Author : Rizky Medra Hendrawan , Epyk Sunarno, Indhana Sudiharto
Abstrak
Tidak dapat dipungkiri kebutuhan energi listrik masyarakat pada jaman teknologi serba modern ini semakin meningkat. Energi listrik terbarukan dapat dihasilkan oleh air, matahari, dan angin. Keberadaan Indonesia sebagai Negara tropis memiliki sinar matahari yang berlimpah, sehingga energi matahari adalah sumber energi listrik yang potensial. Namun energi matahari yang diolah oleh panel surya memiliki energi output yang dihasilkan oleh selalu berubah tergantung pada radiasi sinar matahari yang diterima oleh panel surya. Pada proyek akhir ini akan dibuat sistem charging accu menggunakan sumber panel surya untuk beban lampu taman dengan kontrol MPPT Incremental Conductance. Daya output dari panel surya yang tidak stabil perlu diatur oleh DC – DC Converter sebelum masuk ke accu. Dengan menggunakan kontrol MPPT daya yang dihasilkan panel surya mengalami kenaikan 25,1% dari semula menghasilkan 186,12 W menjadi 246W. DC – DC Converter yang akan dibuat yaitu Buck Boost Converter yang terdiri dari kombinasi antara KY Converter dan Buck Converter. Kombinasi konverter tersebut adalah topologi DC – DC Converter yang baru. Dipilihhya kombinasi KY – Buck Converter untuk mengoptimalkan kemampuan charging baterai yang digunakan sebagai sumber lampu taman adalah karena topologi konverter ini memiliki ripple arus dan tegangan yang kecil dibandingkan konverter lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan kombinasi konverter diatas untuk mengoptimalkan besarnya energi yang dihasilkan oleh panel surya agar sesuai dengan kebutuhan charging baterai.
ANALISIS SISTEM KERJA DAN TROUBLESHOOTING DARI SISTEM HIGH FREQUENCY COMMUNICATION PADA PESAWAT BOEING 777-300ER
Author : Muhammad Ilyas Fairullah , Ali Husein Alasiry
Abstrak
Perangkat komunikasi adalah salah satu bagian penting yang harus dimiliki oleh pesawat terbang untuk tetap airworthy dan safety ketika mengudara. Perangkat ini juga dibutuhkan agar terhubung dengan pesawat terbang lain dan ATC Tower yang ada di ground. Dalam penggunaanya, salah satu cara yang digunakan pesawat terbang untuk berkomunikasi adalah melalui komunikasi radio. Pada pesawat Boeing 777-300ER digunakan dua jenis frekuensi radio yaitu High Frequency dan Very High Frequency. Daerah Indonesia yang sebagian besar adalah wilayah perairan, dibutuhkan media komunikasi dengan sinyal jarak jauh. Karakteristik sinyal radio dengan panjang gelombang ini dimiliki oleh gelombang radio pada range High Frequency. Oleh karena itu, peran dari High Frequency Communication sangatlah penting bagi pesawat terbang yang melewati atau melintas di wilayah Indonesia. Sistem HF beroperasi pada rentang frekuensi 2 Mhz hingga 29.999 MHz. Pengoperasian sistem ini dilakukan di permukaan bumi dan bagian atmosfer bumi yang terionisasi oleh pancaran sinar dari matahari (lapisan thermosfer). Hal ini dilakukan agar sinyal radio dapat dipantulkan ke seluruh wilayah permukaan bumi. HF COMM terdiri atas beberapa komponen yaitu antenna, antenna coupler dan transceiver. Perangkat HF COMM ini merupakan buatan manusia, yang pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Sehingga, perangkat HF COMM ini juga akan mengalami kerusakan pada setiap komponennya. Beberapa permasalahan yang dijumpai adalah adanya pesan peringatan pada transceiver mengenai LRU fail, antenna coupler failure, dan lain-lain. Maka dari itu, diperlukan upaya pendeteksian kesalahan dan pembenahan serta perawatan pada komponen tersebut di pesawat. Pada akhirnya, pembuatan proyek akhir ini digunakan untuk menjelaskan analisis permasalahan dan cara maintenance serta troubleshooting dari permasalahan yang ada pada perangkat HF COMM tersebut.
IMPLEMENTASI DISTRIBUTED COMPUTING UNTUK DAFTAR HADIR REAL - TIME MENGGUNAKAN BIOMETRIK WAJAH
Author : Rachmad Syarul Hidayat , Ferry Astika Saputra, Dadet Pramadihanto
Abstrak
Pengenalan wajah adalah teknologi penting untuk diterapkan di berbagai skenario dalam dunia nyata seperti sistem daftar hadir, Human Computer Interaction (HCI), dan sistem keamanan. Jika Dibandingkan dengan pendekatan Machine Learning tradisional, metode berbasis Deep Learning telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam hal kecepatan dan akurasi pemrosesan dalam pengenalan gambar. Penelitian ini mengusulkan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) yang dipadukan dengan teknologi Distributed Computing, sehingga proses ekstraksi fitur yang terpisah dan dapat dilakukan oleh beberapa komputer, sedangkan Classifier diletakkan pada mesin yang berbeda. Metode ini akan mengurangi jumlah paket saat proses streaming berlangsung. Penelitian ini diterapkan untuk sistem pencatatan daftar hadir secara real time. Pada bagian eksperimen dengan menggunakan dataset Head Pose Image Database dan database CSIE menunjukkan bahwa metode yang diusulkan telah meningkatkan kinerja pengenalan wajah mencapai 96,77% dengan hasil pengenalan yang lebih baik.
ANALISA PERUBAHAN EKSPRESI WAJAH BERDASARKAN IMPRESI PADA FOTO
Author : Rasyadh Abdul Aziz , Nana Ramadijanti, Achmad Basuki
Abstrak
Seseorang cenderung tidak memikirkan apa yang mereka rasakan dan tidak menyebutkan apa yang benar – benar mereka pikirkan, sehingga dapat menghasilkan hasil yang bias terutama disaat seseorang diharuskan untuk menilai suatu foto untuk mendapatkan impresi dari suatu foto. Dari permasalahan tersebut, peneliti membuat sebuah aplikasi berbasis web yang mengurangi hasil bias yang dihasilkan oleh seseorang dan menentukan impresi yang ditimbulkan oleh suatu foto berdasarkan ekspresi wajah seseorang. Dari platform web ini dapat diketahui beberapa hal seperti kesan apa dan ekspresi wajah apa yang dapat ditimbulkan oleh suatu foto, serta foto seperti apa yang menimbulkan ekspresi pada seseorang. Sistem pengenalan ekspresi wajah dibangun dengan menggunakan metode Eigenfaces, Facial Landmark, dan Support Vector Machine. Sistem web ini mampu untuk mengenali ekspresi wajah manusia dan memberikan hasil foto yang dapat menimbulkan ekspresi pada manusia.
RANCANG BANGUN ALAT PREDIKSI PRODUKSI BERAS INDUSTRI PENGGILINGAN PADI BERDASARKAN BERAT DAN KELEMBABAN
Author : Dewi Rahayu , Rika Rokhana, Niam Tamami
Abstrak
Beras merupakan kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal tersebut menjadikan daya tarik tersendiri bagi sebagian orang untuk berkecimpung ke dalam bisnis industri penggilingan padi. Kebanyakan para pemilik industri penggilingan padi tersebut bekerja dan menetapkan harga hanya melalui insting yang tak jarang sering menimbulkan kerugian dan bangkrutnya beberapa industri penggilingan padi tersebut. Belum adanya alat yang mampu memprediksi produksi beras industri penggilingan padi-lah yang menjadi dasar pemikiran pembuatan â€Rancang Bangun Alat Prediksi Produksi Beras Industri Penggilingan Padi Berdasarkan Berat dan Kelembabanâ€. Pengukuran kelembaban menggunakan sensor DHT11 dan pengukuran berat menggunakan load cell. Dengan alat ini diharapkan mampu membantu para pemilik industri penggilingan padi untuk menentukan harga jual beras berdasarkan hasil prediksi beras yang akan dihasilkan sehingga dapat meminimalisir kerugian.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer