Author : Asyamsul Muslimin , Haryadi Amran Darwito
Abstrak
Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara nomor KP 35 tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 171-12. Prosedur Pemeliharaan dan Pelaporan Fasilitas Telekomunikasi Penerbangan pasal 14, disebutkan bahwa penyelenggara pelayanan harus melakukan management kegiatan pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan perbaikan fasilitas telekomunikasi penerbangan dalam buku catatan fasilitas dan kegiatan. Yang artinya, setiap personel Unit General Elektronic Facility Terminal 3 atau GEF T3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bagian dari penyelenggara pelayanan penerbangan wajib mencatat setiap kegiatan pada log book yang telah disediakan. Namun kondisi saat ini, sistem management masih perlu dikembangkan lagi, selain itu kegiatan corrective dan preventive maintenance masih menggantungkan aplikasi whatsapp yang sewaktu- waktu data perbaikan dapat hilang karena di hapus oleh usernya. Sistem logbook/pelaporan saat ini masih menggantungkan aplikasi whatsapp, Sehingga dapat dikatakan bahwa management file laporan saat ini masih kurang baik karena dapat hilang sewaktu-waktu jika user ingin mengapusnya dan meskipun file tersebut disimpan dalam bentuk hardcopy juga mengakibatkan pemborosan kertas. Dalam proyek akhir ini akan dibuat sistem management yang diakses secara online menggunakan aplikasi android, aplikasi web dan terintegrasi dengan sistem database. Sistem ini memudahkan pengguna untuk mencari dan mendapatkan riwayat suatu fasilitas saat dibutuhkan. Masalah koordinasi juga akan teratasi dengan sistem ini. Setiap pengguna masih dapat meng- update informasi meskipun sedang dinas luar kota atau libur. Sistem database juga berfungsi sebagai pusat data yang memuat dokumen tentang historical maintenance, buku-buku manual dan peraturan- peraturan sehingga akan memudahkan pengguna untuk mendapatkan dokumen-dokumen tersebut saat dibutuhkan.
SISTEM PELEPASAN DAN PENDARATAN DRONE OBSERVASI GUNUNG BERAPI PADA ROBOT DARAT
Author : Muhammad Infan Tri Andhika , Mohamad Nasyir Tamara, Nofria Hanafi, Niam Tamami
Abstrak
Pada penelitian ini membahas mengenai pelepasan drone observasi dari landasan yang berada pada robot darat. Hal ini ditujukan agar drone mampu memiliki durabilitas saat berada di udara. Stabilisasi ketika lepas-landas adalah hal terpenting yang sangat berpengaruh terhadap performa dari drone. Karena terdapat kemungkinan bahwa drone tersebut dapat mengalami gagal terbang akibat posisi pelepasan yang tidak pas maupun posisi pendaratan. Sistem pendaratan menggunakan koordinat GPS (Global Positioning System) dari robot darat yang dikirim ke drone untuk mengetahui posisi dari tempat pendaratan. Metode dalam pengaturan kontrol menggunakan Lookup-table PID untuk memilih kondisi saat akan terbang. Serta untuk metode yang digunakan pada GPS dikombinasikan dengan roll, pitch, dan yaw dari pembacaan sensor IMU untuk melakukan landing. Penggabungan sistem ini digabungkan dengan sistem utama dari drone dan menjadikan sistem untuk memberikan mode pada penerbangan. Mode penerbangan tersebut dapat diatur melalui kontrol dari ground station dengan melakukan mode switch. Pada penelitian yang dilakukan ini, drone mampu untuk lepas-landas dengan kondisi landing pad miring. Derajat kemiringan maksimum yang diuji sebesar 10 derajat. Serta pengujian landing yang dilakukan pada Lapangan Merah PENS dengan longitude dan latitude sebesar 727x.xxx, 11279x.xxx. Lambang ‘x’ sebagai angka yang berubah-ubah menyesuaikan letak landing pad pada lapangan merah.
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASE PADA MINIATUR ALAT PENGANGKAT SEDIMEN LUMPUR BERBASIS KONTROL PID
Author : Teguh Prayitno , Dedid Cahya Happyanto, Ardik Wijayanto
Abstrak
Indonesia sebagai negara berkembang banyak melakukan pembangunan sarana maupun infrastruktur yang juga perlu penerapanpenerapan teknologi baru. Selama ini pengangkatan sedimen lumpur pada dasar sungai masih secara konvensional, yaitu menggunakan tenaga manusia secara langsung turun ke sungai maupun menggunakan alat berat berupa eskafator. Dimana alat ini masih menggunakan energi diesel yang menyebabkan polusi udara. Untuk itu, diperlukan pengembangan teknologi baru yang dapat bekerja efisien dan ramah lingkungan dengan sumber energi dari listrik. Pada teknologi baru ini dibuatlah miniatur alat pengangkat sedimen lumpur dengan menggunakan Sensor HRXL-Maxsonar-WRC yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan sedimen lumpur pada dasar sungai. Pada alat ini di gunakan metode kontrol PID untuk mengatur kecepatan motor induksi 3 fase. Dengan pengaturan kecepatan motor induksi yang digunakan akan memberikan efisiensi lebih untuk pergerakan alat. Motor induksi 3 fasa menggunakan drive inverter sebagai driver motor yang dapat dikendalikan melalui mikrokontroler. Pengaturan kecepatan akan dilakukan dengan memberikan nilai setting point pada sistem, supaya motor dapat berputar sesuai kebutuhan mekanik alat.
MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH KECIL BERBASIS 3D MIXED REALITY
Author : Ardyanto Hermawan , Kholid Fathoni, Umi Sa'adah
Abstrak
Penggunaan obyek tiga dimensi (3D) untuk augmented/mixed reality telah dimanfaatkan dalam banyak bidang, salah satunya pendidikan. Mata pelajaran biologi penting untuk dipelajari karena mempelajari aspek fisik kehidupan. Salah satu yang dibahas dalam biologi adalah sistem peredaran darah. Sistem peredaran darah melibatkan banyak komponen dalam tubuh. Darah merupakan salah satu komponen yang paling penting. Darah membawa zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Oksigen dan karbon dioksida yang terkandung dalam darah merupakan bagian dari sistem peredaran darah kecil. Aplikasi dibangun menggunakan komputer yang terhubung Kinect Sensor. Kinect Sensor memiliki fungsi untuk mendeteksi gerakan tubuh manusia, mendeteksi obyek berdasarkan kedalaman, mengambil gambar berwarna dan untuk merekam suara. Aplikasi dapat mendeteksi obyek manusia dalam jarak yang ditentukan. Pengoperasian dengan menggunakan gerakan tangan atau dengan perintah suara. Dapat memunculkan obyek secara mixed reality dari video yang telah diproses, obyek 3D, video animasi, serta latihan soal. Dari pengujian yang dilakukan, aplikasi ini mudah dioperasikan bagi sebagian orang, memiliki tampilan yang menarik dan juga membantu dalam pemahaman siswa tentang sistem peredaran darah kecil manusia.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN PEMROGRAMAN VISUAL MENGGUNAKAN BLUEPRINTS PADA GAME HORROR: XANTHOUS
Author : Happy Aprilazio Kiperanza , Rizky Yuniar Hakkun, Mohamad Safrodin
Abstrak
Pengembangan game horor modern semakin mengandalkan alat pemrograman visual seperti Blueprints di dalam Unreal Engine. Suasana tegang adalah elemen kunci dalam game horor, namun menjaga konsistensi atmosfer ini merupakan tantangan. Penelitian ini menyoroti pentingnya Blueprints dalam menciptakan pengalaman horor yang memikat dengan mengatasi tantangan tersebut. Metode penelitian menggunakan Model Riset Tindakan untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan memeriksa langkah-langkah dalam mengembangkan game "Xanthous", dengan fokus pada perancangan mekanika permainan untuk memberikan pengalaman bermain yang mendalam.Penggunaan Blueprints untuk mengimplementasikan berbagai mekanika permainan terbukti meningkatkan kualitas gameplay dan keterlibatan pemain dalam game horor. Hasil implementasi Blueprints dalam "Xanthous" mencakup Interaksi Objek, Kontrol, Fisika, Animasi, dan Logika Permainan, yang berhasil meningkatkan kualitas dan konsistensi atmosfer horor.Penelitian ini menunjukkan bahwa Blueprints dapat menghasilkan pengalaman bermain yang mendalam dan menarik dalam game horor. Implikasi temuan ini dapat digunakan dalam pengembangan game horor lainnya, dengan saran untuk lebih mempertimbangkan peran Blueprints dalam merancang mekanika permainan yang memikat, membantu pengembang menciptakan pengalaman yang lebih intens dan memuaskan bagi pemain.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer