Author : M. Iqbal Fitrianto   , Endro Wahjono, Dimas Okky A.
ABSTRAK

Energi baru terbarukan (EBT) semakin gencar dikembangkan oleh banyak negara di dunia, termasuk Indonesia, salah satunya melalui penggunaan photovoltaic (PV). Dengan memasang photovoltaic (PV) sebagai sumber energi listrik, maka perlu diperhatikan resiko bahaya yang timbul, salah satunya yaitu series DC arc fault atau gangguan busur api. Series DC arc fault tidak dapat dideteksi oleh peralatan pengaman konvensional seperti Circuit Breaker (CB), maka perlu adanya peralatan khusus yang dipasang pada sistem photovoltaic (PV), yang dapat mendeteksi adanya series DC arc fault dan mengamankan sistem photovoltaic (PV) dengan cara memutuskan aliran arus dari photovoltaic (PV) ke beban saat terjadi series DC arc fault. Oleh karena itu, dirancang sebuah peralatan identifikasi dan proteksi series DC arc fault, dengan memanfaatkan mikrokontroler dan menggunakan metode Fast Fourier Transform untuk mendeteksi adanya komponen frekuensi tinggi pada arus DC saat tejadi series DC arc fault, dimana penjumlahan nilai dari komponen frekuensi tinggi tersebut dapat digunakan sebagai algoritma penentu terjadinya series DC arc fault. Peralatan identifikasi dan proteksi series DC arc fault ini dibangun pada sistem photovoltaic (PV) menggunakan 6 buah photovoltaic (PV) 100 Wp yang dirangkai seri, dengan Vmp = 18 V dan Imp = 5,56 A, dan dihubungkan ke beban resistif. Data hasil pengujian menunjukkan saat terjadi series DC arc fault, arus pada sistem mengalami penurunan dengan presentase penurunan rata-rata sebesar 19,95%, dan hasil penjumlahan nilai spektrum pada range frekuensi 0 sampai 12,5 kHz diatas 600. Dalam mengamankan sistem, Solid State Relay yang digunakan dapat bekerja dengan baik, dengan waktu pemutusan setiap pengujian dibawah nilai waktu pemutusan maksimum yang diijinkan standar UL 1699B, dan memiliki waktu pemutusan rata-rata sebesar 0,67 detik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]