Author : Lely Nur Witanti   , Arif Basofi, Arna Fariza
ABSTRAK

Tanah longsor menjadi salah satu bencana alam yang kerap terjadi khususnya di musim penghujan pada lokasi-lokasi dengan tipe topografi yang curam dan merupakan jenis bencana terbesar ketiga di Indonesia setelah bencana banjir dan puting beliung. Bencana longsor ini banyak menyebabkan kerugian baik materi maupun korban jiwa karena bencana alam bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Sebagian wilayah Kabupaten Trenggalek adalah daerah rawan bencana, terutama tanah longsor dan banjir, selain itu di sebelah selatan Kabupaten Trenggalek yaitu di kawasan pesisir merupakan wilayah rawan bencana tsunami dan gempa tektonik akibat tumbukan lempeng. Bencana tanah longsor sering terjadi di Kabupaten Trenggalek terutama jika musim hujan tiba. Terdapat dua faktor yang menyebabkan sebagian besar kawasan empat Trenggalek masuk kategori rawan bencana tingkat sedang dan tinggi. Pertama adalah faktor alam yang terdiri dari aspek geologi dan tanah, aspek hidrologi dan klimatologi, aspek topografi dan aspek penutup lahan (vegetasi). Kedua adalah faktor manusia yang memanfaatkan alam secara tidak bertanggung jawab. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menyajikan aplikasi untuk mitigasi (mengurangi resiko) bencana tanah longsor berupa pemetaan kerawanan longsor pada setiap desa yang ada di wilayah Trenggalek. Sistem informasi ini menunjukkan letak daerah rawan longsor di Trenggalek berdasarkan riwayat longsor, curah hujan, dan kemiringan lahan, kemudian masyarakat dapat mengetahui SOP yang harus dilakukan untuk menghadapi longsor serta mendigitalisasi data dari Kabupaten Trenggalek.

[DOWNLOAD ABSTRACT]