Author : Rohmania Rizqi Alfian Putri   , Budi Aswoyo
ABSTRAK

Antena dirancang untuk kebutuhan tertentu, antena pada pesawat terbang digunakan untuk pemancaran atau penerimaan sinyal komunikasi penerbangan. Rancangan antena pada pesawat terbang tidak hanya tergantung pada sistem komunikasi yang dilayani tetapi juga tergantung pada sifat dinamika udara (aerodynamic). Antena berfungsi sebagai pemancar atau penerima gelombang elektromagnetik dalam sistem komunikasi. Dalam penjalarannya dari suatu pemancar menuju penerima yang jauh jaraknya menyebabkan gelombang elektromagnetik mengalami pengurangan energi, sehingga ketika diterima oleh penerima, kekuatan sinyal sudah berkurang. Untuk dapat diterima dengan baik oleh penerima maka diperlukan suatu antena yang mempunyai faktor pola radiasi, polarisasi, penguatan gain tinggi dan direktivitas yang lebar. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat sebuah antena salah satunya adalah antena mikrostrip dengan bentuk patch segiempat. Selain bentuk yang berbeda, antena juga memiliki polarisasi yang berdeda-beda. Gelombang elektromagnetik dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), dan pelenturan (difraksi) yang dapat mengubah polarisasi pancaran suatu antena. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis antenna yang dapat digunakan untuk menerima beberapa sinyal komunikasi dengan berbeda frekuensi pada pesawat sehingga jumlah dan bentuk antena tidak mempengaruhi sifat dinamika udara dari pesawat itu sendiri. Dari hasil simulasi antenna bekerja pada frekuensi 712.87 MHz – 1241 MHz yang merupakan wideband frekuensi, VSWR = 1,9216, Gain maksimal 1.8789 pada frekuensi 1000.5 MHz, axial ratio 10.06 – 13.67 yang berarti memiliki polarisasi ellips, dan memiliki pola radiasi dipole.

[DOWNLOAD ABSTRACT]