Author : Bagus Malik Kusuma Atmadja , Ardik Wijayanto, Legowo Sulistijono
Abstrak
Kopi vending machine dirancang untuk mengatasi kebutuhan masyarakat dengan proses penyajian yang efisien. Pada umumnya kopi vending machine membutuhkan tombol untuk mengeluarkan jenis minuman yang diinginkan. Alat ini memiliki kekurangan dimana user harus menekan tombol pada mesin sehingga diperlukan variasi baru untuk memudahkan masyarakat dari segi pemesanan. Seiring berkembangnya tekhnologi kopi vending machine berbasis voice command ini dapat dijadikan sebagai alternatif solusi bagi masyarakat untuk memudahkan cara pemesanan. Alat ini bertujuan untuk mempermudah tempat – tempat umum seperti ruang tunggu maupun coffee shop yang kekurangan tenaga kerja. Penelitian ini menanamkan voice command pada embedded controller 8 bit. Sistem voice command pada vending machine ini menggunakan microphone sebagai pendeteksi suara, apabila alat menerima input suara sesuai dengan pesanan maka alat akan mengeluarkan kopi atau pesanan yang telah diucapkan. Menu yang disajikan pada alat ini sebanyak 4 macam yaitu, kopi, kopi susu, cappucino, white coffee. Pada alat ini faktor yang sangat berpengaruh yaitu noise lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode Euclidean Distance presentase keberhasilan dari kopi vending machine berbasis voice command ini adalah 73,25% sesuai kontribusi yang diinginkan.
ANALISA KINERJA KODE LDPC PADA SISTEM MIMO OFDM DENGAN MODEL KANAL SUI
Author : Adhi Asta Krisna , Yoedy Moegiharto
Abstrak
Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap kinerja kode Low Density Parity Check (LDPC) pada sistem Multiple Input Multiple Output (MIMO) - Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang disimulasikan pada kanal Stanford University Interm (SUI) dengan modulasi M-PSK serta beberapa variasi code rate dan iterasi.Pengujian kinerja sistemdilakukan dengan menganalisa nilai Bit Error Rate (BER) terhadap Energy per Bit to Noise Power Spectral Density Ratio (Eb/No) yang diterima oleh sistem.Pada penelitian ini dilakukan pengamatan dengan membandingkan kinerja MIMO-OFDM dengan dan tanpa kode LDPC pada kanal SUI. Dengan kinerja LPDC pada antena 2x2 diperoleh efisiensi ± 3 dB dibandingkan tanpa kode LDPC untuk mencapai BER 10-2 . Sedangkan pada antena 2x4 diperoleh efisiensi ± 5 dB dan pada antena 4x4 diperoleh efisiensi ± 4 dB untuk mencapai BER 10-5. Kemudian dengan code rate 1/3 menghasilkan efisiensi ± 2 dB dibandingkan code rate 1/2 baik pada antena 2x4 maupun 4x4 untuk mencapai BER 10-4.Sedangkan untuk jumlah iterasi kinerja terbaik dihasilkan pada iterasi 50 dengan BER 10-5 pada nilai SNR -2 dB. Dari simulasi yang sudah dilakukan, penggunaan multi antena dan kode LDPC dapat memperbaiki kinerja sistem dengan indikator grafik BER terhadap fungsi SNR.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBAYARAN LISTRIK PRABAYAR UNTUK USAHA KOS DENGAN MONITORING ENERGI BERBASIS IoT
Author : Muhammad Sahal , Dedid Cahya Happyanto, Madyono
Abstrak
Proposal Tugas Akhir dengan judul RANCANG BANGUN SISTEM PEMBAYARAN LISTRIK PRABAYAR UNTUK USAHA KOS DENGAN MONITORING ENERGI BERBASIS IoT mempunyai tujuan untuk merancang sistem monitoring penggunaan daya listrik dan memprediksi penggunaan listrik selama satu bulan kedepan. Dari prediksi penggunaan listri tersebut dapat memudahkan penghuni kos maupun pengusaha kos dalam melakukan pembayaran listrik. Laporan Tugas akhir ini membahas tentang pengembangan sistem monitoring energy yang meliputi: monitoring daya, estimasi pemakaian, jumlah pembayaran listrik, dan data pembayaran yang telah dilakukan. Setelah rancangan selesai dibuat, maka dapat diketahui bahwa pada sistem yang dibuat membutuhkan sensor arus dan tegangan untuk pengambilan data, mikrokontroler untuk mengelola data dan modul wifi untuk mengirim data pada data database. Data yang dikirimkan ke database akan diolah lalu ditampilkan pada website sehingga memudahkan penghuni kos maupun pengusaha kos untuk melihat informasi yang dibutuhkan. Sistem pembayaran dilakukan dengan mengisi nominal dan melakukan pembayaran melalui transfer bank ataupun aplikasi pembayaran. Pembayaran yang telah dilakukan akan diproses oleh system dan akan menjadi kwh.
APLIKASI TATA NASKAH DINAS ELEKTRONIK STUDI KASUS DESA PINGGIRPAPAS KABUPATEN SUMENEP
Author : Ahmad Rafi'e , Hero Yudo Martono, Fadilah Fahrul Hardiansyah
Abstrak
Tata naskah dinas merupakan suatu pelaksanaan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance). Reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan khususnya di Kabupaten dan Kota di antaranya dengan menerapkan sistem yang terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi komputer yang telah terhubung pada setiap unit organisasi/unit kerja untuk mendukung penyelenggara administrasi pemerintahan guna mempercepat dan mempermudah arus informasi tata naskah dinas. Dalam hal permohonan pembuatan naskah dinas khusunya Desa Pinggirpapas Kabupaten Sumenep masih menggunakan cara manual (print out). Sehingga dalam proses pelayanan terhadap masyarakat yang melakukan permohonan naskah dinas menjadi kurang efektif dan sedikit menyita waktu. Adanya problem tersebut penulis akan menerapakan suatu penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance) yaitu sebuah aplikasi tata naskah dinas elektronik. Implementasi yang diharapkan adalah dapat berhasil mempermudah pekerjaan Aparat Desa dalam hal pelaporan pertahun dan memberikan pelayanan efisien ke masyarakat. Selain itu, Kepala Desa bisa mengontrol naskah dinas dari jarak jauh.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID UNTUK SISTEM PENERANGAN PADA KOLAM PEMANCINGAN IKAN BANDENG DI DESA KALANGANYAR SEDATI SIDOARJO
Author : Khairani Rizqi Amalia Siregar , Irianto, Moch.Machmud Rifadil
Abstrak
Kolam pemancingan laguna merupakan salah satu pemancingan di Kalanganyar Sedati Sidoarjo yang tidak mendapatkan supply listrik dari PLN. Sehingga kolam pemancingan tersebut tidak dapat membuka kolam pemancingan hingga malam hari. Oleh karena itu, dibuatlah tugas akhir ini yang memanfaatkan energy matahari dan angin untuk sebagai energi pokok dan akan dikonversi menjadi energi listrik alternatif dan akan digunakan untuk charging baterai/akumulator. Kincir angin tipe horizontal digunakan sebagai penggerak generator DC. Tegangan keluaran generator DC yang berubah – ubah diatur oleh buck – boost converter agar tegangan output yang dihasilkan stabil 14,4 yang digunakan untuk mengisi aki sebesar 12V/80Ah. Selain menggunakan kincir angin untuk menghasilkan sumber listrik, di sini terdapat solar cell (tenaga cahaya matahari) dengan maksimum daya sebesar 100 WP. Tegangan keluaran solar cell yang berubah-ubah diatur oleh Buck Converter agar tegangan output yang dihasilkan stabil 14,4 volt yang digunakan untuk mengisi aki sebesar 12V/80Ah. Hasil pengujian pengisian baterai 12V/80Ah dengan buck converter di dapat nilai tegangan charging rata-rata sebesar 14.45 V dan arus charging rata-rata 1 ampere. Pengisian dengan generator BLDC , menunjukkan arus charging yang sebesar 0.15 ampere, namun pengisian tidak dapat dilakukan karena arus yang dihasilkan oleh motor BLDC sangat kecil sehingga tidak mampu men-charge aki.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer