Author : Lutfi Rifa'i Ardiyan , M. Udin Harun Al Rasyid, Tessy Badriyah
Abstrak
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di pemerintahan Kabupaten Pamekasan. Setiap SKPD memiliki tugas yang tertuang dalam kegiatan-kegiatan dari program-program yang sudah disahkan untuk dilaksanakan dalam satu tahun. Setiap bulan SKPD wajib menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan berupa laporan Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK). Proses dalam membuat laporan pelaksanaan kegiatan cukup sulit dikarenakan masih dilakukan dengan cara manual. Selain itu, pimpinan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pamekasan kesulitan dalam melakukan monitoring dan evaluasi masing-masing kegiatan karena laporan masih dalam bentuk cetak. Oleh karena itu perlu dirancang sebuah Sistem Informasi Pengelolaan Anggaran yang mampu membuat laporan pelaksanaan dengan cepat dan tepat. Selain itu sistem informasi ini bisa melakukan peramalan realisasi fisik bulan-bulan berikutnya untuk memudahkan pimpinan SKPD dalam monitoring dan evaluasi kegiatan.
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING GELOMBANG KAROTID BESERTA INFORMASI TEKANAN KATUP ARTERI KAROTID
Author : Moch. Ridwan Prayoga , Paulus Susetyo Wardhana, Rika Rokhana
Abstrak
Salah satu masalah yang ada dalam dunia medis berupa informasi awal mengenai kondisi arteri karotid seseorang. Cenderung banyak orang meremehkan gejala ringan yang dapat berakibat fatal karena jika dipelajari betapa pentingnya pembuluh darah (arteri karotid) yang mengangkut darah segar kaya oksigen menuju ke otak. Akibat yang ditimbulkan dapat menjurus pada beberapa penyakit yang berhubungan dengan syaraf, otot, dan tekanan darah semisal stoke, hipertensi, hematoma leher, epilepsi, dan gangguan lainnya. Adapun penyelesaiannya yaitu melakukan pemeriksaan sebagai identifikasi awal dengan mengetahui gelombang sinyal karotid beserta tekanan katup buka tutup arteri berupa nilai BPM. Alat ini dirancang dengan sensor piezoelectric untuk membantu mendeteksi bentuk sinyal karotid, didalamnya terdapat rangkaian pengkondisi sinyal untuk diambil data adc sebagai nilai input pada rangkaian mikrokontroler. Di dalam mikrokontroler, sinyal data masukan berupa sinyal analog akan diubah menjadi sinyal digital dengan ADC mikrokontroler. Setelah data melalui pemrosesan sinyal dan melalui pemrosesan data di mikrokontroler, data sinyal akan ditampilkan di LCD grafik. Hasil akhirnya alat ini dapat memberikan informasi berupa standart arteri karotid, kondisi subjek, dan juga gelombang sinyal karotid kepada pakar medis guna identifikasi kondisi subjek sehingga dapat dijadikan bahan analisa dan perbandingan sebelum mendiagnosa penyakit subjek.
RANCANG BANGUN PARKIR CERDAS BERBASIS RFID E-KTP DAN PENGOLAHAN CITRA
Author : Rahmat Fauzi Yulianto , Arif Irwansyah, Niam Tamami
Abstrak
Tempat parkir adalah suatu tempat dimana keadaan tidak bergeraknya suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditinggal oleh pemiliknya atau pengemudinya. Sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling banyak ditemui pada area parkir. Tingkat penggunaan sepeda motor di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, penggunaan sepeda motor dari tahun 2000 hingga 2018 mengalami kenaikan kurang lebih 20% dengan rata-rata jumlah kenaikan sekitar 204 juta per tahunnya. Sistem parkir di Indonesia sebagian besar masih menggunakan sistem keamanan yang cukup rapuh, salah satunya adalah dengan cara mencatat plat nomor kendaraan sebagai karcis untuk syarat saat keluar tempat parkir. Dengan masih digunakannya sistem tersebut, tingkat keamanan dari tempat parkir masih sangatlah rendah dan akan memicu terjadinya tindak kejahatan pada kendaraan yakni pencurian sepeda motor. Oleh karena itu, diperlukan adanya solusi untuk memperbaiki dan membantu sistem pintu masuk dan keluar area parkir, agar dapat menciptakan tempat parkir yang aman. Melalui proyek akhir ini, akan dibuat sebuah sistem parkir cerdas berbasis RFID E-KTP dan Pengolahan Citra untuk meningkatkan keamanan area parkir. Pengolahan citra digunakan untuk mendeteksi dan mengambil gambar dari plat nomor sepeda motor dan kemudian di lakukan pencocokan fitur gambar menggunakan metode SIFT (Scale Invariant Feature Transform). Selain itu juga dilengkapi dengan RFID yang digunakan untuk mengambil data Id E-KTP dari pengguna sepeda motor yang akan masuk ke area parkir. Kedua data tersebut digunakan sebagai syarat untuk dapat keluar dan masuk pada area parkir. Tingkat keberahasilan alat pada pintu masuk adalah 89% dengan rata-rata waktu 13,25 detik, sedangkan pada pintu keluar memiliki tingkat keberhasilan 100% dengan rata-rata waktu 19,75 detik. Adanya faktor kegagalan dalam pada pintu masuk dipengaruhi oleh library hasil training plat nomor kendaraan yang memiliki batasan untuk mendeteksi plat nomor sepeda motor.
RANCANG BANGUN COOLER BOX BERBASIS THERMOELECTRIC COOLER (TEC) UNTUK PENYIMPANAN MINUMAN KEMASAN
Author : Choirun Nissa , Moch.Machmud Rifadil, Gigih Prabowo
Abstrak
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan alat pendingin seperti kulkas untuk menyimpan makanan, minuman, sayur, buah, daging, dan bahan makanan lainnya yang mudah rusak. Sistem pendingin yang paling umum digunakan saat ini adalah sistem kompresi uap, yang memanfaatkan zat pendingin seperti CFC (Chlorofluorocarbon) dalam proses pendinginannya. Namun, CFC memiliki dampak buruk terhadap lingkungan, seperti pemanasan global dan merusak lapisan ozon. Lapisan ozon, yang berperan penting dalam melindungi makhluk hidup dari radiasi ultraviolet B (UV-B) berbahaya, dapat rusak ketika bereaksi dengan gas Freon yang terlepas ke atmosfer. Saat cuaca panas, terutama ketika melakukan perjalanan jauh, pengemudi sering mengalami dehidrasi karena sulit memperoleh minuman segar atau dingin. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkanlah sebuah Cooler Box portabel yang tidak menggunakan gas Freon, melainkan teknologi pendingin termoelektrik (TEC).Sisi dingin dari modul Thermoelectric Cooler (TEC) dimanfaatkan untuk mendinginkan minuman di dalam box. Sistem ini menggunakan baterai 12V sebagai sumber daya utama, yang dapat diisi ulang menggunakan listrik PLN melalui adaptor 220V AC ke 12V DC, atau menggunakan panel surya melalui solar charge controller, sehingga cocok untuk digunakan di luar ruangan seperti pantai. Opsi pengisian ganda ini memastikan sistem tetap dapat berfungsi meskipun cuaca mendung atau jauh dari listrik. Sensor suhu DS18B20 digunakan untuk memantau suhu di dalam cooler box, sedangkan relay berfungsi mengontrol sistem ON/OFF pendingin sesuai dengan suhu. Mikrokontroler ESP32 mengolah data dari sensor suhu, arus, dan tegangan, lalu menampilkannya melalui LCD karakter. Pengaturan suhu dapat dilakukan secara manual menggunakan potensiometer, maupun secara jarak jauh melalui platform Blynk IoT. Melalui Blynk, pengguna juga dapat memantau suhu, arus, dan tegangan secara real-time menggunakan smartphone. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini mampu menurunkan suhu dari 26 °C menjadi 14 °C dalam waktu ±18 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pendingin termoelektrik ini efektif dalam menjaga suhu tetap rendah untuk menyimpan minuman kemasan. Selain itu, sistem ini lebih ramah lingkungan, aman, dan portabel, sehingga sangat cocok digunakan untuk keperluan perjalanan dan aktivitas luar ruangan.
MEMBANGUN JARINGAN VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN) PPTP DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK DI PT. MAXINDO MITRA SOLUSI
Author : Yolanda Yuwita Sari , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori
Abstrak
PT Maxindo Mitra Solusi merupakan sebuah perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang IT, enterprise resource management dan multimedia platform dalam pengembangan aplikasi digital dengan mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi dan terfokus kedalam bisnis dan aplikasi multimedia yang terintergrasi dengan beberapa system teknologi. Memberikan berbagai layanan antara lain VPN, hosting, internet akses dan mail server. Tingginya permintaan client yang menggunakan jasa internet, bersamaan juga dengan permintaan VPN dengan PPTP tunnel untuk penggunaan VoIP dan video conference. Jika dilihat dari banyaknya permintaan client yang ingin menggunakan VPN PPTP di PT. Maxindo Mitra Solusi, dibutuhkan sebuah analisa pada model VPN tersebut. Untuk menemukan point dalam kekurangan serta kelebihannya. Serta mencari model lain dari VPN untuk diuji kehandalannya. Hal ini akan membantu mencegah keterlambatan dari penyampaian informasi dan tingkat keamanan yang lemah untuk data-data penting perusahaan. Dengan penerapan teknologi VPN (Virtual Private Network) memberikan layanan yang terjamin keamanannya melalui jaringan publik dan hanya orang tertentu saja yang dapat terkoneksi ke dalam VPN tersebut, sehingga informasi yang di sampaikan aman dan tidak bocor karena menyangkut rahasia perusahaan.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer