Author : Adam Ar Rosyid Aditya   , Okkie Puspitorini, Hani'ah Mahmudah
ABSTRAK

Jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di Indonesia semakin bertambah, terutama kendaraan bermotor roda dua. Hal ini pun memicu permasalahan seperti kemacetan hingga kecelakaan. Menurut National Highway Safety Transportation Administration (NHSTA), sekitar 29,7% dari kasus kecelakaan penyebabnya adalah tabrakan depan-belakang, dimana 67% jenis tabrakan tersebut disebabkan karena kelalaian pengemudi dan 68% dari tabrakan depan-belakang yang terjadi melibatkan sepeda motor. Peringatan dari lampu rem tidak selalu efektif untuk mencegah tabrakan. adanya ITS menawarkan solusi yaitu tren masa depan yang merujuk pada komunikasi nirkabel sebagai sistem untuk mendeteksi dan mencegah kecelakaan. Pada penelitian ini akan membuat sistem untuk memberikan peringatan tabrakan dengan tingkat kedaruratan rem kendaraan. Maka dari itu diberikan sisi sensor pengirim (Tx) terdapat accelerometer untuk mengetahui tingkat rem kendaraan dan raspberry pi untuk mengolah data dari accelerometer yang kemudian data informasi akan dikirimkan melalui lampu rem belakang menggunakan VLC secara wireless kepada sisi penerima (Rx). VLC dapat berkomunikasi antar kendaraan dan mengirimkan informasi berupa tingkat pengereman yang dilakukan oleh pengendara di depannya. Kemudian akan ditangkap oleh sensor photodide jenis PDA36A. data tersebut akan masuk pada Raspberry pi dan diberlakukan algoritma K-Nearest Neighbor untuk mengklasifikasikan dan memutuskan tingkat bahaya kecelakaan. hasil data dari pengolahan, akan memberikan warning message. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini akan menciptakan prototipe, yang akan membantu masyarakat dalam berkendaran secara aman dan nyaman.

[DOWNLOAD ABSTRACT]