Author : Nafisah , Nana Ramadijanti, Achmad Basuki
Abstrak
Bisnis Pelayanan Jasa Printing kini semakin marak di berbagai wilayah di Surabaya. Namun, di dalam bisnis ini, penentuan tarif yang dilakukan masih sangat tidak konsisten, dan terlalu subyektif. Hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya standarisasi yang tepat dalam menentukan tarif di dalam jasa printing. Sehingga ketidaktepatan ini dapat mengakibatkan kerugian bagi beberapa pihak, seperti konsumen atau pelanggan, dan penyedia jasa printing sendiri. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah aplikasi yang mampu memberikan perhitungan yang akurat untuk tarif dokumen yang akan dicetak. Perhitungan ini membutuhkan informasi komposisi CMYK yang terdapat di dalam dokumen yang akan dicetak. Selanjutnya, komposisi CMYK digunakan untuk menentukan tarif yang dihasilkan oleh dokumen dan ditampilkan kepada pelanggan. Sehingga aplikasi ini bekerja secara otomatis saat dokumen mulai dicetak. Dengan adanya aplikasi ini, maka tidak ada lagi ketidaktepatan dalam menentukan tarif cetak di dalam jasa printing, serta tidak adanya kesulitan dalam proses penentuan tarif jika dokumen yang dicetak lebih dari satu lembar.
PERANCANGAN APLIKASI SATU DATA UNTUK PERHITUNGAN INDIKATOR INSTANSI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
Author : Irfan Taufiqurrahman , Ferry Astika Saputra, Prasetyo Wibowo
Abstrak
Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespon perkembangan teknologi dengan mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan efisiensi kinerja. Namun, penerapan SPBE masih memiliki kekurangan, terutama terkait keredundanan data antar instansi pemerintahan. Hal ini menyebabkan ketidakvalidan data dan kemungkinan hasil yang berbeda saat diolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan arsitektur data yang valid sebagai referensi, sehingga tidak ada lagi data yang redundan. Hasil penelitian ini akan mempermudah pegawai dan pemangku kepentingan pemerintahan dalam memvalidasi dan menggunakan data yang disediakan oleh berbagai instansi.Selain itu, data yang terdapat dalam arsitektur SPBE akan digunakan sebagai dasar perhitungan Indikator Kinerja Utama (IKU). Dengan demikian, penggunaan arsitektur data yang valid akan memastikan akurasi dan konsistensi dalam menghitung IKU pemerintahan.
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAM AIR DAN PUPUK OTOMATIS PADA MEDIA TANAM VERTIKULTUR BERDASARKAN KELEMBABAN TANAH
Author : Laila Rovi'u Zakiyah , Legowo Sulistijono, Eru Puspita
Abstrak
Pertumbuhan dengan perkembangan teknologi dan industri dapat menggeser lahan pertanian menjadi lahan industri, khususnya di daerah perkotaan yang masyarakatnya memiliki hobi budidaya pertanian ataupun perkebunan. Oleh karena itu metode vertikultur bisa menjadi solusi dalam permasalahan penyempitan lahan. Metode vertikultur atau metode penanaman secara vertikal ini dititikberatkan pada proses perawatannya. Perawatan yang dimaksud adalah penyiraman air dan pemberian pupuk. Selain itu metode penyiraman yang sering digunakan adalah penyiraman manual(menggunakan tenaga manusia). Namun, ketika kita mempunyai pekerjaan lain yang harus dikerjakan, maka kita akan menunda melakukan penyiraman tersebut hingga pekerjaan kita selesai. Hal ini tersebut sangat tidak efektif. Salah satu metode penyiraman yang efektif bagi masyarakat yaitu penyiraman otomatis menggunakan rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai pengontrol (mikrokontroler) untuk mengontrol dan melakukan penyiraman sesuai dengan kelembaban tanah yang diperlukan. Pada penelitian kali ini, mengacu pada penyiraman air dan pupuk secara otomatis pada tanaman bayam merah dengan menggunakan acuan kelembaban tanah dan cuaca. Di mana sistem ini mampu melakukan penyiraman air dan pupuk secara otomatis pada media tanam vertikultur berdasarkan kelembaban tanah. Sensor kelembaban tanah akan mengukur kelembaban tanah kemudian jika nilai kelembaban tanah > 50% dan kondisi tidak hujan maka pompa air akan menyala, jika nilai kelembaban tanah < 50% dan tidak hujan maka pompa air akan mati. Untuk penyiraman pupuk dilakukan berdasarkan pada RTC, di mana program untuk RTC diatur ketika jam 06:00WIB maka pompa pupuk cair akan menyala dan memberi nutrisi selama 5 menit. Dosis pupuk cair bayfolan yang diberikan adalah 4 ml/liter air. Untuk pemberian pupuk dilakukan melalui daun karena daun mampu menyerap pupuk sekitar 90%, sedangkan akar hanya mampu menyerap sekitar 10%.
APLIKASI MOBILE SISTEM REKOMENDASI JENIS TANAMAN MENGGUNAKAN CORRELATION COMPUTING
Author : Ananda Najahudin Ahmad , Ali Ridho Barakbah, Nur Rosyid Mubtadai
Abstrak
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berbasis pada sektor pertanian. Perubahan cuaca setiap saat cukup sulit diprediksi bagi para petani, hal ini menjadi faktor penting dalam usaha budidaya tanaman. Pada penelitian ini berupaya untuk membantu petani menentukan jenis tanaman yang tepat dan cocok untuk ditanam sesuai iklim dan lokasi tertentu, agar memiliki perencanaan produksi yang baik untuk mendukung hasil panen yang maksimal, dan meminimalisir risiko kerugian. Metode yang digunakan untuk merekomendasikan tanaman adalah Correlation Computing dengan perhitungan Euclidean Distance, dengan menggunakan lima parameter yaitu suhu, kelembaban udara, curah hujan, ketinggian tempat, dan pH tanah. Hasil akan ditampilkan berupa aplikasi android dengan fitur utama, yaitu rekomendasi jenis tanaman, fitur kedua adalah cara pembudidayaan tanaman dilengkapi dengan syarat pertumbuhan dari tanaman, dan fitur yang ketiga adalah ditampilkan berupa fitur penanganan hama terhadap tanaman. Pada proses evaluasi dilakukan pengujian terhadap lima tempat yang berbeda dengan memposisikan perangkat (device) di lahan pertanian tersebut, kemudian melakukan pengukuran menggunakan metode Correlation Computing dengan perhitungan Euclidean Distance sehingga ditemukan hasil tanaman yang cocok dan tepat ditampilkan berdasarkan rangking. Evaluasi keakuratan dilakukan dengan cara membandingkan antara data hasil rekomendasi dari sistem, dengan data acuan korelasi. Didapatkan hasil bahwa seluruh jenis tanaman yang direkomendasikan oleh sistem, memiliki kesamaan dengan data korelasi yang telah disebutkan sebelumnya sehingga hasil rekomendasi telah sesuai dengan kebiasaan tanaman yang ditanam oleh masyarakat pada lokasi tersebut.
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR BLDC SECARA OTOMATIS UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN DAYA MOBIL LISTRIK
Author : Eko Cahyo Wahyudi , Moch.Machmud Rifadil, Farid Dwi Murdianto
Abstrak
Pada lomba Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) menitikberatkan penghematan konsumsi energi pada mobil listrik. Salah satu strategi untuk mendapatkan kemenangan adalah mengatur konsumsi arus motor BLDC. Pada perlombaan sebelumnya, pengemudi menggunakan saklar untuk mematikan tegangan Speed shifting kontrol e-bike motor BLDC. Jika pengemudi lalai dalam mengendalikan potensiometer multitone, maka akan menambah konsumsi energi pada motor. Proyek akhir ini peneliti mencoba membuat alat menggantikan potensiometer tanpa kendali manusia menggunakan pin PWM arduino dengan input masukan rotary encoder. Informasi tegangan, arus, daya ditampilkan di handphone android dengan menggunakan komunikasi Bluetooth. Pada proyek akhir ini didapatkan nilai konsumsi energi lebih kecil dari pada menggunakan throttle sebesar 1.33 Wh dari 1.55 Wh untuk putaran 1 lap sepanjang 200 meter.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer