Rancang Bangun Tempat Sampah Organik dan Anorganik
ABSTRAK
Sampah jenis organik dan anorganik membutuhkan waktu yang berbeda untuk dapat terurai, dimana sampah dengan jenis anorganik akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan jenis sampah organik. Oleh karena itu, antara jenis sampah organik dan anorganik seharusnya ditangani dengan cara yang berbeda pula, baik itu dari segi pembuangan maupun proses daur ulang jika diperlukan. Proses pemilahan sampah sesuai jenisnya sangat penting sebelum akhirnya sampah berakhir pada tempat pembuangan akhir (TPA). Karena adanya permasalahan mengenai sampah tersebut, pada proyek akhir ini penulis membuat tempat sampah yang dapat melakukan identifikasi jenis sampah antara organik dan anorganik secara otomatis dengan memanfaatkan perbedaan nilai kapasitansi maupun transparansi dari jenis sampah organik dan anorganik. Sistem dapat dibangun menggunakan beberapa sensor, yaitu proximity induktif, proximity kapasitif, dan modul LDR yang digunakan sebagai data masukan dan sebuah keluaran berupa servo yang dapat memisahkan sampah secara otomatis berdasarkan hasil klasifikasi yang dilakukan oleh sistem dengan presentase akurasi sebesar 91%.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer