PEMBUATAN WEBSITE BUILDER UNTUK MEMPERCEPAT PROSES PENGEMBANGAN WEBSITE FRONT END
Author : Mohammad Hasan Muktasyim Billah  , Fadilah Fahrul Hardiansyah, Wiratmoko Yuwono

Abstrak

Industri website di Indonesia memiliki peluang yang kian meningkat seiring berjalannya waktu. Dalam pengembangan aplikasi, termasuk aplikasi website front end, developers kerap kali ditugaskan untuk menerapkan teknologi terkini, seperti menerapkan single page application, dan juga diharapkan untuk menyelesaikan dengan waktu yang sesingkat mungkin. Proyek akhir ini bertujuan membantu menyediakan solusi baru dalam mempercepat proses pengembangan website front end dengan menyediakan website builder yang akan membantu mempermudah pengembangan dengan membantu mengenerasi kode dari project pengguna tanpa mengharuskan pengguna membuat kode secara manual dari awal. User dapat memberikan input konfigurasi terkait informasi dasar project yang akan dibuat, konfigurasi tata letak dari laman yang ada dalam project, navigasi yang digunakan dalam project, serta API Mock yang akan digunakan selama pengembangan project. Dalam menyusun tata letak laman, user dapat mennyeret komponen yang akan digunakan dan meletakkannya sesuai dengan kebutuhan. Komponen yang disediakan berasal dari library vuetify, salah satu component library yang dibuat berdasarkan standarisasi material desain milik google. Web builder akan memproses konfigurasi yang diberikan oleh user untuk menghasilkan project berbasis vueJS, salah satu framework javascript yang cukup popular, untuk kemudian dapat diunduh oleh pengguna. Pengujian efektifitas aplikasi web builder dilakukan dengan membandingkan interaction cost pada proses pembuatan website dengan menggunakan website builder dan metode lainnya. Ujicoba dilakukan dengan menggunakan dua skenario, skenario pertama yakni membuat website profil sederhana, dan skenario kedua yakni membuat website admin blog sederhana yang dipadukan dengan sumber data dari API. Dibandingkan dengan pembuatan manual menggunakan vue CLI UI, proses pembuatan dengan website builder memiliki interaction cost yang lebih kecil, yakni pada skenario pertama sebesar 1,943 sedangkan pembuatan dengan manual sebesar 7,358 pada, dan pada skenario kedua sebesar 8,237 sedangkan pembuatan website secara manual memerlukan interaction sebesar 2,2990 pada skenario kedua.


IMPLEMENTASI DIGITAL SIGNATURE DAN QR CODE UNTUK OTENTIKASI INTEGRITAS DATA PADA TRANSKRIP NILAI MAHASISWA. (STUDI KASUS : PENS SURABAYA)

Author : Fendi Susanto  , Isbat Uzzin Nadhori, Wiratmoko Yuwono

Abstrak

Pemalsuan atau manipulasi data pada dokumen cetak maupun digital menjadi masalah yang sangat serius. Pengamanan dokumentasi sangat diperlukan terlebih dokumen tersebut digunakan sebagai bukti untuk proses tententu, seperti pada transkip nilai mahasiswa yang rentan akan manipulasi untuk kepentingan tertentu. Penggunaan teknologi digital signature dan QR Code yang ditambahkan pada transkip nilai mahasiswa merupakan solusi yang tepat untuk pengamanan integritas data yang dilengkapi dengan algoritma RSA () yang dapat memberikan keamanan lebih karena telah dienkripsi dengan metode SHA-3. Hasil dari aplikasi ini adalah suatu sistem keamanan data yang menampilkan transkrip nilai mahasiswa dengan jaminan keamanan menggunakan digital signature dan QR Code, sebagai upaya otentikasi integritas data dan diharapkan dapat membantu mencegah adanya manipulasi data oleh orang yang tidak berwenang.


REMOTE DAN MONITORING RUANG KELAS BERBASIS ANDROID

Author : Rifqi Septianu Putra  , Haryadi Amran Darwito, Rahardhita Widyatra Sudibyo

Abstrak

Sebuah sistem pengontrol peralatan telah disusun dengan memanfaatkan smartphone android. Model disusun dengan memanfaatkan ruang kelas sebagai prototipe. Peralatan yang dikontrol adalah lampu, kipas angin dan kunco pintu, ruang kelas juga dilengkapi dengan IP Camera untuk melakukan monitoring. Pengontrol dan monitoring dilakukan dengan memanfaatkan panel smartphone andorid yang mampu melakukan akses jaringn internet melalui wifi. Dalam perancangan dan pembuatan hardware sistem akan menggunakan prototype ruang kelas sederhana. Sistem dalam prototype ruang kelas sederhana ini akan dirancang seperti sistem yang terdapat diruang kelas dalam bentuk nyatanya, seperti diberi bohlam lampu dan kipas angin yang menggunakan sumber AC, serta selenoid yang berfungsi untuk mengunci pintu ruang kelas. Selain itu sistem tersebut akan diberikan ip camera yang berfungsi sebagai monitoring kondisi atau keadaan pada rungan kelas tersebut. Semua pengontrolan dan monitoring ruang kelas ini akan menggunakan ponsel smartphone berbasis android yang diakses dengan jaringan WiFi (Wireless Fidelity).


RANCANG BANGUN PENDETEKSI TELUR MENETAS PADA INKUBATOR TELUR REPTIL

Author : Setia Yusuful Arif  , Ardik Wijayanto, Niam Tamami

Abstrak

Pada umumnya para peternak reptil melakukan inkubasi terhadap telur-telurnya secara konvensional. Sistem inkubator telur reptil konvensional dirasa kurang efektif karena dalam sistem konvensional, suhu dan kelembaban dari inkubator tersebut tidak terkontrol dengan jelas, hal ini menyebabkan banyaknya telur-telur reptil yang berjamur dan membusuk karena suhu didalam inkubator tersebut terlalu dingin atau nilai kelembaban dari inkubator tersebut terlalu tinggi. Hal ini dapat diatasi dengan menggantikan cara konvensional dengan sistem penetas telur secara otomatis. Namun, kebanyakan penetas telur yang ada dipasaran hanya memperhitungkan satu faktor yaitu temperatur. Para peternak reptil seringkali terlambat untuk mengetahui bahwa telur reptil yang berada dalam alat penetas telur telah menetas, hal ini menyebabkan kematian anakan reptil yang dikarenakan suhu dalam alat penetas telur terlalu panas atau terlalu dingin bagi anakan reptil dan dikarenakan oleh terlambatnya pemenuhan gizi bagi anakan reptil. Agar hasil penetasan lebih baik maka dalam tugas akhir ini bertujuan membuat inkubator telur reptil dengan fitur pendeteksi telur menetas menggunakan pengolahan citra digital. Dalam pembuatan alat ini memperhatikan aspek suhu, kelembaban, pemantauan terhadap anakan reptil yang telah menetas, serta mengirimkan notifikasi kepada para peternak reptil ketika sistem mendeteksi telur yang sudah menetas. Dengan beberapa aspek ini diharapkan proses penetasan telur dapat lebih baik. Hasil dari pengujian seluruh sistem, untuk sensor suhu DS18B20 terdapat selisih rata-rata error sebesar 0,59% jika dibandingkan dengan termometer yang menurut penulis terjadi dikarenakan beberapa komponen yang memiliki tingkat errornya masing-masing. Untuk respon dari dimmer lampu dan kipas yang terintegrasi dengan sensor suhu bekerja dengan akurat sesuai dengan instruksi yang dimasukkan dengan presentase error mencapai 0% pada setiap pengujiannya. Sistem pendeteksi telur menetas pada pengujian berjalan dengan lancar, dapat mendeteksi telur menetas, serta respon dari buzzer dan notifikasi instagram sebagai output dari sistem pendeteksi telur menetas juga berjalan secara akurat dengan presentase keberhasilan 100% pada setiap pengujiannya.


PERANCANGAN UI/UX MENGGUNAKAN INTERACTIVE DAN INCREMENTAL PADA BATUTRACKING19. ID

Author : Anindita Tsabita HS  , Jauari Akhmad Nur Hasim, Fardani Annisa D.

Abstrak

Among Tani Foundation adalah yayasan swasta yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat khususnya dalam sektor pariwisata dan pertanian. Salah satu proyek yang sedang berjalan saat ini adalah Batu Tracking 19. Batu Tracking 19 adalah sebuah teknologi yang dapat mendeteksi suhu tubuh dan jarak seseorang di suatu tempat dengan standar protokol kesehatan. Batu Tracking 19 juga tersedia dalam sebuah aplikasi layanan masyarakat di Kota Batu yang menyediakan beberapa pelayanan. Desa Pandanrejo merupakan lokasi pertama yang menerapkan Batu Tracking 19 dan jika berjalan dengan lancar, maka tidak menutup kemungkinan aplikasi ini akan diterapkan di desa lainnya yang berada di Kota Batu. Dalam menghasilkan User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang baik dan sesuai, dibutuhkan analisis pada pengguna yang akurat agar rangcangan desain dapat dibuat dengan maksimal. Oleh karena itu, sebuah UI/UX yang sesuai dan baik akan membantu pengguna dalam menggunakan aplikasi Batu Tracking 19 yang dirancang dengan metode interactive dan incremental agar nantinya dapat benar-benar bermanfaat dan membantu pengguna.