Author : Aprilia Ika Cahyani , Erik Tridianto
Abstrak
Sistem water level merupakan sistem yang digunakan untuk menjamin kontinuitas persediaan air dalam sebuah tangki air yang akan digunakan untuk proses industri. Sistem ini banyak diterapkan dalam dunia industri seperti industri seperti industri minuman, industri pengolahan air bersih, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pengolahan limbah, boiler, dll. Untuk kontrol yang digunakan ialah feedback controller. Feedback controller digunakan untuk mengembalikan keadaan menuju setpoint secara cepat. Feedback controller ini tergolong kontrol sederhana dibandingkan dengan kontrol yang lain. Yaitu dengan mengendalikan level pada tangki sehingga dapat dimonitoring setiap waktu. Dan juga untuk memonitoring pengendalian di kondisi lingkungan. Pada tugas akhir ini merancang dengan pengendali pada tangki yang control valve nya dikontrol dengan PLC melalui SCADA. Pengendali PI terbaik hasil dari metode Zeigler Nichols dengan simulink MATLAB yaitu Kp: 24.075 dan Ti: 3.5 s dengan settling time 20.3 detik dan overshoot 33.9%. Dari hasil pengujian jarak dengan sensor ultrasonik HC-SR04 memiliki % error 36.17% pada mikrokontroler dan 300 % pada SCADA. Untuk variasi bukaan valve output, untuk bukaan 25% hingga 50%, level air pada tangki 2 masih bisa menganggapi hingga menuju setpoint. Untuk bukaan 75% dan 100%, level air pada tangki 2 terus mengalami penurunan karena laju air yang keluar hampir lebih besar dari pada laju air yang masuk sehingga lama pengisian tangki sangat lama, untuk ketinggian 2 cm membutuhkan waktu 1543 detik.
KONTROL KESEIMBANGAN BALANCING LINE TRACER DENGAN METODE LOGIKA FUZZY PADA BIDANG MIRING
Author : Nurul Hasanah , Ali Husein Alasiry, Bambang Sumantri
Abstrak
Balancing robot yang diajukan pada tugas akhir ini yaitu balancing robot yang dapat seimbang ketika mengikuti garis (line following) dan ketika berjalan di bidang miring dengan hanya menggunakan dua roda di sisi kanan dan kiri. Keseimbangan robot ini sendiri menggunakan kontrol logika fuzzy untuk mempertahankan robot berdiri tegak. Kontrol mengikuti garis sendiri menggunakan kontrol PD (Proportional Derivative). Ketika berjalan di bidang miring robot menggunakan kontrol PID dari input rotary encoder yang outputnya berupa error sudut yang dapat mengubah setpoint robot menjadi condong sehingga robot dapat menaiki bidang miring. Dengan menggunakan metode logika fuzzy, robot dapat berdiri seimbang dengan rata-rata error sudut ±2 derajat. Respon keseimbangan ketika robot berjalan mengikuti garis dengan nilai KpL=10 dan KdL=80 berbentuk kurva S dengan jarak tepi ke titik tengah 10cm di bidang datar hasilnya yaitu robot dapat seimbang dengan error maksimal 3 derajat dan dengan rata-rata kecepatan robot sebesar 12,9 cm/s. Respon keseimbangan ketika robot berjalan mengikuti garis lurus dengan nilai nilai KpL=10 dan KdL=80 di bidang miring dengan nilai nilai Kpd=0,7, Kid=0,09 dan Kdd=0,2 hasilnya yaitu robot mencondongkan bodinya rata-rata 15 derajat ketika berjalan di bidang miring sepuluh derajat dan mencondongkan bodinya rata-rata 22 derajat ketika berjalan di bidang miring duapuluh derajat.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) SEBAGAI SUMBER PENERANGAN
Author : Brian Arizal Ali Bushi , Endro Wahjono, Moch.Machmud Rifadil
Abstrak
Dewasa ini, teknologi berkembang semakin pesat. Perkembangan itu selalu diimbangi dengan sumber energi yang efisien. Sumber energi yang efisien tersebut adalah energi listrik. Kebutuhan masyarakat akan energi semakin lama semakin meningkat tetapi tidak sebanding dengan kemampuan untuk penyediaan energi akibat bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama semakin lama semakin habis. Ditambah lagi masih banyak daerah-daerah yang bahkan belum terjangkau oleh pemerintah dalam penyadian energi listrik. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu penerapan energi terbarukan yang dapat diimplementasikan dengan mudah pada masyarakat. Sehingga, pada Tugas Akhir ini dibuat suatu Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Sebagai Sumber Penerangan, didapatkan generator DC yg menghasilkan tegangan 20 V¬dc mampu menghasilkan Tegangan 220 Vrms AC dengan frekuensi 50 Hz dengan beban lampu pijar 100 Watt effisensi sebesar 52,4%.
STUDI KASUS PATAHNYA SHAFT BOILER FEED PUMP TURBINE (BFPT) 20A PADA PLTU REMBANG MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE FAILURE ANALYSIS (RCFA)
Author : Harindra Darmawan , Erik Tridianto, Hendrik Elvian Gayuh Prasetya
Abstrak
PLTU Rembang memproduksi listrik berbahan bakar batubara dengan kapasitas pembangkitan listrik 2 X 315 MW. Pada PLTU Rembang terdiri dari berbagai macam komponen untuk menunjang produksi listrik, salah satunya adalah boiler feed pump turbine (BFPT). BFPT berjenis pompa sentrifugal multistage yang digunakan untuk mengalirkan air umpan (feedwater) dari deaerator menuju steam drum. Dikarenakan BFPT dioperasikan secara terus-menerus maka perlu untuk menjaga reliability dari pompa tersebut. Pada PLTU Rembang pernah terjadi kegagalan BFPT 20A akibat shaft patah. Untuk mencari penyebab kegagalan tersebut dalam penelitian ini digunakan metode Root Cause Failure Analysis (RCFA). Dari hasil RCFA diketahui penyebab patahnya shaft BFPT 20A dikarenakan tidak tersirkulasinya flow feedwater ketika BFPT trip sehingga terjadi water hammer. Selain itu juga disebabkan turning gear dalam keadaan stop ketika temperatur casing masih tinggi yang dapat menyebabkan bending pada shaft. Kedua hal tersebut menyebabkan material shaft mengalami kelelahan (fatigue) yang memungkinkan terjadinya awal retakan hingga shaft patah. Untuk mengatasi kegagalan yang telah terjadi diperlukan Failure Defense Task (FDT) yang dibagi menjadi FDT jangka pendek agar BFPT 20A segera beroperasi kembali dan FDT jangka panjang agar kegagalan yang sama tidak terulang kembali sehingga reliability BFPT 20A tetap terjaga. Hasil FDT yang telah dibuat diketahui dapat menurunkan biaya maintenance sebesar 8,16%.
ALAT PENGUSIR TIKUS DI RUANG MESIN MOBIL BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32
Author : Jauhan Jaisyal Mustasyfa , Arif Irwansyah, Edi Satriyanto
Abstrak
Masalah utama yang sering ditemui pemilik mobil adalah kabel dan bagian penting di ruang mesin kendaraan rusak akibat gigitan tikus. Tikus yang bersarang di ruang mesin dapat menyebabkan kerusakan serius yang mempengaruhi performa dan keselamatan kendaraan. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan membuat alat pengusir tikus di ruang mesin mobil berbasis mikrokontroler ESP32 yang mampu mendeteksi keberadaan tikus dan mengusirnya dengan suara yang tidak disukai tikus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup beberapa langkah utama. Pertama, ditentukan persyaratan dan desain sistem, termasuk pemilihan detektor gerak dan penghasil suara yang akan dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32. Kedua, dilakukan pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak, meliputi integrasi komponen, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian dan kalibrasi alat. Ketiga, pengujian alat ini dilakukan di ruang mesin mobil untuk mengevaluasi efektivitas pengusir tikus. Hasil penelitian menunjukkan pengusir tikus berbasis mikrokontroler ESP32 ini efektif mendeteksi keberadaan tikus dan mengusirnya. Alat ini mempunyai kemampuan beroperasi secara efektif, hasil numerik dari pengujian menunjukkan bahwa alat ini berhasil mendeteksi tikus dengan efektivitas hingga 100%.Untuk pengujian sensor ketinggian air didapati waktu yang diperlukan untuk menampilkan hasil pembacaan pada Blynk yaitu kisaran 2 detik, dengan kemampuan pembacaan sensor ketinggian air yaitu 100%. Perangkat pengusir tikus berbasis mikrokontroler ESP32 ini dapat memberikan solusi praktis dan inovatif terhadap permasalahan tikus di ruang mesin mobil, sehingga meningkatkan keselamatan dan performa mobil secara keseluruhan. Penelitian ini juga membuka pintu bagi pengembangan dan penerapan teknologi serupa dalam konteks lain yang memerlukan pembasmian hewan pengerat yang aman dan efektif.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer