Author : Revira Nauly Anwar , Rika Rokhana, Kemalasari
Abstrak
Stres merupakan reaksi individu terhadap stresor (penyebab stres) yang dapat menimbulkan dampak fatal. Untuk mencegahnya diperlukan indikasi awal saat terjadi stres. Salah satu caranya dengan mengamati perubahan respon fisiologis dan psikologis manusia. Indikator fisiologis bersifat lebih objektif, mudah diidentifikasi, dapat diamati dan diukur dibandingkan respon psikologis. Dampak dari stres dapat menjadi penyakit yang tak terduga. Oleh karena itu banyak dikembangkan alat pendeteksi stres yang menggunakan parameter bersifat fisiologis. Namun alat tersebut hanya menggunakan satu parameter dan harganya relatif mahal. Pada proyek akhir ini digunakan dua parameter fisiologis yang perubahannya dapat mengidentifikasikan tingkat stres manusia yaitu resistansi kulit yang biasa disebut GSR (Galvanic Skin Response) dan suhu tubuh. Pemilihan parameter ini didasarkan pada sensitivitas terhadap perubahan tingkat stress (rileks, tegang, cemas dan stres), kesederhanaan dan kemudahan pengolahan hasil pengukuran. Hasil pembacaan kedua sensor akan dikuatkan, difilter dan selanjutnya dijadikan input port ADC (Analog to Digital Converter). Hasil data identifikasi akan ditampilkan pada LCD user dan dikirim melalui sms dengan menggunakan modem wavecom. Hasil pengujian terhadap 2 sensor GSR dan Suhu Tubuh memiliki uji hubungan yang tinggi, sehingga dapat digunakan salah satu parameter saja. Sensor GSR yang dibuat dari aluminium foil memiliki kepekaan terhadap nilai konduktansi yang tinggi dan sebaliknya. Persentase keberhasilan sebesar 75% dari jumlah data 20 dan 5 data error.
DETEKSI PENYAKIT ARITMIA PADA JANTUNG MENGGUNAKAN SMARTWATCH
Author : Dio Dzaky Achmad Mustaqim , Bima Sena Bayu Dewantara, Dewi Mutiara Sari
Abstrak
Penyakit kardiovaskular merupakan faktor pembunuh no. 1 di dunia berdasarkan data dari WHO. Kardiovaskular adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Banyak kasus kematian mendadak karena penyakit jantung yang tidak teridentifikasi dengan baik. Pada umumnya penyakit kardiovaskular dapat merujuk dalam beberapa kondisi, di antaranya adalah penyakit jantung, serangan jantung, stroke, gagal jantung, masalah katup jantung dan aritmia. Aritmia merupakan penyakit yang merujuk pada irama jantung yang tidak normal. Merujuk penelitian yang telah ada, penyakit aritmia dapat dideteksi menggunakan sinyal sensor Photoplethysmography (PPG) dan belum di aplikasikan ke wearable-device seperti smartwatch. Pada proyek akhir ini, kami mengusulkan penggunaan wearable-device berupa smartwatch untuk melakukan pendeteksian penyakit artimia melalui aplikasi berbasis WatchOS. Pada smartwatch, kebanyakan telah menggunakan sensor PPG untuk melakukan pemantauan kesehatan pada jantung. Dalam melakukan akses sensor PPG pada smartwatch kita memerlukan pembuatan aplikasi berbasis WatchOS. Sinyal dari sensor PPG dilakukan mengondisikan kemudian akan diekstrasi menjadi beberapa fitur-fitur yang akan diklasifikasikan menggunakan Algoritma Random Forest. Hasil dari Algoritma Random Forest akan memberikan hasil diagnosis dari pendeteksian penyakit aritmia. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah sebuah sistem untuk menentukan detak jantung dan pendeteksian aritmia menggunakan smartwatch. Tingkat akurasi yang didapat menggunakan metode dan dataset pada penelitian ini sebesar 72%. Akurasi pengujian sistem menggunakan Smartwatch dengan kondisi jantung normal sebesar 88.88 %.
SIMULASI NUMERIK CFD MANUVER ROV PADA LINGKUNGAN TERKONDISI: ANALISA GERAK DENGAN GANGGUAN AKIBAT ARUS AIR TERHADAP BODY
Author : Ainul Adji Purbanata , R.Sanggar Dewanto, Novian Fajar Satria, Dadet Pramadihanto
Abstrak
Pergerakan remotely operated vehicle atau ROV merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kerja robot dibawah air guna melakukan bebagai misi yang dilakukan. Dalam manuver dibawah air seperti surge,sway,heave,pitch,dan yaw ada berbagai faktor yang mempengaruhi gerakan yang dilakukan oleh ROV seperti perbedaan tekanan air,arus air,dan gelombang air. Salah satu yang mempengaruhi gerak ROV adalah gangguan arus yang perlu diperhutungkan dalam algoritma pengontrolnya. Maka dari itu perlu dilakukan pengujian manuver ROV pada lingkungan terkondisi dengan menganalisa gerak dengan gangguan akibat arus air terhadap badan ROV . Dalam Penelitian ini, pengujian gerak ROV menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamics atau CFD meliputi gerak translasi surge,sway,heave, gerak rotasi roll,pitch,dan yaw. Selain itu dilakukan juga pengujian pada thruster ROV untuk mendapatkan gaya dorong yang hasilkan oleh thruster ROV. Hasil dari penelitian ini didapatkan output berupa data hasil uji dan analisa yaitu drag force,Coefficient of Drag pada setiap gerak translasi dan rotasi dengan gangguan arus dan juga thrust force yang dapat digunakan untuk parameter model dinamik pada kontrol ROV versi terbaru.
RANCANG BANGUN APLIKASI WEB UNTUK ADMINISTRASI PROYEK PT. PJB SERVICES
Author : Windra Amyrullah , Arif Basofi, Wiratmoko Yuwono
Abstrak
Administrasi proyek adalah kegiatan atau dokumentasi yang dilakukan dalam pelaksanaan suatu proyek. Tanpa pencatatan suatu perencanaan, beresiko tak selesai tepat waktu dan koordinasi antar bidang jasa bisa menjadi kurang terjalin dengan baik. Administrasi proyek diperlukan demi memudahkan segala hal yang berkaitan dengan keberhasilan proyek yang dilaksanakan. Sulitnya memonitoring proses pelaksanaan proyek dan pengelolahan data administrasi proyek membuat proses pelaksanaan dalam sebuah proyek menjadi terhambat, maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu kelancaran pelaksanaan proyek tersebut. Pengembangan sistem administrasi proyek ini menggunakan metode waterfall, dimana aplikasi ini berbasis website dan dalam pembuatannya menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan bootstrap sebagai framework desain user interfacenya dan MySQL sebagai databasenya. Tanggapan dan masukan dari calon pengguna turut memberikan andil dalam perbaikan dan pengembangan sistem ini agar dapat direalisasikan. Sistem yang dihasilkan memberikan informasi kemajuan pekerjaan yang terbaru setiap hari melalui halaman utama yang diinput oleh admin proyek, sistem pengarsipan dokumen-dokumen proyek yang terintegrasi dan online dapat diakses sewaktu-waktu oleh pihak-pihak yang terlibat. History kegiatan baik masalah dan solusi selama pelaksanaan proyek terekam dalam aplikasi ini melalui bagian Diskusi dan Foto, sehingga dapat menjadi acuan bagi perencanaan dan pelaksanaan proyek-proyek yang serupa nantinya. Data dan informasi serta dokumen yang tersimpan dalam server memudahkan dan mempercepat penyimpanan selain itu juga berfungsi sebagai dokumen cadangan atau backup dari dokumen fisik/hardcopy dalam bentuk digital.
Sistem Monitoring Suhu Kandang Pada Media Pembudidayaan Maggot BSF
Author : Rio Arya Dewangga , Eru Puspita, Madyono
Abstrak
Maggot BSF (Black Soldier Fly) merupakan tahap bayi atau larva dari lalat BSF yang dimana fase ini adalah fase kedua setelah telur, yang nantinya akan berubah jadi pupa/kepompong , kemudian menjadi lalat BSF. Dalam pembudidayaannya, suhu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangbiakan Maggot BSF. Untuk menjaga suhu agar tetap dalam keadaan yang optimal, para peternak selalu menyiramkan air secukupnya apabila suhu yang ada di dalam kandang/media tersebut terlalu tinggi dan juga cara tersebut dilakukan masih dengan cara manual. Kemudian apabila suhu di dalam media tersebut terlalu rendah, para peternak masih bingung harus bagaimana untuk menaikkan suhu pada kandang tersebut. Berdasarkan masalah itulah penulis berinovasi menciptakan sebuah alat untuk mengontrol dan memonitoring suhu udara yang ada pada media budidaya maggot dengan tujuan agar suhu yang ada pada media budidaya maggot tetap berada dalam suhu nyaman dari Maggot BSF. Selain itu, alat ini juga mengurangi effort dari peternak untuk menyiramkan air apabila suhu sedang tinggi, kemudian untuk memindahkan kandang ke tempat yang lebih hangat apabila suhu terlalu rendah. Belum lagi apabila para peternak sedang berada di luar rumah atau kelupaan untuk mengecek dan mengontrol suhu pada kandang. Alat ini bisa membantu pekerjaan peternak dalam membudidayakan Maggot BSF dengan cara yang efektif dan efisien. Alat ini bekerja secara otomatis dengan memanfaatkan sensor suhu DHT22 yang dimana sensor tersebut akan mendeteksi besarnya suhu pada kandang Maggot BSF kemudian data suhu tersebut akan dikirimkan ke mikrokontroler yang nantinya mikrokontroler akan memberikan output berupa tampilan suhu saat ini yang ditampilkan melalu LCD 16x2. Selain itu, mikrokontroler juga akan mengaktifkan sebuah relay, dimana relay tersebut memiliki 2 peran, yaitu untuk mengaktifkan lampu apabila suhu kandang dibawah suhu nyaman Maggot BSF, atau mengaktifkan kipas DC apabila suhu kandang diatas suhu nyaman dari Maggot BSF.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer