Author : Queenawa Jannah Hartono   , Moh. Zaenal Efendi, Suryono
ABSTRAK

Tingkat polusi sampah botol plastik di Indonesia semakin meningkat dimana sampah botol plastik membutuhkan waktu yang sangat lama agar dapat terurai sehingga dibutuhkan alat pencacah sampah untuk mencacah botol plastik menjadi butiran plastik yang lebih mudah diolah sebagai bahan daur ulang. Namun, alat pencacah sampah cenderung menggunakan sumber dari PLN dimana pembangkitan yang sering digunakan yaitu PLTU dengan bahan bakar batu bara atau energi yang tidak dapat diperbarui. Sehingga pada proyek akhir ini dibuat sistem renewable energy menggunakan energi sumber matahari sebagai pengganti sumber PLN. Sumber energi panas matahari ini dikonversikan menjadi energi listrik melalui panel surya yang akan disimpan pada baterai berkapasitas 24 Volt/33 Ah, dimana boost converter dibutuhkan untuk menaikkan tegangan keluaran dari panel surya. Charge controller yang digunakan yaitu kontrol PI untuk mengatur sinyal PWM dari rangkaian boost converter agar tegangan output dan arus output sesuai dengan kebutuhan. Proses charging battery dimodifikasi menggunakan metode CC (Constan Current) dan CV (Constan Voltage). Dari pengujian simulasi baik secara open loop maupun close loop menghasilkan nilai yang mendekati dengan set point yaitu 5,94A pada saat CC dan 27V pada saat CV. Sedangkan pada pengujian hardware pada saat open loop menggunakan beban baterai yang berbeda dari perencanaan yaitu 7,2Ah menghasilkan nilai tegangan output 24V dan arus output 0,2A.

[DOWNLOAD ABSTRACT]