Author : Khoriq Al Khasanah , Epyk Sunarno, Diah Septi Yanaratri
Abstrak
Di era modern ini, proses pengolahan santan sudah banyak menggunakan mesin daripada cara tradisional. Akan tetapi, mesin yang ada di pasaran masih menggunakan supply listrik dari PLN dimana pembangkit yang sering digunakan masih menggunakan sumber energi fosil. Padahal sekarang ini, cadangan fosil sudah sangat tipis dan akan habis. Selain itu, mesin yang ada di pasaran juga ditemukan banyak permasalahan seperti kecepatan motor tidak dikontrol sehingga menyebabkan motor cepat panas dan mengurangi lifetimenya. Sehingga pada proyek akhir ini dirancang sebuah alat pemarut kelapa dengan sistem renewable energy menggunakan sumber panel surya. Energi yang dihasilkan dari panel surya akan disimpan pada baterai yang berkapasitas 12V/45Ah sebanyak 2 buah yang disusun secara seri. Baterai ini yang nantinya akan digunakan untuk menyuplai motor DC sebagai penggerak utama alat pemarut kelapa. Sistem ini dapat mengatur kecepatan putaran motor agar tetap konstan dalam kondisi beban yang berubah – ubah. Ketika terjadi penurunan nilai kecepatan dari set point, pengaturan kecepatan dilakukan menggunakan buck converter dengan mengubah duty cycle agar kecepatan sesuai dengan set point. Metode pengaturan kecepatan ini menggunakan metode kontrol PI (Propotional Integral) dengan kecepatan set point 1700 rpm dan nilai Kp = 0,05 serta nilai Ki = 5. Kecepatan motor juga akan ditampilkan pada tampilan LCD 20×4. Diharapkan dengan sistem ini dapat menjamin ketersediaan energi listrik pada alat pemarut kelapa selain menggunakan sumber energi listrik PLN tetapi menggunakan sumber energi baru terbarukan serta kekuatan dari alat pemarut ini bisa maksimal.
PEMBACAAN DAN PENGIRIMAN DATA GPS UNTUK KENDALI PALANG PINTU KERETA API MENGGUNAKAN KOMUNIKASI WIRELESS
Author : Noor Muhammad Fajaruddin Zainul Ulum , Haryadi Amran Darwito, Ahmad Zainudin
Abstrak
Tabrakan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu menjadi penyebab naiknya angka kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian. Berdasarkan data dari Direktorat Perkeretaapian Dinas Perhubungan RI bahwa pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2012, tingginya angka kecelakaan kereta api disebabkan karena faktor operator dan pengguna jalan yang kurang tertib dan masih banyak perlintasan kereta api yang belom ada palang pintu. Oleh itu pada proyek akhir ini dibuat suatu sistem otomatis pada operasi palang pintu kereta api yang dikontrol menggunakan mikrokontroller berdasarkan data GPS secara nirkabel menggunakan RF module. Pengujian ini menggunakan dua buah mikrokontroller yaitu ATMega 162 yang merupakan system control. Data GPS dibaca dan dikirim menggunakan RF Module kemudian diparsing untuk mendapatkan data – data yang dibutuhkan. Selanjutnya data tersebut diolah untuk menentukan jarak yang ditampilkan pada LCD 16x2. Dan sebagai masukan untuk kendali palang pintu kereta api. Pada proyek akhir ini telah dibuat suatu integrasi sistem dengan memanfaatkan GPS yang terintegrasi dengan mikrokontroler AVR ATMega162. Pada saat pengujian GPS pengukuran antara kereta api dan palang pintu kereta api yang di simulasikan dengan motor. Untuk pengujian secara real dengan kereta api dapat bekerja dengan baik sesuai dengan range yang ditentukan. Program yang dibuat juga berjalan dengan baik.
SISTEM KERJA DAN SISTEM TES TRAFFIC ALERT AND COLLISION AVOIDANCE SYSTEM (TCAS) BOEING 737-600/700/800/900
Author : Andhian Surya Jaya , Niam Tamami
Abstrak
Traffic Alert and Collision Avoidance System (TCAS) adalah sebuah sistem yang membantu awak pesawat untuk menjaga keamanan pada lalu lintas penerbangan dari pesawat terbang lainnya yang telah dilengkapi ATC transponder. TCAS kini sudah menjadi bagian penting yang harus terpasang pada pesawat komersil sebagai sistem pemberi peringatan terhadap bahaya tabrakan antar pesawat ketika penerbangan berlangsung. TCAS mengirim sinyal interrogation kepada pesawat terdekat. Pesawat terdekat yang dilengkapi ATC transponder mode S akan memberikan respon terhadap sinyal interrogation tersebut. TCAS menggunakan respon sinyal tersebut untuk mengkalkulasikan range, relative bearing, dan altitude dari pesawat tersebut. Oleh sebab itu TCAS dapat membantu mengurangi human error ketika pilot mengoperasikan pesawat.
PERANCANGAN SISTEM PEMINDAI CERDAS SEBAGAI MONITORING INVENTORI MATERIAL KONSTRUKSI SECARA REAL TIME BERBASIS CLOUD COMPUTING
Author : M. Farhan Abdullah Setiawan , Agrippina Waya Rahmaning Gusti, Hanny Megawati Rosalinda
Abstrak
Inefisiensi manajemen logistik konstruksi yang masih bergantung pada pencatatan manual rentan menyebabkan Inventory Record Inaccuracy (IRI) serta pembengkakan biaya proyek akibat ketiadaan data yang real-time. Oleh karena itu, integrasi teknologi IoT dan pemindai optik diperlukan sebagai solusi akuisisi data yang presisi. Proyek ini merancang bangun perangkat pemindai cerdas genggam (smart handheld scanner) menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai Edge Node. Alat ini mengintegrasikan modul optik GM65 dan keypad matriks 4x4 untuk merekam identitas serta kuantitas material. Data fusi tersebut dikemas ke dalam format JSON dan ditransmisikan nirkabel menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dengan fitur Quality of Service (QoS) Level 1 ke peladen Cloud. Hasil eksperimen menunjukkan sistem mampu memblokir pengiriman data kosong dan mencapai tingkat keberhasilan transmisi data secara absolut tanpa kehilangan paket (packet loss). Komunikasi jaringan mencatatkan rata-rata waktu tanggap (End-to-End Latency) yang sangat responsif dan mendekati instan. Secara optik, pemindai terbukti beroperasi secara optimal pada rentang jarak ergonomis penggunaan tangan, serta memiliki toleransi yang tinggi terhadap distorsi sudut kemiringan tanpa mengorbankan akurasi pembacaan. Sebagai kesimpulan, instrumen smart scanner ini terbukti ergonomis, andal, dan secara efektif berhasil memecahkan masalah kelambatan birokrasi kertas menjadi pemantauan logistik yang seketika (real-time).
RANCANG BANGUN ALAT PEMANAS SUSU (PASTEURISASI) DAN PENDINGIN DENGAN MEDIA AIR
Author : Hadid Rizki , Irianto, Yahya Chusna Arief
Abstrak
Susu merupakan salah satu bahan pangan yang sangat penting dalam mencukupi kebutuhan gizi masyarakat. Peningkatan nilai tambah potensi peternakan diperoleh tidak hanya melalui pemilihan dan pemeliharaan secara maksimal pada sapi perah itu sendiri, melainkan dapat dicapai melalui peningkatan kualitas susu dari hasil proses pascapanen susu sapi. Terdapat beberapa metode pasteurisasi yang digunakan, yaitu metode Long Temperature Long Time (LTLT) yaitu pemanasan susu selama 30 menit pada suhu 63-650C. High Temperature Short Time (HTST) yaitu pemanasan susu selama 15-16 detik pada suhu 750C. Ultra High Temperatur (UHT) yaitu pemanasan susu selama 0.5 - 1 detik pada suhu 1310C - 1500C. Setelah itu susu di dinginkan pada suhu 40C - 70C. Oleh karena itu, pada proyek akhir ini dicipatakan alat pasteurisasi guna membantu pekerjaan para petani susu untuk menambah umur susu. Alat pasteurisasi dengan media air ini memiliki setpoint 650C dan suhu nya tetap dijaga berkisar suhu pada setpoint. Ketika suhu kurang dari setpoint maka kontrol (Kontrol PI) akan menaikan tegangan heater agar memanaskan air untuk memanaskan susu dan apabila suhu susu melebihi setpoint maka heater akan mati agar suhu susu turun. Hasil pengujian pada susu 5 liter dengan nilai KP=100 KI=0.0001, membutuhkan waktu 34 menit dan jumlah bakteri pada susu pun turun
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer