PERANCANGAN USER EXPERIENCE DAN DESAIN INTERFACE APLIKASI MANAJEMEN UMKM MENGGUNAKAN METODE UX FIVE PLANES
Author : Refano Pradana Yogatama  , Nur Rosyid Mubtadai, Andhik Ampuh Yunanto

Abstrak

Indonesia memiliki banyak UMKM namun masih banyak yang menjalankan usahanya secara tradisional. Serapan teknologi yang minim ini berdampak negatif, terutama pandemi Covid-19 mulai terlihat peralihan pola konsumen ke arah digital, sehingga diproyeksi interaksi langsung di toko akan berkurang. Karena adaptasi teknologi UMKM masih terbilang kecil, diperlukan pengembangan aplikasi dengan memperhatikan User Experienc Penelitian ini mencoba merancang sistem aplikasi kelolaku dikembangkan dengan memperhatikan aspek-aspek user experience dalam lima tahap dari konsep hingga aplikasi jadi. Metodologi tersebut adalah Five Planes yang terdiri dari Research, Scope, Structure, Skeleton, Surface dengan masing-masing planes bertanggung jawab atas aspek UX dan kebutuhan pelaku UMKM. Tahapanpenelitian ini dikembangkan sekaligus dengan mempertimbangkan hukum userexperience. Berdasarkan Hasil pengujian sistem aplikasi, didapat grade SUS B (Di atas 80) dan grade SEQ adalah easy.


PROTOTYPE PENGOPERASIAN MANUVER GARDU INDUK KONFIGURASI DOUBLE BUSBAR DENGAN SISTEM INTERLOCK BERBASIS MIKROKONTROLLER

Author : Muhammad Ilham Rachmadiansyah  , Moh. Zaenal Efendi, Indra Ferdiansyah

Abstrak

Manuver Gardu Induk merupakan pengoperasian yang dilakukan oleh operator gardu induk dalam hal meningkatkan keandalan penyaluran sistem tenaga listrik, dengan keperluan membuat perubahan konfigurasi, pemulihan setelah adanya gangguan, kondisi darurat (emergency) ataupun pelaksanaan pemeliharaan peralatan. Manuver dapat berjalan dengan baik jika memperhatikan prosedur dalam pengoperasian, seperti pengecekan kondisi sempurna pada peralatan switching, pengecekan kondisi tegangan, serta koordinasi antar Gardu Induk. Pada proses jalannya manuver terdapat Sistem interlock yang merupakan proteksi vital dan menentukan pada setiap sistem operasi Gardu Induk. Tanpa Adanya sistem interlock pengoperasian Gardu Induk yang kurang sempurna berpotensi mengakibatkan sering terjadi gangguan dan kegagalan peralatan yang di manuver.. Oleh karena itu diperlukan prototype pengoperasian Gardu Induk yang dapat digunakan operator dalam merencanakan urutan peralatan yang di manuver maupun sebagai modulasi pembelajaran pengoperasian manuver. Untuk merealisasikan hal tesebut, pemodelan prototype ini menggunakan konfigurasi double busbar menyesuaikan pada Gardu Induk Bumi Semarang Baru (BSB) 150 kV. Hasil yang diperoleh dari Proyek Akhir ini Prototype dapat digunakan sebagai simulasi pengoperasian manuver pembebasan tegangan, pemberian tegangan, maupun pemindahan beban yang mampu menjaga urutan manuver sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku dengan Sistem Interlock peralatan switching. Terdapat Liquid Crystal Display yang dapat memonitoring kondisi tegangan dari pembacaan sesor ZMPT101B dan arus dari pembacaan sensor ACS712. Adapun standar kondisi sinkron Busbar 1 dan Busbar 2 saat manuver pemindahan beban adalah ±10% dan standar kondisi tegangan saat manuver pembebasan tegangan adalah bernilai <1 Volt.


STUDI EKSPERIMEN THREE ELEMENT CONTROL PADA TANGKI BAHAN BAKAR DENGAN METODE FEEDBACK – FEED FORWARD MENGGUNAKAN PLC DAN HMI

Author : Ratna Patmasari  , Erik Tridianto, Hendrik Elvian Gayuh Prasetya

Abstrak

Tangki bahan bakar pada pembangkit merupakan salah satu komponen penting dalam suatu proses pembangkitan. Tangki ini akan mensuplai bahan bakar untuk mesin pembakaran. Metode yang digunakan dalam sistem ini yaitu dengan feedback – feedforward dan pengendalian yang digunakan adalah three element control yang mana konfigurasinya terdapat penambahan feedwater flow control. Performansi yang diharapkan adalah secara kuantitas (ditunjukkan dari besar Integral Absolute Error (IAE) yang kecil) dan secara kualitas (maximum overshoot yang kecil, settling time yang kecil dan error steady state yang kecil pula). Serta dengan menerapkan pemodelan Simulink yang mana dapat digunakan sebagai sarana pemodelan, simulasi, dan analisa dari sistem dinamik yang bertujuan menjaga setpoint level sebesar 13%. Dari data yang didapatkan dengan metode Ziegler – Nichols untuk uji eksperimen Kp 7.083 dan Ki 3.823. Dari pengendalian menggunakan PLC dan HMI didapatkan respon ketika set point 12cm dan uji tanpa gangguan yaitu nilai maximum overshoot 0%, nilai IAE sebesar 22.9892, dan settling timenya 20s, dari set point 15cm dengan uji gangguan yaitu nilai maximum overshoot 0%, nilai IAE sebesar 25.316, dan settling timenya 30s.


CHATBOT MANAJEMEN TEST CASE SOFTWARE QUALITY ASSURANCE DENGAN CONTEXT RECOGNITION

Author : Muhammad Hafid Azis  , Nana Ramadijanti, Nur Rosyid Mubtadai

Abstrak

Peningkatan jumlah test case pada proses pengembangan perangkat lunak sering kali menimbulkan kendala dalam hal pencarian informasi yang cepat dan relevan, terutama ketika pengelolaan data dilakukan secara manual tanpa dukungan sistem pencarian yang efisien. Tantangan serupa dihadapi oleh tim Software Quality Assurance di layanan Agree PT Telkom Indonesia, yang harus menangani penambahan test case pengujian. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini mengembangkan chatbot berbasis pendekatan retrieval menggunakan kombinasi metode Text Preprocessing, TF IDF Vectorizer, dan Cosine Similarity. Pendekatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan chatbot dalam mengenali pertanyaan pengguna serta mencocokkannya dengan informasi test case yang paling relevan. Untuk meningkatkan fleksibilitas pencocokan konteks, sistem dilengkapi dengan pengenalan sinonim agar chatbot dapat memahami pertanyaan dengan variasi istilah yang berbeda namun makna yang serupa. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran metrik klasifikasi seperti Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, dan F1 Score, dengan hasil akurasi keseluruhan sebesar 0.88 serta skor rata-rata Precision, Recall, dan F1 Score sebesar 0.89. Selain itu, chatbot mampu memahami pertanyaan dengan kalimat yang kompleks, serta waktu pencarian juga meningkat secara signifikan, dengan chatbot menjawab dalam waktu 3 hingga 5 detik, lebih cepat dibandingkan pencarian secara manual. Sistem ini dirancang sebagai solusi awal otomasi pencarian informasi test case dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut menggunakan pendekatan generatif jika dibutuhkan untuk mendukung pemahaman konteks yang lebih kompleks di masa mendatang.


RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM MONITORING KWH METER DIGITAL DAN PENGISIAN PULSA LISTRIK JARAK JAUH MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS (IOT)

Author : Muhammad Nur Sururi  , Sutedjo, Moch.Machmud Rifadil

Abstrak

Seiring dengan kemajuan teknologi kebutuhan manusia akan listrik semakin meningkat pula. KWh meter merupakan salah satu alat yang sangat dibutuhkan. Akan tetapi kebanyakan masyarakat mengabaikan untuk memonitoring kondisi pulsa listrik pada kWh meter. Maka dari itu peniliti mencoba untuk membuat suatu prototipe sistem monitoring kWh meter digital dan pengisian pulsa listrik jarak jauh mengunakan Internet of Things (IoT). Alat ini dibuat untuk memudahkan pengguna dalam memonitoring pulsa listrik pada kWh meter digital melalui aplikasi android pada smartphone. Dimana, alat akan mengirimkan data pulsa listrik secara real time, dan apabila sisa kuota pulsa listrik tinggal sedikit, maka pengguna bisa melakukan pengisian kode token listrik secara langsung melalui aplikasi android tanpa harus memasukkan token listrik secara manual melalui tombol pada kWh meter. Ketika sisa kuota pulsa listrik tinggal sedikit maka akan memberikan peringatan berupa alarm pada kWh meter. Pada saat pengujian dapat dilakukan monitoring sisa pulsa listrik, pengisian pulsa listrik secara jarak jauh menggunakan internet serta dapat menyimpan riwayat penggunaan sisa pulsa listrik. Hasil perbandingan daya aktif kWh meter digital IoT dengan kWh meter semidigital led 3200 imp/kWh didapatkan nilai prosentase error terbesar pada beban setrika 300 Watt yaitu 1,985 %, nilai error terkecil pada beban lampu pijar 400 Watt yaitu 1,064 %, dan nilai error pada beban total yaitu 1,637 %.