INFORMASI OKUPANSI KELAS MELALUI OPEN PUBLIC DISPLAY NETWORK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI WEB SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI KAMPUS PENS (CONTENT PLAYER)
Author : Dandy Aditya Ari Sadewa  , Moh Hasbi Assidiqi, Akhmad Alimudin

Abstrak

Masyarakat pada umumnya mengetahui majalah dinding (mading) sebagai media penyebaran informasi menggunakan kertas yang ditempel di papan pengumuman. Namun sekarang zaman telah berkembang dan teknologi semakin mutakhir. Dunia teknologi informasi dan komunikasi menduduki puncak revolusi. Bahkan mading sekalipun sudah berkembang pesat menjadi digital signage yang multifungsi. Digital signage biasanya digunakan untuk informasi terpusat misalnya jadwal keberangkatan pesawat, atau hanya sebagai informasi menu makanan di restoran. Proyek ini memanfaatkan teknologi digital signage untuk dijadikan mading digital serta informasi okupansi kelas melalui open public display network menggunakan teknologi web sebagai media komunikasi di kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Tujuannya agar civitas PENS khususnya mahasiswa dan dosen dapat dengan mudah mengetahui informasi apapun di lingkungan kampus. Yang menjadi titik berat pada proyek ini adalah bagaimana cara menyajikan informasi tersebut sehingga para pembaca/konsumen dapat menerima informasi dengan mudah walau hanya pada satu display.


RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH BERBASIS WEB

Author : Shofia Khairina  , Amang Sudarsono, Hendy Briantoro

Abstrak

Sampah hingga saat ini masih menjadi permasalahan pelik yang tak kunjung habis. Jumlah sampah akan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk yang semakin padat dan aktivitas ekonomi yang meningkat. Menurut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diperkirakan jumlah timbunan sampah Indonesia pada tahun 2020 adalah 67.8 juta ton dan jumlahnya akan terus bertambah. Penimbunan sampah tentunya memiliki dampak buruk terhadap ekosistem dan juga kehidupan manusia. Pengolahan sampah menjadi salah satu hal yang penting untuk mengurangi timbunan sampah. Namun pada realitanya pengolahan sampah masih menemui berbagai kendala, masyarakat masih sering abai dan memilih langsung membuang di tempat terbuka tanpa melakukan daur ulang terlebih dahulu ataupun membakar sampah yang berdampak buruk pada lingkungan. Seperti yang tertuang dalam Undang undang No. 18 Tahun 2008 mengenai pengolahan sampah menjelaskan tentang perlunya perubahan pola pengolahan sampah yang bertumpu pada pengurangan dan penanganan sampah. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem pengolahan sampah yang dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat yaitu bank sampah. Bank sampah merupakan sebuah tempat memilah dan mengumpulkan sampah daur ulang agar dapat diproses kembali dan memiliki nilai ekonomis. Sampah yang telah disetor oleh nasabah selanjutnya akan dijual ke pengepul atau pihak yang berkepentingan dengan kata lain membutuhkan sampah tersebut untuk kepentingan keberlangsungan usaha dan sebagainya. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di beberapa lokasi sekitar tempat tinggal saya di Gresik dan Surabaya masih minim keberadaan bank sampah dan beberapa diantaranya tidak memiliki sistem informasi yang digunakan untuk merekam secara langsung pengelolaan bank sampah, sehingga dapat menjadi kendala petugas sampah dalam menghimpun data sampah. Oleh karena itu untuk mengurangi kendala informasi mengenai pengolahan bank sampah agar dapat diakses secara langsung dan dapat diakses dimana saja tanpa ada batas waktu maka dibutuhkan sebuah sistem informasi bank sampah berbasis website. Sistem yang dibangun dapat memudahkan petugas serta nasabah dalam melakukan pelayanan dan menerima pelayanan dengan baik, yaitu dalam proses transaksi penyetoran sampah dan penarikan sampah secara transparan sehingga memberikan kemudahan akses yaitu menghasilkan rata rata kecepatan akses website hingga 0.001 detik.


TATA SUARA PADA FILM DOKUMENTER MANUSIA 5 GENERASI DI PULAU GILI IYANG SUMENEP

Author : Sitti Aisyah  , Irma Wulandari, Khoironi

Abstrak

Film dokumenter sering kali melibatkan riset yang mendalam, wawancara dengan sumber yang kompeten atau terlibat dalam topik yang dibahas, serta pengambilan gambar langsung dari lokasi atau kejadian yang relevan. Manusia 5 Generasi merujuk pada lima generasi individu dalam satu keluarga yang hidup secara bersama dalam satu atap. Fokus pada pengambilan suara dalam rentang waktu tertentu, seperti satu bulan atau periode produksi tertentu. Salah satu tujuan utama tata suara dalam film adalah meningkatkan kualitas pengalaman menonton. Suara yang jelas, berkualitas, dan terdengar nyata akan memperkuat penonton dalam cerita dan atmosfer film. Tata suara dapat memperkuat karakter-karakter dalam film dan menggambarkan emosi mereka dengan lebih baik. Penggunaan dialog, intonasi suara, dan efek suara yang sesuai dapat membantu menghadirkan dimensi emosional yang lebih dalam pada cerita Pembuatan proyek akhir ini terbagi menjadi tiga tahap, tahap pra-produksi, produksi dan pasca produksi. Tahap pra produksi merupakan tahap awal dalam pembuatan pengerjaan proyek akhir ini. Didalamnya berisikan penemuan ide, pengumpulan data, shotlist dan storyboard. Tahap produksi ini yang perlu dipersiapkan, yakni Wawancara, Pembuatan backsound. Tahap selanjutnya adalah pasca produksi dimana pada tahapan ini merupakan lanjutan dari produksi. /Dengan menggunakan proyek akhir ini dapat menjawab bahwa tata suara memainkan peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan dan pengalaman yang autentik kepada penonton. Melalui pengaturan suara yang tepat, suasana dan emosi yang diinginkan dapat tercipta dengan lebih kuat dan menyatu dengan visual yang ditampilkan.


STUDI EKSPERIMEN VARIASI BEBAN PENDINGIN PADA SISTEM REFRIGERASI CASCADE TERHADAP PERUBAHAN EKSERGI

Author : Fahbian Firmansyach  , Arrad Ghani Safitra, Teguh Hady Ariwibowo

Abstrak

Salah satu sistem pendingin yang dapat mencapai temperatur rendah adalah Sistem Refrigerasi Cascade dimana sistem tersebut menggabungkan dua Sistem Refrigerasi Kompresi Uap (Vapor Refrigeration System). Penerapan Sistem Refrigerasi Cascade di dunia industri tentunya menggunakan beban yang berbeda-beda. Beban yang diberikan pada sistem tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap sistem terhadap sistem baik dari kinerjanya sendiri maupun dari performa sistem. Pembebanan pada sistem refrigerasi cascade ini sendiri tentunya akan mengakibatkan kerugian - kerugian dalam pemanfaatan energi yang tersedia dalam sistem. Oleh karena itu dilakukan nya penelitian Eksergi untuk pemanfaatan energi secara maksimal yang terdapat pada sistem tersebut. Pada penelitian ini dilakukan variasi penambahan beban pada evaporator berupa electric heater menjadi lima, yaitu beban 0, 100, 200, 300, 400 dan 500 Watt. Data yang diambil adalah temperatur, pressure dan laju alir massa pada semua komponen. Data yang diperoleh akan diolah menjadi tabel agar memudahkan. Hasil yang diperoleh temperatur kabin terendah adalah -22,3°C, COP cascade terendah adalah 1,316 pada saat pembebanan 100 Watt dan nilai COP cascade tertinggi adalah 2,12 pada saat pembebanan tertinggi yaitu 300 Watt. Efficiency exergy tertinggi terdapat pada variasi beban 400 watt dengan nilai efficiency 41%.


IMPLEMENTASI KEAMANAN PENGIRIMAN DATA MENGGUNAKAN KUNCI SIMETRIS ADVANCED ENCRYPTION STANDART PADA DELAY TOLERANCE NETWORK

Author : Muhammad Arsyad  , Amang Sudarsono, Ahmad Zainudin

Abstrak

Pada era saat ini, dunia membutuhkan jaringan internet sebagai saranan komunikasi dan informasi yang digunakan setiap hari. Kita tahu bahwa saat ini pengguna internet semakin meningkat daripada pengguna layanan komunikasi dengan tarif reguler. Di Indonesia masih banyak daerah yang masih belum tercover oleh BTS khususnya untuk daerah pelosok pedesaan. Permasalahan ini menunjang untuk melakukan penelitian bagaimana mengatasi masalah jaringan komunikasi yang kurang pada daerah tertentu. Jika diamati dari faktor geografis, daerah pelosok pedesaan masih memilik kondisi kurang baik sehingga menyebabkan terjadinya packet loss yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data menuju destinasi sehingga pengiriman data tersebut dapat dikatakan redundance. Pada proses pengiriman data juga diperlukan adanya keamanan agar sistem komunikasi tersebut dapat dikatakan terjaga privasi dan integritasnya. Delay Tolerance Network merupakan sistem jaringan yang cocok diaplikasikan untuk daerah pelosok pedesaan dimana masih belum tercover oleh BTS atau masih belum bisa mengakses internet untuk mendapatkan informasi dari dunia luar. Dalam jaringan DTN akan di implementasikan aplikasi sebagai sarana komunikasi dalam bentuk file. Algoritma keamanan data AES dan SHA diimplementasikan untuk meningkatkan keamanan dalam proses pengiriman informasi pada infrastruktur Delay Tolerance Network Hasil pada proyek akhir ini dapat disimpulkan bahwa sistem Delay Tolerance Network merupakan sistem jaringan yang memberikan toleransi terhadap nilai delay yang sangat tinggi. Dibuktikan dengan pengujian pengiriman data dengan nilai delay rata – rata sebesar 1,104 detik. Terbukti bahwa pada nilai delay yang besar sekalipun, proses pengiriman data tetap berjalan secara normal. Proses pengiriman data juga diimplementasikan dengan algoritma AES dan SHA untuk keamanan data. Data asli tidak dapat terlihat ketika MiTM menggunakan wireshark untuk mengetahui isi dari pesan yang terkirim. Proses enkripsi untuk penggunaan panjang kunci yang berbeda akan berpengaruh terhadap waktu proses dari enkripsi. Untuk penggunaan panjang key 128 bit dengan ukuran data sebesar 10Mb memiliki waktu 4,884 detik. Untuk penggunaan key 256 bit dengan ukuran data 10 Mb memiliki waktu 6,811 detik