Author : Aditiya Tino Saputra , Dedid Cahya Happyanto, Rika Rokhana
Abstrak
ABSTRAK Kereta Api merupakan sarana transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat. Oleh sebab itu, gangguan yang terjadi selama perjalanann harus bisa ditanggulangi sedini mungkin. Sampai saat ini, proses pemantauan suhu pada generator kereta pembangkit masih diabaikan. Hal ini dikarenakan indikator suhu mesin yang terdapat pada panel generator sudah rusak. Padahal apabila terjadi overheat, akan mengganggu perjalanan kereta dan kenyamanan penumpang. Pada proyek akhir ini dibuat suatu sistem dengan menggunakan thermocouple k type sensor yang nantinya akan membaca suhu dari engine dengan kemampuan membaca 0 hingga 400 Ëš Celcius. Thermocouple k type ini juga akan di hubungkan dengan penguat sinyal output yaitu berupa MAX7755. Output dati penguat ini merupakan bilangan digital yang mampu mengkonversi panas menjadi digit angka suhu. Selain itu juga terpadat GPS module yang berfungsi sebagai traking lokasi terkini dari kereta pembangkit. Sistem ini dilengkapi dengan rangkaian wifi yang nantinya akan difungsikan untuk mengirimkan data hasil pembacaan data yang berupa sensor suhu dan lokasi yang sudah diolah oleh minimum system kepada WEB server dan kemudian data akan ditampilkan di WEB interface pekerja.
ALAT PENGERING KERIPIK GADUNG
Author : Nur Azizah , Irianto, Rusiana
Abstrak
Umbi gadung memiliki banyak manfaat baik sebagai obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit dan sumber karbohidrat salah satunya diolah menjadi makanan ringan berupa keripik gadung. Namun, umbi gadung perlu diolah terlebih dahulu karena umbi gadung memiliki kandungan racun dan cepat mengalami proses pembusukan. Oleh sebab itu dilakukan pengawetan untuk mengurangi kadar air dalam umbi gadung. Pengeringan tradisional dilakukan dengan cara menjemur umbi gadung yang sudah diolah selama kurang lebih 18 jam dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu matahari sekitar 40°C. Solusi untuk permasalahan ini adalah merancang dan membuat alat pengering keripik gadung dengan menggunakan kontrol PI untuk mengatur suhu dan memanfaatkan heater sebagai sumber panas alternatif. Kontrol akan mengatur exhaust fan bila suhu terbaca oleh SHT11 lebih dari 60°C maka akan on dan AC-AC voltage controller akan disulut untuk menurunkan tegangan. Pencapaian set point 60°C dengan menggunakan kontrol PI lebih cepat yaitu selama 16,54 menit. Proses pengeringan memerlukan waktu lebih cepat yaitu 4 jam dengan suhu konstan 60°C. Berat gadung kering dengan pengeringan tradisional sebesar turun hingga 80% dari berat awal dengan kadar air 12,20% dan dengan alat pengering berat gadung turun sama hingga 80% dari berat awal dengan kadar air 13,29%.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBELAJARAN BANGUN RUANG BERBASIS MARKERLESS
Author : Aisyah Putri Rahmana , Ashafidz Fauzan Dianta, Zakha Maisat Eka Darmawan
Abstrak
Pembelajaran bangun ruang tingkat Sekolah Menengah Pertama atau SMP sering menghadapi tantangan dalam visualisasi bentuk tiga dimensi. Media pembelajaran konvensional seperti buku dan gambar 2D kurang efektif dalam membantu pemahaman siswa menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi pembelajaran matematika bangun ruang berbasis teknologi Augemented Reality atau AR menggunakan metode markerless. Aplikasi dikembangkan dengan pendekatan Rapid Application Development atau RAD dan memanfaatkan teknologi seperti Unity 3D, AR Foundation, dan Blender untuk menampilkan objek bangun ruang dalam bentuk 3D interaktif melalui perangkat mobile berbasis Android. Fitur aplikasi meliputi visualisai bangun ruang, kalkulator rumus, animasi jaring jaring, dan kuis interaktif. Evaluasi dilakukan melalui metode Black Box Testing, pengukuran peningkatan pemahaman siswa menggunakan metode N Gain, serta Usability Testing dengan 5 variabel Learnability, effieciency, Memorability, error, dan Satisfaction. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bangun ruang dengan nilai N Gain sebesar 0,66 yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, pengujian fungsionalitas menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 98,02 persen yang mencerminakan bahwa aplikasi telah berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan pengembangn. Implementasi AR markerless terbukti memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, praktis, dan mendalam bagi siswa SMP.
ALAT PENDETEKSI KUALITAS AIR BEDASARKAN DERAJAT KEASAMAN (PH) DAN KADAR ZAT TERLARUT (TDS) PADA DEPO AIR MINUM ISI ULANG DENGAN SMS GATEWAY
Author : Hesti Yusda Amalia , Kemalasari, Ali Husein Alasiry
Abstrak
Pemilik depo air minum isi ulang wajib memeriksakan kualitas produksi air minumnya minimal 3 bulan sekali. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010, persyaratan kualitas air minum untuk seluruh penyelenggara air minum wajib memenuhi persyaratan. Syarat kualitas air yg baik untuk dikonsumsi memiliki PH 6,5 – 8,5 dan kandungan TDS nya dibawah 500 ppm. Pembuatan alat pendeteksi kualitas air pada Depo Air Minum Isi Ulang (DAMIU) sebagai pemerintah dengan SMS Gateway Berbasis Mikrokontroler ini bertujuan untuk mendeteksi kualitas air yang ada pada suatu DAMIU, menampilkan data hasil deteksi air, dan juga menghubungkan alat pendeteksi kualitas air dengan SMS Gateway kepada pemerintah. Dalam pembuatan sistem ini memiki target khusus yaitu alat mampu mendeteksi kualitas air berdasarkan PH dan TDS lalu menampilkan hasil pengukurannya pada LCD Karakter 16 x 2 dan mengirimkan dengan SMS Gateway ke handphone. Sensor yang digunakan yaitu sensor PH Lutron Pe-03, sensor TDS, dan suhu LM35. Dari 10 sampel hasil pengujian yang didapatkan dari depo air minum isi ulang di sekitar kampus diketahui semuanya memenuhi standart dari MENKES.
IMPLEMENTASI SMART WATER ENVIRONMENT SEBAGAI SISTEM PENDETEKSI DINI PENCEMARAN KUALITAS AIR BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK PADA STUDI KASUS BUDIDAYA GURAME DESA SEKETI, BALONGBENDO, SIDOARJO
Author : Gita Islamianto Firdaus , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori
Abstrak
Kegiatan sektor ekonomi manusia juga tidak lepas dari pemanfaatan air antara lain pertanian dan perikanan. Sektor perikanan saat ini mengalami penurunan produksi di berbagai wilayah. Hal ini disebabkan degradasi lingkungan perairan akibat perubahan iklim. Pemantauan lingkungan dan kualitas air merupakan kunci untuk mengetahui adanya suatu aktivitas senyawa kimia atau biologi pada area perairan tersebut. Selama kurun waktu terakhir terjadi peningkatan aktivitas pemantauan kawasan perairan di Eropa dan secara umum untuk menekan dampak perubahan iklim. Proyek akhir ini bertujuan untuk membangun suatu aplikasi pemantauan kualitas air pada budidaya perikanan guna membantu para pembudidaya untuk memerhatikan kondisi air dengan fitur notifiksai secara real-time sehingga pembudidaya dapat lebih sigap jika sewaktu-waktu terjadi perubahan kualitas air. Sistem ini terdiri dari Waspmote Smart Water Sensor sebagai alat yang digunakan untuk mengambil data dari lingkungan berupa PH dan suhu yang digunakan sebagai masukan dalam sitem pengambil keputusan menggunakan metode fuzzy sugeno dan aplikasi Android sebagai klien untuk visualisasi data. Setelah melakukan beberapa uji coba pada kolam budidaya ikan gurame dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi ini telah berhasil memantau secara real-time data PH dan suhu yang masuk ke server beserta status kualitas air.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer