Author : Adi Rama Seraf Widyawanto   , Akuwan Saleh, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, sudah dirasakan oleh manusia bahkan mulai bergantung pada teknologi itu sendiri. Ditambah dengan munculnya industry 4.0 dimana segala pemanfaatan internet atau IoT akan mulai menguasai kehidupan manusia. Salah satunya pada bidang medis, misalnya dalam hal medical check up. Terutama dalam segi monitoring yang saat ini harus mengantri untuk daftar di rumah sakit atau seperti rawat jalan yang mana dokter berkunjung ke rumah pasien untuk melakukan check up pada pasien. Selain itu kebanyakan orang tertentu saja yang mengetahui dan tidak ada data yang disimpan secara menyeluruh selama pengecekan dilakukan. Dan masih banyak orang yang menyepelekan medical check up ini. Padahal semua penyakit perlu adanya medical check up sebelum mendiagnosa suatu penyakit. Dari hasil ini medical check up akan diketahui apakah seseorang dalam kondisi sehat atau tidak. Biasanya yang dilakukan beberapa kondisi seperti suhu tubuh berapa derajat Celsius, detak jantung berapa beat per minutes dan tekanan darah berapa systole dan diastole yang didapatkan.Hasil yang didapatkan error suhu 3.06%, error bpm 2.23%, error systole 2.09% dan error diastole sebesar 2.96%. Sehingga error keseluruhan sensor didapat sebesar 2.585%. Hal ini karena kemungkianan factor tidak presisinya letak sensor. Selain itu factor psikologi pasien seperti stress, bingung, cemas juga sangat mempengaruhi hasil keakuratan sensor.

[DOWNLOAD ABSTRACT]