Author : Syafroni Imam Achmadi S A , Renny Rakhmawati, Suhariningsih
Abstrak
Banyak inovasi alternatif energi yang semakin dikembangkan seperti solar cell. Solar cell dapat di manfaatkan sebagai sumber listrik dari penggiling daging karena di pasar untuk mendapatkan sumber listrik dari PLN sangat sulit. Solar sell sebagai sumber energi yang ramah lingkungan, karena tidak ada polusi yang dihasilkan selama proses konversi energi serta dengan solar cell alat penggiling dapat di bawa ke mana-mana. Solar cell 100 WP yang di gunakan pada proyek akhir ini dirancang agar dapat mengecharge aki 12 Volt 32 Ah. Agar dapat menghasilkan tegangan yang sesuai dengan kapasitas aki di gunakan buck-boost converter untuk mengontrol dengan menggunakan metode increment-decrement. Arus maksimum saat proses charge sebesar 3,4 Ah dengan keluaran tegangan rata-rata 14,46 Volt saat kondisi accu 40%. Untuk mengoptimalkan kerja dari motor DC pada proses penggilingan daging digunakan metode kontrol logika fuzzy. Kontrol logika fuzzy yang digunakan bertujuan untuk mengatur kecepatan motor sesuai dengan beban yang ada pada motor agar proses penggilingan yang di hasilkan bagus. Seting point kecepatan dari motor DC sebesar 250 rpm. Pada saat proses penggilingan dihasilkan kecepatan rata-rata sebesar 228 rpm.
ANIMASI PENDEK 3D “HAPPY BIRTHDAY” MENGGUNAKAN TEKNOLOGI MOTION CAPTURE
Author : Muhammad Farid , Widi Sarinastiti, Moh Hasbi Assidiqi
Abstrak
Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Hal ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan gambar masing-masing frame, difilmkan dengan kamera virtual, dan output-nya berupa video yang sudah di-rendering atau Realtime. Animasi 3D biasanya ditampilkan dengan kecepatan lebih dari 24 frame per detik. Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif, dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyuntingan gambar bitmap, penulangan, simulasi fluida dan asap, simulasi partikel, animasi, penyuntingan video, pemahat digital, dan perenderan. Motion Capture adalah terminologi yang digunakan untuk mendeskripsikan proses dari perekaman gerakan dan pengartian gerakan tersebut menjadi model digital. Ini digunakan di militer, hiburan, olahraga, aplikasi medis, dan untuk calidasi cisi computer dan robot. Di dalam pembuatan film dan permainan video, mocap berarti merekam aksi dari aktor manusia dan menggunakan informasi tersebut untuk menganimasi karakter digital ke model animasi komputer dua dimensi atau tiga dimensi. Ketika itu termasuk wajah dan jari-jari atau penangkapan ekspresi yang halus, kegiatan ini biasa dikatakan sebagai performance capture.
MONITORING PERCEPATAN SUDUT KAPAL NELAYAN BERBASIS ARRAY GYROSCOPE
Author : Yunanda Basuki , Firman Arifin, Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Taufiqurrahman
Abstrak
Kapal nelayan, alat penangkap ikan dan nelayan merupakan tiga faktor yang mendukung keberhasilan suatu operasi penangkapan ikan di laut. Aktifitas menangkap ikan terutama di laut adalah salah satu mata pencaharian yang memiliki tingkat resiko yang tinggi. Oleh karena itu, faktor keamanan dan keselamatan kapal maupun nelayan wajib menjadi salah satu perhatian utama. Keadaan bahaya yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan adalah kandasnya kapal atau terjadinya tabrakan. Gejala dini terjadinya tabrakan atau kandas adalah adanya perubahan percepatan sudut kapal yang ekstrem yang berakibat pada tidak stabilnya kapal. Salah satu upaya untuk meminimalisir resiko kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa adalah dengan adanya dukungan suatu sistem monitoring yang mampu memonitoring percepatan sudut kapal nelayan, sehingga apabila di deteksi adanya tanda-tanda kapal dalam keadaan bahaya, dapat dilakukan suatu peringatan dan pertolongan. Salah satu device yang dapat mendeteksi adanya perubahan percepatan sudut pada kapal adalah sensor gyroscope. Dengan menggunakan 3 axis gyroscope sensor yang di susun berdasarkan array maka dapat diketahui data percepatan sudut kapal berdasarkan kinerja sensor gyroscope. Dengan dukungan jaringan sensor wired multidrop, data percepatan sudut kapal akan ditampilkan dalam bentuk grafik pada komputer dan selanjutnya disimpan kedalam database. Berdasarkan data monitoring pada kapal nelayan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa sensor gyroscope MPU6050 menghasilkan nilai error akurasi pada poros roll sebesar 1,334868o untuk sumbu negatif dan 1,159790o untuk sumbu positif, pada poros pitch sebesar sebesar 1,245295o untuk sumbu positif dan sebesar 1,157582o untuk sumbu negatif.
RANCANG BANGUN UNIVERSAL BATERAI CHARGER UNTUK HANDPHONE (HP) (SUB JUDUL : SOFTWARE)
Author : Tika Pristya Irmayanti , Moh. Zaenal Efendi, Eka Prasetyono
Abstrak
Baterai merupakan salah satu suplai tenaga pada perangkat elektronika yang mempunyai kapasitas muatan berbeda-beda. Bila muatan dalam baterai habis, maka diperlukan pengisian ulang (charge). Untuk proses pengisian ulang (charge), hal yang mendasar adalah bagaimana mengatur proses pengisisan baterai sesuai dengan karakteristiknya antara lain arus pengisian, tegangan baterai dan kapan proses pengisian harus dihentikan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah penggunaan universal baterai charger, dimana dapat digunakan untuk mengisi muatan baterai dengan kisaran rating tegangan baterai sebesar 3.7V - 5V. Dalam perancangan sistem suatu charger universal yang mempunyai kemampuan untuk mengatur arus pengisian pada baterai sebesar 20% dari kapasitas baterainya, maka digunakan rangkaian mikrokontroler ATMEGA 16 untuk memberi instruksi pada UC3842 agar mengaktifkan PWM kontrol arus untuk membatasi arus charging, sensor arus ACS712 dan juga sensor tegangan untuk monitoring proses charger dengan rata-rata error pada sensor arus ACS712 sebesar 4.67% dan pada sensor tegangan sebesar 2.80%. Variasi arus charging yang digunakan sebesar 110mA, 220mA, 250mA, 260mA dan 400mA.
RANCANG BANGUN UPS OFFLINE DENGAN METODE PI UNTUK CHARGING BATERAI DAN STS UNTUK MENJAGA CONTINUITAS SUPLAI TEGANGAN
Author : Ganindra Anggara Putra Akhdan , Hendik Eko HS, Luki Septya Mahendra
Abstrak
Perkembangan dunia kelistrikan yang sangat massive membuat kebutuhan akan kelistrikan meningkat didalam segala sector lini kehidupan. Namun energi listrik yang disalurkan oleh PLN kepada konsumen tidak selamanya berjalan dengan baik, sewaktu-waktu bisa saja terjadi pemadaman karena diadakannya perbaikan, perawatan ataupun karena beban over. Oleh karenanya disusun proyek akhir ini untuk membuat UPS dalam rangka sebagai backup untuk mencatu beban sensitive yakni computer apabila terjadi pemadaman dan gangguan system.. Apabila terjadi pemadaman secara mendadak, maka hal ini dapat membuat konsumen mengalami kerugian seperti kehilangan data, kehilangan produktifitas dan kerusakan hardware.Pada perancangan UPS ini digunakan peralatan system charging Baterai SMT Power 12V 18 AH VRLA (VALVE REGULATOR LEAD ACID) yang dimana system charging akan dirangkai full wave rectifier dan buck converter untuk mengubah tegangan PLN 220 (AC) menjadi tegangan DC 13.8 Vdc untuk mencharger baterai 12 V dengan metode CV. Kemudian keluaran batterai akan dihubungkan ke inverter pure sine wave dengan input sebesar 12 V DC dan Output 220 V AC yang akan digunakan untuk menyalakan computer dengan daya 200 Watt apabila terjadi pemadaman atau gangguan overvoltage dan undervoltage dari PLN dengan estimasi waktu selama 20 menit. Sistem yang akan di fokuskan disini adalah dengan menggunakan skema relay STS ( Static Transfer Switch ) menggunakan komponen semikonduktor TRIAC yang dikontrol menggunakan micrcontroller ARM STM32F407 yang mendapatkan sumber VCC dari output pada baterai. Skema pengontrolan switching pada alat ini menggunakan metode If-Else dengan 1 input parameter yakni tegangan. Dimana system ini dapat mendeteksi adanya overvoltage dan undervoltage pada system PLN, dan akan switching ke Baterai apabila terjadi gangguan pada system seperti blackout, overvoltage dan undervoltage. Logika If-Else digunakan untuk mengatur komunikasi antar TRIAC sedangkan logika PI digunakan untuk mengatur sinyal Sinyal PWM agar tegangan charging dapat stabil di 3.6 Ampere dan 13.8 Volt
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer