Author : Djadog Juniver Sriayu Adistya , Didik Setyo Purnomo, Nofria Hanafi
Abstrak
Pada proyek akhir ini dikembangkan sebuah prototype pengeringan gabah otomatias yang digunakan untuk membantu meratakan gabah. Fokus pada penelitian ini adalah pembalik gabah. Pembalik ini dirancang mampu membalik gabah dengan ketebalan maksimal 3 cm dengan dimensi sebesar 1 x 0.5 x 0.6 meter. Dalam prototype pengeringan gabah ini menggunakan sensor soil moisture dan sensor DHT11 untuk mendapatkan nilai suhu, kelembaban, dan kadar air. MIkrokontroler yang digunakan dalam pengeringan gabah ini adalah Arduino Mega. Untuk sistem kerja dari pengeringan gabah ini memanfaatkan metode fuzzy logic dengan variabel kontrol suhu dan kelembaban. Dengan adanya suatu sistem pengering gabah otomatis ini, diharapkan dapat membantu petani dalam proses pengeringan gabah.
RANCANG BANGUN SEPIC KONVERTER UNTUK SISTEM PENGISIAN BATERAI DENGAN MENGGUNAKAN ANFIS
Author : Mohammad Jufriyadi MJ , Suryono, Indhana Sudiharto
Abstrak
Seringkali masyarakat di dunia kurang hati-hati dalam penggunaan baterai misalnya dalam proses penchargingan baterai, banyak masyarakat yang lupa mencabut catu daya dalam proses penchargingan sehingga menyebabkan over charging. Hal ini dapat mengurangi life time pada baterai dan bagian terburuknya bisa menyebabkan baterai rusak. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukannya sesuatu sistem yang dapat mengontrol proses charger baterai agar tegangan dan arus keluaran konstan serta pengisian baterai lebih cepat. Pengaturan tegangan keluaran dan arus pada DC-DC konverter dapat dilakukan dengan menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System yang bertujuan menjaga agar keluaran dari SEPIC tetep stabil sesuai dengan setting point. Pada sistem ini DC-DC konverter yang digunakan berupa SEPIC konverter dimana dapat menaikkan dan menurunkan tegangan keluaran untuk pengisian baterai. Proses pengisian baterai menggunakan metode CC-CV. Berdasarkan pengujian hardware yang telah dilakukan didapatkan arus charging battery pada metode Constant Current selama 37 menit sebesar 7.5A sesuai dengan kemampuan baterai menerima arus dan berpindah ke metode Constant Voltage yang dimana berjalan selama 53 menit sebesar 12,6V dimana error sebesar 3,07%
UNMANNED AUTONOMOUS SURFACE VEHICLE DENGAN COLLISION AVOIDANCE UNTUK EKSPLORASI ENERGI LEPAS PANTAI
Author : Muhammad Achad Ansori , Arif Irwansyah, Niam Tamami, Adytia Darmawan
Abstrak
Perubahan iklim menjadi kekhawatiran utama global, sementara konsumsi energi terus meningkat, dengan peningkatan 2,9% pada 2018 yang diikuti oleh pertumbuhan emisi karbon sebesar 2,0% (Noviani, 2019). Indonesia, dengan luas laut yang besar dan garis pantai terpanjang kedua di dunia, memiliki potensi besar untuk energi terbarukan dari laut, termasuk energi pasang surut, gelombang, arus laut, angin lepas pantai, dan perbedaan suhu lapisan laut. Namun, pengembangan energi terbarukan lepas pantai menghadapi tantangan besar, terutama dalam eksplorasi yang mahal dan tidak efisien dengan metode konvensional. Penggunaan kapal berawak dan peralatan berat mengakibatkan biaya operasional tinggi, risiko keselamatan, dan dampak lingkungan negatif. Teknologi yang terbatas juga mengurangi kecepatan dan akurasi pengumpulan data. Eksplorasi yang akurat dan efisien sangat penting untuk merancang fondasi kuat bagi infrastruktur energi terbarukan dan menempatkan instalasi energi secara optimal. Hal ini juga membantu meminimalkan dampak lingkungan negatif. Kondisi laut Indonesia yang tidak dapat diprediksi menuntut penggunaan peralatan survei otomatis dengan teknologi penghindar tabrakan. Oleh karena itu, proyek ini mengusulkan pembuatan "Unmanned Autonomous Surface Vehicle Dengan Collision Avoidance Untuk Eksplorasi Energi Lepas Pantai". Kendaraan ini akan meningkatkan keamanan, kecepatan, dan efisiensi eksplorasi, sekaligus mengurangi biaya dan risiko lingkungan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENJADWALAN MONITORING GUDANG DI SURABAYA
Author : Karina Rustiadi , Isbat Uzzin Nadhori, Wiratmoko Yuwono
Abstrak
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Upaya inilah yang menjadi prioritas utama tim Sarana Distribusi dan Logistik Dinas Perdagangan Kota Surabaya dalam menangani masalah pergudangan. Dinas Perdagangan melakukan sosialisasi terkait tata cara pengelolaan gudang yang baik dan kewajiban-kewajiban mereka yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 90/M-DAG/PER/12/2014. Sehubungan dengan hal tersebut, pemilik/pengelola gudang untuk melaporkan pencatatan adminsitrasi gudang sebagaimana ketentuan kepada Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya secara periode untuk gudang yang berisi Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) melaporkan 1 (satu) bulan sekali, dan untuk gudang yang berisi selain Bapokting melaporkan cukup 1 (satu) kali dalam setahun. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah sistem optimasi penentuan rute terdekat untuk menjadwalkan tim gudang dalam monitoring dan melakukan kunjungan langsung kepada gudang yang belum tertib melakukan laporan isi gudang sehingga tim gudang bekerja lebih efektif dan efisien.Untuk membuat sistem ini, dibutuhkan data Tanda Daftar Gudang (TDG) yang didapatkan dari Dinas Perdagangan Kota Surabaya. Data tersebut diolah ke dalam sistem sehingga menampilkan keluaran berupa rute terdekat dari gudang satu ke gudang lainnya dalam bentuk peta.
RANCANG PURWARUPA PENETAS TELUR BURUNG MURAI BERBASIS IOT
Author : Gita Fitriananda Deasy Navyka , Arifin, Haryadi Amran Darwito
Abstrak
Penggunaan teknologi sangat membantu dalam kehidupan manusia terlebih bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Mulai dari transportasi hingga telekomunikasi dapat dengan mudah diakses untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Tidak ketinggalan penerapan teknologi juga diaplikasikan disektor peternakan dan salah satu contohnya adalah penggunaan inkubator penetas telur. Alat ini digunakan untuk meningkatkan produktivitas anakan unggas sehingga dapat meraih hasil capaian yang diinginkan dan dapat memenuhi kebutuhan pasar. Pada Proyek Akhir ini akan dibuat sebuah alat inkubator penetas telur yang dibekali dengan Internet of Things (IoT). Dimana alat ini juga dapat memonitoring suhu beserta kelembapan dengan menggunakan sensor DHT11 dan juga gerakan didalam inkubator menggunakan sensor PIR. Pada alat ini terdapat otomasi dalam pengontrolan nyala dan mati lampu dengan menggunakan relay. Semua komponen tersebut diintegrasikan menggunakan mikrokontroler Wemos D1R1 yang kemudian hasil data akan dikirimkan ke server melalui Wi-Fi Access Point dan data informasi bisa diakses melalui web interface. Hasil dari projek akhir ini menunjukkan bahwa hasil pembacaan sensor DHT 11 untuk mengukur suhu memiliki presentase kesalahan 0.3% dan untuk mengukur kelembapan memiliki presentase kesalahan 0.5%. Untuk hasil pembacaan dari sensor PIR memiliki presentase kesalahan sebesar 0.3%. Untuk relay, mampu menghidupkan lampu jika keadaan pintu tertutup dan mematikan lampu jika keadaan pintu terbuka. Sistem pada projek akhir ini dapat bekerja dengan baik.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer