Author : Clara Vandika   , Epyk Sunarno, Dimas Okky A.
ABSTRAK

Sistem tenaga listrik dari pusat pembangkit sampai ke konsumen harus menjamin kontinuitas penyaluran daya. Sehingga, perlu jaminan ketersediaan energi listrik dengan suplai cadangan pembangkit listrik yang berupa genset yang memiliki kapasitas yang cukup untuk menanggung semua beban di tempat tersebut apabila suplai energi listrik dari jaringan PLN terputus. Untuk melakukan peralihan sumber energi listrik dari jaringan terputus ke genset diperlukan sebuat alat. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan Automatic Transfer Switch (ATS) yang berfungsi ketika suplai jaringan PLN terputus atau mengalami gangguan, yang dapat diamati dari nilai tegangan maupun frekuensi maka ATS akan memerintahkan Genset untuk starting dan mensuplai energi listrik ke beban. Selain itu, ATS ini dilengkapi dengan IoT untuk monitoring berupa tegangan, arus, dan Frekuensi dan terdapat komunikasi bluethooth khusus untuk troubleshoot on site . Dalam penelitian ini dibuat simulasi secara software dan secara hardware menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai kontroler utama dari suatu saklar pemindah otomatis pada instalasi genset. Jika listrik PLN menyala, maka relay PLN diaktifkan dan relay genset dimatikan. Sebaliknya, jika listrik PLN padam, maka relay PLN dimatikan dan relay genset diaktifkan. Ketika PLN terputus atau mengalami gangguan, maka ATS akan memerintahkan untuk starting dan suplai beban diambil oleh genset dengan jeda waktu selama <3 detik. Dan ketika suplai utama (PLN) kembali normal maka suplai beban kembali diambil alih oleh PLN dengan jeda waktu selama <4 detik. Jeda waktu peralihan supplai ini telah memenuhi standart “Suggested Specification” for Automatic Transfer Switch devision 26-electrical yaitu dengan time delay maksimal 6 detik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]