SISTEM REKOMENDASI TANAMAN PADA LAHAN PERTANIAN BERBASIS TEKNOLOGI CLOUD MENGGUNAKAN METODE HIERARCHICAL CLUSTERING
Author : Sisilia Manullang  , M. Zen Samsono Hadi, Norma Ningsih

Abstrak

Indonesia adalah negara agraris dengan sumber daya pertanian yang melimpah dan lahan luas serta iklim tropis yang cocok untuk berbagai jenis tumbuhan. Dalam memilih lahan untuk pertanian, penting untuk memperhatikan nutrisi pada tanah karena setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda untuk proses pertumbuhannya. Namun praktik pertanian konvensional di Indonesia masih mendominasi. Kelemahan pertanian secara konvensional ini dapat mengakibatkan penurunan produktivitas. Salah satu masalahnya adalah pemilihan tanaman yang tidak sesuai dengan jenis atau nutrisi tanah tertentu, yang dapat menyebabkan hasil suboptimal atau gagal panen. Penerapan pertanian presisi menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi rekomendasi tanaman berdasarkan analisis tanah menggunakan metode Hierarchical Clustering. Sistem ini dimulai dengan pengumpulan data melalui sensor Internet of Things (IoT), yaitu sensor 7 in 1 soil dengan Raspberry Pi yang mengukur Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), kelembapan tanah, dan pH tanah. Data dikirim internet ke database realtime atau cloud yang kemudian dianalisis dengan metode Hierarchical Clustering yang diintegrasikan ke aplikasi. Hasil analisis ini kemudian memberikan rekomendasi tanaman yang sesuai berdasarkan data parameter tanah yang diterima. Rekomendasi ini ditampilkan dalam antarmuka aplikasi yang mudah digunakan. Selain itu, data GPS wilayah lahan pertanian berupa latitude dan longitude juga diproses dengan Flutter Map untuk memberikan informasi yang lebih detail mengenai lokasi lahan. Hasil akhir penelitian ini adalah aplikasi yang memberikan rekomendasi tanaman yang sesuai dengan jenis atau nurtrisi tanah tertentu berdasarkan analisis tanah. Aplikasi ini mampu memberikan rekomendasi tanaman yang sesuai dengan metode Agglomerative Hierarchical Clustering yang menggunakan Average Linkage, Cosine Distance, dan jumlah cluster 5. Model Agglomerative yang diterapkan memiliki kualitas clustering yang tinggi dengan score 1158.74 yang diperoleh dari Calinski-Harabasz Index.


CLUSTER-ORIENTED INFORMATION RETRIEVAL FOR FINAL PROJECT IN EEPIS

Author : Andrya Afgani  , Ferry Astika Saputra, Ali Ridho Barakbah, Akhmad Alimudin

Abstrak

Pesatnya pertumbuhan jumlah dokumen Tugas Akhir di PENS, seiring dengan meningkatnya pentingnya pencarian informasi (IR). Dengan jumlah besar akan tersedianya dokumen-dokumen tersebut, membuat mahasiswa sulit untuk menentukan dokumen yang memiliki kesamaan. Tugas Akhir ini menyajikan pendekatan baru untuk mendapatkan informasi data proyek akhir di PENS dengan menerapkan model berorientasi cluster untuk mengukur kedekatan antara dataset tugas akhir yang mampu mendeteksi sekelompok dokumen yang memiliki derajat korelasi yang tinggi terhadap query. Di sisi lain, sistem ini harus mengenali sejumlah dokumen berdasarkan kesesuaian dengan korelasi antara permintaan user dan dokumen dataset. Hasil percobaan menunjukkan keefektifan metode yang diusulkan untuk mencari dokumen tugas akhir yang berkaitan dengan query user


RANCANG BANGUN KONTROLER DAN IMPLEMENTASI EMC2 PADA MESIN MILLING CNC

Author : M. Nizar Febryansyah  , Didik Setyo Purnomo

Abstrak

Mesin millingCNC(Computer Numerical Control) merupakan sebuah mesin yang mempunyai fungsi layaknya mesin milling konvensional, tetapi pada mesin milling CNC kontrol gerakannya tidak lagi diatur secara manual, tetapi diaturoleh perintah yang diperoleh dari software pengendali mesin CNC yang ada di komputer. Dari komputer, perintah tersebut akan dikirimkan ke kontroler CNC, yang nantinya akan dikirimkan lagi ke driver motor untuk menggerakkan motor yang terpasang pada mekanik mesin milling CNC. Pada proyek akhir ini digunakan software EMC2 (Enhanced Machine Control 2) yang berbasis open source sebagai software pengendali mesin milling CNC.Mesin milling CNC yang digunakan pada proyek akhir ini tersusun atas 3 (tiga) sumbu yaitu sumbu x, sumbu y dan sumbuz.Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kontroler CNC yang dirancang dan dibuat serta software EMC2 dapat diimplementasikan dengan baik sebagai pengendali mesin milling CNC.Kepresisian tertinggi yang dapat dicapai adalah 0,02 mm dan kepresisian terendahnya adalah 0,26 mm.


RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA PORTABLE BERBASIS FLYBACK CONVERTER MENGGUNAKAN PID

Author : Ainur Sakurti Ayu  , Alrijadjis, Rika Rokhana

Abstrak

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portable berbasis flyback converter yang dikendalikan menggunakan metode PID. Flyback converter dipilih karena kemampuannya untuk menghasilkan tegangan yang diatur dengan baik dalam berbagai kondisi beban. Studi simulasi dan eksperimen menunjukkan bahwa PLTS portable ini memiliki efisiensi tinggi dan respons yang cepat terhadap perubahan beban, menjadikannya solusi yang menjanjikan untuk aplikasi portable yang membutuhkan sumber daya yang handal dan efisien.


PERANGKAT LUNAK PEMROGRAMAN BERBASIS GUI PADA PROTOTIPE ROBOT EDUKASI

Author : Johan Kharisma Amirudin  , Adnan Rachmat Anom Besari, Fernando Ardila

Abstrak

Pemrograman konvensional menggunakan bahasa tekstual sangat sulit dipelajari oleh programmer pemula yang baru belajar pemrograman pada robot. Sintaksis pada bahasa pemrograman berbasis teks sering kali membingungkan dan sulit dimengerti. Bahasa visual dianggap sebagai media yang lebih mudah dipahami dan sangat membantu bagi non-programmer atau programmer pemula untuk membuat program. Proyek akhir ini menyajikan cara untuk mengatasi permasalahan tersbut dengan mengembangkan perangkat lunak pemrograman berbasis Graphical User Interface (GUI) pada prototipe robot edukasi. GUI menyederhanakan proses pembuatan program pada robot. Perangkat lunak ini menyediakan tools bagi user untuk membangun algoritma pemrograman secara visual dengan teknik command block programming. Prototipe robot edukasi pada proyek akhir ini merupakan mobile robot dengan mikro kontroller berbasis Atmega128 dan dilengkapi dengan beberapa modul sensor dan aktuator. Perangkat lunak ini telah mampu menggenerasi kode dan melakukan pengiriman kode fungsi ke robot dengan akurat. Bahasa visual diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik serta pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan algoritma program dan pemecahan masalah dari pada berfokus pada aturan sintaksis bahasa pemrograman berbasis teks.