Author : Rofika Okti Khayati   , Eru Puspita, Bambang Sumantri, Dedid Cahya Happyanto
ABSTRAK

Berkembangnya teknologi membuat manusia lebih menyukai sesuatu yang praktis, efisien, dan canggih. Hal tersebut juga terjadi pada penggunaan oven listrik. Ada berbagai macam merk oven listrik di pasaran, namun terdapat beberapa permasalahan yang terjadi pada proses pengontrolan suhu. Padahal untuk membuat kue, dibutuhkan respon suhu yang stabil. Sehingga kematangan kue tersebut tidak mengalami kegosongan. Oleh karena itu, dibutuhkan oven yang dapat diprogram sehingga pada aspek pemanggangan memungkinkan berjalan secara otomatis dengan pengaturan suhu yang di-monitoring serta dilengkapi dengan sistem kontrol sehingga suhu dapat stabil. Secara keseluruhan rangkaian pengendali mampu mengatur waktu kerja pemanas dari oven berdasarkan jenis kuenya sesuai set point yang diinginkan. Alat tersebut mengurangi resiko kegosongan kue saat di-oven. Pada oven listrik yang dibuat menggunakan Neural Network ini menggunakan 4 sensor thermocouple yang diletakkan pada titik terdekat dari heater. Untuk konfigurasinya yaitu 4 input (4 sensor thermocouple), 5 hidden layer, dan 4 output (4 heater). Dengan menggunakan Neural Network, penyebaran suhu (distribusi suhu) pada masing-masing titik dari sensor, dinilai seragam apabila masing-masing thermocouple memiliki nilai range suhu yang hampir sama dan dengan varian yang kecil atau mendekati 0 dan nilai delay time dengan menggunakan Neural Network dengan setting point suhu yaitu 180 derajat celcius dan waktu 40 menit adalah pada saat waktu 2 menit 46 detik, dan nilai rise time yaitu pada waktu 2 menit 28 detik, dan overshoot terjadi pada sensor thermocouple 3 , dan sensor thermocouple 4, yaitu pada sensor thermocouple 3 merupakan overshoot tertinggi yaitu 201.23 derajat celcius, dan pada thermocouple 4 yaitu 189.7 derajat celcius.

[DOWNLOAD ABSTRACT]