Author : Supriyanto , Eru Puspita, Ali Husein Alasiry, Budi Nur Iman
Abstrak
Perubahan cuaca yang cukup ekstrim belakangan ini menyebabkan cuaca tidak menentu. Hal ini mengakibatkan anomali cuaca yang berdampak pada usaha laundry, karena jika produksi pengeringan menurun maka pemasukan pelaku usaha ini akan menurun. Pada proyek akhir ini membuat pengering pakaian dilengkapi control on/off suhu ruangan sesuai dengan karakteristik pengeringan secara alami. Dari pengujian yang dapat disimpulkan bahwa proses pengeringan dengan menggunakan set point suhu 35 oC, dengan kadar kelembaban 38%, membutuhkan waktu pengeringan dua kali lebih lama jika dibandingkan dengan set point suhu 40 oC, 45 oC, 50 oC. Waktu pengeringan tercepat yaitu menggunakan suhu 50 oC dengan lama proses pengeringan 54 menit.
APLIKASI PENDETEKSI KEMIRIPAN LAPORAN MENGGUNAKAN TEXT MINING DAN CLUSTERING
Author : Fitria Dwi Indah Kusuma , Tri Harsono, Sigit Wasista, Ali Ridho Barakbah
Abstrak
Dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan perkuliahan yang identik dengan banyaknya jumlah mata kuliah teori maupun praktikum di setiap semesternya, selalu disertai pula dengan banyaknya tugas berupa laporan yang harus dikerjakan oleh setiap mahasiswa. Sebagian besar tugas maupun laporan tersebut berupa soft file. Tidak jarang seorang mahasiswa melakukan proses copy-paste-modify terhadap tugas maupun laporan milik mahasiswa lain, bahkan tidak jarang pula mahasiswa yang melakukan copy-paste hanya mengganti jenis font yang digunakan tanpa melakukan perubahan apapun terhadap isi tugas dan laporan tersebut. Pada penelitian ini dideteksi kemiripan antar laporan resmi dengan cara membandingkan isi analisa dan kesimpulan dari laporan tersebut yang telah disimpan dalam bentuk teks berupa file .txt untuk mengetahui tingkat kemiripan antar laporan dimana hasil pembandingan tersebut dinyatakan dalam bentuk persentase atau nilai tingkat kemiripan isi antar laporan. Proses pembandingannya dilakukan dengan memanfaatkan adanya text mining dan clustering. Text mining itu sendiri terdiri dari beberapa tahap, yaitu tokenizing, filtering, stemming, tagging dan analyzing. Proses deteksi kemiripan laporan akan bekerja lebih optimal ketika diproses melalui tahap stemming dan tagging meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan tanpa melalui tahap stemming dan tagging. Deteksi kemiripan laporan menggunakan tahap stemming dan tagging menghasilkan persentase keberhasilan sebesar  65,19% dan ketika diproses tanpa menggunakan tahap stemming dan tagging menghasilkan persentase keberhasilan sebesar  64,23%.
PEMBUATAN VIDEO MOTION GRAFIS UNTUK ORANG TUA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK.
Author : Endah Porwanti , Widi Sarinastiti, Citra Devi Murdaningtyas
Abstrak
Maraknya pemberitaan tentang kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak cukup membuat masyarakat resah. Saat ini kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak masih sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan banyak anak yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual yang tidak segera melapor. Sebagai orang tua seharusnya dapat mengenali tanda-tanda anak yang mengalami pelecehan dan kekerasan seksual. Korban pelecehan dan kekerasan seksual akan berdampak panjang jika tidak segera ditangani, trauma berkepanjangan akan mempengaruhi korban pelecehan dan kekerasan seksual hingga dewasa. Bahkan korban pelecehan dan kekerasan seksual, saat dewasa nanti dapat menjadi pelaku pelecehan dan kekerasan seksual. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan khusus dan penyembuhan trauma serta diadakannya sosialisasi dari pihak yang terkait, dengan melalui video motion grafis ini diharapkan orang tua paham dan memberikan pembelajaran tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual kepada anaknya.
ANALISA PENGARUH UPGRADE DATABASE EKSTERNAL TERHADAP KINERJA PERALATAN AUTOMATIC MESSAGE SWITCHING CENTER AROMES 1003QI+ DI BANDAR UDARA JUANDA SURABAYA
Author : Muhammad Akbar Amir , Amang Sudarsono, Prima Kristalina
Abstrak
Server merupakan perangkat infrastruktur dalam mendukung proses media penyimpanan data AMSC bagi keselamatan penerbangan. Permasalahan server seringkali dihadapkan pada tingginya beban akses dari banyak pengguna ketika sebuah server menggunakan sistem penyimpanan data yang terpusat. Hal ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan kinerja hardware dan waktu respon akses yang cenderung meningkat. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis merancang dan memperbarui sebuah sistem penyimpanan berupa database eksternal yang dapat mendistribusikan data atau file ke dalam 2 perangkat server, sehingga beban komputasi dari akses pengguna dapat dibagi ke setiap server. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan metode observasi dan dokumentasi, serta analisa data terkait sistem penyimpanan database. Permasalahan tersebut membutuhkan acuan tentang ketersediaan peralatan dengan rumus sesuai KP 25 Tahun 2014. Hasil dari pembahasan pada Tugas Akhir ini adalah pemisahan storage dan forward di server yang berbeda, setiap server akan membuat fungsi pada AMSC bekerja lebih maksimal; GUI (Graphical User Interface) lebih mudah dalam penggunaannya; skala availability yang lebih baik pada server AMSC; dan kapasitas sistem penyimpanan pada database yang lebih banyak.
RANCANG BANGUN BOOST CONVERTER SEBAGAI CHARGER ACCU UNTUK ALAT PERONTOK JAGUNG DENGAN MENGGUNAKAN KONTROL PI
Author : Frengky Agung Tyasmawan , Ainur Rofiq, Syechu Dwitya Nugraha
Abstrak
Energi surya matahari merupakan sumber energi terbarukan yang tersedia tidak terbatas di alam. Untuk mendapatkan energi listrik yang berasal dari matahari diperlukan panel surya yang mengubah energi cahaya dari matahari menjadi energi listrik. Energi surya yang dihasilkan oleh panel surya 100 Watt Peak (WP) berkisar antara 17 Volt – 21 Volt. Untuk mendapatkan tegangan pengisian accu 24 Volt diperlukan suatu rangkaian boost konverter yang berfungsi menaikkan tegangan menjadi 28,2 Volt. Untuk mendapatkan tegangan konstan dari konverter dilakukan pengaturan duty cycle dengan cara memberikan umpan balik dari tegangan keluaran konverter itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem pengendalian tegangan yang keluar dari conerter dan duty cycle dengan menggunakan MICROCONTROLLER ARM STM32F407-DISCOVERY, sehingga dapat memperoleh tegangan dan duty cycle konstan dan dapat memanfaatkan tegangan sel surya secara maksimal. Tetapi disini panel surya yang digunakan sebesar 300 wp karna panel surya 100 wp belum bisa mencukupi daya yang diinginkan saat pengisian. Dari data yang diperoleh saat pengambilan data integrasi, rangkaian ini bisa bekerja dengan baik. Saat pengambilan data mulai dari jam 10.30 siang tegangan yang dihasilkan dari panel surya ini bernilai 24 volt dan arus input 3,2 A. Lama kelamaan nilai arus input ini turun. Sedangkan unutk tegangan output terbaca 25 Volt dan tegangan input ini akan naik sesuai set point yang diingiinkan dan arus input yang terbaca 2,9 dan arus ini akan terus turun selama pengisian berlangsung. Tegangan aki saat penuh memiliki nilai diatas 15%-25% dari ratting tegangan baterai.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer