Author : Fauzia Rochmatul Isnayni   , Achmad Basuki, M. Agus Zainuddin
ABSTRAK

Nelayan merupakan mata pencaharian penduduk pesisir pantai yang menangkap ikan baik diatas maupun dibawah permukaan air laut menggunakan peralatan antara lain: jaring, pancing, perahu, dan lain - lain. Dengan alat sederhana ini mereka dapat memperoleh ikan yang cukup banyak tanpa merusak ekosistem alam. Namun tidak semua nelayan Indonesia bisa menjaga ekosistem alam atau yang biasa disebut sebagai nelayan ilegal. Supaya nelayan ilegal bisa mendapatkan ikan yang cukup banyak biasanya mereka menggunakan teknik bom atau racun ikan. Hal ini dapat merusak terumbukarang yang ada didasar laut dan membunuh ikan kecil serta makhluk hidup lainnya. Nelayan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu nelayan buruh, nelayan juragan dan nelayan perorangan. Nelayan buruh adalah nelayan yang bekerja menggunakan alat penangkapan orang lain. Sebaliknya nelayan juragan adalah nelayan yang mempunyai alat penangkapan yang dioperasikan oleh orang lain. Sedangkan untuk nelayan perorangan adalah nelayan yang memiliki alat penangkapan sendiri dan dalam produksi tidak melibatkan orang lain. Jadi para nelayan harus mengetahui musim dan cuaca laut biar mendapatkan hasil yang 100% maksimal. Dan rata-rata / 80% nelayan menjual hasil tangkapannya pada juragan ikan, yang 10% ada yg dijual sendiri dan yang 10% lagi didatangi pelanggan dari daerah lain. Kondisi ini memunculkan ide untuk membuat video yang dapat memberikan pandangan terhadap masyarakat luas tentang nelayan di kenjeran dan potensi perikanan di Surabaya. Video ini merupakan Video Profile yang nantinya selama proses editing video akan menggunakan sebuah software yaitu Adobe Premiere Pro CC 2017. Dengan pembuatan video profile ini, diharapkan masyarakat serta pemerintah daerah maupun pusat dapat mengetahui potensi serta permasalahan yang dihadapi oleh nelayan Kenjeran, sehingga dapat memberikan bantuan pembuatan peraturan yang dicetak dan disosialisasikan kepada masyarakat nelayan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]