RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) SEBAGAI SUMBER PENERANGAN
Author : Brian Arizal Ali Bushi  , Endro Wahjono, Moch.Machmud Rifadil

Abstrak

Dewasa ini, teknologi berkembang semakin pesat. Perkembangan itu selalu diimbangi dengan sumber energi yang efisien. Sumber energi yang efisien tersebut adalah energi listrik. Kebutuhan masyarakat akan energi semakin lama semakin meningkat tetapi tidak sebanding dengan kemampuan untuk penyediaan energi akibat bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama semakin lama semakin habis. Ditambah lagi masih banyak daerah-daerah yang bahkan belum terjangkau oleh pemerintah dalam penyadian energi listrik. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu penerapan energi terbarukan yang dapat diimplementasikan dengan mudah pada masyarakat. Sehingga, pada Tugas Akhir ini dibuat suatu Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Sebagai Sumber Penerangan, didapatkan generator DC yg menghasilkan tegangan 20 V¬dc mampu menghasilkan Tegangan 220 Vrms AC dengan frekuensi 50 Hz dengan beban lampu pijar 100 Watt effisensi sebesar 52,4%.


PENGATURAN SUHU, KELEMBABAN, DAN INTENSITAS CAHAYA MATAHARI PADA RUMAH KACA UNTUK TANAMAN ANGGREK (HIDROPONIK) BERBASIS MIKROKONTROLLER

Author : Hadi Sasmito  , Paulus Susetyo Wardhana, Kemalasari

Abstrak

Anggrek Dendrobium merupakan komoditas yang banyak digemari masyarakat dan sangat berpotensi untuk dikembangkan karena mempuyai nilai ekonomis yang tinggi sebagai komoditas ekspor maupun untuk pasaran dalam negeri. Namun, kecepatan pertumbuhannya relatif lambat. Hal ini menyebabkan para petani pemula gampang menyerah dalam mengkembang biakannya. Anggrek dendrobium memerlukan suhu ruangan rata-rata sebesar 250C-270C serta membutuhkan kelembaban udara sebesar 60 - 85% RH. Tanaman ini juga membutuhkan intensitas matahari sebanyak 35 – 50% Maka dari itu diperlukan suatu sistem pengaturan suhu, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari pada rumah kaca untuk tanaman anggrek dendrobium hidroponik ini agar dapat tumbuh secara optimal. Pada rumah kaca terdiri dari ruang pengondisian suhu dan kelembaban. Sistem ini menggunakan sensor suhu LM35 dan sensor kelembaban HR 202 serta sensor cahaya LDR yang akan mengirimkan data menuju ke mikrokontroller yang kemudian akan direspon oleh aktuator berupa kipas dc, pompa air, dan sistem buka tutup atap dengan menggunakan motor dc. Pada hasil pengujian, sensor suhu, kelembaban dan intensitas cahaya bekerja dengan cukup baik, hal ini dapat dibuktikan dengan error % yang didapatkan dari hasil pengujian sensor kurang dari 6%. Waktu yang dibutuhkan untuk sistem mencapai kondisi yang diinginkan adalah sekitar 20 menit.


IMPLEMENTASI MANAJEMEN DAN INSTALLER DOCKER UNTUK BIG DATA INTRUSION DETECTION SYSTEM MATA ELANG

Author : Familano Widha Manggara Putra  , Ferry Astika Saputra, Jauari Akhmad Nur Hasim

Abstrak

Mata Elang adalah salah satu Intrusin Detection System yang memanfaatkan Big Data sebagai solusi terhadap aliran data yang dapat mencapai angka Gi-gaBit per second (GBps), pengolahan maupun penyimpanan data yang ditangani lebih dari satu node untuk memaksimalkan hasil yang diadapat, sehingga semakin lama atau semakin besar sebuah institusi maka akan semakin banyak node yang dibutuhkan. Tentu saja semakin banyak penambahan jumlah node akan semakin sulit untuk memasng node baru tentusaja manajemenpun juga menjadi makin sulit. Adapun tujuan daru penelitian ini adalah pengimplementasian Docker yang dapat menyederhanakan proses instalasi pada Defense Center Mata Elang dan pengembangan aplikasi untuk memenejemen Dfense Center yang telah mengimplementasikan Docker untuk beradaptasi dengan perkembangan ini.


MEKANISME KONTROL KURSI RODA RECONFIGURABLE : BERDIRI - DUDUK - TIDUR UNTUK MOBILITAS DAN TERAPI PENDERITA CEREBRAL PALSY

Author : Nana Putri Ayu Pratamasari  , Endah Suryawati Ningrum, Eko Henfri Binugroho

Abstrak

Kursi roda multi posture adalah sebuah kursi roda dengan fitur berdiri, duduk, dan tidur yang disertai dengan mekanisme pengendalian menggunakan tombol oleh pengguna yang berfunsgi sebagai alat terapi. Kursi roda ini dilengkapi dengan sistem pengendalian kecepatan start and stop soft dengan metode kontrol PID sehingga memberikan rasa nyaman bagi pengguna khusunya cerebral palsy jenis spastic diplegi. Faktor keamanan kursi roda juga diperhatikan dengan menggunakan sistem penghindar halangan menggunakan sensor vl53 dengan akurasi yang tinggi. Penerapan sistem kontrol pada kursi roda ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan kemandirian bagi pengguna serta dapat mempermudah proses terapi.


RANCANG BANGUN SISTEM TRANSMISI PADA TURBIN ANGIN HORIZONTAL DENGAN VARIASI RASIO RODA GIGI

Author : Nico Dewa Pramana  , Setyo Nugroho, Prima Dewi Permatasari

Abstrak

Turbin angin pada umumnya memiliki putaran yang lebih rendah dibandingkan dengan putaran yang dibutuhkan generator untuk menghasilkan energi listrik, oleh karena itu dibutuhkanlah suatu komponen yang bernama sistem transmisi. Sistem transmisi ini berfungsi untuk mentransfer daya turbin ke generator dengan meningkatkan putarannya, sehingga putaran turbin dapat memenuhi putaran generator untuk menghasilkan energi listrik. Untuk memenuhi putaran generator penulis merancang sistem transmisi. Perancangan sistem transmisi dilakukan dengan cara menentukan jumlah perbandingan roda gigi, kemudian menentukan jenis dari roda gigi yang digunakan. Jumlah perbandingan roda gigi yang digunakan yaitu 1:4,24; 1:6,68 dan 1:11,49, jenis roda gigi yang dipakai yaitu roda gigi lurus (spur gear). Pembuatan sistem transmisi dilakukan dengan memanfaatkan sistem transimisi (roda gigi) yang ada pada kendaraan bermotor, yang kemudian dirancang dan dibangun ulang sesuai dengan kebutuhan dari turbin angin yang ada. Pengujian sistem transmisi dilakukan dengan menggunakan motor AC yang putarannya diatur sebesar 130 RPM, kemudian diberi pembebanan untuk mengukur nilai torsi dari sistem transmisi hingga mencapai torsi maksimal. Dari pengujian diperoleh nilai effisiensi pada perbandingan 1:4,24 yaitu 89,71% sedangkan pada perbandingan 1;6,68 sebesar 89,17% dan pada perbandingan 1:11,49 sebesar 89,41%.