PENGENALAN LABORATORIUM STUDIO TV PERTUNJUKAN DENGAN SPATIAL AUDIO 360 DEGREE
Author : Muhamad Akmal Fairuzdian Syah  , Citra Devi Murdaningtyas, Dwi Susanto

Abstrak

Dengan berkembangnya teknologi multimedia pada zaman sekarang membuat banyaknya inovasi yang telah diciptakan, khususnya di bidang audio dan video pada perindustrian kreatif. Audio dan video merupakan sebuah sarana multimedia untuk berkirim informasi, mengedukasi hingga menghibur seseorang. Terdapat beberapa penerapan inovasi dari sebuah audio digital, salah satunya adalah Spatial Audio. Spatial Audio sendiri merupakan teknologi audio yang membuat efek audio 3D atau pendengar akan merasa seperti berada pada suatu ruangan. Untuk proyek akhir ini, saya akan membuat pengenalan Laboratorium Studio TV Pertunjukan dengan memanfaatkan teknologi Spatial Audio yang diimplementasikan dengan 360 Degree Video. Pada proses produksinya, audio yang sudah direkam akan di mixing dan mastering pada DAW (Digital Audio Workstation), setelah itu audio akan disinkronisasi dengan 360 Degree Video melalui suatu aplikasi encoder. Dibuatnya proyek akhir ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang penggunaan dan fasilitas yang terdapat pada Laboratorium Studio TV Pertunjukan dengan pengalaman baru bagi para mahasiswa PENS berupa video 360 derajat beserta audio spasial. Video ini akan dipertontonkan kepada mahasiswa baru maupun mahasiswa kelas dua untuk memperkenalkan Laboratorium Studio TV Pertunjukan.


PLTMH TURBIN CROSS FLOW DENGAN DUAL NOZZLE BERSUSUN SERI DENGAN SUDUT 180

Author : Mohammad Kelvin Romadhoni  , Joke Pratilastiarso, Fifi Hesty Sholihah

Abstrak

Energi Terbarukan adalah energi yang pada umumnya merupakan sumberdaya non fosil yang dapat diperbaharui dan apabila dikelola dengan baik maka sumberdayanya tidak akan habis. Salah satu jenis energi yang digunakan adalah energy air. Untuk memanfaatkan air tersebut agar bisa menjadi listrik maka kita butuh sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). PLTMH adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air. Turbin air yang biasanya digunakan adalah turbin cross flow karena turbin cross flow ini memberikan kontruksi yang cukup sederhana. Pengujian turbin cross flow ini menggunakan dual nozzle yang bersusun seri dengan sudut 180o dan menggunakan variasi debit untuk pengaruhi performa turbin. Hasil yang didapatkan ketika debit 0,000451 m3/s didapatkan 363,3 rpm sedangkan debit 0,000498 didapatkan 520,6 rpm dan debit 0,000521 didapatkan 731,6 . Sehingga semakin tinggi nilai debit maka nilai rpm semakin bertambah.


SISTEM PREDIKSI STOK ALAT MEDIS DENGAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE DAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING

Author : Luri Shafira Amalia  , Fitri Setyorini, Ira Prasetyaningrum

Abstrak

Kemampuan memprediksi penjualan alat medis merupakan salah satu prioritas dalam meningkatkan layanan dan keuntungan sebuah perusahaan. Saat ini perusahaan PT Wahana Meditech belum menerapkan suatu metode untuk memprediksi penjualan alat medis di masa mendatang, sehingga terdapat sebagian alat medis yang mengalami kelebihan stok dan sebagian alat medis lainnya mengalami kekurangan stok. Keuntungan yang didapat perusahaan juga menjadi kurang maksimal karena perencanaan pendapatan dan pengeluaran yang kurang efektif. Penelitian ini memiliki tujuan merancang dan membangun sebuah aplikasi untuk memprediksi penjualan alat medis pada PT Wahana Meditech di masa mendatang dengan menggunakan metode single moving average serta single exponential smoothing. Penelitian ini menghasilkan sebuah system yang mampu menerapkan metode single moving average dan single exponential smoothing untuk memprediksi jumlah penjualan alat medis pada periode berikutnya dengan menggunakan data penjualan alat medis pada periode sebelumnya. Pengujian hasil prediksi dengan sampel data penjualan 40 produk alat medis menghasilkan 18 produk yang cocok menggunakan metode single moving average dan 22 produk cocok menggunakan metode single exponential smoothing. Hasil uji coba tersebut menghasilkan tingkat akurasi yang berbeda – beda pada tiap produknya. Untuk hasil prediksi terbaik terdapat pada salah satu produk, yaitu Seriscan Normal QCA yang cocok dengan metode single moving average 4 periode dengan persentase error sebesar 9.84 persen sehingga proses prediksi dapat menghasilkan tingkat akurasi sebesar 90.16 persen.


PEMBUATAN PDF ANNOTATOR SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN EVALUASI TUGAS MAHASISWA

Author : Claudio Prathama Nugraha Panungkelan  , Moh Hasbi Assidiqi, Aliv Faizal Muhammad

Abstrak

Media cetak seperti kertas merupakan media yang sering digunakan oleh institusi pendidikan sebagai media pengumpulan tugas. Dosen mengumpulkan tugas dari puluhan siswa untuk dikoreksi atau direvisi untuk kemudian dikembalikan ke siswa. Hal ini mengharuskan dosen dan siswa harus bertemu untuk proses pengumpulan dan juga proses pembagian revisi. Hal ini juga menyebabkan diperlukanya waktu lebih untuk melakukan proses-proses tersebut. Maka dari itu perlu adanya media pengumpulan tugas yang diharapkan dapat lebih efisien waktu. Internet merupakan media yang tidak dibatasi tempat dan waktu. Maka dari itu dibuat Pdf Annotator dengan memanfaatkan media internet. Pdf Annotator merupakan plug in pada media pemgumpulan tugas yang berbasis revisi. Siswa hanya perlu mengirim tugas dalam format pdf yang kemudian dapat dilihat dan dikoreksi secara langsung oleh dosen melalui fitur anotasi yang telah tersedia. Harapannya dengan adanya fitur anotator pada media pengumpulan tugas ini dapat menambah efisiensi pada proses belajar mengajar dan dapat memberikan kemudahan baik untuk dosen maupun mahasiswa.


RANCANG BANGUN ALAT VALIDASI KWH METER 3 FASA ELEKTRONIK

Author : Raphin Irbath Andhika Pratama  , Sutedjo, Eka Prasetyono

Abstrak

Alat Pengukur dan Pembatas atau APP merupakan elemen yang penting dalam proses jual beli tenaga listrik karena pada alat ini merupakan titik dimana transkasi jual/beli tenaga listrik dilakukan. Upaya pemeliharaan Alat Pengukur dan Pembatas pada PT. PLN (Persero) dilakukan untuk memastikan bahwa APP masih dapat bekerja sebagai sistem pengukuran dan sistem pembatas dengan baik dan benar sesuai dengan jangkauan kelas akurasisnya untuk menekan susut nonteknis. Dalam upaya pemeliharaan ini dilakukan kegiatan validasi APP dengan cara pengukuran error pada kWh meter. Validasi pada kWh meter 3 fasa elektronik dilapangan dilakukan dengan cara manual sehingga cara ini dirasa kurang efektif karena dapat menimbulkan potensi kesalahan baca dan kesalahan perhitungan. Dengan Alat Validasi kWh meter 3 fasa elektronik mempermudah petugas lapangan P2TL dan petugas HARMET (Pemeliharaan Meter) membaca daya yang terukur oleh kWh meter dengan pembacaan kedipan indikator impulse kWH meter, yang dibandingkan dengan pengukuran daya di sisi pelanggan melalui modul PZEM-004T pada waktu yang sama sehingga didapatkan nilai error kWh meter apakah sesuai atau tidak sesuai dengan kelas meter. Dari hasil pengujian dengan APP pada kelas 1 rentang error dalam kondisi normal pada rentang kurang dari sama dengan 1 persen, dimana didapatkan dari hasil pengujian pengukuran oleh PZEM-004T mengukur daya total sebesar 222.00 W dan pengukuran kedipan impulse kWh meter mengukur daya sebesar 222.00 W, sedangkan kondisi tidak sesuai disimulasikan kWh meter tidak mengukur salah satu fasa, pengukuran kedipan impulse kWh meter mengukur daya sebesar 186.0 W dan pengukuran modul PZEM-004T mengukur daya total sebesar 291.2 W sehingga rentang error lebih dari satu persen melebihi batas kesalahan pada kelasnya.