Author : Edo Cahya Mahardika , Mike Yuliana, Rahardhita Widyatra Sudibyo
Abstrak
Perkembangan teknologi citra sekarang ini sangat pesat dan canggih. Seiring dengan meningkatnya teknologi grafik dan meningkatnya hardware untuk mempercepat proses kecepatan visualisasi yang sangat tinggi. Apalagi perkembangan teknologi citra di luar negeri sudah sangat pesat sekali. Sedangkan di Indonesia teknologi citra masih kurang berkembang pesat. Permasalahannya teknologi citra di Indonesia belum begitu banyak yang mengembangkannya. Tetapi sebenarnya hasil dari teknologi citra banyak yang menggemari dan banyak manfaatnya. Untuk sedikit mengatasi permasalahan tersebut akan dibuat dan dikembangkan teknologi citra yaitu sebuah software aplikasi pendeteksi tingkat kefokusan yang menggunakan library OpenCV. Mungkin suatu saat nanti software ini banyak yang menyukainya dan mengembangkannya lagi. Pada proyek akhir ini akan dibuat aplikasi yang memanfaatkan kamera Webcam sebagai sensor dan selanjutnya data kamera diproses dengan menggunakan image processing. Dari pembuatan Aplikasi ini akan didapat sistem pendeteksi tingkat kefokusan bagi Pengemudi mobil untuk menghindari kecelakaan menggunakan image processing.
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH JUMLAH BLADE AIRFOIL NACA 4412 TERHADAP PERFORMA TURBIN ANGIN HAWT
Author : Adam Syah Bagus Abdul Rozak Hernanda , Lohdy Diana, Arrad Ghani Safitra
Abstrak
Pemanfaatan energi terbarukan seperti energi angin merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan sebagai penggerak turbin angin. Turbin angin horisontal merupakan salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari angin. Dalam desain turbin angin, jumlah blade yang digunakan merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi performa turbin angin yang dihasilkan. Penelitian ini menjelaskan tentang studi eksperimen yang dilakukan untuk menganalisis pengaruh jumlah blade airfoil NACA 4412 terhadap performa turbin angin horisontal. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan mengambil data setiap kecepatan angin per 3 menit dengan interval 1 menit, dari kecepatan angin 3m/s, 5m/s, 7m/s, 9m/s, dan 11m/s parameter tersebut sesuai dengan skala kecepatan angin di indonesia, dengan menggunakan blade airfoil NACA 4412 dengan menggunakan variasi jumlah blade 2, 3, dan 6 blade selain itu varian sudut pitch yaitu 10°, 20°, dan 30°. Adapun data yang diambil yaitu kecepatan angin, rpm, daya, tsr, cp, dan efisiensi sistem dengan temperatur 24°C. Hasil yang di peroleh nilai maksimum dari ketiga varian blade yaitu saat angin berada di kecepatan 11 m/s pada varian 6 blade sudut pitch 10° dengan nilai rpm 493, daya 1,594 watt, tsr 150,42, dan keofisien daya atau cp yaitu 0,0091, serta efisiensi sistem yaitu 0,9%. Sehingga penulis disini mengambil varian 6 blade sudut pitch 10° sebagai pedoman untuk menerapkan turbin angin tersebut di beberapa wilayah di Indonesia.
IMPLEMENTASI GAME TANAMAN OBAT KELUARGA TANYA DAN JAWAB UNTUK USIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Author : Muhammad Bachtiar Dzulfikar , Fardani Annisa D., Artiiarini Kusuma N.
Abstrak
Tanaman obat keluarga atau yang biasa dikenal dengan TOGA memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan penyakit yang sering dialami manusia pada umumnya. Diantaranya seperti tanaman seledri dan belimbing, tanaman ini biasa digunakan untuk menyembuhkan hipertensi. Selain itu ada temulawak, tanaman obat asli khas Indonesia ini telah dimanfaatkan sejak lama turun temurun oleh leluhur kita yang berkhasiat untuk mengobati sakit kuning, perut kembung, maag, membantu menstabilkan tekanan darah dan juga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan atau imunitas tubuh. Namun sayangnya, masyarakat sekarang mulai meninggalkan obat-obat tradisional yang memanfaatkan tanaman obat sebagai bahan pokoknya. Pengenalan jenis dan tanaman obat keluarga (TOGA) kepada masyarakat sangatlah penting. Terutama pengenalan kepada anak sejak dini. Hal ini bukan hanya untuk mengenalkan anak pada tanaman toga, tetapi juga agar anak menjadi lebih cinta lingkungan dengan mengenal tanaman. Namun untuk mengenalkan kepada anak usia 13 sampai 15 tahun diperlukan cara khusus agar anak tertarik untuk mempelajari lebih lanjut. Salah satunya adalah dengan menggunakan game. Dengan begitu anak menjadi lebih mengenal toga dan dapat memanfaatkan tanaman sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit yang sering dialami masyarakat pada umumnya.
SISTEM PENGECEKAN KEBUGARAN PEMAIN SEPAK TAKRAW BERDASARKAN VARIABEL DENYUT JANTUNG, FREKUENSI PERNAFASAN, DAN SUHU TUBUH
Author : Yuda Bima Dewanta , Kemalasari, Niam Tamami
Abstrak
Olahraga sepak takraw adalah salah satu jenis olahraga yang memiliki banyak jenis teknik dasar untuk memainkannya sehingga memerlukan tingkat konsentrasi yang tinggi. Tingkat konsentrasi dan daya tubuh manusia dipengaruhi oleh detak jantung, suhu tubuh, dan oksigen yang diambil oleh paru-paru. Nilai perhitungan ketiga organ vital ini yang sudah tidak dalam batas normal dapat berakibat pada menurunya konsentrasi dan stamina dari pemain sehingga dapat menurunkan performa pemain di lapangan. Dengan masalah ini, kami membuat sebuah alat perhitungan denyut jantung, frekuensi pernafasan, dan suhu tubuh pemain takraw guna memberikan informasi kepada pelatih agar dapat menentukan pemain yang berada dalam kondisi terbaiknya sehingga dapat memberikan kontribusi yang maksimal pada waktu bermain. Data perhitungan setiap organ vital tersebut dapat diamati langsung oleh pelatih melalui personal computer dengan penambahan status warna kondisi pemain sesuai dengan batasan nilai normal organ vital ketika bermain. Berdasarkan pengujian alat ini pada 19 pemain sepak takraw menunjukan rata-rata persentase error pembacaan nilai denyut jantung sebesar 1,9%, frekuensi pernafasan sebesar 2,2%, dan suhu tubuh sebesar 1,4 %. Selain itu berdasarkan pada data pengujian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pemain dengan usia termuda yaitu 15 tahun memiliki nilai pengukuran denyut jantung, frekuensi pernafasan, dan suhu tubuh yang paling tinggi. Sehingga berdasarkan kondisi kebugarannya pemain dengan usia ini dapat memberikan kontribusi terbaik dalam bermain.
RANCANG BANGUN CHARGER BATERAI DENGAN SISTEM PASIVE BALANCING UNTUK BATTERY PACK LI-ION 18650 3S 12V KAPASITAS 3000mAH
Author : Muh Fathoni Maulana , Hendik Eko HS, Lucky Pradigta Setiya Raharja
Abstrak
Kebutuhan akan sistem penyimpanan energi meningkat seiring berkembangnya teknologi perangkat listrik portable dan kendaraan listrik. Baterai lithium-ion banyak digunakan karena memiliki kepadatan energi yang tinggi dan efisiensi pemakaian yang baik. Namun, konfigurasi baterai secara seri dapat menimbulkan masalah teknis, seperti ketidakseimbangan tegangan antar sel setelah beberapa siklus pengisian dan pemakaian. Ketidakseimbangan ini menyebabkan penurunan performa keseluruhan baterai pack dan menurunkan efisiensi sistem. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem balancing sebagai bagian dari Battery Management System (BMS) yang berfungsi menjaga kestabilan tegangan antar sel selama proses charging. BMS memiliki tiga fitur utama: monitoring, balancing, dan proteksi. Fitur balancing mengatur proses penyeimbangan berdasarkan selisih tegangan antar sel, sedangkan fitur proteksi mencegah terjadinya overcharge dan overdischarge. Sistem juga diharapkan dapat menjaga State of Charge (SOC) mendekati 100% dan Depth of Discharge (DOD) di atas 40%, sehingga umur pakai baterai dapat diperpanjang. Tugas akhir ini merancang sistem BMS dengan implementasi buck converter dan balancing aktif antar sel. PWM dikendalikan menggunakan logika fuzzy untuk menjaga tegangan output tetap mendekati nilai referensi 12,6 V. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mempertahankan kestabilan tegangan, menyeimbangkan SOC secara efisien, serta mengoptimalkan proses pengisian dan pengosongan daya pada baterai pack. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efisien untuk aplikasi energi modern berbasis baterai lithium-ion.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer