ALAT BANTU GERAK LENGAN UNTUK TERAPI PASCA-STROKE BERBASIS ELEKTROMIOGRAFI (EMG)
Author : Imroatus Sholihah  , Aries Pratiarso, Ahmad Zainudin

Abstrak

Electromyography (EMG) merupakan teknik yang digunakan untuk memeriksa dan merekam aktivitas sinyal otot. Alat bantu gerak lengan untuk terapi pasca-stroke berbasis elektromiografi ini dibuat untuk membantu proses terapi dengan memanfaatkan sinyal otot dari pengguna. Pengguna akan dideteksi nilai ototnya terlebih dahulu untuk diambil nilai rata-rata yang akan jadi nilai setpoint. Nilai setpoint tersebut berguna sebagai nilai batas untuk menggerakkan motor power window. Motor power window dapat bergerak searah jarum jam untuk mengangkat tangan pengguna saat nilai sinyal otot diatas nilai setpoint yang telah didapatkan sebelumnya. Sebaliknya, motor power window dapat bergerak berlawanan arah jarum jam untuk meletakkan tangan pengguna saat nilai sinyal otot dibawah nilai setpoint yang telah didapatkan. Metode kalman filter diterapkan untuk memperhalus sinyal otot yang didapatkan agar gerakan pada motor lebih halus. Nilai setpoint yang didapatkan tiap orang berbeda-beda karena tiap orang memiliki kemampuan otot yang berbeda. Pada buku ini telah didapatkan data nilai setpoint pada beberapa orang dengan beberapa gender dan umur lebih dari 40 tahun. Diharapkan dengan data tersebut dapat menjadikan referensi dalam pengambilan nilai setpoint pada setiap pengguna. Sehingga dengan nilai setpoint tersebut, alat bantu terapi ini telah mampu bergerak untuk membantu pengguna menggerakkan lengan penngunanya.


KONTROL ADAPTIF PITCH-BASED GAIN SCHEDULLING PADA UGV-PR MOBOT UNTUK PENJELAJAHAN MEDAN TERJAL

Author : Muhammad Rafi  , Endra Pitowarno, Mohamad Nasyir Tamara

Abstrak

Turret merupakan senjata yang bisa bergerak baik secara azimuth maupun elevasi. Sebuah turret yang di pasang di Pitch-Roll Mobile robot bisa di seimbangkan dengan memasukan parameter kemiringan atau tilt dan yaw body mobile robot dengan menggunakan IMU dan sensor kompas, yang dimana nantinya ketika berjalan, mobile robot bisa mengikuti pola permukaan tanah, namun pada cannon tetap fokus untuk mengunci sasaran. Peniliti terdahulu [2] pada kontrol PID turret belum di integrasi dengan moile robot. Pada penelitian ini akan di kembangkan kontrol adaptif pitch based gain schedulle pada UGV mobile robot, yang dimana mobile robot melewati daerah adaptif sedangkan pada turet mampu menahan posisi awalnya. Kemudian pengujian pada turret dilakukan simulasi dan aktual, pada pengujian simulasi menggunakan SIMULINK bertujuan untuk mengethui respon sudut azimuth dan elevasi, sedangkan pada penempatan COG (Center of Gravity) dilakukan dengan menggunakan inventor. Selanjutnya adalah membuat prototype turret yang di uji pada mobile robot. Dari penilitian di dapatkan respon sudut azimuth baik secara simulasi maupun aktual mampu mengikuti referensi dengan baik dengan error pada pengujian aktual <5 derajat, sedangkan pada pengujian sudut elevasi secara simulasi mampu mengikuti referensi dengan baik, sedangkan pada pengujian secara aktual terdapat error yang lumayan besar dengan selisih error <10 derajat, besarnya perbedaan pada hasil sudut elevasi simulasi dengan aktual di sebabkan pada simulasi laras atau gun dianggap ideal, untuk laras pada aktual masih terdepat selisih error pada penempatan COG pada poros sehingga laras masih sedikit terpengaruh gravitasi.


PEMBUATAN INFOGRAFIS MENGENAI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 5G DI INDONESIA

Author : Muhammad Yusuf Faizal  , Novita Astin, M. Agus Zainuddin

Abstrak

5G adalah salah satu perkembangan terbaru dalam teknologi broadband seluler. Teknologi ini diciptakan untuk dapat memenuhi kebutuhan pengguna akan layanan internet yang semakin besar. Beberapa teknologi yang sering digunakan saat ini dan diperkirakan akan terus berkembang seperti video conference, Internet of Things, Cloud Computing hingga Mixed Reality membutuhkan akses internet yang cepat dan memiliki latensi yang rendah. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan, 5G sudah sehari-hari digunakan oleh masyarakat umum untuk memenuhi kebutuhan layanan internet melalui perangkat seluler mereka. Sementara di Indonesia sendiri, teknologi ini sangatlah baru sehingga masih asing dikalangan masyarakat umum. Maka dari itu masih banyak sekali potensi dari misinformasi untuk menyebar mengenai teknologi 5G yang berkembang dalam masyarakat umum. Salah satu contoh misinformasi yang berkembang di kalangan masyarakat adalah 5G merupakan salah satu penyebab dari penyebaran COVID19. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat umum mengenai seluk beluk dari teknologi ini. Infografis ini menjelaskan perkembangan teknologi seluler hingga 5G, implementasi pada kehidupan sehari-hari, dan menjawab pertanyaan yang sering muncul mengenai 5G. Informasi tersebut dihimpun dan disajikan melalui sebuah infografis pada website, sehingga masyarakat dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun. Berdasarkan pengujian yang ada, masyarakat merasa setuju atas dibuatnya infografis ini. Meskipun masih mendapat banyak masukan dari ahli praktisi, adanya infografis ini tetap dapat dijadikan sebagai sarana edukasi agar masyarakat dapat lebih mudah memahami berbagai informasi mengenai 5G.


RANCANG BANGUN APLIKASI WIRELESS BODY AREA NETWORK (WBAN) DENGAN E-HEALTH SENSOR

Author : Dimas Jabbar Karim  , M. Udin Harun Al Rasyid, Taufiqurrahman

Abstrak

E-health sensor merupakan salah satu teknologi dari Wireless Body Area Network (WBAN) yang memiliki berbagai macam sensor yang dapat digunakan untuk memeriksa data kesehatan seseorang. Pada penelitian ini melakukan penerapan untuk membuat sensor yang ada pada e-health dapat melakukan pembacaan data dan menyimpanya kedalam suatu database. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor suhu tubuh dan sensor oksigen dalam darah. Metode yang kami gunakan yaitu dengan cara mencetak hasil pembacaan sensor ke serial yang selanjutnya pada aplikasi desktop akan membaca hasil cetakan dari serial tersebut dan membuat visualnya dalam bentuk tabel dan grafik, serta menyimpan data tersebut kedalam sebuah database dan ditampilkan melalui sebuah website dalam bentuk report yang dapat diakses dari jarak jauh. Setelah melakukan beberapa uji coba pada user maka dapat disimpulkan bahwa penerapan teknologi ini telah berhasil dengan dapat diaksesnya report data user tersebut dari jarak jauh.


STUDI PERFORMA BATERAI LFP, LCO DAN NMC PADA APLIKASI BATTERY ENERGY STORAGE SYSTEM (BESS)

Author : Halim Achmad Daffa  , Prima Dewi Permatasari, Joke Pratilastiarso

Abstrak

Battery Energy Storage System (BESS) merupakan sistem penyimpanan energi berbasis baterai yang dapat membantu menyeimbangkan jaringan listrik saat kondisi kurang sesuai untuk pembangkit EBT. Sistem ini sering menggunakan baterai jenis lead acid sebagai penyimpanan energi, namun dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan kapasitas yang naik baterai jenis litium mulai sering digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi dari 3 macam baterai litium yang dapat dipakai pada BESS yaitu LFP (LiFePO4), LCO (LiCoO2) dan NMC (LiNiMnCoO2). Penelitian dilakukan dengan membandingkan energi yang keluar dan energi yang masuk ke baterai dengan menggunakan power logger. Alat tersebut dapat mencatat tegangan, arus, suhu dan waktu pada saat pengisian dan pengosongan baterai. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi dari baterai LCO lebih unggul dari pada efisiensi baterai NMC dan LFP sementara NMC memiliki keunggulan efisiensi pada beban rendah dibanding LFP namun pada beban yang lebih tinggi baterai LFP memiliki efisiensi yang lebih baik dari NMC.