Author : Annisa Rassya Azzahra , Nihayatus Saadah, Prima Kristalina
Abstrak
Banjir adalah salah satu bencana alam yang terjadi ketika daratan terendam karena aliran air yang berlebihan. Dampak dari bencana alam ini bagi manusia yaitu dapat merusak tempat tinggal karna terendamnya rumah sehingga membuat mereka harus melakukan proses evakuasi lebih cepat. Apabila tidak diperhatikan, dapat menyebabkan korban hanyut karena terbawa arus air sungai. Upaya tim SAR dalam menyelamatkan korban banjir saat ini masih dengan cara yang konvensional, seperti melakukan penyisiran sungai dan rumah-rumah yang tenggelam. Hal ini masih belum maksimal dalam menemukan lokasi korban yang tepat dikarenakan hanya melalui prediksi kemungkinan lokasi. Maka dari itu, pada penelitian ini dilakukan pembuatan sistem pemetaan peta kontur sungai dengan menggunakan metode Analytical Hierarchical Clustering. Metode ini diberikan pada sistem untuk memetakan kontur sungai apakah sungai tersebut lurus, berkelok, atau tajam. Sistem ini dibuat untuk bisa memetakan kontur sungai dari dataset yang diambil dari studi literatur. Kemudian dilakukan proses clustering untuk mengelompokkan pada masing masing kategori sungai dan data tersebut dikirimkan ke server, lalu diinputkan ke dalam database agar dapat disimpan di cloud. Hasil akhir dari sistem ini ditampilkan dalam output berupa website yang dapat mempermudah tim SAR untuk bisa mengetahui keadaan sungai guna menemukan lokasi korban banjir secara cepat dan tepat.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI PENGISIAN PENYEIMBANGAN AKTIF PADA KONVERTER FLYBACK DUA ARAH MENGGUNAKAN ANFIS UNTUK PAKET BATERAI LITHIUM ION
Author : Azzahra Farah Andraeni , Farid Dwi Murdianto, Indhana Sudiharto
Abstrak
Baterai lithium ion telah menjadi salah satu sumber daya utama dalam berbagai aplikasi. Dalam sistem baterai, terdapat kebutuhan untuk menjaga keseimbangan tegangan setiap sel baterai dalam paket baterai. Keseimbangan ini penting untuk memastikan pengisian dan penggunaan daya yang optimal, meningkatkan kinerja baterai, dan memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan. Oleh karena alasan tersebut, digunakan metode active balancing charging pada bidirectional flyback converter. Metode ini membantu menyalurkan energi dari baterai dengan tegangan tinggi ke baterai dengan tegangan lebih rendah secara langsung dengan kemampuan dua arah yaitu dari sel baterai ke paket baterai (cell to pack) dan dari paket baterai ke sel baterai (pack to cell). Metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) juga diusulkan dalam proyek akhir ini, dimana metode ANFIS sebagai pengembangan dari metode fuzzy yang mempunyai kecepatan respon yang lebih cepat dengan akurasi keluaran tegangan yang baik sehingga diharapkan dapat menyeimbangkan tegangan setiap sel baterai secara efisien. Berdasarkan hasil pengujian pada hardware menggunakan empat buah baterai dengan duty cycle yang diatur tetap, sistem ini telah dapat melakukan balancing, sebelumnya juga telah dilakukan simulasi. Hasil pengujian pada mode pack to cell tanpa kontrol didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.06 V dari ∆V awal sebesar 0.34 V dalam waktu 2820 s, sedangkan dengan ANFIS didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.05 V dari ∆V awal sebesar 0.89 V hanya dalam waktu 3780 s. Untuk mode cell to pack tanpa kontrol didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0.06 V dari ∆V awal sebesar 0.25 V dalam waktu 8880 s, sedangkan dengan ANFIS didapatkan hasil akhir ∆V sebesar 0 V dari ∆V awal sebesar 0.23 V hanya dalam waktu 640 s.
RANCANG BANGUN INVERTER HERIC (HIGHLY EFFICIENCT AND RELIABLE INVERTER CONCEPT) SPWM 1 FASA
Author : Wildana Zulfa , Indhana Sudiharto, Farid Dwi Murdianto
Abstrak
Perkembangan Indonesia di bidang teknologi telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir banyak ilmuwan melakukan penelitian dibidang kelistrikan. tentunya untuk mendapatkan energi listrik dimanapun sangat mudah salah satunya dengan memanfaatkan batrai aki,batrai aki sangat fleksibel untuk dibawa kemanapun khususnya para pekerja malam yang membutuhkan sumber daya untuk penerangan.batrai aki merupakan sumber dc maka diperlukan konverter untuk mengubah tegangan DC menjadi AC. oleh sebab itu pada tugas akhir ini merancang inverter yang andal dan efisiensi inverter yang akan dibuat merupakan inverter HERIC SPWM 1 fase. Inverter HERIC menggunakan teknik SPWM (sinusoidal pulse width modulation) sebagai proses switching. switching mosfet pada inverter HERIC agar dihasilkan output gelombang sinusoidal. Metodologi pembuatan inverter HERIC spwm 1 fasa dengan menggunakan sumber dari jala jalan PLN yang kemudian nanti akan disearahkan oleh rectifier.ouput rectifier sebesar 311 vdc kemudian akan diubah menjadi tegangan AC oleh inverter HERIC. Pada Hasil simulasi didapat arus masuk lebih besar pada inverter HERIC sebesar 23.27 dan inverter konvensional sebesar 21.7 sehingga daya yang dihasilkan pada inverter HERIC lebih besar daripada inverter konvensional dengan nilai THD yang dihasilkan lebih rendah dengan efisiensi lebih tinggi 0,5% Sehingga dengan membuat inverter HERIC spwm 1fasa ini memungkinkan dapat mengefisiensi dan mengahasilkan supply daya yang akan digunakan.
RANCANG BANGUN UJI MCB PADA INSTALASI RUMAH TANGGA
Author : Karunia Vio Nita Rusyatul Ummah , Sutedjo, Moch.Machmud Rifadil
Abstrak
Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan manusia. Dalam memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut tak jarang masyarakat menggunakan cara-cara yang menyimpang seperti pencurian listrik. Beberapa pencurian listrik yang sering terjadi yaitu sambung langsung, mengubah wiring kWh meter agar pengukuran meter melambat, mengganti MCB melebihi batas daya kontrak, mengubah komponen dalam MCB agar memiliki kapasitas yang lebih besar dari yang tertera. MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah bagian instalasi listrik yang berfungsi sebagai pengaman dalam instalasi listrik apabila terjadi beban berlebih atau arus hubung singkat. Untuk menghindari kegagalan fungsi MCB diperlukan pengecekan MCB terlebih dahulu sebelum dipasang pada pelanggan, selain itu juga untuk menghindari pencurian energi listrik oleh pelanggan yang tidak bertanggung jawab. Alat uji MCB ini menggunakan dimmer AC sebagai pengatur arus uji dan sebagai bebannya yaitu lampu halogen dan motor induksi 1 fasa. MCB akan diuji dengan arus uji sesuai dengan SPLN 108:1993. Dari pengujian MCB ini akan dibandingkan hasil waktu uji dengan SPLN, sehingga didapatkan MCB dalam kondisi baik atau tidak. Hasil pengujian MCB akan ditampilkan pada LCD untuk dijadikan sebagai Berita Acara sesuai dengan ketentuan perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah alat uji MCB yang ringkas dan mudah digunakan sehingga diharapkan dapat mempermudah dalam menguji kelayakan MCB 1 Phase. Hasil pengujian alat uji MCB ini mampu menghasilkan arus uji 1,05In; 1,2In; 1,5In; 4In; dan 6In sesuai dengan SPLN 108:1993. Alat uji ini juga mampu menguji MCB 2A tipe CL sesuai dengan kondisinya dan didapatkan hasil 2 merk MCB dalam keadaan baik dan 1 merk MCB dalam keadaan buruk sesuai dengan SPLN 108:1993.
APLIKASI MONITORING PENJUALAN SERTA REKOMENDASI MANAJEMEN STUDI KASUS PT. TELKOMSEL BERBASIS MOBILE
Author : Fajar Gilang Bima Pamungkas , Ira Prasetyaningrum, Arna Fariza
Abstrak
Informasi penjualan yang diperoleh dari karyawan sales dari semua wilayah harus dipantau secara real-time dan akurat. Tidak efisien jika karyawan harus mengirim laporan mereka dalam jangka waktu tertentu, karena selain karyawan memiliki tanggung jawab mereka sendiri, mereka juga harus mengatur waktu untuk melaporkan kegiatan mereka. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibuat “Aplikasi Monitoring Penjualan dan Rekomendasi Manajemen Studi Kasus PT. Telkomselâ€. Dalam penelitian ini karyawan sales akan menginputkan aktivitas penjualan mereka yang kemudian akan disimpan dalam database. Kemudian data tersebut akan diproses berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang diberikan dari manajer. Hasilnya akan menjadi report performa karyawan untuk para manajer. Jadi penelitian ini dapat membantu manajer untuk memonitor aktivitas karyawan mereka dan kondisi penjualan secara real-time dari laporan yang disajikan kepada manajer. Sehingga dapat membantu manajer dalam membuat keputusan atas masalah penjualan yang mungkin terjadi. Diharapkan dengan penelitian ini dapat meningkatkan pendapatan bisnis PT. Telkomsel.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer