Rancang Bangun Pendeteksi kondisi paru-paru berdasar frekuensi pernafasan dan detak jantung
Author : Ratna Dwi Palupi  , Kemalasari

Abstrak

Paru paru dan jantung merupakan organ vital pada tubuh dengan fungsi yang saling berkaitan. Oksigen yang diambil oleh paru paru akan dierdarkan keseluruh tubuh oleh jantung. Hubungan fungsi antara paru-paru dan jantung membuat kedua organ ini memiliki korelasi yang dapat dirumuskan secara matematis untuk meramalkan kondisi satu sama lain. Selain hal tersebut masyarakat umum seringkali tidak mengetahui bahwa baik paru-paru dan jantung memiliki parameter frekuensi yang dapat menjadi tolak ukur kesehatannya. Paru-paru yang normal memiliki frekuensi antara 14-20 beats per minute. Bila berada diatas frekuensi tersebut, maka paru paru mengalami Takipnea. Sementara jika frekuensinya lebih rendah, berarti paru paru mengalami Bradipnea. Kondisi tersebut juga dimiliki oleh jantung. Jantung yang normal memiliki frekuensi antara 60-100 beats per minute. Diatas frekuensi tersebut jantung mengalami Takikardi, dan dibawah frekuensi tersebut adalah Bradikardi. Dari kondisi diatas, dirancang sebuah alat yang dapat mengukur frekuensi paru-paru dan jantung. Pengukuran frekuensi jantung dilakukan dengan menggunakan sensor photopletysmography, sementara utuk paru-paru digunakan piezoelektrik. Hasil yang didapat dari pengukuran digunakan untuk meramalkan kondisi paru-paru berdasarkan fungsi matematis yang dirumuskan dengan regresi linier. Informasi yang didapatkan dari hasil pengukuran dikirim ke android yang digunakan sebagai Graphic User Interface.


GERAKAN LENGAN ROBOT FLOW MENGAMBIL BENDA BERDASARKAN PENGLIHATAN KAMERA

Author : Asad Ardiansyah  , Fernando Ardila, Dadet Pramadihanto, Achmad Subkhan KH

Abstrak

Humanoid robot adalah robot yang dibuat berdasarkan struktur tubuh manusia. Salah satu bagian penting dari robot humanoid adalah lengan. Lengan robot memiliki peranan yang sangat penting yaitu sebagai alat untuk melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar. Untuk dapat berfungsi secara optimal, diperlukan kontrol yang sesuai pada pengendalian lengan robot. Salah satu metode kontrol yang dapat digunakan adalah visual servoing. Dengan metode ini, lengan robot dapat dibuat untuk bergerak mengikuti suatu benda berdasarkan informasi visual yang didapat layaknya manusia. Fokus dari penelitian ini adalah untuk membuat sistem kontrol berbasis visual servoing pada lengan robot FLoW. Lengan robot FLoW memiliki 5 derajat kebebasan (degree of freedom) dengan motor penggerak dynamixel Pro H54-100-S500-R dan H42-20-S300-R. Sebagai end of effector, pada ujung lengan robot ditambahkan sebuah gripper dengan motor penggerak dynamixel MX-106. Untuk mendapatkan informasi visual yang diinginkan, digunakan sensor berupa dua buah kamera yang dipasang secara Stereo. Sistem kontrol yang dibuat sudah mampu mengontrol gerakan lengan robot agar dapat menjangkau benda berdasarkan warna yang sudah ditentukan. Nilai error untuk kinematika lengan robot berkisar antara 0.01 - 3 cm. Sedangkan untuk ekstraksi koordinat benda menggunakan kamera stereo memiliki nilai error sebesar 0 - 9 cm.


IMPLEMENTASI SMART WATER ENVIRONMENT SEBAGAI SISTEM PENDETEKSI DINI PENCEMARAN KUALITAS AIR BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK PADA STUDI KASUS BUDIDAYA GURAME DESA SEKETI, BALONGBENDO, SIDOARJO

Author : Gita Islamianto Firdaus  , M. Udin Harun Al Rasyid, Isbat Uzzin Nadhori

Abstrak

Kegiatan sektor ekonomi manusia juga tidak lepas dari pemanfaatan air antara lain pertanian dan perikanan. Sektor perikanan saat ini mengalami penurunan produksi di berbagai wilayah. Hal ini disebabkan degradasi lingkungan perairan akibat perubahan iklim. Pemantauan lingkungan dan kualitas air merupakan kunci untuk mengetahui adanya suatu aktivitas senyawa kimia atau biologi pada area perairan tersebut. Selama kurun waktu terakhir terjadi peningkatan aktivitas pemantauan kawasan perairan di Eropa dan secara umum untuk menekan dampak perubahan iklim. Proyek akhir ini bertujuan untuk membangun suatu aplikasi pemantauan kualitas air pada budidaya perikanan guna membantu para pembudidaya untuk memerhatikan kondisi air dengan fitur notifiksai secara real-time sehingga pembudidaya dapat lebih sigap jika sewaktu-waktu terjadi perubahan kualitas air. Sistem ini terdiri dari Waspmote Smart Water Sensor sebagai alat yang digunakan untuk mengambil data dari lingkungan berupa PH dan suhu yang digunakan sebagai masukan dalam sitem pengambil keputusan menggunakan metode fuzzy sugeno dan aplikasi Android sebagai klien untuk visualisasi data. Setelah melakukan beberapa uji coba pada kolam budidaya ikan gurame dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi ini telah berhasil memantau secara real-time data PH dan suhu yang masuk ke server beserta status kualitas air.


IMPLEMENTASI MODUL EDUKASI BERBASIS VIRCADIA (SUB: 3D ASSET, AVATAR, AUDIO)

Author : Ilham Rizqon Sabari  , Sritrusta Sukaridhoto, Khoironi

Abstrak

Perkembangan teknologi yang terus maju mengakibatkan berubahnya segala aspek penting dalam kehidupan manusia. Salah satu kemajuan teknologi yang saat ini berkembang adalah Metaverse. Metaverse adalah sebuah konsep yang menggabungkan realitas virtual dan realitas fisik dan telah memberikan dampak yang signifikan pada berbagai aspek termasuk aspek promosi dan pendidikan. Penggunaan Metaverse dalam bidang promosi menjadi sebuah keuntungan yang lebih ketimbang promosi konvensional yang ada sekarang. Hal itu juga berlaku terhadap aspek pendidikan. Proses pembelajaran dengan menggunakan modul edukasi berbasis Metaverse menjadikan proses pembelajaran lebih efektif dan interaktif. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan. Beberapa tantangan tersebut meliputi ketersediaan infrastruktur teknologi, kekhawatiran privasi dan keamanan data, serta penyesuaian dalam kurikulum dan metode pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Metaverse memiliki potensi besar untuk mengubah cara media promosi dan pendidikan beroperasi. Dengan memanfaatkan kemampuan teknologi realitas virtual, Metaverse dapat meningkatkan keterlibatan konsumen, efektivitas promosi, dan kualitas pembelajaran, namun implementasi yang berhasil memerlukan perencanaan yang matang, adaptasi


MATA DEWA (KAMERA 360 UNTUK TIM SAR)

Author : Luthfi Hidayat  , Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Berdasarkan geologi, Indonesia terletak diantara 3 lempeng aktif dunia yaitu Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik. Dengan posisinya yang berada pada pertemuan ketiga lempeng tadi atau biasa disebut dengan daerah ring of fire, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah gunung berapi yang paling banyak di dunia. Tercatat, 130 gunung berapi atau 10% dari jumlah keseluruhan gunung berapi dunia terdapat di Indonesia. Dampaknya adalah banyak terjadi bencana. Sekitar 90% dari gempa bumi yang terjadi dan 81% dari gempa bumi terbesar di dunia terjadi di sepanjang Cincin Api ini. Sudah banyak sistem peringatan dini atau early warning system yang sudah dibangun oleh pemerintah dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Namun permasalahan terjadi jika bencana sudah benar-benar terjadi. Pemerintah, dalam hal ini Tim SAR mengalami kesulitan dalam proses pencarian korban bencana. Hal ini dikarenakan proses pencarian korban masih mengandalkan kemampuan mata tim SAR (sebatas kemampuan pengelihatan mata manusia). Dengan permasalahan di atas, diperlukan sebuah inovasi untuk mempercepat proses pencarian korban bencana. MATA DEWA adalah sebuah program yang berjalan pada mini komputer Raspberry serta terhubung secara wireless dengan kamera Ricoh Theta 360º. Kamera ini akan menangkap gambar secara 360º, dan gambar akan dikirim ke program raspberry untuk selanjutnya dilakukan proses face detection untuk mengecek keberadaan manusia di sekitarnya. Dan jika program mendeteksi adanya keberadaan manusia, maka program akan memunculkan posisi atau keberadaan korban bencana pada layar mini komputer raspberry yang dipegang oleh Tim SAR. Proses pendeteksian wajah manusia pada program ini akan berulang terus-menerus sampai tombol stop ditekan.