Author : Irfan , Agus Indra Gunawan, Bambang Sumantri
Abstrak
Solar adalah salah satu olahan minyak bumi. solar merupakan bahan bakar yang digunakan untuk alat tranportasi. Pemakaian yang terus meningkat akan mengakibatkan cadangan minyak bumi khusus solar akan semakin habis. Biodiesel adalah bahan bakar pengganti sumber energi terbarukan alternatif untuk mesin diesel bisa digunakan untuk pengganti solar. Salah satu sumber bahan baku biodiesel yang prospektif adalah jelantah. Jelantah adalah limbah rumah tangga, restoran, industri yang sangat mencemari lingkungan, sehingga dibutuhkan cara untuk mengolah limbah tersebut menjadi bahan yang bermanfaat yaitu biodiesel. Biodiesel dibuat melalui proses transesterifikasi yang mengubah minyak menjadi ester. Perbandingan antara jelantah dan metanol adalah 2:1 dan KOH adalah 1% dari minyak jelantah. Ketiga bahan bahan baku tersebut akan di camour dalam satu wadah dan selanjutnya di berigetaran ultrasonik. Getaran ultrasonik dapat mempengaruhi laju reaksi dan konversi ultrasonik karena efek kavitasi ultrasonik. Gelombang ultrasonik yang dirambatkan pada cairan akan menimbulkan suatu efek yang di sebut kavitasi akuistik. Takanan akan meningkat pada saat amplitudo positif di rambatkan. Perubahan tekanan secara terus menerus menimbulkan gelembung micro. Gelembung tersebut mengembang dan mengepis tiddak stabil dengan laju pengembangan lebih besar di bandingkan laju pengemisan sehingga gelembung membesar dan pecah.
IMPLEMENTASI TUNING MENGGUNAKAN PSO UNTUK KONTROLER PID PADA TOWER COPTER
Author : Sulthan Siradjuddin , Alrijadjis, Niam Tamami
Abstrak
Kontroler PID telah digunakan oleh banyak peneliti maupun kalangan akademis lainnya. Dimana PID sendiri terdiri dari tiga elemen dasar pengendali yaitu proporsional, integral, dan derivative. Tiga elemen dasar ini masing-masing memiliki konstanta yang harus ditentukan nilainya. Dalam praktiknya, penentuan nilai dari parameter tersebut merupakan suatu persoalan tersendiri yang harus diselesaikan dan biasanya membutuhkan cukup waktu untuk menyelesaikannya dengan cara yang konvensional. Maka dari itu untuk penentuan nilai ini dapat menggunakan metode lain yang bisa dikombinasikan dengan PID, salah satunya yang termasuk salah satu algoritma evolusi adalah algoritma Particle Swarm Optimization (PSO). Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang metode tuning kontrol PID dengan beberapa macam metode tuning. Dengan menggunakan algoritma PSO-PID diharapkan sistem bisa lebih stabil karena keunggulan yang dimiliki oleh algoritma PSO-PID. Dengan estimasi model sistem menggunakan simulink dan algoritma PSO-PID diimplementasikan menggunakan Matlab. Hasil pengujian dari beberapa metode yang digunakan menunjukkan bahwa PSO-PID bisa tanggap terhadap respon sistem dan lebih stabil di berbagai keadaan.
ESTIMASI POSISI BOLA MENGGUNAKAN DEPTH CAMERA PADA ROBOT ERSOW
Author : Dekasari Putri Suwandi , Iwan Kurnianto Wibowo, Mochamad Mobed Bachtiar
Abstrak
EEPIS Robot Soccer On Wheeled (ERSOW) mempunyai robot kiper yang digunakan sebagai pertahanan untuk mencegah tim lawan mencetak gol. Kemampuan mendeteksi bola merupakan salah satu kemampuan utama yang harus dimiliki oleh robot kiper. Robot kiper membutuhkan kemampuan untuk bisa mendeteksi bola saat melambung di udara. Dalam proyek akhir ini akan dilakukan perancangan sistem deteksi bola pada robot kiper menggunakan Depth Camera yang diletakkan di bagian kepala robot dan menghadap tegak lurus ke arah depan dari sudut pandang robot. Depth camera dipilih karena mempunyai fitur pengenalan objek berbasis 3D sehingga bisa dipakai untuk menghitung jarak antara posisi robot dengan bola meskipun bola tersebut sedang melambung di udara. Data dari depth camera akan disajikan dalam format Red, Green, Blue, dan Depth (RGB-D). Gambar hasil pembacaan kamera dengan format RGB akan diproses menggunakan metode Deep Learning untuk digunakan sebagai deteksi bola. Hasil pengujian deteksi bola diam menunjukkan bahwa akurasi mencapai 98,875%. Pengujian bola menggelinding mencapai akurasi sebesar 90,95%. Pengujian bola melambung mencapai akurasi sebesar 87,5%. Gambar hasil pembacaan kamera dengan format Depth akan diproses untuk estimasi posisi bola. Hasil pengujian estimasi posisi mendapatkan rata-rata error posisi pada sumbu x, y, z masing-masing sebesar 58.04 mm, 77.65 mm, dan 58.71 mm.
IMPLEMENTASI TRANSISI MASKING PADA VIDEO PROMOSI KOPI LEMBAH LEMONGAN
Author : Habsah Nur Aini , Hestiasari Rante, Dwi Susanto
Abstrak
Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kota sebagai penghasil buah kopi di Provinsi Jawa Timur. Namun awal mula kopi ini hadir bukan sekedar untuk menghasilkan minuman biasa, melainkan kerena munculnya permasalahan penggundulan hutan di Gunung Lemongan. Pohon kopi merupakan salah satu tanaman yang menjadi bagian dari penyelamatan hutan Gunung Lemongan melalui gerakan konservasi. Maka dari itu, kini kopi Lembah Lemongan menjadi salah satu produk minuman khas Gunung Lemongan. Semenjak awal tahun 2021 rumah kopi di Gunung Lemongan menjadi tempat dimana biji buah kopi ini diolah menjadi minuman berkualitas. Namun, karena terbatasnya media promosi, kopi ini menjadi kurang dikenal oleh masyarakat. Padahal dari segi kualitas dan rasa, biji kopi ini layak untuk dinikmati dan bersaing di pasaran. Maka untuk mengenalkan lebih jauh kepada masyarakat tentang keberadaan kopi ini, diperlukan media pemasaran berupa video promosi. Hasil luaran dari video promosi ini akan mendapatkan sentuhan editing transisi masking agar menciptakan efek perpindahan footage yang unik. Diharapkan dari video promosi ini masyarakat mendapat pengetahuan baru terhadap sisi unik buah kopi sebagai tanaman konservasi serta tertarik untuk mencicipi minuman kopi Lembah Lemongan yang berkualitas.
SISTEM KONTROL DAN MONITORING SUHU-PH-NUTRISI PADA BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE DENGAN METODE FUZZY LOGIC UNTUK SELADA KERITING-PAKCHOY-BAYAM
Author : Zulfikar Choirur Rochim , Mohd. Syafrudin, Alrijadjis
Abstrak
Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam, dengan memanfaatkan air dan media tanam (Oktarina dan Purwanto, 2013: 125). Terdapat beberapa parameter yang perlu diperhatikan seperti PH, suhu, kadar oksigen, dan unsur hara (Fairudin dan Sulistyaningsih, 2013). Saat ini di indonesia telah banyak pelaku bisnis yang menggunakan teknik hidroponik untuk budidaya sayur dan buah, mulai dari skala UMKM hingga badan usaha. Namun sebagian besar masih menggunakan cara konvensional, dimana untuk melakukan monitoring parameter-parameter tersebut dilakukan secara berkala sesuai dengan kebiasaan, begitu pula untuk mengontrol parameter-parameter tersebut, tidak ada aturan atau takaran yang pasti, sehingga hasil yang didapatkan tidak optimal. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dalam projek akhir ini penulis menawarkan sebuah solusi berupa sistem monitoring dan kontrol otomatis untuk parameter-parameter tersebut. Dimana sistem dapat digunakan untuk budidaya 3 jenis sayuran berbeda sekaligus, terdapat 4 unit sensor yaitu sensor ketinggian level air, sensor suhu, sensor PH, dan sensor electro conductivity. Data informasi yang di peroleh dari sensor-sensor akan diolah dalam mikrokontroler dengan menggunakan metode Fuzzy Logic untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan memberikan sinyal ouotput untuk mengaktifkan aktuator. Terdapat 9 unit aktuator yang terdiri dari 4 unit peristaltic pump sebagai kontrol pemberian cairan nutrisi dan pemberian cairan pengatur PH, satu unit pendingin air, dua unit mototr stepper ,satu unit motor sebagai penggerak untuk mixing saat terjadi penambahan cairan ke dalam bak penampungan air. Hasil dari penelitian ini adalah sistem mampu melakukan kontrol dan monitoring pada 3 bak penampungan air yang berbeda, dan mampu meningkatkan hasil panen sebesar sebesar 6.41% atau 5.8 ons pada tanaman pakchoy, dan terjadi peningkatan sebesar 9.81% atau 8.9 ons hasil panen untuk tanaman bayam dan terjadi penurunan hasil panen pada tanaman selada sebesar 16.80 ons.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer