Author : Dody Afdrian Putra   , Legowo Sulistijono, Madyono
ABSTRAK

Di-era modern saat ini tipe mesin kendaraan yang paling umum adalah mesin pembakaran dalam 4-tak. Mesin ini bekerja membakar bahan bakar kimia dengan campuran udara/oksigen sehingga menghasilkan tenaga untuk menggerakan piston dan poros engkol. Namun untuk menghasilkan tenaga yang maksimal dan emisi yang rendah maka dibutuhkan pembakaran yang sempurna. Pembakaran ini dibutuhkan campuran bahan bakar dan udara yang ideal, selain itu kompresi yang tinggi juda dibutuhkan. Karena penggunaan kendaraan yang terlampau sering dan kurang perawatan mesin, maka mesin dapat kehilangan tenaga karena beberapa komponen mesin mengalami aus (karena gesekan dan panas tinggi). Pengecekan berkala dibutuhkan, maka dari itu untuk mengetahui kinerja mesin biasanya mekanik perlu mengidentifikasi apakah suatu mesin bekerja selayaknya kondisi ideal atau tidak. Untuk mengetahui tekanan udara kompresi suatu mesin dalam rentang layak(sesuai spesifikasi), mekanik melakukan tes kompresi menggunakan alat ukur tes kompresi. Alat ini bekerja mengukur tekanan udara kompresi mesin melalui lubang busi. Untuk mengetahui nilai tekanannya dibutuhkan sensor tekanan udara ketelitian tinggi sehingga perubahan nilai tekanan mudah terdeteksi. Tekanan kompresi ideal suatu mesin pembakaran dalam 4-tak bahan bakar bensin rata-rata sekitar 9-15 bar(tergantung kegunaan mesin). Maka dari itu, alat ini diharapkan mampu bekerja dengan baik dan dapat membantu mengidentifikasi kondisi mesin.

[DOWNLOAD ABSTRACT]