RANCANG BANGUN ALAT FERMENTASI BIJI COKLAT (KAKAO) DENGAN PENGATURAN SUHU DAN KELEMBABAN
Author : Arie Cahyono  , Hendik Eko HS, Endro Wahjono

Abstrak

Proses pengolahan biji kakao membutuhkan Fermentasi, Proses ini bertujuan untuk melepaskan biji kakao pulp dan mematikan biji, namun terutama juga untuk memperbaiki dan membentuk citarasa cokelat pada biji. Fermentasi yang dilakukan oleh petani pada umumnya tidak memadai dan menyebabkan kadar biji tak terfementasi (slatty) cukup tinggi dan membutuhkan waktu sekitar 5-7 hari. Pada proyek akhir ini dirancang suatu alat untuk mengoptimalisasi suhu dan kelembaban didalam ruang fermentasi agar sesuai dengan yang dibutuhkan sehingga suhu tetap konstan atau stabil terhadap beberapa gangguan dalam periode waktu yang telah ditentukan. Selain itu juga mampu mengatur proses mengaduk biji cokelat agar dapat melepas pulp dan agar suhu didalam incubator merata. Alat ini menggunakan IC microcontroller ATMEGA 16 dan sensor SHT 11 untuk membaca suhu, serta sensor rotary untuk membaca kecepatan pengaduk. Dengan menggunakan metode PI pada set point suhu 500C dan pengaduk 60 Rpm selama 9 jam proses fermentasi didapatkan hasil nilai ph 3 dan pulp berubah warna menjadi cokelat atau mendekati hasil yang diinginkan. Secara umum proyek akhir ini mampu memproses fermentasi biji kakao dan mengatasi gangguan proses fermentasi seperti perubahan suhu kelembaban.


MONITORING TEKANAN GAS DAN PENDETEKSI KEBOCORAN GAS DI RUANGAN LABORATORIUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH IBNU SINA GRESIK

Author : Dea Masya Sadali  , Paulus Susetyo Wardhana, Moch. Rochmad

Abstrak

Instalasi gas oksigen rumah sakit yang baik adalah instalasi yang tekanan gas nya stabil dan tidak ada kebocoran, sehingga akan menghemat pemakaian gas oksigen dan keamanan pengguna oksigen. Oksigen merupakan konsumsi pokok fasilitas rumah sakit. Sehingga perlu adanya suatu alat untuk memonitoring suatu sistem gas yang berada di dalam suatu ruangan. Pada proyek akhir ini, akan dibuat sebuah sistem monitoring tekanan gas yang akan mengukur gas di dalam suatu ruangan, adapun dengan uji kebocorannya di implementasikan kedalam wujud simulasi seperti kondisi rumah sakit dengan tekanan gas compressor. Perancangan desain instalasi yang tahan bocor merupakan jaminan terwujudnya suatu data tekanan gas yang valid. Data dari sensor tekanan (MPX5700), akan diproses oleh mikrokontroler sehingga didapatkan output data dan ditampilkan PC. Masing- masing outlet akan diberikan sensor flowmeter. Sehingga akan memberikan informasi berapa flow yang akan keluar. Jika didapatkan tekanan yang tidak signifikan akan mengindikasikan suatu kebocoran Dari alat ini, didapatkan bahwa pengiriman data berhasil terkirim secara baik. Data dapat dibaca dengan baik dan ditampilkan dengan prosentasi eror ± 1.67%.


RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI SUHU DAN KELEMBABAN UDARA PADA ALAT PENETASAN TELUR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER

Author : Yuyun Sukamti  , Haryadi Amran Darwito, Hendy Briantoro

Abstrak

Sistem pengendalian suhu dan kelembaban dirancang untuk dapat mengatur dan menjaga suhu serta kelembaban pada alat penetasan telur. Pada proyek akhir ini yang berjudul rancang bangun sistem kendali suhu dan kelembaban udara pada alat penetasan telur menggunakan mikrokontroler ini telah dibuat suatu sistem pengendalian suhu dan kelembaban untuk dapat mengatur dan menjaga suhu serta kelembaban pada ruang penetas telur. Sistem ini digunakan untuk meningkatkan produktifitas penetasan telur di peternakan unggas khususnya telur bebek. Pengendali suhu berbasis mikrokontroler Arduino Uno berfungsi untuk mengukur nilai suhu dan kelembaban di dalam ruangan, mengaktifkan dan mematikan elemen pemanas atau heater dan pendingin atau blower melalui rangkaian relay. Pada sistem ini digunakan sensor suhu dan kelembaban DHT11 dan elemen pemanas berupa lampu bohlam 15 Watt dan elemen pendingin berupa kipas dc 12V. Suhu yang terukur akan ditampilkan pada layar LCD 16x2 dan dilakukan pengiriman SMS Gateway yaitu mengirimkan informasi kondisi suhu dan kelembaban tiap 3 jam sekali. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa sistem ini mampu mengontrol suhu dan kelembaban di dalam inkubator yaitu sebesar 38°C dan 60% serta mampu memonitoring kondisi suhu dan kelembaban secara realtime, yaitu dengan adanya pengiriman sms melalui SMS Gateway. Pada pengujian penetasan telur dengan menggunakan sistem ini menghasilkan prosentase keberhasilan sebesar 91,67% dibandingkan dengan penetasan secara manual menghasilkan prosentase keberhasilan sebesar 83,33%.


RANCANG BANGUN TEKNOLOGI INTEGRATED RICE PROCESSING SISTEM MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY

Author : Ribut Wahyudi  , Sutedjo, Ony Asrarul Qudsi

Abstrak

Lamanya waktu proses pengolahan gabah menjadipadi adalah salah satu permasalahan yang klasik bagi petani padi kususnya persawahan. Selain itu kondisi cuaca yang tidak menentu membuat proses pengeringan menjadi terhambat. Hal ini yang menyebabkan petani lebih memilih menjual hasil panin dan membeli beras karena dirasa lebih praktis. Dari permasalahan-permasalahan yang ada maka dibutuhkan alat yang dapat mempercepat proses pengolahan gabah sampai didapat beras bersih. Disini penulis menggagas suatu alat yang mampu mempercepat proses pengolahan gabah menjadi beras yaitu dengan menggabungkan antara pengering dan pecah kulit sehingga mengurangi waktu pengeringan dan langsung dapat diolah ke dalam mesin pecah kulit. Dalam pengeringan gabah dibutuhkan suhu 50° C yang diatur suhunya menggunakan AC to AC converter dengan kontrol fuzzy. Setelah dalam keadaan kering maka proses selanjutnya adalah pecah kulit gabah yang hampir 70% menggunakan mekanik yang menggunkan motor induksi 1 phasa sebagai penggerak dengan memanfaatkan tegangan jala-jala PLN. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, suhu akan naik menuju set poin selama tuju menit. Suhu akan konstan pada set poin 50° C walaupun kontrol diberi gangguan. Pada sisi inverter kecepatan akan konstan untuk memutar motor induksi satu phasa sebagai pemecah kulit gabah.


INVERTER SATU FASE DC 24V KE AC 220V/50Hz PURE SINE WAVE DENGAN METODE SPWM

Author : Ruwi Zakia Irfan Arif  , Dedid Cahya Happyanto, Eru Puspita

Abstrak

Kebutuhan akan energi yang terus meningkat, serta semakin menipisnya cadangan minyak bumi, menyebabkan manusia terus berusaha mencari sumber-sumber energi alternatif secara umum, dan khususnya dalam produksi energi listrik Berbagai terobosan diperlukan untuk menciptakan teknologi baru yang dapat menggantikan minyak bumi sebagai sumber energi utama saat ini.Pemanfaatan energi listrik dari sumber energi terbarukan seperti energi angin, fuel cell, sel surya, dan lain sebagainya sudah sangat berkembang saat ini di Indonesia. Sayangnya sebagian besar dari energi yang dihasilkan dari pembangkit jenis ini adalah masih dalam bentuk DC sementara beban listrik yang harus dilayani kebanyakan mengkonsumsi energi dalam bentuk AC. Untuk itu diperlukan suatu konverter yang dapat mengubah energi DC menjadi AC. Konverter ini disebut juga sebagai inverter.Baterai sebagai penyimpanan energi dari energi terbarukan selanjutnya masuk inverter .Agar inverter dapat bekerja pada semua peralatan elektronik yang ada di indonesia maka keluaranya 220v dengan freqwensi 50Hz dan mempunyai bentuk gelombang sinus seperti dengan PLN .unutuk meningkatkan efisiensi maka digunakanlah pensaklaran dengan freqwensi tinggi Invereter merubah energi listrik DC dari baterai menjadi listrik AC maka inverter harus bisa menghandel tegangan terendah sampai tegangan tertinggi baterai