Author : Nasib Sugiarto   , Amang Sudarsono, Prima Kristalina
ABSTRAK

Teknologi nirkabel (wireless) dikenal mempunyai kelebihan yaitu fleksibilitas terhadap jarak jangkauan yang luas. Namun teknologi nirkabel juga mempunyai kekurangan, salah satunya adalah adanya interferensi sinyal yang digunakan dalam pengiriman informasi oleh penghalang seperti gedung, tembok, pepohonan dan lain-lain. Termasuk pada implementasinya di jaringan sensor nirkabel. Salah satu aplikasi dari jaringan sensor nirkabel dengan kasus seperti ini adalah smart parking. Ketika sebuah lahan parkir memiliki bidang yang luas dan rumit, sehingga menyulitkan node untuk melakukan pengiriman ke server secara langsung. Maka, diperlukan perluasan sistem pada sistem komunikasi tersebut menggunakan komunikasi multi hop. Dengan komunikasi multi hop ini memungkinkan sebuah node dapat mengirimkan data melalui node lainnya menuju ke server walaupun server tersebut tidak berada pada jangkauan node sumber. Dapat kita ambil contoh lahan parkir basement pascasarjana PENS. Di sana, bentuk lahan parkirnya menyerupai leter S dan banyak terhalang tiang, tembok, bahkan gedung. Sehingga sangat tidak memungkinkan untuk dilakukan pengiriman single hop atau secara langsung menuju ke server. Dengan adanya komunikasi multi hop akan bisa membantu inplementasi jaringan sensor nirkabel pada lahan parkir ini. Dengan melakukan survey daya jangkau nirkabel pada lahan tersebut, maka akan dilakukan penerapan komunikasi multi hop dengan salah satu algoritma yaitu Olsr. Dari hasil yang diperoleh dari penerapan teknologi jaringan sensor nirkabel bisa diandalkan terbukti dari rata-rata waktu pegiriman yang sangat cepat dan efisien. Sehingga implementasi ini bisa diterapkan pada infrastruktur lahan parkir yang sebenarnya dengan kasus yang hampir sama menuju penerapan Internet of Thing.

[DOWNLOAD ABSTRACT]