Author : Caroko Tri Hatmojo Bambang Yudo Paripurno   , Mohd. Syafrudin, Ali Husein Alasiry
ABSTRAK

Bluetooth adalah sebuah perangkat komunikasi tanpa kabel (wireless) yang beroperasi pada pita frekuensi (2400 – 2483,5) MHz yang dikenal sebagai pita ISM (Industrial Scientific and Medical) tanpa lisensi. Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi point-to-point dan point-to-multipoint. Bluetooth mempunyai beberapa generasi salah satunya generasi 4.0 atau biasa disebut Bluetooth Low Energi. Sehingga pada penelitian ini penulis ingin membuat media informatif sejarah wayang pada museum berupa audio yang menjelaskan tentang sejarah atau deskripsi koleksi yang ada pada sebuah ruangan yang ada di museum. Alat ini menerapkan point to multipoint communication untuk mengiklankan adres dan menerima adres pada satu ruangan. Setelah adres diterima alat akan melakukan ceking adres, jika adres sesuai dengan ruangan yang ada di museum maka audio akan aktif dan menjelaskan sejarah atau deskripsi koleksi di ruangan tersebut. Hasil penerapan sistem pengiklanan dari BLE Slave ke BLE Master ini cukup memuaskan, dengan keberhasilan 70-100% menggunakan mode power 1, dan 100% menggunakan mode power 2, serta hasil penerapan point to multipoint communication dengan hasil optimal di ruangan 1 tingkat keberhasilan 100%, di ruangan 2 tingkat keberhasilan 95,56%, dan di ruangan 3 tingkat keberhasilan 95,56%. Daya tahan baterai pada BLE Master rata rata 9,39 jam dan pada BLE Slave rata rata 136,39 jam, hal tersebut cukup baik karena museum mempunyai jam kerja 8 jam. Setiap mode power BLE berpengaruh terhadap pengiklanan antara BLE Slave ke BLE Master, maka untuk menghasilkan sinyal pengiklanan dan sinyal penerimaan yang lebih besar diperlukan konsumsi daya yang besar juga selain itu banyaknya obstacle yang ada pada suatu ruangan berpengaruh terhadap menyebarnya sinyal BLE. Dengan hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa alat berupa media informatif sejarah wayang ini bekerja dengan baik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]