Author : Fatimah Az Zahro , Kemalasari, Agrippina Waya Rahmaning Gusti
Abstrak
Diabetes dan penyakit kardiovaskular merupakah contoh dari penyakit tidak menular dengan prevalensi kejadian tertinggi. Salah satu cara mencegah penyakit mematikan tersebut yaitu dengan melakukan pengecekan kesehatan rutin. Alat deteksi kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat yang beredar di pasaran bersifat invasif sehingga menimbulkan ketidaknyamaman terhadap jarum suntik saat pengambilan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat pengukur kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara non-invasif dengan menggunakan sensor MAX30105. Sensor MAX30105 akan membaca nilai Infrared pada ujung jari yang kemudian dikonversikan ke dalam perhitungan nilai gula darah, kolestrol dan asam urat dengan metode regresi linier. Metode ini akan membandingkan nilai IR dari keluaran sensor dengan hasil pembacaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara invasif sehingga membentuk persamaan regresi. Data hasil pengukuran kemudian akan dioleh menggunakan fuzzy logic untuk memberikan kesimpulan kesehatan (sehat, rujuk, tidak sehat) yang kemudian dikirimkan melalui wifi ke database dan ditampilkan di aplikasi android agar mudah dibaca. Berdasarkan hasil percobaan, didapatkan nilai akurasi pembacaan gula darah sebesar 88,4%, kolesterol 81,5% dan asam urat 89,1%. Diperlukan variasi sampel lebih banyak untuk memetakan variabel-variabel yang dapat mengakibatkan error dalam pembacaan nilai. Jumlah cahaya dan prosedur peletakan jari juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik
PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN GAME TOWER DEFENSE 2D
Author : Laurensius Andre Febriyanto , Kholid Fathoni, Ira Prasetyaningrum
Abstrak
Game (permainan) Tower Defense (TD) adalah subgenre dari genre Game Real Time Strategy (RTS Game). Tujuan dari Game ini adalah untuk mencegah musuh memasuki daerah/tempat yang dilindungi. Untuk membuat Game TD ini menjadi lebih menantang adalah dengan memberikan kemampuan musuh untuk beradaptasi terhadap strategi yang dipakai oleh pemain. Pada tugas akhir ini akan menggunakan Sistem Pakar sebagai Kecerdasan Buatan yang akan diimplementasikan dalam game, tepatnya pada pola persebaran kemunculan musuh. Untuk membuktikan bahwa dengan Kecerdasan Buatan dapat membuat game lebih menantang maka dilakukan dua percobaan yaitu persebaran dengan acak, lalu percobaan dengan menggunakan Sistem Pakar sebagai pola persebaran kemunculan musuh. Percobaan pertama menghasilkan nilai rata-rata 5, sedangkan percobaan kedua menghasilkan nilai rata-rata 8,4 untuk tingkat kesulitannya. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan diimplementasikan Kecerdasan Buatan dapat membuat game menjadi lebih menantang.
AKUARIUM CERDAS BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK BUDIDAYA IKAN HIAS MAS KOKI
Author : Fajar Eka Kurniawati , Era Purwanto, Ainur Rofiq
Abstrak
Akuarium merupakan suatu media display ikan, tanaman ataupun biota air yang berfungsi sebagai penghias suatu ruangan. Namun seiring dengan perkembangan pada dunia perikanan, masyarakat mulai memanfaatkan akuarium sebagai media untuk budidaya. Beberapa jenis ikan yang terus meningkat permintaannya di pasar adalah ikan hias mas koki dan ikan konsumsi gurami. Kedua jenis ikan air tawar ini sedang dicanangkan untuk dibudidayakan skala kecil dalam akuarium. Namun pada kenyataannya budidaya yang dilakukan justru merugikan karena banyak mengalami kematian, factor utama penyebab kematian keduanya adalah kualitas air yang buruk walaupun akuarium telah dilengkapi dengan filter dan perlengkapan yang lain. Pada proyek akhir ini mengembangkan suatu akuarium cerdas yang dapat melakukan kontro terhadap tiga variable yang paling mempengaruhi kualitas air untuk hidup kedua ikan tersebut. Ketiga variable meliputi, oksigen terlarut, suhu, serta pH. Hal yang paling utama dalam system control adalah mengoptimalkan kadar oksigen terlarut, nilai oksigen terlarut minimal sebesar 4ppm. Dan control pendukung berupa suhu dengan range 28°C-29°C dan pH dengan range 6-8. Hasil dari pengujian sistem berlangsung ketika kadar oksigen terlarut di bawah batas minimum yang telah ditentukan yaitu 4ppm, maka system akan bekerja secara optimal untuk mencapai nilai 4ppm, dan akan konstan ketika kadar oksigen terlarut mencapai 4ppm. Sedangkan pada control pendukung (suhu dan pH) terjadi perubahan sesuai batas range yang ditentukan. Optimasi sistem ditempuh dalam waktu 2 menit dengan eror sebesar 5.75% dari set point system yang telah ditentukan.
APLIKASI PEMBAYARAN BESERTA VISUALISASI DAN PREDIKSI PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE QR CODE SCANNER BERBASIS ANDROID
Author : Ivan Eko Dary Surendra , Yanuar Risah Prayogi, Ira Prasetyaningrum
Abstrak
Pemesanan merupakan proses pembelian yang dilakukan oleh konsumen kepada penjual sebelum konsumen mendapatkan barang. Cashless adalah sistem pembayaran tanpa uang tunai, sesuai dengan arti secara harfiah yang berarti tidak atau tanpa menggunakan uang tunai. Pada kampung coklat sendiri sistem pembayaran yang digunakan sendiri masih berupa tunai, hal ini akan merepotkan bagi pengunjug yang tidak membawa uang tunai dan juga mencari uang yang pas untuk melakukan pembayaran. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah aplikasi yang berjudul “Aplikasi Pembayaran Beserta Visualisasi dan Prediksi Penjualan Menggunakan Metode QR Code Scanner Berbasis Android”. Dengan aplikasi ini metode pembayaran akan menjadi lebih praktis karena menggunakan system cashless dimana pengunjung tidak perlu repot membawa uang tunai ataupun pecahan uang kecil untuk melakukan pembayaran.
Rancang Bangun MPPT-IC untuk Charging Battery Sebagai Supply Lampu Rumah Tingggal Menggunakan Static Transfer Switch
Author : Dimas Kawulungan , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja
Abstrak
Matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik yang dikonversi melalui panel surya. Panel surya dapat digunakan untuk keperluan rumah tinggal, seperti pada lampu penerangan. Dikarenakan panel surya tidak selalu menghasilkan listrik seperti saat kondisi mendung atau hujan, maka sumber PLN masih digunakan sebagai backup. Dikarenakan terdapat 2 sumber, maka pada tugas akhir ini digunakanlah static transfer switch (STS), dikarenakan STS mampu melakukan proses switching yang cepat. Sehingga penggunaan PLN dapat diminimalisirkan dengan adanya panel surya. Salah satu permasalahan yang muncul dari penggunaan panel surya adalah daya listrik yang dihasilkan terkadang tidak maksimal. Oleh karena itu pada tugas akhir ini juga dilengkapi dengan metode maximum power point tracking (MPPT) untuk mencapai daya keluaran maksimum dengan menggunakan metode incremental conductance yang nantinya akan disimpan dalam baterai dan dirubah ke tegangan AC melalui inverter sebelum masuk ke beban. Pada implementasi hardware didapatkan hasil saat irradiance 986 w/m2, non-MPPT dapat menghasilkan daya sebesar 56,07 W, sedangkan saat menggunakan kontrol MPPT dapat menghasilkan daya sebesar 62,36 W, sehingga kontrol MPPT dapat menaikan daya sebesar 10,08%. Dan saat irradiance 743 w/m2, non-MPPT dapat menghasilkan daya sebesar 27,13 W, sedangkan saat menggunakan kontrol MPPT dapat menghasilkan daya sebesar 49,07 W, sehingga kontrol MPPT dapat menaikan daya sebesar 44,71%. Untuk STS berhasil melakukan perpindahan sumber dari inverter ke PLN ketika inverter tidak bisa menghasilkan listrik dikarenakan baterai dalam kondisi kosong.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer