Author : Lanang Taufan Kelana   , Eka Prasetyono, Dimas Okky A.
ABSTRAK

Berdasarkan data yang telah diamati di lapangan, setiap jaringan dan sistem distribusi listrik bahkan pada Jaringan Tegangan Rendah sering mengalami gangguan hubung singkat fasa ke tanah. Gangguan ini dapat terjadi akibat banyak faktor salah satunya yakni faktor eksternal atau faktor alam yang dapat berupa ranting pohon atau karena hewan. Gangguan yang biasanya terjadi dapat dideteksi melalui arus yang relatif lebih tinggi daripada saat keadaan normal dengan arus gangguan yang relatif mengecil terutama saat lokasi gangguan terletak di titik paling jauh dari sumber. Selain itu gangguan ini juga mempengaruhi tegangan kerja di sistem jaringan tegangan rendah 220 V. Akibat adanya gangguan menyebabkan drop tegangan yang menyebabkan PLN tidak dapat memenuhi beban di daerah yang terkena gangguan. Untuk merealisasikan alat ini dibuatlah modul simulator jaringan tegangan rendah yang dapat menghasilkan gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah, sensor arus nantinya akan menangkap besar arus gangguan yang terjadi dan mikrokontroler memprosesnya menggunakan interpolasi lagrange agar mendapatkan besaran jarak. Tugas akhir ini dapat menampilkan indikasi berupa besar arus dan jarak lokasi gangguan. Dari hasil identifikasi lokasi gangguan menghasilkan rentang error yang cukup kecil yaitu sebesar 0,24% hingga 5,64% dengan rata-rata error sebesar 2,16%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]