DESAIN SISTEM KOMUNIKASI V2I UNTUK PERINGATAN AREA TERHALANG MENGGUNAKAN DETEKSI ULTRASONIK
Author : Andy Nugroho  , Hani'ah Mahmudah, Okkie Puspitorini

Abstrak

Salah satu faktor penyebab tingginya angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya adalah ketidaktahuan pengemudi terhadap kondisi jalan yang tidak terlihat (BlindZone), sehingga dibutuhkan sistem kendaraan modern [1]. Jaringan ad hoc kendaraan (VANET) memungkinkan kendaraan berkomunikasi satu sama lainserta dengan unit pinggir jalan (RSU). belum banyak penelitian yang telah dilakukan untuk vehicle to infrastructure (V2I) menggunakan alat pendeteksi jarak dari kendaraan. Penelitian ini mengevaluasi beberapa parameter penting saluran nirkabel V2I . Hasil menunjukkan dampak yang sangat tinggi yaitu jarak, frekuensi link,lokasi RSU dan hambatan pada LoS (Line of Sight) ada pada penyebaran saluran V2I. Hal ini merupakan titik awal dalam penyebaran perencanaan radio di lingkungan V2I [2]. Menindaklanjuti semakin tingginya angka kecelakan yang terjadi pada area terhalang, perlu dilakukan perancangan desain sistem peringatan area terhalang antar kendaraan. Untuk sistemnya, secara garis besar terdiri dari kendaraan Deteksi dan kendaraan target dengan mekanismenya, kendaraan Deteksi memantau koordinat lokasisecara terus-menerus dari kendaraan target, kemudian nilai Koordinat tersebut akan dikirim oleh Raspberry Pi 3 Model. Modus operasi rinci dari algoritma ini telah dipublikasikan sebelumnya, dan divalidasi dalam sistem transportasi [2]. Dengan tujuan untuk menentukan apakah termasuk area terhalang atau tidak. Proses selanjutnya menampilkan sebuah peringatan berupa pesan tampilan dan suara melalui layar LCD dan buzzer. Pada perancangan sistem ini, masing-masing kendaraan akan digunakan Raspberry Pi 3 Model B sebagai sensor Wi-fi jarak dekat yang akan mengirim sinyal dan deteksi pada RSU1 (infrastructure) [5]. Harapan kedepan dari penelitian ini adalah dapat di ciptakan dan implementasikan sistem komunikasi untuk mengurangi resiko bahaya pada persimpangan jalan.


ANALISA KINERJA TEKNIK REDUKSI PAPR METODE SLM DAN HPA PREDISTORSI DENGAN PEMODELAN HAMMERSTEIN PADA SISTEM OFDM

Author : Igatya Hana Idfira  , Yoedy Moegiharto, Ida Anisah

Abstrak

Teknik OFDM mempunyai kelemahan, salah satunya adalah tingginya PAPR yang akan menyebabkan distorsi nonlinear pada PA, dikarenakan PA membatasi keluaran dengan nilai tertentu yang dapat mengurangi efisiensi daya amplifier. Dalam mengatasi masalah tersebut maka diperlukan teknik reduksi PAPR. Untuk teknik reduksi PAPR efisien yang digunakan adalah Selective Mapping (SLM). Teknik Reduksi PAPR SLM sendiri tidak dapat untuk memperbaiki daerah non linier pada Power Amplifier, oleh karena itu diterapkan teknik pemodelan HPA Predistorsi untuk meningkatkan efisiensi dari Power Amplifier dengan memperluas jangkauan linear dan mencegah sinyal jatuh ke wiilayah saturasi Power Amplifier. Untuk pemodelan HPA yang digunakan yaitu pemodelan Hammerstein. Model Hammerstein ini sederhana namun efektif untuk menggambarkan kinerja Power Amplifier dan kinerja predistorter nonlinear akan berlawanan dengan power amplifier dengan menggunakan efek memori. Hasil kerja dari teknik gabungan tersebut dapat dianalisa berdasakan kurva BER dan kurva CCDF yang dihasilkan. Hasil dari simulasi dan pengujian pada sistem ini, teknik reduksi PAPR SLM mampu mereduksi nilai PAPR sebesar 26% yaitu dengan PAPR sinyal OFDM dari 11,2 dB menjadi 8,2 dB untuk subblok 8, dan sebesar 21% untuk subblok 4 dengan nilai PAPR menjadi 8,8 dB. Performansi BER dapat diperbaiki ketika menggunakan teknik reduksi SLM dikombinasikan dengan teknik predistorsi , dimana pada nilai SNR sebesar 15 dB sudah mampu mengatasi probabilitas BER. Namun, ketika tanpa teknik predistorsi baru bisa mengatasi probabilitas BER pada nilai SNR 22 dB. Untuk teknik reduksi SLM dan teknik predistorsi dengan subblok 4, 8 dan 16 mampu menghasilkan nilai BER hingga 10-6 dengan nilai SNR 15 dB.


PERANCANGAN LEVEL EDITOR MEKANIK GIM 2D BERGENRE SURVIVAL PADA GAME ENGINE UNITY

Author : Ridho Dwi Ananta  , Zulhaydar Fairozal Akbar, Rizky Yuniar Hakkun

Abstrak

Tahap produksi gim sering menghadapi kendala waktu, biaya, keterbatasan sumber daya, dan kompleksitas desain sehingga pengembang memerlukan alat bantu untuk mempercepat pembuatan mekanik dasar. Permasalahan proyek akhir ini adalah terbatasnya level editor mekanik gim survival 2D yang gratis, modular, fleksibel, dan mudah diimplementasikan pada Unity. Level editor yang tersedia umumnya berfokus pada gim 3D, berbayar, atau belum menyediakan fitur yang sesuai untuk kebutuhan pengembangan gim survival 2D, sehingga pengembang perlu membangun berbagai sistem inti dari awal. Proyek akhir ini merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi level editor mekanik gim survival 2D pada Unity sebagai fondasi pengembangan gim yang dapat digunakan kembali. Kebaruannya terletak pada penyediaan level editor yang modular, fleksibel, mudah diintegrasikan, dan dapat digunakan sebagai alternatif bagi pengembang dengan sumber daya terbatas. Komponen yang dikembangkan meliputi karakter, pergerakan, input, atribut, pertarungan, siklus waktu, objek interaktif, bioma, makhluk liar, item, inventory, crafting, bangunan, data, dan fitur dasar gim. Pengembangan menggunakan metode MDLC. Hasil dikemas sebagai Unity Package dan diuji dengan black-box testing. Pengujian menghasilkan keberhasilan 81,53% pada skenario ideal, 25,33% pada skenario tidak ideal, dan 53,43% secara keseluruhan, sehingga editor berfungsi pada penggunaan sesuai prosedur namun masih perlu penyempurnaan pada dokumentasi, stabilitas, dan kemudahan eksplorasi fitur.


VIDEO EXPLAINER MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN STUDIO LIGHTING FOTOGRAFI

Author : Dewa Ananda Subagyo  , Darmawan Aditama, Fardani Annisa D.

Abstrak

Pembelajaran dengan media interaktif semakin marak digunakan, terlebih lagi karena dalam kondisi pandemi yang belum kunjung berakhir. Media interaktif ini sering sekali digunakan oleh banyak orang, terutama dalam dunia pendidikan. video explainer adalah video animasi singkat yang berfokus pada penjelasan tentang ide (bisnis, produk, jasa ataupun program) dengan cara yang simple, mudah dipahami, menggunakan bahasa yang lugas dan menyenangkan dengan visual yang menarik perhatian penonton. Pada saat pandemi ini pembelajaran dilakukan secara daring yang membuat pembelajaran menjadi terhambat. Yang akhirnya membuat mahasiswa kesulitan dalam memahami mata perkuliahan fotografi tentang studio lighting. Sesuai permasalahan - permasalahan yang telah dipaparkan diatas, peneliti perlu untuk membuat sebuah inovasi media pembelajaran yang dapat di terapkan pada Prodi Multimedia Broadcasting dengan memanfaatkan video explainer untuk Pembelajaran lighting studio, sehingga dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran.


RANCANG BANGUN SISTEM NOTIFIKASI NOMOR ANTRIAN PENGAMBILAN PENSIUN BERBASIS ANDROID DAN SMS GATEWAY

Author : Alfitri Kumala Sari  , Reni Soelistijorini, Ida Anisah

Abstrak

Permasalahan antrian sudah sering terjadi di berbagai tempat terutama pada tempat yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Salah satu permasalahan antrian yang sering terjadi dalam suatu instansi pemerintahan yaitu di bank BTPN untuk melakukan pengambilan gaji pensiun. Permasalahan antrian yang panjang ditambah dengan objek pengantri yang merupakan kalangan dari lanjut usia ini perlu diperhatikan. Saat ini teknologi sudah serba instan dan canggih melalui smartphone. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dibuat sebuah sistem aplikasi yang dapat memberikan informasi seputar antrian yang sedang berjalan, fasilitas pemesanan nomor antrian dan pemberian notifikasi ketika nomor antrian telah mendekati untuk dipanggil melalui smartphone dengan Operating Sistem Android. Hasil uji dari sistem ini menunjukkan bahwa rata-rata waktu delay yang terjadi antara pengambilan nomor antrian oleh nasabah melalui SMS relative lebih lama daripada koneksi nasabah melalui aplikasi. Hal ini disebabkan karena pada saat nasabah melakukan pengambilan nomor antrian dengan SMS, masukan dari nasabah tersebut masih diolah oleh script PHP untuk kemudian diinputkan ke tabel outbox database server. Database server kemudian mengolahnya lagi dengan script PHP untuk kemudian mengirimkan SMS balasan berupa nomor urut antrian dan waktu kedatangan pelanggan. Sedangkan untuk pelanggan yang menggunakan koneks aplikasi, tidak perlu adanya pengolahan masukan data pelanggan lagi, Karena langsung masuk ke database server untuk kemudian diberikan SMS balasan tanpa perlu lama melalui provider