Author : Dina Puspitasari , Riyanto Sigit, Reni Soelistijorini
Abstrak
Menurut Gemala R. Hatta, rekam medis dirumuskan sebagai kumpulan semua aktivitas yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang dilakukan dengan dicatat. Dalam rekam medis, hubungan antara hipertensi, stres, tinggi badan, dan berat badan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang kesehatan pasien serta membantu dalam proses diagnosis, penanganan, dan pemantauan kondisi medis. Selain itu, penerapan metode fuzzy logic dan expert system dapat digunakan untuk menganalisis data dari berbagai sensor yang mengukur tanda-tanda vital dan respon tubuh terhadap stres dan hipertensi. Diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan alat kesehatan portabel yang dapat membantu pasien menjalani pengecekan kesehatan sehingga dokter dan tenaga medis dapat melayani pasien dengan cepat. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dibuat sebuah alat yang dikembangkan dengan metode untuk memantau kesehatan seseorang dan diintegrasikan ke dalam alat portabel dengan rekam medis. Alat yang digunakan dalam penelitian ini mencakup sensor Beats Per Minute MAX30100 untuk menghitung denyut jantung, sensor Galvanic Skin Respons untuk mendeteksi konduktifitas kulit jari tangan, sensor HCSR04 merupakan sensor ultrasonik yang dapat mendeteksi objek yang digunakan untuk alat pengukuran tinggi badan, dan sensor Berat Load Cell untuk mendeteksi tekanan atau berat suatu beban. Dari macam-macam sensor yang digunakan akan menghasilkan sebuah sistem yang dapat membaca data dari sensor Beats Per Minute, Sensor HCSR04, sensor Berat Load Cell dan sensor Galvanic Skin Respons dengan meletakkan jari dengan tepat di atas sensor. Data yang dibaca sensor akan diintegrasikan ke dalam database dan ditampilkan pada website. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi tingkat stres dan hipertensi dengan akurasi tinggi, yaitu mencapai 90 persen untuk hipertensi dan 80 persen sebelum aktivitas serta 90 persen setelah aktivas untuk deteksi stres, serta tingkat kesalahan sensor yang relatif rendah yaitu 1,547 persen untuk sensor MAX30100, 1,984 persen untuk sensor HC-SR04, dan 3,207 persen untuk sensor Load Cell. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kelengkapan data dalam rekam medis, tetapi juga mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses secara jarak jauh.
PEMBUATAN APLIKASI MANAJEMEN BERITA UNTUK BERITA TEKS DAN VIDEO
Author : Edwin Firdaus , Akhmad Alimudin
Abstrak
Saat ini kontributor berita mengirim berita yang telah mereka dapat atau telah diliput oleh kontributor untuk mengirim beritanya menggunakan email atau sebuah flashdisk. Akan tetapi mengirim berita menggunakan email akan menemui hambatan antara lain kapasitas pengiriman dibatasi kurang lebih sekitar 25Mb. Untuk mempermudah pengiriman berita akan penulis akan buat aplikasi pengiriman berita tanpa ada hambatan seperti ukuran maximal pengiriman. Rancangan aoplikasi adalah kontributor mencari berita berupa berita teks dan video kemudian file tersebut dikirim ke server kemudian akan ditindak lanjuti oleh server untuk dipublikasikan. Dengan pembuatan aplikasi manajemen kontributor berita ini mempermudah kontributor untuk mengirimkan berita yang telah mereka dapatkan baik berupa berita teks atau berita video untuk dikirim ke server
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MAXIMUM POWER POINT TRACKING - CONSTANT POWER GENERATION BERBASIS ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MENGATASI DAMPAK PARTIAL SHADING
Author : Brenda Nathania Passandaran , Eka Prasetyono, Dimas Okky A.
Abstrak
Panel surya banyak digunakan masyarakat untuk mendukung mengurangi adanya dampak buruk dari perubahan. Pemasangan panel surya banyak dilakukan di gedung gedung besar di perkotaan. Terdapat beberapa kendala dalam pemasangan panel surya salah satu kendala dalam pemasangan panel surya adalah bayangan benda benda yang ada di sekitar pemasangan panel surya. Banyak bangunan yang sekarang menggunakan panel surya namun pemasangan panel surya atap tidak mendapatkan energi yang maksimal karena panel surya tertutup bayangan bangunan tinggi lainnya serta bayangan dari pepohonan. Salah satu permasalahan pada sistem pembangkit tenaga surya adalah ketidakstabilan daya yang dihasilkan oleh panel surya yang disebabkan oleh pengaruh bayangan pada PV. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan metode Maximum Power Point Tracker (MPPT) yang dapat membuat PV beroperasi pada titik GMPP sehingga daya yang dihasilkan menjadi maksimal. Namun, daya maksimum pada PV dapat menyebabkan tegangan lebih pada jaringan listrik. Oleh karena itu digunakan metode Contant Power Generation (CPG) pada saat mencapai tegangan pengenal untuk menghindari terjadinya tegangan lebih pada beban. MPPT bekerja saat daya keluaran dari PV kurang dari 100 watt. Sedangkan CPG bekerja ketika daya melebihi 100 watt sehingga daya tetap konstan pada 100 watt. Daya yang melebihi dari daya beban mengakibatkan kerusakan pada beban sehingga daya perlu dijaga sesuai daya yang dibutuhkan beban.Metode yang digunakan adalah metode Artificial Neural Network (ANN) dimana dapat diatur duty cycle SEPIC Converter secara terus menerus untuk mendapatkan daya keluaran panel surya yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Neural Network mampu melakukan tracking GMPP pada kondisi partial shading. Kondisi partial shading menyebabkan daya terjebak pada LMPP sehingga penggunaan algoritma ANN membantu untuk mendapatkan nilai GMPP. Dari hasil pengambilan data, hasil daya keluaran yang didapatkan dibatasi pada nilai 100 watt. Penggunaan metode Artificial Neural Network dapat mencapai daya maksimum 5.31 persen lebih besar jika dibandingkan dengan tanpa metode. Daya tanpa metode yang menghasilkan 88.995 watt dan daya menggunakan metode menghasilkan 93.721 watt sehingga didapatkan nilai daya maksimalnya.
SISTEM NAVIGASI WAYPOINT PADA DRONE MODEL OCTOCOPTER
Author : Julio Shifer Wahyusah , Endra Pitowarno
Abstrak
Penggunaan Drone atau biasa disebut UAV (Unmanned Aerial Vehicle) saat ini sangat dibutuhkan baik untuk keperluan militer maupun sipil misalnya untuk keperluan monitoring, pencarian, dan penyelamatan. Namun, karena di udara tidak ada jalur atau jalan yang jelas seperti di darat maka diciptakanlah sistem navigasi waypoint yang telah diintegrasikan dengan GPS (Global Positioning System) agar sesuai dengan jalur secara otomatis, juga untuk mengetahui mapping di udara serta berapa ketinggiannya secara real time. Sistem navigasi waypoint dirancang agar Drone mampu mengenali posisi dan memperkirakan jarak yang telah ditempuh untuk meningkatkan akurasi dalam mencapai posisi tujuan, dengan rute yang telah ditentukan oleh operator. Octocopter merupakan salah salah satu jenis rotorcraft yang memiliki 8 buah rotor pada ujung-ujung frame. Untuk menggerakkan Octocopter, yang harus dilakukan adalah mengatur kecepatan putaran tiap motor. Pada studi ini membahas tentang pengaturan gerakan navigasi dari Octocopter yang menggunakan metode waypoint. Perangkat software yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio untuk membuat GUI (Graphically User Interface) dan hardware sebagai kontrol menggunakan APM (ArduPilot Mega) 2.5 yang telah diintegrasikan dengan IMU (Inertial Measurement Unit) dan GPS. Sesuai percobaan yang telah dilaksanan, ternyata error yang dimiliki GPS sebesar radius 10 meter.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KONDISI LINGKUNGAN UDARA PORTABLE BERBASIS JARINGAN ADHOC MENGGUNAKAN ESP32
Author : Benediktus Bayu Kusuma Wibawa , M. Zen Samsono Hadi, Tri Budi Santoso
Abstrak
Pencemaran lingkungan terutama udara di Indonesia bukan lagi menjadi permasalahan yang baru. menurut sumber AirVisual, Indonesia menduduki peringkat 11 tingkat dunia dengan jumlah polusi tertinggi pada tahun 2018 . Di sisi lain, perkembangan teknologi sudah semakin berkembang di zaman modern ini terutama sistem mikrokontroller yang banyak digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, contohnya sistem monitoring rumah. Sistem ini dapat dimanfaatkan sebagai sistem yang mampu memonitoring keadaan udara di lingkungan. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah sistem yang dapat diimplementasikan untuk sistem monitoring kondisi udara portable sehingga sistem tersebut mudah dibawa kemana-mana untuk memonitoring kondisi udara. Data yang didapat dari sistem ini disimpan kedalam memory card terlebih dahulu, kemudian dikirimkan dari PC Station ke PC Server untuk disimpan ke dalam database dengan memanfaatkan jaringan AdHoc. Hasil yang disimpan adalah kadar CO, kadar CH4, suhu dan kelembapan beserta rekam jejak alat ini berjalan. Alat dan sistem ini menggunakan mikrokontroller ESP32 sebagai pengendali dan pengolah data. Hasil yang didapatkan dari proyek akhir ini adalah untuk sensor MQ-7 dan MQ-135 diperlukan pemanasan dan kalibrasi terlebih dahulu sebelum digunakan, agar hasil yang didapat sesuai dengan tabel komposisi udara bersih. Untuk sensor DHT-11 memiliki keakuratan yang kurang bagus dikarenakan pada saat pembacaan data terdapat selisih yang cukup banyak dan pada datasheet keakuratan sensor DHT-11 kurang lebih adalah 2 Celcius untuk suhu dan 2% untuk kelembapan.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer