Author : Ardy Setyo Saptono , Aries Pratiarso, M. Zen Samsono Hadi
Abstrak
Perkembangan jaringan nirkabel saat ini sangat cepat perkembangannya, sehingga jaringan nirkabel sekarang sangat sering digunakan khususnya didaerah yang tidak terjamah atau berbahaya untuk dijangkau manusia. Hal ini dapat membantu kinerja pekerjaan dari semua orang yang ingin mengambil data tanpa harus kelokasi. Pada proyek akhir ini dibuat jaringan sensor nirkabel yang menggunakan sistem heterogen untuk energi disetiap nodenya menggunakan algoritma MN-LEACH dan LEACH. Dari sifat baterei yang heterogen akan membuat perbedaan nilai energi disetiap node nantinya. Nantinya dari perbedaan jumlah energi baterei yang terdapat pada baterei tersebut diterapkan pada algoritma LEACH dan MN-LEACH untuk dapat mengetahui perbedaan efisiensi energi yang terjadi ketika node tersebut bergerak dan ketika node tersebut dalam kondisi diam. Dalam proyek akhir ini dibuat jaringan sensor nirkabel dengan algoritma LEACH dan MN-LEACH . dimana parameter tambahan dari MN-LEACH dengan heterogennya adalah perpindahan node (mb) dengan jumlah node yang mobile 20%,60% dan 100% dari seluruh total node yaitu 100 dan jumlah node yang advanced/heterogen (m). dan yang terakhir peletakan base station pada koordinat (50:50),(50:100),dan (50:175)
ALAT BANTU VISUALISASI AKTIVITAS PENGGUNA WEB DENGAN MENGGUNAKAN GRAPH THEORY DAN COMPLEX NETWORK
Author : Ridlwan Yunus , Ferry Astika Saputra, Ira Prasetyaningrum
Abstrak
Graf adalah salah satu bidang dalam ilmu matematika. Graf sering digunakan untuk merepresentasikan objek-objek diskrit dan hubungan antara objek objek tersebut. Representasi visual dari graf dapat dilakukan dengan menyatakan objek sebagai noktah, bulatan, atau titik, sedangkan hubungan antara objek dinyatakan dengan garis. Analisis network bertujuan untuk mengetahui karakteristik suatu kelompok dalam mengakses internet. Dengan menggunakan graf kita dapat memvisualisasikan penggunaan internet dari suatu kelompok tertentu untuk selanjutnya dianalisis dengan metode yang tersedia seperti Node degree, Degree distribution, Diameter dan Average shortest path. Sehingga diketahui karakeristik pennggunaan internet dari suatu kelompok tersebut.
DRONE PEMANTAU KERUSAKAN SOLAR PANEL PADA PEMBANGKIT TENAGA SURYA DENGAN METODE IMAGE PROCESSING
Author : R.R. Ardiyanti Putri Hapsari , Anhar Risnumawan, Adytia Darmawan
Abstrak
Panel surya yang diletakkan di area terbuka, membuat permukaan panel surya mudah kotor dan rusak. Hal ini menyebabkan sinar matahari yang terserap tidak maksimal. Oleh sebab itu, penelitian kali ini dibuat sebuah metode dengan perangkat lunak MATLAB untuk memudahkan manusia dalam memeriksa persentase kerusakan yang terjadi pada permukaan panel surya yang diakibatkan oleh hotspot dan debu. Untuk mendapatkan panel surya dan hasil analisa yang diinginkan, sistem yang bekerja pada drone ini menggunkaan kamera termal sebagai media pengambilan data berupa gambar permukaan panel surya untuk dianalisa. Data yang didapatkan diolah menggunakan metode image processing dan dilakukan analisa persentase kerusakan yang terjadi pada panel surya. Sistem ini hanya mendeteksi hotspot dan debu sebagai kerusakan. Kriteria gambar yang menghasilkan hasil akurat untuk dianalisa adalah gambar yang diambil secara vertikal di atas permukaan panel surya.
ANALISA PERFORMA PERALATAN AUTOMATIC DEPENDENT SURVEILLANCE BROADCAST (ADS-B) MENGGUNAKAN SDR RTL2382U DENGAN ADS-B GECI TYPE GT-280 DI BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG
Author : Adam Bukhori , I Gede Puja Astawa
Abstrak
Automatic Dependant Surveillance Broadcast (ADS-B) yang merupakan teknologi surveillance berbasis Global Positioning System (GPS) dan satelit diaplikasikan ke pesawat terbang untuk mengetahui informasi berupa identitas, posisi, ketinggian, kecepatan, serta kondisi pesawat seperti status penerbangan dan lain-lain. SDR RTL2382U adalah Software Defined Radio yang mengaplikasikan hardware radio seperti modulator, demodulator dan tunner di dalam suatu software receiver dimana SDR RTL2382U dapat digunakan untuk menerima dan memproses sinyal yang dipancarkan transponder pesawat. Salah satu permasalahan saat ini adalah tidak semua area penerbangan tercover ADS-B karena terbatasnya peralatan ADS-B yang dimiliki oleh beberapa bandara. Penelitian ini mengusulkan ADS-B receiver RTL2382U untuk menerima data ADS-B yang dipancarkan pesawat dengan frekuensi 1090 MHz. Proses penerimaan informasi dengan menerjemahkan data berupa format data Asterix Cat 21 sebagai komunikasi antara pesawat dengan stasiun ADS-B di darat. Sehingga menjadikan proses monitoring pesawat oleh pemandu pesawat dapat lebih efektif dan optimal. Hasil akhir dari implementasi penelitian ini, sistem telah mampu menampilkan data informasi beserta posisi pesawat dalam web sever dengan rata-rata success rate sebesar 88.45% dan speed error rata-rata 0.402%. Selain itu sistem mampu memberikan informasi secara real time dengan rata-rata accuracy sebesar 95.22%.
OPTIMASI BTS TEKNOLOGI 2G DAN 3G DI KOTA BANGKALAN
Author : Aldrian Devanto , Hani'ah Mahmudah, Nur Adi Siswandari
Abstrak
Teknologi telekomunikasi bergerak seluler dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir, dari teknologi analog kemudian beralih ke teknologi digital. Salah satu aplikasi teknologi digital adalah Global System for Mobile Communications(GSM).Seiring pentingnya menjamin kepuasan pelanggan bagi pihak operator, maka kualitas pelayanan (Quality of Service) harus dijaga dan terus ditingkatkan.Bagi operator harus selalu peka terhadap setiap keluhan user yang menginginkan terjaminnya kualitas sinyal yang kuat dan kualitas suara untuk komunikasi. Untuk itu perlu diadakan optimasi pada jaringan proses dimana semua informasi mengenai hardware konfigurasi, konfigurasi antena (ketinggian, azimuth, tilting), topologi jaringan dan informasi aktivitas yang berkaitan dengan topologi jaringan, definisi KPI( Key Performance Indicator) dan juga performansi jaringan dikumpulkan sebagai sebuah kesatuan informasi untuk melakukan analisa dan improvement pada jaringan seluler. Pada penelitian ini telah dilakukan pengukuran level daya BTS di Bangkalan dengan cara lock sektor setiap BTS existing pada wilayah bangkalan. Pada hasil pengukuran didapatkan hasil coverage area yang masih belum optimal, antara lain pada site 2G pada kecamatan socah dan kecamatan blega. Untuk site 3G pada rute pengukuran Bangkalan hingga perbatasan sampang terdapat banyak blankspot dikarenakan hanya terdapat sedikit nodeB yang ada di rute tersebut. Dalam hal ini perlu adanya langkah optimasi dikarenakan untuk meningkatkan jangkauan coverage area dengan cara merubah azimuth antena dan daya pancar antena. Hasil optimasi pada site 2G pada kecamatan socah dapat meningkatkan coverage area sebesar 18,54% sehingga terjadi peningkatan coverage menjadi 3,2 Km yang sebelumnya adalah 2,7 Km. Dan untuk site 3G terdapat 3 site yang disarankan untuk optimasi penambahan site pada rute bangkalan menuju perbatasan
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer