LIVE MIXING AUDIO PERTUNJUKAN FILM DENGAN KONFIGURASI MULTI OUTPUT PADA MIDAS M32R
Author : Gelar Dewa Silva Nanda  , Rachmat Santoso, Novita Astin

Abstrak

Kualitas audio dalam sebuah pertunjukan, termasuk pemutaran film, memegang peranan krusial dalam membangun keterlibatan emosional dan kenyamanan penonton. Permasalahan teknis seperti distorsi suara, kebisisingan (noise), maupun umpan balik (feedback) kerap terjadi apabila manajemen sinyal audio tidak dikelola dengan presisi. Oleh karena itu, penerapan teknik live mixing sangat diperlukan untuk menyelaraskan berbagai sumber suara secara real-time. Proyek akhir ini merancang dan mengimplementasikan sistem live mixing digital menggunakan konsol MIDAS M32R yang terintegrasi dengan Linear Timecode (LTC). Integrasi ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi yang presisi antara elemen audio, pencahayaan, dan tayangan visual. Untuk meningkatkan kedalaman dimensi suara, diterapkan pula konfigurasi surround sound 7.1 yang mendistribusikan efek audio secara spasial dari berbagai arah, didukung oleh sistem crossover untuk pembagian frekuensi suara (rendah, menengah, tinggi) secara proporsional pada masing-masing pengeras suara. Implementasi proyek ini difokuskan pada sebuah pemutaran film bergenre horor, dengan memanfaatkan peralatan yang ada pada Studio Pertunjukan lantai 11. Hasil dari proyek akhir ini menghasilkan keselarasan dalam sebuah pertunjukan, di mana keluaran audio berhasil menyatu secara mulus dengan visual, menciptakan pengalaman sinematik yang seimbang, imersif, dan menyeluruh bagi penonton. Keberhasilan proyek ini secara subjektif divalidasi oleh indeks kepuasan responden yang mencapai angka 81,29% hingga 88% pada seluruh parameter penilaian kuesioner. Hal ini mengonfirmasi bahwa perancangan mapping speaker dengan menempatkan surround side dan surround back secara presisi di sekeliling pendengar mampu menciptakan lokalisasi suara 360 derajat yang nyata


IDENTIFIKASI GANGGUAN OPEN CIRCUT DAN SHORT CIRCUIT PADA INSTALASI PHOTOVOLTAIC ARRAY DENGAN METODE FUZZY LOGIC

Author : Imam Wahyudi  , Irianto, Renny Rakhmawati

Abstrak

Photovoltaic merupakan energi terbarukan yang ketersediannya sangat melimpah. Namun seperti halnya energi yang lain photovoltaic juga tedapat permasalahan yang muncul dalam proses pengembangannya. Gangguan yang sering terjadi pada sistem instalasi photovoltaic array yaitu gangguan open circuit dan short circuit. Gangguan open circuit adalah gangguan yang disebabkan oleh tidak terhubungnya sambungan pada instalasi dan short circuit yang disebabkan oleh tersambungnya kedua konduktor pada photovoltaic. Maka dari itu dirancanag sebuah identifikasi gangguan open circuit dan short circuit pada instalasi photovoltaic array dengan metode fuzzy logic yang nantinya dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan memanfaatkan nilai arus dan tegangan pada setiap panel maka dapat diketahui lokasi dan jenis gangguan yang terjadi pada instalasi photovoltaic array. Pada saat terjadi gangguan short circuit nilai arus pada string yang terjadi gangguan bernilai 0A, kondisi tersebut sama dengan pada saat PV mengalami gangguan open circuit, namun terdapat perbedaan pada sisi tegangan yaitu pada PV yang mengalami gangguan short circuit tegangannya bernilai 0 volt dan PV yang berada 1 string dengan PV yang mengalami gangguan niai tegangannya bernilai 19.9 sampai 20.06 Volt, sedangkan pada PB yang berada pada string yang mengalami gangguan open circuit tegangan keduanya bernilai 19.9 sampai 20.06 Volt. Sehingga untuk dapat mendeteksi letak dan jenis gangguan dilakukan pembacaan arus pada kedua string, dimana ketika pembacaan arus pada string bernilai 0 A, maka pada string tersebut terdapat ganguan short circuit atau open circuit. Untuk mengetahui letak dan jenis gangguan pada string tersenut dilanjutkan dengan pembacaan tegangan pada PV yang berada pada string tersebut, ketika tegangan yang terbaca pada salah satu PV bernilai ) volt maka pada PV tersebut mengalami gangguan short circuit dan ketika tegangan kedua PV bernila 19.9 sampai 20.06 Volt maka pada string tersebbut terdapat PV yang mengalami gangguan open circuit


SISTEM PENAGIHAN DAN PEMBAYARAN GAS PELANGGAN BERBASIS AUTOMATIC METER READING PADA GAS METER DIAFRAGMA STUDI KASUS = PT. CITRA NUSANTARA ENERGI

Author : Fuad Irhandi Wiratama  , Iwan Kurnianto Wibowo, Fernando Ardila

Abstrak

Selama ini pencatatan penggunaan pelanggan Hotel, Restoran, dan Kafe (HOREKA) dari PT. Citra Nusantara Energi masih menggunakan cara pencatatan manual. Cara konvensional yang masih manual ini memiliki kekurangan yaitu masih bergantung pada petugas, menimbulkan kesalahan pencatatan, dan adanya kemungkinan penipuan data. Tujuan dari proyek akhir ini adalah membuat sistem penagihan dan pembayaran gas berbasis web yang dapat diakses oleh karyawan dan pelanggan dimana data penggunaan gas diperoleh dari Automatic Meter Reading (AMR) yang terpasang pada pipa gas pelanggan. Alat ini dapat membaca nilai volume, tekanan, dan suhu melalui sensor-sensor pada pipa gas secara otomatis. Nilai-nilai yang didapatkan akan dikirimkan ke database server secara berkala melalui koneksi GPRS dengan protokol HTTP. Kemudian pada database server, data-data tersebut akan diolah menjadi besarnya tagihan yang dibebankan pada pelanggan melalui notifikasi email dengan protokol SMTP. Dari hasil pengujian yang dilakukan diketahui bahwa AMR dapat membaca parameter gas sesuai dengan kriteria pengujian masing-masing sensor. AMR dapat bertahan dalam keadaan menyala dengan melakukan aktivitas baca, tulis, dan kirim data selama 3 hari 3 jam 45 menit dengan tegangan baterai berkurang sebesar 0,93 Volt. Performa pengiriman data ke database server mencapai presentase keberhasilan yaitu 97%-99% untuk tiap harinya. Sistem penagihan online berbasis web berhasil melakukan pembuatan tagihan baik tagihan periode 1 maupun tagihan periode 2 dengan output berupa berkas PDF dan mengirimkan email ke domain-domain yang berbeda. Dengan sistem ini, dihasilkan peningkatan efisiensi jumlah langkah pembuatan tagihan pelanggan sebesar 57,14% dan pengurangan waktu eksekusi sebesar 99,4%


APLIKASI E-PARKING OTOMATIS BERBASIS QR-CODE UNTUK SOLUSI PENCARIAN LAHAN KOSONG DI AREA PARKIR YANG SIBUK

Author : Dessy Romadhona Pranata Sari  , Prima Kristalina, Haryadi Amran Darwito

Abstrak

Kemacetan pada off street parking di Surabaya masih menjadi masalah yang perlu diatasi, termasuk area parkiran mall. Meski saat ini system off street parking sudah menggunakan struk ber-barcode, namun dalam pencarian tempat parkir, driver masih harus berkeliling mencari slot yang kosong. Akibatnya terjadi kemacetan antrian kendaraan pada parkiran mall. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pada penelitian ini dibuat Aplikasi E-Parking berbasis QR-Code yang dapat memberikan informasi terkait slot kosong terdekat secara otomatis. Aplikasi E-parking menggunakan QR-Code, untuk proses otentikasi check-in dan check-out. Pada proses check-in, sistem merekomendasikan slot terdekat dari pintu masuk gedung mall menggunakan Algoritma Insertion Sort. Serta, sistem dapat melakukan check out secara otomatis dengan pembayaran digital. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrogaman PHP dan javascript melalui software Visual studio Code. Pada pengujian Algoritma Insertion Sort memilki kompeksitas waktu yang cukup efisien untuk sorting data berukuran kecil dan realtime. Dibuktikan dengan n sorting terbesar yakni 66 slot hanya membutuhkan 1.8 second. Pada pengujian performansi aplikasi E-Parking memilki rata-rata nilai performance sebesar 79,5 % diperoleh dari test GTmatrix. Pada pengujian nilai fungsional menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan hasil “valid”, artinya keseluruhan sistem aplikasi dapat berfungsi dengan baik.


SMART CAMERA UNTUK DETEKSI TEKS PADA FOTO MENGGUNAKAN PERANGKAT SMARTPHONE

Author : Andhika Kurniawanto  , Achmad Basuki, Rizky Yuniar Hakkun

Abstrak

Foto digital merupakan sebuah gambar hasil tangkapan kamera digital, termasuk kamera yang terdapat pada smartphone. Dalam sebuah foto, terdapat berbagai macam informasi yang dapat dilihat, baik itu berupa bentuk sebuah benda, informasi berupa tulisan, serta informasi berupa pencahayaan. Informasi berupa tulisan yang terdapat di dalam foto dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam proses pengolahan data pada sebuah sistem, akan tetapi informasi tersebut tidak dapat di ekstrak sebelum dilakukan proses OCR (Optical Character Recognition). Salah satu library yang dapat digunakan untuk melakukan proses OCR adalah Tesseract-OCR. Library ini dapat mengenali teks dalam sebuah foto dan melakukan ekstraksi teks tersebut dalam bentuk karakter. Pada tugas akhir kali ini, akan dibuat sebuah aplikasi untuk melakukan proses OCR dengan memanfaatkan Tesseract-OCR serta penambahan algoritma sehingga menambah tingkat akurasi proses OCR.