Author : Ari Hartawan , Zaqiatud Darojah, Didik Setyo Purnomo, Eny Kusumawati
Abstrak
Penelitian ini menyajikan desain dan pengembangan robot pemanjat dinding yang mampu bergerak secara vertikal pada permukaan datar maupun silinder berbahan feromagnetik. Robot dirancang dengan mekanisme penggerak berbasis rantai dan sistem adhesi magnet permanen untuk memastikan kestabilan selama pergerakan di permukaan vertikal struktur feromagnetik. Kajian mencakup perancangan mekanisme penggerak, pemilihan motor dan magnet permanen, serta pengembangan perangkat keras untuk sistem kendali dan transmisi video secara real-time. Selain itu, diimplementasikan sistem kecerdasan buatan berbasis YOLOv8 untuk segmentasi visual dan estimasi luasan area korosi pada struktur yang diinspeksi. Pengujian lapangan pada jembatan penyeberangan di Jalan Ahmad Yani menunjukkan bahwa robot mampu bernavigasi pada permukaan vertikal struktur feromagnetik. Sistem berhasil mentransmisikan serta mengolah video secara real-time, menghasilkan segmentasi tingkat keparahan dan estimasi area terdampak korosi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa robot yang dikembangkan berpotensi menjadi alat bantu inspeksi yang efisien dan praktis pada struktur feromagnetik.
SEGMENTASI DAN KLASIFIKASI PENYAKIT OTITIS MEDIA PADA GENDANG TELINGA MENGUNAKAN CITRA ENDOSKOP
Author : ERSA RESITA , Riyanto Sigit, Tri Harsono, Rosyidiah Rahmawati
Abstrak
Menurut World Health Organization ada 466 juta orang di dunia yang mengalami gangguan pendengaran. Ini lebih dari 5% populasi dunia. Salah satu penyakit yang sering menyerang telinga adalah otitis media, otitis media adalah kondisi area gendang telinga meradang dan terinfeksi. Dalam melakukan pemeriksaan dokter spesialis THT-KL melihat endoskop. Hasil analisis berbeda-beda tergantung dari ketelitian dan pengalaman dokter, sehingga memungkinkan terjadinya human error. Untuk itu pada tugas akhir ini akan dibuat sistem untuk mengsegmentasi dan mengklasifikasi keadaan telinga normal dan telinga yang menderita otitis media dengan mengunakan citra endoskop. Sistem ini dimulai dari input citra gendang telinga yang akan diproses pada tahap pre-processing mengunakan metode cropping untuk menyamakan ukuran image input dan contrast enchacement untuk meningkatkan pencahayaan. Tahap selanjutnya adalah segmentasi, mengunakan metode region of interest (ROI) untuk memfokuskan pada objek dan grabcut model untuk membedakan objek dan background, dengan mengunakan ektraksi fitur berupa warna dan tekstur mengunakan histogram indeks RGB untuk mengetahui perbedaan warna nilai RGB pada gambar dan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) untuk mengetahui tekstur. Kemudian mengklasifikasikan objek mengunakan metode tree decision dengan 90 data training . Dari hasil pengujian yang dilakukan pada 27 data uji, keberhasilan sistem dalam menentukan keadaan gendang telinga didapatkan nilai sensitivitas yaitu 93.75 %, spesifitas 93.75%, presisi 93.75%, nilai prediksi negatif 93.75 % dan akurasi sebesar 92.59 %.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN MELON MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB
Author : Muhammad Miftakhul Aulia Fuad , Yuliana Setiowati, Irma Wulandari
Abstrak
Melon merupakan salah satu buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Melon adalah salah satu tanaman yang mudah terkena penyakit. Hampir semua tanaman melon belum memiliki daya tahan kuat ketika terserang penyakit, sehingga dapat menurunkan kualitas buah melon yang dihasilkan. Kurangnya pengetahuan dan banyaknya penyakit yang menyerang tanaman melon mengakibatkan petani sulit dalam mendiagnosa penyakit tersebut. Dalam penelitian tugas akhir ini, dipaparkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan salah satu cabang dari kercerdasan buatan yaitu sistem pakar yang dapat membantu petani dalam mendiagnosa penyakit tanaman melon. Sistem pakar ini dikembangkan dengan metode forward chaining. Pengembangan sistem pakar berbasis web menggunakan framework YII2 dan MySQL. Sistem pakar merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi masalah diagnosa penyakit pada tanaman melon. Sistem pakar ini dapat mendiagnosa penyakit tanaman melon serta memberikan tindakan penanganan yang dapat dilakukan user.
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 1 FASA MENGGUNAKAN METODE V/F SCALAR CONTROL DENGAN PI CONTROLLER PADA ALAT PENCETAK BAKSO OTOMATIS
Author : Abdul Ilakhoirul Anam , Era Purwanto, Arman Jaya
Abstrak
Kurangnya alat-alat pendukung produksi pada UMKM kuliner bakso menyebabkan produktivitas tidak maksimal, terutama pada proses pembuatan bulatan-bulatan bakso yang biasanya masih dilakukan manual menggunakan tangan. Untuk itu dibutuhkan alat pencetak bakso otomatis yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan pada pembuatan bulatan bakso dengan cara manual. Pada alat ini digunakan motor induksi sebagai penggerak. Motor induksi dipilih karena memiliki efisiensi tinggi, konstruksi yang kokoh, harga yang murah, dan perawatan yang mudah. Ada beberapa cara untuk mengatur kecepatan motor induksi salah satunya dengan metode v/f constant. Pengaturan kecepatan dengan skalar v/f konstan menghasilkan rasio tegangan dan frekuensi yang dijaga konstan sehingga motor induksi memiliki flux maksimum yang selalu konstan saat dilakukan pengaturan kecepatan. Pada proyek akhir ini dirancang sebuah inverter satu fasa untuk pengaturan kecepatan motor induksi satu fasa. Dengan menjaga rasio tegangan per frekuensi keluaran inverter konstan sebesar 4,4 maka akan dihasilkan variasi kecepatan motor induksi dengan torsi puncak yang konstan pula. Motor induksi yang digunakan sebagai penggerak mesin pencetak bakso, mampu menghasilkan 41 butir cetakan bakso dalam waktu satu menit dengan mengatur kecepatan di poros pengaduk dan poros pisau pemotong sebesar 40 rpm.
MAXIMUM POWER POINT TRACKER (MPPT) MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC CONTROLLER (FLC) DENGAN ZETA CONVERTER UNTUK BEBAN INKUBATOR PENETAS TELUR AYAM
Author : Ardiansyah Syahputra , Yahya Chusna Arief, Syechu Dwitya Nugraha
Abstrak
Sebagai sumber daya alam, energi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat dan pengelolaannya harus mengacu pada asas pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, eksplorasi sumberdaya energi lebih banyak difokuskan pada energi fosil yang bersifat unrenewable resources sedangkan energi yang bersifat renewable relatif belum banyak dimanfaatkan. Indonesia memiliki iklim tropis yang hanya mempunyai 2 musim sepanjang tahunnya yaitu musim kering (kemarau) dan musim basah (hujan). Letak geografis Indonesia yang berada di ekuator menyebabkan Indonesia adalah salah satu daerah yang memiliki nilai surplus sinar matahari karena mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Untuk memanfaatkan kelebihan tersebut dirancang sebuah alat yang digunakan untuk memanfaatakan sinar matahari sehingga dapat menghasilkan energi listrik yang tidak akan pernah habis. Digunakan Maximum Power Point Tracker (MPPT) agar daya yang di hasilkan oleh panel surya dapat maksimal dalam kondisi apapun. Keluaran dari panel surya berupa tegangan dan arus yang di ukur oleh sensor ACS712 dan sensor tegangan kemudian di olah menggunakan mikrokontroler STM32F407VG yang berisikan metode MPPT Fuzzy logic controller (FLC). Keluaran dari FLC akan menghasilkan duty circle yang digunakan untuk membangkitkan Pulse Wide Modulation (PWM). PWM akan membangkitkan zeta converter yang digunakan untuk charging batrai 24V/35Ah. Baterai tersebut mensuplai beban lampu untuk menghangatkan ruangan inkubator yang dikontrol dengan relay. Suhu dalam inkubator di jaga konstan yang berkisar 38 - 39°C dan kelembaban inkubator berkisar 52 – 55% RH menggunakan sensor DHT11.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer