Author : Oktavian Rizki Abdillah , Akuwan Saleh
Abstrak
Pada budidaya tanaman dengan media tanah, tanaman memperoleh unsur hara dari tanah, tetapi pada budidaya tanaman secara hidroponik, tanaman memperoleh unsur hara dari larutan nutrisi yang dipersiapkan khusus. Nilai pH larutan nutrisi perlu diupayakan berada pada kisaran 5,5 sampai 6,5 untuk tanaman yang dibudidayakan. Nilai Electrical Conductivity (EC) larutan nutrisi harus disesuaikan dengan umur tanaman dan fase pertumbuhannya. Dengan demikian diperlukan pemantauan atau monitoring secara berkala terhadap larutan nutrisi agar tanaman dapat tumbuh baik dan optimal. Dalam tugas akhir ini dibangun sistem monitoring kondisi larutan nutrisi tanaman hidroponik beserta pengambilan keputusan kualitas larutan nutrisi menggunakan metode logika fuzzy. Data yang diukur oleh sensor-sensor seperti suhu, pH dan EC pada larutan nutrisi akan dikirim ke database server menggunakan komunikasi TCP/IP. Kemudian data sensor yang diterima dan tersimpan di database server dapat diakses oleh user melalui web. Dengan memanfaatkan sistem ini kondisi larutan nutrisi hidroponik memiliki status yang berbeda-beda tiap waktu. Suhu air larutan nutrisi dengan suhu diatas 26 derajat celcius, ph 6.02 – 6.13, dan ec 1.43 – 1.78 menyebabkan sistem mengambil keputusan kondisi larutan nutrisi, cenderung memiliki status bahaya. Suhu air larutan nutrisi dengan suhu berkisar 24.5 – 25.38 derajat Celsius, ph 6.12 – 6.27 dan ec 1.23 – 1.43 menyebabkan sistem mengambil keputusan kondisi larutan nutrisi memiliki status medium.
RANCANG BANGUN PEMBERSIH DEBU OTOMATIS PADA PANEL SURYA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA
Author : Rachmad Maulana Ramadhan , Hendik Eko HS, Moh. Zaenal Efendi
Abstrak
Banyaknya penggunaan panel surya untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga menyebabkan panel surya memerlukan alat penunjang untuk meningkatkan kinerjanya. Penyebab turunnya kinerja panel surya salah satunya adalah akumulasi debu pada permukaan panel surya, sehingga berbagai cara terus dikembangkan agar panel surya dapat bekerja secara maksimal. Proyek akhir ini bertujuan untuk membuat alat pembersih debu otomatis pada panel surya. Penelitian ini menggunakan 2 buah Panel Surya 50WP sebagai percobaan awal. Alat pembersih debu ini tersusun dari 3 subsistem, yaitu Subsistem pendeteksi terdiri dari sensor tegangan dan sensor arus untuk mendeteksi daya panel surya. Subsistem pengendali menggunakan mikrokontroller ATMega16 dan konverter Basic Switching. Subsistem penggerak menggunakan 3 buah motor DC untuk menggerakkan alat. Berdasarkan hasil penelitian pada kondisi ideal daya panel surya akan turun sebesar 35% jika satu bulan tidak dibersihkan, untuk hasil pengujian dilapangan panel surya hanya mampu mengeluarkan daya sebesar 68 Watt. Pada saat terbebani charging ACCU 45 Ah kondisi normal panel surya mengeluarkan daya 55 Watt, sedangkan saat kondisi kotor panel surya hanya mampu mengeluarkan daya sebesar 20-30 Watt. Setelah dilakukan pembersihan dengan alat proyek akhir ini panel surya mampu mengeluarkan daya sebesar 40-50 Watt. Dengan begitu alat proyek akhir ini mampu membersihkan panel surya sampai batasan tertentu. Proyek akhir ini juga dilengkapi dengan layar LCD untuk memudahkan monitoring tegangan, arus dan daya panel surya. Sehingga ketika daya pada panel surya turun maka alat akan dijalankan untuk membersihkan panel surya.
PEMILAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY
Author : Anisa Maya Zhafira , Citra Devi Murdaningtyas, Novita Astin
Abstrak
Sebagian orang menganggap sampah ialah barang sisa yang tak berguna. Sebagian lain menganggapnya berguna. Dengan semakin bertambahnya populasi manusia jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin banyak. Tak hanya karena pertambahan populasi saja, namun juga bisa disebabkan oleh laju pertumbuhan industri yang belakangan ini semakin pesat. Dimana dua hal tersebut dapat menyebabkan bertambahnya timbunan sampah yang semakin banyak. Namun sebelum tumpukan atau timbunan sampa semakin bertambah, masyarakat dapat mencegahnya. Yaitu melakukan pemilahan sampah mulai dari diri sendiri. Untuk itu sebagai solusi masalah ini, dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih hal tersebut dapat dimanfaatkan. “Pemilahan Sampah menggunakan Tenologi Augmented Reality†menjadi solusi untuk memudahkan masyarakat.. Dengan media ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam rangka proses pemilahan sampah. Sehingga penumpukan sampah yang tercampur tidak terjadi, dan pengolah sampah menjadi lebih mudah.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SOLAR TRACKER PADA PHOTOVOLTAIC BERBASIS FUZZY LOGIC TYPE-2
Author : Meidy Ihsanul Ibad , Novie Ayub Windarko, Putu Agus Mahadi Putra
Abstrak
Energi Surya merupakan sumber energi yang tidak terbatas dan tidak akan pernah habis ketersediaannya dan energi ini juga dapat di manfaatkan sebagai energi alternatif yang akan di ubah menjadi energi listrik. Sumber energi listrik ini menggunakan matahari sebagai sumber tenaganya. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menangkap energi matahari adalah Panel Surya. Panel Surya atau photovoltaic merupakan suatu alat yang mampu menghasilkan listrik dari energi cahaya. Pada saat ini, pemasangan panel surya kebanyakan masih dalam keadaan statis atau diam. Hal ini menyebabkan penyerapan energi matahari tidak optimal. Dengan adanya hal tersebut, maka dibuatlah suatu alat yang dinamakan Solar Tracker. Pada penelitian ini, difokuskan pada usaha peningkatan performa PV melalui mekanisme sistem penjejak matahari. Secara umum, sistem penjejak matahari digunakan untuk mendapatkan energi matahari yang selalu maksimal melalui pengendalian posisi PV agar selalu mengikuti pergerakkan posisi cahaya matahari. Metode kontrol yang dikembangkan pada sistem ini adalah berbasis Fuzzy Logic Type-2. Kemudian output dari Panel Surya akan terhubung dengan baterai yang digunakan sebagai sumber suplai untuk motor DC. Dari hasil penelitian yang dilakukan, daya keluaran rata-rata maksimum yang dihasilkan pada saat tanpa tracker yaitu sebesar 21,28 Watt sedangkan daya rata-rata maksimum pada saat menggunakan sistem tracker menjadi sebesar 25,68 Watt.
PENERAPAN BLOCKCHAIN UNTUK VERIFIKASI DOKUMEN SERTIFIKAT
Author : Fadhil Abdurrahman , Maretha Ruswiansari, Tri Harsono
Abstrak
Pemalsuan dokumen sertifikat merupakan masalah serius yang berdampak pada sektor pendidikan dan profesional. Verifikasi konvensional seperti pengecekan manual dan basis data terpusat masih rawan kesalahan manusia dan serangan siber. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan teknologi blockchain Ethereum untuk verifikasi dokumen namun solusi tersebut menghadapi kendala berupa biaya transaksi yang tinggi dan kecepatan yang rendah. Penelitian ini mengembangkan sistem verifikasi dokumen digital berbasis blockchain Polygon dan InterPlanetary File System IPFS sebagai alternatif yang lebih efisien. Hash dokumen dicatat secara permanen di jaringan blockchain sementara file dokumen disimpan secara terdesentralisasi di IPFS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memverifikasi dokumen dengan waktu rata-rata satu detik dan biaya transaksi hanya 0.004 sampai 0.01 dolar per transaksi. Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan solusi berbasis Ethereum. Sistem yang dikembangkan memberikan proses verifikasi yang lebih cepat aman dan transparan dibandingkan metode tradisional maupun solusi blockchain sebelumnya.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer