Author : Frisca Indah Ayu Dewanti , Muarifin, Desy Intan Permatasari
Abstrak
Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang sering terjadi di lingkungan akademik apalagi angka kekerasan yang meningkat setiap harinya. Dengan diterbitkannya Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi agar menjadi landasan hukum bagi petinggi perguruan tinggi dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terutama di lingkungan akademik memerlukan suatu sistem yang efektif dan terintegrasi untuk memastikan kelancaran proses pengaduan dan penanganannya ditangan yang tepat seperti Satgas PPKS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah sistem informasi yang mampu memfasilitasi dan mempermudah dalam menjangkau pengaduan kekerasan seksual oleh civitas akademik di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan sistem berbasis web. Dari 20 responden tentang pentingnya aplikasi SIPKS dalam mengatasi masalah kekerasan seksual di lingkungan akademik PENS yaitu 80% menyatakan sangat penting, 15% penting, dan hanya 5% yang menyatakan tidak penting. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui survei dan wawancara dengan civitas akademik PENS yang telah mengalami kekerasan seksual atau memiliki pengetahuan terkait masalah tersebut. Sistem informasi yang dikembangkan untuk user akan meliputi menu pengaduan, agenda pertemuan, dan bantuan. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan nilai NPS dari website SIPKS adalah 62% dan rata-rata nilai CSAT 4.22% yang didapatkan dari 40 responden user review. Sistem ini memberikan kemudahan bagi korban untuk melaporkan kejadian kekerasan seksual yang dialami dengan aman dan rahasia. Selain itu, sistem ini juga membantu pihak terkait dalam penanganan kasus dengan menyediakan alur kerja yang terstruktur dan mengelola data kasus secara efisien. Dalam pengujian sistem, hasil menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan berjalan dengan baik dan responsif. Para pengguna melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kemudahan penggunaan dan fungsionalitas sistem. Sebagai kesimpulan, pengembangan sistem informasi pengaduan kekerasan seksual ini memberikan solusi yang efektif dan efisien dalam penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan akademik PENS, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan kesejahteraan civitas akademik.
RANCANG BANGUN MINI SCADA BERBASIS MIKROKONTROLER PADA R-EMS (RENEWABLE ENERGY MANAGEMENT SYSTEM)
Author : Putriana Rahmawati , Erik Tridianto, Prima Dewi Permatasari
Abstrak
Adanya perkembangan penggunaan energi terbarukan dan pemakaian daya listrik PLN memungkinkan keduanya untuk dikombinasikan dan di manajemen, sehingga penggunaan listrik PLN diminimalisir dan penggunaan energy terbarukan dapat dimaksimalkan. Pada penelitian ini dikembangkan alat R-EMS. Alat ini dapat mengatur daya output dari kedua sumber tergantung kebutuhan beban, namun tetap memprioritaskan sumber dari energi terbarukan. R-EMS memiliki beberapa fitur aplikasi yang dapat memonitoring nilai daya pada masing-masing sistem, mengetahui biaya pemakaian beban per bulan, serta terdapat sistem back up yang difungsikan saat listrik PLN padam, sehingga kebutuhan lisrik tidak akan terputus. Pemasangan sensor untuk mengukur Watt-hours yang dikontrol dengan arduino akan secara remote terkoneksi dengan PC. Komunikasi antar sistem menggunakan serial RS-485 yang bersifat multipoint pada sistem mini scada R-EMS. Nilai daya didapatkan dengan monitoring nilai tegangan menggunakan sensor tegangan AC (zmpt101b) dan sensor tegangan DC (pembagi tegangan). Sedangkan nilai arus menggunakan sensor arus ACS 712. Program interface pada PC menggunakan Visual Basic. Sensitivitas nilai sensor arus untuk memonitoring sistem sebesar 5%. Sistem yang dikembangkan saat ini terdapat delay/ jeda waktu selama 17 detik untuk pergantian deteksi sensor yang ditampilkan pada LCD dan monitoring aplikasi R-EMS. Pengunaan solar panel dimaksimalkan 100% untuk pemakaian beban. Saat pemakaian beban lebih dari output daya solar panel, maka akan ada pembagian daya antara solar panel dengan konsumsi listrik pada PLN. Sedangkan pada saat malam hari, daya pemakaian beban akan 100% di supply oleh PLN. Sisa daya dari output PV yang tidak terpakai oleh beban dan tidak dapat mengecas aki akan langsung diberikan/ dijual ke PLN.
PENGATURAN LAMPU LALU LINTAS TERINTEGRASI DENGAN PALANG PINTU KERETA API DI JALAN RAYA WONOKROMO ( SUB JUDUL : SOFTWARE )
Author : Brilliyans Cahragil Suko P. , Endro Wahjono, Suhariningsih
Abstrak
Di kota-kota besar khususnya Surabaya, terdapat jalan raya dengan lampu lalu lintas dimana salah satu sisinya terdapat palang pintu kereta api namun antara lampu lalu lintas dengan palang pintu kereta belum bekerja secara terintegrasi sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas karena penumpukan kendaraan pada sisi jalan yang dilalui kereta api. Salah satu jalan yang sering terjadi kemacetan akibat kereta api yang melintas ialah di Jalan Raya Wonokromo terutama pada jam padat aktivitas kendaraan sehingga dibutuhkan sistem yang saling terintegrasi antara satu lampu lalu lintas dengan lampu lalu lintas yang lain yang terdapat palang pintu kereta api serta dapat dimonitoring. Pada prototype pengaturan lampu lalu lintas ini terdapat satu kontrol utama dan tiga kontrol bantu untuk masing-masing titik lampu lalu lintas, pengaturan akan berubah dari keadaan normal menjadi keadaan khusus saat palang pintu kereta api menutup yang dideteksi keadaan ini disebut sebagai kondisi interupt . kondisi khusus juga berlaku pada lampu lalu lintas yang berada tidak jauh dari lampu lalu lintas yang terdapat kondisi interrupt. Akan tetapi kondisi khusus ini hanya merubah pengaturan waktu pada masing-masing titik lampu lalu lintas.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE PEMANTAUAN STUNTING ANAK DENGAN PENERAPAN USER CENTERED DESIGN
Author : Della Marda Hakiky , Desy Intan Permatasari, Irma Wulandari
Abstrak
Fasilitas kesehatan yang terbebani, rantai pasokan makanan yang terganggu, dan hilangnya pendapatan karena COVID19 dapat menyebabkan peningkatan tajam dalam jumlah anak-anak yang mengalami masalah gizi di Indonesia. Saat ini terdapat beberapa pengembangan aplikasi sistem tentang pertumbuhan gizi anak. Akan tetapi, pengembangan aplikasi tersebut sering mengalami kendala berupa User Interface dan User Experience yang tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan user. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pemantauan stunting dengan penerapan metode user centered design UCD untuk meminimalisir tingginya angka stunting. Hasil penelitian ini menciptakan aplikasi mobile untuk 1. pemantauan stunting sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui risiko stunting terhadap anak anak, 2. Dilengkapi informasi untuk menambah wawasan tentang nutrisi gizi anak bagi orangtua 3. Dapat berkomunikasi langsung dengan para ahli, 4. Dan dapat mendaftarkan nomor antrian rumah sakit terdekat apabila membutuhkan perawatan di rumah sakit. Aplikasi yang dirancang melakukan uji coba terhadap 48 user yang meliputi tenaga kesehatan, dan para orangtua untuk mendapatkan nilai usability yang sesuai dengan kaidah usability testing dan hasil score SUS aplikasi menunjukkan 70,5 dari 100 yang masuk dalam kategori GOOD dengan grade C. Aplikasi ini memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kota Surabaya yang akan menerapkan program zero-stunting.
APLIKASI PENYEDIA INFORMASI WIRAUSAHA DI INDONESIA DENGAN PENGKATEGORIAN MODUL MENGGUNAKAN METODE INNER PRODUCT
Author : Narayoga Wasesa , Yuliana Setiowati, Ahmad Syauqi Ahsan
Abstrak
Informasi wirausaha secara akurat dan lengkap biasa didapatkan melalui seminar-seminar dan pelatihan yang diadakan. Di dunia maya, Informasi mengenai berwirausaha di Indonesia biasanya dapat ditemukan di forum-forum tertentu dan tidak mempunyai sumber yang cukup valid. Sehingga para pencari informasi diharuskan untuk menjelajah berbagai halaman web. Selain itu, data yang ditampilkan dalam halaman web tersebut banyak yang bersifat statis tidak mengikuti perkembangan perekonomian global. Kemudahan mencari informasi hampir bisa dikatakan sebagai salah satu faktor untuk meningkatkan jumlah pengusaha yang mana mendukung program pemerintah untuk mencapai 2% WNI[6] yang menjadi pengusaha. Maka dibuatlah aplikasi informasi wirausaha di Indonesia yang memberikan informasi berkaitan dengan dunia wirausaha dan diharapkan mampu mempermudah pengguna dalam mencari informasi karena aplikasi ini memiliki banyak sumber terpilih yang akurat dan lengkap yang digabung menjadi satu. Teknologi yang diterapkan antara lain text mining dan inner product, modul diambil dari rss. Pencarian pada modul-modul dilakukan secara otomatis dengan menggunakan teknologi Text Mining, untuk mencari kata kunci dari masing-masing modul lalu dilakukan metode inner product sehingga mampu menampilkan informasi yang berkaitan saja. Hasil proyek akhir yang dibahas di proposal ini untuk memudahkan calon pengusaha dalam mencari informasi yang berkaitan dengan kewirausahaan.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer