SISTEM INFORMASI PENCATATAN TRUK PENGANGKUT TEBU PABRIK GULA PADA WILAYAH PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X
Author : Aqsal Ramadhan Arrijal  , Ahmad Syauqi Ahsan, Ferry Astika Saputra

Abstrak

Berdasarkan data PT. Perkebunan Nusantara X konsumsi gula masyarakat Indonesia tiap tahunnya selalu mengalami kenaikan, untuk mencukupi hal itu pembuatan gula pertahun juga harus ditingkatkan. Salah satu sumber tebu untuk gula dari PT. Perkebunan Nusantara adalah kebun rakyat, dimana untuk pengangkutan dibutuhkan truk agar bisa sampai di pabrik gula untuk diolah. Dalam pengantaran terdapat dua pos untuk pengecekan tujuan truk dan pos masuk truk, untuk tiap posnya terdapat pengambilan data oleh petugas .Pos tersebar luas di wilayah bagian masuk dari PT. Perkebunan Nusantara X. Pencatatan dengan manual terlalu rumit dan sulit untuk dikoordinasikan. Salah satu dari solusi yang bisa membantu adalah dengan membangun sebuah sistem pencatatan truk pengangkut tebu pabrik gula pada wilayah PT. Perkebunan Nusantara X yang bisa menyatukan data-data dari tiap pos pengecekan tujuan truk dan pos masuk truk, sehingga data lebih terkoordinir dan lebih mudah dilakukan pemantauan secara langsung. Aplikasi ini juga disediakan fitur laporan data untuk tiap pos, sehingga jika data ingin dicetak juga akan lebih mudah. Selain memberikan informasi laporan tiap pos, aplikasi ini juga menampilkan data harian dan bulanan dalam bentuk grafik sehingga lebih mudah untuk dipahami. Aplikasi ini dapat membantu dalam pencatatan truk, pengawasan, dan pelaporan data.Aplikasi ini dibangun dalam bentuk website dengan pembeian user yang telah ditentukan.


SISTEM LAYANAN CLOUD SEBAGAI PENDUKUNG APLIKASI KEAMANAN BERKENDARA BERBASIS KONTAINER

Author : Evi Nur Qomariya  , Amang Sudarsono, Tri Budi Santoso

Abstrak

Kecelakaan dalam berkendara masih menjadi insiden yang banyak menyebabkan kematian. Beberapa upaya untuk menanganinya sudah dilakukan baik tahap pencegahan maupun proses penyelidikan. Hanya saja, penanganan tersebut masih kurang effisien sehingga masih menyulitkan pihak wewenang untuk mengidentifikasi penyebab kejadian kecelakaan tersebut. Maka dari itu, dalam proyek akhir ini akan dibuat sistem layanan cloud sebagai pendukung aplikasi keamanan berkendara berbasis kontainer. Data yang dikirim pada cloud berupa manuver yang didapat dari dataset yang meliputi hasil pembacaan sensor diantaranya Accelerometer, Gyroscope, dan Magnetometer. Data yang akan dikirim tersebut akan melalui proses enkripsi menggunakan algoritma berbasis DNA dan juga proses klasifikasi menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor. Terdapat 4 jenis klasifikasi manuver yang digunakan diantaranya akselerasi mendadak, belok kanan mendadak, belok kiri mendadak, dan rem mendadak. Sedangkan sistem pada server akan diimplementasikan penggunaan docker berbasis kontainer yang merupakan teknologi virtualisasi ringan yang dapat dijalankan di berbagai environment sehingga dapat lebih mempermudah proses deployment. Hypervisor yang akan digunakan adalah VMware yang akan dilengkapi dengan PfSense sebagai firewall untuk memberikan sistem keamanan pada server. Pengujian sistem yang dibuat ini terdiri dari pengukuran akurasi klasifikasi, uji fungsionaalitas dan performa dari web dan server dengan menggunakan metode stress testing untuk menguji stabilitas dan ketahanan sistem dalam melayani request user dengan jumlah yang banyak. Hasil yang didapatkan dari pengujian ini, server dan website beruhasil dijalankan dengantingkat akurasi klasifikasi rata rata sebesar 88%, dan ketika jumlah virtual user ditetapkan maximal 500 user, eror dalam menerima request 0% dengan penggunaan cpu dan memori yang akan semakin besar seiring dengan meningkatnya jumlah user tersebut. Dengan adanya sistem ini, diharapkan akan lebih mempermudah dalam mengidentifikasi penyebab kecelakaan yang terjadi menggunakan beberapa data yang merupakan kondisi abnormal terakhir pada mobil tersebut sebelum terjadinya kecelakaan.


APLIKASI MOBILE UNTUK MENDETEKSI NOMINAL UANG KERTAS RUPIAH MENGGUNAKAN HISTOGRAM HUE-SATURATION INDEX

Author : Wahyu Sulistyo  , Achmad Basuki, Yuliana Setiowati

Abstrak

Uang kertas rupiah menggunakan warna sebagai pembeda untuk masing – masing nominal ,sehingga menyulitkan penderita tunanetra untuk mengenali nominal uang rupiah. Dalam penelitian ini, kami membuat aplikasi mobile untuk mengenali nominal rupiah dengan menggunakan fitur warna. Fitur warna yang digunakan adalah Hue Saturation Value (HSV). Diperlukan proses auto-level atau auto-adjustment sebelum menentukan fitur warna gambar karena variasi gambar yang dihasilkan sangat lebar. Hal ini karena faktor kamera mobile dan penggunanya adalah orang buta. Deteksi nominal uang menggunakan proses template matching dengan perhitungan jarak Euclidian dan kemunculan maksimal pada perangkingan hasil jarak terdekat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode ini memiliki akurasi sebesar 75% dari data percobaan sebanyak 70 gambar dari semua nominal uang dengan pembagian masing – masing nominal data tes sebanyak 10 gambar.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI CHARGING BATERAI MENGGUNAKAN METODE CONSTANT POWER GENERATION

Author : Gema Karya Agung Wahyu Saputro  , Eka Prasetyono, Rachma Prilian Eviningsih

Abstrak

Kebutuhan energi listrik saat ini semakin meningkat sehingga menyebabkan penggunaan bahan bakar fosil juga meningkat drastis. Penggunaan energi terbarukan merupakan jawaban yang tepat untuk menggantikan bahan bakar fosil, salah satunya adalah energi surya sebagai pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Salah satu masalah dalam pembangkit listrik tenaga surya adalah tidak semua wilayah / tempat memiliki potensi intensitas cahaya yang tinggi untuk dapat memaksimalkan kinerja dari sistem tersebut. Dengan adanya kontrol MPPT (Maximum Power Point Tracking), kedua sepic konverter akan menghasilkan daya maksimumnya yang akan di integrasikan pada DC bus, sehingga semakin besar daya yang didapat maka semakin besar pula tegangannya yang dapat menyebabkan tegangan pada DC bus melebihi rating tegangan charging pada beban baterai. Dalam hal ini mode CPG (Constant Power Generation) dapat digunakan untuk menghindari overvoltage dengan cara memberi batasan daya pada kedua sepic konverter, sehingga rating tegangan pada charging baterai tetap berada pada batasannya. Apabila daya yang dihasilkan lebih kecil daripada mode CPG, maka sistem kontrol akan beralih menjadi mode MPPT. Algoritma FLC (Fuzzy Logic Controller) menjadi pilihan yang tepat sebagai metode kontrol untuk sistem ini, hal tersebut dikarenakan FLC lebih efektif dan akurat untuk mencapai MPP (Maximum Power Point) daripada metode lainnya. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan 2 panel surya yang terhubung pada masing-masing konverter paralel output dengan beban resistif sebesar 30W, 60W, dan 100W, tegangan output dapat dijaga konstan sebesar 28,8V saat menggunakan kontrol MPPT-CPG, sehingga dapat menghindari overvoltage pada beban. Pada charging baterai 24V/7,2Ah, tegangan charging dapat dijaga konstan sebesar 28,8V saat menggunakan kontrol MPPT-CPG, sehingga dapat menghindari overvoltage saat pengecasan pada baterai.


STUDI NUMERIK PENGARUH SUDUT DIVERGEN TERHADAP PERFORMA MICROBUBBLE GENERATOR TIPE VENTURI

Author : Muhammad Aghist Fitrony  , Teguh Hady Ariwibowo, Arrad Ghani Safitra, Agus Indra Gunawan

Abstrak

Seiring dengan meningkatnya permintaan air besih diakibatkan oleh perubahan iklim, industrialisasi serta meningkatnya jumlah penduduk, telah mendorong pengembangan teknologi baru, termasuk microbubble generator. Salah satu jenis generator tersebut adalah tipe venturi yang ekonomis serta efisien dalam membersihkan air. Performa microbubble generator bergantung pada parameter geometri generator itu sendiri yang berpengaruh pada gaya-gaya yang bekerja pada pemecahan gelembung. Beberapa gaya dominan yang mempengaruhi deformasi gelembung adalah gaya tegangan geser dan pressure gradient force. Studi ini menggunakan simulasi CFD tiga dimensi untuk memperkirakan lokasi yang paling menguntungkan untuk pemecahan gelembung pada venturi persegi panjang dengan tiga sudut divergen yang berbeda. Geometri yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan referensi dengan tiga variasi sudut divergen (7.5, 15, 30). Karena fraksi volumetrik gelembung yang kecil, investigasi numerik dilakukan dalam bentuk aliran satu fase dan beberapa gelembung yang terletak di bagian diverging. Didapatkan hasil bahwa gaya yang paling tinggi terletak pada ditengah venturi, namun gelembung yang melalui centerline tidak melaui recirculation flow. Recirculation flow memainkan peran yang signifikan untuk bubble breakup. Oleh karena itu, lokasi terbaik untuk pemecahan gelembung adalah pada bagian dinding diverging section. Karena gelembung mengalir di wilayah resirkulasi serta memiliki gradien tekanan yang besar.