Author : Firman Dwijaya Amir   , Yahya Chusna Arief, Dimas Okky A.
ABSTRAK

Salah sau gangguan pada trafo distribusi ialah beban tak seimbang yang bisa mempengaruhi lifetime trafo. Hingga sekarang, PLN belum memiliki SOP yang efektif untuk mengatasi permasalahan ini. Selama ini pengukuran nilai pembebanan dilakukan petugas PLN selama 6 bulan sekali per gardu distribusi, tentunya 6 bulan adalah periode waktu yang cukup lama. Bila trafo mengalami beban tak seimbang dalam waktu lama, bisa mengakibatkan salah satu fasa menjadi overload atau lebih dikenal dengan overblast. Dengan begitu trafo akan menjadi panas dan dapat menyebabkan kerugian bagi PLN dalam mengganti material dan konsumen terganggu akibat kontinuitas listrik terputus. Selain itu, SOP penyeimbangan beban yang dilakukan tidak efektif yaitu harus dilakukan pemadaman pada trafo distribusi dan juga harus memastikan phasa yang manakah yang akan dipindah sehiungga penyeimbang beban tidak akurat mengingaat beban berubah-ubah setiap saat. Dari permasalahan tersebut dibuatlah suatu proyek akhir, yaitu sebuah prototipe alat penyeimbang beban otomatis pada jaringan tegangan rendah berbasis mikrokontroller. Proyek akhir ini mampu memonitoring pengukuran beban secara realtime dan melakukan penyeimbangan secara otomatis apabila lebih 25% prosentase beban tak seimbangnya. Alat ini menggunakan sensor arus, lalu data dari sensor arus diolah di mikrokontroller (ARM-STM32f1) yang kemudian akan ditampilkan pada LCD, dan dikirim ke webserver menggunakan modul SIM800L. Selain itu, mikrokontroller juga akan melakukan penyeimbangan otomatis dengan mengatur relay-relay yang dilakukan 1 kali dalam 1 bulan demi meminimalisir kedip pada pelanggan. Pengambilan data hasil pengujian yaitu dengan membandingkan besar prosentase ketidaksimbangan bebam sebelum dilakukan penyeimbangan dengan setelah dilakukan penyeimbangan oleh alat ini. Besar prosentase ketidakseimbangan arus beban setelah dilakukan penyeimbangan mengalami penurunan prosentase sebesar 9% sampai dengan 60%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]