Author : Dewinta Dwi Proboningtyas   , Irianto, Epyk Sunarno
ABSTRAK

Motor induksi 1 phase adalah motor yang paling umum digunakan dalam home appliances. Tentunya tingkat kecepatan motor akan berpengaruh untuk membantu jalannya aktifitas rumah tangga sendiri. Pertambahan jumlah beban yang diberikan akan mengurangi tingkat kecapatan motor. Dari kondisi tersebut ada 2 hal yang dapat dikerjakan, pertama mengontrol untuk mendapatkan respon sistem pada plant yang diterapkan, kedua memvariasikan kecepatan motor melalui variasi jumlah kutub. Semakin besar jumlah kutub maka semakin lambat kecepatannya begitu sebaliknya. Namun cara ini dirasa kurang efektif karena variasi jumlah kutub harus membongkar bodi dari motor. Proyek Akhir ini menggunakan motor induksi satu phase yang mempunyai daya 200 watt. Sumber energy dari alat ini adalah jalajala PLN 220 V yang disearahkan oleh Uncontrolled Full Wave Rectifier sehingga nilai tegangan DC yang dihasilkan sebesar 311 V. Tegangan tersebut nantinya menjadi input inverter full bridge satu fasa dengan modulasi SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation) yang dibangkitkan oleh mikrokontroler. Tetapi bentuk keluaran inverter ini belum sinus murni, sehingga digunakan Low Pass Filter dengan Dengan nilai L = 0,77 mH dan C = 5 uF. Kontrol PI yang terapkan mempunyai parameter Kp = 7,32 dan Ki = 0,005, untuk Kontrol PID yang diterapkan mempunyai Kp= 0,95; Ki = 0,005 dan Kd = 0,04, sedangkan untuk fuzzy mempunyai 7 membership function dan 49 rule base. Dari ketiga kontrol tersebut diharapkan dapat mengoptimalisasi kinerja dari motor induksi 1 fasa.

[DOWNLOAD ABSTRACT]