Author : Dhimas Angger Jatileksono   , Renny Rakhmawati, Farid Dwi Murdianto
ABSTRAK

Salah satu penunjang pengoperasian jaringan 20 kV adalah keandalan peralatan kontrol yang terpasang di jaringan distribusi. Salah satunya adalah baterai pada Load Break Switch Motorize. Baterai tersebut berfungsi sebagai energi cadangan apabila sumber dari PLN mengalami gangguan (mati). Pada sistem ini membahas catu daya terutama saat tegangan pada baterai tidak normal. Kondisi baterai yang sudah lemah baik dikarenakan faktor usia dan waktu pemakaian menjadi salah satu faktor kegagalan dalam pelaksanaan untuk kerja peralatan kontrol jaringan 20 kV. Pada sistem ini digunakan untuk monitoring kondisi baterai 12V 17AH yang disusun seri dari segi tegangan ataupun arus yang nantinya akan di berikan peringatan kepada pihak PLN melalui SMS jika terjadi ketidaknormalan pada baterai. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem mampu membaca nilai tegangan dan arus dengan nilai error terbesar 10%. Sistem mampu mengirimkan notifikasi melalui SMS jika kondisi baterai tidak ideal.

[DOWNLOAD ABSTRACT]