RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PENGUAPAN AIR LAUT PADA PROSES PEMBUATAN GARAM
ABSTRAK
Produksi garam di Indonesia masih banyak yang menggunakan cara konvensional. Salah satunya yaitu pada proses penguapan air laut yang menggunakan sinar matahari sebagai pemanas. Sifat panas matahari yang homogen dapat menghasilkan suhu untuk memanaskan air laut sehingga suhu tersebut dapat merata di setiap permukaan air. Namun, pada proses tersebut faktor cuaca seringkali menjadi kendala sehingga menyebabkan proses tersebut terhambat bahkan terhenti hingga berbulan-bulan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan sentuhan teknologi yaitu berupa suatu sistem yang dapat bekerja pada proses penguapan air laut hingga menjadi garam. Sistem kontrol pendistribusian suhu dapat diterapkan pada proses penguapan air laut hingga menjadi kristal-kristal garam. Sistem ini dapat bekerja secara hybrid atau bekerja untuk melengkapi panas matahari sehingga dapat mempercepat proses penguapan air laut dan dapat memaksimalkan proses produksi garam. Sistem kontrol ini dapat menjaga suhu pada rentang 30oC-40oC dengan lama waktu 3-5 hari dan dapat menghasilkan kristal garam sebanyak ±10 kg. Proses ini lebih cepat daripada proses konvensional. Dalam sistem kontrol ini digunakan metode Neural Network (NN). Metode ini merupakan metode yang tepat untuk menerapkan konsep MIMO (Multi Input Multi Output) sehingga dapat mempermudah proses kontrol penguapan air laut.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer