SISTEM KOMUNIKASI DAN KONTROL ORIENTASI KAMERA PADA ROBOT PEMANTAU KONDISI SALURAN PEMBUANGAN AIR (GORONG-GORONG)
Author : Friska Relinda Prajarjani  , Endah Suryawati Ningrum

Abstrak

Dewasa ini, robot umumnya digunakan untuk membantu pekerjaan manusia terutama untuk tugas-tugas yang berbahaya, kotor, dan beresiko. Salah satu contohnya, penggunaan robot untuk memantau kondisi di dalam saluran pembuangan air (gorong-gorong). Oleh sebab itu, proyek akhir ini menyajikan metode untuk mengendalikan serta monitoring kondisi saluran pembuangan air (gorong-gorong) dengan sistem komunikasi wireless. Pemantauan dilakukan menggunakan kamera kemudian ditampilkan secara streaming pada laptop sehingga, user dapat mengetahui keadaan di dalam gorong-gorong. Pada tampilan laptop dilengkapi dengan layar video serta beberapa tombol perintah seperti maju, mundur, belok kanan, belok kiri, dan berhenti untuk mengontrol robot saluran pembuangan air. Akses visual dan komunikasi robot ditampilkan dan dilakukan secara real-time. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur kontrol orientasi kamera untuk mengatur tampilan kamera ketika robot dalam kondisi terbalik 180°.


OTOMATISASI PENETASAN TELUR PUYUH DENGAN METODE KONTROLLER FUZZY

Author : Arif Indra Rusmianto  , Rika Rokhana, Eru Puspita

Abstrak

Proses penetasan puyuh adalah suatu proses perkembangbiakan burung puyuh untuk mendapatkan keturunan. Terdapat 2 metode proses penetasan yakni dengan induk dan tanpa induk. Saat ini metode penetasan tanpa induk banyak dilakukan. Karena proses penetasan tanpa induk dapat menetaskan telur dengan kapasitas yang lebih banyak. Banyak mesin konvensional yang sudah dibuat untuk proses penetasan tanpa induk. Pada mesin konvensional ini tingkat kesuksesan tetas sekitar 60-70%[5] dan mesin tetas masih digunakan secara manual. Padahal bila mesin tetas berjumlah banyak maka akan dibutuhkan banyak tenaga untuk melakukan proses penetasan seperti yang ada pada peternakan. Untuk menghemat tenaga dari peternak dalam proses penetasan. Maka dibutuhkan mesin tetas yang secara otomatis melakukan proses penetasan. Mulai dari pengaturan suhu dan kelembaban sampai pemutaran rak telur secara berkala. Dengan metode fuzzy logic controller yang dipakai pada mesin tetas, maka proses penetasan akan dikontrol oleh metode fuzzy ini. Sehingga proses penetasan akan dikontrol secara otomatis. Dari proses otomatis ini tenaga yang dibutuhkan oleh peternak akan berkurang dan tingkat penetasan menjadi 84 – 90 % .


TRANSLATOR ISYARAT TUNA WICARA DENGAN PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS GERAKAN ISYARAT TANGAN KANAN)

Author : Galih Hendra Wibowo  , Arna Fariza, Jauari Akhmad Nur Hasim

Abstrak

Komunikasi adalah salah satu kebutuhan dasar dari semua orang di dunia tanpa kecuali baik orang normal dan orang-orang disabilitas khususnya disabilitas dalam berbicara atau dikenal sebagai tuna wicara. Agar mereka tetap dapat berkomunikasi, maka dibuatlah Bahasa yang khusus. Namun, mereka hanya bisa berkomunikasi dengan orang lain yang memiliki pemahaman tentang gerakan isyarat, sebagai Bahasa mereka. Untuk itu dibutuhkan alat atau aplikasi yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi meskipun orang lain meskipun tidak memiliki pengetahuan tentang gerakan isyarat. Aplikasi dikembangkan pada perangkat mobile berbasis android dengan harapan komunikasi bisa dilakukan dimana saja. Penggunaan aplikasi sebagai media komunikasi dengan memindahkan perangkat mobile sesuai dengan gerakan yang dimaksudkan. Aplikasi ini akan merekam gerakan perangkat perpindahan dan mengolahnya, menggunakan pendekatan algoritma LVQ, dengan data pelatihan yang telah disediakan sebelumnya. Hasil pengolahan data berupa kata-kata yang dimaksud oleh pembicara kepada lawan bicara. Penulis menyimpulkan bahwa algoritma LVQ menghasilkan hasil yang cukup baik dengan nilai kebenaran dari sekitar 74.67% dari jumlah jenis gerakan yang telah ditentukan pada gerakan dan posisi device yang ideal.


PROTOTIPE SISTEM PENDETEKSI GETARAN TANAH BERBASIS JARINGAN SENSOR NIRKABEL

Author : TRINO TRI SAPUTRO  , Taufiqurrahman, Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Eru Puspita

Abstrak

Getaran tanah adalah gerakan bumi yang terjadi akibat perambatan gelombang seismik di tanah. Getaran yang terjadi biasanya diakibatkan oleh gempa bumi, ledakan, getaran mesin dan getaran lalu lintas kendaraan. Dampak yang bisa ditimbulkan dari getaran tanah adalah tanah, badan jalan, lantai dan dinding rumah menjadi retak. Getaran-getaran tanah dalam skala besar dapat dirasakan dan dapat mengindikasikan terjadinya bencana seperti gempa bumi dan tanah longsor. Proses monitoring pergerakan tanah secara berkala adalah solusi nyata untuk mengetahui gejala-gejala dini dari bencana yang mungkin akan terjadi, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa. Tetapi sampai saat ini alat pendeteksi getaran tanah hanya terbatas ditempatkan pada stasiun-stasiun pendeteksian tertentu. Daerah rawan kejadian tanah longsor dan gempa bumi yang tidak terdapat stasiun akan beresiko mengalami dampak kerusakan yang lebih besar, baik secara materil dan imateril. Berdasarkan latar belakang inilah, perlu dibuat suatu alat yang mampu mendeteksi dan mengukur getaran tanah dalam skala luas, tidak hanya terbatas pada stasiun pendeteksian. Hal tersebut dapat dicapai dengan menggunakan sensor pergerakan accelerometer yang disusun ke dalam sebuah sistem jaringan sensor dengan melakukan proses pengiriman data secara wireless. Data getaran tanah ini ditampilkan berupa grafik pada komputer dan selanjutnya disimpan kedalam database. Dalam proses pemberian simulasi gempa skala 3 MMI sensor accelerometer yang digunakan pada proyek akhir ini mendeteksi nilai getaran tanah antara -3m/s2 sampai 9m/s2.


SISTEM DETEKSI PERILAKU SAPI PERAH SECARA REAL-TIME BERBASIS TEKNOLOGI CERDAS

Author : Daffa Raihan Sugiharto  , Rahardhita Widyatra Sudibyo, Amang Sudarsono

Abstrak

Pendeteksian estrus yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan reproduksi pada peternakan sapi perah. Namun, metode pengamatan visual yang umum digunakan masih memiliki keterbatasan dalam pemantauan secara berkelanjutan, sedangkan penggunaan sensor kontak memerlukan biaya tambahan dan berpotensi mengganggu kenyamanan ternak. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi perilaku sapi perah secara real-time berbasis teknologi cerdas menggunakan kamera CCTV sebagai metode pemantauan non-kontak. Sistem dibangun menggunakan model YOLOv11n untuk mendeteksi perilaku sapi. Empat kelas perilaku yang diamati meliputi standing, lying down, eating, dan mounting. Untuk meningkatkan performa model, dilakukan optimasi hyperparameter menggunakan metode Grid Search, Random Search, dan Bayesian Search. Sistem kemudian diimplementasikan pada lingkungan peternakan untuk melakukan pemantauan perilaku secara real-time melalui aliran video RTSP. Berdasarkan hasil pengujian, model terbaik pada dataset primer mencapai mAP@0.5:0.95 sebesar 89,65% dan F1-score 98,91%, sedangkan model dataset gabungan primer dan sekunder menunjukkan kemampuan peningkatan deteksi yang lebih baik terhadap unseen data sebesar 50% hingga 100% dengan mAP@0.5:0.95 sebesar 87,96%. Sistem mampu beroperasi secara real-time pada kecepatan rata-rata 48,71 FPS tanpa packet loss serta berhasil memetakan aktivitas harian, mendeteksi perilaku mounting, dan mengidentifikasi anomali perilaku yang berpotensi mengindikasikan fase estrus.