PENGEMBANGAN KONTEN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS PROYEKSI VISUAL UNTUK PENGENALAN ADAT ISTIADAT JAWA TIMUR
Author : Shabrina Putri Rahmawati  , Ashafidz Fauzan Dianta, Zakha Maisat Eka Darmawan

Abstrak

Penurunan minat remaja terhadap budaya lokal Jawa Timur akibat pengaruh globalisasi di media sosial menjadi latar belakang penelitian ini, mengingat metode pembelajaran konvensional masih didominasi oleh teks statis yang kurang menarik bagi generasi digital sehingga memicu beban kognitif (cognitive overload). Guna mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan media pembelajaran dengan menerapkan prinsip desain interaksi dan multimedia yang bernama "RUPANARA" menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Sistem ini dirancang untuk mengenalkan adat istiadat dari 30 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur dengan mengintegrasikan model phygital (physical-digital), di mana tombol tekan fisik dan sensor kapasitif memicu animasi yang ditampilkan melalui teknologi proyeksi visual interaktif. Evaluasi dilakukan secara bertahap melalui Alpha Testing, Expert Review, dan Beta Testing berupa pengujian lapangan bersama 30 siswa. Hasil pengujian menunjukkan efektivitas edukasi yang tinggi dengan capaian skor Normalized N-Gain global sebesar 0,84 (Kategori Tinggi). Selain itu, pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan nilai rata-rata global sebesar 83,25, yang menempatkan perangkat ke dalam kategori Acceptable dengan peringkat adjektif Excellent (Sangat Baik). Temuan ini mengonfirmasi bahwa panggung pertunjukan digital RUPANARA berhasil meningkatkan literasi budaya secara optimal.


RANCANG BANGUN TELE OPERASI MASTER-SLAVE MOBILE MANIPULATOR DENGAN KOMUNIKASI SECARA NIRKABEL

Author : Rudi Hartono  , Endah Suryawati Ningrum, Didik Setyo Purnomo

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang tele operasi master-slave mobile manipulator. Robot ini terdiri dari dua sistem yaitu sistem mobile dan sistem manipulator. Mekanisme pergerakan sistem mobile, dikendalikan oleh joystick, dilengkapi dengan dual axis potensiometer yang digunakan untuk mengambil data sudut joystick. Mekanisme pergerakan sistem manipulator dikendalikan secara tele-operasi, dimana pergerakan sistem manipulator mengikuti pergerakan lengan pengendali dengan konfigurasi master-slave yang dilengkapi dengan potensiometer untuk mengambil data posisi sudut lengan pengendali. Dari hasil pengujian terhadap robot ini, persentase error terbesar pada sistem mobile adalah 1.54% dan pengujian kesesuaian posisi sudut antara sistem manipulator dengan lengan pengendali adalah 2.86%. Berdasarkan hasil pengujian, disarankan untuk mengembangkan algoritma program pada mobile manipulator system agar persentase error lebih kecil dan respon robot lebih baik.


DESAIN, PEMBUATAN DAN ANALISIS KINEMATIKA PADA KAKI ROBOT MANUSIA DEWASA “FLOW 2”

Author : Luthfi Aminulloh  , R.Sanggar Dewanto, Dadet Pramadihanto, Achmad Subkhan KH

Abstrak

Dalam pengembangan robot humanoid, konstruksi yang ringan dan efisiensi energi memainkan peranan yang penting. Aplikasi dari Metode Computer-aided engineering (CAE) dalam proses pengembangan adalah salah satu kemungkinan untuk mencapai reduksi beban yang sesuai. Tugas akhir ini menjelaskan tentang desain kaki pada robot humanoid FLoW 2. Kaki merupakan bagian yang penting dalam pengembangan robot humanoid. Karena kaki adalah bagian utama yang digunakan untuk berdiri dan berjalan. Dimana kaki akan menopang beban pada seluruh tubuh robot. Maka dibutuhkan perancangan yang tepat untuk mendapatkan struktur kaki yang kokoh, seperti dengan metode Finite Element Analysis (FEA) dengan perhitungan besar nilai gaya atau momen inersia yang bekerja pada setiap sambungan kaki dan analisis pembebanan struktural. Metode topology optimization juga di implementasikan untuk mereduksi berat dari struktur yang dihasilkan dalam proses desain. Dari penelitian ini dapat direalisasikan desain kaki robot FLoW 2 dengan range of motion dapat menyerupai gerakan berjalan manusia dan memiliki nilai displacement pada struktur sebesar 0.1304 mm. Struktur kaki yang dihasilkan juga memiliki faktor keamanan (factor of safety) dapat menahan 9.638 kali pembebanan kritis yang diberikan pada struktur kaki pada pose berjalan.


IMPLEMENTASI GPS DAN MACHINE LEARNING DALAM PERKIRAAN WAKTU TIBA TRANSPORTASI PUBLIK WILAYAH BISTRANS JATIM SIDOARJO

Author : Faisol Sofyan  , Anang Budikarso, Rini Satiti

Abstrak

Estimasi waktu kedatangan ETA untuk transportasi umum merupakan informasi penting yang dapat meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan transportasi umum. Salah satu masalah utama dengan layanan transportasi umum, khususnya Bus Trans Sidoarjo, adalah waktu kedatangan bus yang singkat di halte karena kondisi lalu lintas yang dinamis dan akses waktu nyata yang terbatas oleh penumpang. Oleh karena itu, kita membutuhkan sistem yang mampu menggabungkan posisi bus secara waktu nyata dan memberikan informasi tentang estimasi waktu kedatangan yang akurat dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Global Positioning System GPS dalam sistem estimasi waktu kedatangan untuk transportasi umum di area Bus Trans Sidoarjo. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan modul GPS dengan mikrokontroler untuk mengumpulkan data koordinat lokasi bus secara waktu nyata. Data GPS digunakan untuk melacak posisi aktual setiap armada bus dan menghitung jarak yang ditempuh ke halte tujuan. Estimasi waktu kedatangan dihitung berdasarkan jarak yang diperoleh dan kecepatan rata rata bus, menghasilkan prediksi waktu kedatangan yang mendekati kondisi aktual di lapangan. Pengujian sistem dilakukan di beberapa halte bus dengan dua tujuan, yaitu rute ke Alun Alun Sidoarjo dan rute ke Pondok Mutiara. Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk perbedaan jarak, kepadatan lalu lintas, dan kondisi cuaca yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan lokasi bus dan perkiraan waktu kedatangan secara real time melalui Telegram Bot sebagai antarmuka pengguna. Informasi yang ditampilkan dapat diakses dengan mudah oleh penumpang melalui perangkat seluler. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, sistem yang dikembangkan mampu memberikan prediksi waktu kedatangan dengan tingkat akurasi yang cukup baik dan berada dalam batas toleransi yang dapat diterima untuk aplikasi transportasi umum. Namun, kinerja sistem masih dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kualitas sinyal GPS, kondisi cuaca, dan dinamika lalu lintas. Namun secara keseluruhan, sistem berfungsi sesuai desain dan mampu memberikan informasi yang informatif dan bermanfaat bagi pengguna. Implementasi sistem estimasi waktu kedatangan berbasis GPS ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi umum di wilayah Sidoarjo, mengurangi waktu tunggu penumpang di halte bus, dan membantu mengoptimalkan manajemen armada bus. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut, menerapkan metode pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi perkiraan waktu kedatangan, dan mengintegrasikannya dengan sumber data lain seperti informasi lalu lintas waktu nyata.


SISTEM KERJA DAN TROUBLESHOOT INTEGRATED DRIVE GENERATOR (IDG) PADA BOEING 737-800 NEXT GENERATION

Author : Ardiansyah Rendi Naufalah  , Mohamad Nasyir Tamara

Abstrak

Fungsi utama dari sistem kelistrikan pesawat adalah untuk menghasilkan, mengatur dan mendistribusikan daya listrik seluruh pesawat. Sistem tenaga listrik pesawat digunakan untuk mengoperasikan instrumen, aktuator pada flight control, dan layanan penumpang. Integrated Drive Generator (IDG) digunakan untuk menghasilkan listrik pada pesawat yang berasal dari putaran engine pada gearbox. Pada IDG terdapat Constant Speed Drive (CSD) yang berfungsi untuk menghasilkan putaran RPM konstan (24,000 RPM) dan terdapat generator yang berfungsi mengubah putaran dari CSD menjadi tegangan 3 fasa, 155/200 V AC dan 400 Hz. IDG dikontrol oleh Generator Control Unit (GCU) yang berfungsi memonitor kinerja IDG, mengeksitasi exciter rotor, dan proteksi. Juga terdapat Generator Drive and Standby Power yang berfungsi sebagai switch jika terjadi kerusakan, akan memutus disconnect mechanism. IDG juga memiliki oil yang berfungsi sebagai sistem pendingin. Terdapat 2 IDG di setiap engine pada pesawat Boeing 737 NG untuk mensupply seluruh sistem kelistrikan pada pesawat.