Author : Nasma Aziz Aliy Alkautsar , Lohdy Diana, Arrad Ghani Safitra
Abstrak
Proyek akhir ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh diameter dimple pada receiver terhadap performa kompor tenaga surya tipe tabung. Kompor tenaga surya merupakan salah satu solusi yang menjanjikan dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dalam kompor tenaga surya tipe tabung, radiasi matahari diarahkan menuju receiver yang terletak di dalam tabung untuk menghasilkan panas yang digunakan dalam memasak atau keperluan lainnya. Dalam penelitian ini, dilakukan serangkaian eksperimen untuk mempelajari pengaruh diameter dimple pada receiver terhadap performa kompor tenaga surya tipe tabung. Dimple adalah struktur berbentuk cekungan yang ditempatkan pada permukaan receiver untuk meningkatkan penyerapan radiasi matahari dan meningkatkan efisiensi termal. Diameter dimple memiliki potensi untuk mempengaruhi aliran panas dan distribusi temperatur di dalam receiver. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi desain dan pembuatan prototipe kompor tenaga surya tipe tabung dengan variasi diameter dimple pada receiver. Intensitas radiasi matahari yang meningkat dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi pemanasan pada kompor tenaga surya. Variasi 3 mencatat efisiensi tertinggi sebesar 8,542%, meskipun menerima sedikit radiasi matahari lebih rendah sekitar 999,7 W/m². Hal ini menunjukkan bahwa meskipun menerima sedikit radiasi matahari lebih rendah dibandingkan variasi lainnya, kompor tenaga surya pada Variasi 3 dapat menghasilkan efisiensi yang terbaik. Hasil ini menggambarkan bahwa kompor tenaga surya merupakan solusi yang efektif untuk pemanasan air.
APLIKASI PENANDA JALAN RUSAK DI KABUPATEN SIDOARJO BERBASIS MOBILE GIS PADA SMARTPHONE ANDROID
Author : Bujang Trisna Herlangga , Ahmad Syauqi Ahsan, Muarifin
Abstrak
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang menghubungkan setiap daerah di setiap negara. Dalam pemeliharaannya sering kali menemui permasalahan yaitu adanya lubang atau permukaan yang tidak rata sehingga bisa dikatakan jalan tersebut mengalami kerusakan. Pada Dinas Pekerjaan Umum Sidoarjo yang mengatur dalam pemeliharaan jalan di Sidoarjo sangat memerlukan informasi mengenai lokasi jalan rusak. Selama ini pengumpulan informasi menggunakan cara dengan observasi langsung di lapangan. Penerapan teknologi informasi dalam kasus ini dapat dilakukan dengan membuat suatu aplikasi baru menggunakan platform android. Aplikasi tersebut digunakan sebagai media pelaporan masyarakat untuk melaporkan bilamana menjumpai jalan rusak. Laporan tersebut akan dikirim dan disimpan pada server sebagai informasi lokasi jalan rusak. Dengan begitu kebutuhan informasi jalan rusak dapat terpenuhi dan kondisi jalan bisa tetap baik.
PEMETAAN LAHAN PERTANIAN UNTUK MENDETEKSI HAMA PENYAKIT TANAMAN (HPT) BERBASIS DRONE
Author : Gita Pratama Ardinata , Aries Pratiarso, M. Zen Samsono Hadi
Abstrak
ABSTRAK\r\nPenggunaan drone dan teknologi deep learning telah menyediakan sarana untuk mengamati lahan pertanian dengan lebih efisien dan akurat. Namun, identifikasi hama dan penyakit tanaman secara manual masih merupakan proses yang lambat dan berpotensi menimbulkan kesalahan manusia. Penelitian ini akan menganalisis potensi algoritma YOLO untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan infeksi tanaman pada pandangan udara dari citra satelit drone, dan mengusulkan sistem pemetaan lahan pertanian berbasis drone untuk mendeteksi hama dan penyakit tanaman secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tersebut menciptakan peta interaktif lokasi plot dan jenis infeksi dengan akurasi yang sangat tinggi, di mana hasil terbaik dicapai dengan konfigurasi YOLOv8m dengan F1 Score 98,3% yang memungkinkan petani untuk mengambil keputusan yang tepat waktu dan terinformasi.\r\n
HYBRID ENERGY DENGAN MULTI-INPUT BUCK CONVERTER MENGGUNAKAN ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK CHARGING BATTERY
Author : M.Taufik Imam Hidayat , Moh. Zaenal Efendi, Farid Dwi Murdianto
Abstrak
Sistem hybrid adalah penggabungan dua buah atau lebih dari sumber energi. Sumber energi yang paling banyak digunakan adalah panel surya dan baterai. Sebagaimana yang kita ketahui sumber energi panel surya memiliki arus dan tegangan berubah-ubah bergantung pada iradiasi dan suhu. Disisi lain ketika sumber energi panel surya dan baterai digabungkan dalam satu bus DC maka akan terjadi osilasi dan ketidakseimbangan tegangan. Selain itu ketika kedua sumber energi menghasilkan tegangan yang melebihi batas maksimal dari baterai maka dapat menyebabkan overcharge sehingga dapat mengurangi lifetime dari baterai. Untuk mengatasi tegangan dan arus dari panel surya yang berubah-ubah maka diperlukan suatu DC-DC Converter. Sementara untuk mengatasi osilasi dan ketidakseimbangan tegangan dapat dilakukan dengan merancang suatu sistem kontrol yang tepat. Sedangkan untuk mencegah terjadinya overcharge pada baterai diperlukan pemilihan metode charging yang sesuai. Maka dalam penelitian ini diusulkan sistem hybrid dengan multi-input buck converter menggunakan kontrol ANFIS untuk charging battery dengan metode CC-CV. Dari hasil pengujian secara perangkat lunak dan perangkat keras kontrol ANFIS mampu menjaga arus dan tegangan sesuai setpoint sebesar 3A dan 14.4V dengan nilai error kurang dari 5%. Melalui pengujian perangkat lunak kontrol ANFIS juga mampu mengubah kondisi dari CC ke CV dimana perpindahan CC-CV terjadi saat tegangan baterai mencapai 14.4V.
IMPLEMENTASI PERTURB AND OBSERVE MPPT PADA OPTIMASI DAYA PANEL SURYA UNTUK CHARGING BATERAI LITIUM ION
Author : Rikartin Malinda Sari , Eru Puspita, Ardik Wijayanto
Abstrak
Selama ini, kebutuhan listrik bergantung pada energi fosil, sedangkan ketersediaan energi fosil tersebut menurun seiring berjalannya waktu dikarenakan energi fosil merupakan energi yang tidak dapat diperbaharui. Sehingga penggunaan energi terbarukan digadang akan menjadi pengganti energi fosil dalam pemenuhan energi listrik dikarenakan ketersediaannya yang selalu ada dan lebih ramah lingkungan. Salah satu energi terbarukan tersebut adalah energi matahari. Energi matahari dikonversi menjadi energi listrik dengan menggunakan Photovoltaic cell atau sering disebut dengan panel surya. Didalam penggunaan panel surya, juga terdapat kendala yang dihadapi salah satunya yaitu tegangan dan daya output panel surya yang berubah-ubah sesuai dengan intensitas sinar matahaari yang diterima dan temperatur sekitar sehingga daya yang disalurkan pada beban tidak pada kondisi maksimal. Oleh sebab itu, diperlukan teknik Maximum Power Point Tracker (MPPT), sehingga panel surya dapat bekerja pada daya maksimum. Dari beberapa algoritma pada MPPT, algoritma Perturb and Observe (P&O) adalah algoritma yang cukup sering digunakan serta pengimplementasian yang mudah. Dari sistem yang telah diracang dengan penggunaan algoritma Perturb and Observe (P&O) pada teknik Maximum Power Point Tracker (MPPT) didapatkan tingkat keberhasilan sebesar 98,2 % dalam mencapai daya maksimal dari panel surya.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer