Author : Ridho Azhar Megantara , Bambang Sumantri, Madyono
Abstrak
Sepeda listrik menjadi salah satu alat transportasi yang dapat menggantikan jenis kendarn berbahan bakar minyak di tengah menipisnya cadangan minyak di bumi. Salah satu yang menjadi concern saat ini adalah pengembangan sepeda listrik terutama pada system dashboard. Terdapat banyak bagian dalam sepeda yang perlu dikembangkan agar dapat menjadi kendaraan ramah lingkungan yang layak dipakai oleh publik salah satunya adalah sistem dasboard.Tujuan dari proposal ini adalah untuk membuat fitur interface,desain casing,dan hardware pada sepeda listrik yaitu dashboard, yang dikembangkan berdasar kebutuhan pengguna sepeda listrik pada umumnya. untuk akhirnya dapat ikut mendorong laju penggunaan sepeda listrik sebagai pengganti kendaraan berbahan bakar minyak dengan pengembangan system dashboard yang memiliki fitur lebih menarik. Hal ini dilakukan berdasarkan pengamatan berbagai fitur penting di dalam sistem transportasi masal saat ini.Fitur pada sistem interface dashboard sepeda listrik ini dikembangkan dengan micro controller unit ESP32, yang kemudian menampilkanya ke dalam display yang terdapat di dalam casing dashboard,dan juga mengirim data berbagai nilai sensor nya kedalam dasboard sehingga dapat diketahui secara langsung oleh pengguna.Hasil nilai pembacaan pada dashboard merupakan nilai yang dibuat berdasar nilai Analog yang dikeluarkan oleh potensiometer pada simulator Arduino Uno.Hasil nilai Analog yang dikirimkan oleh Arduino Uno berbentuk tipe data string yang kemudian dipecah Kembali oleh ESP32 dan dimasukkan dalam perhitungan rumus sehingga menghasilkan nilai akhir.Tampilan nilai stiap sensor yang ditampilkan pada dashboard dibuat sebaik mungkin agar lebih mudah dipahami oleh pengguna.Jumlah push button pada dashboard sebanyak 5 buah agar setiap buah fungsi button memiliki satu fungsi perintah terhadap hardwere dashboard,sehingga dapat mempermudah pengoperasian dashboard.Hasil pengukuran yang dikirimkan oleh simulator Arduino uno merupakan cara untuk mengetahui apakah dashboard dapat berfungsi dengan baik.
SISTEM KONTROL NUTRISI DAN LEVEL KETINGGIAN AIR PADA TANAMAN SAWI HIDROPONIK
Author : Muhammad Nurul Ibrahim , Alrijadjis, Budi Nur Iman
Abstrak
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dalam praktiknya, kadar nutrisi masih dikontrol secara manual oleh petani hidroponik, ditambah lagi apabila pemberian kadar nutrisi yang berlebihan dan tidak sesuai dengan usia tanaman, maka dapat meyebabkan tanaman menjadi kering karena efek terbakar, sedangkan jika pemberian nutrisi dengan kadar yang terlalu rendah dapat menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan warna daun yang tidak segar, hal lain yang menjadi masalah yakni berkurangnya level air, hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, diantaranya meliputi penyerapan nutrisi oleh akar tanaman dan proses penguapan. Oleh karena itu, untuk menanggulangi kekurangan yang ada dalam sistem hidroponik dan mempermudah kinerja dari para petani hidroponik, maka pada proyek akhir kali ini muncullah suatu inovasi untuk membuat sebuah alat yang mampu mengontrol kadar nutrisi sesuai usia tanaman sawi dan menjaga level ketinggian air secara otomatis. Alat ini menggunakan metode ON/OFF untuk menjalankan kinerjanya, untuk mengontrol kadar nutrisi, digunakan sensor EC, apabila kadar nutrisi dibawah standart, maka pompa peristaltic akan melarutkan nutrisi AB Mix untuk meningkatkan kadar nutrisi, namun apabila kadar nutrisi diatas standart, maka pompa air akan melarutkan air baku untuk menurunkan kadar nutrisi, referensi kadar nutrisi dijaga sesuai usia tanaman sawi, dengan acuan minggu ke 1 s/d 4 masing-masing sebesar ±500 ppm,±700 ppm, ±900 ppm , dan ±1200 ppm, kemudian terdapat sensor ultrasonic yang mendeteksi level air, apabila level air <10cm, maka pompa air akan melarutkan air baku sampai level air berada diangka >12cm. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, alat ini cukup bekerja dengan baik untuk mengontrol kadar nutrisi sesuai usia tanaman sawi mulai dari hari ke 1 s/d 28 (panen), dengan persentase error pembacaan TDS sebesar 2,92% dan persentase error pembacaan level air sebesar 3,95%, dan diketahui bahwa daun tanaman sawi yang dikontrol menggunakan alat ini kondisinya berwarna hijau segar, sedangkan daun tanaman sawi yang tanpa dikontrol kadar nutrisinya menggunakan alat ini kondisinya berwarna kuning kecoklatan.
RANCANG BANGUN SISTEM ENERGI SOLAR CELL SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA LIFT NET
Author : Faisal Ali , Ainur Rofiq, Gigih Prabowo
Abstrak
Negara Indonesia sebagai negara tropis mempunyai potensi energi matahari yang baik untuk digunakan sebagai sumber energi listrik. Energy matahari dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan menggunakan solar cell, energy listrik pada solar cell harus disimpan pada battery agar bisa digunakan pada malam hari. Untuk mengisi battery dengan kapasitas 24 volt diperlukan tegangan yang berkisar antara 27– 28 volt. pada saat system diintegrasikan terhadap boost converter, control, dan digunakan untuk men-charger battery, tegangan yang dihasilkan oleh solar sell 3 kali 50 watt-peak (WP) yang dipasang parallel berkisar antara 11,5 volt – 15 volt dan daya maksimal yang dihasilkan sebesar 92,4 watt. Pada proyek akhir ini dirancang rangkaian boost converter untuk menaikkan tegangan dari solar cell sehingga tegangan tersebut dapat digunakan untuk men-charger battery, dengan control increment decrement tegangan output boost converter dijaga agar tetap berkisar antara 27 volt – 28 volt. Energy listrik yang tersimpan pada battery akan digunakan sebagai supply motor DC yang difungsikan sebagai alat untuk penggerak (menaikkan/menurunkan) jaring. Naik atau turunnya jaring dilakukan secara menual melalui penekanan push button dan jaring akan berhenti bergerak setelah adanya respon dari limit switch. Dari pengujian charging battery diperoleh arus charging normal hingga 3 Ampere
AC BUS MICROGRID SYSTEM EMULATOR (RANCANGAN BATTERY ENERGY STORAGE SYSTEM)
Author : Aji Tri Laksono , Anang Tjahjono, Indra Ferdiansyah
Abstrak
Microgrid adalah teknologi penting untuk distribusi sumber energi, meliputi: turbin angin, panel surya, dan perangkat penyimpanan energi atau baterai. Setiap distribusi sumber daya energi memiliki karakteristik unik saat suplai lebih sesuai set point atau bahkan kurang. Maka dari itu dibuat sistem penyimpanan energi baterai agar dapat memastikan efisiensi dan kestabilan operasi pada keseluruhan sistem. Untuk menyimulasikan Battery Energy Storage System (BESS) digunakan baterai MF 12V/60Ah dengan baterai tersebut sudah bisa mewakili karakteristik dari BESS. Baterai MF 12V/60Ah akan penuh jika arus pengisian sebesar 0,6A dan tegangan Depth of Discharging sebesar 20% sebesar 11,7V. Nilai tegangan, arus, daya dan parameter-parameter kualitas daya juga dimonitoring pada output inverter untuk ditinjau kembali dengan menggunakan ADE7953 dengan rata-rat error kurang dari 2%..
RANCANG BANGUN PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI DC UNTUK PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI KABEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
Author : Fabria Alieftya Yusvianti , Endro Wahjono, Dimas Okky A.
Abstrak
Indonesia memiliki kebutuhan listrik yang banyak, saat ini listrik tidak hanya ada di kota besar saja, melaikan sudah masuk ke pelosok desa. Listrik adalah kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari di dunia, tanpa listrik roda ekonomi di Indonesia bahkan dunia dapat terhenti. Dalam perkembangannya, kebutuhan beban listrik akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya teknologi. Kebutuhan akan beban listrik ini seringkali tidak diimbangi dengan perawatan dan pembaharuan pada instalasi listrik. Energi listrik perlu disalurkan dengan penghantar listrik, salah satunya kabel. Berdasarkan data statistik dari Dinas Penanggulangan Kebakaraan dan Penyelamatan DKI Jakarta tahun 2017-2019 frekuensi kebakaran menurut penyebabnya yang paling sering terjadi yaitu karena listrik yang disebabkan oleh korsleting listrik. Maka dari itu, perlu dibuat alat yang dapat digunakan untuk melakukan pengujian tahanan isolasi kabel. Dalam Proyek Akhir “Rancang Bangun Pembangkitan Tegangan Tinggi DC untuk Pengujian Tahanan Isolasi Kabel dengan Menggunakan Metode Artificial Neural Network” dibahas mengenai alat pembangkit tegangan tinggi DC sebagai inject tegangan untuk pengujian tahanan isolasi kabel. Dengan metode Artificial Neural Network yang dilakukan secara simulasi menggunakan SIMULINK, dan dari data yang didapatkan melalui hasil pengujian alat yang dibuat, dapat diidentifikasi normal atau tidak normalnya nilai suatu tahanan isolasi kabel yaitu kurang dari sama dengan 0,45 – 0,75 MΩ sesuai dengan standar PUIL 2000.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer