Author : Dio Dzaky Achmad Mustaqim   , Bima Sena Bayu Dewantara, Dewi Mutiara Sari
ABSTRAK

Penyakit kardiovaskular merupakan faktor pembunuh no. 1 di dunia berdasarkan data dari WHO. Kardiovaskular adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Banyak kasus kematian mendadak karena penyakit jantung yang tidak teridentifikasi dengan baik. Pada umumnya penyakit kardiovaskular dapat merujuk dalam beberapa kondisi, di antaranya adalah penyakit jantung, serangan jantung, stroke, gagal jantung, masalah katup jantung dan aritmia. Aritmia merupakan penyakit yang merujuk pada irama jantung yang tidak normal. Merujuk penelitian yang telah ada, penyakit aritmia dapat dideteksi menggunakan sinyal sensor Photoplethysmography (PPG) dan belum di aplikasikan ke wearable-device seperti smartwatch. Pada proyek akhir ini, kami mengusulkan penggunaan wearable-device berupa smartwatch untuk melakukan pendeteksian penyakit artimia melalui aplikasi berbasis WatchOS. Pada smartwatch, kebanyakan telah menggunakan sensor PPG untuk melakukan pemantauan kesehatan pada jantung. Dalam melakukan akses sensor PPG pada smartwatch kita memerlukan pembuatan aplikasi berbasis WatchOS. Sinyal dari sensor PPG dilakukan mengondisikan kemudian akan diekstrasi menjadi beberapa fitur-fitur yang akan diklasifikasikan menggunakan Algoritma Random Forest. Hasil dari Algoritma Random Forest akan memberikan hasil diagnosis dari pendeteksian penyakit aritmia. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah sebuah sistem untuk menentukan detak jantung dan pendeteksian aritmia menggunakan smartwatch. Tingkat akurasi yang didapat menggunakan metode dan dataset pada penelitian ini sebesar 72%. Akurasi pengujian sistem menggunakan Smartwatch dengan kondisi jantung normal sebesar 88.88 %.

[DOWNLOAD ABSTRACT]