PEMBUATAN VIDEO EXPLAINER TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-12 BULAN
Author : Desi Kartika Sari  , Widi Sarinastiti, Rosiyah Faradisa

Abstrak

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan menggunakan satuan panjang, satuan berat, dan ukuran kepala. Sedangkan perkembangan yaitu bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, bersifat kualitatif yang pengukurannya lebih sulit dari pertumbuhan. Perkembangan motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, dan otak. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar dan seluruh anggota tubuh. Sedangkan motorik halus ialah gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu yang dipengaruhi oleh kesempatan untuk belajar dan berlatih. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi usia 1 tahun adalah berkaitan dengan masalah tumbuh kembang pada usia dini. Perubahan yang terjadi pada anak dapat dilihat dari aspek yang diantaranya aspek fisik (motorik), emosi, kognitif dan personal sosial (bagaimana cara anak untuk berinteraksi dengan lingkungan). Perkembangan anak pada aspek sosial dimulai pada awal kehidupan bayi. Tersenyum juga dapat dianggap sebagai respon sosial. Maka dari itu penulis memilih judul PEMBUATAN VIDEO EXPLAINER TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-12 BULAN yang dapat digunakan sebagai media edukasi terhadap masyarakat terutama untuk ibu muda yang belum pernah mempunyai anak sebelumnya agar lebih paham mengenai tumbuh kembang anak usia 0-12 bulan.


PEMBUATAN APLIKASI MONITORING PERPINDAHAN MANUSIA BERKAITAN DENGAN PENYEBARAN DEMAM BERDARAH

Author : Swandaru Bayu Murti  , Yuliana Setiowati, Wahjoe Tjatur Sesulihatien

Abstrak

Demam berdarah dengue sebagai salah satu penyakit epidemi merupakan satu dari sekian penyakit paling mematikan yang menyebar secara cepat di seluruh dunia, terutama di negara tropis di mana nyamuk vektor demam berdarah bisa memiliki siklus hidup yang lebih baik dan berkembang biak di daerah dengan kepadatan populasi manusia yang tinggi.Di Indonesia sendiri penyebaran penyakit ini dapat ditemukan hampir di setiap daerah, tidak peduli apakah kota besar atau kecil, terus ada peningkatan yang signifikan pada korban demam berdarah dengue.Salah satu metode berhasil membuktikkan bahwa demam berdarah dengue dapat disebarkan oleh manusia itu sendiri sebagai salah satu vector penyebaran melalui perpindahan dinamis manusia (Human Movement) ,metode ini dapat memprediksi daerah-daerah yang berpotensi menjadi berisiko tinggi pada demam dengue untuk menyebar,namun hingga saat ini belum ada suatu system otomatisasi yang menerapkan metode penelitian ini dalam bentuk aplikasi teknologi informasi.Penelitian ini akan menghasilkan suatu aplikasi dengan platform mobile sebagai bentuk implementasi & perancangan infrastruktur dari metode peramalan penyebaran demam berdarah dengue sehingga dapat digunakan oleh masyrakat luas.


SISTEM KONTROL DAN MONITORING KUALITAS UDARA DALAM PROTOTIPE KANDANG AYAM BERBASIS FUZZY LOGIC

Author : Badrul Muarif  , Kemalasari, Rusminto Tjatur Widodo

Abstrak

Permasalahan yang dihadapi pada peternak ayam adalah kesehatan ayam yang menurun sehingga mengakibatkan menurunnya jumlah produksi telur bahkan kematian pada ayam. Variabel kualitas udara ini hanya diperkirakan oleh peternak secara manual menggunakan pancaindra. Perkiraan manual ini menghasilkan hasil yang kurang valid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengontrol kadar ammonia dengan sensor MQ135, suhu dan kelembapan dengan sensor DHT11, cahaya dengan sensor BH1750, serta menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler. Ketiga sensor tersebut dihubungkan dengan mikrokontroler kemudian data akan ditransmisikan secara nirkabel. Sistem juga melakukan pengendalian kipas untuk menjaga kadar amonia dan kelembaban kandang tetap stabil dan lampu untuk mengatur suhu. Udara bergerak bebas sehingga pengambilan data dilakukan pada empat titik dalam kandang yang berukuran 2,5m x 1,5m x 1,8m untuk menambahkan akurasi pembacaan kualitas udara. Dari empat titik tersebut akan masuk dalam gateaway berupa broker. Monitoring dilakukan dengan akses melalui internet, sehingga pengawasan mudah dilakukan dan memiliki nilai yang pasti berupa grafik data. Rata-rata kesalahan pembacaan suhu sebesar 0,56%, kesalahan pembacaan kelembaban sebesar 0,60%, dan kesalahan pembacaan intensitas cahaya sebesar 2,37%. Data yang telah diperoleh akan menjadi input untuk kontrol kipas dan lampu. Rata-rata konsentrasi amoniak adalah 11,20 ppm, suhu 31,15°C, kelembaban 67,50%, intensitas cahaya 33,21lux, dan peningkatan produksi telur sebesar 5%. Data tersebut menunjukkan bahwa sistem kendali dapat bekerja dengan baik.


RANCANG BANGUN NODE SEBAGAI TAPAL BATAS PADA SISTEM MONITORING AREA LAHAN MENGGUNAKAN JARINGAN SENSOR NIRKABEL

Author : Aizza Mahfudz Faza  , Ali Husein Alasiry, Rika Rokhana

Abstrak

Perbatasan wilayah lahan strategis merupakan hal yang sangat sensitif di kalangan masyarakat khususnya di Indonesia. Hal tersebut menyebabkan sering terjadinya konflik sengketa lahan maupun pencurian kekayaan di dalam lahan. Permasalahan tersebut meliputi lahan pribadi, pertanian, peternakan, maupun lahan industri. Sehingga diperlukan suatu sistem teknologi untuk memonitoring wilayah perbatasan suatu lahan. Teknologi berbasis Wireless Sensor Network (WSN) dengan kemampuan sensing keadaan tertentu dapat membantu dalam sistem keamaan yang lebih baik pada pemantauan tapal batas lahan. Tapal cerdas perbatasan adalah sebuah tapal elektronik sebagai solusi dari tapal batas biasa dengan kemampuan mendeteksi adanya gangguan. Dengan menggunakan accelerometer, node tapal mampu mendeteksi adanya goncangan kontinyu, perobohan, dan pencabutan yang terjadi pada tapal dengan tingkat keberhasilan pendeteksian gangguan sebesar 100%. Tapal ini juga dilengkapi sensor LDR dan pointer laser yang memungkinkan mendeteksi objek yang memasuki area lahan dengan jarak pendeteksian optimal hingga 50 meter. Informasi status tapal cerdas ini dikirim ke server secara wireless dengan menggunakan modul RF XBee Pro, dimana jarak maksimum objek yang dimonitoring dengan server adalah 250 meter. Proses pengiriman data secara wireless untuk update status pada tapal memerlukan waktu delay berkisar 1,5 detik jika seluruh tapal aktif, dan 1,5 sampai 1,77 detik jika salah satu tapal tidak aktif. Pada pengiriman informasi peringatan gangguan dari node ke ke server memerlukan waktu 0,211 – 0,633 milidetik, tergantung tapal mana yang mengalami ganguan. Sistem juga dilengkapi panel surya 0,88 Wp dengan tambahan energi rata-rata 1.024 mAh per hari. Status tapal dapat dipantau melalui tampilan pada PC dan alarm pada server. Dengan digagasnya proyek akhir ini diharapkan akan memberi keamanan lebih baik pada perbatasan wilayah suatu lahan dan mampu mengurangi sengketa lahan di Indonesia dan segala kerugian yang ditimbulkannya.


PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING SIKLUS ESTRUS PADA SAPI TERNAK BERBASIS JEJARING SENSOR NIRKABEL

Author : Ahmad Syafei  , Ali Husein Alasiry, Hendhi Hermawan

Abstrak

Kegagalan bunting yang dialami oleh banyak sekali sapi – sapi ternak di Indonesia bukan lagi menjadi masalah baru. Terjadinya hal tersebut dikarenakan gagalnya deteksi estrus yang mengindikasikan tingkat ovulasi paling baik bagi sapi untuk dilakukan inseminasi buatan. Selain itu, metode pengamatan konvensional dirasa tidak cukup menyelesaikan masalah yang ada karena hanya dapat dilakukan dengan cara yang rumit serta tidak effisien dan tidak mampu menangani jumlah sapi yang banyak secara bersamaan. Perkembangan teknologi dibidang jejaring sensor nirkabel dapat menjadi salah satu jawaban dari masalah ini karena dapat menerima dan menampilkan data-data yang diinginkan secara bersamaan. Menggunakan NRF24L01 sebagai pengirim data-data hasil pembacaan sensor suhu DS18B20 dan sensor akselerometer GY-521 pada master node melalui router node yang keduanya menggunakan Xbee Series-1 sehingga dapat mengirimkan data tersebut dengan jarak maksimal 11m. Dari hasil perancangan yang telah dilakukan didapat sebuah sistem yang dapat membaca kenaikan suhu tubuh dan perubahan gerak pada sapi dan menampilkan data-data tersebut pada GUI. Sehingga dapat membantu peternak untuk mengetahui siklus estrus yang sedang dialami oleh sapi-sapi ternaknya.