Author : Indra Ferdiansyah , Era Purwanto, Novie Ayub Windarko
Abstrak
Penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai sistem penggerak listrik terus dikembangkan dalam penelitian. Beberapa kelebihan dari motor tersebut membuat lebih menarik, di antaranya harganya relatif lebih murah, perawatan lebih mudah serta tenaga yang besar jika dibandingkan dengan motor-motor lain bila digunakan sebagai sistem penggerak. Meskipun memiliki banyak kelebihan, karakteristik non-linear dari motor menjadi permasalahan ketika diterapkan sebagai sistem penggerak yang membutuhkan pengaturan kecepatan terutama pada putaran rendah. Metode-metode pengaturan yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan sistem penggerak yang sesuai dengan harapan. Indirect Field Oriented Control (IFOC) salah satu metode Vector Control yang digunakan pada pengaturan motor induksi 3 fasa dengan mengubah karakteristiknya menyerupai motor DC yang linear untuk mempermudah pengaturan kecepatannya. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal maka perlu diterapkan sebuah sistem kendali kecepatan, metode yang diusulkan dalam penelitian ini adalah kendali klasikal PID yang dikombinasikan dengan logika Fuzzy sebagai scheduling dari parameter kendali tersebut. Pengujian sistem kendali ini dilakukan pada saat kecepatan dinamik dengan dua kali pengujian yaitu pengujian secara simulasi dan pengujian secara real time. Dari grafik respon hasil pengujian secara simulasi bahwa sistem tidak mengalami overshoot / undershoot ketika terjadi perubahan kecepatan, dengan waktu yang dibutuhkan selama kondisi transien mencapai kondisi stabil 0.04 detik. Sedangkan hasil grafik respon pengujian secara real time menunjukan bahwa pada kondisi transien membutuhkan waktu lebih lama yaitu sekitar 1-2 detik disetiap perubahan kecepatan.
RANCANG BANGUN ALAT PRODUKSI BWANG GORENG MENGGUNAKAN KONTROL PI
Author : Muhammad Amiruddin , Hendik Eko HS, Epyk Sunarno
Abstrak
Produksi dan konsumsi bawang merah di Indonesia cukup tinggi yang sudah barang tentu diperlukan suatu cara penanganan maupun pengolahan pasca panen dari bawang merah tersebut. Cara tradisional umumnya menggunakan pisau sebagai alat untuk mengiris bawang merah sehingga membutuhkan tenaga ekstra dalam proses pengirisan dan waktu yang cukup lama serta hasil irisan yang sedikit sehingga dibutuhkan alat yang bisa bekerja secara otomatis dan cepat. Melihat keadaan seperti ini perlu adanya pengembangan teknologi yang dapat digunakan pada saat prosess pengirisan bawang merah, agar bawang merah iris dapat dihasilkan secara cepat untuk memenuhi permintaan pasar akan bawang goreng yang terus meningkat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada proyek akhir ini dibuat alat pengiris bawang yang menggunakan sumber AC 220 volt kemudian disearahkan menjadi 24 Volt DC, serta dirancang menggunakan motor DC sebagai penggerak untuk mengiris bawang, driver motor menggunakan switching dari transistor jenis NPN tipe TIP 3055 dengan metode penyulutan PWM pada mikrokontroler menggunakan kontrol PI dengan setpoint 400 rpm didapatkan hasil irisan bawang seberat 500 gram dengan lama pengirisan 68 detik pada pengujian close loop dan 79 detik pada open loop dengan pengujian yang sama
SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI SURAT WARGA DI DESA MAJASEM BERBASIS WEB DAN ANDROID
Author : Iqbal Safri Jalla , Dwi Susanto, Ira Prasetyaningrum
Abstrak
Pada saat ini, Desa merupakan suatu organisasi dan sebagai bagian terkecil dari sistem pemerintahan administratif di Indonesia, dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kemampuannya didalam mengelola data administrasi kependudukan desa. Saat ini desa desa yang berada di Kabupaten Ngawi, seperti salah satunya yaitu Desa Majasem dalam sistem pelayanan administrasi pelayanan surat kependudukan desanya masih bersifat konvensional, seperti pengajuan pembuatan surat surat permohonan yang harus datang ke kantor desa, dan pengajuan persyaratan surat permohonan yang masih manual. Hal tersebut berimbas kepada perangkat desa maupun penduduk desa, dimana sering terjadi human error, serta pemborosan waktu dan biaya. Maka dari itu perlu adanya suatu sistem yang berbasis Web dan Mobile guna mempermudah pendataan dan pengelolaan administrasi surat desa. Dengan sistem informasi pelayanan surat ini maka petugas desa akan lebih mudah dalam mengelola data surat yang telah diajukan oleh warga, selain itu dengan adanya aplikasi pelayanan surat berbasis mobile android warga dapat membuat pengajuan surat dan upload persyaratan secara mudah dengan menggunakan perangkat seluler.
APLIKASI VISUALISASI IBADAH HAJI MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY BERBASIS MOBILE
Author : Elfira Harni Ananda , Entin Martiana Kusumaningtyas, Fadilah Fahrul Hardiansyah
Abstrak
Seiring dengan metode pembelajaran yang makin berkembang ke arah pembelajaran interaktif, teknologi yang menunjang pembelajaran interaktif juga ikut berkembang, mulai dari penggunaan aplikasi di komputer, dan berkembang ke perangkat mobile. Salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah teknologi virtual reality. Saat ini teknologi virtual reality dapat digunakan dengan mudah dan dengan peralatan yang mudah ditemukan juga. Pada Tugas Akhir ini dilakukan pembuatan aplikasi untuk memanfaatkan virtual reality sebagai media pembelajaran interaktif untuk mempelajari serangkaian kegiatan ibadah Haji, dengan tidak hanya dengan teori tetapi juga dengan peragaan langsung dan visualisasi mengenai suasana Ibadah Haji. Aplikasi ini akan berjalan pada perangkat Android dan menggunakan VR Box sebagai media virtual reality.
PENGENALAN OBJEK 3D DENGAN SEGMENTASI GAMBAR RGB-D MENGGUNAKAN ZED STEREO CAMERA PADA HUMANOID ROBOT
Author : Bella Mega Purnamasari , Dadet Pramadihanto, Bima Sena Bayu Dewantara
Abstrak
Humanoid robot adalah robot yang dibuat berdasarkan struktur tubuh manusia. Salah satu bagian penting dari humanoid robot adalah mata. Mata robot memiliki peranan yang sangat penting yaitu sebagai alat untuk mengenali objek yang ada di lingkungan sekitar. Kamera stereo adalah bentuk visual dari mata humanoid robot untuk mengenali objek 3D di sekitarnya. Penelitian proyek akhir ini merupakan bagian dari riset pengembangan T-FloW Teen Size Humanoid Robot oleh ER2C. Sistem dimulai dengan melakukan input gambar. Pengambilan gambar dilakukan menggunakan ZED stereo camera dengan dimensi 640 x 480 piksel. Gambar yang tersimpan adalah gambar RGB dan depth (RGB-D)yang dikonversi menjadi gambar 3D (x,y,z). Untuk menghilangkan noise pada gambar yang dihasilkan, proses pre-processing dilakukan dengan metode RemoveNaN filter, Passthrough filter, Voxel Grid (downsampling) dan Remove Outlier. Setelah itu, dilakukan proses segmentasi sehingga objek dapat terpisah dari background¬¬-nya. Metode yang digunakan adalah RANdom SAmple Consesus Segmentation (RANSAC Segmentation) menggunakan Point Cloud Library. Penelitian ini berhasil melakukan segmentasi baik untuk single maupun multiple objek. Setelah mendapatkan output berupa objek individu, dilakukan penentuan surface normal, keypoint dan deskriptor. Keypoint ditentukan dengan menggunakan metode SIFT3D (Scale Invariant Feature Transform). Untuk mengklasifikasikan objek berdasarkan fitur global dari setiap keypoint menggunakan metode Viewpoint Feature Histogram (VFH). Penelitian ini juga berhasil membangun dataset sebanyak 25 objek 3D.
Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer