Author : Intan Puji Hudak Lestari   , Syechu Dwitya Nugraha, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

Sekarang telah banyak mobil listrik kategori ZEV yang menggunakan motor BLDC, tetapi masalah yang terjadi pada saat ini sulitnya pengendalian inverter untuk motor BLDC. Dimana dalam membangkitkan gelombang square diperlukan penentuan komutasi yang tepat. Dalam tugas akhir ini digunakan sensor posisi untuk mendeteksi tegangan back EMF, yaitu memanfaatkan tegangan balik rotor saat berputar. Tegangan back EMF pada motor BLDC berupa gelombang trapezoidal. Gelombang trapezoidal yang dibangkitkan ini yang nantinya diolah dan digunakan sebagai komutasi pada inverter 3 fasa. Dari permasalahan tersebut maka dibutuhkan suatu sistem sebagai penggerak sekaligus pengendali kendaraan listrik. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini diusulkan sebuah ide dengan judul “Rancang Bangun Inverter Tiga Phasa untuk Motor BLDC sensorless sebagai Penggerak Kendaraan Listrik”. Untuk mengendalikan motor BLDC Sensorless dibutuhkan deteksi tegangan back EMF. Untuk memvalidasi rangkaian back EMF dan mendapatkan sinyal logika komutasi terlebih dahulu disimulasikan pada rangkaian BLDC sensored. Setelah diperoleh logika komutasi tahap selanjutnya dilakukan simulasi pada BLDC sensorless dengan kondisi open loop dan close loop. Pada kondisi open loop besar kecepatan berbanding lurus dengan besar tegangan input inverter. Sedangkan pada kondisi dengan kontrol increment decrement dan set point sebesar 600 rpm motor BLDC sensorless mampu mencapai set point yang diinginkan tetapi tidak mempengaruhi respon kecepatan motor terkait rise time dan steady state.

[DOWNLOAD ABSTRACT]