Author : Lutfi Sani   , Dwi Kurnia Basuki, Mochamad Mobed Bachtiar
ABSTRAK

Perkembangan dunia industri Indonesia pada sektor transportasi dan logistik akan mengalami kenaikan 15,4% hingga tahun 2020 sesuai dengan perhitungan salah satu lembaga riset pasar global Frost and Sullivan. Dalam menangani perubahan ini diperlukan suatu manajemen yang baik dari segi perencanaan hingga proses penyaluran untuk mengestimasi waktu saat melakukan pengiriman barang. Tugas akhir ini akan merancang dan membuat suatu sistem yang dapat mengoptimasi rute perjalanan dengan memperhitungkan faktor kemacetan, jalan rusak, dan jarak tempuh perjalanan menggunakan metode djikstra yang mempertimbangkan bobot pada setiap node sebagai representasi dari kondisi tersebut. Selain pengoptimasian, sistem akan melakukan monitoring dengan melihat daftar truk yang aktif dan beroperasi disertai notifikasi yang berisi daftar pengiriman pada tiap distributor dan estimasi waktu pengiriman. Pada aplikasi ini akan terlihat sebuah maps yang memberikan informasi dalam bentuk pop up maupun warna pada setiap jalan yang menggambarkan kondisi jalan yang sedang terjadi. Laporan kondisi jalan tersebut di-input langsung oleh pengemudi untuk memberikan notifikasi pada maps sehingga aplikasi dapat memberikan alternatif jalan lain untuk menghindari kemacetan maupun jalan yang rusak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pada uji coba lapangan, aplikasi ini telah berhasil menentukan rute tercepat berdasarkan jarak terpendek dan bobot pada jalan yang rusak menggunakan algoritma djikstra. Sistem monitoring perjalanan telah mampu menerima dan menampilkan kondisi perjalanan yang divisualisasikan dalam bentuk simbol dan garis pada sebuah maps yang dikelola oleh admin secara real time.

[DOWNLOAD ABSTRACT]