Author : Yosua Kurniawan Reatirsa Pamula   , Ardik Wijayanto, Paulus Susetyo Wardhana
ABSTRAK

Hidroponik merupakan sistem budidaya menggunakan air yang mengandung nutrisi dan mineral tanpa tanah (Sri Swastika, Ade Yulfida dan Yogo Sumitro, 2018: 4). Hidroponik Ada berbagai macam metode dalam pengairan nutrisi hidroponik salah satunya dengan hidroponik NFT (Nutrient Film Technique). Dalam sistem hidroponik NFT, kosentrasi larutan nutrisi merupakan salah satu parameter yang menentukan kualitas dari hasil panen tanaman. Akan tetapi, para petani hidroponik sering mencampur air dan larutan nutrisi AB Mix dengan tanpa perhitungan secara manual dan tanpa takaran yang pasti menyebabkan nutrisi yang dibutuhkan tidak akurat dan tepat bagi tanaman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam proyek akhir ini, penulis meembuat sebuah sistem monitoring dan kontrol otomatis untuk parameter-parameter tersebut. Dimana sistem terdapat 2 unit sensor yaitu sensor pH, dan sensor electrical conductivity (EC). Data informasi yang di peroleh dari sensor-sensor akan diolah dalam mikrokontroler dengan menggunakan metode Fuzzy Logic untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan memberikan sinyal output untuk mengaktifkan aktuator. Terdapat 5 unit aktuator yang terdiri dari 1 pompa air dan 4 unit peristaltic pump sebagai kontrol pemberian cairan nutrisi dan pemberian cairan pengatur pH. Hasil dari proyek akhir ini adalah sistem mampu melakukan kontrol dan monitoring konduktivitas (EC) dan pH dimana terdapat perubahan nilai antara 0. 02 hingga 0. 06 dari nilai real dari setelah kalibrasi dan mampu meningkatkan hasil panen sebesar 74 gram. Hasil peningkatan panen tersebut didapatkan melalui perbandingan hasil dari tanaman yang tumbuh melalui hidroponik dan tanpa hidroponik dengan masa semai hingga panen masing – masing selama 40 hari.

[DOWNLOAD ABSTRACT]