RANCANG BANGUN SISTEM PENDINGIN UNTUK EFISIENSI SEBUAH PANEL SURYA
Author : Bima Sakti Putra Ardi  , Mohd. Syafrudin, Indhana Sudiharto

Abstrak

Panel surya merupakan salah satu energi terbarukan yang merubah sinar matahari menjadi energi listrik. Namun dalam aplikasinya secara konvensional panel surya mempunyai kekurangan yakni memiliki efisiensi yang rendah. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya, salah satunya suhu kerja dari panel surya dimana standart suhu normal panel surya yaitu 25°C. Untuk memaksimalkan keluaran dari panel surya tersebut, maka dibuatlah sistem pendingin panel surya ini. Sistem pendingin panel surya ini bertujuan untuk memaksimalkan keluaran dari panel surya tersebut, dengan cara menurunkan suhu dari body panel surya menjadi mendekati dari suhu body panel surya bekerja paling optimal yaitu sebesar 25 °C. Penurunan suhu pada panel surya menggunakan sebuah pipa aluminium yang di pasang di belakang panel surya dengan sistem sirkulasi air dan kipas untuk sirkulasi udara serta untuk mendinginkan pipa. Didapatkan suhu rata-rata body panel adalah 47,91°C dan keluaran rata-rata dari panel tersebut adalah 39,99 Watt. Sedangkan pada suhu rata-rata panel surya dengan menggunakan pendingin adalah 45,36°C dan keluaran rata-rata panel tersebut adalah 42,59 Watt dengan kenaikan rata-rata efisiensi dari panel dengan menggunakan pendingin adalah 6,49%.


SISTEM PENGERING UDANG REBON MENGGUNAKAN HEATER DENGAN KONTROL PI

Author : Wahana Angga Primaditya  , Irianto, Sutedjo

Abstrak

Udang rebon memiliki manfaat dan kandungan gizi yang banyak bagi tubuh. Kandungan gizi udang rebon sangat baik, dengan kadar protein yang tinggi. Karbohidrat, fosfor, lemak, dan juga mineral lainnya juga banyak ditemukan pada udang rebon. Namun, udang rebon dalam kondisi basah hanya mampu bertahan 3x24 jam. Jika dalam kondisi kering maka udang rebon masih layak dikonsumsi sampai 2 bulan. Oleh sebab itu dilakukan proses pengeringan yang bertujuan untuk mengurangi kadar air. Pengeringan tradisional dilakukan dengan menjemur udang rebon selama kurang lebih 8 jam jika cuaca cerah. Jika dalam cuaca mendung atau bahkan hujan maka proses pengeringan lebih lama. Masalah lain adalah kebersihan udang rebon yang dikeringkan secara konvensional kurang karena proses pengeringan dilakukan di tempat terbuka yang memungkinkan dihinggapi debu, lalat atau kotoran-kotoran lain. Solusi dari permasalahan ini adalah merancang pembuatan alat pengering udang rebon dengan menggunakan kontrol PI dan memanfaatkan heater sebagai sumber panas alternatif. Pada Proyek Akhir ini dilakukan pengaturan temperatur dan pengukuran kadar air udang rebon yang dilihat dari berat udang rebon. Suhu pengeringan konstan sesuai set point suhu yang diinginkan yaitu 70ºC. Pengeringan udang rebon dengan cara konvensional menghasilkan kadar air udang rebon kering sebesar 21,6%[1],, sedangkan pengeringan dengan alat pengering menghasilkan udang rebon kering dengan kadar air sekitar 15,95%. Dengan kandungan gizi yang dihasilkan tidak jauh berbeda, kadar protein dan lemak yang terkandung adalah 62,12% untuk protein dan 3,04% untuk lemak.


RANCANG BANGUN APLIKASI TREND PRODUK BERDASARKAN ANALISIS SENTIMEN BERBASIS WEB MOBILE

Author : Mediya Pratama  , Achmad Basuki, Rengga Asmara

Abstrak

Dizaman modern ini hampir semua penjualan produk dilakukan secara online, dalam bisnis jual beli online ini tentunya produsen atau pemilik toko online akan selalu mengikuti perkembangan trend yang terjadi dari masa ke masa. Dalam melakukan pemilihan produk, pemilik toko akan selalu memperhatikan setiap ulasan dari masing-masing produk yang akan dijadikan stok untuk kemudian dijual kembali. Ulasan ini jumlahnya sangat banyak sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan analisa secara manual, disisi lain biasanya pemilik toko hanya membaca sedikit review melalui ulasan produk yang dimaksud, sehingga akan menghasilkan kesimpulan yang kurang akurat terhadap produk yang dimaksud. Atas dasar tersebut kami mengajukan pendekatan dalam sentiment analisis terhadap suatu produk smartphone menggunakan metode nai’ve bayes classifier dan kamus data sentiwordnet, untuk dapat melakukan analisis terhadap ulasan yang tersedia dalam jumlah besar secara otomatis. Ulasan tersebut kami ambil dari dua sumber yang berbeda, yaitu gsm arena dan twitter, yang mana dari dua sumber tersebut akan dijadikan bahan uji coba dengan berbagai scenario testing. Kesimpulan dari hasil uji coba tersebut memberikan kesimpulan bahwa metode nai’ve bayes jauh lebih baik dari metode sentiwordnet dalam ulasan sumber twitter sedangkan pada ulasan sumber gsmarena, sentiwordnet sedikit lebih unggul dari metode nai’ve bayes karena lebih cepat pada saat proses menilai semua ulasan yang ada.


MENGELOLA DISTORSI HARMONIK TOTAL DARI INVERTER MULTILEVEL U-CELL 7 LEVEL MENGGUNAKAN ALGORITMA OPTIMISASI WILD HORSE

Author : Faizulddin Ebrahimi  , Novie Ayub Windarko, Agus Indra Gunawan

Abstrak

Inverter multilevel (MLI) adalah solusi aplikasi yang disukai di bidang industri dan khususnya energi terbarukan. Hal ini dikarenakan kemampuannya menghasilkan tegangan output multilevel yang meniru bentuk gelombang sinus murni dengan distorsi rendah serta kebutuhan filter minimal. Namun, permintaan akan tegangan output bebas distorsi semakin meningkat, dan teknik yang menghasilkan modulasi lebar pulsa (Pulse Width Modulation - PWM) multilevel pun ikut berkembang. Berdasarkan penelitian ini, metode modulasi lebar pulsa termodifikasi (Modified Pulse Width Modulation - MPWM) diajukan untuk menurunkan total harmonic distortion (THD) tegangan output inverter multilevel. Inverter multilevel paket sel-u (Packet U-Cell - PUC-MLI) tujuh level single-phase dikendalikan menggunakan metode yang disarankan, dan algoritma optimisasi kuda liar (Wild Horse Optimization Algorithm - WHOA) digunakan untuk menghasilkan amplitudo, frekuensi, dan sudut fase geser ideal dari sinyal referensi termodifikasi. Selanjutnya, untuk menilai kinerja WHOA dalam meminimalkan harmonisa, metode ini dibandingkan dengan modulasi lebar pulsa sinus (Sinusoidal Pulse Width Modulation - SPWM). Simulasi dan pengujian prototipe menunjukkan bahwa metode yang diusulkan berhasil. Simulasi dan pengujian tersebut menunjukkan bahwa metode MPWM yang disempurnakan dengan WHOA dapat sangat menurunkan THD pada tegangan output PUC-MLI.


APLIKASI WEB FRAKTAL UNTUK MEMBANGKITKAN POLA BATIK KONTEMPORER

Author : Erry Tri Wijayanto  , Nana Ramadijanti, Achmad Basuki

Abstrak

Batik merupakan salah satu kerajinan yang menjadi salah satu ciri Batik merupakan salah satu kerajinan yang menjadi salah satu ciri khas budaya Indonesia. Secara resmi batik Indonesia telah diakui oleh UNESCO dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia pada Oktober 2009 sehingga kita perlu melestarikannya. Akhir-akhir ini permintaan batik permintaan produksi kain batik semakin bertambah, tidak hanya dalam produk kain melainkan juga dalam produk lain. Melihat fenomena ini, penulis ingin mengkombinasi antara teknologi dan budaya dengan membuat aplikasi yang menghasilkan varian batik kontemporer dari batik yang sudah ada. Pembuatan pola batik ini mengimplementasi dari sifat geometri fraktal yang memiliki struktur serupa diri sehingga menyerupai pola batik kontemporer. Pada umumnya fraktal memiliki banyak varian yang dibentuk sesuai dengan aturan-aturan yang dimasukkan. Dari uji coba yang dilakukan, kombinasi batik dan berbagai macam jenis fractal dapat memperkaya pola batik yang telah ada sehingga menghasilkan pola batik yang lebih indah.