Author : Zaini Nurhidayat , Nur Rosyid Mubtadai, Ahmad Syauqi Ahsan
Abstrak
Biaya transportasi merupakan salah satu komponen utama dalam struktur biaya logistik total. Transportasi yang efisien dapat memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik total. Salah satu komponen utama transportasi yang harus diperbaiki untuk mengurangi biaya transportasi adalah penentuan rute kendaraan yang dikenal dengan istilah vehicle routing problem. Tujuan dari VRP adalah mengatur urutan rute pengiriman sehingga menghasilkan jarak tempuh total seminimal mungkin. Untuk menyelesaikan permasalahan pengiriman produk di PT SASA INTI, maka dikembangkan model penyelesaian VRP menggunakan algoritma Genetic Algoritma. Keunggulan Genetic Algoritma adalah strukturnya yang sederhana, mudah diimplementasikan, cepat dalam mencapai tujuan, dan tangguh. Rute usulan hasil penelitian menghasilkan perbaikan,
SISTEM KEAMANAN DATA BERBASIS SENSOR ACCELEROMETER DAN GYROSCOPE PADA SMARTPHONE UNTUK PENGENALAN AKTIVITAS LANSIA MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING ANN DENGAN METODE BACKPROPAGATION DAN SISTEM KEAMANAN HIBRIDA RSA-AES YANG DINAMIS
Author : Richard Susilo , Amang Sudarsono, Tri Budi Santoso
Abstrak
Kesehatan merupakan salah satu aspek penting untuk dapat menjalani kehidupan. Orang yang lanjut usia menjadi bagian yang paling terdampak dalam aspek ini. Untuk menunjang kebutuhan kesehatan itu, orang tua (lansia) perlu setidaknya melakukan aktivitas fisik berupa berjalan atau paling beratnya cukup berjalan cepat. Setidaknya pengawasan (monitoring) perlu untuk memastikan lansia melakukan aktivitas fisiknya. Perangkat smartphone menjadi salah satu media umum untuk memfasilitasi monitoring. Melalui aplikasi, kegiatan monitoring pada lansia dapat dilakukan tanpa secara langsung terlibat. Monitoring dapat menggunakan sensor bawaan dari perangkat smartphone pengguna, diantaranya adalah sensor Accelerometer dan sensor Gyroscope. Sensor tersebut akan digunakan untuk mengambil data dan disimpan. Data pada sensor juga perlu diolah untuk dapat dibaca secara jelas maksudnya. Machine learning menjadi pengolah data yang paling optimal dalam memprediksi maksud dari data sensor berdasarkan ketentuan yang disepakati. Ketika menjalankan kegiatan monitoing, pastinya akan terjadi pengiriman dan penerimaan data dari sensor ke database. Proses inilah yang mengandung informasi pribadi. Informasi pribadi yang bocor dapat membahayakan pengguna, khususnya sebagai warga negara. Maka dari itu, perlindungan informasi pribadi semakin penting. Salah satu langkah perlindungi privasi pengguna adalah melalui penggunaan kriptografi, yang memungkinkan data terenkripsi hanya dapat dibaca oleh pihak yang terkait. Proyek Akhir ini akan menyediakan solusi berupa aplikasi mobile yang ditujukan untuk monitoring aktivitas lansia berbasis sensor Accelerometer dan Gyroscope. Aplikasi ini juga akan menyediakan pelacakan lokasi menggunakan sensor GPS. Output yang akan dihasilkan akan berupa pengolahan berdasarkan machine learning. Machine learning yang digunakan merupakan model Artificial Neural Network (ANN) dengan algoritma backpropagation. Aplikasi juga akan dilengkapi dengan keamanan data menggunakan algoritma kriptografi gabungan Rivest-Shamir-Adleman (RSA) dan Advanced Encryption Standard (AES). Dengan demikian, tidak hanya menekankan pada pengenalan aktivitas lansia, tetapi juga pada keamanan data dalam pengembangan aplikasi ini.
SISTEM MANAJEMEN PEDAL WHEEL AERATOR TAMBAK UDANG DENGAN METODE LOOK UP TABLE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN LISTRIK
Author : Ignatius Aditya Timantha Ginting , Agus Indra Gunawan, Taufiqurrahman
Abstrak
Proses budidaya udang dengan padat tebar yang tinggi biasanya memerlukan pedal aerator untuk menaikkan kadar oksigen terlarut di dalam air kolam. Hal ini dikarenakan dengan kadar oksigen terlarut yang tinggi, maka kebutuhan udang terhadap oksigen akan terjaga dan bahkan bisa memacu pertumbuhan udang dengan lebih baik. Pada kondisi tertentu pedal aerator akan dinyalakan 24 jam sehari, tanpa memantau kadar oksigen terlarut. Jika hal ini berlanjut, dikhawatirkan biaya energi dalam proses budidaya udang akan naik, sehingga efisiensi budidaya akan turun. Pada proyek ini, peneliti mengajukan sebuah sistem atau manajemen pengelolaan pedal aerator yang berjumlah lebih dari 1 (satu) pedal aerator di dalam satu kolam berdasarkan kadar oksigen terlarut. Dalam sistem yang dibangun, dibuat sebuah modul master yang berfungsi memonitor kadar oksigen terlarut dan melakukan manajemen penyalaan pedal aerator, serta modul node yang dipasang pada sisi pedal aerator untuk melakukan penyalaan pedal aerator sekaligus berperan memantau kebutuhan arus motor di pedal aerator. Dengan mengetahui kadar oksigen terlarut, maka sistem yang dibangun akan mampu menentukan berapa jumlah aerator yang harus menyala, kapan pedal aerator harus menyala, dan berapa lama aerator tersebut harus menyala. Berdasarkan hasil dari sistem yang telah dibangun, komunikasi antara modul master dan modul node bisa berjalan dengan baik dengan rating keberhasilan sebesar 100%. Pembacaan nilai arus motor dan pembacaan nilai temperature air kolam masing-masing memiliki akurasi sebesar 98%. Efisiensi pemakaian energi menggunakan proses manajemen yang dibuat dan diterapkan pada proses budidaya meningkat sebesar 17,71%. Berdasarkan data-data tersebut, dengan penambahan sistem manajemen pengelolaan pedal aerator ini, diharapkan kebutuhan energi dalam proses budidaya udang akan berjalan sesuai kebutuhan dan mampu menjaga biaya energi listrik, sehingga efisiensi produksi bisa ditingkatkan.
RANCANG BANGUN PENGATUR KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASE DENGAN METODE V/F KONSTAN MELALUI KONTROL PI PADA BAGGAGE CONVEYOR
Author : Wahyoe Robbyanur , Epyk Sunarno
Abstrak
Pada system pengangkutan barang penumpang pada bandara menggunakan baggage conveyor dengan tipe belt conveyor. Pada baggage conveyor digunakan pengaturan kecepatan motor, agar motor bergerak secara konstan walaupun beban berubah ubah beratnya. Berdasarkan keterangan diatas didapatkan masalah berupa yaitu cara mengatur putaran motor agar konstan walaupun beban berubah ubah. Solusi dari permasalahan ini adalah menggunakan metode V/f konstan yang dimana sebagai setpoint kecepatan motor tersebut melalui kontrol PI, power elektronik yang digunakan adalah berupa inverter 1 fasa dengan input sinyal menggunakan spwm untuk mengontrol motor induksi 1 fasa. ehingga dengan metode tersebut dapat mengatur kecepatan motor induksi 1fase walaupun beban berubah-ubah yang mempengaruhi torsi dari motor tersebut.Secara design rangkaian SPWM sudah menghasilkan gelombang dan output tegangan yang sesuai dengan beban lampu pijar 100 watt dan saat diaplikasikan pada beban motor induksi output arus yang dihasilkan cukup baik dan stabil pada frekuensi 5-50Hz. Dari sisi putaran motor induksi tidak stabil dikarenakan belt tension kurang pada saat kondisi no load, akan tetapi menjadi baik pada saat ditambah dengan beban 4kg. percobaan close loop menggunakan beban sebesar 4 kg, sehingga dapat disimpulkan bahwa kontrol PI dengan kp =0.1, ki=0.00001 dapat berfungsi, sehingga putaran motor stabil saat continue. Kemudian dilakukan pengujian kontrol V/F konstan, namun penggunaan sensor kecepatan menggunakan pembacaan High Sensing Accuracy Type OPIC Photointerrupter tidak dapat dilakukan karena terdapat noise berupa magnetisasi sehingga mengganggu pembacaan sensor kecepatan pada mikrokontroller saat inverter dijalankan.
RANCANG BANGUN PENGADUK CAMPURAN AIR DAN NUTRISI BERBASIS ARM STM32F4
Author : Udin Marta Pura , Era Purwanto, Suryono
Abstrak
Penyiraman tanaman atau sayur-sayuran terdapat serangkaian proses pencampuran nutrisi dan pengadukan, proses ini dapat memakan waktu dan tenaga manusia bila dilakukan secara manual. Maka diperlukan suatu sistem pengendali yang dapat melakukan pencampuran secara otomatis. Otomatisasi sistem tersebut dengan judul “Rancang Bangun Pengaduk Campuran Air dan Nutrisi Berbasis ARM STM32F4â€. Dengan menggunakan solenoid valve, sensor konduktifiti,motor dc dengan pengendali ARM STM32F4. Prosesnya adalah sumber digunakan 2 buah aki 12 volt 32 ah sensor konduktifiti akan membaca volume pupuk cair dari 0 ml sampai maximum yakni 300 ml kemudian akan mengaktifkan buck converter yang akan digunakan mengsuplai motor dc untuk melakukan pengadukan dengan kecepatan sebesar 40 rpm dilakukan selama 5 menit. Sehingga didapatkan hasil dari pengadukan secara merata untuk selanjutnya dilakukan proses penyiraman ke tanaman. Kelebihan yang didapat dari pengunaan alat ini diharapkan mampu memberikan efisiensi kerja manusia secara otomatis, namun desain alat ini bisa diperbaiki dengan mengubah ash motor pengaduk berada diatas untuk meminimalisir kebocoran. Dengan duty cycle sebesar 60% didapatkan kecepatan sebesar 40rpm.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer