Author : Risnanda Akbar , Yahya Chusna Arief, Epyk Sunarno
Abstrak
Perkebunan tebu maupun ladang tebu di indonesia sangat mudah ditemui, khususnya di jawa timur, diketahui juga bahwa tebu merupakan bahan pokok untuk gula pasir, namun dapat juga diolah menjadi minuman yang bergizi dan lezat yakni es tebu. Proses pemerahan tebu sangatlah penting pada proses penjualan es tebu, namun dilihat dari proses produksi es tebu yang sering ditemui diketahui bahwa efisiensi penggunaan bahan bakar mesin diesel menggunakan bensin relatif boros dan mahal, kekurangannya juga menimbulkan kebisingan dilingkungan sekitar. Untuk itu dibuatlah proyek akhir ini berjudul rancang bangun single ended primary inductance converter untuk penggiling tebu dengan kontrol pi. Dengan sumber accu 100Ah 12 Volt sebagai input single ended primary inductance converter dan akan dinaikkan tegangan outputnya menjadi 24 volt sebagai supply motor dc penggerak penggiling tebu, sehingga PI Controller akan mengatur duty cycle konverter secara kontinyu, .dengan logika ketika tegangan pembacaan dari sensor tegangan kurang dari 24 volt maka nilai duty cycle akan dinaikan oleh kontrol PI dan ketika nilai tegangan lebih dari 24 volt makan nilai duty cycle akan diturunkan sesuai dengan set point tegangan nya yakni 24 volt. Pada pengujian sepic dengan kontrol pi didapatkan hasil tegangan output 27,53 volt dengan arus output 8,83 ampere ketika beban tebu di giling, dari parameter diatas didapatkan hasil effisiensi alat sebesar 73,83%. Berdasarkan desain perencanaan pada proyek akhir ini, effisiensi alat tidak dapat mencapai 100% dikarenakan adanya faktor losses dari komponen induktor dan switching sehingga arus output melebihi perencanaan perhitungan 25 A.
ALAT PENGADUK DAN PEMANAS MINUMAN BERBASIS MIKROKONTROLER
Author : Widya Candra Pranomo , Moch.Machmud Rifadil, Ony Asrarul Qudsi
Abstrak
Dalam era modern seperti saat ini, segala sesuatu dituntut serba instan dan efisien untuk membuat minuman hangat rasa. Proses pengadukan dan pemanasan menentukan kualitas dari minuman. Proses pengadukan dan pemanasan minuman dengan cara konvensional memerlukan waktu yang lama. Untuk itu dalam proyek akhir ini dilakukan proses pengadukan yang diatur oleh rangkaian driver motor dc dan pemanasan minuman menggunakan heater yang diatur oleh rangkaian TCA secara otomatis. Sistem ini terdiri dari sensor ultrasonik yang mendeteksi ketinggian gelas.Water Level Control untuk mendeteksi ketinggian air pada gelas yang digunakan untuk mengatur kecepatan putar motor dc. Rangkaian driver relay digunakan untuk mengatur buka tutup dari valve. Rangkaian putar balik motor untuk mengatur naik turun dari motor 1.Rangkaian driver motor dc digunakan untuk mengatur duty cycle dari motor pengaduk dengan tegangan 24 V konstan sesuai spesifikasi tegangan nominal motor. Sedangkan untuk proses pemanasan diatur oleh rangkaian TCA yang diatur sudut penyulutan Hasil pengujian sistem sebanyak 30 kali dalam 250 ml air membutuhkan waktu 14 detik untuk membuka valve 1.Sedangkan dalam 10 ml rasa membutuhkan waktu sebanyak 3 detik untuk membuka valve 2 dan valve 3. Proses pemanasan berlangsung selama 10 menit dengan suhu berkisar 80C – 90C. Untuk naik turun motor berlangsung selama 77 detik.
MONITORING KAPASITAS DAYA SEMU PADA PELANGGAN INDUSTRI
Author : Ahmad Rosyiddin , Sutedjo, Rachma Prilian Eviningsih
Abstrak
PT.PLN selalu berusaha untuk meningkatkan keandalan penyaluran listrik. Saat ini monitoring secara realtime hanya ada pada pelanggan daya 10600VA keatas. Oleh karena itu pada proyek akhir ini dibuat alat monitoring terhadap pembatas pada pelanggan industri untuk dapat membantu PLN dalam memberi acuan apakah pelanggan tersebut memerlukan perubahan daya atau pelanggan tersebut melakukan kecurangan. Pada proyek akhir ini bertujuan untuk monitoring kapasitas daya semu pelanggan industri dengan menggunakan metode SMS (Short Message Service). Dari data yang terbaca maka sistem akan memberikan 2 klasifiksai notifikasi yaitu ketika salah satu fasa hilang dan ketika MCB trip. Notifikasi berisi nilai arus tiga fasa, nilai tegangan 3 fasa, dan daya semu 3 fasa yang dikirim melalui SMS. Selain itu alat ini dapat digunakan untuk mengetahui indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pelanggan dengan membandingkan daya semu melalui data yang tersimpan pada SD Card dengan pemakaian di meter PLN. Delay waktu yang dibutuhkan untuk mengirim SMS yakni sebesar 18,7 detik. Pembacaan sensor dalam sistem ini dibawah 10% dengan rata- rata %Error arus fasa R 1.660%, arus fasa S 1.214%, arus fasa T 1.041%, tegangan fasa R 1.609%, tegangan fasa S 4.09%, dan tegangan fasa T 1.986%.
RANCANG BANGUN KOMUNIKASI CAHAYA TAMPAK MENGGUNAKAN MODULASI DIGITAL UNTUK AUDIO STREAMING
Author : Ilfat Izzat Pratama , Hary Oktavianto, Hani'ah Mahmudah, Santi Anggraeni
Abstrak
Perkembangan teknologi terus berkembang secara masif setiap tahunnya. Salah satunya perkembangan teknologi dibidang komunikasi. Adapun media trasnmisi komunikasi yang paling mainstream adalah sinyal radio atau RF, seperti WiFi. Semakin banyaknya pengguna sinyal radio dapat menyebabkan interferensi terhadap gelombang radio lain karena saling berdekatan. Visible light communication atau VLC dianggap sebagai model baru transmisi nirkabel yang dapat menutupi kekurangan RF disisi tersebut. Pengaplikasian VLC lebih cocok untuk dimanfaatkan di kondisiindoor dikarenakan jarak tempuh komunikasi yang dimiliki VLC relative lebih kecil dibandingkan RF. Adapun salah satu contoh pengaplikasian indoor yang bisa dilakukan adalah penyampaian data informasi berupa informasi audio. Teknologi VLC untuk mentransmisikan data suara telah banyak dilakukan pada penelitian terdahulu. Adapun beberapa peneliti yang telah melakukan riset terlebih dahulu tentang pemanfaatan sistem VLC untuk mentransmisikan data audio salah satunya, dengan memanfaatkan VLC sebagai media transmisi audio, maka tidak diperlukannya waktu tambahan untuk pairing device. Adapun macam macam teknik modulasi dengan jenis analog maupun digital yang dilakukan bertujuan untuk meraih data rate tinggi ataupun untuk mencapai jarak komunikasi yang tinggi. Pada proyek akhir ini penulis bertujuan untuk merancang dan membangun alternatif transmisi menggunakan sistem VLC untuk menyampaiakn informasi data audio dengan menggunakan teknik modulasi digital protocol UART dengan target data rate diatas 3.3Kbps dengan jarak lebih dari 70cm
APLIKASI MOBILE PENATAAN PETIKEMAS PADA TERMINAL PETIKEMAS KONVENSIONAL BERBASIS ANDROID DI PT PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO)
Author : Sigit Edi Purnomo , Kholid Fathoni, Nur Rosyid Mubtadai
Abstrak
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan maupun jasa bongkar muat barang di pelabuhan umum yang tersebar di tujuh wilayah provinsi indonesia antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang mana fungsi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai regulator berubah menjadi terminal operator, sehingga saat ini PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) fokus dalam pengembangan di terminal-terminal baik terminal general cargo, terminal curah kering dan cair, terminal petikemas maupun terminal petikemas konvensional. Dalam upaya pengembangan serta peningkatan pelayanan jasa bongkar muat khususnya di terminal petikemas konvensional yang kebanyakan terdapat di wilayah luar pulau jawa, dimana kebanyakan pada wilayah tersebut minim infrastruktur, maka perlu diadakan aplikasi penataan petikemas yang dapat dilakukan secara mobilitas serta biaya perawatan yang minimal.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer