Author : Alfin Rizki Prayoga , Mohamad Nasyir Tamara, Farida Gamar
Abstrak
Remotely Operated Vehicle merupakan alat penting dalam eksplorasi bawah laut yang membutuhkan suplai daya stabil dan kestabilan gerak saat beroperasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem daya serta sistem ballast pada ROV Crovodile agar mampu beroperasi secara efisien dan stabil di lingkungan perairan. Sistem daya dirancang menggunakan metode transmisi arus DC tegangan tinggi dari permukaan ke ROV melalui kabel tether sepanjang 250 meter. Tegangan AC dikonversi menjadi 400 VDC, kemudian diturunkan menjadi 15 VDC menggunakan buck converter untuk memenuhi kebutuhan sistem di dalam ROV. Sistem ballast dirancang dengan tipe fixed ballast yaitu pengaturan posisi buoyancy dan ballast untuk menghasilkan gaya apung netral dan kestabilan orientasi. Pengujian dilakukan mencakup evaluasi kestabilan tegangan, gaya apung, kecepatan vertikal akibat buoyancy, restoring moment, dan redaman osilasi. Hasil pengujian menunjukkan tegangan tetap stabil setelah ditransmisikan jarak jauh, dan sistem ballast mampu menjaga posisi netral ROV. ROV menunjukkan kecepatan naik sekitar 0,19 meter per second, menghasilkan restoring moment maksimum sebesar 6 Nm, dan meredam osilasi dalam waktu kurang dari 20 detik. Kesimpulannya, sistem daya dan ballast yang dikembangkan telah berfungsi sesuai harapan dan siap diterapkan untuk mendukung kinerja ROV dalam eksplorasi bawah laut.
SISTEM MONITORING MULTI SENSOR PADA END DEVICE SEBAGAI PARAMETER PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRAKIRAAN CUACA
Author : Fauzan Azhiman , Taufiqurrahman, Wahjoe Tjatur Sesulihatien
Abstrak
Kondisi cuaca dipermukaan bumi semakin tidak stabil, hal ini dikarenakan oleh adanya perubahan iklim sebagai efek dari global warming. Dengan adanya kondisi cuaca yang tidak menentu di setiap daerah dalam kawasan Surabaya inilah yang menjadikan penulis membuat alat sensor monitoring menggunakan jaringan sensor nirkabel dengan 7 parameter cuaca seperti suhu, kelembaban, titik embun, gas CO, arah angin, kecepatan angin, dan curah hujan. Komunikasi nirkabel yang digunakan pada sistem ini adalah menggunakan XBee Pro Series 2B yang dapat berkomunikasi dengan node sensor yang terdiri sensor SHT11, DHT, MQ-7 Gas Sensor, dan Weather Sensor. Pada penggunaan komunikasi multihop yang real time, tingkat presisi data cuaca yang dihasilkan dari 7 parameter cuaca yang diambil pada sistem ini lebih dari 96% dari seluruh rata-rata data cuaca. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem ini mempunyai nilai data yang akurat. Selain itu, dengan menggunakan sistem ini penulis dapat memajukan pemanfaatan teknologi jaringan sensor nirkabel sebagai metode mutakhir penentuan prakiraan cuaca.
APLIKASI EDUKASI PLANET SOLAR SYTEM BERBASIS AUGMENTED REALITY
Author : Mohammad Dafa Septyawan , Ira Prasetyaningrum, Yuliana Setiowati
Abstrak
Perkembangan teknologi semakin meningkat pesat, teknologi- teknologi canggih pun tercipta sesuai kebutuhan manusia di zaman yang semakin modern ini. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Pemilihan media yang akan digunakan dalam pembelajaran merupakan salah satu tahapan yang penting karena pemilihan media yang tepat dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Penyampaian materi planet solat system yang monoton hanya dengan menggunakan buku ajar dan menjelaskan di papan tulis sehingga ada kemungkinan murid SMP kurang memahami materi planet solar system. Dari deskripsi permasalahan diatas, laporan proyek akhir dengan judul aplikasi edukasi planet solar system berbasis augmented reality dapat memberikan solusi. Aplikasi edukasi planet solar system berbasis augmented reality ini siswa dapat merasakan suasana pemebelajaran baru dalam mempelajari planet solar. Dengan adanya fitur AR(Augmented Reality) yang menampilkan object 3D dan menciptakan semangat belajar siswa dalam mempelajari materi planet solar.
SISTEM MONITORING FERTILITAS DAN PERKEMBANGAN EMBRIO TELUR BERBASIS CNN DAN IOT DENGAN ANTARMUKA APLIKASI MOBILE STUDI KASUS PENGEMBANGAN MODEL DAN DESAIN INKUBATOR
Author : Ibram Maulana Akhsanul Qasasi , Lusiana Agustien, Khoironi
Abstrak
Proses penetasan telur merupakan tahapan penting dalam pembibitan ayam, namun pemantauan kondisi internal telur selama inkubasi masih terbatas dan umumnya dilakukan secara manual. Metode tersebut berpotensi mengganggu kestabilan lingkungan inkubasi serta meningkatkan risiko kerusakan embrio. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan perkembangan embrio telur ayam berbasis citra in ovo menggunakan Convolutional Neural Network CNN. Sistem memanfaatkan citra internal telur yang diambil secara non invasif menggunakan kamera di dalam inkubator untuk mengklasifikasikan kondisi telur, meliputi fertil, infertil, kegagalan perkembangan, serta indikasi mendekati penetasan. Metode yang digunakan meliputi pengambilan data citra in ovo, preprocessing data berupa cropping menggunakan YOLO, remove background menggunakan pustaka rembg, dan resizing citra menjadi 224x244 piksel. Data kemudian dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 90 dan 10. Model CNN dibangun menggunakan beberapa lapisan, yaitu convolution, max pooling, dropout, flattening, dan fully connected, kemudian dilatih dengan 28 epoch dan batch size 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu mencapai akurasi sebesar 90,5 dengan tingkat kesalahan yang minimal berdasarkan confusion matrix. Pengujian manual menggunakan citra acak juga menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan kondisi telur dengan baik. Selain itu, model diintegrasikan ke dalam API berbasis Flask dan diimplementasikan pada aplikasi mobile menggunakan Flutter untuk memudahkan pemantauan oleh peternak secara real time tanpa mengganggu proses inkubasi.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MULTILEVEL BOOST CONVERTER (MLBC) MENGGUNAKAN PID CONTROLLER PADA APLIKASI RUMAH MANDIRI
Author : Ahmad Ayman , Endro Wahjono, Sutedjo
Abstrak
Multilevel boost converter (MLBC) merupakan jenis dc-dc konverter yang dapat menaikkan tegangan output. Prinsip kerja konverter ini sama dengan konvensional boost converter akan tetapi memiliki keuntungan yaitu, ratio konversinya besar walaupun tanpa menggunakan duty cycle yang besar dan tanpa menggunakan transformator tambahan, dan dapat menggunakan frekuensi switching yang tinggi. Keuntungan ini dapat diterapkan pada sistem Rumah Mandiri untuk menaikkan tegangan keluaran panel surya yang digunakan untuk menyuplai bus DC. Pada tugas akhir ini dibahas desain dan simulasi Multilevel boost converter menggunakan kapasitor yang di cascade 3 tingkat. Menggunakan MLBC tegangan keluaran panel surya akan di naikkan mencapai 400 V, namun tegangan 400 V ini harus tetap konstan pada kondisi apapun. Oleh karena itu, digunakan metode Proportional Integral Derivative (PID) controller. Metode Proportional Integral Derivative (PID) controller di rancang untuk memperbaiki kinerja suatu sistem, termasuk sistem pengendali tegangan. Kecepatan respon dan error steady state merupakan parameter yang diukur untuk menilai kinerja suatu sistem kendali.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer