Author : Habita Mayangsari   , Sutedjo, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

Penanganan pasca panen padi merupakan upaya sangat strategis dalam rangka mendukung peningkatan produksi padi. Penanganan panen padi dapat berupa pengolahan dari pemotongan hingga perontokan tanaman sampai menjadi hasil berupa gabah. Dimana saat ini masyarakat di negara agraris masih menggunakan alat konvensional pada proses panen padi. Seiring bertambahnya waktu, masih saja masyarakat yang menggunakan alat yang membutuhkan waktu sangat lama untuk menghasilkan gabah. Terutama ketika proses pemotongan yang masih menggunakan clurit atau benda tajam lainnya. Selain tidak efisien, penggunaan alat tersebut juga kurang memiliki keamanan dan K3. Dapat diambil sebagai plant dari motor BLDC yaitu menerapkannya pada mesin pemotong padi secara otomatis. Yang akan menggunakan system control PI (Proporsional Integral). Pada sistem ini mesin akan memberikan besar kecepatan dengan konstan walaupun ketika diberi padi dalam jumlah yang cukup banyak. Pada proyek akhir ini digunakan Motor BLDC yang diaplikasikan pada Mesin Pemotong Padi. Mesin ini pada umumnya menggunakan bahan bakar solar untuk menjalankan pekerjannya. Pada Mesin ini yang diatur adalah kecepatannya dalam PWM. Metode yang digunakan adalah PI (Proposional dan Integral). Untuk dapat bekerja, diperlukan adanya medan putar stator yang berupa tegangan AC 3 fasa. Oleh karena itu digunakan inverter 3 fasa untuk mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC 3 fasa. Dengan adanya alat ini petani sudah tidak perlu lagi menggunakan alat pemotong padi berupa benda tajam yang menghabiskan waktu yang lama. Hasil akhir dari pengaturan kecepatan motor BLDC yang menggunakan kontrol berupa Proportional Integral yaitu nilai Kp= 4,7619, Ki =1,1905, setting time(waktu untuk mencapai steady state) = 60 sekon. Dimana ketika mesin pemotong padi di gerakkan dengan motor BLDC maka setelah 60 detik kecepatan akan mencapai steady state yaitu ketika rpm sebesar 175 rpm.

[DOWNLOAD ABSTRACT]