MANAJEMEN KUNCI BERBASIS KEAMANAN LAPISAN FISIK UNTUK LORAWAN
Author : Aodry Ardhana  , Mike Yuliana, Amang Sudarsono

Abstrak

Sejak teknologi Internet of Things muncul dipermukaan beberapa tahun yang lalu, teknologi IoT ini semakin berkembang. Hal ini dapat menarik perhatian pelaku-pelaku dalam kejahatan siber. Salah satu incaran dari kejahatan siber tersebut adalah keamanan sistem manajemen kunci dan juga skema distribusinya. Pada proyek akhir ini dilakukan percobaan untuk menyelesaikan permasalahan dari kelemahan LoRaWAN dengan menggunakan sistem Physical Layer Security . Hal ini dilakukan dengan melakukan pembangkitan kunci. Pada pembangkitan kunci diperlukan adanya proses peningkatan kesamaan dengan metode polynomial fitting. Metode polynomial fitting ini akan mencocokkan sebuah polinomial dengan data yang tersedia menggunakan sebuah persamaan polinomial, untuk menghasilkan sebuah kunci yang sangat berkorelasi dengan data yang diinputkan.Polinomial fitting dilakukan dengan beberapa parameter yang berbasiskan degree.Lalu metode kuantisasi 2-Ary berguna untuk mengubah data yang dihasilkan menjadi sebuah bit. Karena di kuantisasi 2-Ary in masih terdapat perbedaan data yang dimiliki maka dilakukanlah pengoreksian error dengan menggunakan metode Bose-Chauduri-Hocquenghem untuk meningkatkan kesamaan data yang dimiliki. Kemudian ditambahkan pula universal hash untuk meningkatkan entropi dari kunci yang dihasilkan. Lalu untuk memastikan entropi yang idhasilkan sudah memenuhi syarat untuk dijadikan kunci maka dilakukan pengujian dalam NIST. Apabila telah memenuhi, kunci tersebut akan dienkripsi dengan AES-128. Enkripsi dilakukan dengan membentuk 2 kunci dan jugaa beberapa pesan yang berbeda untuk menunjukkan validasi dari proses enkripsinya.


IMPLEMENTASI INVERS KINEMATIKA PADA ROBOT BERKAKI ENAM

Author : Sulfan Bagus Setyawan  , Akhmad Hendriawan, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Penelitian tentang pergerakan robot berkaki enam yang bergerak dari suatu posisi ke posisi yang lain sudah banyak dilakukan. Cara yang paling sederhana adalah menentukan simpangan dan pewaktuan masing-masing sendi dan kemudian dimasukkan pada look up table. Namun demikian kelemahan metode tersebut adalah tidak fleksibel karena kita harus mencari setiap pergerakan sendi-sendi robot untuk setiap koordinat yang dituju. Untuk mengatasi kelemahan tersebut digunakan metode kinematika terbalik. Metode ini bekerja dengan mengubah koordinat kartesian menjadi sudut-sudut untuk pergerakan tiap-tiap sendi pada setiap kaki. Kinematika terbalik pada robot berkaki ini digunakan robot dari posisi awal menuju posisi target. Dari hasil percobaan, robot dapat bergerak menuju ke titik target yang dituju dengan error posisi pada saat robot menuju target yaitu 1.84 cm.


IMPLEMENTASI DELAY TOLERANT NETWORK (DTN) PADA WLAN 802.11n MENGGUNAKAN ROUTING PROPHET

Author : Mohammad Rifqi Rozana  , Amang Sudarsono, Ahmad Zainudin

Abstrak

Delay tolerant Network (DTN) merupakan solusi untuk komunikasi pada lingkungan intermittent area. Pada jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP pengiriman data akan gagal apabila koneksi terputus saat proses pengiriman. Oleh karena itu diperlukan konektifitas antar node yang stabil secara terus menerus. Maka protocol TCP/IP kurang sesuai jika diterapkan pada lingkungan intermittent area. Pada intermittent area, node yang dituju tidak selalu terhubung ke jaringan secara stabil. Hal tersebut disebabkan oleh adanya penghalang (obstacle) maupun aktifitas node itu sendiri (mobility). Dengan menggunakan DTN, jika koneksi antar node terputus, maka DTN akan menyimpan sebagian data yang sudah berhasil dikirimkan sehingga saat koneksi tersambung kembali, proses transfer data dapat dilanjutkan tanpa mengulang proses transfer dari awal. Pada proyek akhir ini, dilakukan penelitian untuk menguji kinerja DTN yang dikombinasikan dengan algoritma routing PRoPHET berjalan dengan dasar pikiran bahwa mobilitas node tidak benar benar acak. Algoritma ini berjalan berdasarkan probabilitas pengiriman dari dua buah node pada DTN. Pada proyek akhir ini dilakukan pengukuran Quality of Service (QoS) dari DTN yang dikombinasikan dengan algoritma routing PRoPHET pada topologi 2-hop, 3-hop, dan 4-hop. Parameter QoS yang digunakan adalah latency dan throughput. Hasil pengukuran akan dibandingkan dengan algoritma routing statis standar dan Flood. Dari hasil pengujian terlihat bahwa untuk parameter latency, routing PRoPHET memiliki performa yang lebih unggul 9.36 ms dibandingkan routing flood dan 32.95 ms jika dibandingkan dengan routing statis. Begitu juga dengan throughput, routing PRoPHET lebih baik throughputnya 0.059 Mbps dibandingkan dengan routing flood. Jika dibanding routing statis, routing PRoPHET lebih unggul 0.123 Mbps.


MEMBANGUN SISTEM MONITORING APLIKASI DAN PENGGUNAAN SUMBER DAYA REAL TIME DI CLOUD

Author : M.Syamsandi Yuda Wirawan  , Hero Yudo Martono, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Perkembangan teknologi dalam era digital telah meningkatkan kebutuhan akan aplikasi dan perangkat lunak khususnya aplikasi berbasis cloud, ukuran Pasar Cloud Computing global bernilai $545,8 miliar dollar pada tahun 2022 diproyeksikan mencapai $1.240,9 miliar dollar pada akhir tahun 2027, tumbuh pada CAGR sebesar 17,9%, Namun, penggunaan aplikasi berbasis cloud memiliki tantangan seperti konsistensi infrastruktur, visibilitas sumber daya, dan efisiensi dalam pengembangan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya cloud dalam aplikasi pendaftaran poliklinik berbasis cloud computing. Solusi yang diusulkan meliputi penggunaan cloud computing untuk mengurangi biaya awal, implementasi auto scaling untuk skalabilitas aplikasi, Infrastructure as Code untuk kemudahan deployment infrastruktur, dan integrasi CI/CD untuk efisiensi pengembangan. Selain itu, penelitian ini juga mengembangkan aplikasi monitoring khusus yang dapat memproses dan memvisualisasikan data penggunaan sumber daya cloud dengan mudah. Kolaborasi dengan Rumah Sakit Medika Utama di Blitar dilakukan untuk implementasi aplikasi pendaftaran poliklinik dan pengujian solusi yang diusulkan. Melalui Percobaan dan Eksperimen, Aplikasi Pendaftaran bisa dijalankan dan memenuhi fungsionalitas sistem, lalu Infrastructure As Code dengan 5 - 10 menit aplikasi sudah ter deploy otomatis dan bisa diakses oleh pengguna di seluruh indonesia, selanjutnya adalah aplikasi monitoring, aplikasi monitoring juga dapat memantau resource di cloud dengan baik. lalu untuk CI/CD yaitu mengintegrasikan dan mendeploy secara otomatis saat merger terjadi juga sudah berhasil. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi pengembang dan operator sistem dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya cloud untuk aplikasi pendaftaran poliklinik dan sejenisnya.


MOBILE MASHUP BANYUWANGI TOURISM BERBASIS ANDROID

Author : Rofi Sudiyono  , Achmad Basuki, Yuliana Setiowati

Abstrak

Mashup merupakan suatu teknologi yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan beberapa informasi dari berbagai situs menjadi informasi baru yang lebih bermanfaat. Mashup didefinisikan sebagai kombinasi API (Application Programming Interface), konten, dan aplikasi layanan lainnya yang dapat digabungkan dan memberikan gambaran informasi dalam bentuk yang lain. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah aplikasi wisata kota Banyuwangi berbasis mobile android dengan menggunakan teknologi mashup. Aplikasi ini mengintegrasikan beberapa (Application Programming Interface) yaitu instagram API, OpenWeatherMap API, dan Google Maps API.