Author : Alfian Wisnu Aribowo   , Moh. Zaenal Efendi, Suryono
ABSTRAK

Terdapat dua jenis pembacaan energi listrik di PLN yakni jumlah energi listrik yang diproduksi (kWh beli) dan jumlah energi listrik yang terjual (kWh jual). Khusus untuk pelanggan PLN tegangan rendah terdapat deviasi waktu pembacaan. Hal ini terjadi karena pembacaan jumlah kWh beli dilakukan di gardu induk pada tanggal 1 pukul 10 setiap bulannya. Sedangkan pembacaan kWh jual yang dibaca melalui meter pelanggan terdapat periode baca, dimana petugas baca meter melakukan pembacaan kwhmeter pelanggan selama 10 hari terakhir pada setiap bulannya. Sehingga perbandingan antara kwh jual-beli tidak sebanding Perbandingan yang sebanding (apple to apple) dapat diperoleh melalui sistem kwhmeter yang dapat membaca dirinya sendiri pada waktu tertentu atau disebut sebagai sistem selfread. Dengan memanfaatkan modul sensor PZEM-004T untuk mendeteksi daya aktif, tegangan, arus serta akumulasi energi kemudian dikomunikasikan dengan mikrokontroller untuk menampilkan jumlah energi yang digunakan oleh pelanggan. Mikrokontroller kemudian dikombinasikan dengan real time clock dan setting timer untuk melakukan pembacaan pada waktu yang dikehendaki. Data besar energi yang tercatat tersebut dapat ditampilkan dengan menginputkan kode melalui keypad pada kwhmeter.

[DOWNLOAD ABSTRACT]