RANCANG BANGUN DYNAMIC UNINTERUPTABLE POWER SUPPLY (DUPS) SEBAGAI PROTEKSI VOLTAGE INTERUPTION DAN VOLTAGE SAG PADA BEBAN MESIN LAS
Author : Rizal Saiful Anwar  , Yahya Chusna Arief, Eka Prasetyono

Abstrak

Penggunaan beban yang tidak seimbang ditambah dengan kondisi pasokan listrik yang terbatas dari produsen listrik milik Negara dapat mengakibatkan gangguan kualitas daya seperti Voltage Interuption, Voltage Sag, Swell, dan Voltage Dip dapat mengakibatkan berkurangnya usia / life time dan kerusakan pada peralatan elektronik khusus nya pada dunia industry . Diantara permasalahan kualitas daya (sags, Voltage Interruption, swell, Voltage Dip) tegangan sag dan Voltage Interruption adalah gangguan yang paling sering terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut banyak konsep peralatan power yang digunakan, salah satunya adalah Dynamic Uninterruptable Power Supply (DUPS). Dalam proyek akhir ini Dynamic Uninterruptable Power Supply (DUPS) yang berbasis mikrokontroller dengan menggunakan method PI dimanfaatkan sebagai proteksi ketika gangguan kualitas yang telah tercantum pada judul. Dalam DUPS digunakan peralatan sensor tegangan, penyearah berupa bridge rectifier yang bertujuan untuk menyearahkan tegangan input AC menjadi tegangan DC sebagai input untuk battery charger untuk mencharger 4 buah accu 12Vdc. Kemudian terdapat rangkaian buck boost converter untuk menaikkan tegangan masukan dari battery 48 Vdc menjadi 156 Vdc sebagai input inverter untuk menghasilkan tegangan 110 Vac. Kemudian 110 Vac ini akan menjadi input bagi trafo step up untuk dinaikkan menjadi 220 Vac untuk supply daya 900 Watt. Model Sistem DUPS ini dirancang untuk melindungi dari gangguan kualitas daya yang berupa sagging dan Voltage Interruption yang biasa terjadi


NAVIGASI ROBOT PEMADAM API MENGGUNAKAN AHRS SEBAGAI KOMPENSASI KESALAHAN ODOMETRI

Author : Abil Fida Al Katsir  , Fernando Ardila, Hendik Eko HS

Abstrak

Navigasi dibutuhkan robot cerdas pemadam api untuk mencari api pada ruangan dan memadamkannya. Odometri adalah salah satu cara untuk melakukan navigasi pada robot karena posisi, jarak, dan arah hadap dapat diukur dengannya. Namun pada kenyataannya, sering terjadi selip dari sensor rotari enkoder pada odometri yang menyebabkan kesalahan posisi dan arah hadap pada robot. Penelitian ini menggabungkan Attitude and Heading Reference System (AHRS) dari sensor Inertia Measurement Unit (IMU) untuk mengompensasi kesalahan odometri. Diperoleh hasil error Root Mean Square (RMS) 1.5% dengan penggunaan AHRS untuk kesalahan posisi dan arah hadap robot. Hal ini lebih baik dibandingkan dengan penggunaan sensor rotari enkoder saja yang mempunyai hasil error RMS 4.5%. Dengan hasil AHRS tersebut, robot dapat melakukan navigasi di medan yang sempit dan menuju target api di ruangan dengan tepat.


RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KONDISI GIZI DAN KESEHATAN BERDASARKAN BODY MASS INDEX DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH PADA ORANG DEWASA NON ATLET

Author : Puji Rahayu  , Kemalasari, Ali Husein Alasiry

Abstrak

Obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih atau abnormal, sehingga dapat membahayakan kesehatan.[1] Menurut Laporan Departemen Kesehatan RI berdasarkan RisKesDas Tahun 2010, status gizi nasional penduduk dewasa di atas 18 tahun menunjukkan kategori kurus 12,6% dan kategori obesitas 21,7%.[2] Sedangkan di Jawa Timur tercatat sebanyak 11,1% mengalami obesitas.[3] Berdasarkan fakta tersebut, pada proyek akhir ini akan dibuat alat pengukur BMI (Body Mass Index) dan persentase lemak tubuh sebagai upaya pencegahan terjadinya obesitas. Dengan alat ini, akan dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan dan pengukuran resistansi tubuh menggunakan sensor. Output sensor akan diproses oleh mikrokontroler AVR ATMega16 dan dengan menggunakan program akan dihitung BMI dan persentase lemak tubuh. Hasil pengukuran berupa berat badan, tinggi badan, nilai BMI dan persentase lemak tubuh akan ditampilkan di LCD. Selain itu data yang dihasilkan akan dianalisa untuk menentukan status gizi tubuh. Alat ini diharapkan dapat memberikan kemudahan serta alternatif bagi masyarakat untuk memantau kondisi gizi dan kesehatannya berdasarkan BMI dan persentase lemak dalam tubuh, serta membantu dalam memberi kesadaran kepada masyarakat terhadap pentingnya kesehatan fisik yang berupa berat badan ideal. Dari hasil pengujian alat ini menunjukkan bahwa berdasarkan data BMI (Body Mass Index), 3 dari 8 orang pasien berada dalam kategori kurus sedangkan berdasarkan persentase lemak tubuh 2 dari 8 orang pasien berada dalam kategori obesitas dan overwight. Error pada pengujian alat ini adalah sebesar 21.10% yang artinya tingkat keberhasilan dari alat ini mencapai 78.9% dari rencana awal. Dimana error yang diperoleh tersebut disebabkan karena perbedaan peletakan sensor untuk membaca resistansi tubuh pasien antara dua alat yang diperbandingkan.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI MULTI MIKORKERNEL UNTUK SISTEM BENAM HETEROGEN

Author : Adhe Widianjaya  , Dadet Pramadihanto, Sritrusta Sukaridhoto

Abstrak

Arsitektur komputer heterogen membuka kemungkinan baru peningkatan performa dan efisiensi komputasi. Eksistensi dua bahkan lebih instruction set architecture (ISA) dengan jumlah core prosesor yang banyak menjadi solusi bagi inefisiensi prosesor single core. Prosesor tujuan umum (general purpose processor) dan proses tujuan khusus (single purpose processor) atau yang biasa disebut kontroler dapat berada dalam satu chip komputer dan memperoleh dukungan transpor data, berbagi akses ke memori dan bus kendali (control bus). Meskipun demikian, perangkat lunak sistem operasi saat ini masih terbatas pada arsitektur homogen. Di sisi lain, keberadaan beberapa jenis ISA dalam satu chip, yang biasa disebut System on Chip, lebih banyak diaplikasikan pada perangkat bergerak atau sistem benam. Aspek ukuran binary, kapasitas resource, hingga pertimbangan analisa dan verifikasi real time menjadi beberapa masalah yang timbul. Penelitian ini menawarkan pendekatan multi microkernel, kernel dengan layanan sistem operasi minimum, dan dijalankan secara terpisah pada masing-masing core, dengan menganggap arsitektur sebagai sebuah konfigurasi cluster computer. Multi microkernel selanjutnya menggunakan message passing untuk menghindari konflik antar core akibat berbagi-bagi struktur data internal kernel. Jaminan real time melalui pemodelan augmentasi utilisasi akibat resource yang heterogen dibangun, dan menjadi ekstensi dari jaminan real time yang telah dibangun sebelumnya. Selanjutnya dominasi oleh aplikasi terhadap resource diredam menggunakan Constant-regulated Bandwidth Server yang dipadukan dengan Priority Inheritance. Hasil eksperimen menunjukkan efektifitas pendekatan multi microkernel, model jaminan real time, dan utilisasi resource yang prediktif oleh aplikasi message passing pada arsitektur heterogen.


Implementasi Network Bind Culling Pada Gim Multiplayer Online Waktu Nyata

Author : Yohanes Bosko Grethaputra  , Halimatus Sadyah, Fahim Nur Cahya Bagar

Abstrak

Gim Multiplayer Online(MO) belakang ini menjadi tren dunia. Pemain gim MO pun semakin bertambah banyak, hal ini berbanding lurus dengan pertumbuhan pasar gim MO, semakin banyak penembang gim yang mengembangkan gim MO karena tren ini. Namun hal ini juga menjadi permasalahan untuk pengembang gim dalam memberikan layanan yang baik untuk para pemain. Semakin banyak pemain yang memainkan maka semakin besar beban pada server gim, yang mana lalu lintas jaringan akan semakin padat. Banyaknya pemain juga akan menyebabkan masalah untuk setiap pemain itu sendiri. Saat ada banyak pemain dalam satu lingkungan virtual, maka setiap pemain berlu mengetahui pembaruan dari tiap pemain. Hal ini yang menyebabkan lag di sisi client dan meningkatnya penggunaan bandwidth dari server karena banyaknya informasi yang harus dikirimkan ke pemain. Untuk itu diperlukan optimasi demi mengurangi masalah ini. Salah satu metode optimasi yang bisa diimplementasikan pada arsitektur Multiplayer Online Game, salah satunya adalah Network Bind Culling. Selayaknya Occullision Culling yang mengurangi beban proses grafis dengan tidak melakukan render pada objek di luar kamera, Network Bind Culling akan mengurangi beban jaringan pada client dengan mengurangi jumlah informasi terbaru dari pemain lain yang masuk dalam waktu nyata berdasarkan perhitungan jarak antar pemain. Dengan implementasi Network Bind Culling ini diharapkan dapat mengurangi beban bandwidth server dan lag di client dari gim multiplayer online sehingga pemain dapat bermain dengan nyaman dan lancar.