EMBEDDED VISION SYSTEM UNTUK MONITORING KEMACETAN LALU LINTAS BERBASIS WEB
Author : Abdullah Hanafi Salim  , Arif Irwansyah, Akhmad Hendriawan

Abstrak

Kemacetan lalu lintas di perkotaan merupakan permasalahan yang signifikan, menyebabkan penurunan efisiensi waktu, peningkatan konsumsi bahan bakar, serta berdampak negatif pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengembangkan sistem monitoring kemacetan lalu lintas berbasis embedded vision dan teknologi web. Sistem menggunakan kamera yang terintegrasi dengan mikrokontroler dan algoritma deteksi objek YOLOv8 untuk mendeteksi dan menganalisis kepadatan kendaraan secara real-time di perempatan jalan. Data hasil deteksi digunakan untuk mengatur sinyal lampu lalu lintas secara dinamis, sehingga mengoptimalkan aliran kendaraan dan mengurangi waktu tunggu. Sistem ini juga terhubung dengan platform berbasis web yang memungkinkan pemantauan kondisi lalu lintas secara jarak jauh. Pengujian dilakukan melalui simulasi dan pengujian lapangan untuk memastikan keandalan dan akurasi sistem dalam berbagai kondisi lingkungan. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan efisiensi pengaturan lalu lintas, pengurangan kemacetan, serta peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.


DIGITAL STORYTELLING AUDIOBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MATERI “TELLING THE TIME” UNTUK SISWA SD PENYANDANG ADHD

Author : Annisa Lidya Ardiani  , Aliv Faizal Muhammad, Fardani Annisa D.

Abstrak

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah kondisi medis yang mencakup disfungsi otak (neuropsikriatik) untuk mengendalikan impuls, mengatur perilaku, dan mempertahankan perhatian. Seorang anak dapat didiagnosis sebagai penyandang ADHD apabila gejala tersebut terjadi pada dirinya selama minimal enam bulan dan minimal di dua lingkungan berbeda. American Psychiatric Association (APA) dalam DSM V-TM menyatakan bahwa prevalensi anak dengan ADHD di berbagai negara mencapai 5%. Sekitar 3-5% terjadi di usia sekolah, tepatnya pada usia 6-12 tahun. Berdasarkan penelitian terbaru pada tahun 2016, mendapatkan hasil bahwa 8,09% anak usia SD yang berada di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menyandang ADHD. Kurangnya media pembelajaran inovatif untuk anak ADHD di Indonesia membuat proses pembelajaran anak ADHD kurang optimal karena tingkat inatensinya yang tinggi, terutama dalam pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris. Sedangkan, bahasa Inggris merupakan bahasa yang digunakan secara internasional dan penting untuk dipelajari. Dengan demikian, dibuatlah Digital Storytelling Audiobook yang bertujuan untuk membantu proses pembelajaran siswa ADHD dalam bahasa Inggris, khususnya materi Telling the Time. Audiobook ini merupakan kombinasi antara audio dan visual (multimedia). Materi akan disampaikan melalui metode storytelling. Media pembelajaran ini mendapatkan kevalidan ahli materi sebesar 86,67%, ahli media sebesar 97,33%, serta penilaian siswa ADHD sebesar 91,25%, yang berarti masuk dalam kategori sangat baik. Media pembelajaran audiobook sudah cukup efektif dengan hasil Uji Wilcoxon menerima H1 dengan nilai z-score -1,6. Menghasilkan angka 0,57, uji gain ternormalisasi menunjukkan peningkatan progress belajar siswa ADHD berkategori sedang, dari pretest yang semula bernilai 67% menjadi 86% pada posttest.


DENGUE RISK POTENTIAL BASED ON SOCIO-ECOLOGICAL OF DENGUE VECTOR

Author : Dia Bitari Mei Yuana  , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Achmad Basuki

Abstrak

Salah satu tindakan dasar upaya preventif (pencegahan) penyebaran penyakit DBD adalah dengan pemberantasan jentik nyamuk. Saat ini pemeriksaan jentik nyamuk dilakukan oleh Jumantik setiap seminggu satu kali di Hari Jumat. Jumantik adalah sekelompok voulenteer (sukarelawan) yang memeriksa jentik nyamuk disetiap rumah-rumah pada bak mandi dan setiap air yang menggenang dan mencatatnya dalam buku Angka Bebas Jentik yang disetor ke Dinas Kesehatan. Jentik nyamuk adalah salah satu tahap siklus hidup nyamuk di mana telur nyamuk muncul di air. Pada tahap ini, jentik nyamuk menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memberi makan dan berkembang. Langkah utama dalam video processing adalah mengekstraksi fitur untuk memperoleh bagian data yang berguna pada video atau urutan gambar (frame). Beberapa penelitian menggunakan pengembangan algoritma Optical Flow untuk mencari fitur-fitur yang berguna seperti fitur eucliden distance pada human action recognation. Terpilih tiga fitur yang digunakan dalam proses klasifikasi dalam deteksi pola pergerakan jentik nyamu diantaranya adalah velocity, acceleration, dan standart deviation. Dari 120 data dengan 60 data Jentik Aedes dan 60 data Jentik Culex didapatkan True Positive sebanyak 50 data, True Negative sebanyak 60 data, False Positive sebanyak 10 data, dan False Negative sebanyak 0 data. Sehingga akurasi yang didapatkan sebesar 91.6%.


RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KONDISI GIZI DAN KESEHATAN BERDASARKAN BODY MASS INDEX DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH PADA ORANG DEWASA NON ATLET

Author : Puji Rahayu  , Kemalasari, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih atau abnormal, sehingga dapat membahayakan kesehatan.[1] Menurut Laporan Departemen Kesehatan RI berdasarkan RisKesDas Tahun 2010, status gizi nasional penduduk dewasa di atas 18 tahun menunjukkan kategori kurus 12,6% dan kategori obesitas 21,7%.[2] Sedangkan di Jawa Timur tercatat sebanyak 11,1% mengalami obesitas.[3] Berdasarkan fakta tersebut, pada proyek akhir ini akan dibuat alat pengukur BMI (Body Mass Index) dan persentase lemak tubuh sebagai upaya pencegahan terjadinya obesitas. Dengan alat ini, akan dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan dan pengukuran resistansi tubuh menggunakan sensor. Output sensor akan diproses oleh mikrokontroler AVR ATMega16 dan dengan menggunakan program akan dihitung BMI dan persentase lemak tubuh. Hasil pengukuran berupa berat badan, tinggi badan, nilai BMI dan persentase lemak tubuh akan ditampilkan di LCD. Selain itu data yang dihasilkan akan dianalisa untuk menentukan status gizi tubuh. Alat ini diharapkan dapat memberikan kemudahan serta alternatif bagi masyarakat untuk memantau kondisi gizi dan kesehatannya berdasarkan BMI dan persentase lemak dalam tubuh, serta membantu dalam memberi kesadaran kepada masyarakat terhadap pentingnya kesehatan fisik yang berupa berat badan ideal. Dari hasil pengujian alat ini menunjukkan bahwa berdasarkan data BMI (Body Mass Index), 3 dari 8 orang pasien berada dalam kategori kurus sedangkan berdasarkan persentase lemak tubuh 2 dari 8 orang pasien berada dalam kategori obesitas dan overwight. Error pada pengujian alat ini adalah sebesar 21.10% yang artinya tingkat keberhasilan dari alat ini mencapai 78.9% dari rencana awal. Dimana error yang diperoleh tersebut disebabkan karena perbedaan peletakan sensor untuk membaca resistansi tubuh pasien antara dua alat yang diperbandingkan.


RANCANG BANGUN PRECISION TIME GENERATOR SEBAGAI KALIBRATOR WAKTU OPERASI CIRCUIT BREAKER ANALYZER

Author : Raden Mas Yogi Iman Bimantoro  , Paulus Susetyo Wardhana, Agus Indra Gunawan

Abstrak

Listrik adalah elemen penting pada kehidupan masyarakat di era sekarang. Semenjak ditemukan hingga kini, pemanfaatan energi listrik terus meningkat. Listrik memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan, namun disisi lain pemanfaatan energi listrik secara tidak hati - hati dapat menimbulkan hal - hal yang tidak diinginkan. Penggunaan alat pengaman kelistrikan adalah salah satu upaya mengurangi risiko pemanfaatan energi listrik. Alat pengaman kelistrikan yang cukup populer adalah Circuit Breaker. Circuit Breaker dipergunakan mulai dari produksi listrik hingga distribusi listrik ke konsumen. Sebagai alat pengaman yang diandalkan, Circuit Breaker tidak lepas dari risiko kerusakan. Kerusakan pada Circuit Breaker dapat berdampak buruk pada saluran tenaga listrik. Penggunaan Circuit Breaker Analyzer adalah salah satu upaya mengetahui kondisi dari Circuit Breaker. Circuit Breaker Analyzer memiliki beberapa kemampuan pengujian terhadap Circuit Breaker. Pengujian Operation Time adalah salah satu kemampuan pengujian dari Circuit Breaker Analyzer. Dalam proses pengujian, ada jenis Circuit Breaker Analyzer yang memiliki kemampuan melakukan pengaturan durasi waktu pengujian, namun ada pula jenis Circuit Breaker Analyzer yang memerlukan external timing inject. Penulis akan mengangkat topik penelitian untuk membuat sebuah alat precision time generator untuk melakukan kalibrasi waktu operasi dari Circuit Breaker Analyzer. Pada penelitian pengujian Pulse Generator menghasilkan error yang terjadi adalah 2,65%, kestabilan alat 100%, Standar Deviasi 0. Pada penelitian pengujian kepresisian akuisisi data menghasilkan error terbesar 4% dan standar deviasi terbesar 0,03. Pada penelitian Circuit Breaker Analyzer secara simulasi menghasilkan nilai koreksi terbesar 0,072599 dan nilai Measurement Certainty / Ketidakpastian Ukur terbesar ±0,06819460. Pada penelitian Circuit Breaker Analyzer didapatkan nilai koreksi 0,8004800 dan nilai Measurement Certainty / Ketidakpastian Ukur ±0,034748855.