RANCANG BANGUN PEMANFAATAN PANEL SURYA UNTUK LAMPU PENERANGAN PADA RUMAH TINGGAL SEDERHANA
Author : Azizah Istiqomah Yustikasari  , Epyk Sunarno

Abstrak

Penerangan pada desa-desa terpencil khususnya untuk rumah tinggal masih sulit didapatkan, karena letak desa yang jauh dari jangkauan sehingga akses untuk pemasangan kelistrikan yang sulit, serta tidak mudah melakukan pembangunan infrastruktur pada daerah terpencil. Sebagai negara yang berada di kawasan khatulistiwa,energi surya merupakan sumber energi alternatif yang sangat diunggulkan untuk pemenuhan kebutuhan listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan sebuah sistem penerangan pada rumah tinggal sederhana di daerah terpencil dengan tujuan agar pemanfaatan energi surya dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan pada daerah terpencil. Dengan memanfaatkan panel surya 400WP tegangan keluaran yang dihasilkan oleh panel surya akan diatur oleh konverter jenis buck yang di kontrol oleh kontrol PI agar tegangan keluarannya dapat stabil untuk melakukan pengisian daya baterai berkapasitas 45 Ah/12 Volt, yang kemudian akan digunakan sebagai suplai lampu high power led. Dari hasil simulasi sistem terintegrasi yang telah dilakukan, tegangan keluaran panel surya yang diatur oleh buck converter dengan kontrol PI mampu menghasilkan tegangan keluaran rerata 14,19 Volt dengan persen error rerata 1,5%, ketika tegangan panel surya >=18 volt maka relay 1 tehubung untuk melakukan pengisian baterai sampai tegangan baterai mencapai >=12,73 volt dalam kondisi tersebut relay 2 tidak terhubung, saat tegangan baterai telah mencapai >=12,73 volt maka relay 2 tehubung dan relay 1 tidak terhubung. Hasil dari simulasi pengisian baterai, pada saat baterai dalam kondisi terisi penuh tegangan baterai mencapai 12,77 volt.


RANCANG BANGUN MESIN PRES OTOMATIS UNTUK PROSES PEMBUATAN PERHIASAN EMAS

Author : Moh Ghofrun Jamil  , Bambang Sumantri, Dedid Cahya Happyanto

Abstrak

Gresik merupakan salah satu kota dengan pengrajin perhiasan emas yang cukup banyak, pada proses produksi perhiasan emas ini pada umumnya masih menggunakan alat manual, seperti pada proses pengepresan, untuk pengepresan ini masih menggunakan alat manual yang menggandalkan tenaga manusia. Oleh sebab itu, diperlukan adanya solusi terhadap alat kerja atau pengoprasian mesin pres otomatis. Melalui proyek akhir ini, akan dibuat sebuah optimasi sistem kontrol pada sebuah mesin pres menggunakan pneumatik dengan metode rule based. Dimana sistem kontrol ini akan mengatur kestabilitas dan sinkronasi dengan mengatur time-delay dalam pengepresan, dan mengatur putaran pada motor stepper yang menyesuaikan dari tuas pres. Pada proses pengepresan ini menggunakan sistem pneumatik dan motor stepper yang telah diprogram otomatis oleh Programmable Logic Kontroller (PLC).


STUDI EKSPERIMEN VARIASI TURBIN ANGIN VERTIKAL UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA

Author : Nauval Alifian Irkhamdi  , Joke Pratilastiarso, Nu Rhahida Arini

Abstrak

Turbin angin sumbu vertikal (VAWT) cocok digunakan di daerah dengan kecepatan angin rendah seperti di Indonesia. Namun, nilai Coefficient of Power (Cp) dari turbin jenis Savonius dan Darrieus masih rendah, sehingga diperlukan perbaikan desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio tumpang tindih (overlap ratio) pada turbin Savonius dan sudut puntir (twist angle) pada turbin Darrieus terhadap peningkatan nilai Cp. Selain itu, dilakukan juga pengujian distribusi tekanan pada profil bilah NACA 0018 untuk memahami pembentukan gaya angkat.Pengujian dilakukan secara eksperimen di terowongan angin selama 240 detik dengan variasi kecepatan udara. Parameter yang diamati meliputi RPM, percepatan sudut, torsi, daya mekanik, Tip Speed Ratio (TSR), dan Cp. Hasil menunjukkan bahwa turbin Savonius dengan overlap 0,15 menghasilkan Cp tertinggi sebesar 0.06018. Pada turbin Darrieus, sudut puntir 30 derajat menghasilkan Cp maksimum sebesar 0.00587. Sementara itu, pengujian pada foil NACA 0018 menunjukkan bahwa sudut serang 15 derajat menghasilkan perbedaan tekanan terbesar (Cp upper -2,8 dan Cp lower 1,3), yang membentuk gaya angkat paling kuat sebelum terjadi stall pada sudut 30 derajat. Dapat disimpulkan bahwa pengaturan overlap dan sudut puntir bilah dapat meningkatkan nilai Cp. Hasil ini mendukung pengembangan turbin angin vertikal skala kecil yang lebih efisien untuk daerah berangin rendah.


PEMBELAJARAN PENGUATAN MENDALAM UNTUK MANAJEMEN PORTOFOLIO SAHAM

Author : Abdul Aziz  , Arna Fariza, Ali Ridho Barakbah

Abstrak

Manajemen portofolio saham adalah tugas kompleks yang melibatkan pengelolaan sekumpulan aset saham untuk mencapai tujuan investasi dengan memaksimalkan keuntungan yang dihasilkan dan meminimalkan risiko dalam proses perdagangan. Portfolio Optimization Problem POP adalah masalah yang terkenal di bidang keuangan dan investasi, di mana tujuannya adalah untuk memilih kombinasi optimal aset keuangan saham dalam portofolio yang memberikan tingkat pengembalian tertinggi dengan tingkat risiko yang dapat diterima. Akan menjadi tantangan bagi investor untuk mencapai tingkat pengembalian yang tinggi dengan risiko investasi yang rendah dalam situasi ini. Penelitian ini mengusulkan sebuah model baru untuk menyelesaikan Portfolio Optimization Problem dengan menggunakan Deep Reinforcement Learning DRL yang efektif untuk mengelola portofolio saham untuk memaksimalkan hasil investasi. Model ini akan menggunakan algoritma Deep Reinforcement Learning DRL yang dapat menskalakan masalah yang sebelumnya sulit untuk diselesaikan. Dengan menggunakan interaksi dengan lingkungan dan umpan balik berupa reward atau punishment, model ini akan dapat mengidentifikasi saham yang paling menguntungkan untuk dibeli dan dijual pada waktu yang tepat. Model dalam penelitian ini telah diuji dan berhasil mendapatkan tingkat pengembalian akumulatif sebesar 76,923. Dengan adanya model ini, investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih baik berdasarkan analisis yang lebih mendalam, penggunaan data historis dan indikator teknikal, serta kemampuan model untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang terus berubah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi investor dalam meningkatkan kinerja investasinya dan mencapai hasil yang lebih optimal dalam investasi saham.


ANALISIS KARAKTERISTIK ALIRAN DAN PERFORMA JET FLAME PADA ROTARY KLIN DENGAN VARIASI RASIO DP/DS

Author : Muhammad Ricky Ariza  , Lohdy Diana, Arrad Ghani Safitra

Abstrak

Proses pembakaran di dalam rotary kiln membutuhkan distribusi temperatur yang stabil untuk menjaga efisiensi energi dan kualitas operasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh rasio dp/ds terhadap karakteristik aliran, proses pencampuran, dan performa jet flame menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan ANSYS Fluent. Domain simulasi dimodelkan dalam bentuk 2D axisymmetric menggunakan model turbulensi Realizable k–ε, model pembakaran Non-Premixed PDF, dan model radiasi P-1 pada kondisi steady-state. Verifikasi model dilakukan melalui perbandingan profil temperatur centerline antara hasil simulasi dan data referensi, yang menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 1,01%, menunjukkan tingkat akurasi yang baik. Variasi rasio dp/ds yang dianalisis adalah 0,047, 0,077, dan 0,109. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan rasio dp/ds memperbesar penyebaran jet ke arah radial dan mendorong terbentuknya recirculation zone yang lebih berkembang, stabil, dan semakin dekat ke inlet, sehingga meningkatkan interaksi antara bahan bakar dan udara. Kondisi ini mempercepat proses pencampuran yang ditandai oleh konsumsi CH₄ dan pembentukan CO₂ yang terjadi lebih awal di sepanjang domain pembakaran. Dari sisi termal, temperatur maksimum mengalami penurunan dari 2519 K pada dp/ds = 0,047 menjadi 2375 K pada dp/ds = 0,077 dan sekitar 1940 K pada dp/ds = 0,109. Selain itu, panjang nyala api (Lf) menurun dari 8,23 m menjadi 8,02 m dan 7,97 m, sedangkan nilai Lf/d₀ berkurang dari 164,590 menjadi 160,364 dan 159,317. Penurunan temperatur maksimum dan panjang nyala api dipengaruhi oleh peningkatan air-fuel ratio (AFR) dari 19,63 menjadi 23,88 dan 29,57, yang menyebabkan kondisi pembakaran semakin lean akibat udara berlebih. Secara keseluruhan, rasio dp/ds berperan penting dalam mengontrol karakteristik aliran, efektivitas pencampuran, distribusi temperatur, dan stabilitas nyala api pada sistem pembakaran rotary kiln.