RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI PARTIAL SHADING PADA PHOTOVOLTAIC ARRAY DENGAN MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS)
Author : Aliefian Dio Julianto  , Hendik Eko HS, Eka Prasetyono

Abstrak

Salah satu kondisi abnormal pada photovoltaic array PV array yaitu tertutupnya permukaan modul PV oleh akumulasi kotoran pada permukaan modul PV. Kotoran tersebut diantaranya disebabkan oleh akumulasi debu, kotoran burung, adanya bayangan dari pohon atau daun yang jatuh di atas permukaan modul PV. Hal ini mengakibatkan adanya gangguan partial shading dimana terjadi penyinaran iradiasi yang tidak merata pada permukaan modul PV sehingga terjadi penurunan output daya pada PV array jika dibandingkan dengan kondisi normal. Untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem array PV, sistem pemantauan otomatis diperlukan untuk memantau kondisi array PV secara real time . Dengan pemantauan otomatis secara real time Maximum Power Point Tracking MPPT dengan Perturb And Observe Algorithm P&O untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan keluaran daya sampai pada Global Maximum Power Point GMPP atau daya maksimalnya. Dimana dapat menampilkan arus, tegangan, daya maksimum Pmax, daya rata- rata Pave dan Tracking time pada sebuah alat. Sehingga dari sistem yang telah dirancang dapat mengimplementasikan sistem MPPT dengan target 90 persen dari daya maksimal panel surya 40 WP yang terhubung seri paralel yaitu 40 Watt, pada hasil implementasi daya MPPT algoritma P&O menghasilkan daya maksimal 38,15 Watt dengan effisiensi 95,37 persen pada sistem implementasinya. Dengan kenaikan daya rata rata 26,51 Watt dari kapasitas daya minimum, dengan perancangan konverter yang mencapai effisiensi 80 persen. ANFIS digunakan untuk memprediksi kondisi array PV. Arsitektur ANFIS yang diasumsikan bahwa fuzzy inference system memiliki dua input x dan y, output tunggal f. Untuk urutan pertama dari model fuzzy Sugeno, rule atau aturan umumnya ditetapkan dengan dua fuzzy if then. Parameter yang digunakan yaitu titik operasi daya sebagai input ANFIS dan logika sebagai output ANFIS. Algoritma yang diusulkan diuji dengan mensimulasikan sistem array PV pada software MATLAB yang dilengkapi dengan metode anfis. Algoritma yang diusulkan terbukti efektif dalam mendeteksi kondisi array PV dengan perubahan iradiasi yang cepat dan berhasil membedakan antara kondisi daya normal dan daya partial shading.


ALAT PEMARUT SINGKONG MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR DC DENGAN KONTROL PID

Author : Mohammad Yogi Diantoro  , Ainur Rofiq, Syechu Dwitya Nugraha

Abstrak

Singkong merupakan salah satu bahan makanan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. mulai dari sari pati singkong sebagai bahan untuk pembuatan tepung tapioka hingga hasil parutan singkong sebagai bahan dasar pembuatan aneka jenis makanan tradisional maupun modern. Proses pemarutan singkong merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembuatan tepung tapioka dan aneka jenis makanan karena hasil parutan singkong harus menghasilkan kualitas yang baik. Proses pemarutan singkong yang ada di masyarakat rata-rata masih manual atau tradisional, namun sudah ada yang menggunakan mesin listrik atau penggerak lain yang dalam pengoperasiannya mempunyai nilai efesiensi yang masih rendah karena memerlukan konsumsi daya yang besar. Oleh karena itu diperlukan pemarut singkong yang memiliki efesiensi dan produktifitas yang tinggi dan mempunyai kecepatan putar motor yang konstan. Pada proyek akhir ini bertujuan untuk mengontrol kecepatan motor supaya konstan sehingga didapat efesiensi yang tinggi. Kecepatan motor dikontrol menggunakan kontrol logika PID berbasis mikrokontroler dengan. Kontrol PID pada plant pemarut dengan parameter Kp = 15, Ki = 10, dan Kd = 0.005 digunakan untuk set point 700 RPM.


SISTEM MONITORING DISTRIBUSI DAN VOLUME AIR PADA KENDARAAN JASA PENGIRIMAN AIR BERBASIS GPS LOGGING

Author : Rahmat Hidayat  , Ali Husein Alasiry, Paulus Susetyo Wardhana

Abstrak

Pada akhir-akhir ini, sistem keamanan pada kendaraan masih belum cukup efektif untuk menangani terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara pengiriman air bersih. Dimana kita tidak dapat memantau kondisi tangki dan posisi kendaraan sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang mampu menyediakan informasi berupa posisi dan informasi pendukungnya melalui media internet. Sistem ini memanfaatkan teknologi GPS Logging dengan modul GSM didalamnya dan API Google Map. Sensor dan receiver satelit pada modul GPS logging dapat berfungsi sebagai pemonitoring pengambilan data yang dapat memberitahu dimana lokasi kendaraan. Modul SIM 300 tersebut menerima data lokasi dari GPS kemudian dikirimkan melalui GPRS dan menginputkan langsung pada database aplikasi logging berbasis web. Aplikasi logging membaca data koordinat pada database atas permintaan dari user dan menggambarkan posisi distribusi dari truk tangki muatan air menggunakan Google Map, hasil pembacaan posisi mempunyai akurasi error jarak rata-rata sebesar 3-9 meter.


SISTEM PENGUKURAN LEVEL STRES PADA MANUSIA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI WIRELESS BODY AREA NETWORK DENGAN FUZZY LOGIC

Author : Arif Widiatmoko  , Amang Sudarsono, Rahardhita Widyatra Sudibyo

Abstrak

Stres merupakan respon yang dialami oleh setiap kalangan umur, terutama pada usia dewasa dimana pada usia ini seseorang dituntut untuk produktif. Stress dapat mempengaruhi kondisi tubuh. Jika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan melakukan reaksi untuk merespon penyebab stres. Reaksi yang dialami diantaranya detak jantung meningkat, tekanan darah naik, pernafasan menjadi cepat, dan telapak tangan akan mengeluarkan keringat dingin. Sistem pengukur level stres pada manusia merupakan sistem yang digunakan untuk mengukur seberapa tinggi level kejenuhan dan ketegangan pada manusia dengan memperhitungkan suhu tubuh dalam satuan derajat celcius dengan menggunakan Body Temperature sensor , tekanan darah dalam satuan mmHg(milimeter Hemoglobin) dengan menggunakan Blood Pressure sensor, Galvanic Skin Resistance yang mendeteksi konduktivitas kulit hasil resistasi kulit dari dua jari tangan dan detak jantung dalam satuan beat per minute dengan menggunakan Pulse and Oxygen in Blood sensor(SPO2). Sistem ini menggunakan Wireless Body Area Network (WBAN) yang mengirimkan data dari setiap sensor tersebut melalui media nirkabel(wireless) ke data center yang melalui suatu gateway. Data yang disimpan kemudian diproses agar menghasilkan satu output yang menunjukan kondisi dari stress seseorang. Terdapat beberapa level kondisi yang dapat dilihat user melalui mobile. Dapat terukur kondisi pasien dengan keluaran tingkat stres adalah tegang dengan nilai fuzzy 80.49% .


IMPLEMENTASI OPTICAL CHARACTER RECOGNITION BERBASIS WEBSITE UNTUK SISTEM PENGISIAN DATA DIRI PEGAWAI DAN PERPANJANGAN MASA KERJA PADA PT. DIRGANTARA INDONESIA

Author : Lutfi Zadeh Filoshof  , Saniyatul Mawaddah, Agung Teguh Setyadi

Abstrak

PT. Dirgantara Indonesia sebagai perusahaan manufaktur pesawat terbang secara rutin menerima ratusan pegawai, peserta magang, dan kontraktor setiap bulan, sehingga membutuhkan proses registrasi yang efisien. Sistem registrasi saat ini hanya mendukung pengisian data secara manual dan belum memiliki fitur perpanjangan masa kerja maupun pembatalan status, membuat proses administrasi lambat dan rentan kesalahan input. Penelitian proyek akhir ini mengajukan sistem berbasis website yang mengimplementasikan teknologi Optical Character Recognition (OCR) guna mengotomatisasi pengisian data diri dan perpanjangan masa kerja pegawai, dengan empat fitur utama: pemindaian Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk pengisian data otomatis, pemindaian ID card untuk pengisian nomor registrasi, perpanjangan masa kerja, serta pembatalan status oleh admin. Orisinalitas penelitian ini terletak pada integrasi keempat fitur tersebut dalam satu sistem, serta penggunaan metode ekstraksi data berbasis Region of Interest (ROI) dengan koordinat tetap pada setiap field dokumen. Pemilihan engine OCR dilakukan secara sistematis melalui pengujian komparatif terhadap docTR, EasyOCR, KerasOCR, PaddleOCR, dan Tesseract, dievaluasi berdasarkan Character Error Rate (CER), waktu eksekusi, dan kecepatan baca karakter. Grid search terhadap parameter preprocessing citra juga diterapkan untuk menguji potensi peningkatan akurasi. Hasil pengujian membuktikan PaddleOCR memberikan akurasi terbaik dengan CER 4,94% pada KTP dan 50,5% pada ID card, sementara grid search tidak memberikan peningkatan signifikan sehingga sistem akhir tetap menggunakan parameter default. Uji kepuasan pengguna menggunakan System Usability Scale (SUS) terhadap 22 responden (pegawai dan mahasiswa) menghasilkan skor rata-rata 70,34, masuk kategori Grade C dengan peringkat Good, membuktikan sistem beroperasi ramah pengguna dan efektif mempercepat proses administrasi kepegawaian.