Author : Wahyu Prayudha Dharma   , Bambang Sumantri, Novie Ayub Windarko, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Inverter merupakan suatu rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mengubah tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC). Dalam penggunaan Inverter akan timbul Total Harmonic Distortion (THD) ketika Inverter dipasang peralatan listrik AC (beban non-linier) dikarenakan gelombang keluarannya tidak sebanding dengan tegangan dalam setiap setengah siklus sehingga bentuk gelombang arus maupun tegangan keluarannya tidak sama dengan gelombang masukannya (mengalami distorsi). Dengan semakin banyaknya beban non-linier yang terpasang akan meningkatkan prosentase nilai Total Harmonic Distortion (THD) yang dapat mengakibatkan rusaknya peralatan yang terpasang. Sehingga untuk mengurangi prosentase nilai Total Harmonic Distortion (THD) dapat dilakukan dengan menambahkan filter pasif, jumlah fase maupun menggunakan Pulse-Width Modulation (PWM).Pulse-Width Modulation (PWM) adalah salah satu teknik modulasi dengan mengubah lebar pulsa (duty cylce) dengan nilai amplitudo dan frekuensi yang tetap. Ada beberapa jenis PWM yang dapat digunakan untuk memperbaiki prosentase nilai Total Harmonic Distortion (THD) salah satunya Discontinuous Pulse-Width Modulation (DPWM). Discontinuous Pulse-Width Modulation (DPWM) memiliki kelebihan dibandingkan Continuous Pulse-Width Modulation (CPWM) diantaranya meningkatkan kualitas gelombang, mengurangi kerugian pada switching dan mengurangi ukuran komponen pasif. Penggunaan metode Discontinuous Pulse-Width Modulation (DPWM) memiliki nilai Total Harmonic Distortion (THD) sebesar 0,426. Nilai Total Harmonic Distrotion (THD) tersebut lebih kecil dibandingkan dengan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) yaitu 0,443. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara kuantitas metode Discontinuous Pulse-Width Modulation (DPWM) lebih baik dibandingkan metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) dikarenakan nilai THD Discontinuous Pulse-Width Modulation (DPWM) lebih kecil dibandingkan Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM). Permasalahan yang timbul dari metode Discontinuous Pulse Width Modulation (DPWM) yaitu bergetarnya motor ketika diberi tegangan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]