Author : Istihari Laksmi Noeraisha , Ali Husein Alasiry, Hendhi Hermawan
Abstrak
kWh(KiloWatt-Hour) meter atau meteran listrik sangat umum dijumpai pada setiap rumah pelanggan listrik. Fungsi dari alat ini adalah menghitung seberapa besar pemakaian energi listrik. Adapun layanan terbaru PLN saat ini adalah sistem prabayar. kWh meter prabayar akan berfungsi setelah kita mengisi token pulsa listrik pin pada meter listrik. Pengisian token pulsa listrik pin saat ini masih dilakukan secara manual yaitu dengan memasukkan pin melalui keypad pada kWh meter yang dirasa kurang efisien. Jika pulsa listrik pada kWh meter akan habis maka akan ada bunyi alarm (“bip-bipâ€) setiap menit pada saat tersisa 5 kWh atau diatasnya dan itu cukup mengganggu kenyamanan. Apabila pulsa listrik benar benar sudah habis maka daya akan terputus secara otomatis dan itu akan mengganggu aktifitas kita jika kita tidak mengetahui alarm peringatan dari kWh meter tersebut. Untuk mengurangi ketidak nyamanan akibat kebisingan dari alarm, keterlambatan dalam pengisian pulsa listrik dan untuk efisiensi dalam pengisian token pulsa listrik maka penulis membuat rancang bangun kWh meter digital prabayar dengan fitur peringatan sisa pulsa listrik dan pengisian ulang melalui sms yang terenkripsi secara chipertext. kWh meter yang digunakan pada proyek akhir ini adalah kWh meter digital prabayar, dengan menggunakan IC ADE7757 sebagai sensor digital. Sebagai pengontrol selanjutnya digunakan mikrokontroler ATMega 16. Ketika pulsa listrik pada kWh meter menunjukkan 5 kWh maka mikro akan mengirimkan peringatan dan beberapa informasi kepada pelanggan melalui sms gateway, dan untuk pengisian ulang pulsa listrik, pin token pulsa listrik akan diinputkan melalui sms dengan dengan menggunakan enkripsi data.
INVESTIGASI PERANCANGAN DAN REALISASI ANTENNA MIKROSTIP PATCH PERSEGI KOMBINASI CELAH DIAGONAL DAN PEMBEBANAN PADA BAND FREKUENSI UHF
Author : Redita Nadhilah Syahadati , Budi Aswoyo, Anang Budikarso
Abstrak
Antenna adalah salah satu alat yang mengubah gelombang terbimbing dari saluran transmisi menjadi gelombang di udara dan sebaliknya. Antenna mikrostip merupakan salah satu jenis antena yang populer saat ini dikarenakan antena mikrostrip memiliki masa yang ringan dan dapat menyesuaikan dengan bentuk perangkat komunikasi. Antenna mikrostip sendiri secara umum dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Elemen peradiasi (Patch) yang pada umumnya terbuat dari bahan konduktor seperti tembaga atau emas yang mempunyai bentuk bermacam-macam diantaraya adalah circular, semicircular, square, triangular, annular ring, dan square, Substrate Dielectric yang biasanya terbuat dari bahan-bahan dielektrik yang berfungsi sebagai media penyalur gelombang elektromagnetik dari system pencatuan, dan Ground Plane yang terbuat dari bahan konduktor yang berfungsi sebagai reflector yang memantulkan sinyal yang tidak diinginkan. Pada proyek ini dibahas perancangan dan realisasi antenna mikrostip patch persegi dengan kombinasi celah diagonal dengan metode untuk mereduksi serta menambahkan chip resistor yang memiliki resistansi 1 ohm sebagai pengganti shorting pin yang bekerja pada frekuensi UHF (Ultra High Frequency) dan memperhatikan hasil karakteristik antena dengan return loss kurang dari -10 dB, VSWR kurang dari 2, serta bandwidth lebih dari 7,6 kHz. Perancangan antenna ini menggunakan software CST Microwave Studio Suite 2018.
PENGENALAN AKTIVITAS MANUSIA MENGGUNAKAN KAMERA KINECT
Author : Muhammad Nauval Ekatrisna , Bima Sena Bayu Dewantara, Dewi Mutiara Sari
Abstrak
Pengenalan Aktivitas Manusia atau Human Activity Recognition (HAR) dibahas dan dipelajari secara luas dan menjadi alat yang efektif dalam komputer visi. Pada pengembangan pengenalan aktivitas manusia telah dilakukan dengan berbagai jenis pendekatan dan menggunakan berbagai jenis sensor atau alat. Salah satu alat yang digunakan dalam pengembangan pengenalan aktivitas manusia adalah kamera Kinect. Kamera Kinect dipilih karena keandalannya dalam menghasilkan data depth dan skeleton tracking yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan aktivitas manusia. Penelitian ini mengusulkan penggunaan kamera Kinect untuk dapat melakukan pengenalan aktivitas manusia dengan menggabungkan fitur sudut skeletal dan normalisasi posisi joint skeleton. Sudut skeletal dipilih karena memiliki hubungan secara langsung dengan aktivitas manusia. Sedangkan normalisasi posisi joint skeleton dipilih karena menghilangkan karakteristik kebergantungan dari skeleton seperti jarak objek dengan Kinect dan inisialisasi posisi awal. Sudut skeletal didapatkan dengan menghitung vektor Euclidian dan besar vektor antara joint pusat dengan joint yang mengapitnya. Untuk normalisasi posisi joint skeleton didapatkan dengan melakukan translasi posisi joint skeleton ke dalam koordinat baru. Posisi koorindat baru menggunakan acuan joint pada tubuh bagian tengah yaitu panggul tengah atau perut. Gabungan fitur tersebut di-learning menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan menghasilkan dataset aktivitas berdiri, duduk dan berjalan. Didapatkan performa keakurasian dari sistem yaitu 96,67% dengan tipe SVM C-SVC dan kernel SVM linear u’*v.
ANALISA KINERJA GABUNGAN TEKNIK REDUKSI PAPR METODE PTS DAN HPA PREDISTORSI PEMODELAN WIENER PADA SISTEM OFDM
Author : Aliva Meidya Kautsar Bebyrahma , Yoedy Moegiharto, Ida Anisah
Abstrak
Sistem OFDM sangat mendukung layanan komunikasi data kecepatan tinggi karena memiliki efisiensi bandwidth dengan performansi terbaik. Salah satu kelemahan utama sistem OFDM yaitu tingginya nilai Peak to Average Power Ratio (PAPR). Nilai PAPR yang besar membutuhkan power amplifier (PA) dengan daerah kerja linier yang lebar untuk mengakomodasi sinyal dengan fluktuasi amplitudo yang besar seperti sinyal-sinyal OFDM. Apabila hal tersebut tidak terpenuhi maka menyebabkan distorsi nonlinear dan pada akhirnya menurunkan performansi OFDM. Maka dari itu, diperlukan skema optimasi yang menggabungkan tenik reduksi PAPR dan predistorsi untuk mengkompensasi distorsi nonlinier pada PA di pemancar sistem OFDM. Pada proyek akhir ini diajukan skema sistem gabungan teknik reduksi PAPR PTS dan Predistorsi HPA model Wiener. Hasil simulasi dari metode reduksi PAPR akan dibuktikan dengan menggunakan kurva CCDF (Complement Cumulative Distribution Function). Sedangkan untuk kombinasi gabungan antara metode reduksi PAPR dan predistorsi akan dianalisa melalui kurva BER. Hasil simulasi pada kurva CCDF probabilitas 10-3 menunjukkan bahwa implementasi teknik PTS dengan subblok 8 mampu mereduksi nilai PAPR sebesar 7,213 dB dan presentase penurunan nilai PAPR mencapai 35,71 %, dimana semakin besar jumlah subblok (V) maka semakin kecil nilai PAPR-nya karena kandidat sinyal dengan nilai PAPR minimum semakin banyak. Pada sistem OFDM-PTS, nilai BER mencapai 10-6 dengan SNR 11 dB pada sistem yang menggunakan teknik predistorsi sedangkan untuk sistem tanpa predistorsi nilai BER hanya 10-3 dengan SNR 30 dB. Untuk sistem yang menggunakan predistorsi dengan variasi jumlah subblok PTS, hasilnya tidak berpengaruh signifikan terhadap BER namun memiliki kecenderungan kinerja lebih baik pada subblok besar. Ketika nilai snr 11 dB, nilai BER sebesar 10-6 pada penggunaan subblok 4, sedangkan pada subblok 8 sudah tidak memiliki error.
SISTEM TERPADU SMARTY NOTIFICATION PENS MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PUSH SERVER BERBASIS MOBILE
Author : Vizzca Indra Pratama , Wiratmoko Yuwono, Akhmad Alimudin
Abstrak
Dalam pengggunaan perangkat mobile dan semakin berkembangnya teknologi informasi. Sebuah perangkat lunak khususnya smartphone mempunyai kemudahan untuk memberikan informasi kepada user melalui pesan berupa peringatan tentang sebuah aktifitas atau remember sebuah event. Teknologi tersebut bisa disebut dengan Push Notification. Salah satu teknologi yang banyak digunakan pada device mobile. Dengan menggunakan push notification server sebuah server bisa berkomunikasi dengan beberapa client menggunakan service yang berjalan di belakang layer aplikasi. Komunikasi yang dibangun antara client dan server bersifat realtime, sehingga pada penelitian ini untuk membangun system dengan label smart campus diharapkan akan memberikan inovasi baru berupa aplikasi berbasis android untuk komunikasi dosen dengan mahasiswa. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan beberapa bahasa pemrogaman diantaranya adalah java dan php didukung dengan socket programming.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer