SISTEM KONTROL NUTRISI DAN LEVEL KETINGGIAN AIR PADA TANAMAN SAWI HIDROPONIK
ABSTRAK
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dalam praktiknya, kadar nutrisi masih dikontrol secara manual oleh petani hidroponik, ditambah lagi apabila pemberian kadar nutrisi yang berlebihan dan tidak sesuai dengan usia tanaman, maka dapat meyebabkan tanaman menjadi kering karena efek terbakar, sedangkan jika pemberian nutrisi dengan kadar yang terlalu rendah dapat menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan warna daun yang tidak segar, hal lain yang menjadi masalah yakni berkurangnya level air, hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, diantaranya meliputi penyerapan nutrisi oleh akar tanaman dan proses penguapan. Oleh karena itu, untuk menanggulangi kekurangan yang ada dalam sistem hidroponik dan mempermudah kinerja dari para petani hidroponik, maka pada proyek akhir kali ini muncullah suatu inovasi untuk membuat sebuah alat yang mampu mengontrol kadar nutrisi sesuai usia tanaman sawi dan menjaga level ketinggian air secara otomatis. Alat ini menggunakan metode ON/OFF untuk menjalankan kinerjanya, untuk mengontrol kadar nutrisi, digunakan sensor EC, apabila kadar nutrisi dibawah standart, maka pompa peristaltic akan melarutkan nutrisi AB Mix untuk meningkatkan kadar nutrisi, namun apabila kadar nutrisi diatas standart, maka pompa air akan melarutkan air baku untuk menurunkan kadar nutrisi, referensi kadar nutrisi dijaga sesuai usia tanaman sawi, dengan acuan minggu ke 1 s/d 4 masing-masing sebesar ±500 ppm,±700 ppm, ±900 ppm , dan ±1200 ppm, kemudian terdapat sensor ultrasonic yang mendeteksi level air, apabila level air <10cm, maka pompa air akan melarutkan air baku sampai level air berada diangka >12cm. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, alat ini cukup bekerja dengan baik untuk mengontrol kadar nutrisi sesuai usia tanaman sawi mulai dari hari ke 1 s/d 28 (panen), dengan persentase error pembacaan TDS sebesar 2,92% dan persentase error pembacaan level air sebesar 3,95%, dan diketahui bahwa daun tanaman sawi yang dikontrol menggunakan alat ini kondisinya berwarna hijau segar, sedangkan daun tanaman sawi yang tanpa dikontrol kadar nutrisinya menggunakan alat ini kondisinya berwarna kuning kecoklatan.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer