Author : Dini Zainu Muslim   , Akuwan Saleh, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Pada budidaya tanaman hidroponik, air dan pupuk diberikan dalam bentuk larutan nutrisi. Larutan nutrisi atau unsur hara merupakan faktor penting untuk pertumbuhan tanaman. Larutan nutrisi harus mengandung unsur makro (N, P, S, K, Ca dan Mg) dan mikro (B, Cl, Cu, Fe, Mn, Mo dan Zn). Tingkat keasaman (pH) mempengaruhi daya larut unsur hara yang dapat diserap oleh akar. Masing – masing tanaman yang dibudidayakan memiliki nilai pH yang berbeda. Pada Proyek Akhir ini dibangun sistem pengendali pH dan ketinggian larutan nutrisi hidroponik di dalam bak penampung menggunakan Logika Fuzzy untuk memberi keputusan kondisi larutan nutrisi. Jenis tanaman yang digunakan pada pengujian Proyek Akhir ini adalah Selada dengan nilai pH yang dibutuhkan 6 – 7. Menggunakan bak penampung larutan nutrisi yang berdimensi 45 cm x 35 cm x 40 cm. Parameter ketinggian dan pH larutan dibaca oleh sensor ultrasonik dan sensor pH. Apabila ketinggian larutan yang terukur dari atas permukaan bak penampung lebih dari 20 cm, maka akan ditambahkan larutan nutrisi. Apabila pH dibawah 6, maka akan ditambahkan cairan pH up. Dan apabila pH di atas 7, maka akan ditambahkan cairan pH down. Penambahan larutan yang dibutuhkan ini dilakukan secara otomatis dengan membuka valve elektrik pada masing – masing penampung. Sistem kontroling larutan dan pH nutrisi dapat mengontrol larutan nutrisi agar ketinggian larutan berkisar 10 – 20 cm dari atas permukaan bak penampung dengan nilai pH 6 – 7. Dengan adanya alat ini dapat mempermudah petani hidroponik untuk mengontrol ketinggian dan pH larutan nutrisi.

[DOWNLOAD ABSTRACT]