan 0,5655 yang terbuat dari sedotan yang disusun membentuk ruas-ruas. Selain itu divariasikan kecepatan udara yang keluar dari fan sebesar 15,2 m/s; 17,5 m/s; dan 18,4 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan bahan isian pada menara pendingin jenis forced draft counter flow dapat meningkatkan performansi kinerja menara pendingin. Hal yang sama terjadi saat kecepatan udara masuk kolom menara ditingkatkan dan rasio kerapatan bahan isian diperluas, maka performansi kinerja menara pendingin akan meningkat. Nilai laju perpindahan panas, efektivitas, dan NTU tertinggi secara berturut-turut adalah 2,4185 kW, 0,8302, dan 3,7461 dalam kondisi jarak kerapatan bahan isian 0,5655 dan kecepatan udara masuk sebesar 17,5 m/s.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI METODE KONTROL FUZZY UNTUK KECEPATAN MOTOR DC PADA ALAT PEMOTONG KAYU

Author : Zahra Salsabila  , Moh. Zaenal Efendi, Muhammad Nizar Habibi

Abstrak

Pada industri perkayuan, banyak pemotongan kayu yang masih dilakukan secara manual dengan gerinda atau gergaji tangan. Dengan kemajuan teknologi yang cukup pesat saat ini akan membuat pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan mudah. Maka dari itu, pada proyek akhir ini dibuat alat untuk pengatur kecepatan dengan menggunakan motor DC permanent magnet 24V yang dikontrol dengan fuzzy logic controller. Alat ini menggunakan sumber jala-jala PLN 220 V lalu tegangannya akan diturunkan menggunakan trafo step down dan disearahkan oleh single phase uncontrolled full wave rectifier. Motor DC berfungsi sebagai penggerak utama dari alat pemotong kayu. Lalu, digunakan Interleaved Buck Converter untuk mengatur besarnya tegangan keluaran yang akan menjadi masukan motor DC. Interleaved Buck Converter ini difungsikan sebagai driver motor. Besarnya tegangan keluaran akan berpengaruh dengan besarnya kecepatan putar pada motor DC atau pisau dari alat pemotong kayu. Set point kecepatan motor yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 20000 RPM. Metode kontrol fuzzy dipilih karena kemampuannya dalam mengatasi ketidakpastian dan variasi yang terjadi dalam sistem kontrol motor. Dengan hasil pembacaan sensor kecepatan digunakan sebagai input dari metode fuzzy. Target dari metode fuzzy berupa nilai duty cycle dari pulse width modulation (PWM). Nilai duty cycle dari PWM dapat diatur sesuai dengan kondisi yang terjadi pada sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode kontrol fuzzy berhasil mengatur kecepatan motor DC pada alat pemotong kayu dengan akurasi yang cukup baik ketika kayu dengan ketebalan 1 cm. Diperoleh kecepatan rata-rata sebesar 19340 RPM dengan presentase error untuk sebesar 3,4%. Sistem juga mampu menyesuaikan diri dengan perubahan beban dan mengatasi gangguan eksternal yang terjadi selama operasi.


SISTEM PAKAR UNTUK DETEKSI PENYAKIT DIABETES SEBAGAI INFORMASI AWAL BAGI MASYARAKAT

Author : Hanifah Mustika Rahmawati  , Tri Harsono, Riyanto Sigit

Abstrak

Diabetes Mellitus, dalam istilah sederhana diabetes, adalah penyakit kronis yang mempengaruhi hampir setiap organ di tubuh seperti jantung, mata, ginjal, kulit, kaki, dan lain-lain. Penyakit ini banyak dijumpai di Indonesia karena keturunan ataupun gaya hidup yang tidak sehat. Masalah dimulai ketika diabetes tidak dikenali dari awal dan tidak terdeteksi dengan tepat. Jika masyarakat ingin konsultasi ke dokter tentang diabetes, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang tidak murah. Oleh karena itu, pada proyek akhir ini akan dibangun sebuah sistem pakar untuk deteksi penyakit diabetes sebagai informasi awal bagi masyarakat. Sistem pakar yang dibangun berbasis aplikasi mobile yang terintegrasi dengan web server. Pengguna akan menjawab pertanyaan pada aplikasi mobile tentang keluhan klasik, keluhan lain, faktor resiko, dan nilai gula darah. Jawaban dari pengguna akan dikirim ke web server untuk diproses menggunakan metode decision tree. Output dari sistem ini adalah sehat atau diabetes tipe 2 serta rekomendasinya. Setelah dilakukan pengujian, aplikasi mobile yang dibuat dapat berjalan pada smartphone android dengan minimal API 23, dan aplikasi dapat terhubung dengan web server menggunakan REST API. Untuk hasil dari decision tree memiliki akurasi sebesar 82,2%. Hasil dari pembuatan sistem ini diharapkan mampu menjadi salah satu alat bantu dalam deteksi dini penyakit diabetes secara efektif dan mudah digunakan oleh masyarakat.


RANCANG BANGUN ALAT PENGUMPUL IKAN MENGGUNAKAN LAMPU LED (FISHING LIGHT) DENGAN SUMBER TENAGA SURYA (SOLAR CELL)

Author : Muhammad Iqbal Maulana  , Novie Ayub Windarko, Renny Rakhmawati

Abstrak

Pada saat ini penggunaan lampu sangat beragam dengan memanfaatkan cahaya yang dihasilkan. Karena penggunaan lampu ini pernah dilakukan penelitian yaitu mengamatan tingkah lalu ikan terhadap cahaya lampu dengan warna dan tingkat gelombang cahaya yang beda. Dengan hasil yaitu ikan lebih tertarik pada intensitas cahaya menengah yaitu hijau. Penelitian tersebut digunakan nelayan untuk mencari ikan, tetapi nelayan masih susah mencari sumber tegangan untuk lampu LED ketika di laut. Maka saya membuat rancang bangun lampu LED untuk menarik perhatian ikan di laut menggunakan solar cell dengan tujuan mempermudah nelayan untuk menangkap ikan. Pada sistem solar charger sumber utama yaitu panel surya dengan daya yang dihasilkan tergantung cahaya yang ditangkap oleh panel surya. Pada dasarnya lampu digunakan untuk menarik perhatian ikan agar berkumpul dan dinyalakan pada malam hari. Pada proyek akhir sistem charger baterai dengan sumber utama yaitu panel surya. Agar daya yang digunakan untuk sumber lampu LED stabil maka dibutuhkan pengaturan pada duty cycle sehingga didapatkan daya yang sesuai, dengan menggunakan kontrol PI. Baterai yang digunakan berkapasitas 15 Ampere Hour. Back converter digunakan untuk menurunkan tegangan tidak tetap dari solar cell menjadi 14,4 v. Jika pada malam hari baterai akan habis maka dengan otomatis saklar akan membuka sehingga rangkaian terputus.