Author : Yazid Firmansyah   , Rusminto Tjatur Widodo, Elly Purwantini
ABSTRAK

Penelitian tentang Smart Vehicle sudah banyak dilakukan. Smart Vehicle telah memiliki berbagai macam fasilitas diantarannya seperti monitoring posisi kendaraan, kontrol hidup/mati mesin, aplikasi sensor parkir, aplikasi sensor pendeteksi penyeberang jalan, navigasi GPS, dan lain sebagainya. Namun demikian kekurangan dari sistem yang ada adalah tidak adanya sistem notifikasi terjadinya kecelakaan yang bisa diberikan secara otomatis, kepada anggota keluarga atau kepolisian jika sepeda motor mengalami kecelakan atau keadaan darurat yang sangat bermanfaat bagi pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, proyek akhir ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan dan melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya. Berdasarkan data pengujian, alat ini mampu mendeteksi perlambatan pada sepeda motor saat melakukan rem mendadak dengan perlambatan rata-rata sebesar 3,39g(gravity) sumbu X dan 2,99g(gravity) sumbu Y, dimana hal tersebut dapat menjadi acuan penentuan nilai batas kecelakaan. Kecelakaan terjadi jika data terbaca diatas 4g. Saat pengujian untuk 10 kali tabrakan pada sepeda motor didapatkan hasil pengujian 100% masuk dalam kategori kecelakaan, dengan rincian 40% pengujian melewati batas pada sumbu X saja, 30% pengujian melewati batas pada sumbu Y saja, dan 30% pengujian melewati batas pada kedua sumbu X dan Y. Hal ini dikarenakan sudut tabrakan yang berbeda. Pada pengujian sensor gyroscope terdapat dua pengujian, pertama saat sepeda motor dalam posisi tegak, dan kedua saat sepeda motor dalam keadaan terjatuh. Hasilnya didapat nilai acuan kemiringan sebesar +/-40. Maka sepeda motor akan dianggap dalam kondisi kecelakaan apabila sensor akselerometer mendeteksi lebih dari 4g atau kurang dari -4g dan kemiringan lebih dari 40(saat terjatuh ke kanan) dan kurang dari -40(saat terjatuh ke kiri). Kemudian GPS akan mengambil data latitude dan longitude dan GSM akan mengirimkan notifikasi yang berisi lokasi terjadinya kecelakaan dalam bentuk SMS. Sistem yang dibangun ini dapat memberikan kontribusi untuk mendeteksi terjadinya kecelakaan pada sepeda motor melalui deteksi perlambatan seketika (rapid deceleration) dengan batasan range kategori tabrakan diatas +/-4g dan kemiringan +/-40 serta pengiriman SMS yang berisi notifikasi dan lokasi terjadinya kecelakaan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]