SISTEM INFORMASI PENJADWALAN RAPAT
Author : Yofika Audrey Tisnawati  , Yanuar Risah Prayogi, Ali Ridho Barakbah

Abstrak

Kegiatan rapat adalah kegiatan yang tentunya dilakukan secara rutin yang ada di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya masih belum memiliki aplikasi penjadwal rapat sehingga masih banyak jadwal rapat yang saling bertabrakan, selain itu dalam penyebarannya masih dilakukan secara manual. Tabrakan jadwal rapat juga bisa dikarenakan oleh penyelenggara rapat yang tidak mengetahui jadwal rapat peserta yang akan diundang. Selain tabrakan jadwal rapat, terdapat kemungkinan terjadinya tabrakan ruang yang akan digunakan untuk menyelenggarakan rapat. Penyebaran yang masih dilakukan secara manual pun dapat menyebabkan undangan yang sudah tersebar dilupakan karena jarak waktu antara penyebaran rapat dan waktu rapat cukup jauh. Aplikasi SIRAPAT (Sistem Informasi Penjadwalan Rapat) dibuat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan penjadwalan rapat diantaranya adalah untuk memudahkan dosen/staff PENS untuk menjadwalkan rapat, menyebarkan informasi rapat dengan lebih mudah dan efisien, dan meminimalisir adanya tabrakan jadwal rapat. Metode yang digunakan untuk laporan akhir adalah unit testing dan user review. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa SIRAPAT memiliki fungsionalitas yang baik sesuai dengan tujuan awal dan sangat bermanfaat untuk diterapkan di kampus PENS.


ANALISIS PENGARUH PEMBEBANAN GENERATOR TERHADAP NILAI LAJU PERPINDAHAN KALOR PADA STATOR COOLING WATER DAN PERFORMA GENERATOR SINKRON 3 FASA KAPASITAS 660 MW

Author : Washiul Rizki  , Joke Pratilastiarso, Rifah Amalia

Abstrak

Pada generator sinkron 3 fasa, perubahan nilai pembebanan generator membuat arus listrik yang mengalir pada belitan stator berpotensi mengalami kerugian dalam bentuk kalor dan kalor tersebut dapat merusak belitan stator (short circuit current) jika tidak segera dipindahkan. Sehingga dibutuhkan sistem pendinginan pada bagian stator agar generator dapat bekerja secara kontinyu. Pada proyek akhir ini dilakukan analisis berdasarkan data aktual operasional generator di industri untuk mengetahui pengaruh pembebanan generator terhadap nilai laju perpindahan kalor pada stator cooling water dan performa generator. Penelitian ini dilakukan menggunakan generator sinkron 3 fasa dengan kapasitas 660 MW dan stator cooling water system menggunakan fluida kerja air demineralisasi. Variasi pembebanan generator yang digunakan adalah 50%, 75% dan beban puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan pembebanan generator berpengaruh pada kenaikan nilai laju perpindahan kalor pada stator cooling water dan menurunnya efisiensi generator. Nilai laju perpindahan kalor pada stator cooling water tertinggi di stator bagian top bar adalah 26368,95 W dan di bagian bottom bar adalah 28869,18 W, keduanya terjadi saat kondisi generator mengalami beban puncak. Nilai laju perpindahan kalor ini dipengaruhi oleh nilai koefisien konveksi yang berubah karena sifat termal air pendingin yang berubah mengikuti perubahan temperatur belitan stator. Sedangkan nilai efisiensi pada generator tertinggi adalah 98.77%, ini terjadi saat generator mengalami beban 50%. Efisiensi generator dipengaruhi oleh terjadinya rugi tembaga yang naik seiring kenaikan pembebanan generator. Persentase perhitungan nilai rata-rata error efisiensi generator adalah 0.13%.


OPTIMASI DESAIN UI/UX PADA GAME EDUKASI NUSA HERBA UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN BELAJAR DAN BERMAIN

Author : Raihan Satria Putra Firdaus  , Halimatus Sadyah, Artiarini Kusuma Nurindiyani

Abstrak

Game edukasi Nusa Herba dikembangkan untuk anak usia 7-9 tahun dalam mempelajari tanaman obat tradisional Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain UI/UX dan menerapkan strategi gamifikasi. Permasalahan utama bagaimana merancang UI yang sesuai kebutuhan kognitif anak serta optimalisasi gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi pengetahuan. Mengacu pada pendekatan Child-Centered Design (CCD), penelitian ini menerapkan prinsip desain berpusat untuk anak-anak, seperti warna cerah, ikon intuitif, navigasi sederhana, dan gamifikasi sesuai tingkat pengguna. Pengujian usability dilakukan dengan metode kuantitatif (System Usability Scale/SUS) dan kualitatif (observasi serta wawancara) kepada 34 anak usia 7-9 tahun pada perangkat Android. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan setelah optimasi: skor SUS naik dari Poor (53,67) menjadi Good (68,24); keinginan bermain ulang naik dari 82,4% menjadi 94,1%; kemampuan menjawab manfaat tanaman naik dari 61,8% menjadi 67,6%; dan tingkat kebosanan turun dari 17,6% menjadi 5,9%. Sebanyak 85,3% anak memilih versi setelah optimasi karena voice over karakter, dan UI yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi UI/UX melalui voice over, petunjuk visual hand click, dan peningkatan warna berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, intuitif, dan efektif bagi anak-anak sekaligus menjadi wadah pelestarian budaya digital melalui pengenalan jamu tradisional.


SISTEM KONTROL SUHU DAN KELEMBABAN PADA PMCB MENGGUNAKAN HEATER DAN EXHAUST FAN DENGAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK

Author : Mirza Ghulam Ahmad  , Moh. Zaenal Efendi, Rachma Prilian Eviningsih

Abstrak

Pole Mounted Metering Circuit Breaker adalah suatu alat sistem pengaman yang terdapat gardu portal pada bagian tegangan menengah sebesar 20 kV yang memiliki fungsi sebagai pemutus, penghubung dan pengaman pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV. Salah satu permasalahan yang ditemui adalah suhu pada PMCB terlalu tinggi maka dapat merusak isolator dan apabila heater pada PMCB mati akan membuat kelembaban pada PMCB naik dan mengakibatkan komponen-komponen yang ada di dalam PMCB menjadi lembab dan mudah berkarat. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem kontrol yang mampu menjaga suhu dan kelembaban PMCB agar selalu berada pada angka nominal sesuai standar. Berdasarkan dari SPLN D3.021.1.2020, diketahui kondisi pelayanan normal suhu udara sekitar tidak melebihi 40 derajat celcius dan suhu rata-ratanya sepanjang 24 jam tidak melebihi 35 derajat celcius dan kelembaban relatif tertinggi 100 RH. Sistem ini menggunakan AC voltage controller digunakan untuk mengontrol tegangan input heater dan exhaust fan. Metode kontrol yang digunakan adalah artificial neural network. Metode kontrol artificial neural network bekerja dengan input suhu dan kelembaban dan output menghasilkan nilai sudut penyalaan sebagai kontrol TRIAC pada AC voltage controller. Berdasarkan hasil pengujian hardware sistem close loop dapat diketahui bahwa, sistem mampu mengontrol suhu dan kelembaban pada set point suhu 35 derajat celcius dan kelembaban 50 RH pada waktu tertentu dengan error suhu 2,86 persen pada malam hari dan 0,57 persen pada sore hari serta error kelembaban 2,2 persen pada malam hari dan 11,8 persen pada sore hari dibandingkan dengan nilai set point.


LOKALISASI POSISI MULTI NODE MENGGUNAKAN METODE TRILATERASI UNTUK APLIKASI PEMANTAUAN PEMAIN BOLA BASKET

Author : Fakhris Wafa Mohamad  , Niam Tamami, Ali Husein Alasiry

Abstrak

UWB (Ultra-Wide Band) adalah teknologi modulasi sinyal radio dengan daya rendah (low energy) untuk komunikasi jarak pendek dengan bandwidth yang tinggi di sebagian besar spektrum gelombang radio. Aplikasi dari teknik UWB telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari , seperti teknologi positioning. DWM1000 merupakan salah satu perangkat yang menggunakan teknologi Ultra-Wide Band. Alat ini adalah transceiver nirkabel yang memiliki berbagai keunggulan dibanding dengan device yang lainnya, diantaranya adalah memiliki ke-presisian yang baik dengan daya rendah dan transfer rate yang tinggi. Tugas akhir ini menerapkan teknologi UWB di bidang olahraga, yaitu untuk lokalisasi pergerakan pemain bola basket di lapangan. Data pergerakan pemain digunakan oleh pelatih atau manajer tim untuk mengetahui kondisi setiap pemain dan strategi terbaik yang akan digunakan dalam pertandingan. Secara umum, lokalisasi posisi pemain yang ada sekarang menggunakan teknologi GPS atau image processing. Kelemahan dari teknologi GPS adalah tidak bisa digunakan di dalam ruangan/indoor , sedangkan kelemahan image processing adalah kamera yang digunakan harus memiliki spesifikasi yang bagus untuk menjangkau seluruh bidang permainan. Dengan menggunakan sistem yang telah dibuat, error estimasi posisi rata-rata untuk kondisi LOS sebesar 16 cm dan ketika berada pada kondisi NLOS sebesar 33 cm dengan refresh rate GUI sebesar 16 ms