Author : Yahya Rais , Miftahul Huda
Abstrak
Saat ini teknologi di dunia berkembang sangat pesat, namun kebutuhan manusia terhadap teknologi otomasi yang dapat membantu mereka dalam berinteraksi dengan suatu peralatan masih sangat terbatas. Sebagai contoh, suatu alat elektronik yang dapat berinteraksi dengan manusia dengan hanya menggunakan suara, layaknya berinteraksi dengan sesama manusia seperti pada robot humanoid, dimana robot tersebut dapat merespon dengan dikontrol suara manusia, atau sinyal-sinyal akustik. Pada proyek akhir ini dibuatlah sistem Penentuan Lokasi Sumber Suara Realtime Menggunakan Multichanel Audio Processing dan didukung oleh TMS320C6713 DSK Board. Pada sistem ini digunakan metode Interaural Time Difference(ITD) untuk menganalisa korelasi antara kedua sinyal input yang diproses menggunakan algoritma Cross Correlation. Koefisien korelasi menunjukkan tingkat korelasi dalam bentuk level sinyal ternormalisasi dalam satuan sample. Kemudian, nilai dari pergeseran dua sinyal ditentukan dengan menghitung nilai puncak tertinggi dari deretan koefisien korelasi untuk setiap sudut kedatangan sumber suara. Output yang dihasilkan setiap derajat kedatangan suara berupa tegangan 5 bit yang bervariasi dan dikirim ke Arduino untuk menggerakkan aktuator. Dengan mengimplementasikan algoritma ITD sistem mampu memindai dan mendeteksi pergerakan dari sumber suara secara realtime dan akurat dengan waktu eksekusi program 305.920 mikrodetik dan pada kondisi maksimum dapat mengeksekusi program dalam waktu 306.751 mikrodetik. Selanjutnya sistem ini dapat diimplementasikan pada peralatan video conference dan kendaraan keamanan.
PENGEMBANGAN RESILIENT SERVER DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INTROSPEKSI MESIN VIRTUALISASI EKSTERNAL
Author : Agus Priyo Utomo , Idris Winarno, Iwan Syarif
Abstrak
Saat ini, teknologi komputasi awan diterapkan oleh banyak industri di dunia. Teknologi ini sangat menjanjikan karena banyak perusahaan hanya perlu menyediakan modal yang relatif lebih kecil untuk infrastruktur TI mereka. Virtualisasi adalah inti dari teknologi komputasi awan. Virtualisasi memungkinkan satu mesin fisik untuk menjalankan beberapa sistem operasi. Akibatnya, mereka tidak membutuhkan banyak infrastruktur fisik (server). Namun, keberadaan virtualisasi tidak dapat menjamin bahwa kegagalan sistem pada sistem operasi tamu dapat dihindari. Dalam penelitian ini, kami membahas pemantauan hang di sistem operasi tamu di lingkungan virtualisasi tanpa menginstal agen pemantauan di sistem operasi tamu. Ada sejumlah aplikasi forensik yang berguna untuk menganalisis memori, CPU, dan I atau O, dan salah satunya disebut sebagai LibVMI. Kami menggunakan pustaka LibVMI melalui plugin Drakvuf untuk memantau proses yang berjalan pada sistem operasi tamu. Kami memanfaatkan register CR3 sebagai indikator yang menentukan kodisi kegagalan (hang) pada OS tamu yang berada di lingkungan virtualisasi berbasis Xen Hypervisor. Eksperimen menunjukkan bahwa aplikasi kami dapat memonitor sistem operasi tamu secara real-time dan juga mendeteksi kegagalan sistem (hang Sebagian dan hang penuh). Perbedaan kosumsi sumberdaya untuk melakukan pemantauan OS tamu sebesar 7,2% dari kondisi normal tanpa melakukan pemantauan. Namun, pelanggaran Extended Page Table (EPT) terjadi selama proses pemantauan. Sehingga, perlu mengaktifkan submodul altp2m pada Xen Hypervisor untuk meminimalkan pelanggaran EPT.
RANCANG BANGUN REMOTELY OPERATED ALL-TERRAIN ROBOT DENGANMEKANISME TRI-LOBE WHEEL:ANALISA MEKANISME GERAKDAN SINKRONISASITRI-LOBE WHEEL UNTUK REMOTELY OPERATED ALL-TERRAIN ROBOT
Author : Muhammad Reinald Enesta , Hendik Eko HS, Fernando Ardila
Abstrak
All-terrain robot digunakan untuk pemantauan lingkungan yang berfungsi pada sejumlah lingkungan yang mungkin sulit bagi manusia untuk beroperasi. Selain melintasi medan yang beragam (misalnya, rumput tinggi, pasir, kerikil, reruntuhan), sistem robot harus mampu mengatasi struktur buatan manusia seperti tangga , serta harus mampu menghasilkan pergerakan yang signifikan, peralatan penginderaan dan kekuatan untuk mempertahankan sistem operasi. All-terrain dirancang untuk operasi di sejumlah lingkungan indoor dan outdoor. robot ini mampu beroperasi di lingkungan yang berlumpur, karena sinkronisasi pergerakan dari empat roda tri-lobe dengan menggunakan sensor rotary encoder sebagai penentu sudut pergerakan, yang masing-masing dihubungkan dengan torsi DC motor aktuator dipasang pada chassis yang didesain dengan menggunakan material yang kuat serta memiliki elaksisitas yang tinggi sehingga dapat menghasilkan pergerakan yang fleksibel. Dengan menggunakan sensor rotary encoder sebagai penentu sudut pergerakan sebagai acuan pada saat sinkronisasi. Tujuan dari desain all-terrain robot menyediakan sumber daya untukRemotely Operated Vihicle dalam sebuah platform yang bisa mengatasi keterbatasan lingkungan tersebut. Robot ini terinsiprasi dari “loper robot†dimana robot ini sendiri memiliki pergerakan yang dikontrol dengan remotely operation untuk proses manuver dan pemantauan lingkungan dengan menggunakan kamera.
RANCANG BANGUN ALAT PENGELEKTROLISA AIR UNTUK MENGHASILKAN GAS BROWN SEBAGAI BAHAN BAKAR KOMPOR YANG DILENGKAPI DENGAN TABUNG KOMPRESI
Author : Dedy Indra Setiawan , Rusminto Tjatur Widodo, Ardik Wijayanto
Abstrak
Alat pengelektrolisa air merupakan sebuah alat yang merubah air menjadi gas Brown. Gas Brown merupakan nama lain dari gas oxyhydrogen. Gas oxyhydrogen merupakan penggabungan gas oksigen dan gas hidrogen. Proyek akhir ini adalah lanjutan dari proyek akhir sebelumnya. Penambahan tabung kompresi dilakukan untuk membuat gas HHO yang dihasilkan dapat menjadi lebih bertekanan. Alat pengelektrolisa air dibagi menjadi 3 bagian, yaitu elektroliser, tabung kompresi dan kompor. Elektroliser dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama merupakan tempat proses elektrolisa air dan bagian kedua merupakan tabung penampungan sementara untuk gas Brown yang dihasilkan. Ketika tekanan di dalam tabung penampungan sementara telah mencapai 2 psi maka gas Brown akan dipindahkan ke dalam tabung kompresi. Tabung kompresi akan mulai diisi ketika tekanannya 5 psi hingga tekanannya mencapai 60 psi. Reaksi kimia dalam proses elektrolisa air menghasilkan panas. Agar air tidak mendidih maka suhu air dibuat stabil sekitar 30oC hingga 40oC dengan menggunakan kipas sebagai pendingin. Elektroliser dirancang menggunakan 6 tabung. Larutan di dalam elektroliser adalah 3300 ml air dan 50 gram NaCl. Dalam proses mengisi tabung kompresi, arus yang mengalir pada elektroliser adalah 5 ampere. Alat ini membutuhkan waktu 83 jam untuk mengisi tabung kompresi hingga mencapai 60 psi. Alat ini membutuhkan waktu 4 menit 57 detik dengan konsumsi daya 565,8 WH untuk mendidihkan 500 ml air.
KONVERTER 3D ANAGLYPH OTOMATIS
Author : Akemad ragel , Achmad Basuki, Achmad Subkhan KH
Abstrak
Video 3D anaglyph red cyan mampu memberikan efek kedalaman di dalam video dengan menggunakan kacamata 3D pasif yang sesuai. Saat ini, masih belum ada alat dan aplikasi khusus yang mampu membuat video 3D dengan mudah, dan murah. Pembuatan video 3D sekarang masih memerlukan kamera 3D profesional dengan biaya yang mahal. Selain itu tidak semua orang memiliki tingkat pemahaman lebih untuk bisa mengoperasikan alat tersebut. Sehingga tidak semua orang mampu merasakan video 3D. Sebuah alat bernama Automatic 3D anaglyph action camera holder mampu merekam video 2D dengan konsep kamera 3D yang lebih murah dan efisen. Namun untuk mengubah bentuk video 2D menjadi 3D dibutuhkan sebuah aplikasi khusus sebagai converter. Maka dibuat sebuah proyek akhir dengan judul “AUTOMATIC 3D ANAGLYPH CONVERTERâ€. Proyek akhir ini membuat aplikasi bernama 3D converter yang mampu mengubah video 2D menjadi video 3D anaglyph red cyan. Pengguna hanya perlu drag and drop video 2D pada slot video yang tersedia, kemudian sistem akan merubah video menjadi 3D. Pengguna harus menggunakan kacamata 3D pasif anaglyph red cyan untuk bisa merasakan efek 3D pada gambar. Aplikasi ini mampu membantu semua orang membuat video 3D menjadi lebih mudah sehingga mereka mampu merasakan video 3D.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer