RANCANG BANGUN ALAT PENGERING DAUN TEH HIJAU DENGAN PENGONTROLAN SUHU MENGGUNAKAN KONTROL PID
Author : Moch. Alfan Efendi  , Renny Rakhmawati, Ainur Rofiq

Abstrak

Pengeringan tradisional terhadap teh hijau masih banyak dilakukan di Indonesia terutama para pelaku home industry dibidang pengolahan minuman teh. Pengeringan dilakukan dengan menjemur atau dihamparkan ditempat yang teduh atau dibawah atap yang tipis, dengan maksud agar daun menjadi layu. Biasanya setelah diangin-anginkan selama 1-2 hari, daun-daun telah cukup layu. Cara pelayuan yang sering dilakukan juga adalah dengan sinar matahari (dijemur), atau ada juga yang dimasukkan kedalam belanga diatas perapian. Pelayuan diakhiri setelah diperoleh daun yang amat lemas. Factor yang mempengaruhi keberhasilan proses pelayuan adalah kondisi bahan dasar, tebal hamparan, suhu dan waktu pelayuan, kelembaban udara dan kecepatan gerakan udara. Permasalahan sering terjadi pada saat pengaturan suhu yang diciptakan didalam alat pengering, selain itu pengeringan secara tradisional bergantung pada kondisi cuaca yang tidak menentu. Sehingga kadar air pada daun teh masih cukup tinggi yang dapat mengakinatkan tumbuhnya jamur. Menurut SNI-3945-1995 kadar air yang diperbolehkan adalah maksimal 8-10% dari teh hijau tersebut untuk memenuhi standar mutu yang telah ditentukan. Solusi dari permasalahan ini dibuat perancangan alat pengering daun teh ini digunakan heater dan blower fan sebagai sumber pemanas dengan menggunakan metode control PID. Untuk menjaga agar suhu dalam ruangan dalam pengering rumput laut tetap konstan, maka digunakan dengan cara mengatur tegangan pada elemen pemanas. Untuk mengatur tengangan keluaran AC to AC Converter bergantung pada sudut penyulutan yang dibangkitkan rangkaian IC TCA. Hasil yang diharapkan, proses pengeringan memerlukan waktu yang lebih cepat, dapat melakukan pengaturan temperatur yang konstan sesuai setpoint yang diinginkan (80°C-90oC), menghasilkan daun teh kering dengan kadar air sekitar 8-10% sesuai standart.


Aplikasi Monitoing Donai untuk Koordinator di Yayasan Peduli Yatim PENS-ITS

Author : Muhammad Daffa Asaddin  , Arna Fariza, Rengga Asmara, Agus Indra Gunawan

Abstrak

Panti asuhan adalah suatu lembaga pelayanan sosial yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, yang bertujuan untuk membantu atau memberikan bantuan terhadap individu, kelompok masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup. Untuk dapat memenuhi tujuan tersebut, dibutuhkan pengurus serta koordinator yang berkemampuan untuk mengelola lembaga tersebut. Peduli Yatim PENS-ITS yang merupakan salah satu lembaga tersebut tidak luput dari masalah yang ada. Masalah tersebut juga dirasakah oleh pengurus dan koordinator ketika akan melakukan monitoring data anak asuh serta memanajemen pengajuan anak asuh baru. Hal ini menjadi salah satu penghambat yang terjadi di dalam Yayasan Peduli Yatim PENS-ITS. Secara keseluruhan, proyek ini berkontribusi pada pengelolaan dan perencanaan sistem monitoring di Yayasan Peduli Yatim PENS-ITS melalui sistem rekpaitulasi data anak asuh secara berkala. Dengan teknologi visualisasi yang tepat, informasi mengenai anak asuh dapat diperoleh dengan mudah sehingga membantu kinerja koordinator di Yayasan menjadi lebih efisian dan mudah yang tentunya meminimalisis terjadinya kesalahan. Hasil akhir dari penelitian ini berupa sistem monitoring kegiatan anak asuh mulai dari laporan beasiswa, laporan akademik, dan laporan kegiatan dalam bentuk website untuk Yayasan Peduli Yatim PENS – ITS.


DESAIN DAN IMPLEMENTASI MAXIMUM POWER POINT TRACKING SOLAR PV DENGAN METODE RECURRENT NEURAL NETWORK (RNN) UNTUK CHARGING BATERAI

Author : Moh Zaenal Arifin  , Novie Ayub Windarko, Eka Prasetyono

Abstrak

Kebutuhan energi listrik semakin meningkat dengan maraknya konversi penggunaan bahan bakar fossil menuju ke bahan bakar terbarukan yakni listrik yang ditandai dengan mulai banyak bermunculan perlengkapan rumah tangga dan transportasi menggunakan listrik. Energi listrik dapat diperoleh dari pembangkit listrik baik yang masih menggunakan bahan bakar fossil maupun pembangkit dengan energi terbarukan, dengan menipisnya bahan bakar fosil lebih mengutamakan penggunaan energy terbarukan. Solar PV merupakan salah satu modul yang dapat membangkitkan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan oleh Solar PV tidak stabil karena perubahan cahaya matahari baik dikarenakan cuaca maupun kondisi langit yang tertutup awan. Permasalahan tersebut tentunya dapat menjadi pertimbangan dalam penggunaan Solar PV, sehingga dibutuhkan suatu metode optimalisasi pada Solar PV. Pada proyek akhir ini mengusung judul “Maximum Power Point Tracking pada Solar PV Menggunakan Metode Recurrent Neural Network RNN”. RNN (Recurrent Neural Network) merupakan metode yang meniru jaringan syaraf manusia dalam mengolah beberapa kondisi dan memberikan solusi dari data referensi yang ada. Metode RNN yang digunakan adalah unsupervised learning dengan menggunakan data tegangan open circuit (Voc) dan arus short circuit (Isc) sebagai data input untuk menghasilkan output Duty Cycle yang digunakan untuk penyulutan pada MOSFET. Adapun output dari MPPT yang dihasilkan pada saat iradiasi 500 W/dengan nilai daya maksimum yang didapatkan yaitu 99.83 W, 89.39 W, 76.10 W, dan 64.61 W dengan nilai akurasi rata - rata 90%


IMPLEMENTASI SISTEM KEAMANAN DATA KESEHATAN PASIEN MENGGUNAKAN AUTENTIKASI PEMBULUH DARAH PADA JARI

Author : Anum Faticha Mayrizkiya Suudewanda  , Akuwan Saleh

Abstrak

Teknologi dengan menggunakan pola vena jari merupakan sistem biometrik yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Dengan menggunakan identifikasi pembuluh darah yang terdapat pada jari manusia ini, saat data ini dibutuhkan dapat segera diakses, serta tidak ada kemungkinan untuk hilang atau terlupakan. Kondisi pembuluh darah yang terdapat di dalam bagian tubuh manusia, tepatnya berada pada jaringan lemak, juga memungkinkan data sulit untuk dicuri. Data kesehatan seseorang merupakan data yang cukup krusial. Sehingga dibutuhkan sistem keamanan yang baik. Dengan menggunakan autentikasi pembuluh darah ini, maka data hanya dapat diakses oleh orang yang bersangkutan saja. Dengan pola vena jari yang tidak mudah untuk diduplikasi sehingga sesuai untuk membuat sebuah sistem keamanan. Dalam penelitian tugas akhir ini telah dirancang sebuah sistem dengan memanfaatkan kelebihan dari pola vena jadi tersebut untuk membuat sebuah sistem keamanan data pasien yang ada di rumah sakit. Sistem dibuat dengan memanfaatkan algoritma jaringan syaraf tiruan. Algoritma ini berorientasi pada pengubahan nilai bobot dan bias dalam proses pelatihan. Dari proses dalam pelatihan dihasilkan sebuah model sistem jaringan syaraf tiruan. Pemberian label paling baik yaitu untuk satu identitas vena jari, satu label. Waktu pembentukan model rata-rata selama 23,92 detik. Waktu pengenalan selama 2,3detik. Hasil penolakan terbaik sebesar 100% dan penerimaan terbaik sebesar 81.5%.


RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA GANGGUAN OVERCURRENT, OVERVOLTAGE, DAN UNBALANCE VOLTAGE BERBASIS IOT

Author : Salma Qolbi Nurul Hidayati  , Putu Agus Mahadi Putra, Luki Septya Mahendra

Abstrak

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan dalam industri karena efisiensi dan kemampuannya menggerakkan beban besar. Namun, kurangnya pengawasan dapat menyebabkan gangguan seperti arus lebih, tegangan lebih, dan ketidakseimbangan tegangan (unbalance voltage), yang berisiko merusak motor. Beberapa penelitian sebelumnya telah membahas proteksi berbasis Arduino dan relay standar, namun belum terintegrasi dengan sistem IoT yang mampu melakukan monitoring secara real-time. Penelitian ini merancang sistem proteksi motor induksi tiga fasa berbasis IoT menggunakan mikrokontroler STM32F401 dan modul ESP8266. Sensor arus SCT-013 dan sensor tegangan AMC1100 digunakan untuk mengukur parameter kelistrikan pada masing-masing fasa. Data dikirimkan ke platform WEB untuk pemantauan jarak jauh dan ditampilkan pada LCD untuk pemantauan lokal. Proteksi overcurrent mengacu pada kurva standar inverse sesuai IEC 60255-3. Jika terjadi gangguan, sistem memutus arus listrik melalui relay dan kontaktor, serta mengirimkan status gangguan ke server. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi overcurrent saat arus > 2,2A dengan error rata-rata waktu trip <4%. Sensor arus dan tegangan bekerja optimal pada arus di atas 2A dan tegangan di atas 80V dengan error <1%. Proteksi unbalance voltage bekerja sesuai standar ANSI, trip saat >3%. Sistem terbukti efektif dalam mendeteksi dan merespons gangguan secara otomatis, meningkatkan keamanan dan keandalan motor induksi di lingkungan industri.