Author : Nur Lailatus Sholikha   , Riyanto Sigit, Tri Harsono
ABSTRAK

Penyakit kardiovaskuler atau penyakit jantung banyak disebabkan karena terjadinya penyempitan pada pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung. Dalam dunia medis penyempitan pada arteri biasa dikenal dengan istilah Stenosis. Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat terhambatnya pasokan darah menuju otot jantung karena penyempitan yang biasanya disebabkan adanya plak pada pembuluh darah. Oleh karena itu penting untuk mendeteksi sedini mungkin setiap deformasi bagian aliran darah untuk mengantisipasi adanya penyempitan yang beresiko. Kemajuan teknologi berperan dalam membantu mendiagnosa penyakit penyempitan arteri jantung. Salah satu metode untuk melihat jaringan pembuluh darah yaitu menggunakan metode non-invasif dengan Computed Topografi Angiography (CTA). Untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih baik, pemeriksaan dapat dibantu dengan melakukan pengolahan citra secara terkomputasi (image processing). Dalam tugas akhir ini akan dibangun sistem yang mampu mendeteksi tingkat keparahan stenosis dengan melakukan pengolahan pada citra arteri koroner. Pengolahan yang sudah dilakukan yaitu menerapkan filter median pada gambar CTA dan metode kontur untuk mengetahui struktur arteri setelah segmentasi. Hasil yang diperoleh yaitu arteri koroner telah berhasil tersegmentasi menghasilkan area kontur arteri yang selanjutnya digunakan untuk memperkirakan lebar arteri. Keakuratan dari hasil pengujian sistem mencapai 86,76%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]