Author : Kholiq Ramadhan Nafi'   , Kemalasari, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Mendaki gunung (hiking) merupakan salah satu kegiatan alam terbuka yang diminati banyak orang. Aktivitas mendaki gunung tidak lagi menjadi kegiatan eksklusif bagi kalangan orang-orang tertentu atau bisa disebut pecinta alam dan sejenisnya, akan tetapi mendaki gunung juga menjadi pilihan orang-orang di kalangan umum sebagai salah satu aktivitas olahraga untuk melatih fisik dan mental. Kendala umum yang dihadapi oleh para pendaki saat melakukan proses pendakian adalah stamina yang menurun drastis saat mendekati puncak. Kondisi ini akan sangat terlihat pada pendaki yang mengalami sesak nafas dan sedikit tersengal. Untuk mengantisipasi terjadinya penurunan kondisi kesehatan secara drastis, maka diperlukan instrumentasi pengukuran untuk mengetahui kondisi kesehatan untuk para pendaki gunung guna mencegah kendala kendala saat melakukan pendakian yaitu dengan menggunakan parameter detak jantung, suhu dan kadar oksigen. Alat ini dipasang pada bagian tangan pengguna, seperti gelang (portable) dengan baterai sebagai sumber catu dayanya. Alat ini juga dilengkapi dengan sensor GPS guna untuk mengetahui letak atau posisi dari para pendaki agar pendaki gunung tidak tersesat saat melakukan pendakian. Setelah dilakukan pengujian didapatkan nilai error terkecil data bpm yaitu 1.25% dan error terbesar yaitu 9.33%. Untuk nilai oksigen saturasi didapatkan nilai error terkecil yaitu sebesar 1.03% dan nilai error terbesar yaitu 3.19% dan untuk niilai suhu tubuh diperoleh nilai error terkecil yaitu sebesar 0.55% dan nilai error terbesar sebesar 4.29%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]