Author : Alifia Khansa , Hendrik Elvian Gayuh Prasetya, Erik Tridianto
Abstrak
High Pressure Heater (HPH) memainkan peran penting dalam perbaikan efisiensi termal pembangkit listrik. Tujuan dari HPH adalah memanaskan air umpan sebelum masuk ke boiler. Semakin tinggi temperatur air pengisi yang masuk boiler, maka bahan bakar yang digunakan untuk memanaskan air akan semakin hemat sehingga efisiensi siklus akan semakin besar. Parameter penting dalam kinerja HPH adalah ketinggian permukaan air yang terbentuk akibat kondensasi uap di zona kondensasi. Peningkatan level air mengarah ke penurunan koefisien perpindahan panas keseluruhan di zona kondensasi. Sedangkan ketinggian air yang rendah menyebabkan fluida dua fasa masuk zona sub-cooling sehingga terjadi vibrasi dan korosi pada tube bundle, sehingga dibutuhkan suatu pengendalian pada HPH untuk mempertahankan level air kondensat didalamnya. Oleh karena itu, pada proyek akhir ini dilakukan perancangan pengendalian level air kondensat pada HPH menggunakann pengendali PID. Untuk mendapatkan performa respon pengendali yang baik, dilakukan tuning pada parameter pengendali PID menggunakan metode Direct Synthesis (DS). Performa pengendalian didapatkan dengan melakukan pengujian pada perubahan setpoint dari hasil tuning menggunakan metode DS. Hasil performa yang baik ditunjukkan dengan nilai settling time, maximum overshoot, dan IAE yang rendah. Diharapkan perancangan pengendalian level ini mampu menjaga kestabilan level air kondensat pada HPH dan memberi respon yang lebih baik dari pengendalian yang sudah ada.
OPTIMASI DESAIN DATABASE MATA GARUDA DENGAN MENERAPKAN PARTITION TABLE
Author : Syandu Irdoni , Ferry Astika Saputra, Ahmad Syauqi Ahsan
Abstrak
IDS adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi aksi-aksi kejahatan pada dunia maya. Mata Garuda sebagai interface manajemen event dan informasi keamanan jaringan ( SIEM ) mengalami kesulitan dalam mengelola data intrusi dalam jumlah yang besar. Pada versi terakhir database Mata Garuda yang menggunakan PostgreSQL 9.1 hanya mampu menangani data dalam jumlah 4 - 5 juta event pada beberapa query yang digunakan, selebih itu query akan berjalan sangat lambat. Pada sistem Mata Garuda, data disimpan menjadi beberapa tabel yang ukurannya berkembang sangat pesat, sedangkan padan beberapa referensi, join pada tabel yang berukuran besar sangat tidak direkomendasikan. Selain itu topologi masih menggunakan satu server database OLTP yang mendapat input dari kurang lebih 20 sensor, analisa trend dilakukan juga dilakukan pada database OLTP, sehingga beban ditangan oleh satu server. Oleh sebab itu pada proyek akhir ini akan dilakukan optimasi terhadap desain pengolahan data dari aplikasi Mata Garuda dengan menerapkan Partition Table, memisahkan database transaksi dan analisa, serta melakukan agregasi pada raw data sebelum dilakukan analisa menjadi report. Dari hasil percobaan Partition Table belum berhasil memberikan dampak yang signifikan dari permasalahan yang diangkat, pemisahan server database dengan menambahkan database tersendiri dari setiap sensor memberikan dampak dengan menurunnya beban server, karena beban dibagi di setiap sensor. Penerapan aggregasi pada data sebelum di query menjadi report memberikan efek positif, dengan menyusutnya jumlah row, penghitungan trend menjadi jauh lebih cepat. Secara keseluruhan desain sistem yang diajukan pada proyek akhir ini berhasil memberikan performa yang lebih baik dalam query report yang di butuhkan oleh aplikasi mata garuda.
PEMBUATAN PODCAST DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK EDITING MULTI-SCREEN UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Author : Yeremia Raka Putra Seftian , Novita Astin, Akhmad Alimudin
Abstrak
Kemajuan teknologi komunikasi telah mendorong perkembangan media pembelajaran, salah satunya melalui pemanfaatan podcast sebagai media edukatif yang menarik dan fleksibel. Proyek akhir ini bertujuan merancang dan memproduksi podcast edukasi hukum dasar "Hukum Tanpa Batas" dengan menerapkan teknik editing multi-screen sebagai inovasi media pembelajaran jarak jauh yang interaktif. Proses produksi meliputi tahap pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi menggunakan Adobe Premiere Pro, Adobe After Effects, dan Adobe Audition. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan evaluasi melalui validasi ahli media oleh dua praktisi penyiaran senior Jawa Pos TV serta pengujian pengalaman pengguna menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One-Group Pretest-Posttest terhadap 32 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Hasil validasi ahli memperoleh skor rata-rata 4,18 dari skala 5,00 dengan kategori "Baik". Sementara itu, hasil pengujian pengguna menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 2,30 pada tahap pretest menjadi 4,66 pada tahap posttest, dengan persentase capaian pemahaman meningkat dari 45,90% menjadi 93,19%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan teknik editing multi-screen pada podcast edukatif dinilai layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran jarak jauh yang lebih interaktif, komunikatif, dan efektif.
IMPLEMENTASI JARINGAN MOBILE AD-HOC NETWORK (MANET) UNTUK PENGIRIMAN DATA MENGGUNAKAN PROTOKOL ROUTING OPTIMIZED LINK STATED ROUTING (OLSR)
Author : Mochamad Badi' Romadloni , Amang Sudarsono, Ahmad Zainudin
Abstrak
Jaringan nirkabel pada saat ini mengalami perkembangan. Namun sifat jaringan ini masih menggantungkan diri pada infrastruktur yang ada. Hal ini bisa menjadi kelemahan tersendiri saat kondisi infrastruktur jaringan sedang mengalami gangguan. Mobile ad-hoc network (MANET) diciptakan sebagai antisipasi jika infrastruktur jaringan sedang mengalami gangguan. Dengan jaringan MANET, sistem komunikasi yang dilakukan tidak membutuhkan infrastuktur jaringan karena setiap node bersifat sebagai router. Pada jaringan MANET dibutuhkan suatu protokol routing yang dapat menghubungkan antar node dan memilih rute untuk mencapai destination node. Proyek akhir ini disusun untuk mengetahui kinerja protokol routing optimized link state routing (OLSR) pada jaringan MANET. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengiriman paket data ukuran 300 KB, 600 KB, 900 KB, 1200 KB, dan 1500 KB dari source node ke destination node. Hasil data pengujian menunjukkan bahwa jaringan MANET menggunakan protokol routing OLSR memiliki nilai rata-rata delay 2,11 ms dan rata-rata throughput 1036 KB/s lebih baik daripada jaringan MANET tanpa menggunakan protokol routing OLSR yang memiliki nilai rata-rata delay 2,23 ms dan rata-rata throughput 1008 KB/s. Sedangkan hasil data pengujian berdasarkan topologi, penambahan hop pada jaringan MANET menyebabkan penurunan kualitas layanan di parameter delay dan throughput. Pada parameter delay mengalami peningkatan nilai ditunjukkan dengan nilai rata-rata delay topologi 1 hop sebesar 2,11ms, nilai rata-rata delay 2 hop sebesar 5,17 ms, dan nilai rata-rata delay 3 hop sebesar 7,48 ms. Pada parameter throughput mengalami penurunan nilai ditunjukkan dengan nilai rata-rata throughput topologi 1 hop sebesar 1036 KB/s, nilai rata-rata throughput 2 hop sebesar 650 KB/s, dan nilai rata-rata throughput 3 hop sebesar 181 KB/s.
RANCANG BANGUN SISTEM PENJEJAK OBJEK UNTUK MENGGERAKKAN KERETA BELANJA
Author : Dwiki Aliy Akbar , Setiawardhana, Riyanto Sigit
Abstrak
Robot merupakan salah satu produk elektronika yang saat ini sedang berkembang pesat. Perkembangan teknologi robot ini juga diikuti dengan perkembangan teknologi kamera yang juga sering diaplikasikan pada robot, sekarang kamera juga merupakan komponen penting pada robot, karena dengan penggabungan kamera dan robot, robot dapat beroperasi lebih baik dengan bisa mendeteksi ruang maupun untuk mencari objek dan benda lainnya. Dalam perencanaan proyek akhir ini akan dibuat rancang bangun kereta belanja penjejak objek. Penjejakan yang dimaksud adalah sistem yang dapat membuat kereta belanja untuk mengikuti objek. Dengan cara mendeteksi gambar pada objek yang akan diletakkan pada rompi/jaket yang akan digunakan manusia. Kemudian mengolahnya dengan image processing. Metode yang akan digunakan adalah template matching dan objek yang akan dideteksi adalah warna dan bentuk, hasil warna dan bentuk yang telah dideteksi oleh kamera akan dikirimkan dikirimkan ke PC untuk di filtering. Dan setelah filtering selesai dilakukan kalibrasi dengan trackbar untuk menemukan warna dan bentuk objek dengan baik. Lalu PC akan mengirimkan sinyal ke mikrokontrler Arduino uno untuk menggerakkan motor agar kereta belanja bergerak. Kontribusi yang diharapkan dalam tugas akhir ini adalah dengan adanya proyek akhir ini untuk dapat digunakan pada kehidupan sehari hari. Seperti pada pusat perbelanjaan dan juga ditempat lain.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer