SISTEM KONTROL PENGUKUS DAN PENGERING BIJI JARAK DENGAN METODE LOGIKA FUZZY
Author : Rio Tedy Pamungkas  , Eru Puspita, Rika Rokhana, Ronny Susetyoko

Abstrak

Energi merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan bagi manusia. Penggunaan energi di berbagai negara masih menggunakan berbahan fosil, seperti minyak bumi. Salah satu sumber minyak nabati yang sangat prospektif adalah berasal dari biji jarak karena memiliki kandungan minyak yang tinggi yakni sekitar 30% - 50%. Untuk mengolah biji jarak menjadi minyak nabati, perlu dilakukan proses pengukusan agar tidak pecah saat dilakukan penggilingan dan pengeringan untuk mengurangi kandungan air. Maka perlu dibuat sebuah sistem pengukus dan pengering biji jarak guna menghasilkan biji jarak kering sebagai bahan pembuatan energi alternatif. Pengukusan dilakukan dengan memanaskan air dengan menggunakan heater. Pengeringan dilakukan dengan menggunakan udara panas yang masuk dalam ruang pemanas. Pengontrolan suhu perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan suhu pada ruang pengering. Sensor rtd PT100 digunakan mendeteksi nilai suhu pada ruang pemanas, dengan pembacaan sensor baik dengan nilai error rata-rata sebesar 0.6 %. Sistem dapat mencapai settingpoint selama 10 – 15 menit. Pengeringan dilakukan dengan nilai settingpoint suhu sebesar 50 oC, 60 oC dan 70 oC dengan kecepatan aliran udara 3 m/s. Hasil pengeringan suhu 70 oC dihasilkan pengeringan yang baik yaitu menghasilkan kadar air biji jarak sebesar 7.7 % selama 2 jam 20 menit.


FILM MONTASE: IN THE FUTURE

Author : Sheila Azizah  , Hestiasari Rante, Dwi Susanto

Abstrak

Editing film merupakan bagian dari proses pasca-produksi sebuah film. Salah satu teknik film yaitu teknik editing montage yang dicetuskan oleh Sergei Eisenstein. Montage menciptakan emosi dan penalaran yang menyatu dengan proses kecerdasan, penciptaan, serta kepekaan penonton. Individualitas penonton adalah perangkat dasar dalam konsep Montase Eisenstein. Dengan penerapan teknik editing montage didalam sebuah film, diharapkan penonton tidak hanya membangun aspek emosionalnya saja tetapi mampu membangun aspek intelektual dan dapat memberikan gambaran maupun menarik kesimpulan dari film yang ditontonnya. Untuk itu pada tugas akhir ini penulis akan membuat sebuah film pendek dengan teknik editing montage. Teori montage yang digunakan oleh penulis lebih mengedepankan kepada teori yang di cetuskan oleh Sergei Eisenstein, yaitu sebuah pemikiran (thesis) dibenturkan dengan pemikiran (antithesis) lain maka akan menghasilkan pemikiran yang lebih mendalam (synthesis).


PERBAIKAN KUALITAS SINYAL PADA SISTEM PENERIMA JT-65 MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK

Author : Muhammad Dean Ramadhan  , Tri Budi Santoso, Aries Pratiarso

Abstrak

Radio Frekuensi Tinggi (HF Radio) digunakan secara luas untuk komunikasi jarak jauh. Dalam komunikasi tersebut sinyal yang dikirim memiliki kualitas sinyal yang jelek pada system penerima sehingga sinyal yang didengar tidak akan terdengar dengan jelas. Pada tugas akhir ini dilakukan Analisa filter mana yang lebih efektif untuk mengurangi noise pada system penerima JT-65.Filter yang digunakan untuk mengurangi noise adalah Frequency Domain Filter dan Time Domain Filter. Proses yang terjadi yang pertama pada Frequency Domain Filter, pada proses Frequency Domain Filter sinyal akan diproses melalui Frame Blocking, setelah itu sinyal akan masuk ke dalam proses FFT. Dimana sinyal di transformasikan dari domain waktu ke domain frekuensi, kemudian sinyal diproses dalam windowing yang baru kemudian di Filter dengan Domain Frequency. Kemudian sinyal juga melalui proses Time Domain Filtering, sinyal akan diproses melalui Adaptive Filter. Sinyal akan dilewatkan pada filter FIR Band Pass Filter dan Algoritma Recursive Least Square. Penyusunan filter menggunakan perangkat lunak MATLAB. Dari hasil simulasi, ditunjukkan bahwa perbaikan sinyal terjadi dengan noise sinyal telah tereduksi setelah proses pemfilteran, dan energi sinyal pada masing-masing proses pemfilteran mendekati nilai frekuensi kerja JT-65 yaitu 1600 Hz.


SISTEM PENGENALAN SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE MULTI-DIMENSIONAL ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (MDANN) BERBASIS APLIKASI GUI

Author : Haris Wahyu Abdullah  , Sigit Wasista, Setiawardhana

Abstrak

Sidik jari merupakaan salah satu teknik biometrik yang paling sering digunakan untuk identifikasi seseorang. Identifikasi ini didapatkan dari penggunaan konsep bahwa setiap sidik jari orang yang memiliki pola-pola tertentu. Pola-pola ini didefinisikan sebagai titik-titik minutiae yang mana pada setiap jari setiap jari berbeda-beda. Banyak ahli-ahli dibidang biometrik yang telah mengusulkan metode-metode untuk mengidentifikasi titik-titik minutiae dari sidik jari. Salah satunya ialah Multi-Dimensional Artificial Neural Network (MDANN). Pada proyek akhir ini membuat suatu sistem pengenalan sidik jari dengan menggunakan metode Multi-Dimensional Artificial Neural Network (MDANN). Dimana metode ini menggunakan seluruh ukuran gambar dari sidik jari sekaligus sebagai inputannya. Sehingga membuat proses pengenalan sidik jari menjadi lebih cepat. Sistem ini nantinya akan mengetahui sidik jari siapa dan jari yang digunakan untuk pengenalannya, sehingga berbeda dari sistem pengenalan pada umumnya. Baik data masukan untuk pengenalan berupa gambar langsung maupun yang sudah melalui proses pelatihan. Pelatihan yang dimaksud adalah baik proses Image Enhancement (meliputi : Segmentation, Normalization, Orientation Estimation, Ridge Frequency Estimation, Gabor Filtering, Binarization, dan Thinning) dan Minutiae Feature Extraction ( meliputi : Minutiae Extraction dan Authentication Minutiae Points). Hasil dari proyek akhir ini ialah akurasi pengenalan yang mencapai 95 % untuk data masukan yang sudah melalui proses pelatihan lain. Sedangkan untuk data masukan yang tidak melalui pelatihan mencapai 81 % dengan jumlah database 180 data sidik jari dan 30 contoh data untuk pengenalan. Proyek akhir ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C# yang berbasis aplikasi GUI. Sehingga memudahkan untuk implementasi maupun untuk pengembangan lebih lanjut apabila menggunakan OS (Operating System) selain Windows, seperti Linux.


PROTOTYPE ALAT UJI ISOLATOR BERBASIS IOT

Author : Muhammad Shine Darajat  , Indhana Sudiharto, Rachma Prilian Eviningsih

Abstrak

PT. PLN Persero merupakan penyedia energi listrik terbesar di Indonesia. Pada setiap tiang terdapat isolator yang berfungsi untuk mengisolasi penghantar bertegangan dan menyangga penghantar. Meningkatnya kebutuhan energi listrik di penjuru negeri memberikan dampak berupa meningkatnya komponen-komponen pendukung seperti isolator. Salah satu jenis isolator tersebut adalah isolator pin berbahan porselen. Pengujian kelayakan isolator tersebut sebelum pemasangan sangat penting dilakukan untuk meminimalisir adanya pergantian komponen yang cepat. Untuk mengetahui isolator layak atau tidaknya, dilakukan pengujian ketahanan tegangan impuls pada isolator. Isolator pin dengan macam T 12,5 T 125 tersebut memiliki tegangan tahanan impuls petir sebesar 125 kV SPLN 10 4C 1997. Dibutuhkannya alat untuk menguji tegangan impuls pada isolator. Alat ini akan disupply dengan sumber 220 V AC. Alat ini merupakan sebuah prototype dimana maksimum tegangan yang dikeluarkan alat 1,2 kV sama seperti 125 kV. Cara kerja dari alat ini sumber 220 V AC akan disearahkan lalu dinaikkan, serta tegangan impuls akan terbentuk menggunakan rangkaian marx generator. Tegangan impuls yang tercipta akan diuji pada isolator. Lalu data tersebut akan dikirim kepada webserver untuk dibuat laporan sesuai dengan standar instansinya. Pada laporan tersebut akan terlihat baik atau buruk serta nilai dari isolator. Hasil pengujian dengan isolator berkapasitansi 50 hingga 70 pF memiliki nilai ketahanan tegangan diatas 1,2 kV. Maka isolator tersebut dapat dikatakan baik