Author : Eka Zulia Agustin   , Irianto, Hendik Eko HS
ABSTRAK

Dalam proses pembuatan pupuk kandang terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi tingkat kematangan pupuk diantaranya adalah faktor suhu dan kadar air. Suhu yang dianjurkan untuk melakukan proses dekomposisi (pembusukan) ialah 50oC. Pada setting point suhu tersebut aktifitas mikroorganisme yang membantu proses pembusukan dapat bekerja secara optimal. Secara konvensional, pemantauan suhu dan kadar air pada proses dekomposisi dilakukan secara manual dibawah sinar matahari yang bergantung dengan perubahan cuaca, sehingga waktu pengeringan lama dan tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengontrol suhu pada kotoran kambing menggunakan heater yang bersumber dari AC-AC Voltage Controller. Salah satu teknik pengontrol suhu pada kotoran kambing dapat dimodelkan dan disimulasikan menggunakan kontrol PI (Proporsional Integral). Kontrol PI dimodelkan untuk menentukan nilai Kp dan Ki serta disimulasikan untuk mengatur tegangan keluaran AC-AC Voltage Controller. AC-AC Voltage Controller diatur sudut penyulutannya agar tegangan yang keluar sebesar 170 VRMS sebagai input heater. Tegangan 170 VRMS digunakan sebagai setting point tegangan pada simulasi kontrol AC-AC Voltage Controller karena setara dengan nilai setting point suhu pada proses dekomposisi pupuk kandang sebesar 50oC dengan berat 5000 gram sehingga diperoleh nilai Kp sebesar 2,92 dan nilai Ki sebesar 1,75. Waktu yang diperlukan respon untuk mencapai kondisi steady sebesar 12 menit dengan error steady state sebesar 0,3%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]