PENDETEKSI OBJEK DAN WARNA BERBASIS COMPUTER VISION MENGGUNAKAN METODE HAAR CASCADE DAN HISTOGRAM PADA APLIKASI ALAT PEMILAH KUALITAS BUAH
Author : Arizal Zanuar Risqi  , Endah Suryawati Ningrum, Anhar Risnumawan

Abstrak

Memilah buah secara konvensional secara manual dengan menggunakan tenaga manusia memiliki kekurang. Salah satunya adalah masalah keseragaman kualitas buah. Terlebih jika dikerjakan secara manual membuang banyak tenaga dan hasilnya tidak maksimal. Pada proyek akhir yang dibuat kali ini, pengerjaan difokuskan pada pemilahan buah ke dalam kualitas tertentu dan mendapatkan hasilnya. Dalam memilahnya digunakan sensor kamera. Metode yang digunakan adalah Cascade Network dan Histogram. Dengan menggunakan Cascade Network, alat ini akan mendeteksi buah dan dengan Histogram untuk mendeteksi warna. Dari eksperimen yang sudah dilakukan pada pengerjaan tugas akhir ini semua objek dapat terdeteksi oleh metode haar cascade. Dan setelah eksperimen semua sistem presentase keakuratan dalam pengklasifikasian oleh metode histogram dengan menggunakan satu kamera yaitu sebesar 56,4%. Sementara presentase keakuratan menggunakan dua kamera yaitu sebesar 41,4%.


RANCANG BANGUN SISTEM PENGATURAN FOKUS OTOMATIS PASIF METODE DETEKSI KONTRAS PADA MIKROSKOP UNTUK SPESIMEN BAKTERI TUBERKULOSIS

Author : Ahmad Fadel Tsumma Aminata  , Heny Yuniarti, Riyanto Sigit

Abstrak

Dalam penelitian sampel bakteri Mycobacterium tuberculosis, salah satu mikroskop yang dapat digunakan adalah tipe bright-field. Pengujian menggunakan alat ini umum untuk membutuhkan tenaga manual untuk pengaturan fokus dan posisi meja preparat. Dalam proyek ini, diberikan otomasi pada fokus dan meja preparat mikroskop dengan tujuan untuk membantu kerja manual yang membutuhkan kurang lebih 20 menit untuk memeriksa sebuah preparat. Perangkat keras untuk otomasi antara lain dua buah motor servo sebagai aktuator dan sebuah kamera digital sebagai umpan balik yang seluruhnya menggunakan USB untuk komunikasi serial. Pendekatan untuk fokus otomatis adalah deteksi kontras, yang cenderung ringan dan portabel dibandingkan, sebagai contoh, metode entropi. Pilihan algoritma deteksi kontras yang diuji antara lain Laplace, RMS, dan Michelson. Diujikan juga beberapa metode algoritma pencari nilai puncak, di antrara global, binary, dan rule-based search. Dihasilkan dari sini sistem yang dapat mencapai 91.30% keberhasilan mencari fokus dengan menggunakan kombinasi deteksi kontras RMS dan rule-based search.


PENGEMBANGAN MATA ELANG DI LINGKUNGAN CLOUD MENGGUNAKAN EVENT SOURCING DAN COMMAND QUERY RESPONSIBILITY SEGREGATION

Author : Fadhil Yori Hibatullah  , Ferry Astika Saputra, M. Udin Harun Al Rasyid, Yesta Medya Mahardhika

Abstrak

Pada era digital yang semakin canggih, keamanan jaringan telah menjadi aspek yang sangat penting. Ancaman serangan siber dan pencurian data terus berkembang seiring berjalannya waktu, mendorong kebutuhan akan sistem pendeteksian intrusi jaringan (NIDS) yang andal. Mata Elang adalah proyek yang bertujuan untuk mengembangkan arsitektur NIDS yang lebih baik dengan pendekatan terdistribusi dalam lingkungan cloud. Meskipun begitu terdapat permasalahan seperti keterbatasan kapasitas pemrosesan sensor menyebabkan keterlambatan notifikasi atau data pada tampilan visualisasi, terutama saat data tumbuh dan jumlah sensor bertambah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menghadapi ancaman serangan siber yang semakin kompleks yang berfokus pada perancangan dan perbaikan arsitektur Mata Elang sebagai alat deteksi intrusi jaringan menggunakan desain Event Sourcing dan Command Query Responsibility Segregation (CQRS) dalam lingkungan cloud untuk mengatasi masalah keterbatasan kapasitas pemrosesan sensor, efisiensi pemrosesan data, dan keberlanjutan operasional. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan keandalan sistem untuk memproses lebih banyak data dan dapat menangani lebih banyak sensor dengan baik. Peningkatan lainnya juga berupa lebih rendahnya penggunaan sumber daya yang membuat sistem Mata Elang jauh lebih ringan dan efisien.


Aplikasi EO Adventure Berbasis Android

Author : Anisatul Mahzumah  , Ira Prasetyaningrum, Tri Hadiah Muliawati

Abstrak

Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini khusunya dunia komputer dan informasi yang telah bekembang dengan pesat. Terlebih lagi dengan adanya sistem operasi android dan web yang bersifat open source, sehingga pengembang aplikasi dapat mengembangkan aplikasi sesuai dengan keinginan. Aplikasi EO Adventure dengan studi kasus JM Adventure adalah salah satu penyedia jasa paket wisata alam dan bahari yang berdomisili di Lamongan Aplikasi ini menggunakan flutter sebagai Bahasa pemrograman Android dan SQLite untuk pembuatan databasenya, kemudian laravel sebagai Bahasa pemrograman Website dan MySQL untuk pembuatan databasenya. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pengguna hanya perlu menginstall aplikasi ini pada Android dengan platform 8.1 (Oreo) maupun versi diatasnya. Aplikasi ini berisi penjelasan tentang pemesanan tiket travel di JM Adventure Lamongan. Aplikasi EO Adventure ini dibuat karena kebutuhan akan informasi dan pengetahuan bagi masyarakat terutama yang berada di Kabupaten Lamongan. Dengan aplikasi ini pengguna dapat lebih memahami tentang EO Adventure di Kabupaten Lamongan. Hasil dari aplikasi EO Adventure ini adalah aplikasi dapat memberikan informasi tentang paket travel di Lamongan Lamongan berdasarkan event yang tersedia, serta menghasilkan data transaksi, detail pemesanan, dan laporan penjualan.


STUDI NUMERIK PENGARUH JARAK ANTAR BLADE TERHADAP TEKANAN OUTLET BLADE PADA TURBIN UAP

Author : Nauvilah Virganata  , Arrad Ghani Safitra, Lohdy Diana

Abstrak

Tahap akhir low pressure turbin uap memiliki peluang besar terjadi kondensasi yang mengakibatkan kerugian. Turunnya efisiensi turbin dan terjadinya korosi merupakan dampak dari terjadinya aliran kondensasi. Kondensasi merupakan fenomena berubahnya fasa uap menjadi fasa cair akibat keadaan tekanan dan temperature dibawah saturasi. Sehubungan dengan pentingnya pengaruh aliran kondensasi, tugas akhir kali ini akan mensimulasikan aliran pada blade kaskade dengan variasi jarak antar blade untuk mengetahui pengaruh aliran kondensasi terhadap tekanan outlet. Hasil dari simulasi dengan semakin besarnya jarak antar blade maka peluang terjadinya kondensasi akan semakin kecil dan tekanan outlet akan semakin besar. Hal ini terbukti pada variasi jarak P = 91.74 mm memiliki tekanan minimum sebesar = 22 kPa dan memiliki laju pertumbuhan droplet terkecil yaitu 25 microns/s.