PEMBUATAN PORTABLE AKMULATOR SKOR DENGAN KOMUNIKASI DATA NIRKABEL PADA PERTANDINGAN PENCAK SILAT
Author : Galang Romadhon Diyah Wahyudi  , Reesa Akbar, Zainal Arief

Abstrak

Pertandingan Pencak Silat merupakan cabang olah raga multinasional yang berasal dari indonesia. Dalam pertandingan pencak silat, penentuan pemenang terdiri dari beberapa kriteria. Untuk penentuan skor hasil akhir yaitu berasal dari akumulasi skor yang didapatkan pada saat tanding. Skor yang didapatkan oleh pesilat berasal dari nilai yang diberikan oleh 5 orang wasit. Yang kemudian dicatat oleh petugas pencatat skor. Pada saat pertandingan, nilai yang akan muncul terkadang berjalan begitu sangat cepat karena alur tanding pesilat juga sangat cepat. Hal tersebut menyebabkan rawannya terjadi kesalahan dalam pencatatan skor. Untuk itu, dibutuhkan sebuah device yang mampu mencatat skor tanding pencak silat dan mengakumulasikannya secara langsung, tanpa melalui petugas pencatat skor agar kesalahan yang terjadi bisa diminimalisir. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan device yang dapat melakukan pencatatan, perhitungan dan penampilan skor secara langsung pada tanding silat. Alat ini dideain portable sehingga mudah dibawa dan diinstalasi. Untuk input skor berupa keypad yang terdapat tombol-tombol nilai skor untuk tiap kubu pesilat. Keypad dilengkapi dengan minimum sistem AVR sebagai pemroses data dan modul XbeePro yang berfungsi sebagai pengirim data secara wireless pada akumulator. Akumulator berfungsi untuk menerima data dan mengakumulasikan nilai yang dikirim dari tiap-tiap keypad. Akumulator ini berupa sistem minimum AVR yang dihubungkan dengan DA konverter. Hasil akumulasi dicatat pada sdcard dan ditampilkan pada proyektor atau layar TV dengan menggunakan DA converter yang dikontrol oleh mikrokontrollersehingga dalam alat ini tidak lagi memerlukan PC untuk menampilkan data.


RANCANG BANGUN ALAT PENGHILANG BAU TIDAK SEDAP PADA HELM MENGGUNAKAN ULTRAVIOLET

Author : Muhammad Dimas Valembani  , Legowo Sulistijono, Eru Puspita

Abstrak

Helm adalah perlengkapan wajib yang harus kita pakai pada saat berkendara sepeda motor untuk melindungi kepala kita apabila terjadi kecelakaan. Namun masih banyak kalangan masyarakat seperti pebisnis dan olahragawan yang sering mengabaikan kebersihan helm yang mereka pakai. Hal ini dikarenakan kurangnya kepedulian untuk mebersihkan helm yang sehari-hari dipakai. Helm yang jarang dibersihkan akan mengeluarkan bau yang tidak sedap meskipun diluarnya terlihat masih bersih. Salah satu peyebabkan helm menjadi bau dan juga menjadi sarang penyakit adalah keringat yang berlebihan pada kulit kepala yang disebabkan baik setelah berolahraga atau disebabkan oleh cuaca panas saat dijalan. Keringat merupakan masalah yang cukup penting dan dapat mengganggu aktivitas seseorang. Bau keringat dapat terjadi karena kurang menjaga kebersihan badan dan adanya bakteri yang menguraikan keringat menjadi zat yang berbau kurang sedap. Untuk menghilangkan bau tidak sedap yang dihasilkan oleh bakteri yang bersarang pada helm yang disebabkan keringat berlebihan pada kulit kepala, metode disinfeksi yang akan digunakan adalah dengan Sinar Ultraviolet (UV). Sinar UV akan menahan pertumbuhan bakteri yang bersarang pada keringat sehingga senyawa yang dihasilkan oleh bakteri berkurang. Untuk mendeteksi dan mengklasifikasi bau tidak sedap pada helm, sebuah sensor metal-oxide akan digunakan untuk mengukur seberapa parahkah bau pada helm. Sensor gas akan mulai mendeteksi bau pada helm yang kemudian akan menentukan lama penyinaran lampu UV hingga bau tidak sedap pada helm menghilang.


STUDI EKSPERIMEN PENGARUH JUMLAH PIPA SALURAN TERHADAP PERFORMA TURBIN FRANCIS

Author : Afif Nur Ayu Shadrina  , Joke Pratilastiarso

Abstrak

Besarnya pertumbuhan penduduk menuntut Indonesia untuk terus membangun pembangkit listrik baru dengan memanfaatkan keanekaragaman sumber energi di Indonesia. PLTA merupakan suatu sistem pembangkit listrik yang terintegrasi dalam bendungan dengan memanfaatkan energi mekanis aliran air untuk memutar turbin. Turbin francis merupakan salah satu komponen penting pada PLTA yang berfungsi untuk mengkonversikan atau mengubah bentuk energi potensial yang dimiliki air menjadi energi mekanik. Air yang mengalir pada pipa saluran dari ketinggian tertentu, dapat merubah menjadi energi tekanan sebelum memasuki guide vane dan sebagian energi tekanan diubah menjadi energi kinetik saat melewati guide vane. Sebagian energi tersebut yang akan menggerakkan poros atau runner. Pipa saluran yang berfungsi untuk mengarahkan aliran sebelum memasuki spiral case dapat divariasikan dengan jumlah satu pipa saluran hingga tiga pipa saluran. Turbin francis yang dirancang dalam skala laboratorium dengan dimensi runner sebesar 30 cm dan jumlah sudu 10 buah memiliki dimensi pipa saluran sebesar 8,9 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa trendline bila menggunakan 2 pipa saluran lebih baik dibandingkan variasi pipa saluran yang lain dengan nilai efisiensi tertinggi sebesar 6,2%.


RANCANG BANGUN CHAIRLESS CHAIR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXOSKELETON

Author : Fuad Fawaid  , Endah Suryawati Ningrum, Novian Fajar Satria

Abstrak

Pada proyek akhir ini dibuat sebuah alat portabel yang berbentuk exoskeleton yang berfungsi sebagai pengganti kursi. Exoskeleton tersebut didesain di sekitar mengikuti bentuk dan fungsi tubuh bagian bawah manusia. Alat ini bisa disebut sebagai Chairless Chair. Alat ini dapat digunakan oleh pekerja yang biasanya bekerja di industri. Banyak industri yang mengharuskan para pekerjanya untuk bekerja dengan berdiri selama mereka bekerja. Orang-orang yang bekerja di industri dapat menggunakan alat tersebut yang dipasang pada kakinya. Alat tersebut dapat berfungsi layaknya kursi ketika mereka membutuhkan saat posisi duduk dan tetap menempel pada tubuh pengguna saat mereka berjalan tanpa ada gangguan dan pengguna dapat berjalan normal seperti biasanya. Tujuan desain alat ini berkonsep untuk meningkatkan fungsi tubuh manusia melalui penggunaan exoskeleton tubuh bagian bawah. Selain itu alat ini mampu pengguna untuk mengatur sudut kemiringan posisi duduk yang disesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan oleh pengguna agar didapatkan postur yang ergonomis dalam bekerja.


SENSOR API MENGGUNAKAN ARDUINO BERBASIS IoT DENGAN SISTEM ANDROID

Author : Alqibti Rifki Fawzi Samsudin  , Anang Budikarso, I Gede Puja Astawa

Abstrak

Musibah kebakaran merupakan musibah yang sering terjadi dibandingkan musibah musibah lain seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi ataupun tsunami. Musibah tersebut bisa terjadi kapan saja dan tidak ada yang mengetahui pasti kapan musibah teersebut akan datang. Terlebih Indonesia memiliki hutan yang sangat luas dan pada tahun 2019 musibah kebakaran hutan di Indonesia mengalami peningkatan serta memberikan dapat kerugian yang sangat besar. Dampak dari musibah kebakaran tidak hanya berupa materi saja melainkan dapat merenggut hilangnya nyawa manusia. Faktor penyebab musibah kebakaran sering terjadi akibat kelalain manusia dan kebakaran sering terjadi pada rumah-rumah yang ditinggal oleh penghuninya. Sistem sensor api berbasis Internet of Things (IoT) dengan platform Arduino dan sistem Android dirancang untuk mendeteksi dan memantau kualitas udara secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan sensor gas MQ-2 untuk mendeteksi asap dan gas berbahaya, modul komunikasi nirkabel ESP8266 untuk mengirim data ke server, dan aplikasi Android sebagai antarmuka pengguna. Sensor mengukur konsentrasi asap dan gas, kemudian data dikirim ke server melalui jaringan Wi-Fi. Aplikasi Android memungkinkan pengguna untuk memantau kualitas udara secara langsung, menerima notifikasi peringatan jika level gas berbahaya terdeteksi, dan melihat riwayat data kualitas udara. Sistem ini bertujuan untuk memberikan solusi yang efisien dan terjangkau dalam memantau kualitas udara, yang dapat digunakan di rumah, kantor, atau area publik lainnya. Uji coba menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan data yang akurat dan responsif, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala yang lebih besar.