PEREMAJAAN WEBSITE PROFIL PERPUSTAKAAN PENS MENGGUNAKAN PRINSIP UI/UX
Author : Andi Rayka Cannavaro Putra Santoso  , Ira Prasetyaningrum, Rengga Asmara

Abstrak

Pada zaman di mana internet menjadi konsumsi sehari-hari, website adalah aset berharga bagi siapapun yang ingin menyampaikan gagasan ataupun citra organisasinya. Sebuah perusahaan atau instansi bisa mempublikasikan visi, misi, sejarah, dan kemajuannya sebagai laporan dan informasi bagi pihak-pihak yang terkait. Dengan demikian, estetika dan aksesibilitas website semakin disoroti. User Interface atau disingkat UI mengacu pada keindahan dan penampilan website. Website profil perpustakaan PENS adalah laman yang digunakan untuk menyajikan informasi tentang perpustakaan, daftar buku, jadwal kegiatan, dan cara peminjaman buku. Pada peremajaan website, penataan elemen-elemen dan pewarnaan website diatur ulang agar memudahkan pengguna untuk menemukan konten yang dicari, membaca isi konten, dan merasa nyaman ketika menggunakan website.


RANCANG BANGUN ALAT SINKRON OTOMATIS MODUL PRAKTIKUM KERJA PARAREL 2 GENERATOR 3 PHASA

Author : Farhan Taufiqi  , Yahya Chusna Arief, Hendik Eko HS

Abstrak

Pada umumnya generator digunakan di perusahaan pembangkit tenaga listrik sebagai pemasok energi listrik kepada konsumen. di Politeknik Elektronika negeri surabaya Generator AC merupakan salah satu materi pembelajaran khususnya diprogram studi Teknik Elektro Industri. Generator AC digunakan dalam mata kuliah dan praktikum Mesin Listrik. Di laboratorium Teknik Sistem Tenaga (TST) PENS Generator ac digunakan untuk simulasi pengoperasian generator di pembangkit dan pengoperasian kerja pararel generator. pada pengoperasaian 2 generator secara pararel dengan metode pengoperasian secara manual adalah suatu hal yang cukup riskan, mengingat bahwa untuk kerja pararel 2 generator memiliki beberapa parameter yang harus di sesuaikan, yaitu tegangan, frekuensi dan beda phasa. memiliki beberapa prosedur kerja yang harus dilakukan secara teliti dan berututan. Dalam pengoperasian kerja pararel generator diperlukan suatu alat sinkronisasi yang dapat digunakan untuk menjalankan 2 generator 3 phasa . Pada proyek akhir ini dibuat alat sinkron untuk kerja pararel 2 generator 3 phasa yang dapat dioperasikan secara otomatis dilengkapi dengan monitoring parameter parameter melalui LCD TFT yang dapat digunakan sebagai modul pembelajaran dan sebagai penyempurna dari praktikum pararel generator. Generator dapat berjalan sesuai prosedur dan resiko dari kerusakan generator karena kesalahan operasional dapat dikuranngi.


GO BOLA : APLIKASI MOBILE GIS LAPANGAN FUTSAL DAN SEPAK BOLA DENGAN MENGGUNAKAN HTML 5 DI WILAYAH SURABAYA

Author : Agus Setiyawan  , Rengga Asmara, Rizky Yuniar Hakkun

Abstrak

Akhir – akhir ini perkembangan penyewaan lapangan futsal cukup pesat. Hal ini disebabkan karena peningkatan penggunaan lapangan futsal semakin meningkat dari tahun ke tahun sehinga pemain sulit menggunakan dan mencari lapangan futsal. Banyak cara untuk memberikan informasi lokasi tentang lapangan futsal khususnya di wilayah Surabaya. Salah satu cara untuk memberikan informasi tersebut dengan Gobola : Aplikasi mobile GIS Lapangan Futsal dan Sepakbola menggunakan HTML 5 di wilayah Surabaya. Aplikasi ini dapat memberikan informasi secara lengkap tentang lapangan futsal kepada pemain. Selain dapat memberikan lokasi dari lapangan futsal tersebut dan dapat menunjukkan navigasi arah yang harus dilewati. Aplikasi ini juga memberikan informasi tentang harga sewa dan nomor telepon. Agar membantu para pemain untuk dapat mengetahui informasi tentang lapangan futsal.


IMPLEMENTASI PROTOTYPE HI FI MENGGUNAKAN PRINSIP UX LAWS DALAM STUDI KASUS DESIGN UI UXGAME RPG LEGENDS OF CRYSTAL

Author : Rafliansyah Alvazaki Viqri Ammarullah  , Ashafidz Fauzan Dianta, Zakha Maisat Eka Darmawan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan prototype high fidelity dengan menerapkan prinsip-prinsip UX Laws dalam desain UI UX game RPG berjudul Legends of Crystal. Dengan meningkatnya permintaan akan pengalaman pengguna yang memuaskan dalam game. Penelitian ini menggunakan metode Design thinking yang terdiri dari lima tahap empati, definisi, ideasi, prototipe, dan pengujian.Pada tahap empati, penelitian dilakukan melalui wawancara dan survei untuk memahami kebutuhan dan preferensi pengguna. Tahap definisi kemudian merumuskan masalah utama berdasarkan temuan tahap empati. Selanjutnya, pada tahap ideasi, diadakan sesi brainstorming untuk menghasilkan berbagai solusi desain kreatif. Prototype Hi Fi kemudian dikembangkan dan diuji pada pengguna sesungguhnya untuk mendapatkan umpan balik yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain UI UX game RPG yang dikembangkan dengan metode Design Thinking mendapatkan tanggapan positif dari pengguna. Pengujian dilakukan melalui kuesioner usability testing menggunakan skala Likert terhadap 30 responden. Dari 16 pernyataan yang mewakili lima aspek utama usability, yaitu Learnability, Memorability, Efficiency, Error, dan Satisfaction, diperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,26. Nilai ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa puas, mudah memahami, dan nyaman dalam menggunakan antarmuka game. Aspek dengan nilai tertinggi adalah Satisfaction, sedangkan Efficiency menjadi aspek yang memiliki ruang untuk perbaikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa desain UI UX game telah usable, namun tetap memerlukan penyempurnaan pada beberapa elemen untuk meningkatkan pengalaman pengguna, terutama bagi pemain pemula


SISTEM INFORMASI LAYANAN SURAT MENYURAT DESA (URUSAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BIDANG KEPENDUDUKAN) STUDI KASUS: DESA TURI KABUPATEN LAMONGAN

Author : M. Haidar Al-Muta'al  , Ferry Astika Saputra, Muhammad Febrian Ardiansyah

Abstrak

Sebagai warga negara, kita diharuskan untuk mengikuti prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan Pemerintah dalam bernegara. Salah satunya yaitu pengurusan surat mengenai kependudukan di Desa. Sejauh ini, Perangkat Desa Turi masih menggunakan aplikasi mircosoft office word untuk membuat surat secara manual yang memungkinkan terjadinya perubahan format surat. Selain itu, pengurusan surat cenderung lama. Dalam perkembangan teknologi yang pesat ini, pelayanan surat-menyurat yang mudah dan cepat sudah menjadi kebutuhan, bahkan tuntutan untuk Desa sebagai salah satu instansi dari Pemerintahan untuk meningkatkan layanan kepada penduduk Desa. Dengan mempertimbangkan hal itu, penulis merancang sistem informasi layanan surat menyurat Desa. Sistem yang bisa melayani penduduk Desa dalam mengurus surat dengan cepat tanpa antri. Sitem ini memroses surat secara otomatis dengan menggunakan format surat yang sudah dirancang sistem ini dan database yang berisikan data penduduk Desa Turi. Data yang disimpan di sistem ini sesuai dengan yang ada di Kartu Keluarga. Sehingga sistem ini juga memudahkan perangkat desa dalam mengolah data penduduk. Penulis juga mendapatkan feedback dari perangkat Desa Turi dan Warga disana yang sudah melihat sistem ini. 6 dari 7 orang sangat setuju dengan sistem informasi ini. Oleh karena itu, sistem informasi ini diharapkan dapat diterapkan digunakan oleh baik untuk meningkatkan layanan surat-menyurat di Desa Turi.