Author : Naufan Izzaturrahman   , Hendik Eko HS, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi panjang umur dari kerja baterai. Sama halnya dengan tegangan tinggi, temperatur yang tinggi juga membebani baterai dan membuatnya kehilangan kapasitas lebih cepat dibandingkan bila dicharging pada temperatur rendah.Sebagian besar teknik charging menggunakan pendekatan open-loop dimana pengaturan tingkat arus dan tegangan sudah ditentukan dari pengetahuan sebelumnya tentang parameter sel baterai tersebut. Hal ini berkemungkinan dapat menyebabkan kenaikan temperatur yang tinggi bila arus charging tidak cocok. Berdasarkan masalah tersebut, Sebuah sistem charging yang juga memperhatikan temperatur baterai diperlukan untuk menjaga charging pada temperatur kerja baterai yang aman. Proyek akhir ini didesain untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode Constant Temperature – Constant Voltage (CTCV) sebagai sistem charging yang dipakai. Pada alat ini digunakan sumber jala – jala PLN untuk menjalankan sistemnya, sumber jala-jala dihubungkan ke transformer untuk menurunkan tegangan lalu dihubungkan ke AC-DC Converter untuk merubah hasil penurunan tegangan jala –jala ke Tegangan DC. Setelah itu dihubungkan ke sebuah DC-DC Converter tipe buck converter untuk menghasilkan arus konstan yang sesuai untuk charging baterai. Dalam sistem charging digunakan feedback sensor tegangan, sensor arus dan sensor temperatur untuk metode CT-CV. Pada mode constant temperature, melalui feedback sensor, besar arus konstan yang digunakan untuk charging akan diatur agar temperatur baterai sesuai dengan pengaturan. Pada mode constant voltage arus diatur agar tegangan yang dihasilkan tetap konstan hingga charging selesai. Dengan sistem charging ini diharapkan charging yang aman dapat dicapai dan umur baterai dapat dijaga tahan lama.

[DOWNLOAD ABSTRACT]