IMPLEMENTASI MULTIPLE FACE RECOGNITION UNTUK SISTEM ABSENSI BERBASIS WEB DI MTS MUHAMMADIYAH 26 KALITENGAH
Author : Aiman Sifak  , Agung Teguh Setyadi, Muhammad Turmudzi

Abstrak

Perkembangan teknologi biometrik dan pengolahan citra digital telah mendorong penerapan sistem absensi berbasis pengenalan wajah sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kehadiran di lingkungan pendidikan. Proses absensi di MTs Muhammadiyah 26 Kalitengah masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama, rentan terhadap kesalahan pencatatan, serta memungkinkan terjadinya praktik titip absen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem absensi berbasis web menggunakan teknologi Multiple Face Recognition untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi proses absensi. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework Flask, library OpenCV, algoritma Haar Cascade untuk deteksi wajah, algoritma Local Binary Pattern Histogram (LBPH) untuk pengenalan wajah, serta MySQL sebagai basis data. Sistem juga menyediakan hak akses bagi administrator, guru, dan orang tua sehingga pengelolaan serta pemantauan kehadiran dapat dilakukan sesuai peran masing-masing pengguna. Pengujian dilakukan melalui pengujian fungsional, pengujian Multiple Face Recognition, dan User Acceptance Test (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai kebutuhan, sistem mampu mengenali beberapa wajah secara bersamaan, serta memperoleh nilai rata-rata UAT sebesar 4,49 dari skala 5 yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, mampu mempercepat proses absensi, meningkatkan efisiensi pengelolaan data kehadiran, serta memudahkan guru dan orang tua dalam memantau kehadiran siswa. Dengan demikian, sistem absensi berbasis web menggunakan teknologi Multiple Face Recognition berhasil diimplementasikan sebagai solusi yang efektif, efisien, dan akurat untuk mendukung digitalisasi proses absensi di MTs Muhammadiyah 26 Kalitengah.


PENGEMBANGAN GAME 2D PUZZLE NARATIF NEVERNIGHT UNTUK MEREPRESENTASIKAN GANGGUAN KOGNITIF MELALUI DESAIN MEKANISME PUZZLE INTERAKTIF

Author : Savilla Tifania Mahadewi  , Rizky Yuniar Hakkun, Zulhaydar Fairozal Akbar

Abstrak

Mental health game umumnya merepresentasikan kondisi psikologis melalui narasi dan metafora visual, sementara mekanika permainan lebih berfungsi sebagai pendukung alur cerita daripada merepresentasikan proses kognitif secara langsung. Keterbatasan tersebut terlihat pada representasi cognitive overload, yaitu kondisi ketika kontrol kognitif yang berlebihan dan pola pikir berulang mengganggu fungsi eksekutif sehingga memicu decision paralysis. Penelitian ini mengusulkan pendekatan desain teka-teki interaktif untuk merepresentasikan karakteristik perilaku yang berkaitan dengan cognitive overload melalui interaksi permainan dalam narrative game. Pendekatan tersebut diimplementasikan pada Nevernight, sebuah permainan teka-teki naratif dua dimensi yang dikembangkan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Desain yang diusulkan mengintegrasikan tiga mekanika utama, yaitu forced failure loop untuk mensimulasikan decision paralysis melalui kegagalan berulang, interdependent puzzle progression yang mengharuskan pemain memperoleh pemahaman emosional sebelum menyelesaikan tantangan analitis, serta grounding-based exit mechanism yang mendorong pelepasan kontrol kognitif dibandingkan mempertahankan upaya secara terus-menerus. Pendekatan tersebut dievaluasi melalui pengujian Black Box, validasi ahli psikologi dan pengembang permainan, gameplay telemetry, kuesioner, serta player testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fitur permainan berfungsi dengan baik, mekanika yang diusulkan memperoleh penilaian positif dari para ahli, serta data gameplay telemetry dan respons pemain menunjukkan pengambilan keputusan yang lebih lama, kegagalan berulang, dan peningkatan frustrasi sebelum pemain mengenali solusi grounding yang diharapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanika teka-teki interaktif mampu merepresentasikan karakteristik perilaku yang berkaitan dengan disfungsi fungsi eksekutif, sehingga memperluas peran narrative game dari media bercerita menjadi pengalaman psikologis yang interaktif.


ANALISIS NUMERIK PENGARUH VARIASI SUDUT WINGLET PADA TIP SECTION BLADE TERHADAP TURBIN ANGIN TIPE HORIZONTAL DI PANTAI GOA CINA

Author : Damar Setyo Adiwena  , Wahyu Nur Fadilah, Lohdy Diana

Abstrak

Cadangan bahan bakar fosil yang menipis membuat dunia mengalami krisis energi. Bahan bakar fosil masih menjadi sumber utama pembangkit listrik di Indonesia. Potensi energi angin di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT). Salah satu daerah yang memiliki potensi energi angin yaitu Pantai Goa Cina. Pantai tersebut terletak di wilayah selatan Kabupaten Malang. Energi angin merupakan sumber daya energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan dengan menggunakan turbin angin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa aerodinamik turbin angin horizontal dengan modifikasi tip section berupa penambahan winglet yang sesuai dengan kondisi angin di wilayah Pantai Goa Cina. Penelitian ini melakukan simulasi 3D computational fluid dynamics dari turbin angin sumbu horizontal. Geometri bilah turbin menggunakan airfoil SG6043 dengan distribusi panjang chord dan sudut twist disepanjang 15 segmen serta penambahan winglet pada ujung bilah turbin angin sebanyak tiga variasi lengkungan antara lain 15, 30, dan 45 derajat. Penelitian dimulai dengan memperoleh data kecepatan angin pantai melalui Automatic Weather Station kemudian menentukan turbin angin horizontal yang sesuai dengan kondisi angin. Setelah menentukan geometri, proses verifikasi dilanjutkan dengan grid independent kemudian meembuat pemodelan geometri variasi serta melakukan simulasi CFD untuk memperoleh data dan menganalisis performa dari masing-masing variasi lengkungan winglet. Kinerja turbin dengan SG6043 dan bilah yang telah dimodifikasi akan dibandingkan pada tiga titik Reynold number. Hasil simulasi menunjukkan Geometri dengan variasi 15 derajat menghasilkan peningkatan lift-to-drag ratio tertinggi dibandingkan dengan variasi lainnya yaitu: 6,09%, 3,4%, dan 6,70% diikuti dengan peningkatan torsi sebesar 39,7%, 18,2%, dan 16,9%. Koefisien daya maksimum yang dihasilkan oleh geometri variasi adalah 0,509.


APLIKASI DETEKSI GANGGUAN PADA JANTUNG MELALUI IRIS MATA BERBASIS MOBILE

Author : Aditya Afgan Hermawan  , Entin Martiana Kusumaningtyas, Ali Ridho Barakbah

Abstrak

WHO mengatakan penyakit jantung adalah penyebab utama kematian dan pemeriksaan dengan teknologi sekarang sangat mahal. Iridology adalah salah satu cara alternatif yang populer untuk mendeteksi organ kondisi tubuh dan banyak penelitian menggabungkan iridologi dengan komputasi. Untuk menghasilkan persentase yang tinggi dari keberhasilan sangat tergantung pada sukses mengambil iris sesuai gambar dari gambar asli. Beberapa penelitian sebelumnya digunakan manual tanaman untuk mendapatkan gambar iris. Penelitian ini mengusulkan sebuah pendekatan baru untuk mendeteksi kelainan jantung melalui iris berdasarkan pada ponsel dengan beberapa tahapan proses, seperti menangkap berdasarkan target, pre-processing, auto crop berdasarkan analisis histogram, fitur ekstraksi daerah jantung, dan klasifikasi menggunakan algoritma thresholding. deteksi dilakukan pada gambar yang diambil dengan perangkat mobile kamera dan proses pengujian dilakukan pada perangkat mobile dan desktop. Teknik yang digunakan untuk menangkap iris adalah mempengaruhi metode cropping dan juga proses klasifikasi. Metode ekstraksi fitur menghasilkan hasil yang tinggi dari klasifikasi yang tepat saat ia melakukan di Mugi Barokah dataset. percobaan ini dibantu oleh ahli iridologi. Dari percobaan itu, ambang hitam yang digunakan adalah 0.725 dan putih threshold yang digunakan adalah 0,275. Eksperimen sistem yang dirancang menghasilkan 71,42% akurasi dan 28,58% error. Beberapa kesalahan terjadi karena hasil tanam berhasil. Hasil yang gagal akan berdampak pada proses segmentasi dan hasil segmentasi di daerah jantung.


ALAT PENCAMPUR SOFTENER OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC

Author : Selvia Rindi Febianti  , Alrijadjis, Ardik Wijayanto

Abstrak

Beberapa home industri di skala menengah masih menggunakan teknologi konvensional yang sebagian besar proses produksinya menggunakan teknik manual. Contoh industri yang masih menggunakan teknik manual adalah industri pembuatan sabun. Salah satu teknik pembuatan sabun adalah dengan cara mencampur beberapa bahan berupa zat cair maupun zat padat (detergen), namun kebanyakan home industri hanya menggunakan alat yang memiliki motor dengan sistem timer saja pada teknik pencampuran bahan-bahan, hal inilah yang menjadi masalah apabila bahan-bahan belum teraduk merata sampai dengan batas waktu yang ditentukan timer. Sebagai contoh dalam hal pembuatan softener, dimana terdapat satu bahan campuran yang berstruktur sangat kental sehingga apabila adukan tidak merata maka softener belum dapat digunakan dan dipasarkan. Tujuan dari proyek akhir ini adalah merancang sebuah alat pengaduk softener dengan sistem kontrol otomatis menggunakan metode fuzzy. Secara umum, sitem kerja dari alat ini adalah mencampur bahan pembuat softener dengan kecepatan motor dan lama waktu yang tergantung dari berat dan kadar campuran softener yang harus teraduk merata sebagai larutan softener. Berat cairan total dari campuran softener akan diukur menggunakan sensor berat (load cell), sedangkan sensor kehomogenan zat cair berfungsi untuk mendeteksi campuran zat cair yang berada di dalam alat pencampur. Apabila softener telah tercampur secara baik dan merata (sesuai perhitungan dan waktu yang telah ditentukan), maka secara otomatis alat akan berhenti. Dengan digunakannya alat ini, dapat menambah tingkat efisensi dan efektifitas produksi molto dalam hal pencampuran bahan-bahan baku molto agar merata dan menjadi emulsi yang baik digunakan sebagai pewangi pakaian sehari-hari, dimana efisiensi produktifitasnya adalah 77,78% bila dibandingkan degan alat yang sudah ada.