Author : Satria Imandaka Pradana   , Ainur Rofiq, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Gangguan kualitas daya pada generator berupa voltage sag dan voltage swell menyebabkan tegangan turun (voltage sag) dan tegangan naik (voltage swell) sampai 10 % dari tegangan nominalnya. Kedua gangguan tersebut dapat menyebabkan permasalahan yang serius pada peralatan-peralatan listrik. Namun, gangguan tersebut dapat diatasi dengan suatu alat yang disebut Automatic Voltage Regulator (AVR). Automatic Voltage Regulator (AVR) adalah suatu alat yang dibuat untuk mengatur tegangan agar tetap stabil atau konstan akibat adanya fluktuasi beban. Pada Proyek Akhir ini, Automatic Voltage Regulator (AVR) dibuat dari sebuah dc-dc converter yaitu Buck Converter. Tegangan input dari Buck Converter bernilai sebesar 110 Vdc yang berasal dari output transformator tiga fasa yang disearahkan menggunakan half wave rectifier 3 fasa. Sedangkan tegangan output dari Buck Converter yang merupakan tegangan eksitasi generator diatur sebesar 44,8 – 52,3Vdc. Pada sistem pada proyek akhir ini, sensor tegangan dipasang pada output Generator Sinkron Tiga Fasa untuk membaca tegangan output generator, lalu data akan dikirimkan pada Mikrokontroler ARM STM32F7 untuk diolah menggunakan metode Fuzzy Logic Controller yang menggunakan dua input yaitu error dan delta error dan output berupa duty cycle. Fuzzy akan membaca nilai error dan delta error tegangan dari nilai set point untuk diproses dan menghasilkan output berupa duty cycle. Lalu, Mikrokontroler akan mengirimkan hasil pengolahan fuzzy berupa duty cycle sebagai penyulutan pada kaki gate dari Buck Converter. Tegangan output generator diatur konstan sebesar 380 Vac. Pada hasil pengujian, kecepatan respon fuzzy untuk mengembalikan tegangan kembali pada set point saat terjadi gangguan yaitu selama 3 – 3,5 detik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]