PENGEMBANGAN FITUR DETEKSI KERUSAKAN JARINGAN OTOMATIS PADA APLIKASI HELPDESK TI PKG V2 DI PT.PETROKIMIA GRESIK
Author : Subhan Fauzan  , Sritrusta Sukaridhoto, Khoironi

Abstrak

Pengelolaan insiden jaringan secara cepat dan akurat menjadi aspek penting dalam mendukung stabilitas layanan Teknologi Informasi di lingkungan perusahaan. Aplikasi Helpdesk TI PKG V1 yang sebelumnya digunakan di PT Petrokimia Gresik masih bergantung pada proses pelaporan manual, sehingga menyebabkan keterlambatan penanganan dan berisiko menurunkan produktivitas. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkanlah sistem Helpdesk TI PKG V2 yang terintegrasi dengan Zabbix sebagai alat monitoring jaringan otomatis. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi kerusakan jaringan berdasarkan parameter IP, dan secara otomatis mengirimkan data ke aplssssikasi Laravel melalui webhook ketika terjadi gangguan. Data yang terekam mencakup status konektivitas perangkat, alamat IP, dan informasi perangkat seperti MAC address. Seluruh proses pengujian dilakukan di Lab HCM Lantai 10 Kampus PENS dengan perangkat Mikrotik RB750 sebagai sumber data utama. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi dan mencatat insiden secara otomatis tanpa intervensi pengguna, serta menampilkan status perangkat secara real-time di dalam antarmuka Laravel. Implementasi ini terbukti meningkatkan akurasi, efisiensi, dan kecepatan dalam penanganan insiden jaringan TI, terutama untuk pengguna prioritas.


APLIKASI VISUALISASI RINCIAN KERTAS KERJA SATKER (RKKS) PENS

Author : Muhammad Daniel Krisna Halim Putra  , Muarifin, Grezio Arifiyan Primajaya, Yesta Medya Mahardhika

Abstrak

Pengelolaan anggaran yang efektif dan akurat merupakan elemen penting dalam operasional setiap Satuan Kerja (Satker) di Indonesia. Di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), pengelolaan Rincian Kertas Kerja Satker (RKKS) masih menggunakan metode manual melalui Excel untuk mengelola data XML yang diunduh dari Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Kementerian Keuangan. Metode ini tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi visualisasi RKKS berbasis web yang dapat membaca dan menampilkan data XML dari SAKTI Kemenkeu secara interaktif, guna meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi pengelolaan anggaran di PENS. Aplikasi ini juga memanfaatkan data dari SatuDJA Kemenkeu untuk menyediakan informasi yang lebih komprehensif dan up-to-date. Dengan pendekatan ini, diharapkan pengelolaan RKKS di PENS dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, mengurangi risiko kesalahan data, dan memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menganalisis serta memahami informasi anggaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran di PENS.


VIDEO EXPLAINER SISTEM MANAJEMEN SAMPAH PLASTIK MENUJU INDONESIA BERSIH DAN BEBAS SAMPAH 2025

Author : Reza Pratama Koestijanto  , Martianda Erste Anggraeni, Novita Astin

Abstrak

Pencemaran sampah plastik merupakan permasalahan yang sangat besar bagi Indonesia. Pada tahun 2021, Indonesia menghasilkan sampah plastik sebesar 66 juta ton per tahun, angka tersebut menempatkan Indonesia diurutan nomor 3 negara penyumbang sampah plastik terbesar di seluruh dunia setelah India dan Cina. Bahkan, sungai Citarum merupakan sungai paling tercemar di seluruh dunia. Pencemaran ini dapat menyebabkan permasalahan bagi kehidupan makhluk hidup, terutama ikan. Ikan ditemukan memiliki tumpukan mikroplastik di dalamnya. Mikroplastik ini dapat menyebabkan dampak internal pada manusia jika dikonsumsi. Dampak tersebut seperti gangguan pernapasan, hepatitis, depresi, bahkan penyakit kanker. Dampak yang diakibatkan oleh pencemaran sampah plastik tersebut merupakan salah satu perhatian pemerintah dalam indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk mendapatkan perhatian masyarakat terhadap permasalahan sampah plastik ini, di buat video explainer tentang permasalahan sampah plastik, solusi yang ada, lalu gagasan yang akan ditawarkan. Gagasan yang ditawarkan yaitu manajemen sampah plastik menggunakan alat penghancur plastik bernama Plastic Exterminator Ace Box (PeaceBox). Pengerjaan video explainer ini menggunakan gaya animasi 2D, animasi 3D, dan teknik CGI yang sangat cocok jika digabung. Gaya animasi ini dapat menarik perhatian masyarakat untuk menonton terus video explainer tentang permasalahan sampah plastik di Indonesia.


RANCANG BANGUN MOBILE ROBOT UNTUK 3D PHOTOGRAMMETRY BATIK DENGAN BLURRED DETECTION METHOD

Author : Ali Syaugi Bilfagih  , Anhar Risnumawan, Adytia Darmawan, Martianda Erste Anggraeni

Abstrak

Mobile robot fotogrametri 3D dirancang untuk menjadi sistem pengambilan gambar otonom untuk menyediakan masukan dataset dalam proses rekonstruksi 3D. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mobile robotic platform untuk bergerak di sekitar objek tertentu, dalam hal ini pajangan batik, dan mendapatkan gambar dari berbagai sudut dengan fitur adjustment pada graphical user interface berbasis Node-RED. Platform robot bergerak ini dikembangkan untuk memudahkan pengguna mendapatkan banyak gambar untuk proses fotogrametri tanpa memindahkan kamera secara manual dari satu tempat ke tempat lain. Proyek ini terdiri dari robot mobil penggerak diferensial dengan dudukan kamera yang dapat diputar di atasnya dan unit komputer utama sebagai pengontrol utama dan server untuk dapat diakses oleh pengguna. Sistem ini dirancang untuk memenuhi persyaratan stabilitas orientasi untuk mendapatkan gambar definisi tinggi yang dilengkapi dengan sistem deteksi kabur pada antarmuka pengguna grafis untuk menghapus gambar buram dari kumpulan gambar. Hasil data yang diperoleh dari percobaan meliputi tingkat kesalahan rata-rata posisi 0.006%, threshold lebih dari 10 pada Laplacian kernel pada algoritma deteksi buram untuk mendapatkan hasil klasifikasi yang lebih akurat, dan root mean square error (RMSE) pada proses rekonstruksi 3D mendekati nol.


PENGEMBANGAN FRAMEWORK UNTUK PRODUK MOBILE BERBASIS FLUTTER DENGAN PENERAPAN CLEAN ARCHITECTURE MENGGUNAKAN BEHAVIORAL DESIGN PATTERNS

Author : Muhammad Fajrul Falah Subakti  , Desy Intan Permatasari, Adam Shidqul Aziz, Maulidan Bagus Afridian, Ahmad Jarir At-Thobari

Abstrak

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) baru-baru ini memperoleh status sebagai Badan Layanan Umum (BLU), membuka peluang untuk eksplorasi sumber dana alternatif dan pengembangan program baru. Pada tahun 2024, peningkatan jumlah mahasiswa baru menghadirkan tantangan dalam menjaga kualitas pendidikan, khususnya di Jurusan Teknik Informatika yang mengadopsi metode Product-Based Learning (PdBL). Untuk menjawab tantangan dalam pengelolaan proyek dan menjaga kualitas perangkat lunak, dikembangkan CleanApp, sebuah App Builder dengan komponen utama: Clean Code Generator, Data Provider, App Editor, dan Automated Test. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan Clean Code Generator yang bertujuan menghasilkan kode secara otomatis dengan prinsip Clean Architecture dan Behavioral Design Patterns. Hasil eksperimen pada tiga skenario uji coba menunjukkan bahwa framework yang dikembangkan mampu menghasilkan kode perangkat lunak yang modular, terstruktur, dan skalabel. Framework berhasil memproses input JSON dari CleanApp Builder dan mengotomatisasi proses scaffolding kode, meminimalkan kesalahan manual serta meningkatkan efisiensi pengembangan. Kode yang dihasilkan menerapkan Clean Architecture dengan pemisahan lapisan berlandaskan tanggung jawab yang jelas, kohesi tinggi, serta ketergantungan rendah antar modul. Selain itu, framework konsisten menerapkan Mediator Pattern untuk komunikasi antar modul dan Strategy Pattern untuk pemilihan strategi penyedia data yang adaptif. Dengan hasil tersebut, framework ini terbukti mendukung prinsip desain perangkat lunak modern yang memfasilitasi skalabilitas, pemeliharaan jangka panjang, serta kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pengembangan di masa mendatang. Framework ini diharapkan menjadi solusi praktis dalam pengelolaan proyek berbasis tim dan berkontribusi pada kualitas serta efisiensi pengembangan perangkat lunak di lingkungan PENS.