Author : Iva Laili Nurmala   , Bima Sena Bayu Dewantara, Tri Harsono, Son Kuswadi
ABSTRAK

Bencana alam ialah suatu fenomena yang dapat terjadi dimana dan kapan saja. Pada proyek akhir ini, kami fokus pada dampak yang ditimbulkan oleh bencana gempa bumi akibat erupsi gunung meletus. Pada umumnya bencana erupsi gunung berapi ini diawali dengan gempa sehingga dapat merobohkan bangunan, tumbuhan, dan rumah warga yang ada di area gunung berapi. Proses evakuasi pasca bencana dilakukan dengan cara menyapu bersih lingkungan, baik di lingkungan yang terlihat maupun di bawah sisa reruntuhan bangunan. Sebelum proses evakuasi dilakukan, kondisi area sekitar bencana harus diketahui keamanannya. Korban bencana yang masih hidup harus segera dievakuasi sehingga angka kematian tidak bertambah. Oleh sebab itu, kami menciptakan sebuah sistem robot untuk melakukan observasi adanya korban yang masih hidup. Selain itu fungsinya juga untuk melihat depth wilayah agar mempermudah proses evakuasi. Observasi dilakukan dengan mendeteksi suhu tubuh manusia serta mengidentifikasi depth wilayah. Kamera tersebut akan mengirimkan video real time energi panas dan kondisi wilayah yang dapat dilihat oleh tim penyelamat. Apabila kamera menangkap hasil observasi yang dibutuhkan maka akan dikirim sinyal atau pesan yang menunjukan koordinat dari robot sehingga tim evakuasi dapat menentukan strategi untuk pengevakuasian. Selisih kesalahan dari pengukuran kamera stereo adalah berkisar dari 0 cm – 2 cm. Kamera termal melakukan pendeteksian dengan metode blob detection dan HOG. Untuk akurasi pendeteksian dengan HOG mempunyai rata-rata 56% untuk berdiri, 29% untuk duduk, dan 55% untuk tidur.

[DOWNLOAD ABSTRACT]