SISTEM PENENDANG PADA ROBOT SEPAK BOLA EEPIS ROBOT SOCCER ON WHEELED (ERSOW)
Author : Kurniawan Cahyono  , Iwan Kurnianto Wibowo, Mochamad Mobed Bachtiar

Abstrak

Middle Size League (MSL) adalah salah satu divisi yang ada dalam kompetisi robocup. Robocup adalah organisasi peneliti internasional yang berfokus pada pengembangan robot sepak bola. EEPIS Robot Soccer on Wheeled (ERSOW) adalah salah satu robot sepak bola beroda yang dimiliki Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang masuk dalam kategori MSL. Pada dasarnya kemampuan untuk melakukan mekanisme tendangan adalah hal yang harus dimiliki oleh robot soccer, saat ini ERSOW memiliki sistem penendang menggunakan solenoid, sistem solenoid memiliki kekurangan yaitu hardware yang kompleks dan tegangan supply yang tinggi. Proyek akhir ini berfokus untuk membuat sistem penendang baru yaitu menggunakan direct current motor. Keunggulan dari motor DC yaitu memiliki hardware yang ringan dan supply tegangannya rendah. Metode yang digunakan pada sistem penendang yaitu fuzzy logic controller. Metode tersebut berfungsi sebagai pengendali sebuah sistem atau proses dengan menggunakan logika fuzzy sebagai cara pengambilan keputusan, sehingga robot dapat melakukan tendangan dengan variasi jarak dan ketinggian bola. Pemberian dua input yang terdiri dari jarak jatuh bola dan ketinggian bola yang di proses dengan metode fuzzy logic kemudian menghasilkan output berupa kekuatan (power) tendangan dan sudut sentuh penendang dengan bola. Kekuatan tendangannya dibagi menjadi 5 bagian yaitu sangat pelan berada di angka 0 – 170 RPM, pelan berada di angka 180 – 220 RPM, sedang berada di angka 230 – 270 RPM, cepat berada di angka 280 – 320 RPM, dan sangat cepat berada di angka 330 – 400 RPM. Dengan power tendangan maksimal dan sudut sentuh penendang 50o menghasilkan jarak maksimal 110 cm dan ketinggian maksimal 30 cm, sedangkan jarak minimal yang bisa ditempuh yaitu 10 cm dan ketinggian minimal 1 cm dengan kecepatan 200 RPM dan sudut sentuh penendang 65o. Berdasarkan hasil pengujian tendangan ke bola menggunakan metode fuzzy logic controller memiliki error rata-rata yaitu 0.008 %.


Desain dan Implementasi Virtual Reality untuk Tanaman TOGA

Author : Fifi Maghfirotun Nisa  , Artiiarini Kusuma N., Fardani Annisa D.

Abstrak

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, tidak terkecuali Tanaman Obat Keluarga (TOGA). yang merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Dalam pemanfaatan TOGA hanya beberapa orang saja yang memahaminya. Virtual reality (VR) merupakan teknologi untuk menciptakan simulasi imersif yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi sekaligus merasa berada di dalam lingkungan dunia maya. VR menggunakan teknologi grafik 3D, teknologi multisensor dan teknologi dengan tampilan resolusi tinggi untuk menghasilkan virtual 3D simulatif. Pemanfaatan teknologi ini berguna pada bidang game dan pembelajaran. Salah satu bidang tersebut seperti pembelajaran mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Dengan dibuatnya “Design and Implementation Virtual reality for TOGA Plants” dapat menciptakan sebuah pembelajaran yang interaktif diamana anak dapat melihat tanaman TOGA seperti aslinya namun di dunia maya. Implementasi game Garden’s Tour ini ditujukan kepada anak rentan usia 14-19 tahun. Hasil akhir dari aplikasi ini dapat mengenalkan tanaman obat keluarga dan pemanfaatnya terutama pada tanaman yang berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh kepada anak-anak. dan menjadi pembelajaran yang menarik mengenai tanaman obat keluarga (TOGA) dari pada mencari informasi dari sumber yang lain. Berdasarkan pengujian yang telah dilakuakan terapat perbedaan durasi memainkan game terhadap sample pemain yang sudah biasa bermain game dan pernah menggunakan perangkat virtual reality dengan pemain yang jarang bermain game dan tidak pernah menggunakan virtual reality. Dimana pemain yang jarang bermain game dan tidak pernah menggunakan virtual reality membutuhkan waktu yang lebih lama dari waktu normal memainkan game.


SISTEM KENDALI ARM ROBOT LENGAN MENGGUNAKAN SINYAL ELEKTROMIOGRAF (EMG)

Author : Faris Ardiansyah Putra  , Paulus Susetyo Wardhana, Firman Isma Serdana

Abstrak

Elektromiograf merupakan teknik untuk merekam aktivitas listrik yang dihasilkan oleh otot rangka. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kendali arm robot lengan menggunakan sinyal Elektromiograf (EMG). Sistem ini dirancang sebagai alat edukasi untuk memahami penggunaan EMG dalam mengontrol gerakan robot lengan. Arduino Uno digunakan sebagai platform mikrokontroler untuk menghubungkan modul EMG dan motor servo. Software dikembangkan untuk memroses sinyal EMG, mengenali pola aktivitas otot, dan menghasilkan respons gerakan robot lengan yang sesuai. Pengujian dilakukan untuk menganalisis threshold otot terhadap waktu gerakan robot. Hasilnya menunjukkan sistem mampu mengenali sinyal EMG, memberikan respons gerakan yang akurat, dan responsif dalam waktu yang singkat.


EVENT DATA RECORDER: PERANCANGAN SISTEM PEREKAMAN PUTARAN MESIN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR FUSION

Author : Muhamad Nindya Prawira  , Endah Suryawati Ningrum, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Event Data Recorder merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk merekam riwayat aktifitas dari suatu wahana atau kendaraan tertentu, yang nantinya hasil rekaman tersebut dapat dimanfaatkan dalam proses analisa kendaraan untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan. Objek EDR pada penelitian ini diimplementasikan pada kendaraan roda dua. Salah satu parameter penting yang direkam adalah kecepatan putaran engine sepeda motor. Putaran engine motor nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pengidentifikasi bagaimana status kecepatan sepeda motor, serta dapat menjadi acuan informasi tentang parameter akselerasi yang dilakukan oleh pengemudi saat berkendara. Putaran motor diidentifikasi melalui sinyal suara dan getaran yang dihasilkan oleh gerakan crankshaft mesin, yang dideteksi menggunakan sensor accelerometer dan sensor mikrofon. Sinyal dalam domain waktu ditransformasi ke domain frekuensi menggunakan algoritma Fast Fourier Transform untuk mengetahui respon frekuensi yang muncul dan mengonversi frekuensi tersebut ke satuan RPM. Data yang dihasilkan kedua sensor digabungkan menggunakan metode Complementary filter. Fusi dari kedua sensor menghasilkan data pembacaan RPM dengan error rata-rata terkecil sebesar 5,39%.


SISTEM MONITORING KEAMANAN PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN SISTEM OTENTIKASI

Author : Rizky Andriansyah Omardani  , Legowo Sulistijono, Akhmad Hendriawan

Abstrak

Keamanan merupakan elemen penting dalam pengiriman barang terutama konsumen yang memanfaatkan jasa pengiriman barang. Namun, banyak terjadi kasus kriminalitas saat pengiriman barang yang diakibatkan oleh perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab sehingga meresahkan konsumen seperti pencurian, penjarahan barang kiriman, barang tak kunjung tiba, bahkan kasus perampokan barang. Hal ini disebabkan oleh pengiriman barang yang memiliki tingkat keamanan standar, sederhana, dan tidak adanya monitoring dalam pengiriman barang. Menjawab permasalahan di atas, maka pada proyek akhir ini direncanakan suatu Sistem Monitoring Keamanan Pengiriman Barang Menggunakan Sistem Autentikasi. Alat ini memiliki sistem otentikasi berupa password untuk membuka pintu box serta menggunakan sistem penentuan rute alternative berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas. Untuk menentukan rute alternative, sistem menggunakan metode Dijkstra berdasarkan kepadatan lalu lintas. Untuk mengatasi tindakan pembukaan paksa, sistem dilengkapi sensor limit switch pada daun pintu. Pada saat pintu box dibuka paksa, sensor akan mendeteksi perbedaan intensitas cahaya dan saat box sengaja diangkat paksa maka limit switch akan mendeteksi. Kedua sistem sensor tersebut akan mengirimkan sinyal darurat ke operator pusat. Selain sensor, sistem ini juga dilengkapi dengan GPS (Global Positioning System) yang memiliki fungsi untuk pemantauan posisi kendaraan pengirim yang dipantau melalui peta Google Maps. Keseluruhan system dikirim melalui GPRS dan dapat dipantau oleh operator pusat pada website. Dari hasil pengujian, sistem berhasil melakukan monitoring keamanan dan tracking posisi pengiriman yang membutuhkan waktu hingga dua menit untuk mengirimkan dan menyimpan data yang dikirim melalui GPRS dengan error akurasi GPS didapat 2.6 meter untuk kondisi terbuka dan 8.76 meter untuk kondisi sekitar gedung.