PEMBUATAN SIMULASI PENGARUH JARAK DAYA PANCAR TERHADAP HASIL SIARAN TV DIGITA
Author : Ahmad Zulfian Pratama Putra  , M. Agus Zainuddin, Martianda Erste Anggraeni

Abstrak

Televisi merupakan sebuah teknologi yang akan terus berkembang dan akan mengalami penyempurnaan dari waktu ke waktu, seiring dengan perkembangan zaman pula keberadaan televisi analog yang saat ini masih digunakan akan tergeser dengan keberadaan televisi digital. televisi digital sendiri memiliki beberapa keunggulan di bandingkan dengan televisi analog salah satunya adalah penghematan frekuensi dan kualitas hasil siaran yang lebih bagus. Meskipun begitu, kualitas hasil siaran yang ditunjukkan oleh televisi digital masih sangat dipengaruhi oleh jarak suatu daya pancar yang dipancarkan melalui stasiun relay dan diterima oleh antena penerima televisi digital disetiap rumah. Oleh karena itu untuk membantu mahasiswa Teknologi Multimedia Broadcasting dalam mengetahui kualitas hasil siaran yang diterima oleh masyarakat pada jarak tertentu, muncul solusi untuk melakukan “Pembuatan Simulasi Pengaruh Jarak Daya Pancar Terhadap Hasil Siaran TV Digital” yakni program simulasi yang dapat menunjukkan kualitas hasil siaran televisi digital sesuai dengan jarak yang telah ditentukan. Metode yang digunakan untuk proyek akhir ini dibagi menjadi tujuh tahap yaitu pendalaman materi, perancangan perangkat, perancangan perangkat lunak, pembuatan Graphic User Interface (GUI), memasukkan program di GUI, pengujian dan analisa. Program simulasi ini dibuat menggunakan software MATLAB dengan tampilan Graphic User Interface (GUI). Dari hasil simulasi didapatkan bahwa wilayah rural adalah wilayah yang paling rentan terhadap noise dan menghasilkan nilai SNR sebesar 29.3282 dB.


MONITORING PERHITUNGAN JUMLAH KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE MOTION DETECTION

Author : Churul A'ini  , Akuwan Saleh, Haryadi Amran Darwito

Abstrak

Saat ini semakin banyak pemanfaatan teknologi pengolahan citra dalam berbagai bidang. Pengolahan citra (image processing) dapat berguna untuk memperbaiki kualitas pada citra, menghilangkan cacat pada citra, menggabungkan citra yang satu dengan yang lain serta pengidentifikasian objek. Pada saat ini pemanfaatan sebuah kamera hanya untuk memotret dan merekam saja, masih jarang dan hanya beberapa saja yang memanfaatkannya untuk mengamati pergerakan suatu objek. Dengan memanfaatkan kamera dan teknologi image processing penelitian ini menggabungkan metode motion detection untuk malakukan monitoring dan menghitung jumlah kendaraan untuk mengetahui kepadatan di suatu area. Setelah proses perekaman video menggunakan kamera untuk menangkap objek berupa kendaraan, kemudian objek diproses menggunakan metode motion detection. Jika terjadi pergerakan pada objek, maka objek akan ditandai menggunakan contour (kontur). Selanjutnya objek akan dihitung jumlahnya. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah aplikasi untuk mengetahui kepadatan kendaraan area di jalan raya dengan cara melakukan monitoring dan perhitungan jumlah kendaraan. Hasil proyek akhir ini berupa aplikasi yang dapat melakukan pendeteksian dan perhitungan kendaraan dari suatu rekaman video. Hasil paling baik diperoleh ketika posisi kamera yang statis dengan hasil prosentase keberhasilan pada sepi/renggang 56.02% dan prosentase keberhasilan terkecil saat malam hari sebesar 22.61%.


ANALISA PENGARUH REDUKSI PEAK TO AVERAGE POWER RATIO DENGAN TEKNIK ALTERNATE PARTIAL TRANSMIT SEQUENCE TERHADAP EFISIENSI ENERGI PADA SISTEM OFDM

Author : Sayyidatina Hanna Nurfidyanti  , Yoedy Moegiharto, Ida Anisah

Abstrak

Pada zaman yang serba cepat ini, dituntut untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas teknologi nirkabel. Teknologi tersebut dapat kita jumpai pada OFDM. Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) menyediakan suatu efektifitas yang tinggi dalam suatu komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Karena itu, OFDM tidak akan terpengaruh oleh multipath fading dan mencegah adanya gangguan interferensi narrowband. Namun, di balik segala keunggulannya, OFDM tetap memiliki kekurangan, yaitu adanya peak-to-average-power ratio (PAPR) yang tinggi. Nilai PAPR yang tinggi ini akan menyebabkan penurunan nilai bit error rate (BER) pada output amplifier dan terjadi distorsi non linier serta mempengaruhi kinerja dari efisiensi energi pada sistem OFDM. Agar masalah PAPR tersebut dapat di atasi dengan baik, maka perlu digunakan sebuah teknik reduksi untuk PAPR. Maka, pada proyek akhir ini akan digunakan sebuah teknik reduksi PAPR dengan metode Alternate-Partial Transmit Sequence (A-PTS) dan meningkatkan nilai input back off (IBO) pada HPA. Hasil dari simulasi proses reduksi PAPR dengan teknik A-PTS akan dibuktikan melalui kurva kinerja efisiensi energi dengan nilai IBO. Dari hasil reduksi PAPR dengan teknik A-PTS diharapkan dapat menurunkan nilai PAPR yang tinggi jika dibandingkan dengan reduksi PAPR tanpa menggunakan teknik apapun. Sehingga penurunan nilai PAPR tersebut dapat meningkatkan nilai data rate serta menghemat konsumsi daya pada sistem OFDM. Selain itu, kinerja dari efisiensi energi akan meningkat. Semakin banyak PAPR yang di reduksi, maka kinerja dari efisiensi energi semakin baik.


DECISION SUPPORT SYSTEM PENGAWASAN PARAMETER KELISTRIKAN DAN KONSUMSI DAYA LISTRIK 3 PHASE PADA PT. PELABUHAN INDONESIA III ( PERSERO)

Author : Putra Hari Fhoenna  , Taufiqurrahman, Agus Indra Gunawan

Abstrak

Sistem pengawasa parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik yang dilakukan selama ini masih dilakukan secara manual dengan cara pencatatan tiap Power meter 1200 yang dipasang setiap ruang panel . Pencatatan power meter 1200 terkadang terkendala dengan area yang jauh antara ruang panel yang terpasang power meter 1200 satu dengan yang lain. Sistem pengawasa parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik menggunakan Modul ESP32 dengan serial komunikasi Rs485. Power meter 1200 dimanfaatkan sebagai sistem pemantau pemakaian daya listrik yang terintegrasi dengan dengan ruang operator di perusahan PT. Pelabuhan Indonesia III . Sistem ini terdiri atas perangkat keras, perangkat elektronik, dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari Power Meter 1200 , perangkat elektronik Modul ESP32, Perangkat lunak sistem ini dibuat dengan menggunakan data base untuk penyimpan datanya, webserver memiliki peran dalam memproses berbagai data yang di simpan pada database, kemudian ia memberikan hasil atau jawaban berupa dokumen, dashboard interface, bot telegram atau beragam bentuk berkas lainnya. Sistem webserver natiknya akan bekerja secara real time. Sistem ini dapat dipakai untuk memantau dan melakukan pengawasa parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik di perusahan tersebut. serta dapat di download berbentuk file hasil rekapan data parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik Power Meter 1200 agar dapat dilakukan secara sewaktu- waktu untuk melihat Konsumsi Energi tiap ruang panel di tiap lantai . Dari data parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik tersebut, maka dapat mengetahui dan menganalisa data yang dihasilkan dari pengukuran pengunaan daya listrik pada ruang tersebut . Sistem pengawasa parameter kelistrikan dan konsumsi daya listrik yang telah dibuat ini diharapkan dapat digunakan dan dikembangkan untuk membantu dalam membuat pencatatan secara realtime dan manajemen penggunaan energi listrik lebih efisien.


OPTIMASI PENGGUNAAN DAYA PADA MODUL JARINGAN SENSOR

Author : BAGUS PUTRA KUSUMA  , Taufiqurrahman, Wahjoe Tjatur Sesulihatien

Abstrak

Jaringan sensor nirkabel adalah sebuah jaringan yang menghubungkan perangkat-perangkat seperti sensor node, router dan sink node. Permasalahan utama dari sebuah jaringan sensor nirkabel adalah terbatasnya sumber daya yang digunakan, untuk itu diperlukan suatu optimasi penggunaan daya agar suatu node dalam jaringan sensor nirkabel mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama, karena jika modul jaringan sensor penggunaan daya nya besar maka waktu bertahan nya akan menurun. salah satu optimasi yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan fitur dari xbee yang di gunakan yaitu mode sleep. dengan mode sleep yang secara periodik maka dapat dilakukan pengecekan apakah ada data yang masuk sehingga proses pembacaan sensor akan dilakukan pada saat ada permintan dari server yang membuat penggunaan daya modul jaringan sensor menurun.dari hasil pengujian yang dilakukan maka sumber daya yang mampu dihemat jika dibandingkan dengan sebelum dilakukan optimasi mencapai 74,6%. Selain itu didapatkan waktu bertahan sampai 22,22 hari sedangkan sebelum optimasi hanya mampu bertahan sampai 5,65 hari.