SISTEM PENILAIAN RAWAN BANJIR KOTA MENGGUNAKAN METODE FUZZY (STUDI KASUS KOTAMADYA SURABAYA)
Author : Muhammad Irfan Ardiansyah  , Arif Basofi, Arna Fariza, Jauari Akhmad Nur Hasim

Abstrak

Surabaya merupakan kota besar yang sering terjadi bencana banjir. Bencana tersebut diakibatkan karena kurang optimal penanganan terhadap masalah banjir oleh pemerintah Surabaya. Dinas yang terkait yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Surabaya dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) belum mempunyai sistem yang mendukung dalam penanganan dan pencegahan terhadap bencana banjir. Dari permasalahan tersebut, dibangunlah sebuah sistem penilaian untuk mengetahui kerawanan banjir kota dengan menggunakan Fuzzy. Sistem ini akan menghasilkan peta resiko bencana dengan pembagian 3 level yaitu rendah, sedang, dan tinggi untuk setiap kelurahan di kota Surabaya. Pada penelitian sebelumnya, cakupan peta resiko hanya pada tingkat kecamatan. Sehingga dengan adanya sistem ini maka diharapkan dapat membantu dalam proses penangan dan pencegahan bencana banjir.


PEMBUATAN AUDIO FOLEY EFFECT UNTUK SILENT MOVIE CHARLIE CHAPLIN

Author : Arsyi Aisyah Salwa  , Hestiasari Rante, Aliv Faizal Muhammad

Abstrak

Tugas akhir ini berfokus pada restorasi film bisu dari masa lalu yang tidak memiliki elemen audio, yaitu pembuatan audio Foley untuk film Charlie Chaplin \"The Kid\" yang dirilis pada tahun 1921. Elemen audio dalam film berfungsi bukan hanya sebagai dialog tetapi juga sebagai alat bantu visual storytelling. Sayangnya, rekaman fonograf pada era tersebut tidak memiliki kualitas atau fleksibilitas yang cukup untuk mereproduksi sebagian besar efek suara dan dialog. Foley dibuat dengan dua pendekatan yang berbeda. Pertama adalah pendekatan eksperimental, melibatkan rekaman dan produksi efek suara, dimana serangkaian percobaan dilakukan menggunakan alat atau bahan yang mendekati karakteristik objek asli. Pendekatan kedua adalah pendekatan teknis yang bertujuan untuk menyelaraskan presepsi pendengaran manusia dan mencapai output audio yang seimbang. Proyek akhir ini menerapkan pemrosesan frekuensi menggunakan Equalizer untuk menentukan karakteristik audio yang diinginkan dan mencapai tingkat kesamaan yang tinggi dengan suara asli. Proyek akhir ini mengeksplorasi proses eksperimental produksi audio Foley dimana rekaman Foley diambil secara berulang-ulang, dengan menggunakan berbagai peralatan, bahan, dan teknik gerakan, dengan tujuan mencapai suara yang paling cocok untuk adegan tersebut. Properti yang digunakan adalah alat-alat dalam kehidupan sehari-hari, dengan banyak cara untuk menciptakan suara lingkungan dari film ini. Tugas akhir ini memiliki output berupa Audio-Video yang menunjukkan proses pembuatan Audio Foley dengan hasil audio yang berhasil sesuai dengan film lawas Charlie Chaplin. Dibuktikan dengan hasil pengujian user yang mendapatkan angka keberhasilan sebesar 94,76%.


MODEL TRANSFORMASI GABUNGAN MATA, KEPALA DAN LEHER ROBOT HUMANOID “FLoW”

Author : Juliardi Fajar Hidayatullah  , Dadet Pramadihanto, R.Sanggar Dewanto, Achmad Subkhan KH

Abstrak

Robotika sudah menjadi bidang umum pada studi sains dan teknik. Di tahun terakhir, penelitian dan penerapan robotik sudah berkembang secara signifikan, salah satunya adalah robot humanoid. Robot humanoid merupakan robot yang menyerupai manusia. Pemodelan kepala pada robot humanoid sudah banyak dilakukan, namun pemodelan yang dilakukan hanya memiliki gerakan yang terbatas pan atau tilt. Gerakan tersebut tidak merepresentasikan gerakan kepala manusia yang sesungguhnya. Penelitian ini telah mengajukan sebuah manipulator dengan 7 DOF yang dapat meniru gerakan manusia. Fokus pada penelitian ini adalah pada transformasi model pada gabungan mata, kepala dan leher robot terhadap titik origin. Pada sidang akhir ini desain mekanisme kepala robot disimulasikan menggunakan aplikasi dinamik V-REP yang digunakan sebagai acuan terhadap pemodelan transformasi pada robot. Tahapan lebih rinci akan dibahas pada bab pengujian. Kemudian, juga disertakan prototype robot guna menyempurkan pengujian pada sistem. Pengujian pada prototype difokuskan pada nilai aktuator pada setiap joint beserta respon dari sistem, dengan mengintegrasikan antara simulasi dengan prototyping. Hasil transformasi menunjukkan selisih error terbesar adalah 2.3340% yang terjadi pada gerakan 3 DOF yang terdapat pada manipulator kepala. Sedangkan, respon sistem antara simulasi dengan prototyping memilki selisih rata - rata terbesar adalah ∆ ̅̅̅ 𝑡 = 0.6817 𝑠 pada motor servo dengan gerakan 3 DOF yang terdapat pada manipulator kepala.


ROISC (ROBOT DISINFECTAN RUANGAN): LOKALISASI DAN 3D MAPPING BERBASIS 2D LIDAR DAN ODOMETRY

Author : Agung Purwanto  , Endra Pitowarno, Eko Henfri Binugroho, Nofria Hanafi

Abstrak

Robot yang memiliki tugas untuk melakukan navigasi mandiri pada lingkungannya, memerlukan peta dari daerah yang dijelajahi agar dapat melakukan navigasi dengan baik. Peta 3 Dimensi memiliki kemampuan lebih baik dalam merepresentasikan keadaan yang sebenarnya dari lingkungan robot. Namun, diperlukan peralatan yang mahal untuk membuatnya. Sensor 2D LIDAR dapat digunakan dalam membangun peta 3D dengan menambahkan platform penggerak pada 2D LIDAR. Proses Pembuatan Peta 3D dilakukan dengan memutar Lidar pada sumbu pitch secara bolak-balik sebesar 120 derajat sehingga permukaan lingkungan dapat terdeteksi oleh laser. Motor servo AX-12 dipakai sebagai penggerak untuk mendapatkan vektor baru pada sumbu z dengan memberi feedback posisi sudut yang akurat. Metode Hector SLAM digunakan untuk mendapatkan posisi dari robot secara 2D. Hasil dari percobaan menunjukan Lidar dapat menampilkan point cloud secara 3D dengan mengkombinasikan vektor baru yang didapat dari servo dengan jarak dan sudut angular dari 2D Lidar menggunakan metode basic linear algebra. Dalam mendapatkan peta 3D yang optimal diperlukan kecepatan servo sebesar 2,27 rpm atau sebesar 4,2 % dari maksimal kecepatan servo dan diperlukan iterasi sebanyak 12 kali. Metode Simultaneous localization and Mapping (SLAM) agar LiDAR dapat digunakan untuk melakukan pemetaan ruang. Dengan menggunakan Robot Operating System (ROS) pemetaan berhasil dilakukan menggunakan tool RViz serta berhasil melakukan lokalisasi dengan tingkat kesalahan rata-rata error rata-rata lokalisasi pada sumbu x sebesar 15,77 mm dan sumbu y sebesar 28,69 mm.


PENGENALAN SPESIES JAMUR BASIDIOMYCOTA MAKRO DENGAN IMAGE RECOGNITION BERBASIS ANDROID

Author : Hilmy Assodiky  , Achmad Basuki, Fadilah Fahrul Hardiansyah

Abstrak

Banyaknya spesies dan kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai Basidiomycota makro (jamur payung) menyebabkan sulitnya mengidentifikasi jamur-jamur tersebut, sehingga dorongan untuk memanfaatkan jamur-jamur yang sebenarnya dapat digunakan sebagai komoditas lokal maupun ekspor ke pasar dunia masih sangatlah kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengajukan suatu aplikasi untuk mendeteksi jenis-jenis jamur payung yang ditemukan di sekitar masyarakat agar mereka mengenal jenis dan manfaat dari jamur yang mereka temukan secara langsung dengan cara memotretnya menggunakan perangkat Android yang mereka miliki. Metode yang kami gunakan adalah gabungan dari fitur bentuk dan warna. Centroid-Contour Distance untuk fitur bentuk dan Color Moment untuk fitur warna. Kedua metode inilah yang digabungkan untuk mengetahui jamur payung yang sedang dideteksi. Pengukuran akurasi dilakukan dengan cara menjadikan 25% dari data training sebagai data testing. Hasilnya akurasi pada 20 spesies jamur dengan 5 data tiap spesies adalah 65%, untuk 32 spesies 70%. Kemudian pada 32 spesies dilakukan perubahan jumlah data per spesiesnya. Untuk 5 data per spesies menghasilkan 70%, 7 data per spesies menghasilkan 65%, dan 10 data per spesies menghasilkan 60% akurasi.