Author : Adam Maulana   , Sutedjo, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

PLN (Perusahaan Listrik Negara) memiliki pelanggan pelanggan potensial dimana pelanggan tersebut tidak boleh mati dalam beberapa saat walaupun tejadi gangguan ataupun perbaikan di jaringan PLN, pelanggan tersebut disuplai oleh dua penyulang berbeda sebagai backup ketika di salah satu penyulangnya terjadi gangguan ataupun perbaikan pada jaringan PLN,pelanggan tersebut biasa disebut sebagai pelanggan platinum, saat ini untuk perpindahan suplai dari penyulang satu ke penyulang lainnya masih manual .Sebagai antisipasi hal tersebut maka diperlukan sebuah desain kontrol otomatis yang disebut dengan Automatic Transfer Switch (ATS) ,merupakan suatu rangkaian kontrol saklar pemindah dari sumber penyulang satu dengan sumber penyulang dua sebagai backup secara otomatis pada saat sumber listrik dari penyulang yang diatur sebagai sumber suplai utama mengalami gangguan tegangan hilang , ATS bekerja secara Full Automatic dan tanpa perlu di operasikan pengguna Alat tersebut terdapat mode Utama-Bantu,jika satu penyulang yang difungsikan sebagai suplai utama terjadi gangguan maka akan otomatis pindah ke penyulang ke dua ,dan ketika penyulang utama kembali normal maka akan otomatis beban disuplai oleh penyulang utama kembali .Dari alat ATS didapatkan hasil lama waktu proses switching tidak lebih dan dibawah 1 sekon.

[DOWNLOAD ABSTRACT]