Author : Halida Muthia Palupi , Epyk Sunarno, Dimas Okky A.
Abstrak
Pembangunan pos pantau keaamaan yang didirikan guna mengurangi kriminalitas dan kecelakaan. Beberapa dari pos tersebut didirikan dengan prinsip pos mandiri, seperti dalam pemenuhan kebutuhan listrik yang memanfaatkan penggunaan generator set (genset). Dalam penggunaan genset terdapat beberapa kekurangan, diantaranya adalah dari bahan bakar yang digunakan. Hal tersebut dapat digantikan dengan memanfaatkan energi surya, melalui panel surya yang disimpan pada baterai. Dari pemanfaatan energi surya juga memiliki kekurangan. Maka dari itu kedua sumber listrik tersebut dapat digabungkan, dengan bantuan sebuah alat yang dapat secara otomatis mengubah sumber listrik tersebut atau disebut dengan Automatic Transfer Switch (ATS). Pada alat ini akan membantu dalam peralihan sumber dari dua buah sumber, yaitu sumber utama dari baterai dan sumber cadangan dari genset. Alat ini akan otomatis merubah sumber utama ke sumber cadangan ketika tegangan pada baterai tidak cukup untuk mensuplai beban, dengan waktu switching kurang dari 5 detik.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) BERBASIS FUZZY LOGIC CONTROLLER DENGAN ZETA CONVERTER UNTUK PENERANGAN JALAN UMUM (PJU)
Author : Afifuddin Rizqi , Sutedjo, Endro Wahjono
Abstrak
Penggunaan photovoltaic sebagai sumber energi terbarukan berkembang dengan pesat. Pembangkit photovoltaic memiliki karakteristik arus dan tegangan yang non-linear, memiliki nilai daya maksimum pada tegangan optimal dan tergantung pada kondisi faktor alam sekitar seperti suhu dan radiasi. Sehingga munculnya kekhawatiran kekurangan daya untuk mensuplai lampu Penerangan Jalan Umum. Untuk mendapatkan daya maksimum disetiap iradiasi dari pembangkit photovoltaic menuju beban, diperlukan rangkaian DC chooper yang dikontrol oleh metode pencari nilai daya maksimum (Maximum Power Point Tracking / MPPT). Oleh karena itu, di usulkan MPPT khusus berbasis Fuzzy Logic Controller yang mampu memaksimalkan daya keluran pada PV dengan dilakukan pengaturan oleh mikrokontroler ARM STM32F4 untuk mendapatkan duty cycle yang optimal pada rangkaian Zeta Converter sehingga menghasilkan daya keluaran yang optimal. Hasil dari MPPT Fuzzy akan dibandingkan dengan MPPT P&O. Pada pengujian perangkat lunak untuk time tracking MPPT fuzzy mendapatkan rata – rata 0.024 detik sedangkan MPPT P&O mendapatkan rata – rata 0.043. Kemudian untuk akurasi daya MPPT fuzzy mendapatkan rata – rata 99.603% dan MPPT P&O mendapatkan rata – rata 99.258%. Berdasarkan pengujian integrasi secara perankat keras yang sudah dilakukan MPPT Fuzzy mendapatkan nilai rata – rata akurasi 97.16% terhadap daya maksimal, dan MPPT P&O mendapatkan nilai rata – rata akurasi 91.84% terhadap daya maksimal.
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL DENGAN SPLITTED WINGLETS UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA
Author : Rizal Ibnu Syifa , Setyo Nugroho
Abstrak
Potensi angin di Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan energi listrik domestik. Sumber energi angin sebagai pembangkit listrik tenaga bayu. Pemanfaatan energi angin tidak lepas dari turbin angin. Turbin angin telah berkembang dengan penambahan beberapa komponen maupun variasi. Tujuan utama dari penambahan ini yaitu untuk memperbaiki performa dari turbin angin. Salah satu variasi yang ditambahkan yaitu adalah splitted winglets yang merupakan adaptasi dari sayap pesawat terbang. Splitted winglets berfungsi sebagai pemecah aliran yang terjadi pada belakang sayap pesawat sehingga tidak terjadi aliran balik yang menyebabkan gaya drag. Penambahan splitted winglets pada turbin angin memiliki dampak yang tidak signifikan. Performa turbin angin akan lebih baik bila menggunakan blade tanpa winglets. Namun, penambahan splitted winglets memiliki pengaruh yang bervariasi dengan perubahan sudut pitch. Sudut pitch digunakan untuk menyesuaikan sudut serang udara terhadap blade. Keuntungan penggunaan splitted winglets diantaranya adalah mempercepat kondisi starting rotor turbin angin pada kondisi TSR kecil yaitu pada sudut pitch 100. Selain itu juga dapat memberikan pengaruh terhadap performa Cp yang lebih besar bila berada pada kondisi TSR besar bila dikondisikan pada sudut pitch 00.
SISTEM PEMETAAN JALUR DAN POSISI PADA MOBILE ROBOT MENGGUNAKAN METODE SLAM 2 DIMENSI
Author : Rio Wahyu Prasojo , Taufiqurrahman
Abstrak
Pergerakan lempeng bumi mengakibatkan bencana gemba bumi serta gunung-gunung yang sebelumnya tidak aktif menjadi aktif akibat pergerakan lempeng dan patahan-patahan geologi pada bumi, bencana alam tidak dapat diprediksi sebelumnya. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari bencana alam saat melanda serta dalam bencana alam membutuhkan evakuasi selama dan setelah terjadi bencana alam. Pada tugas akhir ini membahas pemetaan lokasi untuk informasikan ke tim penolong untuk minimalisir waktu yang digunakan untuk mencari korban. Sistem yang dibuat untuk menampilkan GUI peta 2 dimensi serta menggunakan mobile robot sebagai pergerakan sensor Infrared untuk deteksi jarak yang dilewati mobile robot tersebut.serta untuk mengirim data yang didapatkan akan dikirim keserver untuk diolah membentuk titik-titik peta 2 dimensi. Hasilnya sudah didapatkan pembacaan dengan mengunakan sensing sensor dan titik titik membentuk ruang 2 dimensi dengan pergerakan mobile robot yang sudah dipetakan pegerakan dengan jarak 20cm. Penghubung antara sensor dan mobile robot masih menggunakan timer, jadi data scanning masih menyebabkan error pembacaan.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MPPT INTERLEAVED BOOST CONVERTER MENGGUNAKAN METODE OVERALL DISTRIBUTION (OD) – PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) ALGORITHM
Author : Bima Bagus Santoso , Novie Ayub Windarko, Syechu Dwitya Nugraha
Abstrak
Kinerja sistem photovoltaic yang fluktuatif sangat tergantung pada radiasi matahari dan kondisi suhu. Karena alasan ini maka diperlukannya pengoptimasian pada sistem photovoltaic. Saat ini terdapat banyak sekali optimasi photovoltaic menggunakan Maximum Power Point Tracking. Dari sekian banyak metode yang digunakan dalam pengoptimasian, terdapat 2 metode pada umumnya sering digunakan, yaitu metode Artificial Intelegence dan konvensional. Untuk mengatasi permasalahan pada MPPT konvensional yaitu kelemahan dalam pelacakan GMPP saat kondisi kurva PV menghasilkan berbagai macam puncak LMPP dan GMPP. Sehingga pada proyek akhir ini menggunakan algoritma Overall Distribution (OD) - Particle Swarm Optimization (PSO) dengan tujuan meningkatkan kecepatan dan keakuratan pelacakan GMPP dan mengindari LMPP. Sistem proyek akhir ini menggunakan 2 buah panel surya 100 Wp dan interleaved Boost Converter sebagai penaik tegangan. Hasil dari proyek akhir menunjukkan bahwa metode OD-PSO mampu melacak GMPP mencapai akurasi tertinggi diatas 99,9% dengan waktu tracking kurang dari 0,2 detik saat kondisi normal. Sedangkan pada kondisi partial shading dapat mencapai akurasi tertinggi diatas 99% dengan waktu tracking kurang dari 0,4 detik. Selain itu, algoritma OD-PSO dapat meningkatkan daya paling tinggi 19,85% untuk kondisi normal dan 22,79% untuk kondisi shading.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer