Author : Elvina Alodia Arum   , Okkie Puspitorini, Hani'ah Mahmudah
ABSTRAK

Pedestrian berasal dari kata pedestres - pedestris yang memiliki arti sebagai orang yang berjalan kaki. Sebagai salah satu pengguna jalan, pedestrian memiliki risiko terhadap terjadinya kecelakaan. Menurut European Commission mengenai pedestrian andcyclist, menyatakan bahwa pejalan kaki dan pengendara sepeda merupakan pengguna jalan yang memiliki tingkat keamanan relatif rendah dan memiliki konsekuensi yang tinggi saat terjadi kecelakaan [2]. Data World Health Organization (WHO) menyatakan, 22% korban kecelakaan adalah pejalan kaki. Angka itu setara dengan 747 pedestrian tewas per hari. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2017,kelompok pejalan kaki merupakan 16% dari total korban kecelakaan. Dari perolehan data tersebut, kecelakaan terhadap pedestrian masih menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dengan memanfaatkan teknologi kamera, akan dibuat suatu sistem deteksi terhadap pedestrian menggunakan metode MaskRCNN (Regional Convolutional Neural Network). Metode ini merupakan metode terbaru dan merupakan pengembangan dari metode Faster-RCNN. Dengan metode Mask-RCNN, citra yang diproses akan diekstrak lebih detail dari piksel ke piksel dan hal ini merupakan kekurangan dari metode sebelumnya. Selain dapat mendete ksi pedestrian, sistem juga dibuat agar dapat menghitung kecepatan dari objek pedestrian. Diharapkan hasil dari sistem ini nantinya dapat dipasang pada kendaraan yang dapat berguna untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada pejalan kaki serta dapat digunakan sebagai implementasi dari smart city seperti autonomous vehicle atau ITS (Intelligent Transport System).

[DOWNLOAD ABSTRACT]