Author : Maulidha Ayu Nur Imama , Nur Adi Siswandari, Ari Wijayanti
Abstrak
Terestial-Digital Audio Broadcasting merupakan pemindahan dari radio analog ke radio digital. Semakin menipisnya kanal frekuensi radio di Indonesia maka perlu dilakukan suatu solusi seperti Terestial- Digital Audio Broadcasting (T-DAB) ini. Radio digital ini memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan radio analog. Diantaranya kualitas suara yang jauh lebih bagus daripada radio analog, serta dapat meningkatkan efisiensi spektral frekuensi dari sistem penyiaran. Dari konsep trasnmisi Terestial-Digital Audio Broadcasting ini, akan dibuat suatu visualisasi tujuannya agar mahasiswa PENS di program studi Teknik Telekomunikasi dapat mempelajari proses transmisi T-DAB dengan mudah karena divisualisasikan dengan tampilan yang interaktif. Dari visualisasi ini, dapat diketahui proses perubahan yang terjadi pada tiap bloknya, misalnya pada blok pemancar T-DAB terjadi proses di blok audio encoder yaitu perubahan sinyal analog ke sinyal digital, ketika berada di blok channel encoder terjadi teknik channel coding yaitu conventional encoding yang tujuannya untuk menurunkan error rate dan masih ada banyak blok lagi di bagian penerima T-DAB. Hasil yang dapat dikeluarkan dengan menggunakan fitur simulink Matlab ini hanya beberapa blok saja seperti proses PCM, dan blok DQPSK sehingga didapatkan hasil sinyal DQPSK pada pemancar DAB ini menggambarkan phase modulation pi/4 serta didapatkan hasil ketika input berupa file wav. sebesar 8000Hz kualitas suara jelas tanpa noise,sedangkan file wav yang berfrekuensi 22050Hz suaranya ber-noise. Maka dari proyek akhir ini dapat dijadikan sebagai modul praktikum.
RANCANG BANGUN MINI SCADA BERBASIS MIKROKONTROLER PADA R-EMS (RENEWABLE ENERGY MANAGEMENT SYSTEM)
Author : Putriana Rahmawati , Erik Tridianto, Prima Dewi Permatasari
Abstrak
Adanya perkembangan penggunaan energi terbarukan dan pemakaian daya listrik PLN memungkinkan keduanya untuk dikombinasikan dan di manajemen, sehingga penggunaan listrik PLN diminimalisir dan penggunaan energy terbarukan dapat dimaksimalkan. Pada penelitian ini dikembangkan alat R-EMS. Alat ini dapat mengatur daya output dari kedua sumber tergantung kebutuhan beban, namun tetap memprioritaskan sumber dari energi terbarukan. R-EMS memiliki beberapa fitur aplikasi yang dapat memonitoring nilai daya pada masing-masing sistem, mengetahui biaya pemakaian beban per bulan, serta terdapat sistem back up yang difungsikan saat listrik PLN padam, sehingga kebutuhan lisrik tidak akan terputus. Pemasangan sensor untuk mengukur Watt-hours yang dikontrol dengan arduino akan secara remote terkoneksi dengan PC. Komunikasi antar sistem menggunakan serial RS-485 yang bersifat multipoint pada sistem mini scada R-EMS. Nilai daya didapatkan dengan monitoring nilai tegangan menggunakan sensor tegangan AC (zmpt101b) dan sensor tegangan DC (pembagi tegangan). Sedangkan nilai arus menggunakan sensor arus ACS 712. Program interface pada PC menggunakan Visual Basic. Sensitivitas nilai sensor arus untuk memonitoring sistem sebesar 5%. Sistem yang dikembangkan saat ini terdapat delay/ jeda waktu selama 17 detik untuk pergantian deteksi sensor yang ditampilkan pada LCD dan monitoring aplikasi R-EMS. Pengunaan solar panel dimaksimalkan 100% untuk pemakaian beban. Saat pemakaian beban lebih dari output daya solar panel, maka akan ada pembagian daya antara solar panel dengan konsumsi listrik pada PLN. Sedangkan pada saat malam hari, daya pemakaian beban akan 100% di supply oleh PLN. Sisa daya dari output PV yang tidak terpakai oleh beban dan tidak dapat mengecas aki akan langsung diberikan/ dijual ke PLN.
SISTEM CHARGING HYBRID MENGGUNAKAN METODE KONTROL PI SEBAGAI SUMBER ACCU UNTUK BEBAN (ALAT PENYIRAM TANAMAN BUAH DALAM POT OTOMATIS)
Author : Putri Cholifani Dahniar , Epyk Sunarno, Ony Asrarul Qudsi
Abstrak
Saat ini keberadaan tanaman di setiap tempat sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan. Hal tersebut juga harus diimbangi dengan perawatan maksimal pada tanaman. Untuk mengatasi permasalahan terkait keterbatasan energi dan kebutuhan akan energi yang terus meningkat, dilakukan pemanfaatan sumber energi alternatif sebagai sumber energi cadangan untuk alat penyiram tanaman buah dalam pot otomatis. Pada proyek akhir ini, akan dirancang suatu sistem charging hybrid dengan memanfaatkan sumber energi matahari (sel surya) dan jala-jala PLN yang disearahkan dengan penyearah sebagai sumber accu untuk beban yang berupa alat penyiram tanaman buah dalam pot otomatis. Tegangan pada panel surya 100 Watt Peak (WP) berkisar antara 15-21Vdc. Sumber AC pada PLN diturunkan dengan trafo penurun tegangan kemudian disearahkan menjadi tegangan DC menggunakan full wave rectifier. Digunakan relay untuk memindahkan sumber dari solar cell ke jala-jala PLN yang disearahkan. Tegangan keluaran dari solar cell dan full wave rectifier diturunkan oleh konverter buck agar tegangan output yang dihasilkan konstan sehingga dapat digunakan untuk men-charging aki 12V 7 Ah. Untuk menjaga tegangan output dari konverter, dilakukan pengaturan duty cycle dengan memberikan umpan balik ke PWM dc-dc buck converter, kontrol yang digunakan adalah metode kontrol PI. Keluaran dari aki ini untuk menyuplai beban yaitu alat penyiram tanaman buah dalam pot otomatis.
ANIMASI 2D PENGUATAN KARAKTER ANAK UNTUK PROYEK PENGUATAN PROFILE PELAJAR PANCASILA (P5) DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ANAK USIAN DINI (PAUD)
Author : Ramada Salsabila , Mohammad Zikky, Deny Fardiansyah Putra
Abstrak
Proyek akhir ini bertujuan untuk mengembangkan animasi 2D interaktif yang memperkenalkan dan memperkuat perilaku Profil Pelajar Pancasila (P5) kepada anak usia dini. P5 merupakan inisiatif pendidikan karakter yang meliputi nilai-nilai religiositas, gotong royong, mandiri, kebinekaan global, dan kreativitas. Mengingat pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, proyek ini menggunakan animasi 2D sebagai media pembelajaran yang menarik, efektif, dan sesuai dengan perkembangan anak. Animasi dirancang dengan pendekatan visual yang sederhana, warna-warna cerah, karakter ramah anak, serta alur cerita yang mengilustrasikan penerapan nilai- nilai P5 dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Pengembangan animasi melalui tahap pra-produksi, produksi, dan pasca- produksi, dengan perangkat lunak yang mendukung pembuatan animasi 2D. Hasil pengujian di lingkungan PAUD menunjukkan bahwa media animasi 2D ini efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai P5. Proyek ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dalam mendukung penguatan karakter anak usia dini.
IMPLEMENTASI TEKNIK MOTION SHAPE PADA VIDEO EDUKASI PENGGUNAAN PLASTIK UNTUK SISWA SD MABADIUL ULUM SURABAYA
Author : Adila Febyanti , Hestiasari Rante, Rachmat Santoso, Sritrusta Sukaridhoto, M. Agus Zainuddin
Abstrak
Sampah menjadi masalah utama yang dihadapi manusia, hingga saat ini permasalahan sampah masih belum bisa terselesaikan dengan baik. Pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk bumi sangat berpengaruh terhadap tingginya volume timbunan sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia tersebut. Di Indonesia permasalahan sampah sangat sulit diatasi, hal ini dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah yang bisa mencemari lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan sampah plastik secara berlebihan dan kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Uraian dari permasalahan diatas diperlukan suatu tindakan untuk mengubah perilaku buruk masyarakat, terutama anak-anak, karena masih banyaknya anak-anak yang belum memahami bahaya sampah plastik. Oleh karena itu dibuatlah sebuah video edukasi yang berbasis animasi dengan menerapkan teknik Motion Shape yakni teknik animasi perubahan bentuk diikuti gerakan, dengan judul video “Ayo, Kurangi Penggunaa Plastik!” yang ditujukan untuk siswa SD Mabadiul Ulum Surabaya. Sehingga dengan adanya video edukasi tersebut, diharapkan nantinya para siswa SD Mabadiul Ulum Surabaya dapat menerapkan perilaku untuk mengurangi sampah plastik. Dengan perhitungan nilai indeks keseluruhan, didapatkan nilai akhir dari pengujian yang dilakukan baik dari pengujian pada user dan expert review sebesar 85,15%. Apabila dimasukkan ke dalam nilai interval, maka video edukasi yang dihasilkan dapat dikatakan sesuai dengan harapan audience. Meskipun masih terdapat beberapa saran dan masukan dari para ahli, video ini layak digunakan sebagai media edukasi atau informasi mengenai bahaya penggunaan plastik untuk siswa SD Mabadiul Ulum Surabaya.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer