Author : Hannasy Arif , Ali Husein Alasiry, Rusminto Tjatur Widodo
Abstrak
Dalam pemberian pakan pada benih udang terkadang terjadi keterlambatan pemberian pakan dan takaran yang kurang tepat, jika hal-hal tersebut terjadi maka akan berdampak kanibal (memakan sesama jenis) sehingga berdampak pada berkurangnya hasil panen. Karena permasalahan tersebut, maka dari itu perlu dibuat suatu alat yang dapat memberikan pemberian pakan otomatis yang tepat waktu dan tepat takaran. Alat yang dibuat pada proyek akhir ini bekerja setiap tiga jam sekali antara pakan buatan dan pakan alami. Pakan alami dan pakan buatan sebelumnya dilakukan pencampuran dengan air dan pelembutan terlebih dahulu oleh pembenih. Pada bagian atas penampung pakan terdapat pengaduk pakan yang akan terus berjalan selama terdapat pakan didalam kedua penampung pakan. Saat pakan telah menunjukkan jam pakan maka pakan turun pada wadah penakar pakan dan akan ditakar dengan water level, selama pakan yang ditakar belum melampaui yang dibutuhkan water level akan terus menakar. Setelah water level selesai menakar penampung pakan akan tertutup dan wadah penakar pakan akan terbuka, bersamaan dengan itu pompa air didalam kolam akan memompa air untuk disirkulasikan pada pipa, pakan akan diinjeksikan kedalam pipa dan mengalir bersamaan dengan aliran air dalam pipa, kemudian akan keluar pada celah-celah lubang pada pipa dan turun ke dalam kolam besamaan dengan air yang dipompa pada pipa oleh pompa air. Dari hasil pengujian ini dapatkan bahwa penyebaran pakan mencapai 70% untuk ukuran kolam 110x75x80 cm. pemberian pakan sedikit terlambat karena perlu melakukan penakaran pakan beberapa saat sebelum melakukan penyebaran pakan. Katup dapat terbuka dan dilalui oleh pakan namun alirannya terlalu kecil dikarenakan lubang pada selennoid valve terlalu kecil.
PERANCANGAN DAN PENGIMPLEMENTASIAN ANALISA KESEIMBANGAN PADA ROBOT HUMANOID “TEEN-SIZED FLOWâ€
Author : Muhammad Rindo Wardhana , Hendik Eko HS, Dadet Pramadihanto, R.Sanggar Dewanto
Abstrak
Buku tugas akhir ini membahas analisa keseimbangan robot humanoid “Teen-sized Flowâ€. Robot humanoid “Teen-sized Flow†merupakan robot berbentuk menyerupai manusia dengan tinggi total 110cm. Robot humanoid tesebut memiliki 22 sendi dan total massa 12 Kg. Dalam tugas akhir ini, penulis menjelaskan bagaimana proses analisa keseimbangan menggunakan pendekatan Zero Moment Point (ZMP). Sistem analisa keseimbangan tersebut menggunakan Center of Mass (CoM) sebagai parameter utama di dalamnya. Analisa keseimbangan dilakukan dengan menjaga CoM dan ZMP untuk selalu berada dalam area ideal keseimbangan yang disebut daerah Support Polygon Area robot. Analisa keseimbangan tersebut diimplementasikan pada gerakan berdiri dan berjalan pada robot humanoid. Terdapat 2 jenis model berjalan yang berhasil dibangkitkan dalam buku tugas akhir ini, yakni model berjalan dengan pola 4 step dan model berjalan dengan pola 6 step. Selanjutnya, penulis juga mengamati karakteristik model berjalan yang diimplementasikan tersebut melalui simpangan dan percepatan yang timbul pada saat robot melakukan gerakan berjalan. Pengujian dilakukan dengan memberikan trajectori gerakan dasar berdiri dengan kedua model. Hasil yang didapatkan berupa pada kondisi berdiri didapatkan lokasi PCoM pada sumbu x = -0.349 mm, y = 5.559 mm, z = 496.701 mm dan luas wilayah support polygon sebesar 378cm2. Penulis juga mendapati bahwa pada robot humanoid “Teen-sized Flow†sangat sesuai jika menggunakan model berjalan 6 pose dengan lebar langkah sebesar 40mm.
RANCANG BANGUN SISTEM CHARGING BATERAI DAN PENATAAN WARNA LAMPU UNTUK PENCAHAYAAN GAMBAR ANAGLYPH
Author : Daffa Yuliatian Arienta Nugraha , Diah Septi Yanaratri, Irianto
Abstrak
Sebagai orang yang memiliki hobi menggambar, penerangan yang optimal adalah faktor penting dalam karya, terutama karya yang menggunakan teknik anaglif yang dimodifikasi sehingga bisa digunakan untuk menunjukkan 3 hasil berbeda pada gambar, apalagi jika karya ini akan dipamerkan dalam sebuah pameran. Namun, masalah yang dihadapi adalah fleksibilitas yang terbatas pada lampu merah dan biru yang digunakan dalam penerangan gambar karya. Oleh karena itu, proyek akhir ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengisian baterai yang efektif untuk lampu LED warna merah dan biru, sehingga memungkinkan penerangan yang digunakan dalam karya gambar anaglif. Untuk mengatasi kendala ini, proyek akhir ini bertujuan untuk merancang sistem penggunaan buck converter sebagai pengisian baterai untuk lampu penerangan bervariasi 3 warna masing masing memiliki spesifikasi 12 Volt 5 Watt. Tegangan dari PLN akan digunakan untuk mengisi baterai 12.6 Volt 10 Ah. Energi yang disimpan dapat disalurkan menjadi tegangan yang sesuai untuk lampu. Sistem pengisian baterai ini menggunakan buck converter yang dikontrol melalui mikrokontroler STM32 sehingga dapat menghasilkan tegangan yang dibutuhkan oleh baterai dengan tepat. Monitoring daya pada bluetooth memungkinkan penggunaan lampu dapat bekerja dengan efisien. Hasil utama dari proyek ini adalah pengembangan sistem pengisian baterai yang berhasil dan bisa digunakan memaksimalkan fungsi lampu warna merah dan biru sebagai alat pencahayaan gambar anaglyph. Dengan efisiensi buck converter yang mencapai hingga 84 persen, membuat proses pengecasan bisa berjalan dengan baik pada tegangan masukan 24 Volt dan keluaran stabil 13,5 Volt. Kemudian hasil pembacaan dari sensor RGB yang berhasil membaca macam warna LED sehingga bisa mengidentifikasi warna dan gambar apa yang sedang terbaca. Kontribusi proyek ini terletak pada pengembangan teknologi yang mendukung hobi menggambar dengan teknik anaglyph. Dengan adanya sistem pengisian baterai yang efektif, para pengguna dapat menikmati tampilan karya di pameran tanpa khawatir kehabisan daya pada lampu gambar.
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING PENGGUNAAN BATERAI BERBASIS TELEMETRI
Author : Zico Edward Rivaldo , Irianto, Syechu Dwitya Nugraha
Abstrak
Mobil Listrik yang berlomba di KMHE bertujuan untuk menampung kreatifitas mahasiswa dalam mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Dibutuhkan sistem monitoring yang dapat membaca kondisi baterai secara langsung pada mobil yang terus bergerak agar memudahkan driver dan tim dalam menentukan strategi, sebagai hasil riset untuk mendapatkan efisiensi yang lebih baik, sekaligus memudahkan driver untuk memantau kondisi baterai dan mobil tanpa mengganggu kenyamanan, salah satu caranya yakni menggunakan komunikasi nirkabel berbasis telemetri. Pada proposal ini disampaikan perancangan sistem dengan parameter yang ditampilkan seperti SoC baterai, konsumsi daya, kecepatan, dan waktu. Informasi dapat diakses melalui jarak tertentu secara real-time maupun delay baik oleh pengendara(driver) maupun non-pengendara(tim di pitstop), didalam sistem menggunakan sensor tegangan AMC1100, sensor arus ACS712, serta Optical Speed Encoder yang terpasang di motor BLDC sebagai sumber data yang akan diamati. Selain itu, akan diamati daya dari baterai melalui perhitungan arus dan tegangan. Sistem monitoring akan ditampilkan pada LCD di bagian kemudi dan pengawas melalui komunikasi telemetri pada frekuensi radio 433MHz dengan media LoRa Ra-01, namun rf module digunakan pada simulasi ini untuk menggantikan simulasi LoRa, pada plan Motor BLDC 600 W dan sumber baterai 24V yang dikonversi menggunakan inverter 3 fasa.
MEMBANGUN SKOR PERINGATAN DINI DENGAN METODOLOGI TERSTRUKTUR BERBASIS METODE DECISION TREES PADA DATA KLINIS PASIEN
Author : Putri Ayu Nisa Az-Zahra , Tessy Badriyah, Selvia Ferdiana Kusuma
Abstrak
Penanganan medis yang tepat dan cepat oleh tenaga medis di rumah sakit memiliki peran kunci dalam mempercepat proses penyembuhan dan mencegah kematian pasien. Data dari Institute of Medicine menunjukkan tingginya angka insiden keselamatan dan kematian pasien akibat penanganan medis yang kurang tepat di rumah sakit, baik di Amerika Serikat maupun Indonesia. Ketersediaan tenaga medis ahli, terutama dokter spesialis, menjadi kendala serius, dengan Indonesia mengalami kekurangan 30 ribu dokter spesialis menurut Kementrian Kesehatan. Oleh karena itu, Proyek Akhir ini akan mengaplikasikan metodologi terstruktur berbasis Decision Tree Early Warning Score, disingkat DTEWS, untuk menghasilkan skor EWS secara otomatis menggunakan data klinis pasien. Metodologi ini, dipilih karena representasinya yang sederhana, diharapkan dapat meningkatkan ketepatan penanganan pasien. Selanjutnya, proyek ini melibatkan pengembangan dashboard untuk simulasi EWS dan monitoring real-time tanda vital pasien, dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi darurat pasien di rumah sakit. Setelah melakukan pengujian dan analisa, didapatkan hasil rata-rata skor AUC ROC dari model yang telah dibangun adalah 0,697. Sedangkan rata-rata skor untuk accuracy, precision, recall, and F1 secara berurutan adalah 0.696, 0.705, 0.689, dan 0.695. Kurva AUC ROC juga menunjukkan performa yang baik atau appropriate-fitting. Tabel EWS juga berhasil dikembangkan dengan mengikuti langkah-langkah dalam metodologi terstruktur dari DTEWS. Dashboard pun dapat monitor tanda vital pasien, terintegrasi dengan tabel EWS yang dihasilkan, dan memberikan rekomendasi protokol berdasarkan skor EWS. Dengan demikian, Proyek Akhir ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan mempermudah kerja para tenaga medis.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer