Author : Afina Nadalia   , M. Udin Harun Al Rasyid, Ahmad Syauqi Ahsan
ABSTRAK

Data BMJ dari Johns Hopkins University Tahun 2013 menunjukkan bahwa medical error atau disebut kesalahan penanganan dokter atau perawat terhadap pasien merupakan tingkat kematian ketiga di Amerika Serikat setelah kanker dan penyakit jantung. Sehingga menunjukkan bahwa memonitoring pasien masih dilakukan secara berkala. Selain itu, dokter yang tidak berada lokasi yang ingin melihat kondisi pasien harus menghubungi pihak rumah sakit terlebih dahulu. Adanya permasalahan tersebut maka dibuatlah sistem monitoring yang dapat membantu dokter maupun perawat dalam pemantauan pasien berbasis Internet of Things menggunakan aplikasi android. Sistem ini akan mendeteksi kondisi suhu tubuh, detak jantung per menit, sisa cairan infus dan suhu kelembapan ruangan pada ruangan rawat inap pada pasien. Kemudian data yang didapatkan dari sensor akan ditampilkan melalui aplikasi android. Dengan adanya sistem monitoring ini diharapkan dapat membantu dokter dan perawat dalam pemantauan pasien dengan jarak jauh dan secara realtime.

[DOWNLOAD ABSTRACT]