RANCANG BANGUN HYBRID PLTS MENGGUNAKAN MPPT METODE HUMAN PSYCHOLOGY OPTIMIZATION UNTUK SUPPLY TRAFFIC LIGHT
Author : Annisa Anya  , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja

Abstrak

Masalah transportasi di jalur lalu lintas merupakan persoalan yang terus berkembang dan memerlukan solusi berkelanjutan. Salah satu solusi efektif adalah penggunaan traffic light yang ditenagai energi terbarukan. Penelitian ini merancang sistem hybrid Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber utama dan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai cadangan untuk menyuplai daya ke traffic light. Sistem ini dilengkapi pengalihan otomatis berbasis Solid State Relay (SSR) yang mampu merespons sangat cepat, dengan waktu switching dalam orde milidetik, sehingga memungkinkan perpindahan sumber daya tanpa menyebabkan gangguan atau kehilangan daya pada beban. Untuk mengoptimalkan daya dari panel surya, digunakan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) berbasis algoritma Human Psychology Optimization (HPO) yang dikontrol oleh mikrokontroler dan dihubungkan dengan konverter Single-Ended Primary Inductor Converter (SEPIC). Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa seluruh komponen—panel surya, driver MOSFET, SEPIC converter, sensor, SSR, dan Smart Relay—berfungsi baik sesuai desain, dengan efisiensi konversi mencapai 94,23% pada mode buck dan 85,11% pada mode boost. Pengujian integrasi sistem open-loop menunjukkan efisiensi maksimal 92,34%, namun kurang responsif terhadap perubahan iradiasi. Sebaliknya, sistem close-loop dengan MPPT HPO menyesuaikan duty cycle secara adaptif terhadap fluktuasi cahaya, menjaga sistem di titik daya maksimum dengan efisiensi hingga 88,33%. Berdasarkan hasil simulasi, metode HPO juga terbukti lebih unggul dibandingkan metode tanpa kontrol. Efisiensi meningkat dari 98% menjadi 99%, dan error menurun signifikan dari rentang 4,9%–19,7% menjadi hanya 0%–1,1%. Daya masukan (input power) metode HPO juga lebih tinggi, misalnya pada iradiasi 1000 W/m² dan suhu 25°C, daya input meningkat dari 90,5 W menjadi 98,9 W. Performa metode HPO tetap konsisten di berbagai kondisi, termasuk saat iradiasi dan suhu tinggi. Secara keseluruhan, sistem ini mampu menyediakan suplai daya yang stabil, efisien, dan berkelanjutan untuk operasional traffic light. Integrasi metode MPPT HPO dan SSR menghasilkan solusi energi terbarukan yang inovatif, adaptif, serta andal dalam mendukung infrastruktur transportasi modern dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI INVERTER 3 FASA PADA SISTEM PV TERKONEKSI GRID

Author : Nur Rohmat Hadianto  , Fifi Hesty Sholihah, Joke Pratilastiarso

Abstrak

Energi surya merupakan jenis renewable energy yang mempunyai potensi besar di indonesia. Energi surya dapat dikonversi menjadi energi listrik menggunakan PV. Berhubung dengan meningkatnya kebutuhan energi di Indonesia serta diberlakukan feed in tariff oleh pemerintah, maka akan mempermudah untuk jual beli listrik melalui sistem on-grid. Pada penelitian ini membahas desain dan implementasi inverter 3 fasa yang terkoneksi grid. Rangkaian inverter 3 fasa ini menggunakan sinyal sinusoidal pulse width modulation (SPWM) yang dibangkitkan oleh Arduino. Kemudian sinyal SPWM digunakan untuk masukan rangkaian driver IR2113. Pada perancangan ini menambahkan push-pull converter sebagai suplai inverter 3 fasa. Push-pull converter menggunakan sinyal PWM dari IC SG3525. Duty cycle yang dihasilkan dapat diatur sesuai dengan tegangan yang ingin dihasilkan. Rangkaian ini menggunakan high frequency transformer sebagai step up tegangan. Pada variasi tegangan input 36 volt sampai 66 volt menghasilkan tegangan yang stabil pada 440 volt. Pada pengujian sistem menggunakan tegangan grid 175 volt. Sehingga menghasilkan tegangan line-line 311 Vrms dan tegangan line-neutral 179,5 Vrms.


IMPLEMENTASI GEOMETRIC PERSPECTIVE UNTUK APLIKASI SMART MIRROR DENGAN MENGGUNAKAN KINECT

Author : Tita Aprilliawati Putri Santoso  , Halimatus Sadyah, Fahim Nur Cahya Bagar

Abstrak

Keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sangat tinggi, terutama pada kebutuhan pakaian. Pakaian menjadi hal yang penting bagi setiap manusia. Kesesuaian model dan ukuran pakaian juga sangat diperhatikan bagi para konsumen. Di saat para konsumen memilih pakaian yang diinginkan, mereka akan mencoba dan mencari ukuran yang sesuai dengan tubuhnya. Hal tersebut akan menghabiskan banyak waktu. Terlebih lagi apabila para konsumen mencoba banyak pakaian dalam satu waktu. Hal tersebut yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tugas akhir ini sebagai bahan untuk mengembangkan dan memanfaatkan teknologi sebagai salah satu solusi mengatasi masalah tersebut. Smart Mirror berupa Virtual Fitting Room merupakan salah satu teknologi yang memiliki tujuan utama untuk memberikan efisiensi waktu bagi para konsumen. Namun kesesuaian atau pergerakan objek dengan konsumen sangatlah diperhatikan agar dapat merasakan seperti mencoba pakaian secara langsung. Sehingga dibuatlah Implementasi Geometric Perspective untuk Aplikasi Smart Mirror dengan menggunakan Kinect yang diharapkan dapat memberikan kesesuaian maupun pergerakan pakaian yang lebih baik pada objek pakaian dengan tubuh pengguna.


SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA TOKO KELONTONG MBAK ASIYAH

Author : Mochammad Didin Asiyawan Syabani  , Grezio Arifiyan Primajaya, Yesta Medya Mahardhika

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan pengaruh signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk bisnis. Di Toko Mbak Asiyah, proses penjualan dan transaksi masih dilakukan secara manual, menyebabkan berbagai kendala seperti kesalahan dalam transaksi dan pembuatan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi penjualan berbasis web untuk Toko Mbak Asiyah. Sistem ini dikembangkan menggunakan framework Laravel dan Boostrap 5 untuk frontend, MySQL sebagai database Sistem ini mencakup fitur manajemen data produk, transaksi penjualan,. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi proses transaksi, meminimalkan kesalahan manusia, dan mempercepat pembuatan laporan penjualan. Selain itu, sistem ini juga memberikan kemudahan akses bagi pelanggan untuk berbelanja online, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Kesimpulannya, sistem informasi penjualan ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan di Toko Mbak Asiyah


RANCANG BANGUN SOLAR UPDRAFT TOWER DENGAN VARIASI LUAS KOLEKTOR

Author : Varez Soca Elviros  , Erik Tridianto, Fifi Hesty Sholihah

Abstrak

Pemanfaatan renewable energi masih kurang. Salah satunya adalah energi matahari. Ketersediaannya yang tak terbatas dan ramah lingkungan menjadi pilihan yang tepat sebagai energi masa depan. Solar Updraft Tower adalah alat konversi energi panas matahari menjadi energi kinetik. Pada bagian kolektor terdapat absorber yang berfungsi menangkap cahaya matahari dan penutup transparan sebagai wadah udara dan pengarah aliran. Tower digunakan sebagai jalur aliran fluida setelah terkumpul dari kolektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luasan kolektor terhadap kecepatan udara yang dihasilkan dan fenomena konveksi yang terjadi. Solar Updraft Tower yang dibuat memiliki dimensi, tinggi tower sebesar 2 m, dengan diameter sebesar 2 inch. Untuk kolektor berbentuk persegi dan dilakukan pemvariasian panjang sisi sebesar 0.5 m, 1 m, dan 1.5 m dengan tinggi kolektor tetap sebesar 0.01 m. Metode yang digunakan yaitu membuat rancang bangun Solar Updraft Tower sebanyak 3 dengan masing – masing variasi luasan. Pengujian alat dilakukan secara aktual dengan memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber. Pengambilan data dilakukan untuk menghitung besarnya kalor yang terkonversi. Pengukuran temperatur dilakukan secara langsung pada plat (T1), temperatur udara kolektor (T2), temperatur udara sisi masukan tower (T3), temperatur udara keluaran tower (T4 ), temperatur lingkungan (T∞). untuk pengukuran kecepatan diukur pada tower sisi outlet (V1) dan kecepatan lingkungan (V∞) disetiap variasi luasan. Sedangkan besarnya intensitas matahari G (W/m2), mengikuti hasil pengukuran Stasiun Meteorologi BMKG Perak, Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan nilai kalor konveksi dan besarnya daya output yang dihasilkan, ini ditandai dengan meningkatnya kecepatan udara yang dihasilkan saat luasan kolektor diperbesar. Nilai rata–rata intensitas matahari pada hari pengukuran sebesar 1107,1 Watt/m2 dengan hasil tertinggi kalor konveksi rata – rata per satu hari Solar Updraft Tower diperoleh pada variasi panjang sisi kolektor 1.5 m sebesar 712.96 Watt dengan kalor yang mampu diserap udara sebesar 51.391 Watt dengan kecepatan udara rata – rata sebesar 1.2 m/s.