Author : Ahmad Faizin , Riyanto Sigit, Bima Sena Bayu Dewantara
Abstrak
Sejauh ini kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan beberapa tahun terakhir ini berkembang sangat pesat. Hal ini dibuktikan dari kemajuan teknologi itu sendiri telah memberikan dampak positif dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Pada saat ini pengecekan kesehatan merupakan suatu kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia. Badan kesehatan nasional mengatakan bahwa pentingnya untuk mengetahui kondisi kesehatan secara rutin, hal ini dilakukan agar pasien tahu kondisi kesehatannya. Apalagi dalam masa pandemi seperti sekarang, biasanya orang – orang tidak menginginkan antrean terlalu lama hanya sekadar pengecekan kesehatan saja. Oleh karena itu, keberadaan Healthcare Kiosk yang dipasang di mana-mana tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Dalam penelitian ini, akan dikembangkan metode untuk mengukur tinggi dan berat badan, mendeteksi penyakit seperti hipotermia, hipoksemia, dan heartrate yang kemudian diintegrasikan ke dalam Healthcare Kiosk. Kemudian sensor yang digunakan pada penelitian ini yaitu seperti MLX90614 GY-906 untuk mengecek suhu tubuh pasien, MAX30100 (SPO2) untuk mengecek detak jantung dan kadar oksigen dalam darah pasien dan heartrate. Sehingga keberadaan Healthcare Kiosk ini dapat membantu masyarakat dalam pengecekan kesehatan yang sifatnya umum. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan pasien dalam pengecekan kesehatan, sehingga ketika periksa ke dokter tinggal menyebutkan keluhannya dan langsung dilayani oleh dokter. Hasil dari sistem yang dikerjakan yaitu dapat mengakses dan pembacaan data sensor suhu MLX90614 GY-906 dengan meletakkan objek 1-2 cm di atas sensor, dan pembacaan sensor MAX30100 untuk mengetahui kadar oksigen dalam darah dan heartrate dengan hasil kestabilan pembacaan data dengan baik. Data dari pembacaan sensor sudah dapat diintegrasikan dengan database MySQL melalui komunikasi serial antara mikrokontroler dan Java yang kemudian di kirimkan ke database MySQL.
SISTEM MONITORING DRAINASE BAWAH TANAH BERBASIS WSN UNTUK MENUJU SMART CITY
Author : I Made Adiswara Wirama , Rusminto Tjatur Widodo, M. Udin Harun Al Rasyid, Hary Oktavianto
Abstrak
Drainase bawah tanah memiliki peran penting dalam pengelolaan air di wilayah perkotaan. Namun, keterbatasan dalam hal pemantauan kondisi drainase menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, terutama di kota-kota dengan curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring drainase bawah tanah berbasis Wireless Sensor Network (WSN) dengan memanfaatkan teknologi LoRa dan logika fuzzy untuk mendukung implementasi Smart City. Sistem yang dirancang terdiri dari sensor ketinggian air dan sensor aliran air yang dipasang pada beberapa node sensor dan terhubung ke gateway untuk mengirimkan data ke cloud server. Data yang diperoleh kemudian diklasifikasikan menggunakan metode fuzzy Mamdani untuk menentukan kondisi drainase secara real-time. Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk ruang tertutup dan saluran drainase terbuka, untuk mengevaluasi kinerja komunikasi LoRa dan akurasi sensor. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sensor ketinggian air mencapai 99,8%, sensor aliran air sebesar 95,53%, dan akurasi logika fuzzy mencapai 96%. Sistem ini berhasil memberikan peringatan dini terhadap potensi banjir dan membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan drainase kota secara cerdas.
SISTEM PENGISIAN BATERAI LI-ION DENGAN ACTIVE BALANCING BERBASIS ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS)
Author : Alfina Atikakhairun Nisa , Eka Prasetyono, Dimas Okky A.
Abstrak
Kebutuhan baterai lithium ion di Indonesia diperkirakan mencapai 43 giga (GWh) pada 2035. Hal ini dikarenakan baterai lithium ion memiliki banyak kelebihan mulai dari kerapatan energi yang tinggi hingga perawatannya yang mudah namun pada jenis baterai ini apabila dihubungkan secara seri memberikan masalah teknis berupa ketidak seimbangan tegangan pada baterai saat proses charging kondisi baterai dengan tegangan yang tidak seimbang saat dilakukan proses charging mengakibatkan salah satu baterai mengalami overcharge sehingga dapat menyebabkan baterai lithium akan mudah rusak oleh karena itu dibutuhkan suatu rangkaian penyeimbang yang bekerja secara aktif dengan bantuan DC DC konverter untuk proses pengisian baterai tersebut rangkaian penyeimbang aktif yang digunakan yaitu kapasitor paralel arsitektur cell to cell tanpa sensor dimana energi pada beberapa sel baterai yang lebih besar akan ditransfer ke sel yang lebih kecil dengan mengaplikasikan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System(ANFIS) yang mempunyai kecepatan respon yang lebih cepat dengan akurasi keluaran yang baik dalam mengatur bidirectional switch untuk menyeimbangkan tegangan antar sel hasil pengujian mampu melakukan proses balancing dalam range waktu 56 sampai 16 menit untuk penerapan beda tegangan dari 0.5V sampai 0.1V sehingga hasil balancing tercapai dalam kondisi seimbang dengan beda tegangan sebesar kurang dari 5mV hasil akurasi keluaran waktu menggunakan ANFIS dalam proses charging ke kapasitor secara hardware sebesar 97.2%. Dengan adanya sistem tersebut diharapkan dapat mengatasi overcharge pada salah satu baterai saat kondisi charging sehingga meminimalisir terjadinya kerusakan pada baterai.
ANALISA METODE PENGUKURAN PANCARAN SIGNAL LOCALIZER DI BANDARA I GUSTI NGURAH RAI BALI
Author : Rima Safitri , Nur Adi Siswandari, Arifin
Abstrak
Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama untuk menciptakan kelancaran operasional penerbangan. Suksesnya pelayanan keselamatan dan keamanan penerbangan tidak terlepas dari tersedianya Sumber Daya Manusia yang ahli dibidangnya serta kehandalan peralatan sebagai fasilitas penunjang keselamatan dan keamanan penerbangan. Localizer merupakan bagian dari fasilitas Instrument Landing System (ILS) yang berfungsi sebagai alat bantu pendaratan pesawat terbang agar aman melakukan proses pendekatan pendaratan ke landasan. Peralatan fasilitas penerbangan merupakan peralatan yang sangat vital, maka kinerja operasional fasilitas tersebut harus dipertahankan sesuai dengan standar dan persyaratan operasional yang telah ditetapkan. Kinerja operasional peralatan fasilitas penerbangan dapat diketahui dengan pengukuran / pengujian fasilitas penerbangan di darat (Ground Inspection) dan pengujian di udara (Flight Inspection Calibration). Kalibrasi periodic (berjadwal) dilakukan secara berkala minimal 4 bulan sekali sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Annex 10 Document 8071 ICAO. Kalibrasi ini dilakukan oleh Balai Kalibrasi Kementrian Perhubungan Indonesia yang bekerja sama dengan pihak pengelola layanan navigasi penerbangan (Airnav Indonesia). Peralatan ILS (terkhusus Localizer) yang berada di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilaksanakan kalibrasi periodic 6 bulan sekali (2 kali dalam setahun). Namun dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi berkaitan dengan adanya pandemi COVID-19 sehingga mengakibatkan pelaksanaan kalibrasi periodic (berjadwal) pada peralatan fasilitas ILS (Localizer) di Bandara I Gusti Ngurah Rai belum berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini yakni apakah pelaksanaan kalibrasi peralatan ILS (Localizer) harus dilaksanakan tepat waktu sesuai peraturan yang berlaku dan apakah pengukuran atau pengujian peralatan localizer dapat dilaksanakan dengan hanya Ground Inspection (Ground check) saja.
SMART POULTRY FARM : PEMBUATAN PURWARUPA SISTEM KONDISI KANDANG AYAM PETELUR DOC (DAY OLD CHICK)
Author : Alfira Rizqa Amelia Herdyanti , Nur Adi Siswandari, Arifin
Abstrak
Anak ayam petelur DOC (Day Old Chick) merupakan anak ayam yang berusia 1 hari dari ayam itu menetas. Monitoring pembesaran ayam petelur DOC membutuhkan penanganan ekstra ketat untuk faktor suhu 28-34ºC, kelembaban 55% – 70%, kadar ammonia <25 ppm, dan pemberian pakan agar anak ayam tersebut menjadi ayam petelur dengan kualitas yang baik. Proses kontrol yang dilakukan saat ini masih konveNsional yaitu mengontrol kondisi kandang dengan keadaan stabil secara berkala. Adanya pembuatan sistem ini sangat membantu dalam dunia peternakan untuk mengontrol kondisi real disebuah farm modern yang semakin berkembang serta dapat meningkatkan produksi ternak ayam dengan maksimal. Metode yang digunakan yaitu melakukan pengukuran parameter langsung dengan pembanding thermohygrometer. Pengujian sistem terdiri dari pembacaan sensor MQ-135, DHT22, LCD (Liquid Crystal Display), Servo dengan input waktu RTC, dan exhaust fan dan LED yang digerakkan oleh relay yang di kendalikan secara keseluruhan oleh arduino mega 2560. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai sistem kontrol suhu, kelembaban, dan ammonia secara otomatis dengan keluaran sistem berupa pergerakan lampu dan kipas yang ada di dalam kandang ayam DOC. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan fuzzy logic untuk menghasilkan keluaran yang sudah ditentukan. Hasil yang didapat berupa presentase error pengukuran suhu 1,67%, kelembaban 16,38%, serta kadar ammonia dengan nilai rata-rata 20,78ppm dalam arti kondisi tersebut termasuk aman untuk ayam DOC.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer