Author : Rizaldi Priantama , Rahardhita Widyatra Sudibyo, Budi Aswoyo
Abstrak
Berdasarkan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan pada Pasal 282 menyebutkan bahwa pelayanan telekomunikasi penerbangan terdiri dari Aeronautical Fixed Services, Aeronautical mobile services, dan Aeronautical Radio Navigation Services. Aeronautical Fixed Services AFS atau Pelayanan aeronautika tetap ditunjang oleh aeronautical fixed telecommunication network AFTN dan Direct Speech DS berbasis komunikasi satelit. AFTN merupakan jaringan yang digunakan dalam pertukaran berita Air Traffic Services ATS, sementara DS berfungsi sebagai jaringan koordinasi berbasis suara antar stasiun penerbangan. Koordinasi yang dilakukan oleh personel Air Traffic Controller ATC berupa Estimate Time Arrival ETA, Estimate Time Departure ETD, Estimate Flight Level, Slot Time, cuaca dan tekanan angin maupun informasi lain yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan navigasi udara yang optimal. Kondisi cuaca di pulau flores yang ekstrem seringkali membuat peralatan Direct Speech ini mengalami gangguan. Gangguan tersebut bisa berupa link VSAT yang terputus, output suara telepon bernoise atau terlalu kecil. sehingga menyulitkan ATC dalam berkoordinasi. Di Perum LPPNPI Cabang Pembantu Ende belum tersedia sistem monitoring yang dapat memantau up dan down nya link direct speech, sehingga biasanya unit teknik mengetahui terputusnya direct speech dari laporan ATC yang sedang berdinas. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk membuat suatu Analisa Performansi Peralatan Direct Speech dengan Web Monitoring berbasis Mikrokontroller sebagai Sistem Komunikasi Airnav Ende dengan Airnav Kupang untuk dapat dianalisa performa peralatan saat ini dengan yang parameter yang seharusnya sesuai dengan buku manual, serta dengan adanya sistem monitoring diharapkan dapat meningkatkan nilai availability, rata-rata waktu kerusakan atau Mean Time Before Failure MTBF, dan rata-rata waktu perbaikan atau Mean Time To Repair MTTR sehingga peralatan dapat beroperasi lebih optimal.
SKORING MUSIK DAN EFEK SUARA UNTUK MENUNJANG PENGALAMAN DAN EMOSI PEMAIN DALAM GAME BERBASIS CERITA
Author : Rifaldhy Daniswara Adriansya Putra , Artiarini Kusuma Nurindiyani, Fardani Annisa D.
Abstrak
Musik dan efek suara memainkan peran penting dalam meningkatkan pengalaman bermain, terutama dalam game berbasis cerita. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi skoring musik serta efek suara dalam Aventala: The Lost Tribe menggunakan metode ADDIE. Musik dirancang untuk memperkuat atmosfer, mendukung alur cerita, dan membangkitkan emosi pemain yang dievaluasi melalui Game Experience Questionnaire (GEQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala Likert dari 13 musik adalah 84,09, dengan nilai tertinggi pada The Power of Will (89,18) dan terendah pada The Key (77,02). Rata-rata skala Likert untuk sound effect mencapai 84,29, mengindikasikan kontribusinya dalam mendukung pengalaman bermain. Selain itu, ditemukan bahwa musik Beginning of the New Chapter dan Tree of Life memiliki perbedaan antara desain awal dengan persepsi pemain, namun perbedaan ini tidak berdampak signifikan terhadap pengalaman bermain dibuktikan dengan tingginya skala likert kesesuaian asset yang diperoleh, yaitu 87,16 untuk Beginning of the New Chapter, dan 83,78 untuk Tree of Life. Dengan demikian, skoring musik dan efek suara dalam Aventala secara keseluruhan berhasil meningkatkan pengalaman bermain, meskipun masih terdapat ruang untuk penyempurnaan dalam penyampaian emosi tertentu.
SMART AGRICULTURE; SISTEM MONITORING DAN PENYIRAMAN OTOMATIS BERBASIS MOBILE
Author : MUKHAMMAD FATKHUN NAJAA , M. Udin Harun Al Rasyid, Ahmad Syauqi Ahsan
Abstrak
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki kekayaan sumber daya melimpah. Perkembangan teknologi dibidang pertanian juga sangat berkembang pesat. Teknologi ini biasa disebut smart agriculture dan berbasis Internet of Things (IoT). Sistem irigasi di Indonesia masih dibuat secara tradisional sehingga rentan rusak akibat bencana alam atau usia sistem irigasi yang sudah tua. Ketika musim kemarau, petani sangat membutuhkan sumber air, ketika petani menggunakan mesin diesel untuk memompa air akibatnya butuh biaya yang lebih besar dan volume air yang disiramkan terkadang tidak sesuai kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan sumber daya alam khususnya penggunaan air dan mempermudah petani untuk memantau lahan pertanian. Penilitian ini mengggunakan dua sensor yaitu suhu dan kelembaban udara (DHT22 Module) serta kelembaban tanah (FC-28 Module). Sensor mengambil data kondisi lingkungan kemudian diterima dan diolah pada raspberry pi selanjutnya disimpan pada database cloud. Ketika kondisi kelembaban tanah tidak sesuai dengan target nilai kelembaban tanah yang sudah ditentukan maka sistem akan mengirim notifikasi ke pengguna melalui smartphone. Selanjutnya, pengguna bisa melakukan aksi penyiraman secara manual. Ketika mode otomatis dihidupkan maka volume air yang keluar berdasarkan hasil perhitungan fuzzy logic sebagai pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini dilakukan pada waktu yang berbeda yaitu pagi dan siang hari yang mana dari penelitian tersebut perbedaaan waktu tidak mempengaruhi keluaran volume air. Ketika siang hari meskipun kelembaban tanahnya lebih lembab maka volume air akan tetap sesuai perhitungan berdasarkan parameter suhu udara dan kelembaban tanah. Selain itu, pengujian volume air menghasilkan 26 – 29 ml/detik Pengguna dapat memantau dan melihat kondisi tanaman yang mana hasil data divisualisasikan pada platform web dan mobile berbasis android.
APLIKASI PEMBAYARAN BESERTA VISUALISASI DAN PREDIKSI PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE QR CODE SCANNER BERBASIS ANDROID
Author : Ivan Eko Dary Surendra , Yanuar Risah Prayogi, Ira Prasetyaningrum
Abstrak
Pemesanan merupakan proses pembelian yang dilakukan oleh konsumen kepada penjual sebelum konsumen mendapatkan barang. Cashless adalah sistem pembayaran tanpa uang tunai, sesuai dengan arti secara harfiah yang berarti tidak atau tanpa menggunakan uang tunai. Pada kampung coklat sendiri sistem pembayaran yang digunakan sendiri masih berupa tunai, hal ini akan merepotkan bagi pengunjug yang tidak membawa uang tunai dan juga mencari uang yang pas untuk melakukan pembayaran. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah aplikasi yang berjudul “Aplikasi Pembayaran Beserta Visualisasi dan Prediksi Penjualan Menggunakan Metode QR Code Scanner Berbasis Android”. Dengan aplikasi ini metode pembayaran akan menjadi lebih praktis karena menggunakan system cashless dimana pengunjung tidak perlu repot membawa uang tunai ataupun pecahan uang kecil untuk melakukan pembayaran.
SEGMENTASI ARTERI KORONER PADA CITRA CT ANGIOGRAFI UNTUK MENGUKUR PENYEMPITAN ARTERI (STENOSIS)
Author : Nur Lailatus Sholikha , Riyanto Sigit, Tri Harsono
Abstrak
Penyakit kardiovaskuler atau penyakit jantung banyak disebabkan karena terjadinya penyempitan pada pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung. Dalam dunia medis penyempitan pada arteri biasa dikenal dengan istilah Stenosis. Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat terhambatnya pasokan darah menuju otot jantung karena penyempitan yang biasanya disebabkan adanya plak pada pembuluh darah. Oleh karena itu penting untuk mendeteksi sedini mungkin setiap deformasi bagian aliran darah untuk mengantisipasi adanya penyempitan yang beresiko. Kemajuan teknologi berperan dalam membantu mendiagnosa penyakit penyempitan arteri jantung. Salah satu metode untuk melihat jaringan pembuluh darah yaitu menggunakan metode non-invasif dengan Computed Topografi Angiography (CTA). Untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih baik, pemeriksaan dapat dibantu dengan melakukan pengolahan citra secara terkomputasi (image processing). Dalam tugas akhir ini akan dibangun sistem yang mampu mendeteksi tingkat keparahan stenosis dengan melakukan pengolahan pada citra arteri koroner. Pengolahan yang sudah dilakukan yaitu menerapkan filter median pada gambar CTA dan metode kontur untuk mengetahui struktur arteri setelah segmentasi. Hasil yang diperoleh yaitu arteri koroner telah berhasil tersegmentasi menghasilkan area kontur arteri yang selanjutnya digunakan untuk memperkirakan lebar arteri. Keakuratan dari hasil pengujian sistem mencapai 86,76%.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer