Author : Ahmad Daris Pamula   , Sutedjo, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Manusia saat ini sangat membutuhkan kemudahan untuk menunjang kegiatan/pekerjaannya. Penggunaan cooler box untuk menjaga kesegaran susu sapi saat pengiriman kepada pelanggan masih menggunakan batu es ataupun ice gel yang memerlukan freezer atau lemari es untuk proses pendinginannya. Lemari es sendiri menggunakan gas Freon atau CFC (Cloro Fouro Carbon) yang dapat mengakibatkan pemanasan global karena dapat merusak lapisan ozon. Alat ini menggunakan sumber solar cel untuk mencharge aki untuk mengisi daya yang dikeluarkan ke beban. . Untuk charging awal baterai menggunakan sumber PLN karena untuk antisipasi jika cuaca sedang mendung atau tidak mendukung panel surya menghasilkan energy listrik. Untuk regulator tegangan dari PV ke aki menggunakan buck converter agar keluaran tegangan dari PV dapat diturunkan dari tegangan maksimum 17,5V menjadi 14 V sebagai tegangan charging. Sebelum masuk ke aki, diberi sensor tegangan dan arus sebagai referensi kontrol pada buck converter. Kemudian untuk memonitoring suhu yang ada di dalam cooler box dengan menggunakan sensor suhu LM35. Untuk kontrol suhu pada cooler box menggunakan relay dengan data masukan LM35 sebagai referensi. Semua data akan diolah melalui mikrokontroler. Arus dan tegangan output pada buck converter dan juga suhu cooler box akan ditampilkan pada LCD character. Untuk charging awal baterai menggunakan sumber PLN karena untuk antisipasi jika cuaca sedang mendung atau tidak mendukung panel surya menghasilkan energy listrik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]