RANCANG BANGUN PID-FUZZY UNTUK PENGATURAN ARUS FLUKS DECOUPLING MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN METODE IFOC (INDIRECT FIELD ORIENTED CONTROL)
Author : R. Oktav Yama Hendra  , Era Purwanto, Hary Oktavianto

Abstrak

Pada sektor industri penggunaan motor induksi sangat dibutuhkan dikarenakan lebih murah dan strukturnya lebih sederhana. Namun motor induksi memiliki kelemahan dalam mengatur kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati peforma dan efisiensi dari motor induksi 3 fasa pada berbagai tingkat kecepatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah vektor kontrol motor induksi yaitu IFOC dan PID-Fuzzy. Pengontrolan Fuzzy Logic berperan sebagai penjadwal nilai PID dengan keunggulannya meningkatkan kinerja motor induksi terhadap perubahan beban dan kecepatan. Dari hasil simulasi yang dilakukan pada LabView menggunakan metode kontrol PID-Fuzzy memiliki efisiensinya lebih bagus dibandingkan pengendalian dengan menggunakan metode kontrol PID yaitu rata-rata ±0,4%-1,51% lebih tinggi nilai efisiensinya dan. Sedangkan pada performa kecepatan kontrol PID-Fuzzy memiliki karakteristik performa kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol PID dengan tolak ukur dari performa berupa risetime ±2ms-274 ms, settling time ±1ms-265ms dan error steady ±2%-0,625%.


KOLABORATIF DIGITAL TWIN UNTUK WEBXR

Author : Ilham Achmad Al Hafidz  , Sritrusta Sukaridhoto, M. Udin Harun Al Rasyid

Abstrak

Pandemi Corona-Virus Disease 2019 (COVID-19) telah berdampak pada seluruh lapisan masyarakat dan memberikan dampak yang mengganggu pada semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Selain itu, ini memberi tekanan pada kemampuan pendidik kedokteran untuk beradaptasi dengan situasi unik ini. Pendidik kedokteran dan siswa dari semua bidang yang berhubungan dengan kesehatan dianggap sebagai pembawa potensial ketika mempertimbangkan pendidikan berbasis rumah sakit. Di sisi lain, krisis ekonomi saat ini menghidupkan kembali kebutuhan akan kesempatan belajar online dan program pendidikan virtual. Sebagian besar sekolah kedokteran menanggapi situasi ini dengan beralih ke pembelajaran online atau berbasis video, yang menjadi semakin populer. Dalam menghadapi pandemi, mempertahankan standar dalam pendidikan kedokteran, menjaga pembelajaran klinis pada jalurnya, dan meminimalkan gangguan penilaian adalah tugas yang sulit untuk diselesaikan. Lingkungan baru ini membutuhkan adaptasi untuk lebih mempersiapkan dokter masa depan untuk peran mereka. Dalam penelitian ini, penulis merancang platform pembelajaran medis yang imersif untuk menekankan pentingnya pendidikan virtual dan konsekuensi potensial dari mengintegrasikan pengalaman imersif dari extended reality (XR) ke dalam pendidikan kedokteran untuk masa depan pembelajaran kompetensi klinis dan penilaian dalam perawatan kesehatan. bidang pendidikan. Platform ini dapat berjalan di perangkat PCVR dan standalone VR. Kami telah merancang dan mengembangkan skenario simulasi medis menggunakan pertimbangan pendidik medis atau dokter untuk memastikan bahwa platform yang kami rancang dapat memberikan pengalaman yang mendalam untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar online.


SKEMA ADAPTIVE BUFFERING UNTUK MENGURANGI PAKET HILANG PADA WIRELESS SENSOR NETWORK

Author : Firstdio Putra Bimantacha  , M. Udin Harun Al Rasyid, Ferry Astika Saputra

Abstrak

Buffer merupakan salah satu element penting yang pada suatu komunikasi dalam jaringan wireless sensor network. Buffer merupakan media penyimpanan sementara yang digunakan untuk menampung paket data yang dikirim oleh node yang lain. Pada penelitian ini akan dibandingkan kinerja dari adaptive buffer dan static bufer. Dengan beberapa parameter yang dibandingkan yaitu throughput, delay, rasio paket terkirim dan konsumsi energi. Topologi yang digunakan oleh kedua skenario ini sama yaitu topologi multi-hop. Setelah melakukan percobaan, dengan data yang dihasilkan dari percobaan tersebut. Dengan data yang dihasilkan kita jadi dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing skenario yang diujikan. Pada penelitian ini didapatkan hasil akhir bahwa adaptive buffer memiliki kinerja yang lebih bagus daripada static buffer dari segi throughput, delay, rasio paket terkirim, dan konsumsi energi.


ANALISA GENERATOR RELUKTANSI MENGGUNAKAN TIPE ROTOR SINUS DENGAN BATANG BESI MAGNET PERMANEN TIPE PIPIH UNTUK PENERANGAN LAMPU SEIN

Author : Kemas Kemal Maulana  , Arman Jaya, Moch.Machmud Rifadil

Abstrak

Pada umumnya generator membutuhkan sekitar 1500-5000 rpm untuk menghasilkan frekuensi 50 Hz (PLN). Begitu pula dengan magnet eksitasi yang membutuhkan sumber tegangan DC untuk membuat fluksnya. Pemanfaatan banyaknya perubahan nilai reluktansi magnetik dengan magnet permanen pada generator homopolar AC dapat menghemat rpm untuk menghasilkan frekuensi yang besar. Dan magnet permanen yang kuat pada generator bisa menghilangkan konsumsi sumber tegangan DC tersebut. Desain yang dibuat pada Generator Reluktansi ini mempunyai spesifikasi 1 fasa, 5 watt, 12 volt AC, 1 kutub (homopolar), dan 50 rpm (putaran rendah). pada frekuensi 50 Hz. Gerigi sinus dengan jumlah 60 gigi digunakan pada rotor dan besi pejal berujung pipih yang diinduksi magnet permanen neodymium digunakan pada stator. Generator reluktansi ini digunakan untuk penerangan lampu sein LED.


PENERAPAN SURROUND SOUND 7.1 SEBAGAI PENUNJANG AUDITORI PADA SEBUAH VIDEO

Author : Okvino Prayogi Hartawinata  , Novita Astin, Dwi Susanto

Abstrak

Audio adalah suara atau bunyi yang berasal dari sebuah getaran berupa gelombang sehingga dapat terdengar oleh telinga. Getaran yang timbul dapat berasal dari gesekan, pukulan, pantulan, dan lain lain. Seiring perkembangan teknologi, audio dapat dikeluarkan melalui sebuah perangkat suara. Suara yang dihasilkan dalam perangkat awalnya hanya satu channel. Namun, semakin berkembangnya sistem teknologi ini, suara dapat dikeluarkan dari dua atau lebih perangkat. Sistem teknologi ini biasa dikenal sebagai multichannel. Fitur teknologi pengaturan suara yang membagi beberapa channel menjadi beberapa titik untuk menghasilkan suara lebih berdimensi. Pengaturan suara ini dikenal dengan nama surround. Surround Sound 7.1 adalah perkembangan dari 5.1 yang dimana kanal speaker ditambah dengan surround left dan surround right.