Author : Muhammad Arif Rizaldy   , Ainur Rofiq, Suhariningsih
ABSTRAK

Perkembangan usaha makanan di Indonesia saat ini sangat berkembang pesat. Berbagai olahan makanan berbahan dasar daging banyak bermunculan, salah satunya daging ayam. Kondisi ini tidak didukung dengan peralatan yang digunakan pada saat proses pengolahan bahan baku. Penggunaan alat pembubut bulu ayam yang digunakan oleh produsen masih tergolong konvensional karena motor yang digunakan tidak digerakkan dengan inverter untuk motor induksi satu fasa ataupun converter untuk motor DC. Kecepatan pada motor tidak dikontrol sehingga ketika jumlah ayam ditambah menyebabkan kecepatan motor turun yang mana akan mengurangi efektivitas dari alat pembubut bulu ayam. Energi listrik yang digunakan masih bergantung pada sumber PLN, yang mana ketika terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba proses produksi akan langsung terhenti dan menyebabkan kerugian bagi pihak produsen Penggunaan motor induksi satu fasa yang digerakkan dengan inverter mampu mengatur kecepatan motor, sehingga motor akan berputar sesuai dengan beban yang diberikan. Kontrol motor sendiri menggunakan kontrol fuzzy yang mana akan memberikan hasil yang akurat dalam pengaturan kecepatan motor. Pengaturan pada kecepatan motor juga akan memperpanjang lifetime dari motor itu sendiri. Penggunaan tenaga listrik yang hybrid mampu menghemat biaya karena memanfaatkan solar cell sebagai sumber energi listrik dan juga mampu menjadi energi listrik cadangan ketika terjadi pemadaman listrik oleh PLN secara tiba-tiba. Berdasarkan data hasil pengujian, penggunaan kontrol fuzzy mampu menjaga kecepatan motor agar tetap konstan pada 1300rpm meskipun beban pada mekanik pembubut bulu ayam ditambah

[DOWNLOAD ABSTRACT]