VIDEO EXPLAINER TENTANG PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SELULAR DENGAN METODE STOP MOTION
Author : Parliati Desya Anggraini  , M. Agus Zainuddin, Hestiasari Rante

Abstrak

Di era kemajuan teknologi selular saat ini, mayoritas pengguna teknologi tidak mengetahui asal-usul teknologi itu sendiri. Hal tersebut menjadi suatu hal yang menarik untuk dijadikan bahan pembuatan video explainer dengan metode stop motion. Stop motion adalah teknik membuat video animasi dari potongan-potongan gambar yang dibuat seolah-olah menjadi berhubungan satu sama lain, sehingga membentuk suatu gerakan atau cerita. Dari metode stop motion yang dibuat, nantinya akan disatukan frame by frame dan membentuk satu kesatuan video pembahasan atau video explainer. Video explainer adalah media pembelajaran berupa audio visual yang mendeskripsikan materi pembelajaran secara sederhana agar mudah dipahami. Oleh karena itu, pada Proyek Akhir ini diharapkan mampu memberikan wawasan tentang sejarah berkembangnya teknologi yang digunakan saat ini bagi penggunanya. Selain itu dari video tersebut juga bisa digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang memudahkan pengajar untuk menyampaikan materi terkait cara kerja teknologi selular serta perkembangannya. Performa sebuah video explainer diukur dengan menggunakan parameter-parameter seperti pengujian dalam bentuk posttest terhadap pengguna, pengujian dalam segi teknis video terhadap pengguna, pengujian untuk ahli stop motion, dan pengujian untuk ahli video editor. Hasil penilaian menunjukkan bahwa nilai keberhasilan video explainer adalah 83,4% yang menurut skala likert hasil dalam kategori sangat baik.


APLIKASI M-HEALTH DAN E-HEALTH UNTUK PASIEN RAWAT JALAN DI RSI I SURABAYA DENGAN PENDEKATAN SPRINT DAN PROSES SCRUM

Author : Dwi Yanuar Rizky  , Tessy Badriyah, Iwan Syarif

Abstrak

Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas, anamnesa, penentuan fisik, laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien. Pencatatan rekam medis sendiri masih dilakukan secara konvensional. Hal ini mengakibatkan pencarian berkas rekam medis yang membutuhkan waktu lama saat pasien akan melakukan pemeriksaan, hal ini juga akan menyulitkan ketika seorang pasien yang sama akan melakukan pemeriksaan atau dirujuk ke Rumah Sakit yang lain. Selain itu terkadang dokter perlu riwayat penyakit pasien agar dokter dapat menentukan diagnosa atau tindakan. Oleh karena itu diatas perlu dirancang suatu sistem yang bisa mengefisiensi waktu pasien saat pelayanan jasa berlangsung, Informasi kesehatan pasien menjadi salah satunya, pasien dapat mengetahui berbagaimacam diagnosa dokter untuk dirinya. Informasi tersebut biasa tertuang dalam rekam medis pasien, dengan informasi yang hanya terdapat pada rekam medis, maka akan mudah untuk pasien melihat diagnosa dari dokter sewaktu-waktu misal emergency.


PENERAPAN TEKNIK LEITMOTIF PADA MUSIK FILM DOKUMENTER

Author : Zidan Kurnia Masyhur  , Hestiasari Rante, M. Agus Zainuddin

Abstrak

Keserasian antara elemen visual dan audio pada Film Dokumenter akan sangat mempengaruhi penyampaian informasi atau pesan kepada penonton. Pada penelitian kali ini, penulis akan berfokus untuk menciptakan keserasian antara elemen audio dan elemen visual pada Film Dokumenter dengan cara menerapkan teknik Leitmotif pada proses pembuatan aset audio untuk mendukung proses penyampaian informasi dan pesan pada Film Dokumenter kepada pemirsa. Dengan menggunakan metode eksperimental pada penerapan teknik Leitmotif untuk kebutuhan produksi audio Film Dokumenter, penulis berharap untuk mampu menghasilkan aset audio yang sesuai dengan kebutuhan Film dokumenter, mengoptimalkan penyampaian informasi pada Film ke pemirsa, dan dapat ikut berkontribusi meningkatkan kualitas industri Film Dokumenter Indonesia agar lebih baik lagi.


SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB

Author : Rizki Adi Fachrurrozi  , Arna Fariza, Ira Prasetyaningrum

Abstrak

Penyakit gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia. Minimnya pengetahuan serta terbatasnya sumber informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut menyebabkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masih rendah. Dalam penelitian tugas akhir ini, dipaparkan solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan mengembangkan salah satu cabang dari kecerdasan buatan yaitu sistem pakar yang dapat membantu masyarakat dalam mengetahui kesehatan gigi dan mulut. Sistem pakar ini dikembangkan dengan metode forward chaining yang memiliki lima tahap penelitian yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis sistem, implementasi sistem, dan pengujian sistem. Pengembangan sistem pakar berbasis web menggunakan framework Laravel dan MySQL. Sistem pakar ini dapat mendiagnosa penyakit gigi dan mulut serta memberikan tindakan penanganan yang dapat dilakukan oleh user.


INFOGRAFIS UPAYA PENANGGULANGAN STUNTING PENDEKATAN PERSUASIF

Author : Fatimatuzzahrah  , Mohamad Safrodin, Deny Fardiansyah Putra

Abstrak

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Akan tetapi, dilihat dari data mengenai tingkat penderita stunting di Sumenep, masyarakat masih belum sadar tentang bahaya stunting. Salah satu upaya penyadaran yang dapat dilakukan dengan ilmu desain komunikasi visual yaitu membuat informasi berbentuk grafis. Infografis yang di buat bukan hanya untuk banner, namun dibuat lebih rinci lagi sehinnga menjadi buku, menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Dalam perancangan ini dilakukan tiga tahap produksi yaitu preproduction, production dan pascaproduction. Analisis konsep pada desain menunjukan bahwa rancangan desain ini memiliki pesan yang ditujukan untuk masyarakat tentang pentingnya pencegahan terhadap stunting.