RANCANG BANGUN KENDARAAN RODA TIGA ELEKTRIK (SUB JUDUL: PENGGUNAAN AUTOMATIC TRANSFER SWITCH PADA CHARGING BATERAI DAN PENGONTROLAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN MENGGUNAKAN KONTROL PI))
ABSTRAK
Seiring meningkatnya kendaraan bermotor yang memerlukan bahan bakar minyak menyebabkan terbatasnya bahan bakar minyak sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Disisi lain, banyak pencemaran udara yang terjadi di Indonesia akibat dari reaksi pembakaran bahan bakar minyak tidak sempurna yang menyebabkan adanya hasil emisi berupa gas karbon. Untuk mengantisipasi dari permasalahan tersebut, perlu didesain sebuah kendaraan roda tiga elektrik. Automatic Transfer Switch adalah sebuah rangkaian kontrol sakelar panel surya dengan PLN yang sudah Full Automatic. Alat ini berguna untuk menghidupkan, dan menghubungkan panel surya ke beban secara otomatis pada saat PLN padam. Pada saat sistem terhubung dengan PLN, alat ini akan memindahkan sumber daya ke beban dari panel surya ke PLN untuk melakukan charge 8 baterai yang terhubung seri sehingga total tegangan baterai adalah 96 v 10 AH. Pada penelitian ini telah dicoba memanfaatkan panel surya dan PLN tersebut untuk sistem pengisian baterai dengan bantuan kontrol PI, dimana dirancang dan direalisasikan suatu alat untuk mengisi baterai dengan konstan tegangan pengisian 100 – 115,2 V yang bersumber dari Panel surya dan PLN. Penggerak dari kendaraan roda tiga elektrik adalah menggunakan motor induksi 3 fasa. Metode yang umum digunakan untuk mengendalikan kecepatan motor AC adalah mengubah tegangan keluaran dari Converter dengan cara mengubah Pulse Width Modulation (PWM) dari mikrokontroler. Multilevel Boost Converter dirancang dengan nilai tegangan keluaran yang dihasilkan 537 V saat tegangan masukan 96 V namun pada simulasi PSIM integrasi tegangan yang dikeluarkan adalah 531 V dengan error tidak lebih dari 5%. Selanjutnya nilai dari keluaran konterver akan diproses oleh inverter agar tegangan DC diubah menjadi tegangan AC lalu dilakukan filter LC agar THD v dan THD i yang dihasilkan kecil. Hal ini dibuktikan pada simulasi bahwa THD v dan THD i yang hasilkan tidak lebih dari 7%.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer