Author : Rendy Riza Hanggara , Endra Pitowarno
Abstrak
Dalam studi ini telah dibuat teleskop RGBI. Teleskop ini digunakan untuk mengamati perubahan warna langit. Dengan 3 warna dasar yang akan diamati, yaitu merah, hijau dan biru. Ketiga warna ini diambil seberapa besar intensitasnya. Besarnya intensitas tersebut di dapatkan dari pengambilan nilai intensitas dari tiap pixels gambar yang di ambil kemudian di plot sehingga menghasilkan kurva lonceng. Titik tertinggi dari kurva yang telah dihasilkan tersebut diambil sebagai nilai intensitas tiap warna. Teleskop ini juga mampu mengikuti pergerakan matahari, dengan tambahan mekanisme basplatenya. Sehingga teleskop ini harus dapat mempertahankan posisi dan kecepatan terhadap matahari. Maka dibuatlah kontrol menggunakan PID. Dengan pemberian nilai Kpx = 3, Kix = 0, Kdx = 5 dan Kpy = 3,Kiy = 0,Kdy =0.
RANCANG BANGUN POWER FACTOR CONTROLLER DILENGKAPI DENGAN MONITORING PADA PC
Author : MOCH. RIZAL PAHLEVI , Yahya Chusna Arief, Mohamad Safrodin
Abstrak
Dalam dunia kelistrikan, banyak terdapat permasalahan terutama pada permasalahan buruknya kualitas daya listrik. Dalam industri sebagian besar beban yang digunakan berupa motor-motor induksi. Motor induksi merupakan beban induktif yang menjadi salah satu penyebab turunnya kualitas daya listrik. Dengan banyaknya pemakaian beban induktif seperti motor induksi maka nilai faktor daya (cosφ) pada supply daya listrik yang didapat dari PLN menjadi rendah. PLN menentukan standar nilai cosφ minimum adalah 0,85. Jika nilai cosφ dibawah standar, maka industri diwajibkan membayar daya reaktif yang digunakan kepada PLN. Dengan demikian perbaikan faktor daya pada industri sangatlah penting. Dengan penggunaan kapasitor bank yang dikontrol secara otomatis sesuai kebutuhan sistem kelistrikan pada industri maka faktor daya selalu terjaga dan penggunaan daya listrik menjadi lebih efisien. Dari data pengujian dapat memberikan kompensasi daya reaktif hingga cosφ mencapai 0,9. Pada beban motor 0,75KW dihasilkan perbaikan cosφ dari 0,35 lag menjadi 0,98. Pada beban motor 0,75KW dan 0,5HP dihasilkan perbaikan cosφ dari 0,5 lag menjadi 0,99 lag.Jika faktor daya dapat diperbaiki maka secara otomatis juga berdampak pada baiknya kualitas daya dan memberikan keuntungan bagi industri juga bagi PLN sebagai pemasok daya listrik. Pada proyek akhir ini juga dilengkapi dengan monitoring sistem tenaga listrik secara wireless menggunakan modul xbee-pro sehingga memudahkan user untuk mengetahui nilai tegangan, arus, daya aktif, daya reaktif, daya semu, dan cosφ dari sistem tanpa harus melakukan inspeksi setiap saat.
RANCANG BANGUN AUTOMATIC PROCESSING XRAY-FILM (APF) DENGAN METODE LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROL
Author : Albert Sudaryanto , Legowo Sulistijono, Eru Puspita
Abstrak
Automatic Processing X-Ray Film (APF) alat untuk mencuci hasil pemprosesan X-Ray Film rontgen secara otomatis, memiliki efisiensi waktu dan biaya dibandingkan pemprosesan pencucian x-ray film secara manual. Alat terdiri dari bagian Washing Block Controller Area: Developer Tank, Fixer Tank dan Water Wash Tank serta bagian Drying Rack Area. Tiap tank terdiri dari sekumpulan roller yang terhubung gear. Roller digunakan untuk penarikan X-Ray film dan pembantu jalannya x-ray Film. Sistem dibuat berbasis kontroller logika fuzzy. Alat dirancang stand-by mode agar hemat daya, menggunakan sensor limit-switch untuk mendeteksi film. Gear digerakkan oleh motor DC Stepper yang diatur kecepatannya sehingga proses develop film dapat dilakukan secara optimal, dengan demikian waktu pemprosesan film lebih efisien. APF mempunyai efisiensi rata-rata sebesar 3,33% lebih cepat APF Agfa Curix 60 German, sehingga tidak terlalu kalah kecepatannya dibandingkan dengan APF berbasis logika fuzzy. Apabila dibandingkan dengan pemprosesan x-ray film secara manual memiliki efisiensi waktu rata-rata sebesar 93,9% sehingga jauh lebih cepat pemprosesannya. Suhu pada blok developer diatur suhu 28-38 C, sehingga memerlukan realtime sensoring agar dihasilkan kontrol suhu yang tepat. Suhu pada blok drying diatur 45-55 C sehingga dihasilkan film dengan kondisi kering, tidak melengkung dan tetap terjaga kualitasnya. Alat mampu memproses film selama 2-4 menit dengan kecepatan yang dapat dikontrol oleh user. Alat ini dapat memproses film x-ray secara optimal hingga 60 film x-ray dengan kapasitas cairan developer dan fixer masing-masing tiap tank sebanyak 5 liter. APF berbasis logika fuzzy menawarkan kemudahan pengoperasian bagi pengguna di sisi kecepatan dan harga pembuatannya yang murah dibandingkan APF dari luar negeri.
SISTEM OTOMATISASI PERACIKAN DAN DISTRIBUSI LARUTAN NUTRISI TANAMAN PAKCOY DENGAN MEDIA AIR
Author : Zafirah Nurul Aini , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Dadet Pramadihanto
Abstrak
Pakcoy merupakan tanaman konsumsi yang popular dikalangan masyarakat, sehingga produksi tanaman ini juga perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan pasar. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pakcoy adalah air dan nutrisi, terutama tanaman pakcoy yang ditanam menggunakan media air. Para petani hidroponik selama ini mayoritas masih menggunakan sistem konvensional, yaitu dengan peracikan nutrisi manual, dan pengecekan kadar atau kepekatan nutrisi seminggu sekali. Pemberian air dan nutrisi harusnya disesuaikan dengan masa tumbuh tanaman sehingga dapat tumbuh dengan hasil optimal. Pengecekan kepekatan nutrisi secara teratur juga diperlukan, karena dalam pertumbuhan tanaman larutan nutrisi yang disediakan sangatmungkin dapat mengalami perubahan nilai kepekatan. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah sistem yang dapat melakukan peracikan larutan nutrisi, pengecekan dengan teratur, dan juga ditribusi secara tepat. Sistem ini memanfaatkan data berat tanaman untuk mencapai hasil larutan nutrisi yang akurat menggunakan metode fuzzy, agar dapat sesuai dengan kebutuhan tanaman Pakcoy. Data tersebut gunakan sebagai input kontrol nyala pompa air dan komposisi nutrisi. Sistem yang telah di buat ini mampu menjalankan sistem pada schedule yang telah ditentukan dengan keterlambatan 1- 2 sekon. Dan dari hasil pengujian selama 18 hari dapat terlihat hasil berat tanaman proyek akhir 5% lebih berat dibandingkan dengan data sebelumnya (database), dan 5.7% lebih berat dibandingkan dengan data tanaman pembanding.
APLIKASI MONITORING DAN REMINDER JADWAL TUGAS PELAJAR BERBASIS MOBILE
Author : Kila Kiantari Katasya , Ira Prasetyaningrum, Rengga Asmara
Abstrak
Kegiatan siswa SD,SMP maupun SMA sangat banyak, yang meliputi tugas pendidikan ,tugas organisasi dan lain lain . Karena banyaknya tugas dan padatnya kegiatan siswa seringkali membuat siswa lupa akan kewajibannya yaitu mengerjakan tugas. Seringkali siswa lupa mengerjakan tugas atau lupa pada tugasnya karena tidak mencatat atau terlalu sibuk dengan kegiatan yang lain. Dalam pengerjaan tugas pula, seringkali siswa hampir mendekati deadline pengumpulan tugas karena selalu menunda nunda tugas dalam pengerjaan dan lupa akan tugas tersebut. Dengan adanya alasan alasan tersebut maka penggabungan antara teknologi informasi dalam kehidupan sehari – hari dapat diterapkan dalam kasus ini. Aplikasi ini diperuntukkan untuk pengguna android yang membantu siswa mencatat dan mengingatkan siswa untuk mengerjakan tugasnya sesuai dengan tanggal dan waktu yang siswa atur pada fitur yang terdapat pada aplikasi sesuai dengan kategori yang siswa pilih , siswa juga dapat melihat histori tugas yang sudah siswa selesaikan dan tugas yang belum siswa selesaikan, dengan begitu siswa dapat mengetahui tugas mana yang harus dikerjakan dan yang sudah dikerjakan , aplikasi juga akan menampilkan grafik “kerajinan†yang menunjukkan tingkat “kerajinan†siswa dalam pengerjaan tugas tersebut , jika siswa mengerjakan tugas jauh jauh hari sebelum tanggal pengumpulan deadline maka grafik akan naik, pada aplikasi ini juga terdapat fitur skala prioritas yang memudahkan siswa untuk menentukan tugas mana yang terlebih dahulu harusnya dikerjakan dengan begitu waktu yang digunakan siswa juga dapat lebih bermanfaat dan efektif . Guru dan orangtua dapat memonitoring tugas siswa yang telah masuk pada grup dengan tampilan diagram persentase dan grafik. Sehingga aplikasi ini memungkinkan mengefisienkan proses pengerjaan tugas siswa dan membantu pemonitoringan dalam tugas siswa.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer