IMPLEMENTASI KOMUNIKASI DATA BERBASIS LORA PADA TAMBAK UDANG VANAME
Author : Chalimatus Sa'diyah  , Agus Indra Gunawan, Hanny Megawati Rosalinda

Abstrak

Sebuah tambak udang memiliki area yang luas dan terdapat banyak petak. Para pembudidaya harus menyalakan motor pump untuk pengisian air disetiap petak tambak dan mengontrolnya secara manual yang tentunya akan memakan waktu dan tenaga. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu inovasi yang dapat membantu meringankan pekerjaan para petambak udang. Teknologi komunikasi nirkabel Long Range (LoRa) digunakan sebagai solusi untuk mentransfer data dari sensor-sensor yang terpasang di tambak udang ke server. Pada proyek ini, peneliti mengajukan sebuah sistem komunikasi antar modul komunikasi yang akan terdiri dari 1 master node dan 1 client node yang dilengkapi dengan current sensor. Komunikasi antara master node dan client node menggunakan modul frekuensi radio LoRa dan menerapkan skema penjadwalan master slave untuk pengaturan waktu agar terhindar dari kehilangan data saat sistem sedang berjalan karena LoRa berjalan di frekuensi yang sama yaitu 433 MHz. Sistem ini dapat terhubung dengan petani udang melalui internet dan dapat diakses melalui gadget untuk memonitoring dan melakukan manajemen penyalaan motor pump. Dengan mengetahui kebutuhan arus motor yang dibutuhkan oleh motor pump. Berdasarkan hasil dari sistem yang telah dibangun, komunikasi antara modul master dan modul node bisa berjalan dengan baik dengan rating keberhasilan sebesar 100%. Pembacaan nilai arus motor memiliki akurasi sebesar 98%. Efisiensi pemakaian energi menggunakan proses manajemen yang dibuat dan diterapkan pada proses budidaya meningkat sebesar 17,71%. Berdasarkan data-data tersebut dengan penambahan sistem komunikasi nirkabel ini, diharapkan kebutuhan energi dalam proses budidaya udang akan berjalan sesuai kebutuhan dan mampu menjaga biaya energi listrik, sehingga efisiensi produksi bisa ditingkatkan.


RANCANG BANGUN SOLAR UPDRAFT TOWER DENGAN VARIASI TINGGI KOLEKTOR

Author : Muhammad Ainur Rofiq  , Erik Tridianto

Abstrak

Energi matahari merupakan energi terbesar di planet bumi. Konversi energi matahari menjadi energi lain (Energi Listrik) masih sedikit pengembangannya. Solar updraft tower adalah alat konversi energi matahari memanfaatkan panas matahari untuk diubah menjadi energi kinetik melalui media kolektor. Kolektor sebagai media penangkap radiasi matahari terdiri dari beberapa bagian diantaranya: Penyerap panas (Absorber), penutup dan kerangka. Penelitian solar updraft tower ini untuk bertujuan mengetahui perpindahan panas konveksi dan penurunan tekanan udara didalam kolektor. Solar updraft tower yang dibuat memiliki dimensi, Tinggi Tower : 2 m, Diameter Tower : 2 inch, Luasan Kolektor (Absorber) : 1 m2 dan tinggi kolektor luar : 0,1 m. Adapun tinggi kolektor yang divariasikan adalah 0,15 m, 0,1 m, 0,05 m. Pengujian dilakukan menggunakan energi matahari. Pengambilan data dilakukan dengan mengukur temperatur plat kolektor (T1), temperatur udara kolektor (T2), temperatur udara sisi masukan tower (T3), temperatur udara keluaran tower (T4 ), temperatur lingkungan (T∞), Kecepatan yang dihasilkan solar updraft tower (V1) pada setiap variasi tinggi kolektor, dan kecepatan lingkungan (V∞) disekitar kolektor. Untuk pengukuran intensitas matahari G (W/m2), mengikuti hasil pengukuran Stasiun Meteorologi BMKG Perak, Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan nilai kalor konveksi pada kolektor tiap variasi tinggi kolektor yang ditandai dengan kecepatan tower aktual yang terukur. Nilai rata–rata intensitas matahari sebesar 1412,31 Watt/m2 dengan hasil tertinggi kalor konveksi diperoleh pada variasi tinggi kolektor 0,05 m sebesar 360,4 Watt dengan ∆P antara kolektor dan inlet tower sebesar 0,027 Pa, untuk kalor yang mampu diserap udara 21,62 Watt dengan kecepatan udara terukur sebesar 0,9 m/s.


ANALISA TEKNIK REDUKSI PEAK TO AVERAGE POWER RATIO (PAPR) PADA SISTEM OFDM MENGGUNAKAN TEKNIK PROLATE BINARY SEQUENCES SELECTED MAPPING (SLM) DAN DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT) BERBASIS PERANGKAT LUNAK

Author : Margaria Fitri Diantari  , Yoedy Moegiharto, Arifin

Abstrak

Orthogonal frequency division multiplexing (OFDM) adalah sebuah teknologi modulasi multicarrier untuk sistem komunikasi nirkabel berkecepatan tinggi. Namun, OFDM memiliki kelemahan yaitu besarnya nilai peak to average power ratio (PAPR). Pada proyek akhir ini digunakan kombinasi antara teknik reduksi Prolate Binary Sequences Selected Mapping (SLM) dan discrete cosine transform (DCT) untuk mereduksi nilai PAPR. Dapat dilihat pada hasil pertama, bahwa SLM Prolate dan DCT dengan subblok 16 memiliki nilai PAPR yang paling kecil dibandingkan dengan yang lain yaitu 7,9522 dB. Kemudian hasil kedua menunjukkan, SLM dengan subblok 32 memiliki nilai PAPR paling kecil yaitu 8,2310 dB. Selanjutnya pada hasil ketiga dan keempat yang membandingkan SLM, SLM dan DCT, SLM Riemann dan DCT, serta SLM Prolate dan DCT, dengan subblok masing-masing 16 dan 32 menunjukkan bahwa SLM Riemann dan DCT memiliki nilai PAPR yang paling kecil yaitu 7,7396 dB dan 7,4694 dB, namun SLM prolate dan DCT memiliki kinerja reduksi lebih baik daripada SLM dan DCT.


PEMBUATAN VIDEO VIEWER SEBAGAI ALAT PENUNJANG KEGIATAN EVALUASI PERKULIAHAN

Author : Mochamad Fatkhur Rohman  , Moh Hasbi Assidiqi, Aliv Faizal Muhammad

Abstrak

Tugas adalah media yang digunakan oleh guru atau dosen untuk mengetahui kemampuan siswa yang telah diajar. Media pengumpulan tugas pun sangat bermacam-macam seperti berbentuk CD, USB drive atau menggunakan media online yakni website. Tapi terdapat masalah yang jika pengumpulan tugas menggunakan media CD atau pun USB drive yakni media tersebut rentan hilang, memakan tempat penyimpanan, dan waktu pengumpulan yang lama karena membutuhkan interaksi satu-persatu dari siswa ke siswa atau siswa ke guru. Media yang terakhir yakni website dapat menjadi sosuli dari permasalahan tersebut. Namun dalam penggunaan website masih banyak dosen atau guru yang mengalami kesulitan dalam hal mengevaluasi tugas video yang telah dikumpulkan karena harus men-download video yang akan dievaluasi terlebih dahulu. Selain itu video yang telah di-download akan membutuhkan banyak storage. Untuk mengatasi permasalahan tersebut kami membuat plug in video viewer untuk website moodle yang berguna untuk memainkan video di website tersebut. Dosen dan guru hanya perlu mengevaluasi dari websitenya saja tidak perlu men-download video yang akan di evaluasi.


RANCANG BANGUN PENANGANAN ARUS INRUSH MENGGUNAKAN SOFT STARTER PADA ENERGIZING TRAFO DISTRIBUSI SAAT PENORMALAN BEBAN

Author : Dofan Adi Pratama  , Indhana Sudiharto, Hendik Eko HS

Abstrak

Trafo distribusi merupakan salah satu asset PT. PLN (Persero) yang penting untuk kelangsungan pendistribusian tenaga listrik bagi pelanggan. Adanya arus inrush dari hasil energizing trafo distribusi merupakan salah satu arus transien yang terjadi ketika peralatan listrik yang menggunakan prinsip elektromagnetik melakukan starting. Arus inrush tersebut memiliki besar sekitar 4-12 kali arus nominal trafo. Munculnya arus inrush ini menjadi salah satu penyebab gangguan pada sisi trafo distribusi yang berdampak pada kerugian di sisi PLN maupun pelanggan, untuk itu perlu adanya tindakan secara preventif dengan memberikan sebuah alat yang mampu menangani munculnya arus inrush pada trafo distribusi. Pada proyek akhir ini bertujuan untuk menangani arus inrush menggunakan soft starter yang didalamnya terdapat ac-ac controller 3 fasa dengan memberikan penyulutan pada komponen TRIAC dimana digunakan untuk mengatur tegangan masukan tetap menjadi tegangan keluaran variabel yang dibantu dengan mikrokontroller Arduino 2560 sebagai pengolah data dari hasil pembacaan sensor arus dan tegangan yang didapatkan setelah melewati ac-ac controller 3 fasa. Sedangkan penormalan penyaluran tenaga listrik setelah penanganan arus inrush pada energizing trafo ini digunakan kontaktor penghubung dan kontaktor by pass. Data yang didapatkan pada arus inrush berbeban tanpa soft starter sebesar 14.1 A, dan dengan soft starter didapatkan arus inrush sebesar 7.2A maka didapatkan penurunan arus inrush sebesar 6.9A ketika diberikan soft starter.