Author : Zulfian Nafis , Saniyatul Mawaddah, Mohammad Robihul Mufid, Yunia Ikawati
Abstrak
Penulis bertujuan untuk mengembangkan Sistem Penjualan Ikan Berbasis Web. Sistem ini memfasilitasi pedagang dan konsumen untuk berinteraksi dan juga menigkatkan efisiensi operasional. Pedagang dan konsumen ikan memerlukan sistem penjualan yang efisien untuk meningkatkan interaksi dan efisiensi operasional. Namun, saat ini, masih terdapat kendala dalam proses penjualan ikan secara konvensional. Oleh karena itu, laporan akhir ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Penjualan Ikan Berbasis Web yang dapat meningkatkan efisiensi dan interaksi antara pedagang dan konsumen. Permasalahan dalam sistem penjualan ikan konvensional meliputi kurangnya interaksi antara pedagang dan konsumen, kurangnya efisiensi operasional, serta kesulitan dalam memantau dan mengelola stok ikan. Solusi yang ditawarkan dalam laporan akhir ini mencakup pengembangan platform web yang memungkinkan pedagang untuk memasarkan dan menjual produk ikan secara online, memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian ikan secara mudah dan aman. Diharapkan bahwa sistem penjualan ikan berbasis web ini akan memberikan manfaat signifikan bagi para pemangku kepentingan dalam industri perikanan, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga pemberdayaan konsumen dalam mendapatkan akses lebih mudah terhadap produk-produk ikan berkualitas.
PEMANDU OTOMATIS PENGUNJUNG MUSEUM DENGAN KOMUNIKASI DATA INFRARED
Author : Rizal Aziz , Akuwan Saleh, Rahardhita Widyatra Sudibyo
Abstrak
Informasi yang ada pada objek koleksi museum merupakan tambahan wawasan dan pengetahuan baru bagi para pengunjung. Namun metode penyampaian informasi di beberapa museum di Indonesia yang ada saat ini dirasa masih memiliki keterbatasan pada kuantitas informasi dan jumlah tenaga pemandu museum. Oleh karena itu dirasa perlu untuk membuat sebuah sistem berbasis komponen elektronika untuk menutupi keterbatasan tersebut. Sistem yang dibuat memiliki konsep dimana informasi tentang suatu objek akan disampaikan dalam bentuk suara secara otomatis saat seorang pengunjung melakukan pengamatan terhadap objek tersebut. Karakteristik Line-of-sight dari infrared link digunakan sebagai dasar dari sistem pemandu otomatis ini. Rangkaian pemancar infrared yang diletakkan pada objek museum akan memancarkan data tertentu secara kontinyu. Sedangkan rangkaian penerima data infrared dan audio player diletakkan di sisi pengunjung. Sehingga saat pengunjung melakukan pengamatan, kondisi Line-of-sight dari infrared link akan terpenuhi. Pada kondisi Line-of-sight tersebut, data yang dipancarkan oleh rangkaian pemancar infrared dapat diterima oleh rangkaian penerima data infrared dan menjadi pemicu bagi mikrokontroler untuk memainkan informasi suara yang berkesesuaian dengan objek yang sedang diamati. Pengujian yang dilakukan pada sistem ini meliputi kesesuaian informasi suara yang disampaikan dengan objek yang diamati, jarak minimum dan maksimum pengamatan pengunjung, sudut pengamatan pengunjung serta jarak antar objek yang diperbolehkan. Posisi ideal pengamatan seorang pengunjung terhadap objek museum melalui sistem ini adalah pada jarak pengamatan 30 cm dengan jarak antar objek 30 cm.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENILAIAN ANGKA KREDIT STUDI KASUS POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA
Author : Muhammad Dzaky Mahfuzh , Wiratmoko Yuwono, Muarifin
Abstrak
Jabatan fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dalam hal ini merupakan suatu kewajiban dan keinginan semua Pegawai Negeri Sipil untuk dapat menaikan jenjang jabatan fungsionalnya, karena berkaitan dengan peningkatan pelayanan yang akan diberikan kepada stakeholder dan juga diikuti dengan penghargaan kenaikan pangkat yang mengikuti jabatan fungsional. Namun hal ini menjadi masalah tersendiri ketika persyaratan yang untuk naik jabatan fungsional memerlukan banyak dokumen administratif dan juga tidak didukung adanya sistem yang memudahkan proses kenaikan jabatan fungsional. Banyak dari instansi pemerintahan yang masih menggunakan metode manual dalam melakukan proses kenaikan jabatan fungsional, yang tentunya hal ini memiliki banyak kekurangan di mana sangat boros dalam hal tenaga dan juga bahan baku. Dengan adanya digitalisasi, proses-proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini bisa dibantu dengan adanya aplikasi yang bisa memudahkan dan meringkas proses kenaikan jabatan fungsional. Untuk mengatasi hal tersebut penulis membuat aplikasi dengan tujuan untuk memudahkan proses kenaikan jabatan fungsional yang diantaranya, menyediakan tempat penyimpanan dokumen digital yang terintregasi dengan Management Information System , proses plotting penilaian dan rekapitulasi yang terhubung antara dosen pengusul, penilai, dan reviwer, serta menyediakan halaman penilaian papperless dan responsive untuk memudahkan penilaian yang terhubung menjadi satu dalam suatu aplikasi. Sehingga diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat membantu mempermudah dan mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional sehingga dapat meningkatkan pelayanan karena semakin banyak Pegawai Negeri Sipil khususnya dosen yang memiliki kualifikasi jabatan fungsional tinggi.
APLIKASI PRIORITY-BASED TESTING SYSTEM (PBATS) DENGAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK KLASTERISASI JENIS PASIEN COVID-19
Author : Rifki Fadillah Akbar , Hani'ah Mahmudah, Ari Wijayanti
Abstrak
Masalah yang dihadapi pada pandemi yang terjadi sekarang adalah tenaga medis di Indonesia yang jumlahnya terbatas dalam menangani COVID-19. Orang yang berpotensi mengidap virus ini sulit terdeteksi pada tahap awal orang tersebut terkena infeksi virus. Menurut https://ourworldindata.org/, negara dengan kurva pengidap COVID-19 yang semakin turun menunjukkan bahwa dari variabel testing_per_million lebih besar nilainya dari population_per_million, sedangkan di negara seperti Indonesia, India, dan Italia masih jauh lebih banyak nilai population_per_million-nya. Sayangnya, kapasitas pengujian untuk mendeteksi adanya COVID-19 masih sangat terbatas di Indonesia bahkan di dunia. Hal ini disebabkan salah satunya adalah kurang pahamnya masyarakat terhadap pola penyebaran dari wabah ini. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem prioritas dan untuk menunjang testing mandiri sehingga diharapkan memudahkan tenaga medis menangani calon pasien. Sistem ini menggunakan alur Priority-based Automating testing System (PbATS) dengan pendekatan Machine Learning. Proyek akhir ini mengajukan ide mengenai sebuah sistem pemrioritasan dan testing mandiri yang diharapkan dapat menjawab prmasalahan diatas. Sistem ini dibuat menggunakan alur Priority-based Automating testing System (PbATS) dengan pendekatan Machine Learning menggunakan algoritma K-Means Clustering. Didapatkan sebuah model skenario ketiga yang memiliki akurasi sebesar 86,54% dengan dilakukan external cluster validation. Selanjutnya model tersebut diimplementasikan dengan dibuat layanan API untuk dikonsumsi oleh aplikasi. Selain membantu dalam melakukan prioritas penanganan berdasarkan jenis pasien, juga membuat tenaga medis yang dikerahkan menjadi lebih efektif dan lebih tepat sasaran.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING LAMPU PENERANGAN JALAN BERBASIS IOT
Author : Dian Ulfaturrohidah , Suhariningsih, Moch.Machmud Rifadil
Abstrak
Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah lampu yang digunakan untuk menerangi jalan disaat malam hari. Saat ini, lampu penerangan jalan sudah banyak yang menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi listrik. Akan tetapi, masih banyak lampu jalan tenaga surya yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau mengalami kerusakan. Sehingga dibutuhkan pemantauan atau monitoring tegangan dan arus keluaran dari panel surya, tingkat intensitas cahaya atau luminansi pada lampu, serta kondisi pengisian baterai melalui perhitungan SOC baterai. Dengan memanfaatkan panel surya 100 WP dimana tegangan keluaran yang dihasilkan oleh panel surya yaitu 18 volt akan diturunkan menggunakan buck converter yang dikontrol dengan kontrol PI menggunakan metode constant current – constant voltage dan terdapat satu jenis charge controller yaitu Kontrol PI untuk mengatur sudut penyulutan dari rangkaian buck converter agar tegangan output dan arus output yang dihasilkan konstan sebesar 14,4 V dan 5 A, yang digunakan untuk mencharging baterai 12V/50 Ah, dan dipakai untuk mensupply beban lampu PJU 12 volt/30 watt. Untuk nyala dan matinya lampu diatur oleh sensor ldr, dimana ketika nilai adc dari ldrnya >= 4095 dan tegangan panel >= 18 V menyebabkan lampu dapat menyala. Sebaliknya ketika nilai adc dari ldrnya < 4095 dan tegangan panel < 18 V menyebabkan lampu tidak menyala. Ketika luminansi atau tingkat pencahayaan dari lampu dibawah 50% maka cahaya dari lampu menjadi redup. Data hasil pengukuran dari sensor akan diproses oleh Mikrokontroler dan dikirimkan ke Thingspeak melalui ESP8266 dengan waktu 16 detik setiap data.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer