Author : Ni Putu Devira Ayu Martini   , Niam Tamami, Ali Husein Alasiry
ABSTRAK

Kemajuan teknologi pada zaman sekarang berkembang sangat pesat, terutama dibidang pertanian misalnya menyiram tanaman secara otomatis, menyiram pestisida secara otomatis, pemupukan secara otomatis dan lain sebagainya. Aktivitas menyiram tanaman masih dilakukan secara manual sehingga menguras banyak energi. Sebenarnya ada solusi mudah dalam memelihara tanaman, salah satunya dengan memastikan asupan air yang cukur. Namun hal tersebut masih menjadi masalah jika intensitas penyiraman tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tanah. Selain mengobservasi kondisi tanaman, pengecekan tanah juga diperlukan untuk mengetahui kadar air serta kondisi tanah agar tidak menyebabkan kekeringan, tanaman layu hingga mati. Sayangnya, untuk mengetahui kondisi kapan harus menyiram, masyarakat juga harus menyadari kapan waktu untuk berhenti menyiram, banyak air yang diperlukan dan sesering apa penyiraman harus dilakukan. Oleh karena itu, pembuatan robot penyiram tanaman otomatis ini dibuat sebagai solusi permasalahan tersebut. Robot penyiram otomatis dirancang agar dapat menanam tanaman dengan media tanah dan dimensi luas penanaman yang bisa diatur sesuai keinginan sendiri namun masih dalam batasan luas yang telah ditentukan. Robot ini berkonsep seperti mesin CNC dua axis sederhana dengan pengontrolan yang dapat melakukan kegiatan penyiraman. Dari hasil pengujian keseluruhan bahwa sebelum adanya aktivitas penyiraman pada sore hari kelembaban terukur rata-rata sebesar 31% dan setelah disiram menunjukkan nilai rata-rata 52%. Sedangkan pada pagi hari terukur sebesar 40% pada sebelum penyiraman dan 62% sesudah penyiraman. Sementara itu sistem pewaktuan yang terukur dalam pengujian memiliki error yang sangat kecil yaitu 1 detik saja dalam 10 kali.

[DOWNLOAD ABSTRACT]