SEGMENTASI DAN KLASIFIKASI PENYAKIT KISTA OVARIUM PADA CITRA USG
Author : Anisah Nabilah  , Riyanto Sigit, Tri Harsono

Abstrak

Kista Ovarium merupakan salah satu bentuk dari penyakit reproduksi yang banyak menyerang wanita. Kista ovarium dibagi ke dalam dua jenis utama, yaitu kista fungsional dan kista patologis. Untuk mendeteksi jenis sebuah kista ovarium, dokter ahli kandungan di rumah sakit biasanya menggunakan alat ultrasonografi. Tes ini dapat membantu dokter untuk mengetahui ukuran dari kista, mendeteksi apakah ada papiler pada kista.Permasalahan yang timbul yakni dalam melakukan diagnosa para dokter hanya menggunakan pengindraan saja. Sehingga memungkinkan terjadinya human error. Oleh karena itu, dalam rencana proyek akhir ini akan dikembangkan suatu sistem yang bisa membantu dokter dalam mengamati hasil gambar USG. Dimulai dari memasukkan gambar berupa citra USG kista ovarium pada sistem yang kemudian akan dilakukan preprocessing untuk menghilangkan noise dan memperbaiki citra gambar dengan metode bilateral filtering, morphology operatio, dan highboost. Selanjutnya dilakukan proses segmentasi yang digunakan untuk memisahkan object kista dan background pada citra USG dengan menggunakan metode Watersheed, melakukan proses feature extraction untuk meghitung panjang, lebar kista dan papiler yang di deteksi dengan analisis contour menggunakan metode Bounding box. Dan sistem klasifikasi menggunakan metode tree decision untuk menentukan kista fungsional dan patologis. Diharapkan dari hasil deteksi kista yang terlihat pada citra USG dapat membantu dokter dalam menganalisa kista fungsional dan patologis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan, akurasi keberhasilan deteksi kista ovarium sebesar 97.80%.


SISTEM MONITORING DAN CONTROLLING BEBAN LISTRIK RUMAH TANGGA VIA TWITTER

Author : Muhammad Fauzul Dzikrul Hakim  , Taufiqurrahman, Dedid Cahya Happyanto, Santi Anggraeni

Abstrak

Penggunaan beban listrik rumah tangga pada suatu rumah setiap harinya seperti AC (Air Conditioner) atau kipas angin, lampu, kulkas, pompa air dan lain sebagainya merupakan suatu hal yang wajar. Pada sebagian beban listrik memang ada yang harus selalu aktif, namun ada pula yang tidak harus selalu aktif. Karena penggunaan beban listrik yang tidak menentu itulah yang terkadang membuat user lupa untuk mematikannya saat terburu-buru atau saat akan bepergian, sehingga dapat berdampak buruk akibat penggunaan daya yang berlebihan. Dari permasalahan ini diperoleh ide untuk mengantisipasi hal tersebut berupa penerapan suatu sistem monitoring dan controlling pada beban listrik dengan memanfaatkan media sosial yaitu twitter. Dalam sistem digunakan mikrokontroler yang telah terintegrasi dengan twitter, x-bee, sensor arus, dan LCD graphic, sehingga proses monitoring penggunaan daya dan kondisi beban listrik serta controlling beban listrik dapat dilakukan pada twitter melalui status atau komentar. Informasi daya pemakaian beban listrik yang diperoleh dari alat pembacaan daya yang diterima via wireless oleh x-bee selanjutnya akan diproses oleh mikrokontroler untuk ditampilkan pada LCD graphic Nokia 5110 serta ditampilkan pula pada akun twitter sebagai data monitoring daya dan parameter beban secara real time setiap 10 menit, sehingga nantinya dapat memudahkan user untuk melakukan monitoring dan controlling beban listrik dari jarak jauh. Sistem juga dapat memonitor kondisi beban melalui pembacaan data dari sensor arus sebagai indikator beban pada tiap terminal listrik AC. Sedangkan untuk mengontrol beban listrik pada masing-masing terminal AC cukup dengan menulis pesan di Twitter sesuai format yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan sensor arus non-invasive untuk pembacaan arus mempunyai nilai error kurang dari 9,09 %. Dan dari hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa alat sudah dapat melakukan pengontrolan beban melalui status pada twitter selama pembuatan status sesuai dengan ketentuan dan tidak ada status yang sama karena dapat menyebabkan terjadinya error.


PERANCANGAN INTERFACE DAN LOW-LEVEL CONTROL PADA ROBOT ERSOW TERINTEGRASI DENGAN ROS

Author : Dani Mahendra  , Iwan Kurnianto Wibowo, Mochamad Mobed Bachtiar

Abstrak

Robot soccer beroda merupakan robot yang dapat melakukan gerakan seperti mengejar bola, menggiring bola dan menendang bola dalam pertandingan sepak bola robot. Komponen kontrol yang dibutuhkan seperti kontrol dribble, kontrol kicker, kontrol heading dan kontrol motor. Controller Area Network BUS (CAN-BUS) merupakan suatu protokol komunikasi yang robust dan fleksibel, dengan memanfaat dua signal wire (CAH-High dan CAN-Low) serta memiliki kemampuan error handling yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi antar control robot. Error handling dan fault confinement mendeteksi adanya error pada message dengan melakukan pengecekan pada bit dan message yang di transmisikan dan melakukan perbaikan agar tidak mengganggu jalannya komunikasi. Robot Operating System atau ROS merupakan salah satu framework open-source yang mana dapat membangun arsitektur kontrol low-level robot. ROS memiliki simulasi yang dapat digunakan untuk mengecek hasil algoritma yang dibuat. Algoritma dari ROS dikomunikasikan dengan perangkat controller robot menggunakan Socket TCP, dimana pada Controller menggunakan Middleware Light-weight Internet Protocol atau LwIP sebagai penanganan stack TCP. Menurut hasil pengujian, menunjukan bahwa penggunaan CAN-BUS dapat menangani error message ketika terdapat noise, serta dengan penggunaan ROS dapat membagi tugas algoritma tanpa terjadi error dengan interval pengiriman data sampai 1 ms. Penggunaan LwIP sebagai handler dari socket TCP mengurangi penggunaan sumber daya dari controller, sehingga komunikasi dapat dilakukan antara ROS dengan Controller CAN dengan interval sampai 1 ms.


MULTIAGRO : RANCANG BANGUN SISTEM ROBOT DAN KONTROL PADA ROBOT SELF PLANTATION UNTUK PENANGANAN GULMA DENGAN ARSITEKTUR YOLO

Author : Bagus Pramuditya Affandy  , Endra Pitowarno, Anhar Risnumawan

Abstrak

Penelitian ini merancang dan membangun sebuah sistem robot yang inovatif untuk mengatasi permasalahan kurangnya nutrisi pada tanaman serta mencegah pertumbuhan gulma yang merugikan dengan cara yang ramah lingkungan dan tanpa bahan kimia berbahaya. Sistem ini menggabungkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan arsitektur YOLOv6 untuk mendeteksi objek, termasuk dua jenis tanaman pokok (pokcoy usia 1 minggu dan 4 minggu) serta gulma berjenis rumput teki. Sistem robot ini menggunakan 3 axis (X, Y, Z) yang dikendalikan oleh sistem benam dan dilengkapi dengan kamera untuk mendeteksi keberadaan gulma pada papan tanam. Setelah terdeteksi, sistem secara otomatis menentukan koordinat gulma dan mengarahkan alat pencabut dengan akurasi 98,6% dalam penanganan gulma dan hanya 1,4% tingkat error pada akurasi koordinat pencabutan gulma. Implementasi teknologi AI dengan arsitektur YOLOv6 memberikan hasil deteksi yang sangat baik dengan akurasi sekitar 90% untuk jenis gulma rumput teki serta mampu membedakan jenis tanaman dengan gulma secara efisien. Dengan aplikasi yang memungkinkan monitoring dan pengendalian jarak jauh, sistem ini memberikan solusi yang inovatif untuk memudahkan petani rumahan dalam merawat tanaman.


RANCANG BANGUN PENGATUR KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASE DENGAN METODE V/F KONSTAN MELALUI KONTROL PI PADA BAGGAGE CONVEYOR

Author : Wahyoe Robbyanur  , Epyk Sunarno

Abstrak

Pada system pengangkutan barang penumpang pada bandara menggunakan baggage conveyor dengan tipe belt conveyor. Pada baggage conveyor digunakan pengaturan kecepatan motor, agar motor bergerak secara konstan walaupun beban berubah ubah beratnya. Berdasarkan keterangan diatas didapatkan masalah berupa yaitu cara mengatur putaran motor agar konstan walaupun beban berubah ubah. Solusi dari permasalahan ini adalah menggunakan metode V/f konstan yang dimana sebagai setpoint kecepatan motor tersebut melalui kontrol PI, power elektronik yang digunakan adalah berupa inverter 1 fasa dengan input sinyal menggunakan spwm untuk mengontrol motor induksi 1 fasa. ehingga dengan metode tersebut dapat mengatur kecepatan motor induksi 1fase walaupun beban berubah-ubah yang mempengaruhi torsi dari motor tersebut.Secara design rangkaian SPWM sudah menghasilkan gelombang dan output tegangan yang sesuai dengan beban lampu pijar 100 watt dan saat diaplikasikan pada beban motor induksi output arus yang dihasilkan cukup baik dan stabil pada frekuensi 5-50Hz. Dari sisi putaran motor induksi tidak stabil dikarenakan belt tension kurang pada saat kondisi no load, akan tetapi menjadi baik pada saat ditambah dengan beban 4kg. percobaan close loop menggunakan beban sebesar 4 kg, sehingga dapat disimpulkan bahwa kontrol PI dengan kp =0.1, ki=0.00001 dapat berfungsi, sehingga putaran motor stabil saat continue. Kemudian dilakukan pengujian kontrol V/F konstan, namun penggunaan sensor kecepatan menggunakan pembacaan High Sensing Accuracy Type OPIC Photointerrupter tidak dapat dilakukan karena terdapat noise berupa magnetisasi sehingga mengganggu pembacaan sensor kecepatan pada mikrokontroller saat inverter dijalankan.