Author : Dedi Nur Dila Wijayanto   , Yahya Chusna Arief, Lucky Pradigta Setiya Raharja
ABSTRAK

Gardu distribusi berperan penting dalam jaringan distribusi untuk mentransformasikan energi listrik dari tegangan menengah 20 kV ke tegangan rendah 220/380 V. Gangguan pada trafo distribusi sering terjadi seperti ketidaksesuaian data pemakaian daya dengan hasil pengukuran gardu. Dampaknya trafo distribusi dapat mengalami kerusakan akibat pemakaian daya lebih (overload) dan suhu trafo yang tinggi (Overheating). Hal ini menyebabkan kerugian bagi PLN dan konsumen, karena kontinuitas distribusi listrik terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut , pada proyek akhir ini dibuat alat yang mampu memonitor pemakaian daya dan suhu trafo pada satu gardu. Alat ini menggunakan sensor daya PZEM004T dan sensor suhu LM35. Data dari sensor diolah di mikrokontroller STM32F4 kemudian ditampilkan pada LCD dan Web. Dengan memanfaatkan system berbasis IoT (Internet of Things) petugas dapat memantau kondisi daya dan suhu trafo secara realtime melalui web. Hasil implementasi apabila trafo terindikasi Overload atau Overheating system akan memberikan alarm melalui SMS dengan modul komunikasi SIM800L. Alat ini mampu mengirimkan data pembacaan daya dan suhu yang memiliki sensitifitas cukup baik dengan nilai error rata-rata <2% untuk sensor daya dan nilai error rata-rata <2% untuk sensor suhu. Dengan Proyek Akhir ini diharapkan dapat membantu PLN dalam meminimalisir terjadinya gangguan Overload dan Overheating trafo. Sehingga memudahkan petugas untuk melakukan monitoring pada Gardu dsitribusi tanpa harus datang ke lokasi. Data hasil monitoring dapat digunakan sebagai acuan untuk dilakukan pemeliharan atau operasi jaringan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]