IMPLEMENTASI TEKNIK FRAME BLOCKING TRANSISI PADA VIDEO PROMOSI UMKM TUSUK SATE GUNUNGPRING DI KABUPATEN NGANJUK
Author : Anggoro Cahyo Rafi Widodo  , M. Agus Zainuddin, Hestiasari Rante

Abstrak

Tugas akhir ini berfokus pada pembuatan video promosi usaha mikro kecil menengah di kabupaten Nganjuk. Kabupaten Nganjuk merupakan kabupaten yang terdapat banyak usaha mikro yang perlu dipromosikan agar masyarakat tahu mengenai keberadaaanya. UMKM merupakan usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. UMKM Tusuksate Gunungpring adalah usaha mikro yang berada di Kabupaten Nganjuk. UMKM ini memproduksi produk tusuk sate setiap harinya. Namun sayangnya, banyak masyarakat khususnya warga Nganjuk belum mengetahui keberadaanya karena UMKM ini tergolong baru berdiri. Maka dari itu perlu adanya dibuat video promosi untuk mengenalkan UMKM ini kepada masyarakat khusunya masyrakat Kabupaten Nganjuk. Proyek akhir ini menerapkan Teknik Transisi Frame Blocking pada beberapa scene video yang ada. Pada proyek akhir ini akan menunjukkan latar belakang pemilik usaha ini dan juga akan menunjukkan beberapa proses pembuatan produk yang ada. Tugas akhir ini memiliki output berupa video yang berisi terkait UMKM tersebut. Tugas akhir ini juga berhasil diterima pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk. Yang artinya, tingkat keberhasilan pada video ini sudah ada. Selain itu, tugas akhir ini juga sudah di review oleh beberapa user dan memiliki tingkat keberhasilan sebesar 89,1%.


PENYANGGA KAMERA AKSI 3 DIMENSI OTOMATIS

Author : Ragil Iqbal Tawakal  , Achmad Subkhan KH, Achmad Basuki

Abstrak

Video 3 dimensi adalah video yang dapat mengeluarkan efek seolah-olah merasa ada di dalam video tersebut, maka dari itu video 3D adalah video yang impresif. Namun pada saat ini masih belum ada alat khusus yang dapat membuat video 3 dimensi dengan mudah dan murah. Saat ini untuk membuat video 3 dimensi masih harus memakai kamera khusus dengan harga yang mahal. Selain itu tidak semua orang paham dan mampu membuat video 3 dimensi karena masih kurangnya pemahaman dalam pengoprasian kamera profesional tersebut, sehingga tidak semua orang dapat menikmati video 3 dimensi. Oleh karena itu dibuat sebuah alat automatic 3D anaglyph action camera holder yang lebih mudah dan murah yang digunakan untuk meningkatkan produksi video 3D. Automatic 3D anaglyph action camera holder dibuat dengan menyatukan beberapa komponen alat yang terdiri dari tripod, action camera, shoe mount, dan automatic 3D holder. Selanjutnya dilakukan pengambilan gambar dengan mengarahkan action camera pada sudut yang sesuai dan mengatur kedua action camera pada jarak yang sesuai dari pusat holder, sehingga pengambilan gambar lebih tajam dan terlihat efek kedalamannya. Pengujian alat 3D anaglyph action camera holder dilakukan dengan menyatukan dua video yang dirubah komponen RGBnya menjadi red-cyan, yang merupakan salah satu metode yang digunakan dari banyak cara untuk membuat gambar 3D dari dua gambar stereoscopic yang disebut anaglyph. Dengan demikian, pengaturan untuk membuat video 3 dimensi menggunakan alat automatic 3D anaglyph action camera holder ini adalah jarak antar kamera yang sesuai adalah sekitar 7cm, kemudian jarak kamera dengan objek yang sesuai sekitar 125cm – 200cm, lalu sudut kamera yang sesuai adalah sudut 0°.


SIMULASI PEMBANGKITAN KUNCI RAHASIA BERBASIS RSS PADA TOPOLOGI STAR

Author : Shylvia  , Mike Yuliana, Prima Kristalina

Abstrak

Dalam proses pengiriman data secara wireless dibutuhkan sistem keamanan data yang tinggi agar tidak terjadi kebocoran data. Pembangkitan kunci rahasia antar perangkat nirkabel menggunakan Physical Layer Security telah menjadi alternatif menarik untuk keamanan pada perangkat wireless. Dalam Proyek Akhir ini, diusulkan sebuah kerangka kerja untuk pembangkitan kunci rahasia pada beberapa perangkat nirkabel menggunakan topologi star dengan memanfaatkan Received Signal Strength (RSS). Pengujian dilakukan pada lingkungan indoor dan semi outdoor dengan memanfaatkan karakteristik keacakan pada kanal wireless. Dari hasil pengukuran dihasilkan Received Signal Strength (RSS) untuk kemudian dihitung variable Difference Of Signal Strength (DOSS) yang akan digunakan untuk membangkitkan kunci rahasia. Dari skenario yang ditentukan pada penelitian ini diperoleh korelasi rata-rata Difference Of Signal Strength (DOSS) sebesar 0,846. Berdasarkan pengujian data diperoleh hasil Key Generation Rate (KGR) rata-rata 4,2065 bit/s dan Key Disagreement Rate (KDR) rata-rata 0,172 untuk semua skenario dan kunci yang diperoleh mampu memenuhi seluruh syarat randomness pada National Institute of Standards and Technology (NIST) dengan nilai diatas 0,01.


NAVIGASI OTONOM PADA ROBOT MOBILE MENGGUNAKAN REINFORCEMENT LEARNING

Author : Muhammad Makarimal Akhlak  , Akhmad Hendriawan, Bambang Sumantri

Abstrak

Salah satu tantangan dalam perkembangan robot mobile yaitu memiliki kemampuan robot untuk bernavigasi dengan aman. Seperti algoritma A* dan Dijkstra sudah cukup banyak dikembangkan dan dapat bernavigasi menuju ke targetnya. Namun, metode ini memiliki kekurangan yaitu ketika posisi robot diubah dari posisi sebelumnya, robot harus melakukan komputasi ulang sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama. Penelitian ini menawarkan perbaikan dari metode yang sudah ada yaitu menggunakan metode reinforcement learning yang memungkinkan robot tidak perlu melakukan komputasi ulang Ketika bergerak dengan posisi robot yang berbeda tanpa melakukan komputasi ulang. Algoritma Q-Learning, salah satu metode Reinforcement Learning, digunakan dalam eksperimen ini untuk melatih agen berupa robot mobile dengan tiga aksi navigasi: maju, hadap kanan, dan hadap kiri. Pelatihan dilakukan selama 30.000 episode dengan parameter discount rate sebesar 0.95 dan learning rate sebesar 0.35 Hasil penelitian menunjukkan bahwa agent yang dilatih menggunakan metode ini mampu bergerak menuju target dengan efisien dan beradaptasi dengan perubahan posisi awal tanpa melakukan komputasi ulang. Agen juga berhasil mencapai konvergensi dalam lingkungannya, membuktikan keandalannya dalam navigasi.


PEMBUATAN E-CATALOG DAN DATA SET PRODUK FOTOGRAFI 3D NUSANTARA

Author : Bayu Wirayudha  , Martianda Erste Anggraeni, Ibrohim Yofid Fananda

Abstrak

Pesatnya perkembangan teknologi, dunia digital dan internet tentu juga berimbas pada dunia pemasaran. Tren pemasaran di dunia beralih dari yang semula konvensional (offline) menjadi digital (online). Strategi digital marketing ini lebih berpeluang baik karena memungkinkan para calon pelanggan mampu untuk memperoleh segala macam informasi mengenai produk dan bertransaksi melalui internet. Salah satu media digital yang dapat digunakan untuk mempromosikan serta sebagai galeri dari produk inovasi bisa berupa katalog digital. Namun sekarang ini isi dari katalog digital masih sebatas teks dan gambar saja. Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan semakin banyaknya media digital, akan sangat menarik jika dalam pembuatannya terdapat produk inovasi berupa e-catalog dengan adanya fitur menampilkan 3D objek sebagai inovasi customer experience baru dalam eksplorasi produk digital. Salah satu tim yang telah mengimplementasikan dan mengembangkan teknologi 3D fotografi tersebut adalah 3D Nusantara. 3D Nusantara merupakan tim dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang mengembangkan dan mengimplementasikan 3D fotografi dalam web serta telah membuat alat mekanika auto capture 3D fotografi. Tim 3D Nusantara menggunakan media publikasi e-catalog unttuk mempublikasikan produk inovasi hasil 3D fotografi. E-catalog adalah sebuah katalog yang berisi informasi mengenai daftar produk, jenis, dan spesifikasi teknis yang dapat diakses secara digital. Dari permasalahan tersebut, diharapkan melalui pembuatan e-catalog berbasis 3D fotografi dapat menjadi terobosan baru dalam mempublikasikan produk inovasi serta menunjukkan profil dari tim 3D Nusantara. Dengan menghasilkan luaran berupa publikasi produk inovasi yaitu E-catalog yang menarik, efisiensi waktu dan efektif dalam menyampaikan informasi produk yang terdapat fitur scan barcode sebagai customer experience baru dalam memberikan informasi yang lebih detail kepada masyarakat, serta mendukung riset 3D berupa penelitian-penelitian lanjutan terkait pengambilan data set 3D Fotografi.