Author : Bagus Setiyo Pambudi , Nur Rosyid Mubtadai, Entin Martiana Kusumaningtyas
Abstrak
Sistem absensi manual sering kali mengalami masalah seperti kecurangan dalam pencatatan waktu, kesalahan input data, dan proses yang tidak efisien. Masalah ini semakin kompleks dengan adanya sistem kerja hybrid dan kerja dari rumah yang kini banyak diterapkan perusahaan, sehingga perusahaan kesulitan memantau kehadiran karyawan secara akurat dan terpercaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem absensi otomatis yang menggunakan teknologi pengenalan wajah. Sistem ini bekerja secara otomatis, aman, dan tanpa perlu kontak fisik, sehingga lebih higienis dan praktis dibandingkan metode konvensional. Sistem menggabungkan beberapa teknologi canggih yaitu DeepFace untuk memverifikasi identitas seseorang berdasarkan wajahnya, RetinaFace untuk mendeteksi dan menemukan wajah dalam gambar, dan FaceNet512 untuk menganalisis serta membandingkan ciri-ciri unik wajah. Selain teknologi pengenalan wajah, sistem ini juga dilengkapi dengan GPS tracking untuk memastikan karyawan benar-benar berada di lokasi yang tepat saat absen, serta liveness detection untuk mencegah kecurangan menggunakan foto atau video untuk absen palsu. Pengujian kinerja yang dilakukan dalam skenario dunia nyata menunjukkan True Acceptance Rate (TAR) sebesar 94% dan False Acceptance Rate (FAR) sebesar 0%, yang menunjukkan akurasi dan ketahanan yang tinggi. Sistem absensi berbasis pengenalan wajah ini memberikan solusi praktis dan efisien untuk kebutuhan absensi modern. Dengan implementasi sistem ini, perusahaan dapat meningkatkan akuntabilitas karyawan, memastikan kepatuhan terhadap aturan kehadiran, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung program transformasi digital perusahaan secara keseluruhan.
RANCANG BANGUN ALAT PRODUKSI GARAM DAN AIR TAWAR DARI AIR LAUT BERBASIS MIKROKONTROLLER
Author : Muhammad Yusron , Irianto, Hendik Eko HS
Abstrak
Garam merupakan kebutuhan sehari-hari yang tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi semata, tetapi juga sebagai salah satu bahan campuran dalam industri. Pembuatan garam di Indonesia adalah dengan sistem penguapan air laut menggunakan sinar matahari diatas lahan tanah yang lapang. Hal ini menyebabkan pembuatan garam hanya dapat dilakukan pada musim panas. Sedangkan pada musim hujan proses pengkristalan garam tidak dapat berlangsung karena matahari yang tertutup awan mendung dan sering terjadinya hujan yang dapat menggagalkan proses kristalisasi garam dengan menggunakan panas matahari. Dengan demikian dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memproduksi garam tanpa mengandalkan energi matahari. Suhu yang dibutuhkan untuk mengkristalkan garam dari air laut adalah 81.540C, sedangkan suhu untuk penguapan air laut adalah suhu maksimal heater yaitu 970C. agar suhu dapat dijaga konstan maka perlu adanya pengendalian suhu dengan menggunakan kontrol PID. Pada proyek akhir ini air laut yang digunakan adalah air laut di pantai kenjeran yang diendapkan agar kandungan lumpur atau pasirnya terpisah sehingga air laut menjadi jernih. Kandungan garam yang di uji lab adalah NaCl dan H2O. Kandungan air tawar yang diuji Lab adalah air kandungan NaCl. Pada proyek akhir dilakukan percobaan dengan 5 liter air laut didapatkan garam sebanyak 1000 gram dengan kandungan Nacl 97.25% dan H20 2.75%. Alat pada proyek akhir ini juga menghasilkan Air bersih 2 liter dengan kandungan sisa NaCl 254.08 mg/liter. Pada saat starting daya heataer yang dibutuhkan untuk memamaskan ruangan pengkristalan sebesar 687.58 watt. Sedangkan pada saat steady maka daya heater yang dibutuhkan sebesar 514.51 watt. Proses untuk mendinginkan uap hasil penguapan dari ruang pengkristalan pendinginan dengan menggunakan bantuan motor Fan dc.
SISTEM MONITORING DAN KONTROL PADA BUDIDAYA IKAN NILA BERBASIS PETA KENDALI
Author : Naufal Arif Nur Fathurrozi , Ronny Susetyoko, Ardik Wijayanto
Abstrak
Di Kabupaten Tulungagung terdapat lebih dari 12,750 petani ikan yang membudidayakan bernagai jenis ikan mulai dari patin, gurami, lele sampai dengan nila oleh karena itu membutuhkan pemantauan kondisi lingkungan kolam di dalamnya secara real-time untuk memastikan pertumbuhan ikan berjalan maksimal. Kondisi lingkungan seperti kadar oksegen terlatur, suhu, PH tanah merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ikan. Pemantauan tersebut yang dilakukan secara manual tentu tidak efektif, terlebih lagi jika lahannya kolam yang dimiliki luas karena pemantauan harus dilakukan setiap saat. Pada Kolam ikan nila kadar oksigen merupakan hal yang perlu untuk dijaga dengan batasan nilai sekita 6-7 mg/l menurut sumber artikel dan kadar nilai PH, suhu juga menjadi faktor yang diperhatikan dalam pertumbuhan ikan . Untuk itu diperlukan sistem kontrol dengan menghidupkan motor pump untuk menjaga stabilitas kadar oksigen terlarut. Disini perlu menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) pada Kolam Ikan, kondisi lingkungan tersebut dapat dimonitoring dan dikontrol kapan saja dan dimana saja. Sensor di pasang di beberapa titik dan data dikirim ke database yang nantinya akan di olah apa sistem masih dalam kendali atau tidak dengan ditampilkan pada chart. Hasil dari pengerjaan proyek akhir ini dapat memonitoring dan kontrol pada kolam ikan nila secara baik.Metode terbaik yang didapat adalah peta kendali
RANCANG BANGUN JELAJAH HERITAGE SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN FOTO VIRTUAL TOUR 360o BERBASIS WEB
Author : Rindra Rohmayani , Achmad Basuki, Citra Kusuma Widayat
Abstrak
Pariwisata merupakan aspek terpenting dalam setiap daerah. Banyak sekali kota di Indonesia yang mempunyai tempat-tempat bersejarah, salah satunya adalah kota Surabaya. Banyak gedung-gedung peninggalan zaman belanda yang masih ada di Surabaya, bahkan beberapa masih di fungsikan. Namun persoalan promosi menjadi suatu kendala dalam pengembangan industry pariwisata. Solusi membuat media promosi melalui website memiliki potensi untuk membantu persoalan yang ada. Akan tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, media yang digunakan untuk promosi dan pemasaran terus mengalami perkembangan secara dinamis. Tulisan ini mengkaji permasalahan promosi dan pemasaran wisara heritage di Surabaya dengan menggunakan foto virtual tour 360o berbasis web sebagai media promosi dan pemasaran yang interaktif. Penerapan website yang dikombinasikan dengan foto virtual tour 360o lokasi-lokasi heritage di Surabaya berpotensi menghasilkan media promosi yang inovatif dan interaktif. Dan hasilnya, akan semakin banyak wisatawan yang tertarik berkunjung ke Indonesia, khususnya Surabaya.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MULTI-INPUT SINGLE-OUTPUT BUCK CONVERTER UNTUK PENGISIAN BATERAI PADA PENERANGAN JALAN UMUM MENGGUNAKAN PANEL SURYA DAN GENSET
Author : Ibadiyar Rochman Al Khabib , Moh. Zaenal Efendi, Farid Dwi Murdianto
Abstrak
Baterai adalah sebuah peraatan listrik yang sangat penting untuk menyimpan energy listrik dengan jenis beban DC. Jika baterai digunakan secara terus menerus maka energy yang tersimpan pada baterai lama kelamaan akan habis sehingga perlu dilakukan pengisian ulang. Pengisian pada baterai bisa dilakukan dengan memberikan sumber DC yang salah satu caranya bisa melalui solar panel atau yang dikenal dengan sebutan photovoltage. Proses pengisian ulang pada baterai disesuaikan dengan tegangan dan kapasitas baterai yang digunakan. Seperti baterai 24 V yang membutuhkan tegangan pengisian antara 26.4 V sampai 28.8 V. Disisi lain, penggunaan solar panel sebagai sumber energy DC untuk pengisian ulang pada baterai memiliki beberapa kekurangan diantaranya energy yang dihasilkan dari solar panel tergantung dari cuaca, iklim ataupun musim. Berdasarkan uraian diatas maka pada proyek akhir ini diusulkan sebuah system hybrid converter yang dapat digunakan untuk melakukan pengisian pada baterai. System ini menggunakan dua sumber yaitu solar panel dan genset yang bekerja secara bersama-sama untuk memberikan energy pada pengisian baterai. Metode yang digunakan pada pengisian baterai ini adalah constant voltage yaitu 28.8 V dengan menggunakan converter multi input buck converter. Dengan menggunakan metode constant voltage tersebut baterai 24 V dapat dilakukan pengisian dari SOC 40% sampai SOC 90% Baterai yang telah diisi nantinya dimanfaatkan untuk penerangan jalan umum dengan beban lampu 40 W.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer