PERANCANGAN SISTEM KENDALI DAN NAVIGASI REMOTELY OPERATED UNDERWATER VEHICLE (ROV) DENGAN METODE PID MENGGUNAKAN GYROSCOPE SEBAGAI REFERENSI
Author : Muhammad Alif  , Taufiqurrahman, Dadet Pramadihanto, Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Penelitian di bidang kelautan sekarang ini perkembangannya sangat pesat terutama untuk observasi mengenai environtment di bawah laut. Salah satunya dengan menggunakan Remotly Operated Underwater Vechile (ROV). Dalam hal ini ROV digunakan sebagai pemetaan bawah air. Untuk itu perlu dilakukan penelitian dalam hal sistem kendali pada ROV agar hasil pemetaan bawah air menjadi maksimal dan bagus. Sistem kendali yang digunakan adalah untuk mengendalikan daya apung (efek bouyancy) dan stabilitas posisi ROV. Sistem kendali ini secara menyeluruh menggunakan metode PID Controler serta menggunakan Gyroscope sebagai referensi. Gyroscope yang berada pada komponen instrumentasi IMU (Inertial Measurement Unit) digunakan untuk mengukur perubahan sudut dari ROV. Pengukuran ini juga digunakan untuk menentukan heading dari ROV. Untuk mengetahui navigasi dari ROV, digunakanlah titik latitude dan longitude pada GPS. Dari titik ini akan didapat track atau perjalanan dari ROV. Dari hasil percobaan, didapatkan bahwa gyroscope dapat digunakan di dalam air dengan persentase error dibawah 5 %. Serta tracking GPS sebagai navigasi dari ROV berupa tampilan interface berbasis web, dengan persentase error mendekati 0% saat berada dipermukaan air.


RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING SUHU, KELEMBABAN DAN TEGANGAN PADA CUBICLE PELANGGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANDROID

Author : Syaiful Ramadhan  , Niam Tamami, Paulus Susetyo Wardhana

Abstrak

Banyaknya cubicle yang terpasang menyebabkan pekerja kesulitan dalam memantau kondisi cubicle karena lokasi yang bervariasi. Sehingga menyebabkan tingkat polusi yang beragam dan perubahan cuaca yang mempengaruhi kondisi cubicle. Selain itu tegangan pada potential transformer (PT) dan supply tegangan heater kurang mendapat perhatian yang cukup. Sumber tegangan heater berasal dari luar cubicle, sehingga petugas tidak dapat mengontrol dengan cepat ketersediaan sumber tegangan. Pembatas yang ada pada pelanggan menggunakan Over Current Relay (OCR), saat terjadi pemakaian beban yang melebihi kontrak atau gangguan padam IML pelanggan, tidak dapat diketahui dengan cepat kapan hal itu terjadi, menunggu informasi dari pelanggan. Pengaplikasian alat ini untuk memantau kondisi cubicle secara online dengan menggunakan android bertujuan sebagai solusi untuk membuat sistem peringatan dini apabila terjadi gangguan pada cubicle. Alat ini akan mengirimkan peringatan kepada petugas yang menggunakan aplikasi android untuk segera mengatasi gangguan yang terjadi. Sistem peringatan yang dikirim berupa peringatan gangguan yang terjadi dan lokasi cubicle, sehingga petugas bisa langsung menuju ke tempat cubicle tersebut. Hasil dari alat ini adalah alat yang teraplikasi di cubicle dan dalam pengujian alat ini di dapatkan bahwa prosentase error pembacaan sensor suhu adalah 1.6%, sensor kelembaban 1.8% dan sensor tegangan 0.17%. Dalam pengiriman data dari mikrokontroller hingga sampai ke aplikasi android sekitar 25 detik.


SISTEM NAVIGASI PENGGUNA ANGKUTAN UMUM DI SURABAYA MENGGUNAKAN GPS BERBASIS ANDROID

Author : Atika Dwi Utami  , Isbat Uzzin Nadhori, Yuliana Setiowati

Abstrak

Angkutan umum atau Lyn di Surabaya memiliki banyak jenis dan rute sehingga pengguna sulit mengetahui Lyn mana yang harus digunakan untuk sampai ke tujuan. Pengguna perlu informasi lengkap tentang Lyn yg harus digunakan dan notifikasi saat harus turun atau berganti Lyn. Dengan Algoritma A* untuk mencari rute terpendek dan GPS untuk alat navigasi dikembangkan aplikasi navigasi pengguna angkutan umum atau Lyn. Aplikasi ini sangat berguna untuk pengguna Lyn karena pengguna dapat mengetahui rute Lyn tercepat untuk sampai ke tujuan dan mendapatkan notifikasi setiap pengguna harus turun atau berganti Lyn.


PENYESUAIAN FASE LAMPU LALU LINTAS BERDASARKAN TINGKAT KEPADATAN KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE BACKGROUND SUBTRACTION

Author : Fajrul Falah  , Nana Ramadijanti, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Indonesia memiliki banyak sekali kota-kota besar yang mempunyai kondisi lalu lintas yang padat seperti surabaya, jakarta, bandung, dan semarang. Padatnya kondisi lalu lintas terutama di daerah persimpangan jalan di kota-kota tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan kendaraan bermotor yang meningkat sangat cepat tanpa diimbangi oleh pelebaran jalan. Sehingga pengaturan yang baik untuk perubahan fase lampu lalu lintas di daerah persimpangan jalan sangat di perlukan mengingat saat ini pengaturan fase lampu lalu lintas yang diterapkan masih berpatokan pada waktu pagi, siang, sore, dan malam. Karena hal tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mendeteksi persentase kepadatan kendaraan yang terjadi di daerah persimpangan jalan dan menghubungkannya ke switch pengatur fase lampu lalu lintas, sehingga waktu perubahan fase lampu lalu lintas dapat menyesuaikan dengan kepadatan kendaraan yang terjadi. Penelitian ini memanfaatkan metode background subtraction melalui media Raspberry Pi untuk mendeteksi kepadatan kendaraan dari video yang telah diambil oleh kamera. Persentase kepadatan kendaraan yang sudah terdeteksi kemudian dibagi menjadi beberapa level berdasarkan intensitasnya lalu simulasi lampu lalu lintas yang telah dibuat akan menyesuaikan fase pergantian waktunya dengan level yang sudah didapat.


SARUNG TANGAN PENERJEMAH BAHASA ISYARAT DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR FLEX

Author : Rian Widya Wicaksono  , Ali Husein Alasiry, Paulus Susetyo Wardhana

Abstrak

Kesulitan dalam berkomunikasi antara penderita tuna-rungu dan tuna-wicara dengan orang normal dapat membawa permasalahan dalam proses integrasi penderita tuna-rungu dan tuna-wicara ke dalam masyarakat luas. Tentu saja permasalahan ini perlu dicari solusi agar proses komunikasi dengan orang yang normal dapat dilakukan secara lancer. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah sarung tangan yang berfungsi sebagai alat penerjemah bahasa isyarat SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia). Karakter bahasa isyarat yang akan digunakan untuk dikenali pada proyek akhir adalah gerakan isyarat yang menyerupai yaitu 1,4,9,B,D,F,K,L,P,Y,Saya Dan Pulpen. Dengan menggunakan metode algoritma neural network backpropagation peneliti telah berhasil menjalankan pelatihan yang dapat mengenali karakter bahasa isyarat tersebut. Sensor yang digunakan pada penelitian ini berupa sensor flex dan accelerometer. Didapatkan hasil persentase keberhasilan pembacaan pada tiap karakter berbeda-beda karena dipengaruhi berbagai faktor salah satunya posisi ketika dari pembacaan gerakan sarung tangan tersebut. Untuk mendapatkan hasil pada penelitian dilakukan pengujian sebanyak 20 kali gerakan tiap karakter, pada karakter 1 dan D rentang persentase keberhasilan pembacaan berkisar di 80%-90%. Lalu pada karakter angka 4 dan huruf B, persentase keberhasilan berada pada rentang 75% -95%. Pada isyarat angka 9 dan F rentang persentase keberhasilan sebesar 85%-95%. Pengujian pada huruf K dan huruf P memiliki persentase keberhasilan pembacaan pada rentang nilai sebesar 85%-95%. Sedangkan pada karakter huruf L dan kata Pulpen, memiliki persentase keberhasilan dengan rentang sebesar 85%-100%. Pada pengujian terakhir yaitu karakter huruf Y dan kata Saya tersebut mendapatkan rentang persentase keberhasilan sebesar 80%-100%. Pada karakter isyarat yang memiliki nilai pembacaan 100%, nilai accelerometer pada saat akusisi data membuat perbedaan nilai terlihat dan mempengaruhi keberhasilan pembacaan karakter isyarat tersebut.