ANALISA KINERJA TEKNIK REDUKSI PAPR SELECTED MAPPING (SLM) DAN HPA PREDISTORSI PEMODELAN WIENER PADA SISTEM OFDM
ABSTRAK
Kelemahan utama sistem OFDM adalah nilai PAPR (Peak-toAverage Power Ratio) tinggi yang dapat menghasilkan distorsi nonlinear pada HPA (high power amplifier). Untuk mengatasi permasalahan amplitudo yang besar, maka diperlukan teknik reduksi PAPR Selected Mapping. Teknik reduksi PAPR mencegah sinyal masuk ke wilayah saturasi dengan mereduksi amplitudo sinyal. Untuk meningkatkan kinerja sistem atau mengurangi distorsi sinyal dapat digunakan teknik linierisasi yaitu sebuah predistorter. Pada tugas akhir ini, diajukan skema penggabungan teknik reduksi PAPR Selected Mapping-prolate binary sequence dan Predistorter HPA pemodelan Wiener. Dalam metode yang diusulkan, Selected Mapping-prolate dapat mengurangi PAPR dan predistorter meningkatkan linearisasi penguat daya serta menghasilkan kinerja bit error rate (BER) yang baik. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil dari simulasi menunjukkan teknik reduksi PAPR SLM-Prolate Binary Sequences mampu mereduksi nilai PAPR0 sinyal OFDM dari 11,61 dB menjadi 9,297 dB atau sebesar 19,9% pada subblok 4 dan 8,455 dB atau sebesar 27,7% pada subblok 8. Sehingga Semakin besar jumlah subblok maka semakin kecil nilai PAPR-nya. Pada teknik SLM-Prolate Binary Sequences tidak begitu berpengaruh pada kurva BER dikarenakan teknik reduksi tidak menimbulkan distorsi. Penggunaan HPA menimbulkan distorsi nonlinier, oleh karena itu perlu adanya predistorsi untuk memperbaiki sistem. Dari hasil simulasi diketahui bahwa implementasi predistorsi menunjukkan adanya perbedaan nilai BER. Teknik gabungan SLMProlate Binary Sequence dan teknik Predistorsi HPA pemodelan Wiener, dapat memperbaiki nilai BER. Dengan menggunakan predistorsi pada Eb/n0 15 dB telah mampu mengatasi data yang dikirim dengan probabilitas nilai BER mencapai 10-5. Namun bila sistem tanpa menggunakan predistorsi, pada Eb/n0 30 dB probabilitas nilai BER masih mencapai 10-2 sehingga penggunaan predistorsi dapat mengurangi tingkat kesalahan bit yang dikirimkan sekitar 2 kali lebih baik daripada tanpa menggunakan predistrosi.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer