Author : Indira Kharisma Putra , Indhana Sudiharto, Endro Wahjono
Abstrak
Tanaman hidroponik adalah metode budidaya tanpa tanah dengan menggunakan air yang mengandung nutrisi dan mineral. Teknik ini ramah lingkungan dan efisien, cocok untuk daerah dengan lahan terbatas. Budidaya hidroponik membutuhkan pompa air yang bekerja terus-menerus, yang umumnya bergantung pada listrik PLN. Untuk mengatasi ketergantungan ini, dirancang sistem battery charging berbasis energi surya guna menyuplai energi ke pompa sirkulasi. Energi listrik dihasilkan oleh panel surya, yang kinerjanya dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari dan suhu permukaan panel, membentuk kurva karakteristik daya keluarannya. Sistem ini menggunakan rangkaian buck converter sebagai regulator tegangan untuk menurunkan tegangan input agar sesuai untuk pengisian baterai. Solar Panels berkapasitas 100 WP sebanyak dua unit disusun secara seri untuk mengisi baterai 12 volt 28 Ah secara otomatis. Energi yang tersimpan digunakan untuk menyuplai pompa air. Agar tegangan output tetap konstan di angka 14,4 volt, digunakan kontrol PIyang diatur melalui PWM umpan balik dari sensor tegangan. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan sensor TDS untuk memantau kadar nutrisi air dalam satuan PPM. Pemantauan kadar nutrisi ini penting dalam memastikan tanaman mendapatkan jumlah nutrisi yang optimal sesuai fase pertumbuhannya, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan dan hasil panen tanaman hidroponik . Berdasarkan data hasil pengujian dengan nilai tegangan output yang dapat mencapai nilai set point sesuai dengan yang di inginkan yaitu 14.4V meskipun tegangan panel surya berubah ubah. Nilai rata rata efisiensi dari buck converter sebesar 85.3% yang dapat disimpulkan bahwa sistem berjalan dengan baik.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DI SMA NEGERI 1 KALIANGET BERBASIS ANDROID DAN WEB (VERSI MOBILE))
Author : Wahyu Ramadhan , Arif Basofi, Lusiana Agustien
Abstrak
Dalam era modern ini, internet telah menjadi sarana utama bagi manusia dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Perpustakaan sebagai penyedia informasi juga terpengaruh oleh perubahan perilaku ini. SMA Negeri 1 Kalianget sebagai institusi pendidikan yang penting, memiliki perpustakaan sebagai fasilitas penting dalam pembelajaran. Namun, layanan peminjaman dan pengembalian buku masih dilakukan secara manual, menyebabkan pustakawan kewalahan dalam melayani siswa. Selain itu, pustakawan juga menghadapi kesulitan dalam mengelola data perpustakaan yang jumlahnya besar. Siswa juga mengalami kesulitan dalam mencari informasi buku yang tersedia di perpustakaan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah aplikasi perpustakaan berbasis Android untuk meningkatkan kecepatan dan efektivitas pengelolaan perpustakaan, ketepatan dan konsistensi penyajian data, serta mempercepat pengelolaan informasi. Pengembangan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan mempermudah akses informasi bagi siswa.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI INVERTER UNIPOLAR SPWM MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY SEBAGAI EMS PADA PLTS
Author : Muchamad Safi'udin Zakariya , Hendik Eko HS, Indra Ferdiansyah
Abstrak
Keefektifan penyaluran daya pada sistem PLTS Off Grid menjadi sangat penting, maka dari itu energi manajemen sistem (EMS) sangat diperlukan guna menunjang keberhasilan sistem PLTS dalam menyalurkan daya. EMS akan mengatur sumber listrik yang akan digunakan, dengan menyesuaikan besar daya pada beban sehingga pengeluaran daya lebih efisien. Pada proyek akhir ini akan memanjemen penggunaan daya dan memilih sumber daya listrik yang akan digunakan beban, bukan hanya itu EMS pada proyek akhir ini juga dapat sebagai proteksi baterai dengan cara mematikan inverter dan melakukan pergeseran daya. Berdasarkan kalkulasi SOC dengan kondisi yakni SOC Rendah (Low Battery), Ideal (Health) dan Berlebih (Over Charge Battery) dapat dilakukan dengan parameter 25% untuk SOC rendah pada simulasi dan 40% pada hardware, 50% untuk SOC Ideal baik simulasi dan hardwaere dan 81% pada SOC berlebih. Pergeseran daya diperlukan untuk menjalankan proteksi over charge, efisiensi daya akan diatur agar proteksi dapat berjalan. Dengan mengatur atau pergeseran frekuensi inverter maka pergeseran daya dapat dilakukan, pergeseran daya ini disebut Power Shifting Frequency , sistem kontrol yang digunakan untuk pergeseran daya pada proyek akhir ini adalah kontrol logika fuzzy, hasil fuzzyfikasi yang nantinya menjadi frekuensi inverter, dengan sifat fuzzy dihasilkan 4% kenaikan daya yang dapat melindungi baterai dari pengisian berlebih dan daya yang dibutuhkan oleh beban sama dengan daya yang telah dibatasi oleh sistem EMS pada inverter.
INTEGRASI DAN PENGEMBANGAN ANTARMUKA PENGGUNA PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET TIK BERDASARKAN ITAM BOK DAN METODE DOUBLE DIAMOND
Author : Obed Christian Sanjaya , Ferry Astika Saputra, Desy Intan Permatasari
Abstrak
Pengelolaan aset teknologi informasi di instansi pemerintahan menghadapi berbagai tantangan, seperti pencatatan manual, keterbatasan pelacakan mutasi, dan desain sistem yang belum berorientasi pada pengalaman pengguna. Permasalahan ini berdampak pada efektivitas kontrol internal dan efisiensi operasional aset. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan sistem MataTik, sebuah sistem informasi manajemen aset TIK berbasis web yang dirancang dengan pendekatan Double Diamond UX Design. Proses pengembangan dilakukan melalui empat tahap utama: Discover, Define, Develop, dan Deliver, dengan melibatkan pengguna dalam setiap tahapan. Sistem MataTik mencakup fitur utama seperti registrasi aset, pengelolaan pengguna dan divisi, peminjaman, mutasi, inspeksi, dan pembuangan aset. Keamanan sistem didukung dengan Keycloak sebagai otentikasi terpusat dan dokumentasi API melalui Swagger. Evaluasi dilakukan dengan metode usability testing berdasarkan tiga parameter: efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Dari total 27 task pengujian, sebagian besar menunjukkan efisiensi waktu mencapai 100%, dan sistem berhasil meraih skor 83,3 dalam System Usability Scale (SUS), yang masuk dalam kategori “Excellent”. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem MataTik mampu meningkatkan efisiensi kerja, meminimalisir kesalahan, serta memberikan pengalaman pengguna yang optimal dalam pengelolaan aset TIK.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN PERBAIKAN FAKTOR DAYA PADA KONSUMSI LISTRIK RUMAH TANGGA BERBASIS MIKRONTROLER STM32F4
Author : Alifirstyoga Benarrizki , Renny Rakhmawati, Diah Septi Yanaratri
Abstrak
Besarnya pemakaian energi listrik tergantung pada beban yang dipakai. Beban memiliki tiga sifat yaitu beban induktif, beban resistif, dan beban kapasitif. Sifat-sifat beban ini memiliki dampak pada kualitas daya listrik yang diindikasikan dengan faktor daya. Semakin besar faktor daya pada suatu sistem kelistrikan maka semakin baik sistem kelistrikan tersebut dan sebaliknya. Maka dari itu, ketika faktor daya dibawah ketentuan yang sudah ditetapkan PLN (< 0,85) maka penggunaan daya kurang optimal. Pada konsumsi listrik rumah tangga terdapat beberapa beban yang menggunakan motor induksi (beban induktif) dengan kebutuhan daya reaktif yang relatif tinggi dan juga terdapat beberapa beban switching yang menimbulkan harmonisa sehingga menyebabkan kualitas daya yang buruk akibatnya berdampak pada segi keuangan konsumen karena pemborosan energi listrik. Untuk memperbaiki faktor daya tersebut bisa dengan membandingkan keperluan daya reaktif yang dikonsumsi motor induksi dan pemberian daya reaktif dari kapasitor bank. Pemasangan kapasitor bank sendiri dipasang secara paralel dengan beban. Karena nilai faktor daya bisa berubah-ubah pada setiap beban maka dibutuhkan kapasitor bank dengan beberapa variasi agar hasil perbaikan faktor daya lebih presisi dan mengontrol relay pada tiap kapasitor bank agar pergantian kapasitor bisa secara otomatis sesuai dengan kebutuhan beban untuk memperbaiki faktor dayanya menjadi 0,95. Mikrokontroler STM32F4 sebagai prosesor yang akan mengontrol relay pada tiap kapasitor bank dengan algoritma if else untuk pengambilan keputusan pemilihan kapasitor dengan beberapa kondisi beban. Sehingga hasil yang bisa diambil dari proyek akhir ini adalah faktor daya yang dihasilkan beban dapat diatasi dengan baik oleh kapasitor bank yang daitur kontrolnya oleh relay. Data dari hasil proyek akhir ini didapatkan nilai faktor daya yang sudah mampu mencapai 0,85 denagn rata-rata kenaikan perbaikan faktor daya pada kondisi beban 1 sebesar 10%, pada kondisi beban 2 sebesar 30,86%, pada kondisi beban 3 sebesar 50,32%, pada kondisi beban 4 sebesar 41,62%, pada kondisi beban 5 sebesar 57,67%, pada kondisi beban 6 sebesar 76,61%, dan pada kondisi beban 7 sebesar 86,08%.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer