RANCANG BANGUN PROTOTIPE IDENTIFIKASI GANGGUAN DAN OPERASI PEMUTUS BALIK OTOMATIS PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH BERBASIS TELEGRAM
Author : Akbar Maulana  , Hendik Eko HS, Arman Jaya

Abstrak

Proses distribusi tenaga listrik PT. PLN adalah hal yang sangat penting dan harus diperhatikan. Terlebih lagi dalam segi keandalan serta mutu pelayanan. Namun dalam kondisi di lapangan sering terjadi hambatan dalam pelayanan yaitu terdapat gangguan yang diakibatkan banyak faktor diantaranya faktor eksternal atau faktor alam yang berupa ranting pohon maupun hewan. Gangguan pada penyulang 20 kV dapat terindikasi dari recloser atau pemutus balik otomatis. Jika terjadi gangguan maka petugas perlu datang ke pemutus balik otomatis untuk mengetahui gangguan yang terjadi. Dalam prosesnya hal tersebut cukup memakan waktu untuk mencari letak gangguan maka dibuat sebuah alat yang dapat memberikan informasi secara cepat terkait jenis gangguan dan besar arus gangguan yang terjadi pada jaringan agar cepat mendapatkan informasi serta gangguan segera ditangani. Perancangan pemutus balik otomatis untuk jaringan tegangan menengah 20V line to line sebelum terhubung ke beban ini diharapakan dapat mensimulasikan gangguan beban lebih dan hubung singkat. Cara kerja dari sistem ini adalah ketika terjadi gangguan beban lebih sehingga menyebabkan arus melebihi 10 A batas arus yang telah disetting pada mikrokontroller maka sensor arus akan mendeteksi dan mengirimkan data ke mikrokontroler. Setelah itu mikrokontroller akan memberikan perintah driver relay. Driver relay akan mengendalikan kontaktor untuk memutus jaringan. Pada saat terjadi gangguan pada sistem dapat mendekteksi gangguan tersebut terjadi gangguan sementara atau permanen, ketika terjadi gangguan sementara maka sistem akan memberikan delay 5 detik untuk mengecek gangguan dan akan close kembali namun jika terjadi gangguan permanen maka sistem akan open atau trip. Kemudian akan dikirimkan notifikasi melalui telegram. Data yang dikirimkan merupakan data arus gangguan serta fasa apa yang terkena gangguan. Diharapkan nantinya hal tersebut dapat mempermudah dan mempercepat perbaikan maupun penormalan gangguan yang terjadi pada jaringan akibat gangguan.


EVENT DATA RECORDER: PERANCANGAN SISTEM PEREKAMAN PUTARAN MESIN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR FUSION

Author : Muhamad Nindya Prawira  , Endah Suryawati Ningrum, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Event Data Recorder merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk merekam riwayat aktifitas dari suatu wahana atau kendaraan tertentu, yang nantinya hasil rekaman tersebut dapat dimanfaatkan dalam proses analisa kendaraan untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan. Objek EDR pada penelitian ini diimplementasikan pada kendaraan roda dua. Salah satu parameter penting yang direkam adalah kecepatan putaran engine sepeda motor. Putaran engine motor nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pengidentifikasi bagaimana status kecepatan sepeda motor, serta dapat menjadi acuan informasi tentang parameter akselerasi yang dilakukan oleh pengemudi saat berkendara. Putaran motor diidentifikasi melalui sinyal suara dan getaran yang dihasilkan oleh gerakan crankshaft mesin, yang dideteksi menggunakan sensor accelerometer dan sensor mikrofon. Sinyal dalam domain waktu ditransformasi ke domain frekuensi menggunakan algoritma Fast Fourier Transform untuk mengetahui respon frekuensi yang muncul dan mengonversi frekuensi tersebut ke satuan RPM. Data yang dihasilkan kedua sensor digabungkan menggunakan metode Complementary filter. Fusi dari kedua sensor menghasilkan data pembacaan RPM dengan error rata-rata terkecil sebesar 5,39%.


SIMULASI SISTEM KONTROL DAN KOORDINASI UNTUK MELAKUKAN PERGERAKAN MEMINDAHKAN BENDA PADA TANGAN HUMANOID ROBOT FLOW

Author : Dicky Putra Pranajaya  , Dadet Pramadihanto, Fernando Ardila, R.Sanggar Dewanto

Abstrak

Perkembangan dunia robotika sangatlah cepat, hal ini didukung oleh semakin banyaknya peminat dunia robotika dari seluruh penjuru dunia. Akan tetapi, perkembangan robotika di Indonesia masih kurang dirasakan, terutama pada pengembangan adult-size dan teen-size humanoid robot. Hal inilah yang menjadi alasan dibutuhkannya riset mengenai adult-size dan teen-size humanoid robot di Indonesia. Humanoid robot adalah robot yang dibuat berdasarkan struktur tubuh manusia, sehingga diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan layaknya manusia. Salah satu bagian penting dari robot humanoid adalah lengan dan tangan robot. Lengan dan tangan robot memiliki peranan yang sangat penting yang dapat menunjang peranan robot humanoid yaitu sebagai alat untuk melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar. Fokus penelitian ini adalah untuk membuat lengan robot humanoid FloW yang memiliki 7 derajat kebebasan pada masing-masing lengan. Peneliti telah membuat desain mekanik legan robot 7 DoF yang proporsional sesuai bentuk dan ukuran lengan manusia. Kemudian peneliti dapat menentukan pemodelan kinematikanya dengan menggunakan metode DH Parameter. Sehingga, lengan robot tersebut akan dapat memposisikan End of Effector (gripper) sesuai keinginan. Sistem tersebut disimulasikan pada software simulator V-Rep untuk menguji desain serta pemodelan kinematika yang telah dibuat. Nilai error untuk kinematika maju lengan robot berkisar antara 0,07 hingga 0,52 cm. Sedangkan untuk kinematika mudur sebesar 0,065 hingga 0,076 cm. Dan tujuan akhir, dibuat simulasi dinamik pada lengan robot untuk dapat mengambil dan memindahkan botol.


ALAT MONITORING PENCURIAN ENERGI LISTRIK SAMBUNG LANGSUNG PADA TARIKAN SR BERBASIS IOT

Author : Fahmi Zakariya Firdaus  , Irianto, Indra Ferdiansyah

Abstrak

Dalam proses distribusi tenaga listrik PLN kepada pelanggan terdapat masalah – masalah yang dihadapi. Salah satunya adalah susut yang dapat merugikan dan mengurangi pendapatan PLN. Susut terdapat 2 macam yaitu susut teknis dan susut non – teknis. Susut teknis biasa disebabkan oleh jaringan PLN, sedangkan susut non – teknis bisa disebabkan karena pencurian listrik. Sistem monitoring yang dapat membantu penurunan susut sangat dibutuhkan oleh PLN, dimana sistem tersebut dapat memonitor adanya indikasi pencurian listrik. Untuk itu pada proyek akhir ini dirancang alat monitoring pencurian energi listrik sambung langsung yang berdasar pada metode hukum kirchhoff 1, sensor arus dipasang pada tarikan SR (Sambungan Rumah) fasa dan netral untuk mengetahui selisih dari arus antara fasa dan netral. Apabila terdapat selisih yang signifikan antara keduanya, dan arus fasa lebih besar dibandingkan dengan arus netral maka terdapat indikasi pencurian listrik sambung langsung fasa. Sensor tersebut diintegrasikan dengan mikrokontroller yang berbasis IoT, data yang didapatkan akan disimpan pada SD card dan dikirim dengan modul komunikasi yang kemudian akan diterima oleh petugas atau pegawai melalui website. Sehingga dengan adanya alat ini diharapkan target operasi dapat mudah didapatkan dan mengurangi susut distribusi PLN.


RANCANG BANGUN SISTEM PENGATURAN KECEPATAN PUTAR MOTOR DC PADA ALAT PENCAMPUR WARNA CAT

Author : Dewi Rodiyah  , Epyk Sunarno, Dimas Okky A.

Abstrak

Mengecat tembok dengan warna yang beragam sedang menjadi tren di masyarakat. Namun biaya yang dikeluarkan untuk membuat tembok yang warna warni tidaklah murah. Apabila ingin warna yang lebih beragam, beberapa orang mengakalinya dengan mencampur warna secara manual. Akan tetapi hasil pencampuran warna manual tersebut tidak selalu akurat dan juga tidak praktis dalam pengerjaannya. Dari masalah tersebut, diciptakannya suatu alat yang mampu menghasilkan berbagai macam warna dari beberapa warna dasar secara otomatis, sehingga hasilnya lebih akurat dan mudah digunakan. Solusi untuk permasalahan ini adalah dengan membuat alat pengaduk cat otomatis yang memanfaatkan motor DC 24 volt sebagai pengaduk. Pada proyek akhir ini dilakukan pengaturan kecepatan putar motor DC 24 volt dengan ATmega 16 melalui PWM (Pulse Widht Modulation) dengan feedback berupa sensor tegangan. Motor DC akan mulai berputar saat nilai dari sensor berat sudah mencapai set point. Untuk beban cat yang berbeda, yaitu 0,5 kg dan 1 kg, kecepatan putar motor dijaga konstan dengan menstabilkan tegangan keluaran converter. Pengaturan tegangan dilakukan dengan metode increment decrement untuk mengatur tegangan Va pada motor. Tegangan motor diperoleh dari keluaran Buck Converter yang dijaga konstan pada 17 volt dengan duty cycle 81% untuk beban 1 kg dan 75% ketika tidak berbeban. Sehingga dengan alat ini mampu membantu masyarakat yang ingin mengecat tembok dengan beragam warna tanpa harus membeli semua warna dan mendapatkan hasil yang maksimal dengan pengadukan yang stabil.