Author : Audy Pristikasari   , Hani'ah Mahmudah, Ari Wijayanti
ABSTRAK

Jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di Indonesia kian bertambah tiap tahun, terutama kendaraan bermotor roda dua. Hal ini pun memicu permasalahan – permasalahan seperti kemacetan hingga keelakaan. Sebagian besar tabrakan yang kerap terjadi ialah tabrakan depan-belakang, dimana 67% jenis tabrakan tersebut disebabkan karena kelalaian pengemudi. Banyaknya tabrakan ini membuktikan lampu rem tidak selalu efektif dalam mencegah tabrakan tersebut. Intelligent Transport Systems (ITS) dinilai dapat menjadi solusi dari permasalahan diatas, salah satunya ialah teknologi Visible Light Communication (VLC) untuk komunikasi antar kendaraan. Pada penelitian ini telah dibuat prototipe komunikasi antar kendaraan menggunakan VLC yang mampu mengirimkan informasi berupa tingkat pengereman yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan di depannya. Mikrokontroller digunakan untuk mengintegrasi sistem yang akan dibuat dan diberlakukan Fuzzy Logic untuk pengambilan keputusan pengaktifan warning message apabila resiko tabrakan tergolong besar. Hasil dari prototipe pada penelitian ini ialah sistem VLC mampu mentransmisikan data berupa biner sejauh 4.8 meter hingga kecepatan 40km/jam. Selain itu, Fuzzy Logic dengan metode Mamdani terbukti dapat dengan baik dalam pengambilan keputusan untuk memberikan warning message saat resiko terbilang besar. Hasil prototipe sistem peringatan tabrakan menggunakan Fuzzy Logic menunjukkan dapat bekerja sesuai rancangan yang dibuat dengan presentase error kurang dari 10% mencapai jarak hingga 5.5 meter.

[DOWNLOAD ABSTRACT]