Author : Yuda Prasojo   , Dedid Cahya Happyanto, Rika Rokhana
ABSTRAK

Seiring dengan pertumbuhan penduduk, maka kebutuhan energi listrik menjadi besar. Namun sampai saat ini, penduduk hanya bergantung pada sumber listrik PLN sebagai pasokan energi utama secara 24 jam Non-Stop. Hal itu dapat mengakibatkan pengeluaran yang boros akibat Tarif Tagih Listrik(TTL). Pada proyek akhir ini dapat digunakan alternatif energi sehingga dapat menghemat pengeluaran penduduk. Sistem dimulai dari panel surya yang bekerja pada siang hari. Tegangannya tergantung dari tingkat intensitas cahaya dari sinar matahari. Hal itu mengakibatkan keluaran nya pun tidak stabil. Pada proyek akhir ini permasalahan tersebut dapat dipecahkan dengan adanya sistem tambahan yang dimulai dari adanya sebuah rangkaian untuk menaikkan tegangan dan menurunkan tegangan yang berfungsi untuk mengubah posisi tegangan input menuju tegangan yang diinginkan. Hal itu diperlukan karena solar cell memiliki tegangan keluaran sebesar 4-21v DC. Buck-Boost converter dapat berfungsi dengan area pengeluaran tegangan sebesar 0-30v dengan arus maksimal 2A. Untuk memonitoring tegangan masukan buck-boost dan tegangan keluaran serta arus keluaran digunakan dua buah sensor tegangan dengan prinsip pembagi tegangan dan sensor arus ACS712. Keluaran Buck-Boost apabila dalam keadaan open-loop masih belum stabil dengan perubahan range 0.1 [DOWNLOAD ABSTRACT]