Author : Hizriyan Amanuddin Luthfan , Nana Ramadijanti, Achmad Basuki
Abstrak
Mengecat ulang rumah ketika menjelang hari raya sudah menjadi salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan kesan yang lebih nyaman dan rapi ketika dilihat oleh orang yang bertamu. Dalam mendesain sebuah interior, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, bukan hanya visualisasi secara fisik tetapi juga perlu memperhatikan kesan yang muncul dari ruangan tersebut. Perpaduan warna dari sebuah ruangan berperan besar dalam memunculkan kesan pada interior tersebut. Namun untuk pemilihan paduan warna yang memunculkan sebuah kesan yang lebih variatif tidaklah mudah bagi masyarakat umum. Diperlukan banyak studi untuk memahami percampuran warna untuk memunculkan kesan tertentu. Dari Permasalahan yang ada kami mengajukan sebuah pemodelan baru dalam pengaplikasian teknologi smartphone untuk menentukan paduan warna interior sebuah ruangan berdasarkan kesan yang diinginkan oleh pengguna. Aplikasi ini memberikan pilihan paduan warna kepada pengguna sesuai dengan kesan yang diinginkan dalam ruangan yang akan di renovasi, sehingga membuat ruangan semakin kondusif dan nyaman.
SISTEM KEAMANAN RUMAH MENGGUNAKAN QR CODE BERBASIS ANDROID
Author : Ruly Budi Intan Sari , Akuwan Saleh, Amang Sudarsono
Abstrak
Keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan. Dengan adanya keamanan, masyarakat akan merasa lebih tenang dan tidak akan merasakan perasaan takut. Salah satu keamanan yang penting adalah keamanan Rumah. Dikarenakan, Rumah merupakan tempat untuk berlindung bagi masyarakat yang banyak menyimpan barang- barang berharga. Karna itulah dibutuhkan suatu sistem keamanan Rumah yang mampu mencegah para pencuri untuk memasuki Rumah ketika dalam keadaan kosong. Pada proyek akhir ini dibuatlah Sistem Keamanan Rumah Menggunakan QR Code Berbasis Android yang mampu membantu masyarakat dalam memonitoring keadaan Rumah apabila terdapat anggota keluarga yang telah memasuki Rumah melalui aplikasi yang telah disediakan. Sistem keamanan ini, akan menggunakan NodeMCU untuk mengontrol sensor PIR, buzzer, relay, dan solenoid. Pemilik Rumah akan membuka pintu Rumah menggunakan QR Code yang akan discan melalui aplikasi. Kemudian, pemilik Rumah akan diminta untuk memasukkan password sebagai informasi identitas. Apabila password yang dimasukkan benar, maka pintu akan terbuka dan akan mengirimkan infomasi tersebut menuju aplikasi yang telah disediakan . Apabila seseorang mencoba memasuki Rumah secara ilegal, sensor PIR akan aktif ketika mendeteksi gerakan dan buzzer akan berbunyi.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI DAN PENGAMAN KERUSAKAN DIODA PADA RECTIFIER GARDU INDUK TRANSMISI BERBASIS MIKROKONTROLER
Author : Ahmad Aziz Hartawan , Renny Rakhmawati, Eka Prasetyono
Abstrak
Pada Gardu Induk Transmisi, rectifier digunakan sebagai suplai utama dari komponen DC seperti motor PMT dan motor PMS. Namun kegagalan pada komponen listrik tidak selalu dapat dihindari. Rectifier akan mengalami kegagalan ketika dioda sebagai komponen utamanya mengalami kerusakan. Kerusakan ini dapat disebabkan oleh naiknya tegangan yang melebihi breakdown voltage dari dioda atau kapasitas arus yang mengalir pada dioda melebihi batas kemampuan dioda. Kerusakan yang terjadi pada rectifier tentunya dapat mengganggu kinerja dari motor PMS dan PMT. Sehingga dibutuhkan alat pendeteksi sekaligus pengaman kerusakan dioda agar umur komponen DC pada Gardu Induk Transmisi terjaga. Proyek akhir ini akan merancang suatu alat baru yang dapat berfungsi sebagai pendeteksi kerusakan dioda sekaligus pengaman beban dari kerusakan dioda pada rectifier. Dioda memiliki nilai tegangan yang sama dengan tegangan sumber. Bila alat ini mendeteksi adanya salah satu dioda yang memiliki tegangan lebih rendah dari tegangan sumber, maka alat akan mendeteksi bahwa terjadi kerusakan dioda secara open circuit lalu mengaktifkan buzzer dan relay dalam waktu < 3 detik dan mengirimkan notifikasi telegram dalam waktu < 21 detik. Sedangkan ketika terjadi kerusakan dioda secara short circuit, maka MCB akan terputus secara otomatis menyebabkan seluruh dioda tidak teraliri arus dan nilai tegangannya mendekati nol. Dengan kondisi inim alat akan mengirimkan notifikasi telegram dalam waktu < 15 detik. Dengan begitu proses pemeliharaan dapat segera dilakukan.
SISTEM MONITORING MULTI SENSOR PADA END DEVICE SEBAGAI PARAMETER PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRAKIRAAN CUACA
Author : Fauzan Azhiman , Taufiqurrahman, Wahjoe Tjatur Sesulihatien
Abstrak
Kondisi cuaca dipermukaan bumi semakin tidak stabil, hal ini dikarenakan oleh adanya perubahan iklim sebagai efek dari global warming. Dengan adanya kondisi cuaca yang tidak menentu di setiap daerah dalam kawasan Surabaya inilah yang menjadikan penulis membuat alat sensor monitoring menggunakan jaringan sensor nirkabel dengan 7 parameter cuaca seperti suhu, kelembaban, titik embun, gas CO, arah angin, kecepatan angin, dan curah hujan. Komunikasi nirkabel yang digunakan pada sistem ini adalah menggunakan XBee Pro Series 2B yang dapat berkomunikasi dengan node sensor yang terdiri sensor SHT11, DHT, MQ-7 Gas Sensor, dan Weather Sensor. Pada penggunaan komunikasi multihop yang real time, tingkat presisi data cuaca yang dihasilkan dari 7 parameter cuaca yang diambil pada sistem ini lebih dari 96% dari seluruh rata-rata data cuaca. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem ini mempunyai nilai data yang akurat. Selain itu, dengan menggunakan sistem ini penulis dapat memajukan pemanfaatan teknologi jaringan sensor nirkabel sebagai metode mutakhir penentuan prakiraan cuaca.
PEMBUATAN SISTIM BELANJA DAN TRANSAKSI MANDIRI MENGGUNAKAN METODE FUZZY RULE BASE DI SUPERMARKET BERBASIS APLIKASI
Author : Ghulam Alvi Rahmat , Prima Kristalina, I Gede Puja Astawa
Abstrak
Pusat perbelanjaan merupakan salah satu tempat untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Dalam memilih produk biasanya konsumen mempertimbangkan beberapa aspek, antara lain kualitas dan harga produk. Seringkali dalam berbelanja konsumen mengambil barang sebanyak-banyaknya tetapi tidak menghitung berapakah pengeluaran yang akan dibayarkan. Tetapi sebagian orang juga enggan berbelanja apabila antrian kasir pada sebuah toko tersebut ramai, sehingga beberapa orang memilih untuk berbelanja di toko yang lain agar terhindar dari keramaian Dari permasalahan ini, penulis mengangkatnya menjadi penelitian proyek akhir untuk membuat aplikasi yang dapat melakukan transaksi mandiri di supermarket berbasis android. Dalam sistem aplikasi tersebut konsumen supermarket dapat menambahkan produk dengan memindai sebuah QR Code. Setelah melakukan pemindaian informasi produk yang tertera pada QR Code akan masuk pada keranjang virtual. Sementara, konsumen dapat melakukan pembayaran melalui topup pada aplikasi tersebut. Hal ini bertujuan agar konsumen yang berbelanja di supermarket memiliki waktu yang lebih singkat serta supermarket juga dapat mengurangi antrian yang sering terjadi di kasir. Selain itu, aplikasi ini menyediakan sebuah fitur khusus yang bertujuan agar menghemat waktu konsumen saat memilih barang dengan memberikan rekomendasi barang berdasarkan saldo yang akan dibelanjakan dan barang yang dibutuhkan menggunakan metode fuzzy TOPSIS. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa hal yang dapat mempengaruhi perangkingan dengan metode fuzzy TOPSIS yaitu penambahan referensi barang dan input bobot kepentingan kriteria. Pada pengujian fungsional aplikasi didapatkan bahwa sistem yang dibuat memerlukan perbaikan kosmetik dan usabilitas minor, serta aplikasi ini termasuk kedalam kategori jangkauan penerimaan berupa acceptable dengan grade scale B dan rating kata sifat berupa excellent.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer