Author : Armadilla Sukma Pratiwi   , Syechu Dwitya Nugraha, Epyk Sunarno
ABSTRAK

Teknologi hidroponik sangat cocok dikembangkan di wilayah perkotaan yang mempunyai lahan terbatas dan tenaga kerja yang sangat sedikit karena budidaya tanaman nya yaitu dengan cara memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Salah satu metode penanaman hidroponik yaitu dengan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Sistem ini memerlukan tenaga pompa air terus-menerus agar tanaman dapat tumbuh dengan baik sampai bisa dipanen. Penggunaan listrik sangat penting untuk menyuplai pompa air yang biasanya diperoleh dari listrik PLN. Pemanfaatan tenaga listrik dari energi baru terbarukan seperti tenaga surya belum terlalu banyak dimanfaatkan dalam budidaya tanaman hidroponik. Maka dari itu pada proyek akhir ini dibuat suatu sistem yang dapat menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya serta dapat menyediakan energi untuk suplai tenaga listrik pada teknologi hidroponik untuk menggantikan suplai dari PLN. Bidirectional DC-DC converter dimanfaatkan untuk bekerja dalam dua kondisi, yaitu mode buck sebagai penyimpanan energi (pengisian baterai) dan mode boost sebagai penyedia suplai beban (pengosongan baterai). Kontrol PID mampu menjaga konstan output bidirectional DC-DC converter agar sesuai dengan set point untuk charging baterai sebesar 14,4 volt dengan error sebesar 0,179 % dan mempertahankan nilai bus DC sebesar 24 volt dengan error sebesar 2,872% saat kondisi discharging. Sistem integrasi diuji menggunakan MATLAB simulink dengan memvariasikan iradiasi sebesar 0-1000 W/m2 dan diperoleh hasil bahwa sistem melakukan charging pada saat kondisi iradiasi diatas 300 W/m2.

[DOWNLOAD ABSTRACT]