Author : Mochamad Rojaq   , Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Dadet Pramadihanto
ABSTRAK

Dalam jaman global ini kebutuhan akan pangan semakin meningkat setiap tahunnya, sehingga pemerintah perlu menstabilkan ketahanan pangan terutama pada sektor pertanian pada tanaman hortikultura khususnya produksi sayuran dan buah-buahan. Komoditas pangan menjadi penyumbang atau penentu inflasi tertinggi. Selain itu, pangan juga menjadi penentu garis kemiskinan. Dampak setiap kenaikan harga secara langsung akan dirasakan oleh masyarakat di bawah garis kemiskinan. Untuk menstabilkan ketahanan pangan pemerintah mengeluarkan anggaran yang sangat besar, menurut laporan keuangan yang dikeluarkan oleh Badan Ketahanan Pangan yaitu ((SP-DIPA) INDUK NOMOR : SP DIPA-018.11-0/2018) sebesar Rp. 527.612.000.000,00[1]. Anggaran yang sangat besar disebabkan kurangnya produksi pangan terutama pada tanaman sayuran, sehingga belum bisa mencukupi kebutuhan pangan sendiri. Sehingga perlu ditingkatkan lagi produksi pada sektor pertanian, dengan itu dibuatlah pertanian modern yang mana menggunakan teknologi didalamnya. Dalam tugas akhir ini membuat sistem alat pengukur pertumbuhan tanaman sayuran berdaun menggunakan kamera webcam berbasis image processing untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sayuran. Alat pengukur pertumbuhan tanaman ini dapat mengukur objek tanaman baik luasan daun saja maupun luasan tanaman keseluruhan pada gambar dengan kepresisian nilai output 2 angka dibelakang koma dengan keakuratan rata-rata errornya 2,76%. Dan alat ini juga dapat menghitung jumlah daun pada sisi tanaman yang paling banyak daunnya dengan keberhasilan 92,67% dengan rata-rata error 7,33% dan hasilnya ditampilkan pada GUI.

[DOWNLOAD ABSTRACT]