SISTEM ALAT PENDETEKSI KEAMANAN TOKO JARAK JAUH DENGAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN TRANSMISI LORA
Author : Muhammad Zidni Nuron A'la  , Ali Husein Alasiry, Niam Tamami

Abstrak

Pada perkembangan zaman sekarang tingkat kepadatan penduduk pasti juga bertambah sehingga tiap wilayah selalu ramai dan tidak menutup kemungkinan dari ramainya penduduk tersebut masih sering terjadi kasus tiap manusia seperti halnya pencurian atau pebobolan sebuah toko. Kasus pembobolan sebuah toko terjadi karena tidak adanya seorang penjaga di toko tersebut dikarenakan posisi toko tersebut dalam keadaan tutup. Dalam kasus tersebut diperlukan adanya sebuah informasi tambahan mengenai keadaan toko dengan pemiliknya sehingga pemiliknya dapat mengetahui kondisi yang terjadi pada toko tersebut. Dengan pemantauan tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa jarak antara rumah pemilik toko dengan toko bisa saja cukup jauh, sehingga diperlukannya sebuat modul yang dapat mengirim dan menerima dalam jarak yang panjang, sehingga meskipun berada dirumah pemilik toko dapat mengetahui proses pendeteksian hal yang mencurigakan yang terjadi pada toko tersebut.


ANTARMUKA PEMROGRAMAN GERAK ROBOT TARI HUMANOID ERISA SUB JUDUL : TRACKING GERAK TUBUH MANUSIA MENGGUNAKAN KINECT

Author : Tri Luhur Indayanti Sugata  , Adnan Rachmat Anom Besari, Fernando Ardila

Abstrak

Selama ini dalam memprogram robot tari humanoid ERISA dilakukan secara manual yaitu melalui proses trial and error, sehingga memerlukan waktu yang lama untuk memprogram robot humanoid. Oleh karena itu diperlukan perangkat lunak pemrograman robot humanoid dimana proses pemrograman bisa dilakukan secara mudah dan cepat. Penelitian ini bertujuan membuat antarmuka untuk memprogram serta menampilkan simulasi robot tari humanoid ERISA berbasis pengenalan gerak tubuh manusia menggunakan kamera Kinect dan sebagai media untuk mempermudah dan mempercepat pemrograman robot humanoid (rapid programming). Proses yang dilakukan meliputi pengambilan data dari kinect kemudian melakukan akuisisi dan validasi data skeleton manusia dari kinect. Data hasil akan disimulasikan ke dalam simulasi 3D berdasarkan nilai tiap-tiap joint dan dikonversikan menjadi instruksi-instruksi gerakan untuk memprogram robot tari humanoid ERISA. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, tingkat keberhasilan sistem sebesar 93% dengan jarak pengambilan 2-3m. Dan waktu efisiensi sistem ketika diterapkan dalam pemrograman robot humanoid 80% lebih cepat dibandingkan dengan pemrograman secara manual.


RANCANG BANGUN PENGGERAK ELEKTRIK MINIATUR KAPAL DILENGKAPI DENGAN ANTI-COLLISION SYSTEM

Author : Mentari Putri Jati  , Novie Ayub Windarko, Epyk Sunarno

Abstrak

Baru – baru ini, banyak terjadi pelanggaran di wilayah perairan yang kita tahu bahwa 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari lautan. Untuk menganggulangi yakni dengan memaksimalkan keefektifan pengawasan laut. Sarana utama pengawasan laut berupa kapal sangat berperan dalam proses pemantauan daerah peairan. Kapal dengan dikendalikan program dapat membantu pengawasan laut yang dilakukan. Pada sistem ini, dengan menambahkan alat pengindra maka kapal dapat mendeteksi adanya halangan di sekitar kapal. Alat tersebut berupa sensor jarak yang mengirimkan sinyal masukan ke mikrokontroler untuk menentukan pergerakan kapal. Pergerakan tergantung dari penggerak elektrik kapal berupa motor dc. Terdapat 2 motor dc yaitu motor dc 12 volt sebagai penggerak propeler dan motor servo sebagai penggerak ruder kapal. Metode yang sering digunakan untuk mengatur putaran motor dc adalah Pulse Width Modulation (PWM). Sinyal PWM menentukan putaran motor propeler. Sedangkan motor servo mendapat sinyal triger 0,6-2 ms agar dapat membentuk sudut 0-180 ̊ . Jika halangan di sebelah kanan kapal berjarak kurang dari 50 cm maka sensor mengirim pulsa output melalui pin data echo ke mikrokontroler untuk menggerakkan motor servo 135 ̊ agar kapal bergerak serong kiri dan jika halangan di sebelah kiri kapal berjarak kurang dari 50 cm maka motor servo diatur menjadi 45 ̊ agar kapal bergerak serong kanan. Jika halangan di depan kapal maka motor propeler mengurangi kecepatan. Sehingga kapal bergerak menghindari halangan mencegah tabrakan.


PENGEMBANGAN PENGHITUNG GERAKAN PUKULAN PADA PENCAK SILAT BERDASARKAN POSE ESTIMATION UNTUK LATIHAN MANDIRI

Author : Ryan Aria Mubazirat  , Reesa Akbar, Akhmad Hendriawan

Abstrak

Pencak Silat merupakan seni bela diri tradisional Indonesia yang mengutamakan teknik dan presisi gerakan. Seiring perkembangan teknologi, berbagai inovasi mulai diterapkan dalam bidang olahraga untuk mendukung latihan yang lebih efektif dan mandiri. Salah satu inovasi tersebut adalah sistem penghitung pukulan berbasis pose estimation. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan masih memiliki kelemahan, seperti konsep penghitungan yang ambigu dan prosedur pengujian yang tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penghitung gerakan pukulan Pencak Silat yang lebih terstandar dan akurat dengan memanfaatkan teknologi MediaPipe. Sistem ini dirancang untuk mengenali tiga jenis pukulan, yaitu lurus, bandul, dan tebasan, dengan mengandalkan kalkulasi sudut bahu dan siku dari titik titik kunci tubuh atau keypoints. Validasi gerakan dilakukan menggunakan metode finite state machine yang disusun berdasarkan pengamatan dan uji coba bersama praktisi Pencak Silat profesional. Sistem diimplementasikan dengan kamera webcam dan program Python untuk pemrosesan data secara real time. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat mendeteksi dan menghitung pukulan dengan akurat pada jarak optimal kurang lebih 2 meter, dengan tingkat kesalahan rendah terutama pada gerakan pukulan lurus. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi latihan mandiri yang efektif sekaligus mendukung pelestarian serta inovasi dalam pengajaran Pencak Silat berbasis teknologi.


KONTROL KESTABILAN TAKE OFF QUADCOPTER AUTONOMOUS

Author : Bagus Kurniawan  , Bambang Sumantri, Niam Tamami

Abstrak

Quadcopter merupakan sebuah robot terbang yang memiliki 4 rotor sebagai penggerak. Dengan memanfaatkan rotor ini maka quadcopter akan bergerak bebas di udara. Salah satu elemen terpenting dalam sisem pada quadcopter adalah penstabil pada kondisi take off dan hovering. Penelitian kali ini kami berfokus untuk membuat sebuah sytem otomatis yang difokuskan saat take off. Kontroller yang digunakan menggunakan mikrokontroller STM32F103C8T6. Sebagai metode yang digunakan untuk menstabilkan attitude quadcopter , heading quadcopter, Altitude quadcopter dan kecepatan linear dari quadcopter. Kontroller Fuzzy digunakan untuk mengkontrol attitude pada quadcopter pada bagian kecepatan sudut, dan kecepatan sudut dari heading. Lalu PID digunakan untuk mengontrol posisi sudut attitude, posisi sudut heading, kecepatan linear pada sumbu x , kecepatan linear pada sumbu y dan untuk mengatur nilai dari altitude dari quadcopter. Selain itu pula penambahan Kalman Filter untuk mengurangi noise dari pembacaan sensor diharapkan akan membantu dalam penstabilan take off pada quadcopter. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini eror sudut roll 0.65o dan eror sudut pitch 1.06o. Dimana masih terlihat eror pada sudut pitch cukup besar, sehingga mengakibatkan hasil dari quadcopter bertranslasi. Penyebab masih besarnya nilai eror pada pitch adalah proses tuning kontroler masih trial and eror, dimana tidak diketahuinya nilai optimal dari hasil tuning.