SISTEM INFORMASI NASKAH DINAS DI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA BERBASIS WEBSITE
Author : Erlinda Nurdiana  , Yuliana Setiowati, M. Udin Harun Al Rasyid

Abstrak

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS merupakan sebuah instansi Pendidikan tinggi yang memiliki unit kerja yang dijalankan oleh pegawai. Selain dalam instansi, pegawai bisa bekerja diluar instansi ketika mendapat surat untuk dinas diluar. Jumlah pegawai yang tidak sedikit tentu membuat jumlah surat dinas yang masuk semakin bertambah dan surat tersebut harus tersampaikan dengan baik. Setiap surat dinas yang masuk ke PENS akan didata dan simpan file nya di dalam komputer dalam folder sehingga akan cukup susah untuk mencari nya di kemudian hari dan proses disposisi berjalan tidak efisien karena membutuhkan waktu lebih banyak. Dengan membuat aplikasi sistem informasi yang mengelola surat dinas, data informasi surat dinas yang masuk bisa disimpan didalam database dan website juga dapat diakses di mana saja kapan saja sehingga proses untuk disposisi juga menjadi lebih cepat. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Sistem Informasi Naskah Dinas di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Berbasis Website yang dapat mengelola surat dan membuat disposisi menjadi lebih cepat. Berdasarkan hasil user review, didapatkan nilai persentase kelayakan yaitu 88.5% yang menunjukan bahwa aplikasi Sistem Informasi Naskah Dinas di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Berbasis Website sudah Sangat Layak.


PENGGALIAN BERITA MENGGUNAKAN EVOLVING CLUSTERING DENGAN OPERATOR FUNGSIONAL

Author : Amalia Wirdatul Hidayah  , Ali Ridho Barakbah, Iwan Syarif

Abstrak

Media online menerbitkan produk jurnalistik, salah satunya adalah berita online (online news). Berita online memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan berita pada media cetak maupun media elektronik. Berita online membiarkan artikelnya tersedia dan dapat dibaca kapan pun tidak terbatas waktu. Seiring dengan kemudahan teknologi saat ini, berimbas pada menjamurnya media online di Indonesia. Hal ini sejalan dengan temuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), bahwa pada tahun 2018 terdapat 43.000 media online di Indonesia. Sementara itu, setiap media online dapat menerbitkan berita sebanyak 1 hingga 2 berita setiap jamnya. Hal ini menunjukkan seberapa masifnya data yang diproduksi oleh media online di Indonesia.Banyaknya berita yang beredar melebihi kapasitas pemrosesan informasi pada manusia. Pada umumnya dalam mendapatkan berita aktual, manusia cenderung membaca berita pada media online satu per satu. Aktivitas tersebut tidak efektif karena berita yang diproduksi oleh media online memiliki kesamaan informasi satu sama lain. Sehingga hal tersebut dimungkinkan untuk dilakukan komputasi dalam mengelola informasi berita.Pada penelitian ini, kami mengajukan suatu pendekatan baru untuk membuat sistem Penggalian berita dengan klasterisasi berbasis evolving system. Klasterisasi berbasis evolving system berfokus pada pengelompokan berita-berita menjadi kelompok-kelompok kecil untuk membantu pengorganisasian berita dan mengidentifikasi pola perkembangan kelompok berita. Pola dari sebuah cluster yang akan dianalisa di antaranya adalah pada saat suatu cluster membentuk suatu cluster baru (create new cluster) ,memecah menjadi beberapa cluster (split cluster), bergabung dengan cluster yang sudah terbentuk sebelumnya (update cluster), serta menggabungkan beberapa cluster menjadi satu cluster (merge cluster).


RANCANG BANGUN MCB DIGITAL SEBAGAI PROTEKSI OVER CURRENT

Author : Dea Fiqni Syirliuzzammi  , Lucky Pradigta Setiya Raharja, Putu Agus Mahadi Putra

Abstrak

Indonesia saat ini menghadapi era revolusi industri 4.0 yakni adalah istilah yang merujuk pada tahap revolusi industri yang ditandai oleh adopsi luas teknologi digital, kecerdasan buatan, konektivitas, dan integrasi sistem dalam berbagai aspek produksi dan kehidupan manusia. Semakin berkembangnya zaman teknologi harus semakin canggih pula, oleh karena itu prototype smart MCB sangat cocok dan dibutuhkan oleh industri maupun rumah tinggal. MCB Digital yang dibekali teknologi berupa pengukuran, monitoring, hingga proteksi arus bocor yang sangat handal. Dapat diketahui bahwa MCB (Miniature Circuit Breaker) beroperasi sebagai saklar otomatis yang akan memutuskan aliran listrik apabila terjadi korsleting atau arus berlebih. Fungsi antara MCB dengan MCB Digital tetap sama seperti MCB umumnya namun yang membedakan hanya MCB Digital dapat beroperasi sebagai timer digital yang dapat diatur untuk mematikan atau menghidupkan perangkat listrik pada waktu yang telah ditentukan. Proses perancangan sistem yang dibuat ini terdiri dari beberapa komponen diantaranya mikrokontroler STM32F103C8T6 yang berfungsi sebagai pengontrol sensor, ACS712 20A sensor sebagai pendeteksi arus serta ZMPT101B sensor sebagai pendeteksi tegangan, Push Button sebagai arus setting, dan SSR 40DA sebagai relay.


IMPLEMENTASI SENSOR FLEXI FORCE UNTUK ‎ALAT BANTU PRESENTASI DENGAN ‎ALGORITMA SELF ORGANIZING MAP (SOM)‎

Author : Aminda Putri Ekarani  , Ali Husein Alasiry

Abstrak

Pengembangan alat bantu presentasi sudah cukup berkembang salah ‎satunya ialah laser pointer, namun fitur pengontrolan slide power point dari ‎alat digital ini hanya berbatas pada fitur berpindah slide. Oleh karena itu ‎penelitian ini bermaksud mengembangkan alat bantu presentasi dengan ‎tambahan fitur pengontrolan slide presentasi dengan pengontrolan ‎berdasarkan isyarat gerakan tangan yang diberikan melalui sarung tangan ‎yang dilengkapi dengan sensor flexi force dan accelerometer. Data sensor ini ‎kemudian dilakukan pengenalan isyarat dengan algoritma self organizing ‎map melalui tahapan pelatihan jaringan sebagai proses awal untuk ‎mendapatkan bobot pada neuron untuk kemudian dilakukan proses ‎clustering. Bobot – bobot dengan nilai ekstraksi yang mempunyai ‎kemiripan berada pada cluster yang sama. Kemudian dilakukan proses ‎pengenalan sebagai tahap kedua dari algoritma SOM dengan mendapatkan ‎jarak terdekat antara data sensor yang masuk dengan bobot yang terdapat ‎pada neuron untuk mendapatkan neuron pemenang. Pembaharuan nilai ‎bobot neuron menjadi tahap akhir dari proses pengenalan. Berdasarkan ‎hasil pengujian pengenalan isyarat tangan dengan 6 buah isyarat ‎mempunyai keberhasilan 80,83%% dari 140 kali pengujian dan rata – rata ‎lama proses pengenalan isyarat 1264 ms‎


IMPLEMENTASI VISUAL KARAKTER DAN ENVIRONMENT GAME 2D PUZZLE BERTEMA TATA SURYA

Author : Ahmad Fawaid Oasis Putra Nugraha  , Ashafidz Fauzan Dianta, Fardani Annisa D., Veronica Lita Hapsari, Mohammad Zikky

Abstrak

Materi tata surya pada kurikulum IPA seringkali dianggap abstrak dan sulit dipahami oleh siswa SMP kelas 7. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan visual karakter dan environment pada game 2D puzzle sebagai media pembelajaran interaktif yang menarik dan edukatif. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Agile Scrum, yang memungkinkan proses produksi aset dilakukan secara iteratif dalam siklus sprint. Aset visual dirancang menggunakan gaya kartun (cartoonish style) yang dijustifikasi melalui teori warna dan semiotika untuk meningkatkan keterlibatan emosional siswa. Implementasi environment menggunakan teknik Paralaks Scrolling dan konsep Environmental Storytelling untuk menyampaikan informasi karakteristik planet secara implisit. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa media pembelajaran yang valid secara estetika dan efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif siswa mengenai sistem tata surya. Pengujian dilakukan melalui uji coba pengguna menggunakan kuesioner skala Likert kepada 36 responden. Hasil pengujian kuantitatif menunjukkan bahwa setiap pernyataan memperoleh hasil yang positif berdasarkan indeks kelayakan. Berdasarkan hasil keseluruhan pengujian, implementasi visual karakter dan environment memperoleh persentase ketertarikan pengguna sebesar 76,11% dengan kategori menarik. Hasil uji reliabilitas instrumen memperoleh nilai Cronbach Alpha sebesar 0,776, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Implementasi visual karakter dan environment pada game 2D puzzle tata surya mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik serta membantu pengguna memahami materi tata surya melalui pendekatan visual.