Author : Agung Setyo Wicaksono   , Ardik Wijayanto, Niam Tamami
ABSTRAK

Olahraga panahan biasanya dilakukan di area yang cukup luas seperti lapangan rumput. Kondisi ini rawan akan hilangnya anak panah yang tidak mengenai target, anak panah hilang yang berarti seluruh bagian anak panah tertutup oleh rumput sehingga sulit untuk dicari. Anak panah memiliki bagian di ujung yang tajam dan terbuat dari bahan stainless steel sehingga jika anak panah dibiarkan, dapat membahayakan aktifitas lain di lapangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu atlet dan penggiat panahan dalam mendeteksi anak panah. Mobile robot yang telah dipasang sensor logam diperlukan untuk mendeteksi anak panah karena area yang cukup luas. Mobile robot akan melakukan scanning secara otomatis dan memberi marker lingkaran putih di lapangan serta akan mengirim koordinat lokasi anak panah yang terdeteksi ke PC, sehingga penggiat panahan dan atlet panahan dapat dengan mudah mengetahui posisi anak panah yang terdeteksi. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan navigasi mobile robot agar dapat berjalan secara otomatis. Pada navigasi mobile di lingkungan luar ruangan, karakteristik medan berpengaruh pada pergerakan robot. Untuk mengatasi hal tersebut, navigasi mobile robot akan menggunakan Complementary Filter untuk mengolah data dari odometry, GPS dan kompas. Dari hasil pengujian navigasi mobile robot diperoleh hasil bahwa navigasi menggunakan odometry dan kompas menghasilkan error jarak rata-rata sebesar 114%. Dengan melakukan fusion data odometry, kompas dan GPS menggunakan metode Complementary Filer dihasilkan error jarak rata-rata sebesar 6.23% dengan nilai alpha 0,8. Sehingga dapat disimpulkan dengan melakukan fusion data odometry, kompas dan GPS dengan metode Complementary Filter dapat meminimalisir error odometry pada navigasi robot di luar ruangan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]